Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN "A" DENGAN TYPHOID

DI RUANGAN EMERGENSI RUMAH SAKIT KAJEN 2008

Pengkajian
Identitas Klien
Nama : "A"
Umur : 27 tahun
Agama : Islam
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tanggal Masuk : 30 – 12 – 2008
Tanggal pengkajian : 01 – 12 – 2008
Suku bangsa : Jawa
Diagnosa Medix : Typhoid
Alamat : Sry kembang Kec Karanganyar

Penanggung Jawab
Nama : Tn "B"
Umur : 56 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : Wira swasta
Alamat : Sri kembang Karanganyar
Hub dengan klien : Anak kandung

Riwayat Penyakit
Keluhan utama saat masuk rumah sakit
Klien mengeluh panas, muntah, pusing

Riwayat penyakit sekarang


Sebelum masuk rumah sakit klien mengeluh demam, pusing, muntah, klien sudah berobat ke
poliklinik dan spesialis Rumah Sakit Pertamina.

Riwayat Penyakit Dahulu


Pada waktu usia 8 bulan klien pernah sakit demam dan pernah berobat di RS. Pertamina kemudian
sembuh

Riwayat penyakit keluarga


Anggota keluarga tidk ada yang menderita penyakit tsb.
Genogram
Pola Kebiasaan Sehari-hari

Pola Aktivitas
Makan
Frekuensi : 3x sehari / 3x sehari
Bentuk : padat / lunak
Jenis makanan : nasi putih, lauk / bubur lauk
Napsu makan : ada / tdk ada

Minum
Frekuensi : 6 gelas sehari / 3-4 gelas sehari
Jenis : air putih + susu

Pola Eliminasi
BAB : Biasa
BAK : Biasa

Pola Istirahat
Frekuensi :2x
Lama tidur : siang 3 jam / malam 6 jam

Pola aktivitas dan latihan


Kemampuan perawatan diri
Mandi : Dibantu oleh orang lain
Makan : Dibantu
Berpakaian : Dibantu
BAB : Dibantu
BAK : Dibantu

Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan tanda-tanda vital
Suhu : 38,50C
Nadi : 120x / mnt
Pernafasan : 24x/mnt
Kepala Bentuk : Simetris
Keluhan yang berhubungan : pusing

Mata
Konjungtiva : tidak pucat
Fungsi penglihatan : Normal

Hidung
Reaksi alergi : klien tidak alergi
Pernah mengelami flu : pernah
Telinga Bentuk : simetris
Fungsi pendengaran : baik/normal
Mulut
Kelainan : tidak ada
Fungsi perasa / pengecapan : baik
Kulit
Warna : sawo matang

Pernafasan
Pola napas : baik
Sputum : ada

Nutrisi
Jenis diit : Nasi bubur (diit lambung)
Nafsu makan : berkurang
Rasa mual dan muntah : Ada

RENCANA KEPERAWATAN
Nama : "A"
Umur : 27 thn
Diagnosa Medik : Typhoid
Tgl
Diagnosa Keperawatan
Perencanaan

Tujuan
Intervensi
Rasionalisasi

01-12-2008

01-12-2008
Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan suhu tubuh yang meningkat

Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi berhubungan dengan intake makanan yang tidak adekuat
Tupan :
Klien bebas dari demam dan rasa nyaman tepenuhi

Tupen
Dalam waktu 3 x 24 jam suhu tubuh kembali normal
Kriteria, klien tidak gelisah lagi demam hilang
RR : 20x/mnt
N : 80x/mnt
S : 300C

Tupan :
Kebutuhan nutrisi terpenuhi

Tupen :
Dalam waktu 2 x 24 jam nafsu makan klien bertambah
Kiteria : Porsi makan dapat dihabiskan, rasa mual hilang
Observasi tanda – tanda vital sign

Beri kompres

Anjurkan klien banyak minum

Jelaskan manfaat makanan nutrisi bagi klien


Berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering dan hangat
Observasi jumlah porsi makanan yang telah dihabiskan
Kolaborasi dengan tim dokter dan gizi dalam pemberian therapy

Untuk mengetahui keadaan umum dan perkembangan klien


Kompres hangat akan membantu menurunkan suhu tubuh
Dengan banyak minum maka cairan dalam tubuh akan seimbang

Meningkatkan pengetahuan klien tentang nutrisi

Dapat mempermu dah proses perencanaan

Untuk mengetahui pemenuhan nutrisi bagi klien

Penting dalam penyembuhan penyakit

IMPLEMENTASI

Nama : "A"
Umur : 27 thn
Diagnosa : Typhoid
No DP
Tgl dan waktu
Tindakan Keperawatan dan respon
T. Tangan

I
ii
01-12-2008 09.00 WIB

01-12-2008
11.00 WIB
Mengobservasi tanda-tanda vital sign Nadi, RR, dan Suhu
Memberikan kompres hangat pada daerah frontalis
Menganjurkan klien banyak minum
Menganjurkan klien tidak memakai pakaian yang tebal
Menciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman
Kolaborasi dengan tim dokteri

Menjelaskan manfaat makanan nutrisi bagi klien


Mengobsevasi klien dalam memenuhi kebutuhan nutrisi yang telah dihabiskan
Memberikan makanan dalam porsi kecil dan hangat
Berkolaborasi dengan tim dokter dan ahli gizi
ANALISA DATA

Nama Pasien : "A"


Umur : 27 thn
Jenis Kelamin : Laki-laki
No. RM :0900133/230049
Diagnosa Medis : Typhoid
No
DATA
ETIOLOGI
MASALAH

2
DS :
Klien (ibunya) menyatakan badan anaknya panas dan kadang-kadang merasa kedinginan, batuk
pilek
DO :
Klien gelisah
Tanda vital sign : S : 38,50C, N : 120x/mnt, RR : 24x/mnt

DS :
Ibu lien menyatakan anak nya tidak ada nafsu makan apabila dipaksaan akan mual dan muntah
DO :
Klien terlihat tidak ada nafsu makan
Porsi makan yang diberikan habis 1-4 sendok makan
BB Sblm MRS 12 Kg
BB Sdh MRS 10,5 Kg
TB : 90 cm
Demam typhoid disebabkan oleh kuman salmonella typhi dan edotoksin
_
mempengaruhi pusat hipotalamus
_
mengakibatkan gejala demam dan peningkatan suhu tubuh

kuman typhoid disebabkan kuman salmonella typhi


_
masuk ke dalam lambung maka sekret asam lambung
_
mempengaruhi pusat medula oblongata
_
terjadi muntah, nafsu makan menurun.
Peningkatan suhu tubuh

Gangguan pemenuhan nutrisi tubuh

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nama : "A"
Umur : 27 thn
Diagnosa medis : Typhoid
No
Tgl Masalah Muncul
T. Tgn
Diagnosa Keperawatan
Tgl Teratasi
ket

2
01-12-2008

01-12-2008

Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan suhu tubuh yang meningkat

Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi berhubungan dengan intake makanan yang tidak adekuat
02-12-200

02-12-2008
Panas sudah teratasi
Klien merasa nyaman
Nafsu makan bertambah

CATATAN KEPERAWATAN

Nama pasien : "A"


Umur : 27 thn
Jenis kelamin : Laki-laki
Tgl
Diagnosa Keperawatan
Perkembangan
T. Tgn

01-12-2008

01-12-2008

Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan suhu tubuh yang meningkat

Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi berhubungan dengan intake makanan yang tidak adekuat
S:
Ibu klien mengatakan panas anaknya mulai turun, batuk dan pilek berkurang

O : Tanda-tanda vital sign : N :


100x/mnt, RR : 24x/mnt, T : 36,80C
A : Masalah teratasi
P : Intervensi selesai karena pasien
pulang

S:
Klien menyatakan nafsu makan bertambah dan tidak mual
Ibu klien menyatakan anaknya sudah ada nafsu makan dan muntah berkurang

O : Porsi makan yang disediakan dapat


dihabiskan
A : masalah teratasi
P : Intervensi selesai, pasien pulang