Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring perkembangan zaman, dunia kesehatan mengalami perkembanagan yang
sangat pesat, seperti yang kita lihat sekarang ini, di rumah sakit yang maju begitu banyak
fasilitas yang telah ada, salah satunya ruangan operasi sebagai salah satu penunjang untuk
rumah sakit tersebut. Masalah manajemen pada rumah sakit akhir-akhir ini banyak
disorot. Hal tersebut karena adanya keluhan masyarakat yang merasa kecewa dengan
pelayanan rumah sakit, baik dari segi mutu, kemudahan, serta tarif dan perkembangan
zaman yang memang sudah mendesak ke arah perbaikan-perbaikan. Setidaknya ada
beberapa alasan untuk meningkatkan kemampuan manajemen rumah sakit.
Manajemen adalah proses pengaturan berbagai sumber daya organisasi untuk
mencapai tujuan yang sudah ditentukan melalui fungsi-fungsi tertentu atau disebut juga
proses pengorganisasian aktivitas kerja beberapa orang, sehingga kerja bisa terselesaikan
secara efektif dan efisien. Manajemen sering diartikan sama dengan administrasi dan
tidak dapat dipisahkan. Manajemen merupakan pokok atau inti administrasi dan proses
kolektivitas manusia sebagai ilmu dan sebagai seni.
Ruang operasi memiliki fungsi sebagai suatu ruangan untuk pembedahan baik
yang elektif maupun yang akut, yang membutuhkan keadaan yang suci hama (steril).
Ruang operasi ini sangat penting dan membutuhkan perhatian khusus dalam
perawatannya, sehingga diperlukan sebuah manajemen atau suatu cara dan seni yang
tersusun dengan baik, teratur, terprogram sesuai dengan peran dan fungsi dari setiap
aspek yang berperan dalam kamar operasi tersebut. Hal tersebut bertujuan agar kamar
operasi dapat digunakan dengan baik. Sebagai calon tenaga kesehatan kita perlu
mendalami tentang manajemen dari kamar operasi agar kita dapat mengetahui peran serta
kita dapat menjalankan tugas dengan baik di kamar operasi.
B. Rumusan Masalah
Dengan memperhatikan ulasan singkat latar belakang di atas, maka dapat disusunlah
rumusan masalah sebagai berikut.
1. Bagaimana pelayanan anestesiologi dan terapi intensif di rumah sakit?
2. Bagaimana penyelenggaraan pelayanan anestesiologi dan terapi intensif di rumah
sakit?
3. Bagaimana pengorganisasian di instalasi anestesi rumah sakit?

C. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Untuk mengetahui pelayanan anestesiologi dan terapi intensif di rumah sakit
2. Untuk mengetahui penyelenggaraan pelayanan anestesiologi dan terapi intensif di
rumah sakit.
3. Untuk mengetahui pengorganisasian di instalasi anestesi rumah sakit.

Daftar Pustaka

Riyanni. 2014. MANAJEMEN KAMAR OPERASI. Diunduh dari


http://riyanni.blogspot.com/2014/03/manajemen-kamar-operasi.html pada 15
September 2018

Nissa, haerun. 2014. MAKALAH MANAJEMEN KAMAR OPERASI. Diunduh dari


http://nisarayz.blogspot.com/2014/06/makalah-manajemen-kamar-operasi.html
pada pada 15 September 2018