Anda di halaman 1dari 2

PENATAAN RUANGAN

Dalam penataan ruangan akan sangat tergantung dari rancangan umum gedung yang ditempati,
tetapi prinsip strategis yang dapat dijadikan pegangan adalah sebagai berikut

 Tata ruang harus dapat memastikan adanya sirkulasi udara yang baik
 Sistem pembuangan Ilmbah yang terjamin keamanannya
 Tata letak perlengkapan dan peralatan yang memungkinkan pergerakkan yang leluasa
 Penggunaan dental unit, perlengkapan kantor seperti kursi dan meja yang ergonomis
sehingga memudahkan pekerjaan
 Pengaturan area yang jelas antara area resepsionis, administrasi, ruang tunggu, ruang
sterilisasi, ruang alat dan bahan serta ruang perawatan dan lain-lain. Hal ini harus
dikembangkan guna menjamin kenyamanan dan keselamatan serta privacy dalam
bekerja.
 Setiap ruangan klinik hendaknya didesain sebagai ruangan yang dapat memberikan
kenyamanan baik bagi operator maupun bagi pasien, hal ini menyangkut tata warna,
dekorasi dinding dst

Four-Handed Dentistry

Four-Handed Dennstry adalah teknik operator yang dikonsep oleh banyak peneliti selama awal
1960an dan diformalkan rnelalui studi klinis di Sekolah Kedokteran Gigi University of Alabama.
Universitas tersebut mempelajari prosedur gigi dari ratusan praktisi dokter gigi dan mahasiswa
kedokteran gigi untuk mendefinisikan kriteria Four-Handed Dentistry.

Four-Handed Dentistry memperkenalkan sinergisitas tindakan kerjasama dari dua orang. Secara
signifikan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan dan efektivitas dalam perawatan
kedokteran gigi. Gerakan-gerakan yang mengurangi produktivitas akan menambah waktu pasien
lebih lama di kursi dental. Mengurangi gerakan yang tidak perlu, produktivitas operator
meningkat hingga 100%, perawatan pasien meningkat, dan mengurangi stress dan kelelahan
adalah manfaat berlatih Four-Handed Dentistry.

Peralatan Four-Honded Dentistry


Penelitian klinis mengidentifikasi kriteria yang diperlukan peralatan untuk mencapai peningkatan
produktivitas dan mempraktekkan benar Four-Handed Dentistry. Ergonomis (yaitu, kombinasi
manusia dan mesin menjadi terpadu dan lebih produktif) menuntut bahwa desain yang tepat
merupakan pertimbangan utama antara kriteria peralatan tersebut. Enam komponen adalah:

1. Patient Chair
Dirancang untuk memungkinkan kernampuan optimal melihat ke dalam rongga mulut.
Kursi harus nyaman. Idealnya posisi pasien sebaiknya ditentukan oleh operator atau
asisten. Meliputi aseptis. Menjaga kenyamanan pasien di semua posisi dan menggunakan
desain yang tepat untuk menciptakan sebuah platform yang aman dan saling mendukung.
2. Stools
Dirancang untuk postur tubuh yang benar, posisi, dan kenyamanan. Posisi operator yang
tepat untuk memfasiIitasi sirkulasi darah ke bagian bawah kaki. Basis yang stabil. Serta
dukungan perut untuk asisten
3. Unit
Dirancang sehingga asisten dapat mentransfer semua handpieces dan instrumentasi untuk
operator dari zona transfer. Unit ini harus diposisikan pada zona transfer dengan dokter
dan asisten instrumentasi pada satu unit. Sebuah unit pengiriman HSP transthoracic
memungkinkan operator untuk menjada konsentrasi dan fokus pada prosedur tindakan
gigi.
4. Mobile cabinet
Dirancang untuk memungkinkan asisten mengakses bahan atau material umum yang
digunakan untuk baki yang telah ditentukan pada area kerja. Ketika digunakan dengan
benar, mobile cabinet ini dapat memberi kontribusi 50% terhadap efisiensi asisten dan
menciptakan fleksibilitas.
5. Baki Instrumen Pre set
Menyediakan instrument tangan dan persediaan yang dibutuhkan dalam sebuah baki yang
telah disusun secara terorganisir sesuai urutan tahapan prosedur dan telah disterilkan.
6. Lampu Dental
Memberikan pencahayaan yang ideal untuk melihat. Dirancang, agar warna cahaya
menyebar untuk mengurangi ketegangan mata.