Anda di halaman 1dari 32

Modul Pelatihan Dokter Kecil dan Pembinaan UKS

I. Dokter kecil

a. Pengertian dokter kecil

Dokter kecil adalah siswa yang dipilih guru, guna ikut melaksanakan

sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga,

teman, murid pada khususnya dan sekolah pada umumnya.

b. Tujuan pelatihan dokter kecil

1. Siswa dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain untuk

hidup sehat

2. Siswa dapat membina teman-temannya dan berperan sebagai

promotor dan motivator dalam menjalankan usaha kesehatan

terhadap diri masing – masing.

3. Siswa dapat membantu guru, keluarga dan masyarakat di

sekolah dan di luar sekolah dalam mewujudkan pola hidup sehat.

c. Tugas dan kewajiban dokter kecil

1. Selalu bersikap dan berperilaku sehat

2. Mengajak serta dan mendorong siswa yang lainnya untuk

bersama – sama menjalankan program kesehatan

3. Mengusahakan tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di

sekolah dan di rumah

4. Membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu mereka

menjalankan pelayanan kesehatan di sekolah.

5. Berperan aktif dalam kampanye kesehatan yang diadakan di

sekolah, seperti:

• Pekan kebersihan
1
• Pekan penimbangan dan pengukuran tinggi

• Pekan gizi

• Pekan kesehatan gigi

• Pekan kesehatan mata, dll

d. Kegiatan dokter kecil

1. Menggerakkan dan membimbing teman agar saling

melaksanakan:

• Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi

• Pengukuran tinggi badan dan berat badan

• Penyuluhan kesehatan

2. Membantu petugas kesehatan melaksanakan pelayanan

kesehatn di sekolah, antara lain;

• Distribusi obat cacing, vitamin, dan lain-lain

• Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)

• Pertolongan pertama pada penyakit

3. Pengenalan dini dan tanda- tanda penyakit

4. Pengamatan kebersihan ruang UKS, warung sekolah dan

lingkungan sekolah

5. Pengamatan kebersihan di sekolah seperti halaman sekolah,

ruang kelas, perlengkapan, persediaan air bersih, tempat cuci, WC,

kamar mandi, tempat sampah dan saluran pembuangan, termasuk

pemberantasan sarang nyamuk (PSN)

II. UKS

a. Pengertian UKS

Usaha kesehatan sekolah adalah kegiatan-kegiatan dalam bidang

kesehatan yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dengan sasaran siswa

sekolah dan lingkungan hidupnya.

b. Ruang lingkup UKS


2
Ruang lingkup UKS tercermin dalam Tri Program UKS yang dikenal

dengan istilah Trias UKS, yang meliputi:

- Pendidikan kesehatan

- Pelayanan kesehatan

- Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat

III. Kesehatan Diri dan Lingkungan Sekolah

Kebersihan Dan Kesehatan Diri

a. Mandi

Tubuh kita setiap hari mengeluarkan keringat dan setiap hari kita

selalu dikotori oleh debu yang beterbangan di sekitar kita, sehingga

bila tidak dibersihkan badan kita akan penuh dengan daki dan bau yang

tidak sedap. Mandi adalah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bersih

dan segar.

Mandi sebaiknya 2 kali sehari yaitu setelah bangun tidur (pada pagi

hari) dan sore hari setelah melakukan kegiatan – kegiatan selama

seharian. Agar tubuh tetap bersih, sebaiknya sewaktu mandi

menggunakan air yang bersih, memakai sabun dan menggunakan handuk

yang kering dan bersih untuk mengeringkan tubuh kita setelah mandi.

b. Pakaian

Pakaian berfungsi melindungi kita dari sengatan matahari dan dinginnya

cuaca serta menjaga penampilan kita di masyarakat. Berpakaian yang

layak dan serasi artinya memakai pakaian yang bersih dan sesuai

dengan peranan kita di masyarakat (pelajar, mahasiswa, dan lain – lain)

sebab disamping melindungi pakaian juga menumbuhkan kepercayaan

diri dan memupuk kepribadian.

3
Setiap hari kita wajib berganti pakaian yang bersih, sebab bila tidak

penampilan kita akan berbau yang tidak sedap dan kita akan dijauhi

oleh kawan – kawan.

Pakaian yang sehat adalah pakaian yang bersih, sesuai dengan postur

atau bentuk tubuh artinya tidak terlalu ketat maupun tidak terlalu

longgar, sopan yang berarti enak di pandang dan sesuai dengan

kebudayaan kita, selalu dicuci setelah habis di pakai dan disetrika. Cara

menjaga kebersihan pakaian:

• Pakailah pakaian yang bersih dan rapi

• Pakailah pakaian yang sesuai dengan musim dan suhu

• Gantilah baju basah sesegera mungkin

• Hindari memakai pakaian dan sepatu yang sempit

• Gantilah baju paling sedikit dua hari sekali kecuali bila sangat

kotor

• Baju dicuci setelah dipakai dan setrika

c. Badan

Badan atau tuuh manusia adalah suatu kesatuan keseluruhan bentuk

diri kita yang perlu kita jaga kebersihan dan kesehatannya. Menjaga

kebersihan dan kesehatan badan adalah suatu kewajiban yang tidak

bisa ditunda – tunda. Sebab kelangsungan hidup kita ditentukan oleh

aktivitas tubuh kita.

Kesehatan mata

• Jangan membaca di tempat yang kurang terang ataupun terlalu

terang

• Jangan membaca sambil tiduran atau berjalan

• Membaca dengan jarak sekitar 30cm


4
• Jangan menatap langsung sinar yang sangat terang seperti matahari

• Sering memberi istirahat pada mata

• Jangan menggosok-gosok mata secara berlebihan

• Mengambil kotoran pada mata harus dengan hati-hati dan dengan

tangan yang bersih

• Memeriksakan mata segera ke dokter bila terjadi gangguan mata

• Pakailah kacamata yang sesuai dengan nasehat dokter

• Makanlah suplemen vitamin A dan makanan yang mengandung vitamin

A seperi wortel, tomat dan lain-lain

Kesehatan telinga

• Jangan memasukkan suatu benda ke dalam telinga atau

mengorek telinga, mintalah pertolongan orang dewasa

• Jangan meninju telinga orang lainatau teriak keras-keras di

depat telinga

• Segera berobat ke dokter bila ada gangguan telinga

Pernafasan

• Pernafasan melalui mulut hendaknya tertutup

• Menutup mulut dengan sapu tangan bila bersin atau batuk

• Jangan memasukkan jari yang kotor atau benda lain ke dalam

lobang hidung

• Bawalah sapu tangan bersih setiap hari

Kebersihan kaki dan tangan

• Cucilah tangan dan kaki secara teratur

• Cucilah dengan sabun selepas buang air besar


5
• Potonglah kuku paling sedikit seminggu sekali

• Pakailah selalu alas kaki

d. Makan dan minum

Untuk menjaga kesehatan tubuh, makan dan minum adalah merupakan

kebutuhan pokok kehidupan manusia. Untuk menjaga kesehatan badan

kita memerlukan makanan yang seimbang, artinya mengandung:

• Karbohidrat antara lain : nasi, roti, sagu, jagung, dan lain – lain.

• Protein antara lain : daging, telur, tahu, tempe, dan lain – lain.

• Vitamin dan mineral antara lain: sayur – sayuran dan buah – buahan

• Air minum untuk memperlancar penyerapan makanan dalam tubuh kita.

e. Istirahat dan rekreasi

Setelah melakukan aktivitas sehari – hari tubuh kita memerlukan

istirahat dan jiwa/rohani kita memerlukan penyegaran atau lebih

6
dikenal dengan rekreasi. Kehidupan manusia dangat dipengaruhi oleh

keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani, oleh karena itu

istirahat yang cukup dan rekreasi yang seimbang adalah cara agar kita

tetap sehat.

Usia manusia sepertiganya dipergunakan untuk tidur, jadi dalam sehari

kita wajib tidur selama 8 jam, maka gunakanlah sebaik – baiknya waktu

tersebut untuk tidur dengan nyenyak. Agar sewaktu kita bangun tubuh

sudah segar dan siap melakukan kegiatan kembali.

f. Rokok dan alkohol

Ada kebiasaan yang tidak baik bagi anak – anak pada saat ini yaitu

menghisap rokok dan meminum alkohol. Kebiasaan ini apalagi jika

dilakukan sejak usia dini akan menjadi racun bagi tubuh dan rohani dan

merupakan malapetaka bagi kehidupan untuk masa yang akan datang.

Dari data dijumpai bahwa setiap tahun sebanyak 2 % muncul perokok

baru, dan bila dilakukan sampai berlarut – larut (artinya sudah

kecanduan) diduga akan berisiko tinggi terkena penyakit kanker,

jantung, dan paru – paru. Sedangkan kebiasaan minum – minuman

beralkohol akan merusak jaringan hati dan melemahkan daya fikir yang

positif.

Jadi, upayakanlah agar sekolah bebas asap rokok dan alkohol melalui

kegiatan – kegiatan yang positif, antara lain kegiatan: pramuka dan

dokter kecil.

Lingkungan Sekolah

a. Pengertian lingkungan yang sehat

7
Lingkungan yang sehat adalah jika sampah, air limbah dan tinja dibuang

secara benar.

Letak bangunan sekolah

• Dekat dengan perumahan penduduk

• Agak jauh dari jalan besar yang ramai lalu-lintasnya, ini bisa

mengganggu kegiatan belajar

• Dekat dengan tanah lapang/taman

• Jauh dari daerah :

- Pembuangan sampah

- Pabrik

- Rel kereta api, terminal dan lain-lain

• Letak bangunan sekolah memanjang dari utara ke selatan

Halaman sekolah

• Halaman sekolah harus selalu kering dan rata/tidak becek

• Halaman cukup luas untuk bermain

• Ditanami rumput yang selalu dipotong pendek dan sebagian

ditanami pohon rindang dan lebih baik bila dapat disediakan tempat

untuk kolam ikan, berkebun dan lain-lain sebagai kegiatan siswa

b. Air bersih

Air berih adalah air yang jernih, tidak berbau, tidak berwarna dan

tidak berasa atau tawar. Air tampak bening tanp warna.

• Pada bangunan sekolah harus tersedia air bersih lebh praktis

dari air ledeng atau sumur pompa (tangan/listrik) dan sebaiknya ada

bak penampungan dengan ukuran lebih kurang 20.000 liter

• Air bersih harus memenuhi syarat-syarat berikut :


8
• Harus jernih, tidak berbau dan tidak berasa

• Tidak mengandung zat-zat berbahaya

• Tidak mengandung bibit penyakit

• Air bersih tersebut harus ckup untuk memenuhi kebutuhan

sekolah sehari-hari (cuci tangan, kakus/jamban, pengurasan,

pembersihan lantai, dll)

• Untuk air minum harus dari air keran lalu direbus/dimasak

hingga mendidih terlebih dahulu

c. Sampah

• Tempat sampah yang tersedia harus memenuhi syarat kesehatan

• Jumlah tempat sampah harus cukup banyak, paling sedikit tiap

ruangan satu buah dengn ukuran kecil/sedang dan di luar ruangan

ukuran besar dengn jarak 20 meter antara tempat yang satu dengan

yang lainnya

• Tempat sampah harus dikosonhkan tiap hari atau jika sudah penuh

• Sampah dapat dibungkus untuk dibuang, ditimbun atau dibakar,

sampah dilarang dibuang ke kolam, sungai, selokan dan saluran air.

Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh sampah

• Pengotoran udara, seperti bau busuk dan asap

• Dapat menimbulkan kecelakaan (luka kena paku, pecahan

kaca)

• Dapat menyebabkan kebakaran

• Dapat menyumbat saluran ai, parit, atau got sehingga

menyebakan banjir yang merusak jalanan dan bangunan

9
• Dapat menjadi sarang lalat, tikus, nyamuk, lipas, atau kecoa

yang menyebarkan penyakit ( penyakit yang dapat disebabkan

seperti; muntaber, mencret, disentri, tipus, penyakit kaki gajah)

Keuntungan membuang sampah yang benar

• Terhindar dari timbulnya penyakit

• Dapat menghasilkan pupuk

• Keadaan bersih yang menimbulkan kebanggan dan kepuasaan

batin tersendiri

• Menciptakan keindahan

• Menimbulkan suasana nyaman

IV. Nutrisi yang sehat

Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari tentang makanan dan zat gizi

(nutrient) serta zat lain yang dikandungnya. Gizi adalah segala asupan yang

diperlukan agar tubuh menjadi sehat. Zat gizi terdiri dari 6 kategori yaitu

karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.

a. Fungsi makanan

Fungsi utama zat gizi, yaitu Tri Guna Makanan, antara :

• Sumber zat tenaga

Manusia perlu zat makana agar mempunyai tenaga untuk bekerja,

bermain, belajar, berolahraga, misalnya padi-padian, umbi-umbian

serta tepung-tepungan.

• Sumber zat pengatur

Manusia memerlukan makanan agar bagian tubuh kita dapat

melaksanakan tugasnya dengan baik, misalnya sayur dan buah

• Sumber zat pembangun

10
Manusia perlu makanan agar dapat tumbuh dengan baik. Misalnya

kacang-kacangan, kedele, tempe, tahu, telur, daging, hati, udang,

ikan, susu, ayam, makanan hewani dan hasil olahan.

b. Zat gizi dalam makanan

Makanan yang dikonsumsi harus mengandung makronutrien, yaitu zat

gizi yang diperlukan dalam jumlah banyak. Makronutrien merupakan zat

gizi penghasil energi dan jumlahnya dalam makanan harus proporsional,

yaitu karbohidrat 60-70%, protein 10-15% dan lemak 20-25% dari

total energi. Kita juga harus mengkonsumsi makronutrien, aitu zat gizi

yang diperlukan dalam jumlah sedikit, misalnya vitamin dan mineral.

Fungsi zat gizi :

• Karbohidrat : sumber tenaga

• Protein : zat pembangun dan zat tenaga

• Lemak : sumber tenaga dan pelarut vitamin A,D,E dan K

• Vitamin : zat pengatur

• Mineral : sumber zat pengatur dan zat pembangun

• Air : membantu dalam proses pencernaan makanan

c. Menyusun menu seimbang

Makanan Gizi Seimbang

Tubuh manusia memerlukan semua zat gizi (energi, lemak, protein,

vitamin dan mineral) sesuai kebutuhan. Zat gizi yang kita makan harus

haruslah seimbang agar semua fungsi tubuh dapat berjalan dengan

baik. Namun, tidak ada satu jenis bahan makananpun yang lengkap

kandungan zat gizinya. Oleh karena itu, zat gizi yang kita makan

11
haruslah seimbang dan beraneka ragam agar semua fungsi tubuh dapat

berjalan dengan baik.

Makanan seimbang adalah pilihan makanan yang mengandung semua zat

gizi yang diperlukan seseorang dalam jumlah yang sesuai dengan

kebutuhan dan bebas dari pencernaan.

Yang mempengaruhi kebutuhan makanan untuk anak sekolah :

• Berat badan

• Tinggi badan

• Umur

• Jenis kelamin

• Jenis aktivitas

Memilih makanan yang baik juga penting, ciri makanan yang baik antara

lain :

• Yang memenuhi triguna makanan

• Makanan yang bersih, bebas dari debu, lalat dan serangga

lainnya

• Makanan yang aman, tidk mengandung bahan berbahaya uang

dilarang untuk makan, seperti zat perwarna berbahaya dan zat

pengawet

• Makanan yang halal, tidak bertentangan dengan agama yang

dianut

Sedangkan ciri makanan yang tidak layak konsumsi adalah :

• Makanan yang sudah bau basi

• Makanan yang sudah berubah rasanya

• Makanan yang sudah lembek, berlendir dan berbusa


12
• Makanan berjamur

• Makanan mengeras atau mengering

• Makanan berulat/mengandung benda asing

• Makanan kadarluarsa

• Makanan yang sudah berubah warna

• Makanan kemasan yang rusak

Ketidakseimbangan antara asupan makanan dan penggunaan zat gizi

yang terkandung untuk keperluan metabolisme tubuh akan mengganggu

fungsi metabolisme tersebut. Kekurangan zat gizi akan menyebabkan

status gizi kurang atau gizi buruk. Sebaliknya kelebihan zat gizi akan

menyebabkan status gizi lebih yang ditandai dengan kegemukan atau

obesitas. Kekurangan atau kelebihan zat gizi pada seorang dapat

terjadi secara spesifik sesuai pla makan orang tersebut, yang dapat

terjadi secara spesifik sesuai pola makan orang tersebut, yang dapat

menimbulkan penyakit tertentu, tergantung zat gizi apa yang

kurang/lebih dikonsumsi.

Kita mempunyai pesan dasar gizi seimbang yang berisi pesan-pesan

utama yang perlu diketahui dan dilaksanakan untuk anak sekolah, yaitu:

• Makanlah aneka macam makanan

• Makanlah makanan yang memenuhi kecukupan energi

• Gunakan garam beryodium

• Makanlah makanan sumber zat besi

• Biasakan makan pagi

• Minumlah air bersih, aman, dan cukup

• Lakukan kegiatan fisik dan olah raga teratur

13
• Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan, jangan jajan

disembarangan tempat, pilih jajanan yang terlindung dari debu dan

lalat, pilih makanan/minuman yang tidak berwarna mencolok

• Bacalah label pada makanan yang dikemas

Sebaiknya, kita makan 3 kali sehari yang terdiri dari 4 macam kelmpok

bahan makanan. Dari tiap kelompok bahan makanan dan jenis yang di

konsumsi, maka makin banyak jenisnya makin baik. Adapun empat

kelompok bahan makanan tersebut adalah :

• Makanan pokok, sebagai sumber zat tenaga: beras, jagung,

ubi, singkong, mie, dan lain-lain

• Lauk pauk sebagai sumber zat pembangun: ikan, telur, ayam,

daging, tempe, kacang-kacangan, tahu, dan lain-lain

• Sayuran dan buah-buahan sebagai sumber zat pengatur:

bayam, kangkung, wortel, buncis, kacang panjang, sawi, daun

singkong, daun katuk, epaya, pisang, jeruk, semangka, nanas, dan

lain-lain

• Air

Satu hal yang biasanya dilupakan karena kesibukan adalah sarapan atau

makan pagi. Padahal, makan pagi sangat penting untuk memelihara

ketahanan tubuh, agar dapat bekerja atau dapat belajar dengan baik,

membantu meusatkan pikiran untuk belajar dan memudahkan

penyerapan pelajaran, membantu mencukupi zat gizi. Jika tidak makan

pagi, maka badan akan terasa lemah karena kekurangan zat gizi yang

diperlukan untuk tenaga, tidak dapat melakukan kegiatan atau

pekerjaan pagi hari dengan baik, anak sekolah tidak dapat berpikir

dengan baik dan malas, orang dewasa hasil kerjanya menurun.


14
V. Imunisasi, Penyakit dan Pengobatan

Imunisasi

a. Pengertian imunisasi

Imunisasi adalah suatu proses untuk membuat sistem pertahanan tubuh

kebal terhadap invasi mikroorganisme (bakteri atau virus) yang dapat

menyebabkan infeksi sebelum mikroorganisme tersebut memiliki

kesempatan untuk menyerang tubuh kita.

b. Penyakit – penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi

Ada 10 jenis vaksinasi yang dapat mencegah terjadinya infeksi pada

anak, yaitu:

• Polio

• Campak

• Gondongan

• Rubella

• Difteri

• Tetanus

• Batuk rejan

• Meningitis

• Cacar air

• Hepatitis B

c. Manfaat imunisasi dan bahaya jika tidak diimunisasi

Manfaat dari imunisasi ialah

• Akan menjadi tahan/kebal terhadap penyakit TBC, difteri

(batuk rejan), tetanus, polio, campak, dan hepatitis sehingga

bayi/anak sehat dan biaya pengobatan tidak diperlukan.

15
• Oleh karena bayi/anak tahan terhadap beberapa penyakit

berbahaya, maka akan tumbuh dan berkembang menjadi manusia

yang sehat.

Bahaya bila tidak diimunisasi

• Anak akan mudah terserang penyakit dengan akibat lebih

berat dapat menimbulkan kematian. Untuk polio dapat menimbulkan

cacat seumur hidup/kematian.

d. Tempat mendapatkan pelayanan imunisasi

• KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)

• UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)

• Posyandu

• Calon Penganten

• Balai Pengobatan

Non Puskesmas, meliputi :

• Rumah Sakit

• Rumah Sakit Bersalin

• Rumah Bersalin

• Dokter Praktek Anak

• Dokter Umum Praktek

• Dokter Spesialis Kebidanan

• Bidan Praktek

• Klinik

• Puskesmas

e. Siapa saja yang harus diimunisasi?

16
• Bayi (0 – 1 bulan) : BCG, DPT, Polio, Campak dan

Hepatitis B

• Anak SD kelas 1 : DT

• Anak SD kelas IV (Wanita) : TT

• Calon Penganten (Wanita) : TT

• Ibu Hamil : TT

Siapa saja khususnya?

• Yang beresiko tinggi terkena hepatitis B

• Belum mendapatkan imunisasi pada waktu bayi

Cara mengetahui apakah sudah diimunisasi

Dapat dilihat dari kartu pencatatan hasil imunisasi, misalnya KMS

Balita, KMS Anak Sekolah, Buku Kesehatan Pribadi. Untuk BCG

biasanya dilakukan pada lengan atas dan terdapat jaringan parut pada

tempat penyuntikan.

Pencegahan penyakit menular

1. Kudis

Gejala-gejala

• Gatal-gatal terutama pada malam hari

• Gatal lebih sering pada daerah lipatan jari tangan, telapak

tangan siku, kaki, bokong dan daerah perut

• Tempat yang gatal terdapat benjolan kecil, sering menjadi

koreng yang bernanah

Pencegahan

• Menjaga kebersihan kulit, mandi dengan sabun setiap hari

• Menghindari kontak dengan penderita


17
• Menghindari barang-barang yang telah dipakai penderita

• Pakaian yang telah dipakai penderita direbus kemudian dicuci

dan dijemur di panas matahari

• Perangkat tidur penderita setiap hari harus dibersihkan dan

dijemur di panas matahari

Tindakan pada penderita

• Penderita mandi dengan bersih memakai sabun kemudian

dikeringkan

• Bagian yang gatal diolesi obat BBB 20% sekali sehari selama

3 hari berturut-turut, selama 3 hari tersebut jangan mandi

• Bila perlu pengobatan diulangi setelah 1 minggu

• Obati anggota keluarga yang serumah selama 3 hari

berturut-turut

2. Panu

Gejala-gejala

• Bercak-bercak putih pada kulit,bersisik halus, batas tidak

jelas

• Tersebar diseluruh tubuh

• Kadang-kadang terasa gatal

Pencegahan

• Menjaga kebersihan badan, mandi setiap hari dengan air

bersih

• Hindari bersinggungan dengan penderita

• Hindari memakai barang-barang bekas yang dipakai penderita

18
Tindakan pada penderita

• Kulit yang sakit diolesi Salisil spiritus 3%, atau salep 2-4 atau

yodium tinctur 1%, berangsur-angsur sampai kadas hilang, kecuali

pada bagian muka

• Bila dalam sebulan tidak ada perubahan kirim ke puskesmas

3. Cacar air

Gejala-gejala

• Panas, perut mual

• Timbul bintik-bintik kecil berwarna kemerahan pada kulit,

rasa gatal terdapat cairan pada puncak bintik, cairan dapat pecah

Pencegahan

• Hindari kontak dengan penderita, baik sentuhan kulit ataupun

berbicara terlalu dekat

• Jangan memakai barang bekas pakai penderita

• Pakaian penderita dan sprei penderita dicuci dengan bersih

• Makanlah makanan dan istirahat yang cukup

• Tindakan pada penderita

Tindakan pada penderita

• Penderita diistirahatkan (tidak boleh sekolah)

• Rujuk ke puskesmas

4. Penyakit TBC

Gejala-gejala

• Demam ringan, lemah, badan kurus, nafsu makan kurang,

sering berkeringat pada malam hari

19
• Batuk yang lama, batuk kadang-kadang berdarah, sesak

nafas, nyeri dada

Pencegahan

• Hindari kontak dengan penderita

• Vaksinasi dengan penderita

• Makanan bergizi

Tindakan terhadap penderita

• Pengobatan di puskesmas

5. Influenza

Gejala-gejala

• Panas, batuk, ingus encer dan jernih, hidung tersumbat

• Badan nyeri dan kepala pusing

Pencegahan

• Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C seperti

sayur dan buah-buahan

• Hindari kena hujan

• Kurangi minuman dingin seperti air es pda siang hari

• Hindari daerah yang berasap dan berdebu

• Hindari kontak dengan penderita

• Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan

saputangan

• Ingus jangan dibuang sembarangan

Tindakan pada penderita


20
• Istirahat dan makan yang cukup

• Obat-obatan flu yang sederhana

• Bila selama tiga hari tidak sembuh dirujuk ke puskesmas

6. Cacingan

Gejala-gejala

• Mudah letih, sering sakit kepala, mata sering berkunang-

kunang

• Muka pucat, kadang-kadang perut menggembung, sesak nafas,

jantung berdebar-debar

Pencegahan

• Menjaga kebersihan badan, kebersihan lingkungan dengan

baik

• Makan makanan dan minum minuman yang baik dan bersih

• Memakai alas kaki

• Membuang air besar dijamban (kakus)

• Menjaga kebersihan tempat tidur

Tindakan pada penderita

• Diberi obat cacing

7. Malaria

Penyakit malaria adalah penyakit ynag disebabkan oleh parasit drah

yaitu plsmodium yang merusak sel darah merah. Penyakit penyakit ini

dapat menyerang semua orang baik laki-laki maupun perempuan, pada

semua golongan umur seperti bayi, anak-anak dan orang dewasa,

biasanya menyerang orang-orang yang tinggal di pemukiman khususnya

21
pedesaan yang mempunyai banyak genangan air tempat

berkembangbiaknya nyamuk malaria.

Penderita malaria dapat dikenal dari tanda-tanda dan gejala penyakit

malaria

• Demam menggigil yang berkala disertai sakit kepala

• Penderita pucat karena kurang darah

• Badan merasa lemah

• Pada penderita malaria berat disertai gangguan kesadaran,

kejang-kejang, diare, gangguan kesadaran sampai koma

Tejadinya kekurangan darah pada penderita malaria karena darah

merah banyak yang hancur/dirusak oleh parasit malaria, sehingga :

• Daya kerja kurang, lemah, lesu karena kurang darah

• Pertumbuhan anak-anak terganggu, anak menjadi bodoh

• Pada ibu hamil, dapat menyebabkan bayi lahir mati atau lahir

berat badan rendah

• Pembuluh darah otak penderita malaria dapat tersumbat

sehinga penderita terganggu kesadarannya atau bisa meninggal bila

tidak segera diobati

Pertolongan pertama yang harus dilakukan

• Bila anda demam segera hubung guru UKS (kader malaria),

bidan desa, petugas pustu atau puskesmas untuk diperiksa dan

diberi pengobatan. Bila perlu periksa darahnya.


22
• Minumlah obat sesuao petunjuk dan diminum sampai habis

• Makan terlebih dahulu sebelum minum obat, jangan minum

obat bila perut kosong

• Jangan terlambat berobat agar tidak terserang malaria

berat karena beresiko untuk menderita kematian

Penyebab malaria

Penyakit malaria disebabkan oleh parasit malaria (plasmodium malaria)

yang hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop.

Cara penularan malaria

Umumnya ditularkan melalui gigitan nyamuk. Bila nyamuk menggigit

orang yang terkena atau sedang sakit malaria maka parasit akan ikut

terhisap dari darah penderita. Di dalam tubuh penderita parasit akan

berkembangbiak dan siap ditularkan setelah 10-14 hari. Bila nyamuk

tersebut meggigit orang yang sehat maka orang tersebut akan terkena

penyakit malaria.

Tempat berkembangbiak nyamuk malaria

• Persawahan bertingkat

• Tambak-tambak ikan atau udang yang tidak terurus dengan

permukaan yang tertutup lumut

• Genangan air payau di muara sungai/pinggir hutan

• Saluran air yang tidak terpelihara/tebingnya rimbun

• Mata air dengan genangan air yang mengalir lambat-lambat

sebagai sungai-sungai kecil di daerah pegunungan terutama pada

musim kemarau

• Nyamuk malaria tidak menyukai air kotot

23
Pencegahan nyamuk malaria

• Membunuh nyamuk malaria dewasa : bagian dalam rumah

disemprot dengan racun serangga

• Membunuh jentik-jentik nyamuk dengan :

- Tempat-tempat genangan air untuk berkembangbiak nyamuk

disemprot dengan racun serangga

- Menimbun genangan air disekitar rumah dengan tanah

- Mengalirkan air yang tergenang

- Melestarikan hutan bakau di rawa-rawa sepanjang pantai

- Menebarkan ikan pemakan jentik nyamuk ke tempat

berkembangbiaknya nyamuk misal ikan kepala timah, akan nila

merah

8. Rabies (anjing gila)

Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit menular pada anjing,

kucing, dan kera. Penyakit ini dapat ditularkan pada manusia, hewan

menyusui lainnya melalui gigitan anjing, kucing, dan kera.

Tanda – tanda hewan yang terkena rabies

Kita dapat mengetahui anjing, kucing, dan kera menderita rabies dari

tingkah laku binatang tersebut yakni dapat menjadi ganas atau

bersembunyi dikolong (ditempat yang gelap). Ada dua jenis rabies pada

hewan yakni yang ganas atau yang tenang. Tanda – tanda rabies ganas:

• Tidak mau lagi memperhatikan perintah pemilknya

• Suara menjadi parau

• Menyerang dan menggigit apa saja yang dijumpai

• Ekornya berada diantara paha

• Hewan mudah terkejut dan air liurnya banyak keluar


24
• Kejang – kejang yang disusul dengan kelumpuhan

• Biasanya mati dalam 4 -7 hari setelah gejala pertama muncul

Tanda – tanda rabies tenang :

• Senang bersembunyi ditempat yang gelap dan dingin

• Cepat sekali terjadi kelumpuhan

• Keluar air liur banyak sekali

• Kematian terjadi dalam waktu yang singkat

Pertolongan pertama jika digigit anjing, kucing atau kera

• Segera cuci luka dengan air bersih, sabun atau detergent lain

selama 10-15 menit.

• Luka yang sudah bersih dan kering diberi obat merah atau

betadine atau alkohol 70 %.

• Pergi ke rumah sakit terdekat atau ke pukesmas untuk

mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

• Patuhi nasehat dokter tersebut.

Tanda – tanda orang yang terkena rabies

• Rasa takut yang sangat pada air, peka terhadap angin, suara,

sinar.

• Air mata dan air liur keluar berlebihan

• Kejang – kejang yang disusul dengan kelumpuhan

• Karena tidak ada obatnya, manusia yang menderita rabies

akan meninggal dunia

9. Demam berdarah dengue (DBD)

Pengertian demam berdarah dengue


25
DBD adalah jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue.

Virus adalah makhluk sangat kecil yang hanya dapta dilihat dengan

mikroskop khusus. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Tanda – tanda penyakit DBD

1) Pada penderita penyakit demam berdarah dengue umumnya

akan disertai tanda – tanda sebagai berikut:

2) Hari pertama sakit, panas mendadak terus menerus, badan

lemah/lesu.

3) Hari kedua atau ketiga sering terasa nyeri di ulu hati: timbul

bintik – bintik merah dikulit seperti bekas gigitan nyamuk untuk

membedakannya dengan bintik merah bekas gigitan nyamuk,

regangkan kulit bila binyik merah itu hilang berarti bukan tanda

demam berdarah . kadang-kadang mimisan, berak darah atau

muntah darah.

4) Antara hari ketiga sampai ke tujuh, paba turun secara tiba-

tiba, kemungkinan yang terjadi adalah :

• Penderita sembuh

• Keadaan lebih parah yang ditandai dengan gelisah, ujung tangan

dan kaki dingin mengeluarkan banyak keringat. Bila keadaan

berlanjut badan menjadi lemah lunglai dan dapat menimbulkan

kematian

Tanda-tanda nyamuk Aedes aegepty

26
• Berwarna hitam dengan belang-belang (loreng) putih pada

tubuhnya dengan bercak-bercak putih disayap dan kaki

• Berkembangbiak di tempat penampungan air yang tidak

beralaskan tanah seperti bak mandi/WC, tempayan, drum juga

barang-barang yang berisi air seperti kaleng, ban bekas, pot

tanaman air, tempat minum burung dan lain-lain. Kadang-kadang juga

dipelepah daun, lobang pohon, lobang pagar pipa/bambu, lobang pipa

tiang bendera dan genangan air di talang atap rumah dan lain-lain.

• Menggigit pada siang hari

• Yang mengigit manusia adalah nyamuk betina

• Kemampuan terbangnya, kira-kira 100 meter

• Sering hinggap pada benda-benda yang tergantung yang

terhindar dari sinar matahari seperti baju-baju di kamar, bawah

meja dan lain-lain.

Pertolongan yang harus diberikan

• Memberi minum banyak boleh air yang sudah dimasak, the, sirop,

susu dan lain-lain dan memberi kompres dingin

• Harus segera memeriksakan kepada dokter atau pukesmas atau

rumah sakit

Cara penularan penyakit demam berdarah dengue

Ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini mendapat

virus pada waktu mengisap darah penderita penyakit demam berdarah

dengue. Selanjutnya virus ini berkembangbiak dan menyebar ke seluruh

tubuh nyamuk termasuk kelenjar liurnya.

Jika namuk ini menggigit orang lain maka virus itu akan dipindahkan

bersama air liurnya ke orang tersebut. Dalam waktu kurang dari 7 hari

orang tersebut akan menderita sakit demam berdarah dengue.


27
Cara mencegah penyakit demam berdarah

Sampai saat ini vaksin untuk mencegah penyakit demam berdarah

dengue belum tesedia, karena itu pencegahan penyakit ini dilakukan

dengan cara memberantas nyamuk penularnya yaitu nyamuk Aedes

aegypti.

Pemberantasan nyamuk Aedes aegypti tersebt dapat dilakukan

terhadap nyamuk dewasa atau jentiknya.

VI. Pertolongan pertama pada kecelekaan (P3K)

Hal yang paling penting bila menemukan kejadian kecelakaan adalah jangan

panikatau ketakutan. Seorang dokter kecil harus tetap tenang dan tidak

tegang atau takut. Jika dokter kecil bertemu dengan kasus kecelakaan, hal

yang dilakukan adalah :

a. Dekati korban, periksa apakah masih sadar atau pingsan

b. Bila pingsan coba bangunkan dengan suara keras dan pukul badan

korban dengan cukup keras misal (bangun..bangun)

c. Bila korban kecelakaan tidak bangun-bangun segera minta tolong

pada guru atau orang yang lebih tua atau dengan berteriak minta tolong

ada yang kecelakaan

d. Periksa apakah korban kecelakaan masih bernafas atau tidak,

dengarkan dari hidungnya ada bunyinafas atau tidak, rasakan apakah

keluar udara dari hidungnya, apakah dadanya bergerak naik turun

seperti bernafas

e. Periksa nadi leher apakah masih terasa atau tidak

f. Periksa apakah ada perdarahan, bila ada perdarahan, segera

hentikan

g. Terus mencari perolongan orang yang lebih dewasa

28
h. Bila korban kecelakaan hanya pingsan, baringkan pada posisi

pemulihan

Keracunan

a. Amankan zat/benda penyebab keracunan

b. Bersihkan salurn pernapasan penderita dari lendir/muntahan,

baringkan dan miringkan kepalanya

c. Bila penyebab keracunan tidak diketahui segera berikan norit, putih

telur, susu atau air sebanyak – banyaknya

d. Segera minta bantuan guru/orang tua/bawa ke dokter atau

puskesmas

Pingsan

Pingsan adalah kehilangan kesadaran sebentar karena aliran darah ke otak

untuk sementara berkurang.

Penyebab diantaranya adalah :

a. Nyeri yang hebat

b. Ketakutakan

c. Stress

d. Kurang makan

e. Berdiri diterik matahari dalam waktu yang lama

f. Kurang darah
29
g. Kelelahan

Pertolongan pertama pada korban yang pingsan adalah

a. Lindungi korban dari bahaya dan cedera

b. Baringkan korban di tempat yang nyaman, teduh dan datar, kaki

ditinggikan lebih tinggi dari kepala dan ditopang, pastikan korban

mendapat banyak udara segar, jangan dikerumuni

c. Buka kancing baju bagian atas dan kendorkan pakain yang ketat

terutama yang menekan leher

d. Kompres kepalanya dengan air dingin

e. Berikan bau bauan yang menyengat (minyak wangi, minyak angin, dll)

di depan hidung

f. Bila korban muntah,miringkan kepalanya agar muntahannya tidak

membuat tersedak

g. Bila sadar kembali, terangkan dan beri dukungan emosional,

dudukkan perlahan – lahan.

Pingsan bisa dicegah, caranya:

Jika teman kita ada yang merasa mau pingsan, segara dudukkan dan minta

ia untuk meletakkan kepala diantara lututnya dan tarik nafas panjang.

Dehidrasi

Dehidrasi adalah tubuh yang kekurangan cairan, penyebab dehidrasi:

a. Muntah berlebihan

b. Diare

c. Kurang minum

d. Olah raga yang sangat berat

e. Kepanasan yang lama


30
f. Berkeringat banyak, dll

g. Tanda/gejala

h. Bibir kering

i. Mata cekung

j. Diare

k. Kesadaran menurun

l. Denyut jantung semakin cepat

Pertolongannya segera ditempat yang teduh dan berikan cairan/minum

Kejang otot/kram

Penyebab:

a. Letih

b. Dingin seperti berenang

c. Panas

Pertolongannya bila ada teman yang kram adalah otot diulur dengan

menggerakkan otot ke arah berlawanan lalu lakukan pemijatan

Sengatan listrik

Pertolongan:

a. Segara matikan aliran listrik dari gardu utama

b. Jangan memegang atau menarik korban yang masih tersengat, tanpa

menggunakan pelindung listrik

c. Pisahkan penderita dengan menggunakan kayu/sapu atau barang –

barang yang tidak mengalirkan listrik

d. Gunakan alas kaki karet ketika menolong, hindari air atau benda

basah/bersentuhan dengan dinding atau lantai

e. Panggil segera guru/orang yang lebih tua dan bawa korban ke

puskesmas/rumah sakit terdekat


31
Gigitan hewan

a. Luka gigitan yang dangkal

• Luka dicuci dengan sabun dan air hangat sampai bersih

• Tepuk – tepuk luka supaya kering

• Beri antiseptic betadine dan tutup dengan plester atau

perban steril yang kecil

b. Luka gigitan yang membahayakan

• Jangan dicuci, atasi perdarahan dengan tekan langsung dan

tinggikan bagian tubuh yang luka

• Luka ditutup dengan perban steril/kain bersih dan bawa ke

rumah sakit

c. Sengatan ular/laba-laba

• Tenangkan korban dan jangan memotong/mencuci luka bekas

gigitan laba – laba

• Stabilkan bagian tubuh yang tergigit dan jangan digerakkan,

ikat bagian sekitar luka untuk mengurangi penyebaran racun, tidak

boleh lebih dari 10 menit

• Rendahkan bagian tubuh yang tergigit dibawah jantung

• Berikan aspirin/paracetamol untuk mengurangi rasa sakit

Segera bawa ke rumah sakit

32