Anda di halaman 1dari 1

Curhatan Ayam dan Sapi

Seekor sapi sedang bercengkerama dengan seekor ayam di sore yang santai.

“Aku paling benci dengan manusia”

“Memangnya ada apa, Yam?”

“Bayangin, Pi, baru nongkrong bentar di teras rumah manusia udah langsung mengusir.
Mengusirnya kasar pula, bahkan sering pakai batu. Apakah mereka itu tak ingat bahwa tiap hari
makan telur dan daging ayam,” terang ayam dengan kesal.

“Emang kamu doang yang benci?”

“Loh, ternyata kamu juga, Pi?”

Sapi dengan perasaan sedih menjelaskan, “Coba bayangkan, hampir tiap hari aku dielus-elus,
dipencet, dan diremas tapi manusia gak pernah memberikan kasih sayang yang setimpal dengan
apa yang kuberikan. Sakit batinku. Emang sini jablay!”