Anda di halaman 1dari 64

DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBAK

JL. MULTATULI NO. 5 RANGKASBITUNG


PROPINSI BANTEN
KATA PENGAIYTAR

Puji syukur patut kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan
karunia-Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis Dinas Kesehatan
Kabiipaten Lebak Tahun 2014-2019, dengan tepat waktu.

Sesuai amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan


Pembangunan Nasional, maka sebagai salah satu pelaku pembangunan kesehatan, Dinas
Kesehatan Kabupaten Lebak telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019.

Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak merupakan dokumen perencanaall yang


bersifat indikatif dan memuat berbagi program pembangunan kesehatan yang akan
dilaksanakan langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak untuk kurun waktu tahun
2014-2019, dengan penekanan pada pencapaian sasaran Prioritas Nasional, Standar
Pelayanan Mininat (SPIO danMillenium Development Goals (MDGs).

Tantangan pembangunan kesehatan dan permasalahan pembangunan kesehatan makin


tambah berat, kompleks, dan bahkan tidak terduga. Oleh sebab itu pelaksanaanpembangunan
dilaksanakan dengan memperhatikan dinamika kependuduka4 epidemologi penyakit,
perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan iLnu pengetahuan dan teknologi, serta
globatisasi dan demokratisasi dengan semangat kemitaan" kerjasama lintas sektor sefta
mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Akhirnya saya sampaikan terima kasih dan penghmgaan kepada semua pihak yang
telah bekerja keras dalam penyusunan dokumen rencana shptegis ini, semoga Allah SWT
senantiasa memberikan petunjuk serta memberikan kekuatan kepada kita semua dalam
melaksanakan pembangunan kesehatan, saya mengajak kepada unsur Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebak, untuk bersama-sama bahu membahu untuk mewujudkan Visi Dinas
Kesehatan Kabupaten Lebak o Penggeruk Pembangunan Kesehatan yang Profesional
Menuiu Masyurakat Seha1, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilnn ". Semoga semua usaha
kita mendapat Ridho Allah SWT, Aamiin.

2l Juli 2014
KESEHATAN
TeNrEner
-
,1, F{M. SUKIRMAN. S.Sos, M.Si
NIP: 19591108 198103 I 006
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK
DINAS KESEHATAN
Jalan Multatuli No : 5 Telp. (0252) 201312- Fak (0252) 201024
RANGKASBITUNG 42311

KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN


NOMOR : 050 / 1088 / KES/VI/ 2014

TENTANG

PENGESAHAN RENCANA STRATEGIS


DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBAK TAHUN 2014-2019
DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN DAN JAJARANNYA

KEPALA DINAS KESEHATAN

Menimbang : a. bahwa dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah


Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 telah
ditetapkan melalui Peraturan Daerah Peraturan Daerah
Kabupaten Lebak Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
kabupaten Lebak Tahun 2014-2019
b. bahwa dengan ditetapkannya dokumen RPJMD maka
seluruh SKPD wajib menyusun rancangan akhir Rencana
Strategis SKPD.
c. bahwa Rencana Strategis Dinas Kesehatan 2014-2019
Telah disusun dan diverifikasi oleh Tim Bappeda
Kabupaten Lebak;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
pada huruf a, b dan huruf c, perlu menetapkan Pengesahan
Rencana Strategis di Lingkungan Dinas Kesehatan ,
dengan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang


Pembentukan Propinsi Banten (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010);
2. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Tentang
Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4286);
3. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Pembendaharaan Negara (Lembaran Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambhan
Lembran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Undang- Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang
Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor
66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4400);
5. Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional ( Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 164, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
6. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
IndonesiaTahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana
telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Perubahan Kedua
atas Undang –Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang
Pemerintahan Daerah ((Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, tambahan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 4844) ;
7. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
8. Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun
2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negaran Republik
Indonesia Nomor 4700);
9. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan
Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007
Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4725);
10. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang
Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2009 Nomor 61, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4846);
11. Undang-Undang nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan
perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 tentang
Kesehatan Tahun 1992.
12. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang
Pembentukan Peraturan Peraturan Perundang-undangan
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang
Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55
Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4545);
14. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56
Tahun 2005 tentang Sistem Keuangan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 138,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4576);
15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58
Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor
139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4578);
16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 65
Tahun 2005 tentang Penyusunan dan Penerapan Standart
Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4585);
17. Peraturan Perintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata
Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan
Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran negara
Republik Indonesia Nomor 4663);
18. Peraturan Perintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang
Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran
negara Republik Indonesia Nomor 4741);
19. Peraturan Perintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah,
Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah
Kabupaten/ Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran negara
Republik Indonesia Nomor 4737);
20. Peraturan Perintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang
Pedoman Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4741);
21. Peraturan Perintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata
cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan
Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan
Lembaran negara Republik Indonesia Nomor 4817);
22. Peraturan Perintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata
cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan
Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan
Lembaran negara Republik Indonesia Nomor 4817);
23. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang
Perubahan kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah;
24. Peraturau Perintah Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008
tentang Tahapan, Tata Cara Pen5rusunan , Pengendalian
dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembanguan Daerah;
25. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 5 Tahun 2005
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah
[fubupaten Lebak;
26. Peraturan Daerah Ifubupaten Lebak Nomor 19 Tahun 2005
tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
Kabupaten Lebak 2OO5-2O25;
27. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 10 Tahun 2OA7
tentang Pembentukan, Organisasi, Dan Tata Kerja Dinas
Daerah Kabupaten l^ebak
28. Peraturan Daerah l(abupaten Lebak Nomor 2 Tahun 2A1'4
tentang Rencana Tata Ruang Wilayah lGbupaten Lebak;
29. Peraturan Daerah I(abupaten Lebak Nomor 5 Tahun 2014
tentang Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
kabupaten Lebak Tahun 2AL4-2O19;

MEMUTUSI(AN:
Menetapkan
KESATU Mengesahkan Rencana Strategis Tahun 2OL4'2019 Dinas
Kesehatan sebagaimana tercantum dalam lampiran surat
keputusan ini;

KEDUA Memerintahkan kepada semua pegawai Dinas kesehatan


dan jajarannya untuk melaksanakan tugas-tugas yang
diberikan sesuai dengan prinsip koordinasi, integrasi dan
sinkronisasi untuk tercapainya Rencana Strategis tersebut

KETIGA Surat Keputusan ini berlaku terhitung mulaitanggal


ditetapkan dengan ketentuan bahwa apabila dikemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan
diperbaiki sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Rangkasbitung
Pada tanssal :21 JuH 2A14

Kesehatan
Ka Lebak
'j tlttuA$
,',.r-,u,.*"--***_
tx"i
rll
i fdH$trt+ATl+

S.Sos., M.Si

TEMBUSAN;
1. Yth. Bupati I"€bak (Sebagai Laporan)
2. Yth. Kepala Bappeda Kabupaten [,ebak
3. Yth. Kepala Inspektorat Kabupaten Lebak
4. Yth. Kepala UPTD Dinas Kesehatan Ihbupaten Lebak.
DAFTAR ISI

Bab Halaman
KATA PENGANTAR i
KEPUTUSAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBAK TENTANG ii
PENGESAHAN RENSTRA 2014-2019
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Landasan Hukum 4
1.3.Maksud dan Tujuan 4
1.4 Sistematika Penulisan 8
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 9
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD 9
2.2 Sumber Daya SKPD 12
2.3 Kinerja Pelayanan SKPD 21
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD 24
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 32
3.1 Idensifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan 32
SKPD.
3.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala 32
Daerah Terpilih.
3.3 Telaah Renstra Kementerian/Lembaga 33
3.4 Telaah Renstra Dinas Kesehatan Provinsi. 35
3.5 Telaah Kajian Lingkungan Hidup Strategis. 38
3.6 Penentuan Isu-isu Strategis. 38
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN 40
KEBIJAKAN
4.1 Visi dan Misi SKPD 40
4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD 42
4.3 Strategi dan Kebijakan SKPD 60
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA 69
DAN PENDANAAN INDIKATIF
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN 78
DAN SASARAN RPJMD
BAB VII PENUTUP 80
LAMPIRAN 82
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pembangunan Kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran,
kemauan,dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.
Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berdasarkan pada
perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta
pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan,
antara lain ibu, bayi, anak, lanjut usia (lansia), dan keluarga miskin.

Pembangunan Kesehatan dilaksanakan melalui peningkatan : 1)


Upaya kesehatan, 2) Pembiayaan Kesehatan, 3) Sumber daya manusia
kesehatan, 4) Sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan, 5) Manajemen
dan Informasi Kesehatan, dan 6) Pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut
dilakukan dengan memperhatikan dinamika kependudukan, epidemiologi
penyakit, perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi (IPTEK), serta globalisasi dan demokratisasi dengan
semangat kemitraan dan kerjasama lintas sektoral. Penekanan diberikan
pada peningkatan perilaku dan kemandirian masyarakat serta upaya
promotif dan preventif. Pembangunan Nasional harus berwawasan
kesehatan, yaitu setiap kebijakan publik selalu memperhatikan dampaknya
terhadap kesehatan

Kesehatan merupakan hal azasi manusia dan salah satu unsur


kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa
indonesia sebagaimana tercantum dalam Pancasila dan Undang-undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan


menyatakan bahwa pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan
berdasarkan perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat, perlindungan,

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 1


penghormatan terhadap hak dan kewajiban, keadilan gender dan
nondiskriminatif, serta norma-norma agama. Pembangunan kesehatan
bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup
sehat bagi setiap orang agar terwujud peningkatan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan
sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Pembangunan bidang kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam


komitmen internasional yang dituamgkan dalam Millenium Development
Goals (MDGs). Target MDGs yang terkait langsung dengan bidang
kesehatan yaitu memberantas kemiskinan dan kelaparan (target 1),
menurunkan angka kematian anak (target 4), meningkatkan kesehatan ibu
(target 5) dan memerangi HIV dan AIDS, malaria serta penyakit lainnya
(target 6), serta memastikan pelestarian lingkungan hidup (target 7).

Pembangunan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari


pembangunan nasional, maka perencanaan pembangunan daerah juga
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem perencanaan
Pembangunan Nasional sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor
25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

Sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 tahun 2004, setiap


Pemerintah Daerah harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah (RPJPD), Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD), Rencana Strategis SKPD dan Renja SKPD dengan berpedoman
kepada RPJPN dan RPJMN.

Peraturan pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara


penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan
daerah, mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan daerah
merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional
yang dilakukan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan
pembangunan berdasarkan peran dan kewenangannya, berdasarkan kondisi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 2


dan potensi yang dimilik masing-masing daerah sesuai dinamika
perkembangan.

Keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari perencanaan


yang matang, baik perencanaan jangka panjang, perencanaan jangka
menengah, maupun perencanaan jangka pendek (tahunan) . Untuk
penyusunan perencanaan jangka menengah di SKPD berupa Rencana
Strategis-Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) dengan jangka
waktu 5 (lima) tahun kedepan.
Rencana Strategis-Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra–SKPD)
merupakan dokumen rencana resmi daerah yang berfungsi mengarahkan
pelayanan SKPD khususnya dan pembangunan daerah pada umumnya
dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan selama masa pimpinan Kepala
Daerah dan wakil Kepala Daerah terpilih. Sebagai dokumen rencana yang
sangat penting, sudah sepantasnya jika Pemerintah Daerah, DPRD dan
masyarakat memberikan perhatian pada kualitas proses penyusunan
Renstra-SKPD, yang diikuti dengan pemantauan, evaluasi dan review secara
berkala atas pelaksanaannya.

Dalam penyusunan Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak 2014-


2019 ini diselaraskan dengan visi, misi dan program Kepala Daerah terpilih
serta Rancangan Dokumen RPJM Daerah dan mengimplementasikannya
pada tujuan, strategi, kebijakan dan program RPJM Daerah ke dalam
Renstra- SKPD sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi SKPD. Kinerja
penyelenggaraan urusan SKPD akan sangat mempengaruhi kinerja
pemerintahan daerah dan Kepala Daerah selama masa kepemimpinannya.

Renstra Dinas Kesehatan yang disusun ini diharapkan mampu


menjawab 3 (tiga) pertanyaan dasar, yaitu: (1) Kemana pelayanan SKPD
akan diarahkan pengembangannya dan apa yang hendak dicapai dalam 5
(lima) tahun mendatang (2) Bagaimana cara mencapainya dan (3) Langkah-
langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan tercapai.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 3


1.2 Landasan Hukum
Penyusunan Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dilandasi
berbagai peraturan perundang-undangan antara lain:
1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi
Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010);
2. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Tentang Keuangan
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
3. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Pembendaharaan Negara
(Lembaran Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor
66, Tambhan Lembran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Undang- Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pengelolaan dan
Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4400);
5. Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2004 Nomor 164, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4421);
6. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2004 Nomor 125,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Perubahan Kedua atas Undang
–Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah
((Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59,
tambahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 4844) ;
7. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan
Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 4


8. Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun 2005-2025
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33,
Tambahan Lembaran Negaran Republik Indonesia Nomor 4700);
9. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
10. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi
Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 61,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846);
11. Undang-Undang nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan perubahan
atas Undang-Undang Nomor 22 tentang Kesehatan Tahun 1992.
12. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan
Peraturan Peraturan Perundang-undangan Undang-Undang Nomor 14
Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2005
tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4545);
14. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2005
tentang Sistem Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4576);
15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005
tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4578);
16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2005
tentang Penyusunan dan Penerapan Standart Pelayanan Minimal
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 65,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 5


17. Peraturan Perintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara
Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan
Lembaran negara Republik Indonesia Nomor 4663);
18. Peraturan Perintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi
Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007
Nomor 89, Tambahan Lembaran negara Republik Indonesia Nomor
4741);
19. Peraturan Perintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan
Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran negara
Republik Indonesia Nomor 4737);
20. Peraturan Perintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi
Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
21. Peraturan Perintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran negara Republik Indonesia
Nomor 4817);
22. Peraturan Perintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran negara Republik Indonesia
Nomor 4817);
23. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah
terakhir kali dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun
2011 tentang Perubahan kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah;

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 6


24. Peraturan Perintah Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara
Penyusunan , Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembanguan Daerah;
25. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 5 Tahun 2005 tentang
Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lebak;
26. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Lebak 2005-
2025;
27. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 10 Tahun 2007 tentang
Pembentukan, Organisasi, Dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten
Lebak
28. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 2 Tahun 2014 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lebak;
29. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Lebak
Tahun 2014-2019.

1.3 Maksud Dan Tujuan


Maksud dan Tujuan yang hendak dicapai dari Renstra Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebak yang telah disusun ini sebagai berikut :
Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak disusun dengan
maksud :
a. Memberikan arah yang jelas dalam pelaksanaan pelayanan SKPD untuk
mememuhi kebutuhan masyarakat dalam pembangunan daerah selama
jangka waktu 5 (lima) tahun.
b. Mewujudkan visi misi Kepala Daerah Terpilih Kabupaten Lebak
periode 2014-2019.
c. Sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan daerah untuk
program dan kegiatan yang harus dilaksanakan setiap tahun selama 5
(lima) tahun kedepan.
d. Menyediakan tolok ukur untuk mengukur dan melakukan evaluasi
kinerja tahunan pembangunan kesehatan di Kabupaten Lebak.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 7


Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak disusun dengan
tujuan untuk menjabarkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Lebak
yang menjadi acuan rencana kerja tahunan Dinas Kesehatan Kabupaten
Lebak dari Tahun 2014 sampai dengan tahun 2019.

1.4 Sistematika Penulisan


BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Landasan Hukum
1.3 Maksud dan Tujuan
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II : GAMBARAN PELAYANAN
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD
2.2 Sumber Daya SKPD
2.3 Kinerja Pelayanan SKPD
2.4 Telaahan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD
BAB III : ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.1 Idensifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi
Pelayanan SKPD.
3.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala
Daerah Terpilih.
3.3 Telaah Renstra Kementerian/Lembaga dan Renstra Provinsi.
3.4 Penentuan Isu-isu Strategis.
BAB IV : VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1 Visi dan Misi SKPD
4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD
4.3 Strategi dan Kebijakan SKPD
BAB V : RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR
KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN
INDIKATIF
BAB VI : INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA
TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

BAB VII : PENUTUP


LAMPIRAN

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 8


BAB II
GAMBARAN PELAYANAN

2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD


Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, diberi tugas pokok dan fungsi
sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 10
Tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah
Kabupaten Lebak, yaitu : melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang
kesehatan serta melaksanakan tugas pembantuan yang diserahkan kepada
Pemerintah Daerah.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 2, Dinas


Kesehatan mempunyai fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan ;
b. Pemberian perijinan dan pelaksanaan pelayanan umum ;
c. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) ;
d. Pengelolaan urusan ketatausahaan Dinas.

Adapun Susunan Organisasi Dinas Kesehatan terdiri dari :


a. Kepala Dinas.
b. Sekretaris :
1. Sub Bagian Umum ;
2. Sub Bagian Keuangan ;
3. Sub Bagian Kepegawaian.

c. Bidang Pelayanan Kesehatan Perorangan, Farmasi dan Pengawasan Obat


dan Makanan (POM) :
1. Seksi Upaya Pelayanan Kesehatan Perorangan, Akreditasi dan Institusi
Kesehatan Lain ;
2. Seksi Farmasi dan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) ;
3. Seksi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM).

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 9


d. Bidang Bina Kesehatan Masyarakat :
1. Seksi Kesehatan Keluarga ;
2. Seksi Gizi ;
3. Seksi Promosi Kesehatan.

e. Bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan


1. Seksi Pemberantasan Penyakit ;
2. Seksi Pencegahan Penyakit dan Imunisasi ;
3. Seksi Survelan dan Penyehatan Lingkungan.

f. Bidang Pengembangan Kesehatan :


1. Seksi Sumber Daya Kewaspadaan (SKD) ;
2. Seksi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) ;
3. Seksi Perencanaan dan Evaluasi Program.

g. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)


h. Kelompok Jabatan Fungsional.

Bagan Susunan Organisasi Dinas Kesehatan sebagaimana dapat dilihat pada


gambar bagan berikut :

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 10


Gambar 2.1
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI TATA KERJA
DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBAK
PERDA NO : 10 TAHUN 2007

KEPALA DINAS
KESEHATAN

SEKRETARIS

KELOMPOK
JABATAN
FUNGSIONAL SUBAG SUBAG
SUBAG
KEUANGAN UMUM KEPEGAWAI
AN

BIDANG
BIDANG PENCEGAHAN BIDANG
PELAYANAN BIDANG BINA PEMBERANTASAN PENGEMBANGAN
KESEHATAN KESEHATAN PENYAKIT & KESEHATAN
PERORANGAN, MASYARAKAT PENYEHATAN
FARMASI DAN LINGKUNGAN
POM

SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI


Upaya Kes
Perorangan Kesehatan Keluarga Pemberantasan Sumber Daya
Akreditasi & Institusi Penyakit Kesehatan
Kes Lainnya,
kesehatan
Perorangan,

SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI

Farmasi dan POM Gizi Pencegahan penyakit Pengembangan


dan Imunisasi Sistim Informasi
Kesehatan

SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI

Jaminan Promosi Kesehatan Surveilans & Analisa dan Evaluasi


Pemeliharaan Kesehatan Program
Kesehatan Lingkungan
Masyarkat

UPTD
1. Puskesmas
2. Labkesda

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 11


2.2 Sumber Daya SKPD
A. Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia pada dinas kesehatan Kabupaten Lebak Tahun
2013, dapat digolongkan menurut status kepegawaian, dapat dilihat pada
tabel.2.1 sebagai berikut :
Tabel 2.1
Sumber Daya Manusia Menurut Status Kepegawaian
Di Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2013

Status Dinkes Puskesmas Jumlah


No
Kepegawaian N % N % N %
1 PNS 59 7.50 728 92.50 787 54.54
2 PTT - - 290 100.00 290 20.10
Tenaga
3 26 7.10 340 92.90 366 25.36
Lainnya
Jumlah 85 5.89 1358 94.11 1443 100

Dari tabel 2.1 diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga dilingkung
dinas kesehatan berjumlah 1.443 orang, sebanyak 787 orang atau 54.54%
berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sebanyak 290 orang (20.10%)
berstatus Pegawai Tidak Tetap (PPT), adapun sebanyak 366 orang berstatus
tenaga lainnya yang meliputi tenaga magang, tenaga honorer, Tenaga Kerja
Sukarela (TKS) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK), sedangkan sumberdaya
kesehatan berdasar tingkat pendidkan dapat dijelaskan pada tabel.2.2. berikut:
Tabel 2.2
Jumlah Sumber Daya Manusia Menurut Tingkat Pendidikan
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2013

Tingkat Dinkes Puskesmas Jumlah


No Pendidika
n N % N % N %
1 SD 1 5.56 17 94.44 18 1.25
2 SMP 3 20.00 12 80.00 15 1.04
3 SLTA 31 13.14 205 86.86 236 16.35
4 D-1 0 - 62 100.00 62 4.30
5 D-3 17 1.93 864 98.07 881 61.05
6 S-1 28 12.73 192 87.27 220 15.25
7 S-2 5 45.45 6 54.55 11 0.76
Jumlah 85 5.89 1358 94.11 1443 100

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 12


Dari tabel 2.2 diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga dilingkung
dinas kesehatan berjumlah 1.443 orang, dengan tingkat pendidikan tenaga
terbesar adalah jenjang pendidikan Diploma Tiga (DIII) sebanyak 881 orang
(61.05%), sedangkan jenjang pendidikan terkecil adalah pascasarjana (S2)
sebanyak 11 orang (0,76%), Lebih lanjut sumberdaya manusia berdasarkan
program pendidikan yang yang ditempuh, terbagi menjadi 2 jenis program
pendidikan yaitu non kesehatan dan kesehatan, Adapun sumberdaya manusia
pendidikan jalur non kesehatan dapat dilihat pada tabel 2.3 berikut:

Tabel.2.3
Jumlah Sumber Daya Manuasia Menurut Program
Pendidikan Jalur Non Kesehatan
Di Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2013

Program Dinkes PKM


Pendidikan

Total
No S- S- D- S- S- D- D-
Non SMA SMP SD ∑ SMA SMP SD ∑
Kesehatan 2 1 3 2 1 3 1
Administrasi
1 1 5 6 3 24 1 28 34
Negara
2 Akuntansi 1 1 1
3 Ilmu Hukum 1 1 1
Keuangan
4 1 1 1
Perbangkan
5 Komputer 1 1 1
6 Logistik 1 1 1
7 Manajemen 1 1 2 2 1 5 6
8 Pendidikan 1 1 13 13 14
9 SD 1 1 17 17 18
10 SMA 27 27 115 115 142
11 SMP 3 3 12 12 15
Teknik
12 1 1 1
Komputer
Total 1 8 4 27 3 1 44 5 40 1 1 115 12 17 191 235

Dari tabel 2.3 diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga dilingkung
dinas berlatar belakang pendidikan kesehatan atau melanjutkan kejenjang
pendidikan non kesehatan kesehatan berjumlah 235 orang, dengan tingkat
pendidikan tenaga terbesar adalah jenjang pendidikan setingkat SMA,
kemudian program pendidikan administrasi negara, sebanyak 6 orang
diantarnya sampai menempuh program pascasarja, sedangkan untuk sumber
daya manusia sesuai dengan program pendidikan jalur kesehatan, dapat
dilihat pada tabel.2.4 sebagai berikut:

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 13


Tabel.2.4
Jumlah Sumber Daya Manuasia Menurut Program Pendidikan Jalur Kesehatan
Di Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2013

Dinkes PKM

Program

Total
No Pendidikan
Kesehatan

SPAG

SPRG
SPPH
JML

JML
SMF

SPK

SPK

SPK
D-3

D-3

D-1
S-2

S-1

S-2

S-1
Ilmu
2 2 56 56 58
1 Kedokteran

Ilmu
Kedokteran 0 26 17 5 48 48
2 gigi

Kebidanan 4 4 5 526 52 583 587


3

Kefarmasian 1 1 2 5 1 6 8
4

Keperawatan 1 3 4 9 285 82 3 379 383


5
Kesehatan
3 3 16 3 19 22
6 Lingkungan
Kesehatan
2 18 20 1 55 56 76
7 masyarakat

Manajemen
1 1 0 1
8 Kesehatan

Nutrisionis 1 2 3 14 5 19 22
9
Analis
2 2 1 1 3
10 Kesehatan

Total 4 20 13 1 3 41 1 152 863 53 5 82 3 3 5 1167 1208

Dari tabel 2.4 diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga dilingkung
dinas berlatar belakang pendidikan jalur kesehatan atau melanjutkan
kejenjang pendidikan kesehatan, terbesar adalah program pendidikan
kebidanan sebanyak 587 orang atau 48.59% , disusul dengan program
keperawatan sebanyak 383 orang atau 31.71%, sedangkan yang terkecil
adalah jalur pendidikan analisis kesehatan sebanyak 1 orang atau 0.25% dari
total tenaga yang ada.
Sumberdaya kesehatan yang menempuh jalur pendidikan tingkat
pascasarjana sebanyak 5 orang, tingkat sarjana sebanyak 172 orang, tingkat
diploma III sebanyak 876 orang, selebihnya diploma 1 dan sekolah kesehatan
lainnya, lebih lanjut sumber daya kesehatan bila dilihat dari tingkat golongan
dapat dilihat pada tabel.2.5 sebagai berikut:

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 14


Tabel.2.5
Jumlah Sumber Daya Manuasia Menurut Tingkat Golongan
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2013

Golongan Dinkes PKM Total


NO
Pegawai
L P JML L P JML N %
1 IV/b 1 2 3 3 0.25
2 IV/a 2 2 4 4 6 0.89
3 III/d 3 3 6 19 14 33 39 4.96
4 III/c 3 4 7 41 68 109 116 14.74
5 III/b 12 8 20 67 99 166 186 23.63
6 III/a 5 5 10 23 42 65 75 9.53
7 II/d 1 1 2 32 49 81 83 10.55
8 II/c 3 3 6 51 154 205 211 26.81
9 II/b 2 2 11 22 33 35 4.45
10 II/a 1 1 6 26 32 33 4.19
Total 33 26 59 254 474 728 787 100

Dari tabel 2.5 diatas dapat disimpulkan bahwa sumber daya kesehatan
menurut tingkat golongan terbesar adalah golongan II/c (26.63%) , diikuti
golongan III/b (23.63%), sedangkan bila dilihat dari tingkat golongan
tertinggi adalah golongan IV/b sebanyak 2 orang (0.25%) sedangkan tingkat
golongan terrendah adalah golongan II/a sebanyak 33 orang (4.19%)

B. Anggaran Belanja
Anggaran dinas kesehatan pada tahun anggaran 2013 sebesar Rp.
77.063.745.400,- yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp
37.040.327.800, - (48.06%) dan belanja langsung sebesar R.40.023.417.600,
(51.94%), Bila dibandingkan jumlah anggaran dinas kesehatan sebesar
Rp.46,688,552,765,- pada tahun 2009 dengan tahun 2013 maka mengalami
kenaikan sebesar 165.05 %, untuk lebih jelas, dapat dilihat tabel 2.6 berikut:

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 15


Tabel 2.6
ANGGARAN DAN REALISASI PENDANAAN PELAYANAN SKPD DINAS KESEHATAN
KABUPATEN LEBAK

ANGGARAN PADA TAHUN KE - REALISASI ANGGARAN PADA TAHUN KE - RASIO ANTARA ANGGARAN TAHUN KE - RATA - RATA PERTUMBUHAN
NO URAIAN PROGRAM DAN KEGIATAN
2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 ANGGARAN REALISASI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Program Pelayanan Administrasi


1 2,228,206,435 2,534,106,935 3,939,706,935 3,401,336,000 3,030,720,000 2,107,982,165 2,506,247,935 3,666,765,435 3,075,146,000 2,767,752,450 94.60 98.90 93.07 90.41 91.32 4.92 (3.87)
Perkantoran

1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4,320,000 1,500,000 1,500,000 1,500,000 1,500,000 4,320,000 1,500,000 1,500,000 1,500,000 1,500,000 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 (47.00) (30.68)

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya


2 212,014,000 212,014,000 277,680,000 395,680,000 408,000,000 177,906,792 188,995,000 236,450,000 207,900,000 266,600,000 83.91 89.14 85.15 52.54 65.34 14.12 (29.28)
Air dan Listrik
Penyediaan Jasa Peralatan dan
3 50,000,000 - 8,150,000 - 225,000,000 49,170,000 - 8,150,000 - 212,002,450 98.34 #DIV/0! 100.00 #DIV/0! 94.22 #DIV/0! #DIV/0!
Perlengkapan Kantor

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan


4 121,066,000 141,066,000 458,886,000 403,126,000 617,000,000 121,066,000 141,066,000 303,454,500 316,316,000 551,860,000 100.00 100.00 66.13 78.47 89.44 26.07 (84.47)
Perizinan Kendaraan Dinas/operasional

5 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 37,318,050 37,318,050 124,320,000 66,240,000 106,000,000 37,318,050 37,318,050 124,320,000 66,240,000 105,260,000 100.00 100.00 100.00 100.00 99.30 4.95 (50.44)

6 Penyediaan Alat Tulis Kantor 195,220,935 220,220,935 420,060,000 289,270,000 265,470,000 195,220,935 220,220,935 420,060,000 289,270,000 263,870,000 100.00 100.00 100.00 100.00 99.40 1.19 (5.57)
Penyediaan Barang Cetakan dan
7 81,877,950 106,877,950 187,277,950 126,198,000 174,000,000 81,794,888 106,877,950 187,277,950 126,198,000 172,900,000 99.90 100.00 100.00 100.00 99.37 11.35 (23.68)
Pengandaan
Penyediaan Komponen Instalasi
8 50,000,000 50,000,000 131,932,985 51,532,000 73,980,000 50,000,000 50,000,000 131,932,985 51,532,000 73,620,000 100.00 100.00 100.00 100.00 99.51 (15.89) (35.47)
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
Penyediaan Bahan Bacaan dan peraturan
9 17,404,500 5,000,000 5,040,000 5,040,000 5,040,000 11,139,000 5,000,000 5,040,000 5,040,000 5,040,000 64.00 100.00 100.00 100.00 100.00 (61.82) (16.81)
perundang - undangan

10 Penyediaan Makanan dan Minuman 133,245,000 133,245,000 230,700,000 133,500,000 208,200,000 133,196,500 133,245,000 230,700,000 133,500,000 206,800,000 99.96 100.00 100.00 100.00 99.33 1.33 (21.71)

Rapat-rapat Kordinasi dan Konsultasi


11 955,500,000 854,625,000 1,149,760,000 899,650,000 946,530,000 955,500,000 854,625,000 1,140,580,000 899,650,000 908,300,000 100.00 100.00 99.20 100.00 95.96 (2.25) (3.14)
ke Luar Daerah
Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung
12 370,240,000 772,240,000 944,400,000 1,029,600,000 - 291,350,000 767,400,000 877,300,000 978,000,000 - 78.69 99.37 92.89 94.99 #DIV/0! #DIV/0! 46.21
Administrasi Teknis Perkantoran

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana


2 50,000,000 10,000,000 234,300,000 50,920,000 200,000,000 48,425,000 10,000,000 234,300,000 50,920,000 196,776,000 96.85 100.00 100.00 100.00 98.39 (147.47) (240.42)
Aparatur

13 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 50,000,000 10,000,000 234,300,000 50,920,000 200,000,000 48,425,000 10,000,000 234,300,000 50,920,000 196,776,000 96.85 100.00 100.00 100.00 98.39 (147.47) (240.42)

Program Peningkatan disiplin Aparatur - - - - 186,525,000 - - - - 185,043,320 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 99.21 #DIV/0! #DIV/0!

Pengadaan Pakaian Dinas Beserta


14 - - - - 186,525,000 - - - - 185,043,320 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 99.21 #DIV/0! #DIV/0!
Perlengkapannya

Program Peningkatan Pengembangan Sistem


3 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 23,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,910,000 100.00 100.00 100.00 100.00 69.17 8.70 (13.33)
Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Penyusunan laporan capaian kinerja dan


15 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 23,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,910,000 100.00 100.00 100.00 100.00 69.17 8.70 (13.33)
ikhtisar realisasi kinerja SKPD

4 Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 4,576,500,000 5,777,393,000 5,631,800,000 5,838,000,000 5,425,864,000 4,551,924,104 5,741,913,400 5,583,467,917 5,770,064,230 5,238,384,777 99.46 99.39 99.14 98.84 96.54 3.53 0.48

Pengadaaan obat dan perbekalan kesehatan


16 - 5,723,830,000 - 3,263,249,000 3,355,664,000 - 5,688,350,400 - 3,204,994,000 3,238,281,071 #DIV/0! 99.38 #DIV/0! 98.21 96.50 #DIV/0! #DIV/0!
farmasi (DAK)

17 Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan 4,501,500,000 - 5,566,800,000 2,486,751,000 2,000,000,000 4,476,924,104 - 5,518,467,917 2,478,012,230 1,935,638,706 99.45 #DIV/0! 99.13 99.65 96.78 #DIV/0! #DIV/0!

18 PAP DAK Pelayanan Farmasi - - - 88,000,000 70,200,000 - - - 87,058,000 64,465,000 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 98.93 91.83 #DIV/0! #DIV/0!

Penyediaan makan dan minum pasien rawat


19 75,000,000 53,563,000 65,000,000 - - 75,000,000 53,563,000 65,000,000 - - 100.00 100.00 100.00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
inap

5 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 1,650,000,000 1,016,056,000 1,291,850,000 17,780,905,000 20,117,218,000 1,559,598,250 879,980,500 1,199,570,000 15,779,137,500 18,051,690,500 94.52 86.61 92.86 88.74 89.73 15.83 (287.02)

Pelayanan kesehatan penduduk miskin


20 690,000,000 597,000,000 980,000,000 1,230,000,000 1,961,950,000 690,000,000 460,925,000 910,095,000 1,186,180,000 1,939,800,000 100.00 77.21 92.87 96.44 98.87 20.28 (40.35)
dipuskesmas dan jaringannya

21 Perbaikan dan peningkatan gizi mayarakat 200,000,000 190,312,500 120,000,000 240,980,000 340,000,000 200,000,000 190,312,500 97,625,000 240,980,000 317,182,500 100.00 100.00 81.35 100.00 93.29 3.91 (27.64)

Penguatan Upaya Kesehatan Perorangan


22 60,000,000 68,562,500 40,000,000 45,000,000 115,000,000 60,000,000 68,562,500 40,000,000 45,000,000 114,790,000 100.00 100.00 100.00 100.00 99.82 3.27 (34.87)
(UKP) di Puskesmas

Peningkatan Kepesertaan Jaminan


23 100,000,000 88,562,500 65,000,000 52,500,000 70,000,000 99,999,250 88,562,500 65,000,000 52,500,000 70,000,000 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 (11.99) (10.74)
Kesehatan Pra Bayar (JKPM)

Peningkatan Usaha Kesehatan Sekolah


24 100,000,000 36,618,500 60,000,000 65,000,000 70,000,000 100,000,000 36,618,000 60,000,000 65,000,000 69,600,000 100.00 100.00 100.00 100.00 99.43 (29.82) (24.11)
(UKS)

Fasilitasi penunjang kegiatan UPTD


25 100,000,000 35,000,000 26,850,000 26,850,000 30,000,000 88,499,000 35,000,000 26,850,000 26,850,000 29,800,000 88.50 100.00 100.00 100.00 99.33 (51.39) (29.28)
labkesda

Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin


26 - - - 16,045,575,000 17,530,268,000 - - - 14,087,627,500 15,510,518,000 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 87.80 88.48 #DIV/0! #DIV/0!
Jamkesmas / Jampersal
ANGGARAN PADA TAHUN KE - REALISASI ANGGARAN PADA TAHUN KE - RASIO ANTARA ANGGARAN TAHUN KE - RATA - RATA PERTUMBUHAN
NO URAIAN PROGRAM DAN KEGIATAN
2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 ANGGARAN REALISASI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

27 Operasional Pamsimas - - - 75,000,000 - - - - 75,000,000 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Kegiatan Peningkatan Mutu Pelayanan


28 400,000,000 - - - - 321,100,000 - - - - 80.28 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Kesehatan Dasar

Program Promosi Kesehatan dan


6 2,900,000,000 2,917,127,000 3,882,791,500 3,073,500,000 3,113,500,000 2,893,325,000 2,885,457,000 3,865,538,500 3,070,560,000 3,109,350,000 99.77 98.91 99.56 99.90 99.87 0.10 (2.10)
Pemberdayaan masyarakat

Pengembangan media promosi dan


29 150,000,000 24,975,000 75,000,000 80,000,000 120,000,000 150,000,000 24,975,000 75,000,000 80,000,000 119,600,000 100.00 100.00 100.00 100.00 99.67 (98.58) (101.91)
informasi sadar hidup sehat

30 Operasional tindakan Forensik 50,000,000 60,000,000 50,000,000 50,000,000 50,000,000 43,325,000 49400000 49,900,000 47,060,000 47,150,000 86.65 82.33 99.80 94.12 94.30 (0.83) (2.04)

Pemberian Transport dan pakaian seragam


31 2,700,000,000 2,676,600,000 3,757,791,500 2,943,500,000 2,943,500,000 2,700,000,000 2,676,600,000 3,740,638,500 2,943,500,000 2,942,600,000 100.00 100.00 99.54 100.00 99.97 0.06 (2.13)
bagi Kader Posyandu

32 Penggulangan Bahaya Tembakau - 155,552,000 - - - - 134,482,000 - - - #DIV/0! 86.45 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

7 Program Pengembangan Lingkungan Sehat 575,000,000 175,867,500 150,000,000 1,124,850,000 435,000,000 521,400,000 135,567,500 150,000,000 1,108,075,000 419,281,000 90.68 77.09 100.00 98.51 96.39 (79.03) (42.99)

33 Peningkatan Kesehatan Lingkungan 500,000,000 120,000,000 85,150,000 1,055,000,000 120,000,000 446,400,000 79,700,000 85,150,000 1,038,225,000 112,735,000 89.28 66.42 100.00 98.41 93.95 (261.21) (72.20)

34 Pengawasan dan pengendalian Lingkungan 75,000,000 55,867,500 64,850,000 69,850,000 115,000,000 75,000,000 55,867,500 64,850,000 69,850,000 115,000,000 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 6.51 (16.64)

Pembangunan Percepatan Sanitasi


35 - - - - 200,000,000 - - - 191,546,000 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 95.77 #DIV/0! #DIV/0!
Pemukiman

Program Pencegahan dan Penanggulangan


8 1,268,350,000 527,230,000 495,000,000 520,350,000 668,235,000 1,263,504,000 526,055,000 494,137,000 518,677,000 667,664,400 99.62 99.78 99.83 99.68 99.91 (30.02) (23.70)
Penyakit Menular

36 Peningkatan Imunisasi 300,000,000 120,000,000 150,000,000 155,000,000 190,000,000 298,804,000 119,745,000 149,337,000.0 154,457,000 189,722,000 99.60 99.79 99.56 99.65 99.85 (27.09) (22.50)

Peningkatan surveillance epideminologi dan


37 177,950,000 80,000,000 130,000,000 145,350,000 180,000,000 177,782,000 79,080,000 129,800,000 144,220,000 180,000,000 99.91 98.85 99.85 99.22 100.00 (13.54) (19.25)
penanggulangan wabah

38 Pemberantasan Penyakit Menular 790,400,000 327,230,000 215,000,000 220,000,000 298,235,000 786,918,000 327,230,000 215,000,000 220,000,000 297,942,400 99.56 100.00 100.00 100.00 99.90 (41.31) (32.08)

9 Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan 325,000,000 231,563,500 155,575,000 243,000,000 352,000,000 180,139,000 230,832,500 148,681,000 236,786,000 346,983,380 55.43 99.68 95.57 97.44 98.57 (5.56) (22.87)

Pembangunan dan pemutakhiran data dasar


39 250,000,000 141,563,500 105,575,000 88,000,000 290,000,000 106,139,000 140,832,500 100,931,000 85,836,000 284,983,380 42.46 99.48 95.60 97.54 98.27 (15.25) (51.43)
standar pelayanan kesehatan

Penyusunan perencanaan, monitoring dan


40 75,000,000 90,000,000 50,000,000 155,000,000 62,000,000 74,000,000 90,000,000 47,750,000 150,950,000 62,000,000 98.67 100.00 95.50 97.39 100.00 (36.40) 3.47
evaluasi pembangunan bidang kesehatan

Program pengadaan, peningkatan dan


10 perbaikan sarana dan prasarana puskesmas / 9,212,000,000 5,547,635,950 2,768,511,400 4,664,896,300 5,726,760,600 10,773,120,950 6,020,804,772 2,990,044,800 5,817,813,420 5,350,430,550 116.95 108.53 108.00 124.71 93.43 (26.81) (21.21)
puskesmas pembantu dan jaringannya

Pengadaaan sarana dan prasarana


41 - - - - 118,100,000 - - - - 117,188,600 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 99.23 #DIV/0! #DIV/0!
puskesmas pembantu

42 PAP DAK 250,000,000 114,436,500 64,883,000 82,500,000 164,778,000 243,920,000 113,815,500 62,258,000 82,500,000 164,254,000 97.57 99.46 95.95 100.00 99.68 (30.89) (35.04)

Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas


43 2,110,000,000 858,180,000 451,875,000 1,026,454,000 347,431,000 2,064,354,600 851,093,850 428,826,000 952,713,000 343,610,900 97.84 99.17 94.90 92.82 98.90 (93.81) (25.72)
(DAK)

Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas


44 - - - 404,050,000 - - - - 388,167,000 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
(APBD)

2,308,274,600 964,909,350 491,084,000 1,423,380,000 625,053,500

45 Rehabilitasi Kendaraan Puskesmas Keliling - - - 100,000,000 100,000,000 - - - 98,499,720 98,805,600 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 98.50 98.81 #DIV/0! #DIV/0!

46 Lanjutan Pembangunan Puskesmas (APBD) - - - 795,950,000 37,499,700 - - - 737,194,300 37,499,700 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 92.62 100.00 #DIV/0! #DIV/0!
ANGGARAN PADA TAHUN KE - REALISASI ANGGARAN PADA TAHUN KE - RASIO ANTARA ANGGARAN TAHUN KE - RATA - RATA PERTUMBUHAN
NO URAIAN PROGRAM DAN KEGIATAN
2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 ANGGARAN REALISASI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Lanjutan Pembangunan Poskesdes dan


47 1,250,000,000 62,085,400 87,573,000 54,493,300 95,500,900 1,179,622,600 62,085,400 79,596,300 54,493,300 95,500,900 94.37 100.00 90.89 100.00 100.00 (475.50) (433.04)
Perluasan Puskesmas (DAK)

Peningkatan dan Rehabilitasi Puskesmas


48 - - - - 2,330,281,000 - - - - 2,177,638,750 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 93.45 #DIV/0! #DIV/0!
(DAK)

Pembangunan & Rehabilitasi Puskesmas


49 550,000,000 400,000,000 - - 1,651,294,000 530,602,500 189,285,600 - - 1,487,746,250 96.47 47.32 #DIV/0! #DIV/0! 90.10 #DIV/0! #DIV/0!
Pembantu

Pembangunan & Rehabilitasi Rumah Dinas


50 - - - - 881,876,000 - - - - 828,185,850 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 93.91 #DIV/0! #DIV/0!
(DAK)

Rehabilitasi/Renovasi/Perluasan/ Penataan
51 2,682,000,000 - - - - 2,545,593,750 - - - - 94.91 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Puskesmas

52 Pembangunan Gedung Obat (Farmasi) 600,000,000 393,050,000 - - - 204,329,200 386,934,800 - - - 34.05 98.44 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Rehabilitasi/Renovasi/Perluasan/ Penataan
53 1,020,000,000 - 600,000,000 166,449,000 - 963,490,000 - 430,549,000 166,449,000 - 94.46 #DIV/0! 71.76 100.00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Puskesmas DTP

54 Pembangunan Gudang Farmasi (lanjutan) - 1,500,000,000 - - - - 1,468,679,000 - - - #DIV/0! 97.91 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

55 Pembangunan Poskesdes (DAK) - 1,760,000,000 1,355,000,000 2,035,000,000 - - 1,528,863,222 1,290,811,700 1,914,417,100 - #DIV/0! 86.87 95.26 94.07 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Lanjutan Rehabilitasi Rumdin Dokter dan


56 750,000,000 10,679,300 - - - 732,933,700 10,679,300 - - - 97.72 100.00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Paremdis

57 Penataan Lingkungan Gudang Farmasi - 265,000,000 - - - - 260,254,000 - - - #DIV/0! 98.21 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Lanjutan Pembangunan dan Rehabilitasi


58 - 184,204,750 209,180,400 - - - 184,204,750 206,919,800 - - #DIV/0! 100.00 98.92 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Puskesmas dan Pustu

Program Perilaku Sehat, Sumberdaya


11 - 300,000,000 - - - - 300,000,000 - - - #DIV/0! 100.00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Manajemen Kesehatan

59 Kampanye Campak Polio Tahun 2010 - 300,000,000 - - - - 300,000,000 - - - #DIV/0! 100.00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Program peningkatan pelayanan kesehatan


12 - - 175,000,000 - - - - 169,520,000 - - #DIV/0! #DIV/0! 96.87 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
masyarakat

Sosialisasi pendekatan aksas yankesdas


60 - - 175,000,000 - - - - 169,520,000 - - #DIV/0! #DIV/0! 96.87 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
melalui manling

Program peningkatan Pelayanan kesehatan


13 100,000,000 - 50,000,000 52,500,000 90,000,000 98,899,500 - 50,000,000 52,500,000 89,200,000 98.90 #DIV/0! 100.00 100.00 99.11 #DIV/0! #DIV/0!
Lansia

Peningkatan kesehatan anak remaja dan


61 100,000,000 - 50,000,000 52,500,000 90,000,000 98,899,500 - 50,000,000 52,500,000 89,200,000 98.90 #DIV/0! 100.00 100.00 99.11 #DIV/0! #DIV/0!
lanjut usia

Program peningkatan keselamatan ibu


14 150,000,000 91,125,000 150,000,000 155,000,000 654,595,000 147,800,000 91,125,000 148,800,000 155,000,000 587,595,000 98.53 100.00 99.20 100.00 89.76 13.55 (90.58)
melahirkan dan anak

62 Peningkatan kesehatan ibu dan anak 150,000,000 91,125,000 150,000,000 155,000,000 712,830,000 147,800,000 91,125,000 148,800,000 155,000,000 587,595,000 98.53 100.00 99.20 100.00 82.43 14.03 (100.43)

23,050,056,435 19,143,104,885 18,939,534,835 36,920,257,300 40,023,417,600 24,161,117,969 19,342,983,607 18,715,824,652 35,649,679,150 37,026,061,377 104.82 101.04 98.82 96.56 92.51 8.74 (11.60)
C. Sarana dan Prasarana Kesehatan
Pada akhir tahun 2013 jumlah Puskesmas yang merupakan UPTD
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, adalah sebanyak 42 yang
dikelompokkan ke dalam 2 (dua) katagori, yaitu :
1. Puskesmas dengan Rawat Inap, yaitu :
1) Puskesmas Leuwidamar
2) Puskesmas Cigemblong
3) Puskesmas Cirinten
4) Puskesmas Muncang
5) Puskesmas Cipanas
6) Puskesmas Maja
7) Puskesmas Prabugantungan
8) Puskesmas Gunungkencana
9) Puskesmas Banjasari
10) Puskesmas Cigemblong
11) Puskesmas Malingping
12) Puskesmas Bayah
13) Puskesmas Cibeber
14) Puskesmas Cisungsang

2. Puskesmas Non Rawat Inap, yaitu :


1) Puskesmas Rangkasbitung
2) Puskesmas Mekarsari
3) Puskesmas Kolelet
4) Puskesmas Kalanganyar
5) Puskesmas Cibadak
6) Puskesmas Mandala
7) Puskesmas Warunggung
8) Puskesmas Baros
9) Puskesmas Cikulur
10) Puskesmas Pamandegan
11) Puskesmas Cimarga
12) Puskesmas Sarageni

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 19


13) Puskesmas Cisimeut
14) Puskesmas Bojongmanik
15) Puskesmas Sobang
16) Puskesmas Sajira
17) Puskesmas Pajagan
18) Puskesmas Lebakgedong
19) Puskesmas Cileles
20) Puskesmas Bojongjuruh
21) Puskesmas Cijaku
22) Puskesmas Binuangeun
23) Puskesmas Parungsari
24) Puskesmas Cihara
25) Puskesmas Panggarangan
26) Puskesmas Cisungsang
27) Puskesmas Citorek

Selain itu juga terdapat 72 Pustu yang tersebar di wilayah Kabupaten


Lebak dan .41 Pusling baik roda 4 (empat) maupun roda 2 (dua),
sebagaimana pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.7
Jumlah Prasarana dan Sarana Kesehatan Kabupaten Lebak
Tahun 2009-2013

No Sarana/Prasarana 2009 2010 2011 2012 2013


1 Rumah Sakit Umum 3 3 3 3 3
2 Puskesmas Rawat Inap 14 14 14 14 14
3 Puskesmas Non Rawat Inap 26 26 26 27 27
4 Puskesmas Pembantu 72 72 72 71 71
5 Puskesmas Keliling 41 41 41 41 41
6 Rumah Dinas 72 72 72 72 72
7 Poskesdes 72
8 Posyandu 1629 1629
D. Aset Dinas Kesehatan

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 20


Aset Dinas Kesehatan dalam bentuk Sarana dan prasarana kerja
sebagai salah satu daya dukung ketatalaksanaan perencanaan
pembangunan daerah, Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak setiap
tahunnya mengupayakan peningkatannya, sesuai data pada akhir
Desember Tahun 2013 Aset di Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak,
Secara garis besar sebagai berikut dapat dilihat pada tabel.2.4 berikut :

Tabel 2.8
Daftar Aset Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak
Tahun 2013

Sumber :
KENAIKAN
31 DES'2013 31 DES'2012
NO URAIAN /PENURUNAN
Rp Rp Jumlah %
I ASET TETAP

1 Tanah 4,520,105,057.00 4,520,105,057.00 -

2 Peralatan dan Mesin 27,446,432,511.58 26,488,822,578.58 957,609,933.00 3.49

3 Gedung dan Bangunan 58,558,956,265.42 53,768,894,265.42 4,790,062,000.00 8.18


Jalan, Irigasi dan
4 Jaringan - -

Jumlah Aset Tetap 90,525,493,834.00 84,777,821,901.00 5,747,671,933.00

2.3 Kinerja Pelayanan SKPD


Selama 5 (lima) tahun terakhir Pelayanan Kesehatan yang telah
diberikan kepada Masyarakat Kabupaten Lebak sesuai dengan Tugas, Pokok
dan Fungsi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dapat dilihat dari beberapa
pencapain sebagai berikut :

Keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dicapai oleh


pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dapat dilihat di Tabel 2.9
perkembangan indikator derajat kesehatan, sebagai berikut :

Tabel 2.9
Perkembangan Indikator Derajat Kesehatan Kabupaten Lebak
Tahun 2009-2013

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 21


No Indikator Satuan
Capaian Kinerja
2009 2010 2011 2012 2013

Angka Kematian Jiwa / 1.000


1 34.67 32.67 30.57 28.16 24.64
Bayi (AKB) KH

Angka Kematian Jiwa /


2 217.6 197.33 196.96 172.09 157.66
Ibu (AKI) 100.000 KH

Usia Harapan
3 Tahun 63.2 63.44 63.5 63.73 63.35*
Hidup (UHH)

Prevalensi Gizi
4 % 1.03 1.02 0.77 0.65 0.65
Buruk

Catatan * = data sementara menunggu perhitungan BPS

Dari data di atas menunjukkan bahwa derajat kesehatan masyarakat di


Kabupaten Lebak mengalami peningkatan berdasarkan indikator umur harapan
hidup yang semakin meningkat, angka kematian ibu yang semakin menurun,
kematian bayi yang cenderung menurun serta status gizi masyarakat yang semakin
membaik. Kondisi tersebut akan terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga hal
tersebut tetap menjadi prioritas penanganan dalam lima tahun ke depan.

Selain derajat kesehatan sebagaimana pada tabel 2.9 tersebut di atas, kondisi
capaian indikator kinerja pembangunan kesehatan di Kabupaten Lebak ditunjukkan
dengan :
 Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang kesehatan pada tahun
2009 sampai dengan 2013;
 Indikator Kinerja Kunci berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun
2008
 Serta indikator lainnya yang ditetapkan dalam Renstra.

Pencapaian hasil Pelayanan SKPD berdasarkan indikator tersebut diatas


dapat dilihat pada tabel 2.10 sebagai berukut:

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 22


Tabel 2.10
Capaian Indikator Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
Dinas Kesehatan kabupaten Lebak Tahun 2009 s/d 2013

IKK
Indikator kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SPM / standar Indikator Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke :
NO (PP-
SKPD nasional Lainnya
6/2008) 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

I Standar IKK (PP-6/2008)

Aspek Kesejahteraan Masyarakat


1 Kesejahteraan Sosial

Menurunkan Angka Kematian Bayi Jiwa/


a 40.82 39.41 38.03 36.69 35.39 34.67 32.67 30.57 28.16 24.64 84.93 82.90 80.38 76.75 69.62
(AKB) 1000KH

Jiwa/
Menurunkan Angka Kematian Ibu
b 100.000 219.85 201.73 184.15 167.11 150.60 217.6 197.33 196.96 172.09 157.66 98.98 97.82 106.96 102.98 104.69
(AKI)
KH

c Menaikan Usia Harapan Hidup (UHH) Tahun 63.33 63.47 63.60 63.73 63.87 63.44 63.58 63.33 63.42 100.17 100.18 99.58 99.51 100.01
63.87

d Menurunkan Prevalensi Gizi Buruk % 1.11 1.09 1.07 1.05 1.03 1.11 1.02 0.77 0.65 0.65 100.00 94 72 62 63.11

SPM Kesehatan (Permenkes: Tahun 2010-


II
No.741/MENKES/PER/VI1/2008 2015
A Pelayanan Kesehatan Dasar
1 Pelayanan Kesehatan Ibu dan bayi

- Cakupan kunjungan Ibu hamil K4 95 % 87.08 88.67 90.25 91.83 93.42 83.6 79.81 75.44 85.37 78.25 96.00 90.01 83.59 92.96 83.76

Cakupan komplikasi kebidanan yang


- 80 % 22.58 34.06 45.54 57.02 68.50 43.5 59.41 99.93 67.49 68.49 192.65 174.42 219.42 118.36 99.98
ditangani
Cakupan pertolongan persalinan oleh
- tenaga kesehatan yang memiliki 90 % 63.00 68.40 73.80 79.20 84.60 61.63 64.69 69.64 81.08 82.17 97.83 94.58 94.36 102.37 97.13
kompetensi kebidanan
- Cakupan pelayanan nifas 90 % 75.78 78.63 81.47 84.31 87.16 83.72 58.04 70.47 84.06 55.01 110.48 73.81 86.50 99.70 63.12
Cakupan neonatus dengan komplikasi
- 80 % 69.83 71.87 73.90 75.93 77.97 14.49 14.00 80.13 76.10 25.60 20.75 19.47 108.43 100.22 32.84
yang ditangani
- Cakupan kunjungan bayi 90 % 85.21 71.00 75.75 80.50 85.25 85.21 59.16 80.00 91.89 88.16 100.00 83.32 105.61 114.14 103.41
Cakupan peserta KB aktif 70% pada
- 100 % 61.49 71.87 73.90 75.93 77.97 66.73 56.34 64.06 68.00 89.49 108.52 78.40 86.68 89.55 114.78
Tahun 2010;

Cakupan Desa/Kelurahan Universal


- 100 % 68 74.40 80.80 87.20 93.60 61.86 55.63 54.78 79.13 66.38 90.97 74.76 67.80 90.75 70.92
ditangani Immunization (UCI)

- Cakupan pelayanan anak balita 90 % 42.42 51.98 61.54 71.10 80.66 42.42 32.74 51.87 74.55 67.57 100.00 62.98 84.29 104.85 83.77
IKK
Indikator kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SPM / standar Indikator Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke :
NO (PP-
SKPD nasional Lainnya
6/2008) 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Cakupan pemberian makanan
- pendamping ASI pada anak usia 6 - 24 100 % 60.78 68.62 76.47 84.31 92.16 5.86 5.86 0.65 - - 9.64 8.54 0.85 - -
bulan keluarga miskin
Cakupan balita gizi buruk mendapat
- 100 % 52.48 61.98 71.49 80.99 90.50 58.67 58.67 66.90 100.00 100.00 111.79 94.65 93.58 123.47 110.50
perawatan
Cakupan Penjaringan kesehatan siswa
- SD dan setingkat 100 % pada Tahun 100 % 31 44.80 58.60 72.40 86.20 54.15 43.55 88.50 94.19 99.75 174.68 97.22 151.02 130.10 115.72
2010;
Acute Flacid Paralysis (AFP) rate 2 per
- 100 % 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 87.50 100.00 67.89 80.00 100.00 87.50 100.00 67.89 80.00
100.000< 15 Tahun

Meningkatkan cakupan balita dengan


- 100 % 93.07 94.45 95.84 97.23 98.61 1.43 13.46 99.60 12.29 11.41 1.54 14.25 103.92 12.64 11.58
pneumonia yang ditangani

Meningkatkan Penemuan pasien baru


- 100 % 80 84.00 88.00 92.00 96.00 67.27 74.42 84.00 73.78 56.92 84.09 88.60 95.45 80.20 59.29
TB BTA Positif

Meningkatkan penanganan Penderita


- 100 % 45.25 56.20 67.15 78.10 89.05 100 98.97 100.00 100.00 100.00 220.99 176.11 148.92 128.04 112.30
Demam Berdarah Dengue (DBD)

Meningkatkan penemuan Penderita


- 100 % 98.72 76.93 82.70 88.47 94.23 95.56 263.85 66.00 99.80 165.54 96.80 342.97 79.81 112.81 175.67
Diare
Cakupan pelayanan kesehatan dasar
- masyarakat miskin 100 % 89.63 91.70 93.78 95.85 97.93 80.65 72.21 93.46 53.54 127.73 89.98 78.75 99.66 55.85 130.44

2 Pelayanan Kesehatan Rujukan

Cakupan pelayanan kesehatan rujukan


- masyarakat miskin 100 % 89.62 91.69 93.77 95.85 97.92 80.65 2.05 0.21 0.19 1.74 89.99 2.24 0.22 0.20 1.78

Cakupan pelayanan gawat darurat level


- 1 yang harus diberikan sarana 100 % 100 94.00 95.50 97.00 98.50 100 100.00 95.50 100.00 100.00 100.00 106.38 100.00 103.09 101.52
kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota

Penyelidikan Epidemiologi dan


3 Penanggulangan Kejadian Luar
Biasa /KLB
Cakupan Desa/ Kelurahan mengafami
- KLB yang dilakukan penyelidikan 100 % 81.18 84.95 88.71 92.47 96.24 82.83 88.24 88.24 89.47 100.00 102.03 103.87 99.47 96.76 103.91
epidemiologi < 24 jam

Promosi Kesehatan dan


4
Pemberdayaan Masyarakat

- Cakupan Desa Siaga Aktif 80 % 50 50.00 60.00 70.00 70.00 45 28.43 47.25 76.00 77.39 90.00 56.86 78.75 108.57 110.56
IKK
Indikator kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SPM / standar Indikator Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke :
NO (PP-
SKPD nasional Lainnya
6/2008) 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
SPM Kesehatan (Permenkes:
III
No.1457/MENKES/PER/X/2003
Pelayanan kesehatan Anak Pra
1 sekolah dan Usia
Sekolah:

Meningkatnya deteksi dini tumbuh


- 90 % 69 73.00 78.00 82.00 86.00 0 86.00 29.40 100.00 4.38 - 117.81 37.69 121.95 5.10
kembang anak balita dan prasekolah

Meningkatnya pelayanan kesehatan


- 80 % 30 40.00 50.00 60.00 70.00 0 70.00 32.50 100.00 - 175.00 65.00 166.67 -
remaja

2 Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut

Meningkatnya Pelayanan Kesehatan


- 70 % 48.98 53.19 57.39 61.59 65.80 20.02 65.80 73.07 100.00 35.00 40.87 123.71 127.32 162.36 53.19
Pra lansia dan Lansia Lanjut

Pencegahan dan Pemberantasan


3
Penyakit HIVAIDS

Meningkatnya Klien yang


- 100 % 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 100.00 100.00 100.00 9.00 100.00 100.00 100.00 100.00 9.00
mendapatkan penanganan HIV/AIDS

Meningkatnya infeksi menular seksual


- 100 % 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00
yang diobati
Pencegahan dan pemberantasan
4 penyakit
Malaria
Meningkatnya Penderita Malaria yang
- 100 % 93.6 94.88 96.16 97.44 140.00 100 71.33 100.00 100.00 37.00 106.84 75.17 103.99 102.63 26.43
di obati
Pencegahan dan pemberantasan
5 penyakit
Kusta
Meningkatnya Penderita kusta selesai
- 100 % 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 64.29 - 55.90 68.00 100.00 64.29 - 55.90 68.00
diobati (RFT rate)
Pencegahan dan pemberantasan
6 penyakit
Filariasis
Meningkatnya Kasus filariasis
- 100 % 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 100.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00
ditangani
7 Pelayanan Gizi
Meningkatnya Balita yang ditimbang
- 90 % 64 68.00 71.00 74.00 86.00 56.83 32.74 74.51 76.81 73.66 88.80 48.15 104.94 103.80 85.65
naik berat badannya
Menurunnya Balita Bawah Garis
- 5% 12 10.00 9.00 8.00 4.00 9.72 6.83 1.46 2.62 7.40 81.00 68.30 16.22 32.75 184.89
Merah
IKK
Indikator kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SPM / standar Indikator Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke :
NO (PP-
SKPD nasional Lainnya
6/2008) 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Meningkatnya Balita mendapat kapsul
- 90 % 73 76.00 80.00 83.00 65.80 96.6 9.72 97.00 97.40 84.73 132.33 12.79 121.25 117.35 128.78
Vit A 2 kali pertahun
Meningkatnya pasien rawat inap
- mendapat asupan makanan yang 100 % 100 100.00 100.00 100.00 76.17 100 100.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00 - 100.00 131.29
memenuhi kebutuhan gizi

Pelayanan Upaya Kesehatan


8
Perorangan

Penggunaan rekam medis bagi rawat


- 90 % 50 60.00 70.00 80.00 32.74 10 15.00 87.50 87.50 97.56 20.00 25.00 125.00 109.38 297.99
jalan dan rawat inap
Penegakan diagnosa mengacu pada
- 100 % 100 100.00 100.00 100.00 56.83 16 25.00 25.00 45.00 43.90 16.00 25.00 25.00 45.00 77.25
protap (SOP)
- Pemberian obat secara rasional 100 % 100 100.00 100.00 100.00 9.72 48 48.00 60.25 67.50 40.00 48.00 48.00 60.25 67.50 411.52

9 Pelayanan Pengobatan/perawatan

- Meningkatnya Rawat Jalan 100 % 11.67 12.33 12.99 13.65 15.00 76.17 - 13.65 43.70 - 617.76 - 100.00 291.33
- Meningkatnya Rawat Inap 100 % 1 1.10 1.20 1.30 25.00 0.99 - 1.30 1.20 - 90.00 - 100.00 4.80

Penyelenggaraan Pembiayaan Untuk


10
Pelayanan Kesehatan Perorangan

Meningkatnya Jumlah Kepersertaan


- Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 100 % 19 31.00 44.00 56.00 48.00 55.37 - 56.00 55.30 - 178.61 - 100.00 115.20
Masyarakat

Pelayanan kesehatan lingkungan


11
akses air bersih dan jaga

Meningkatkan cakupan air bersih 40.83 47.75


- 65 % 48.25 50.50 55.33 60.17 48.25 55.20 56.15 77.27 116.95 100.00 109.31 101.48 128.43
diperdesaan
Meningkatkan cakupan Jamban 36.67 38.95
- 45 % 39.10 40.00 41.67 43.33 39.10 39.20 48.10 57.30 106.23 100.00 98.00 115.44 132.23
Keluarga

Pelayanan kesehatan lingkungan


12
Institusi yang dibina

Persentase Institusi yang dibina 44.67 41.08


- 70 % 41.11 54.80 59.87 64.93 41.10 68.41 68.41 60.65 91.96 99.98 124.84 114.27 93.40
kesehatan lingkungannya
IKK
Indikator kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SPM / standar Indikator Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke : Target Renstra Tahun Ke :
NO (PP-
SKPD nasional Lainnya
6/2008) 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

13 Pelayanan pengendalian vektor


92.50 92.84
Persentase Cakupan Rumah/bangunan
- 95 % 93.00 93.50 94.00 94.50 93.00 93.68 68.41 90.00 100.37 100.00 100.19 72.78 95.24
bebas jentik nyamuk aedes

Pelayanan hygiene sanitasi di tempat


14
umum
Persentase Cakupan Tempat Umum 54.67 55.34
- 80 % 55.76 64.80 69.87 74.93 55.76 59.80 60.10 67.02 101.23 100.00 92.28 86.02 89.44
yang memenuhi syarat
- Cakupan rumah tangga sehat 65 % 25.00 35.00 45.00 55.00 55.19 32.20 32.20 38.70 54.55 #DIV/0! 128.80 92.00 86.00 99.18

15 Penyuluhan perilaku sehat


Terselenggaranya Peningkatan
- 90 % 8.00 16.00 24.00 32.00 55.00 50.00 76.00 TAD #DIV/0! 687.50 312.50 316.67 #VALUE!
Keluarga Sadar Gizi.90 %
Meningkatnya Kemandirian Posyandu
- 40 8.48 13.00 19.00 26.00 33.00 15.05 13.00 16.59 36.13 177.48 100.00 87.32 138.96 -
(Purnama)

Renstra Dinkes No: 050/ 951/Kes/


III
VIII/2009

Telaksananya Program peningkatan


1 100% 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 100.00 100.00 100.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
sarana dan prasarana aparatur

Terlaksanya Program peningkatan


2 pengembangan sistem pelaporan 100% 100 100.00 100.00 100.00 100.00 100 100.00 100.00 100.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
capaian kinerja dan keuangan

Tersusunnya Renstra SKPD Dinas


- 1Buku 1 1.00 - - - 1 - - - 100.00
Kesehatan
- Tersusunnya Dokumen Renja 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
- Tersusunnya RKA 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
- Tersusunnya DPA SKPD 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
- Tersusunnya DPA-P SKPD 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00

Monitoring dan Evaluasi


- 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
Pengembangan Bidang kesehatan

Pertemuan Evaluasi Bidang Kesehatan


- 40Orang 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
Tahunan
- Tersusunnya Lakip 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
- Tersusunnya Laporan Tahunan 5Buku 1 1.00 1.00 1.00 1.00 1 1.00 1.00 1.00 - 100.00 100.00 100.00 100.00
- Pembangunan Puskesmas 3Unit 0 - 1.00 1.00 1.00 - - 1.00 - - - 100.00
- Rehabilitasi Pustu 43Unit 7.00 7.00 9.00 20.00 2.00 - - - 28.57 - -
Rehabilitasi Rumdin Dokter dan
- 15Unit 3.00 3.00 3.00 3.00 6.00 - - - 200.00 - -
Paramedis
- Pembangunnya Poskesdes 96Unit 20.00 20.00 25.00 20.00 11.00 6.00 10.00 - 55.00 24.00 50.00
- Pengembangan simpus 40Unit 14.00 20.00 26.00 30.00 18.00 20.00 - 90.00 76.92 -
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD
Dalam rangka pencapaian indikator kinerja, beberapa tantangan dalam
pembangunan kesehatan di Kabupaten Lebak, adalah :
a. Perilaku masyarakat yang kurang mendukung pola hidup bersih dan
sehat (PHBS)
Kondisi masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat adalah faktor
penting yang berpengaruh terhadap status kesehatan penduduk disuatu
daerah, karena sselain kondisi lingkungan yang buruk, perilaku merupakan
faktor yang mempunyai kontribusi besar terhadap derajat kesehatan
masyarakat di suatu daerah. Dari data profil kesehatan Kabupaten Lebak
menunjukkan bahwa PHBS tatanan rumah tangga baru mencapai 25.00%
persen pada tahun 2009 dan meningkat menjadi 54.55% persen pada tahun
2013. Kondisi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap
perilaku hidup bersih dan sehat. tantangan lainnya adalah masih cukup
tingginya kasus penyakit menular seperti HIV/AIDS, DBD, malaria, dan
TBC serta penyakit tidak menular seperti antara lain Diabetes militus,
Stroke, dan jantung. Disamping itu cakupan pemberian ASI eksklusif juga
masih cukup kurang, hal ini berdampak pada kondisi gizi balita.

b. Rendahnya Kondisi Lingkungan dan Permukiman


Faktor penting lainnya yang berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat
adalah kondisi lingkungan yang tercermin antara lain dari indikator
kesehatan lingkungan dan sanitasi dasar. Kondisi kesehatan lingkungan di
Kabupaten Lebak masih belum menggembirakan yang ditunjukkan dengan
indikator rumah sehat baru mencapai 54.55 persen, pendudukan
memanfaatkan jamban keluarga 57.30 %, keluarga yang mempunyai akses
terhadap air bersih baru mencapai 77.27%. Selain indikator tersebut,
pengendalian vektor dan pelayanan sanitasi tempat-tempat umum juga
mempengaruhi kondisi kesehatan lingkungan. Rumah tangga yang bebas
jentik nyamuk aedes baru mencapai 90.00 % yang seharusnya sudah
mencapai 95%. Sedangkan tempat-tempat umum yang memenuhi
persyaratan kesehatan baru mencapai 67.02 %. hal ini berkaitan erat dengan
berbagai masalah penyakit seperti TBC, DBD, Laptospiorosis, kusta,

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 28


malaria, flu burung, diare, pneumonia, filariasis dan penyakit menular
lainnya.

c. Rendahnya Status Kesehatan Masyarakat (AKI dan Gizi)


Angka kematian bayi di Kabupaten Lebak pada tahun 2009 adalah
34.67 per 1.000 kelahiran hidup dan pada tahun 2013 angka kematian bayi
dapat ditekan menjadi 24.64 per 1.000 kelahiran hidup. Banyak faktor yang
menjadi penyebab kematian bayi antara lain SDM kesehatan, sarana
prasarana pendukung, perilaku petugas dan perilaku masyarakat. Penyakit
infeksi yang menjadi penyebab utama kematian pada bayi dan balita seperti
ISPA, diare, tetanus neonatorum dan penyulit kelahiran mempunyai faktor
resiko lebih tinggi pada masyarakat miskin.

Angka kematian ibu di Kabupaten Lebak juga masih tinggi.


Penyebab tingginya angka kematian ibu disebabkan oleh dua penyebab
yaitu penyebab kebidanan seperti PE dan perdarahan dan penyebab non
kebidanan seperti penyakit jantung, anemi dan sosial kultural masyarakat
dan secara umum menunjukkan kinerja kebidanan dan kesiapan tempat
rujukan yang kurang optimal.

Kondisi gizi masyarakat khususnya pada balita mempunyai


kecenderungan semakin membaik. Status gizi masyarakat mencerminkan
kondisi kesejahteraan masyarakat dan status derajat kesehatan masyarakat.
Namun demikian, masalah gizi tetap menjadi ancaman dan menjadi
perhatian karena masih terdapat kantong-kantong rawan gizi.

Oleh karena itu kinerja pelayanan kesehatan merupakan salah satu


faktor penting dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan penduduk.
Tinggi rendahnya kinerja pelayanan kesehatan dapat dilihat dari berbagi
faktor, seperti kesehatan ibu dan bayi, pelayanan kesehatan anak pra
sekolah, pelayanan imunisasi dan proporsi penemuan kasus (CDR) TBC
paru.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 29


d. Penyakit Menular dan Tidak Menular
Masalah utama yang harus segera ditangani adalah masih tingginya
penyakit infeksi/menular di masyarakat dan kecenderungan semakin
meningkatnya penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, stroke dan
penyakit jantung.
Penyakit menular seperti tuberculosis paru, DBD, HIV/AIDS, polio,
ISPA, pneumonia, Lepstopirosis, diare, chikungunya, flu burung, filariasis
dan penyakit menular lainnya masih menjadi masalah serius yang harus
ditangani dan dikendalikan secara konfrehensif dengan keterlibatan
berbagai program dan sektor. Pengendalian faktor terjadinya penyakit
haruslah ditangai secara tepat. Penguatan suveylance penyakit untuk
deteksi dini timbulnya suatu penyakit dalam rangka pengambilan keputusan
harus dilakukan secara cepat dan tepat.

Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti polio,


campak, TBC, Diphteri, tetanus dan pertusis, capaian secara kuantitas telah
mencapai lebih dari 80%, namun secara kualitas masih perlu ditingkatkan,
karena masih terjadi kantong-kantong rawan yang belum mencapai target
imunisasi yang akan menimbulkan outbreak penyakit seperti polio, diphteri
yang berasal dari kantong rawan tersebut.

e. Sarana dan Prasarana kesehata ini yang kurang memadai


Sarana dan prasarana kesehatan yang kurang memadai diantaranya adalah
sebagai berikut:
 Transportasi ambulance yang kurang memadai , akan menghambat
proses rujukan dan akses masyarakat secara cepat dalam mencari
pertolongan medis ke sarana kesehatan tingkat lanjut. Hal ini terkait
dengan Terlambat ke dua yaitu terlambat menjangkau fasilitas
kesehatan.
 Tempat tidur dan atau ruangan menolong persalinan
 UGD kit.
 Laboratorium pendukung diagnosis dll.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 30


Sedangkan peluang adalah semua yang terkait dengan penyelesaian
tantangan dan permasalahan tersebut baik secara internal maupun eksternal.
Peluang secara internal atau disebut juga kekuatan antara lain :
1. Peraturan perundang-undangan yang menjamin legalitas program
dan kegiatan pembangunan kesehatan.
2. Struktur dan kelembagaan organisasi kesehatan sudah terbentuk dan
tertata dengan rapi sampai ke tingkat desa.
3. Komitmen pemerintah yang tinggi untuk membiayai pembangunan
kesehatan.
4. Perluasan jangkauan pelayanan kesehatan yang semakin baik karena
tersebarnya pembangunan sarana kesehatan secara merata.
5. Peningkatan jumlah dan kualitas tenaga kesehatan yang signifikan.

Sedangkan peluang eksternal yang mendukung pembangunan kesehatan


adalah perubahan penduduk yang menunjukkan hal yang menggembirakan,
yaitu :
1. Laju pertumbuhan penduduk yang rendah
2. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan PHBS
3. Tingkat pendidikan masyarakat semakin tinggi
4. Semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang ditandai
dengan meningkatnya pendapatan masyarakat.
5. Komunikasi dan informasi serta transfortasi yang semakin baik
memberikan peluang untuk mempercepat pencapaian pemerataan
pelayanan kesehatan
6. Meningkatnya peran serta para pemangku kepentingan seperti
perguruan tinggi, LSM, organisasi profesi dalam pembangunan
kesehatan.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 31


BAB III
ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

3.1 Idensifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD.


Sebagaimana telah diuraikan pada bab sebelumnya, permasalahan
pembangunan yang terjadi di kabupaten Lebak adalah :
a. Masih rendahnya Perilaku masyarakat yang kurang mendukung pola hidup
bersih dan sehat (PHBS),
b. Rendah Status Kesehatan Masyarakat, dengan ditandai dengan masih
tingginya Angka Kematian Bayi ( AKB ) dan Angka Kematian Ibu (AKI )
serta masih rendahnya Umur Harapan Hidup ( UHH ), masih terdapatnya
balita dengan status gizi buruk, sehingga perlu upaya-upaya khusus
dalam percepatan peningkatan kesehatan masyarakat dan pencapaian
MDG’s 2015
c. Rendahnya Kondisi Lingkungan masyarakat.
d. Belum tuntasnya Penyakit Menular dan mulai berkembangnya kejadian
penyakit Tidak Menular.
e. Sumberdaya kesehatan yang belum memadai, baik secara kualitas dan
kuantitas utamanya dalam memberikan jamin pelayanan kesehatan secara
menyeluruh.
f. Dukungan manajemen dan operasional untuk puskesmas dan jaringannya
masih sangat diperlukan

3.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Terpilih.
Berdasarkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih sebagaimana
tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Kabupaten Lebak tahun 2014-2019, maka diharapkan Dinas Kesehatan dapat
mendukung pelaksanaan misi Bupati Lebak yaitu Meningkatkan Kualitas
Sumberdaya Manusia yang Produktif, Kreatif dan Inovatif.

Dalam menunjang misi Bupati Lebak dan Wakil Bupati terpilih tersebut,
beberapa langkah akan dilakukan sebagai bagian dari rencana strategis

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 32


Pemerintah Kabupaten Lebak. Namun demikian hal tersebut tidak terlepas dari
ketersediaan dukungan sumber daya, baik sumber pendanaan maupun sumber
daya manusianya.

3.3 Telaahan Kajian Jangka menengah Renstra Kementerian Kesehatan


Visi Kementerian Kesehatan Tahun 2010 – 2014 adalah
“MASYARAKAT SEHAT YANG MANDIRI DAN BERKEADILAN”.
Untuk mencapai visi tersebut misi yang diemban oleh Kementerian
Kesehatan adalah masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan ditempuh
melalui misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan
masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani.
2. Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya
kesehatan yang paripurna, merata, bermutu, dan berkeadilan.
3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan.
4. Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik.

Dalam mewujudkan misi dan melaksanakan visi diatas, Kementerian


Kesehatan menetapkan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam periode
2010-2014 adalah Terselenggaranya pembangunan kesehatan secara berhasil-
guna dan berdaya-guna dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya serta sasarannya adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat;
2. Menurunkan angka kesakitan akibat penyakit menular;
3. Menurunnya disparitas status kesehatan dan status gizi antar wilayah dan
antar tingkat sosial ekonomi serta gender, dengan menurunnya disparitas
separuh dari tahun 2009;
4. Meningkatnya penyediaan anggaran publik untuk kesehatan dalam
rangka mengurangi risiko finansial akibat gangguan kesehatan bagi
seluruh penduduk, terutama penduduk miskin;
5. Meningkatnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tingkat
rumah tangga dari 50 persen menjadi 70 persen;

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 33


6. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan strategis di Daerah Tertinggal,
Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK);
7. Seluruh provinsi melaksanakan program pengendalian penyakit tidak
menular;
8. Seluruh Kabupaten/Kota melaksanakan Standar Pelayanan Minimal
(SPM).

Guna mewujudkan visi dan misi rencana strategis pembangunan kesehatan,


Kementerian Kesehatan menganut dan menjunjung tinggi nilai-nilai yaitu:

1. Pro Rakyat
Dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, Kementerian Kesehatan
selalu mendahulukan kepentingan rakyat dan haruslah menghasilkan yang
terbaik untuk rakyat. Diperolehnya derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya bagi setiap orang adalah salah satu hak asasi manusia tanpa
membedakan suku, golongan, agama, dan status sosial ekonomi.

2. Inklusif
Semua program pembangunan kesehatan harus melibatkan semua pihak,
karena pembangunan kesehatan tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh
Kementerian Kesehatan saja. Dengan demikian, seluruh komponen
masyarakat harus berpartisipasi aktif, yang meliputi lintas sektor,
organisasi profesi, organisasi masyarakat pengusaha, masyarakat madani
dan masyarakat akar rumput.

3. Responsif
Program kesehatan haruslah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan
rakyat, serta tanggap dalam mengatasi permasalahan di daerah, situasi
kondisi setempat, sosial budaya dan kondisi geografis. Faktor-faktor ini
menjadi dasar dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang berbeda-
beda, sehingga diperlukan penanganan yang berbeda pula.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 34


4. Efektif
Program kesehatan harus mencapai hasil yang signifikan sesuai target
yang telah ditetapkan, dan bersifat efisien.

5. Bersih
Penyelenggaraan pembangunan kesehatan harus bebas dari korupsi, kolusi
dan nepotisme (KKN), transparan, dan akuntabel.

Dalam Rancangan Strategis 2015-2019 Kementerian kesehatan yang


menjadi isu adalah sebagai berikut:
1) Status Kesehatan ibu, balita, remaja dan lansia
2) Perbaikan Status gizi masyarakat
3) Beban ganda penyakit dan penyehatan lingkungan
4) Ketersediaan farmasi, alat kesehatan, dan pengawasan obat dan makanan
5) Jaminan Kesehatan Nasional
6) Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat
7) Manajemen dan pembiayaan kesehatan
8) Keterbatasan sumber daya manusia kesehatan

3.4 Telaahan Kajian Renstra Dinas Kesehatan Propinsi Banten


Visi Dinas Kesehatan Propinsi Banten 2012-2017 adalah “Terwujudnya
Masyarakat Banten Sehat Yang Mandiri Berlandaskan Iman Dan Taqwa”
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut melalui efektivitas dan efisiensi
dalam pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, adapun misi yang diusung
adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan
masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani;
2. Melindungi kesehatan masyarakat dengan mendekatkan akses
pelayanan kesehatan yang paripurna, merata, bermutu, dan berkeadilan;
3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan;
4. Meningkatkan kapasitas dan kualitas kelembagaan Dinas Kesehatan
Provinsi Banten

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 35


Adapun Tujuan Pembangunan Jangka Menengah Dinas Kesehatan adalah
terselenggaranya pembangunan kesehatan secara berhasil-guna dan berdaya-
guna dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat banten yang
setinggi–tingginya. Adapun Sasaran Strategis Pembangunan Jangka Menengah
Dinas Kesehatan ( 2012 – 2017 ) adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya Status Kesehatan dan Gizi masyarakat, dengan :
a. Meningkatnya umur harapan hidup dari 66,1 tahun menjadi 69,1
tahun;
b. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan dari 165 menjadi 100
per 100.000 kelahiran hidup;
c. Menurunnya angka kematian bayi dari 28,9 menjadi 25,7 per 1.000
kelahiran hidup;
d. Menurunnya Prevalensi kekurangan gizi (terdiri dari gizi kurang dan
gizi buruk) pada anak Balita menjadi tetap di bawah 15,0 %
e. Persentase ibu bersalin yang ditolong oleh nakes terlatih (cakupan
PN) sebesar 92%;

f. Persentase ibu hamil yang mendapat pelayanan antenatal ( Cakupan


K4 ) sebesar 96,5 %;

g. Persentase Fasilitasi Pelayanan Kesehatan yang memenuhi Standar


pelayanan KB sebesar 90%;

h. Cakupan kunjungan neonatal lengkap (KN lengkap) sebesar 92,5 %.

2. Meningkatnya Pelayanan Kesehatan dasar dan Rujukan, dengan :


a. Persentase Puskesmas rawat inap yang mampu PONED sebesar
100%;

b. Persentase RS yang melaksanakan PONEK sebesar 100%:

c. Persentase Rumah Tangga Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih


Sehat (PHBS) menjadi 77 % ;

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 36


3. Menurunnya angka kesakitan akibat penyakit menular, penyakit tidak
meular dan akibat kesehatan lingkungan dengan :
a. Meningkatnya Persentase kasus baru TB Paru (BTA positif) yang
disembuhkan menjadi 92 %;
b. Menurunnya kasus malaria (Annual Paracite Index-API) menjadi <
1 per 1.000 penduduk;
c. Terkendalinya prevalensi HIV pada populasi dewasa menjadi
dibawah < 0,5 %;
d. Persentase Desa yang mencapai UCI dari 85 % menjadi 100%;
e. Angka kesakitan DBD dari 53 menjadi 48 per 100.000 penduduk.
f. Presentasi puskesmas yang melaksanakan program pengendalian
Penyakit Tidak Menular (PTM) dari 10 menjadi 60 Puskesmas ;
g. Meningkatnya Persentase Penduduk yang memiliki akses terhadap
air minum berkualitas dari 74 % menjadi 79 %.

4. Meningkatnya Ketersediaan Obat Buffer Stock serta Menjamin Keamanan,


Mutu, Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan dengan :
a. Persentase ketersediaan obat buffer di Provinsi Banten menjadi 100
%;
b. Persentase Sarana Kesehatan, Produksi dan Distribusi Kefarmasian
dan Alat Kesehatan yang berkualitas menjadi 80 %

5. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan strategis dengan :


a. Persentase Institusi Pendidikan Kesehatan yang terakreditasi
menjadi 100 %;

6. Meningkatnya Sistem Informasi Kesehatan Daerah,meningkatnya Kajian


dan pengembangan Bidang Kesehatan, Meningkatnya Pengembangan
upaya kesehatan, Pembinaan , Pengembangan , Pembiayaan dan Jaminan
Pemeliharaan kesehatan;

7. Meningkatnya Upaya Kesehatan di RS dan Labkesda, Meningkatnya


pembinaan Promosi kesehatandan surveilens kesehatan kerja,

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 37


Meningkatnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat pekerja &
masyarakat dilingkungan kerja;

3.5 Telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis


Sasaran pembangunan kesehatan Kabupaten Lebak adalah meningkatkan
akses dan kualitas layanan kesehatan yang terjangkau dan merata, Adapun
permaslahan utama bidang kesehatan adalah (1) Perilaku masyarakat dibidang
kesehatan yang masih rendah, (2) Kondisi Lingkungan masih rendah, (3)
Masih kurangnya pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan, (4)
kurangnya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, dan (5) Terbatasnya
tenaga kesehatan.

3.6 Penentuan Isu-isu Strategis.


Isu-isu strategis diperoleh dari analisis terhadap hubungan konseptual
antara faktor-faktor determinan yang mempengaruhi derajat kesehatan
masyarakat. Isu pokok tersebut disimpulkan berdasarkan penyebab-penyebab
masalah yang paling selalu sering muncul pada setiap faktor determinan yang
mempengaruhi timbulnya masalah kesehatan (faktor lingkungan, perilaku,
pelayanan kesehatan dan demografi).
1. Dari sisi pelayanan kesehatan, permasalahan yang paling sering muncul
adalah :
a. Kurangnya KIE petugas kesehatan (kualitas maupun kuantitas)
b. Kurangnya kemampuan petugas
c. Kurangnya sarana dan prasarana kesehatan
d. Sistem informasi kesehatan yang kurang baik
e. Lemahnya menajemen program kesehatan dan monev
f. Dana pelayanan kesehatan masyarakat yang masih rendah (< 10%)

2. Dari sisi lingkungan adalah rendahnya :


Sosial ekonomi masyarakat, disamping adat istiadat kurang baik
yang berlaku di masyarakat, serta lingkungan kesehatan yang meliputi
sanitasi dasar, kualitas air bersih dan kondisi lingkungan pemukiman.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 38


3. Berdasarkan faktor perilaku :
a. Motivasi masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan cukup
rendah
b. Peran serta masyarakat masih rendah dan faktor rendahnya
pengetahuan kesehatan masyarakat.

Isu-Isu Strategisnya adalah :


1. Terbatasnya aksesibiltas terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas
khususnya dipelosok - pelosok desa
2. Terbatasnya pelayanan kesehatan ibu dan anak sesuai standar
3. Masih tingginya kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak
menular
4. Belum teratasinya permasalahan gizi secara menyeluruh
5. Masih Rendahnya prilaku kesehatan masyarakat
6. Belum optimalnya pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan kesehatan
7. Belum terpenuhinya jumlah, jenis , kualitas serta penyebaran SDM Kesehatan
dan belum adanya dukungan kerangka regulasi ketenagaan kesehatan
8. Masih terbatasnya kemampuan manajemen , administrasi dan informasi
kesehatan
9. Jaminan Kesehatan Nasional kepada seluruh penduduk

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 39


BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4.1 Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak


Rencana strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak tahun 2014-2019
berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019. Visi Kabupaten Lebak yang
tercantum dalam RPJMD adalah “Menuju Kabupaten Lebak yang Maju dan
Berdaya Saing Melalui Pemantapan Pembangunan Perdesaan dan
Pengembangan Ekonomi Kerakyatan”, visi tersebut dijabarkan ke dalam 6
(enam) misi pembangunan yaitu :
1. Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia yang Produktif, Kreatif dan
Inovatif
2. Meningkatkan profesionalisme Birokrasi
3. Meningkatkan perekonomian yang kokoh berbasis ekonomi kerakyatan
4. Meningkatkan ketersediaan Infrastruktur strategis Wilayah yang
berkualitas
5. Menjaga Keseimbangan Lingkungan dan pembangunan yang
berkelanjutan
6. Meningkatkan keamanan dan ketertiban wilayah.
Untuk bisa mewujudkan rencana pembangunan Pemerintah Kabupaten
Lebak yang mengacu pada visi dan misinya, maka Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebak mempunyai visi : “ Penggerak Pembangunan Kesehatan
yang Profesional menuju Masyarakat sehat, Mandiri, Berkualitas dan
Berkeadilan ” . Makna Visi tersebut adalah sebagai berikut :

Penggerak pembangunan kesehatan yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten


Lebak berkewajiban untuk menggerakkan pembangunan kesehatan sehingga
dapat meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi
setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang tinggi, sebagai
investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial
dan ekonomi.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 40


Profesional adalah pelayanan oleh tenaga yang cakap dan inovatif disertai
kelembagaan yang kuat, efisien dan amanah serta memegang teguh prinsip
ilimiah, taransparan dan akuntabel.

Pelayanan kesehatan diberikan secara professional dan berkualitas


menunjukkan bahwa pelayanan tersebut didasarkan pada aturan yang jelas
yaitu pedoman baku program kesehatan, Standar Operasional Prosedur (SOP)
pelayanan dan tindakan medis serta semua tenaga kesehatan dan non
kesehatannya diupayakan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan baik
pendidikan formal maupun non formal. Penempatan tenaga kesehatan pada
jajaran pelayanan lini depan diupayakan juga tenaga kesehatan yang
mempunyai kompetensi sesuai dengan keahlianya dan uraian tugas pokok dan
fungsi pada unit yang bersangkutan.

Masyarakat sehat adalah masyarakat yang memiliki kondisi sehat baik secara
fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk
hidup produktif.

Mandiri adalah masyarakat Kabupaten Lebak yang bisa memberdayakan diri


sendiri dalam bidang kesehatan dengan sadar, mau dan mampu untuk
mengenali, mencegah dan mengatasipermasalahan kesehatan yang dihadapi,
sehingga bebas dari gangguan kesehatan akibat bencana maupun lingkungan
dan perilaku yang tidak mendukung untuk hidup sehat.

Berkualitas adalah keadaan yang memenuhi standar sehat dan produktif

Berkeadilan adalah pelayanan yang merata, setara, sesuai dengan haknya.

Untuk mewujudkan Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, maka


ditetapkan misi sebagai berikut :
1. Melaksanakan pelayanan kesehatan yang paripurna, merata dan bermutu
2. Melaksanakan penanggulangan masalah kesehatan dan penyehatan
lingkungan

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 41


3. Meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat
dan kemitraan di bidang kesehatan
4. Mengupayakan tersedianya pembiayaan jaminan kesehatan yang
menyeluruh
5. Mengupayakan ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan yang
bermutu
6. Menyelenggarakan manajemen, informasi kesehatan dan penelitian di
bidang kesehatan

Berikut Keterkaitan visi dan misi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak


dengan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak tahun 2014-2019 ,
dapat dilihat pada tabel 4.1 sebagai berikut:

Tabel 4.1
Keterkaitan visi dan misi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dengan visi dan misi
Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak tahun 2014-2019

Visi Pemerintah Kabupaten Lebak tahun Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak “
2014-2014 “Menuju Kabupaten Lebak Penggerak Pembangunan Kesehatan yang
yang Maju dan Berdaya Saing Melalui Profesional menuju Masyarakat sehat,
Pemantapan Pembangunan Perdesaan Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan ”
dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan”

Misi Pemerintah Kabupaten Lebak tahun Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak
2014-2019 : tahun 2014-2019
1. Meningkatkan Kualitas Sumberdaya 1. Melaksanakan pelayanan kesehatan yang
Manusia yang Produktif, Kreatif dan paripurna, merata dan bermutu
Inovatif
2. Meningkatkan profesionalisme Birokrasi 2. Melaksanakan penanggulangan masalah
kesehatan dan penyehatan lingkungan
3. Meningkatkan perekonomian yang 3. Meningkatkan kemandirian masyarakat
kokoh berbasis ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat dan
kemitraan di bidang kesehatan
4. Meningkatkan ketersediaan Infrastruktur 4. Mengupayakan tersedianya pembiayaan
strategis Wilayah yang berkualitas jaminan kesehatan yang menyeluruh
5. Menjaga Keseimbangan Lingkungan dan 5. Mengupayakan ketersediaan dan
pembangunan yang berkelanjutan pemerataan sumberdaya kesehatan yang
bermutu
6. Meningkatkan keamanan dan ketertiban 6. Menyelenggarakan manajemen, informasi
wilayah. kesehatan dan penelitian di bidang
kesehatan

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 42


4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD

I. Tujuan dan Sasaran

Misi 1 :
Melaksanakan pelayanan kesehatan yang paripurna, merata dan bermutu
Tujuan :
Terselenggaranya upaya kesehatan secara menyeluruh, terpadu,
berkelanjutan, terjangkau dan bermutu bagi seluruh masyarakat untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sasaran :
(1) Meningkatnya ketersediaan dan kemudahan akses masyarakat terhadap
pelayanan kesehatan yang berkualitas.
(2) Meningkatnya kesehatan ibu dan bayi yang ditandai dengan menurunya
angka kematian ibu dan bayi.
(3) Meningkatnya status gizi masyarakat, khususnya bagi masyarakat miskin
dan rentan

Indikator Sasaran :
a. Menurunnya angka kematian ibu dari 155/100.000 KH menjadi
127.00/100.000 KH
b. Menurunya angka kematian bayi dari 24 /1.000 KH menjadi 18/1.000
KH
c. Menurunya angka gizi buruk dari 0.63 % menjadi 0.52 %
d. Menaikan Angka Usia Harapan Hidup (UHH) dari 63.35 tahun menjadi
63.50 tahun
e. Meningkatnya Jumlah Puskesmas yang terakreditasi
f. Meningkatnya Jumlah puskesmas mampu Poned
g. Ibu Hamil mendapatkan pelayanan di Puskesmas dan Jaringannya dari
80 % menjadi 95%
h. Meningkatnya cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
yang memiliki kompetensi kebidanan dari 83.75% menjadi 90%

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 43


i. Bayi Baru lahir mendapat pelayanan kesehatan dari 83.75% menjadi
90 %
j. Pelayanan Kesehatan Baduta, dari 80% menjadi 90%
k. Pelayanan Balita gizi Buruk mendapat Perawatan 100%
l. Meningkatkan Cakupan balita ditimbang berat badannya dari 70%
menjadi 90%
m. Meningkatkan Cakupan Pelayanan kesehatan anak remaja di puskesmas
n. Jumlah lansia yang dilayani kesehatan

Misi 2:
Melaksanakan penanggulangan masalah kesehatan dan penyehatan
lingkungan

Tujuan :
Terselenggarnya pencegahan dan pengendalian penyakit yang
komprehensif dalam rangka menurunkan angka kesakitan, kematian dan
kecacatan akibat penyakit menular dan tidak menular , dan pengendalian faktor
resiko serta mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat.

Sasaran :
(1) Menurunnya jumlah kasus kesakitan dan kematian akibat penyakit
(2) Meningkatnya upaya pencegahan penyakit
(3) Meningkatnya kualitas lingkungan hidup
(4) Meningkatnya pengendalian faktor resiko

Indikator Sasaran :
1. Meningkatnya upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular
dari 87.5% menjadi 93.75%
2. Pelayanan deteksi penyakit tidak menular melalui:
 Pengukuran tekanan darah sebesar 10%
 Pemeriksaan Clinical Breast Examination (CBE) sebesar 5%
 Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan asam Asetat (IVA) sebesar 5 %
 Pemeriksaan Obesitas 10%

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 44


3. Meningkatnya Cakupan Desa UCI dari 80% menjadi 100%
4. Pelayanan Cakupan Desa/Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan
penyelidikan epidemiologi <24 jam sebesar 100%
5. Peningkatan Jumlah desa yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat (STBM) sebanyak 40 Desa
6. Peningkatan jumlah desa yang mendeklarasi STOP BABS sebanyak 4
desa
7. Meningkatnya Tempat Umum yang memenuhi syarat dari 80 % dari
85%
8. Meningkatnya sarana air minum yang dilakukan inspeksi sanitasi dari 67
% menjadi 71%
9. Pelaksanaan pengawasan obat dan makanan di di 28 Pasar dan 42
sekolah.

Misi 3 :
Meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan
masyarakat dan kemitraan di bidang kesehatan

Tujuan :
Terciptanya kemandirian dan partisipasi masyarakat untuk membudayakan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui promosi kesehatan yang efektif dan
pengembangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM).

Sasaran :
(1) Meningkatnya sarana dan prasarana kesehatan yang berbasis masyarakat
dalam rangka mewujudkan masyarakat yang mendiri untuk hidup sehat.
(2) Meningkatnya promosi kesehatan yang efektif untuk membudayakan
PHBS di masyarakat
(3) Meningkatnya pemberdayaan masyarakat melalui Upaya Kesehatan
Besumber Masyarakat (UKBM)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 45


Indikator Sasaran :
a. Peningkatan Promosi Kesehatan Prioritas di 42 puskesmas
b. Promosi kesehatan prioritas untuk siswa di pendidikan dasar 100
SD/SMP setiap tahunnya
c. Pelaksanaan penjaringan kesehatan siswa kelas 1 SD sederajat sebesar
100%
d. Meningkatnya strata posyandu mandiri dari 793 menjadi 1.179 Posyandu

Misi 4 :
Mengupayakan tersedianya pembiayaan jaminan kesehatan yang
menyeluruh

Tujuan :
Terselenggaranya jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat
Kabupaten Lebak

Sasaran :
(1) Meningkatnya jaminan kesehatan bagi Masyarakat Kabupaten Lebak
melalui berbagai sumber

Indikator Sasaran :
a. Meningkatnya Jumlah Penerima Manfaat Kartu Sehat sebanyak 33.588
orang
b. Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang dilayani 100%
c. Meningkatnya pelayanan kesehatan rawat jalan bagi penduduk miskin
d. Puskesmas dengan kegiatan UKP yang memenuhi standar pelayanan di 43
Puskesmas
e. Tersedianya kebutuhan kegiatan UPTD Labkesda sebesar 100%
f. Jumlah kasus forensik kehakiman yang tertangani sebanyak 70 kasus

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 46


Misi 5 :
Mengupayakan ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan yang
bermutu

Tujuan :
Tersedianya SDM kesehatan secara proporsional, terpenuhinya kebutuhan
obat dan perbekalan kesehatan secara merata serta sarana pelayanan kesehatan
yang bermutu

Sasaran :
(1) Meningkatnya kualitas SDM kesehatan yang profesional, berdayaguna
dan berhasilguna
(2) Meningkatnya ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan secara merata
dan bermutu
(3) Meningkatnya sarana dan prasarana kesehatan untuk melaksanakan
pelayanan yang efektif dan efisien

Indikator Sasaran :
a. Terpenuhinya SDM kesehatan yang memiliki kualifikasi dan kompetensi
b. Meningkatnya ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan
c. Terpenuhinya kualitas bangunan Puskesmas dan Pustu dalam kondisi baik

Misi 6 :
Menyelenggarakan manajemen dan informasi di bidang kesehatan

Tujuan :
Terselenggaranya manajemen pembangunan kesehatan yang standar
didukung oleh teknologi informasi dan data yang akurat dalam
penyelenggaraan program dan kegiatan.

Sasaran :
(1) Meningkatnya kualitas manajemen kesehatan mulai dari perencanaan,
pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan program dan kegiatan.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 47


(2) Meningkatnya dukungan manajemen adaministrasi dan keuangan
(3) Tertatanya sistem informasi kesehatan dan pengembangan sumberdaya
serta teknologi guna mendukung keakuratan dan kecepatan penyajian data
data dan informasi dalam pengambilan kebijakan kesehatan sesuai
kebutuhan.

Indikator Sasaran :
a. Terwujudnya perencanaan, pengawasan dan evaluasi penyelenggaran
program dan kegiatan pembangunan kesehatan yang andal
b. Tersediannya dukungan menajemen administarsi dan keuangan
perkentoran
c. Terwujudnya Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang akurat

Untuk lebih Tujuan dan Sasaran Jangka Menegah Pelayananan SKPD


tahun 2014-2019 dapat dilihat pada tabel 4.2 sebagai berikut:

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 48


Tabel.5.1
Rancangan Program, Kegiatan Target Kinerja dan Pagu Indikatif
Rencana Strategik Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019

Kondisi Kinerja pada Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan SKPD
Indikator Kinerja Program
No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kodering SKPD / Program dan Kegiatan Program dan Kegiatan Awal RPJMD Tahun(2014) Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Tahun 2019 Penangg
(outcome)
(Tahun 0 /2013) target Rp (Juta) target Rp (Juta) Target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp target Rp (Juta) ung
I RPJMD Pemda Lebak
Membangun sumberdaya 1 Meningkatnya akses dan 1 Angka Kematian Ibu 157.66 155.00 150.00 145.00 140.00 135.00 135.00 127.00
manusia yang menguasai kualitas layanan kesehatan 2 Angka Kematian Bayi 24.64 24.00 23.00 22.00 21.00 20.00 20.00 18.00
(IPTEK), kompetetitif yang terjangkau dan Prevalensi Balita Gizi Buruk 0.63 0.61 0.59 0.57 0.55 0.52
3 0.65 0.55
dengan tetap merata
mempertahankan ciri Angka Harapan Hidup 63.44 63.45 63.46 63.47 63.48 63.50
4 63.35 63.48
masyarakat yang santun (AHH)

II Renstra Dinas Kesehatan

1 Terselenggaranya upaya 1 Meningkatnya ketersediaan


Peningkatan Upaya Kesehatan Program Upaya Kesehatan Cakupan Pelayanan Kesehatan
kesehatan secara dan kemudahan akses 1 02 1 02 01 19 - % 100 % 190.97 100 % 200.52 100 % 210.54 100 % 140.97 100 % 140.97 100.00 % 883.97 100 100 440.97
dan Pemberdayaan masyarakat Masyarakat Masyarakat
menyeluruh, terpadu, masyarakat terhadap
berkelanjutan, terjangkau pelayanan kesehatan yang
dan bermutu bagi seluruh berkualitas. Puskesmas dengan kegiatan UKP
Puskesmas dengan kegiatan Peningkatan mutu pelayanan
1 1 02 1 02 01 16 20 yang memenuhi standar 41 Pusk 42 Pusk 190.97 42 Pusk 200.52 42 Pusk 210.54 42 Pusk 140.97 42 Pusk 140.97 210 Pusk 883.97 42.00 Pusk 140.97 Pusk
masyarakat untuk UKP yang memenuhi kesehatan masyarakat
meningkatkan derajat pelayanan
standar pelayanan
kesehatan masyarakat.
2 Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas yang 6 Pusk 8 Pusk 8 Pusk 10 Pusk 32 Pusk 10.00 Pusk - Pusk
berstandar Terakreditasi terakreditasi

3 Jumlah puskesmas mampu


Jumlah puskesmas mampu
3 Pusk 3 Pusk 3 Pusk 3 Pusk 3 Pusk 15 Pusk 3.00 Pusk Pusk
Poned Poned

2 Meningkatnya kesehatan
ibu dan bayi yang ditandai
Meningkatnya Pelayanan Program peningkatan keselamatan Meningkatnya Pelayanan
dengan menurunya angka 1 02 1 02 01 32 71.26 81.88 3,490.59 79.64 % 3,667.50 83.32 3,853.13 87.00 3,535.00 90.91 3,575.49 90.91 18,121.70 90.91 295.00
kesehatan Ibu dan Anak ibu melahirkan dan anak kesehatan Ibu dan Anak
kematian ibu dan bayi.

1 Ibu Hamil mendapatkan


pelayanan di Puskesmas dan
Ibu Hamil mendapatkan
Jaringannya
Peningkatan kesehatan ibu dan anak pelayanan di Puskesmas dan 78.25 % 80.00 % 190.59 82.50 % 200.00 85.00 % 210.00 90.00 % 215.00 95.00 % 220.00 95.00 % 1,035.59 95.00 % 220.00
Jaringannya

2 Meningkatnya cakupan
pertolongan persalinan oleh
tenaga kesehatan yang Meningkatnya cakupan
memiliki kompetensi pertolongan persalinan oleh 81.08 % 83.75 % 88.75 % 91.25 % 92.50 % 95.00 % 95.00 % - 95.00 %
kebidanan tenaga kesehatan yang memiliki
kompetensi kebidanan

3 Bayi Baru lahir mendapat


pelayanan kesehatan Bayi Baru lahir mendapat
82.00 % 83.75 % 88.75 % 91.25 % 92.50 % 95.00 % 95.00 % - 95.00 %
pelayanan kesehatan

4 Pelayanan Kesehatan
Baduta Pelayanan Kesehatan Baduta 70 % 80.00 % 82.50 % 85.00 % 87.50 % 90.00 % 90.00 % - 90.00 %

5
Cakupan kunjungan Ibu
Cakupan kunjungan Ibu hamil K4 78.25 % 81.60 % 84.95 % 88.30 % 91.65 % 95 % 3.35 95 % 95 %
hamil K4

6
Cakupan komplikasi Cakupan komplikasi kebidanan
68.49 % 70.79 % 73.09 % 75.40 % 77.70 % 80 % 2.30 80 % 80 %
kebidanan yang ditangani yang ditangani

7 55.01 % 62.01 % 69.01 % 76.00 % 83.00 % 90 % 7.00 90 % 90 %


Cakupan pelayanan nifas Cakupan pelayanan nifas
8
Cakupan neonatus dengan Cakupan neonatus dengan
25.60 % 36.48 % 47.36 % 58.24 % 69.12 % 80 % 10.88 80 % 80 %
komplikasi yang ditangani komplikasi yang ditangani

9 88.16 % 88.53 % 88.90 % 89.26 % 89.63 % 90 % 0.37 90 % 90 %


Cakupan kunjungan bayi Cakupan kunjungan bayi
10
Cakupan peserta KB aktif Cakupan peserta KB aktif 70%
89.49 % 91.59 % 93.69 % 95.80 % 97.90 % 100 % 2.10 100 % 100 %
70% pada Tahun 2010; pada Tahun 2010;

11 Cakupan pelayanan anak


Cakupan pelayanan anak balita 67.57 % 72.06 % 76.54 % 81.03 % 85.51 % 90 % 4.49 90 % 90 %
balita
12 Meningkatnya strata
posyandu mandiri Meningkatannya strata
1 02 1 02 01 19 08 Peningkatan Kapasitas Posyandu 697 Psy 793 Psy 3,250.00 890 Psy 3,412.50 986 Psy 3,583.13 1,083 Psy 3,250.00 1,179 Psy 3,250.00 4,931.09 Psy 16,745.63 1,179 889.8477 3,250.00
posyandu

13 Meningkatkan Cakupan
Pelayanan kesehatan anak
remaja di puskesmas Cakupan Pelayanan kesehatan
1 02 1 02 01 32 04 Peningkatan kesehatan remaja - % 10 PKM 50.00 20 PKM 55.00 30 PKM 60.00 40 PKM 70.00 42 PKM 75.00 42.00 % 310.00 42 PKM 75.00
anak remaja di puskesmas

3 Meningkatnya status gizi Meningkatnya status gizi Program Perbaikan Gizi Meningkatnya status gizi
1 02 1 02 01 20 89.14 % 85 % 556.00 91.67 % 556.00 93.33 % 556.00 95.00 % 556.00 96.67 % 556.00 96.67 % 2,780.00 96.67 % 556.00
masyarakat, khususnya masyarakat Masyarakat masyarakat
bagi masyarakat miskin 1 Pelayanan Balita gizi Buruk
dan rentan mendapat Perawatan Perbaikan dan peningkatan gizi Cakupan Balita gizi Buruk
1 02 1 02 01 20 07 100 % 100 % 556.00 100 % 556.00 100 % 556.00 100 % 556.00 100 % 556.00 100.00 % - 100 % 556.00
mayarakat mendapat Perawatan

2 Meningkatkan Cakupan
balita ditimbang berat
Cakupan balita ditimbang berat
badannya 67.41 % 70 % 75 % 80 % 85 % 90 % 90.00 % - 90 %
badannya

3 Cakupan balita gizi buruk Cakupan balita gizi buruk


mendapat perawatan 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %
mendapat perawatan

Program peningkatan Pelayanan Cakupan Pelayanan kesehatan


1 02 1 02 01 30 20 % 36.25 % 106.33 42.50 % 106.33 45.00 % 110.00 48.75 % 112.00 52.50 % 115.00 52.50 % 549.66 52.50 % 115.00
kesehatan Lansia lansia

Jumlah lansia yang dilayani Jumlah lansia yang dilayani


4 1 02 1 02 01 30 08 Pelayanan Pemeliharaan Kesehatan 20 % 36.25 % 106.33 42.50 % 106.33 45.00 % 110.00 48.75 % 112.00 52.50 % 115.00 52.50 % 549.66 52.50 % 115.00
kesehatan kesehatan
Kondisi Kinerja pada Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan SKPD
Indikator Kinerja Program
No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kodering SKPD / Program dan Kegiatan Program dan Kegiatan Awal RPJMD Tahun(2014) Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Tahun 2019 Penangg
(outcome)
(Tahun 0 /2013) target Rp (Juta) target Rp (Juta) Target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp target Rp (Juta) ung

2 Terselenggarnya 4 Menurunnya jumlah kasus


pencegahan dan kesakitan dan kematian Tercapainya cakupan
Tercapainya cakupan pencegahan,
pengendalian penyakit akibat penyakit Program Pencegahan dan pencegahan, penanggulangan
penanggulangan dan pengamatan 1 02 1 02 01 22 61 % 66.29 % 821 69.71 % 912 71.54 % 955 73.38 % 972 75.21 % 1,013 75.21 % 4,671.96 75.13 % 1,009
yang komprehensif Penanggulangan Penyakit Menular dan pengamatan penyakit
penyakit menular
dalam rangka menular
menurunkan angka
kesakitan, kematian dan 5 Meningkatnya upaya 1 Meningkatnya Cakupan
kecacatan akibat penyakit 66.38
pencegahan penyakit Desa UCI dari 80% menjadi 1 02 1 02 01 22 08 Peningkatan Imunisasi Cakupan Desa UCI % 80 % 264.00 85 % 277.00 90 % 291.00 95 % 305.61 100 % 320.89 100.00 % 1,458.51 100 % 320.89
menular dan tidak 100%
menular , dan
Pelayanan Cakupan
pengendalian faktor
Desa/Kelurahan mengalami
resiko serta mewujudkan
KLB yang dilakukan Cakupan Desa/Kelurahan
mutu lingkungan hidup Peningkatan surveillance
penyelidikan epidemiologi mengalami KLB yang dilakukan
yang lebih sehat. 2 1 02 1 02 01 22 09 epideminologi dan penanggulangan 100 % 100 % 180.00 100 % 189.00 100 % 198.45 100 % 180.00 100 % 180.00 100.00 % 927.45 100 % 180.00
<24 jam sebesar 100% penyelidikan epidemiologi <24
wabah
jam

3 Meningkatnya upaya
pencegahan dan Cakupan Pemberantasan Penyakit
penanggulangan penyakit 1 02 1 02 01 22 12 Pemberantasan Penyakit Menular 77 % 78 % 376.79 86 % 396 89 % 415.41 91 % 436.18 93 % 457.99 93 % 2,082.00 93 %' 457.99
Menular
menular dari 87.5% menjadi
93.75%
4 cakupan balita pneumonia cakupan balita pneumonia yang
11.41 % 12 % 30 % 40 % 50 % 60 % 60 % 60 %
yang ditangani ditangani
5 penemuan pasien baru penemuan pasien baru
tuberculosis di puskesmas tuberculosis di puskesmas dan 70 % 70 % 100 % 100 % - 100 % 100 % 100 % - 100.00 %
dan RSUD RSUD
Penemuan HIV-AIDS Penemuan HIV-AIDS
6 100 % 100 % 100 % 100 % - 100 % 100 % 100 % - 100.00 %
dipuskesmas dan RSUD dipuskesmas dan RSUD
7 Acute Flacid Paralysis
Acute Flacid Paralysis (AFP) rate
(AFP) rate 2 per 100.000< 80.00 % 84 88 92 96 100 0 4.00 100
2 per 100.000< 15 Tahun
15 Tahun

Meningkatkan penanganan Meningkatkan penanganan


8 Penderita Demam Berdarah Penderita Demam Berdarah 100.00 % 100.00 % 100.00 % 100.00 % 100.00 % 100.00 % - 100.00 % 100.00 %
Dengue (DBD) Dengue (DBD)
9 Meningkatkan penemuan Meningkatkan penemuan
100.00 % 100.00 % 100.00 % 100.00 % 100.00 % 100.00 % - 100.00 % 100.00 %
Penderita Diare Penderita Diare
Pelayanan deteksi penyakit Pelayanan pencegahan dan
10 tidak menular melalui: 22 12
Terdeteksinya kecenderungan - % 8 % - 8 % 50 8 % 50.00 8 % 50 8 % 50 7.50 % 200.00 8 50 50
1 02 1 02 01 penanggulangan penyakit tidak
penyakit tidak menular
menular
11 Pengukuran tekanan darah
Pengukuran tekanan darah 0 % 10 % 10 % 10 % 10 % 10 % 10.00 % 10 %
sebesar 10%
Pemeriksaan Clinical Breast
Pemeriksaan Clinical Breast
12 Examination (CBE) 0 % 5 % 5 % 5 % 5 % 5 % 5.00 % 5 %
Examination (CBE)
13 Pemeriksaan Inspeksi Visual
dengan asam Asetat (IVA) Pemeriksaan Inspesksi Visual
0 % 5 % 5 % 5 % 5 % 5 % 5.00 % 5 %
sebesar 5 % dengan asam Asetat (IVA)

Pemeriksaan Obesitas
14 Pemeriksaan Obesitas 0 % 10 % 10 % 10 % 10 % 10 % 10.00 % 10 %
sebesar 10%
6 Program Pengawasan dan Meningkatnya pengawasan dan
Meningkatkan Pengendalian Kesehatan Makanan pengendalian kesehatan
Meningkatnya kualitas obat dan
Pengendalian faktor resiko makanan yang beredar dipasaran 1 02 1 02 01 31 makanan - % - % 100.00 % 50.00 100.00 % 60.00 100.00 % 70.00 100.00 % 80.00 100.00 % 260.00 100.00 Desa 90.00
terjadinya penyakit

Pengawasan obat dan makanan Terlaksananya pengawasan obat


dan makanan
2 03 2 02 01 31 08 - Pasar - Pasar 28.00 Pasar 28.00 Pasar 28.00 Pasar 28.00 Pasar 112.00 Pasar - 28.00 Pasar 28.00

Sekolah

Sekolah

Sekolah

Sekolah

Sekolah

Sekolah

Sekolah

Sekolah
- 42.00 42.00 42.00 42.00 168.00 42.00 42.00

7 Meningkatnya kualitas
Meningkatnya Kualitas Program Pengembangan Meningkatnya Kualitas
lingkungan hidup 1 02 1 02 01 21 74 % 74 % 635.00 75 % 635.00 76 % 635.00 77 % 635.00 78 % 635.00 78.00 % 3,175.00 78 % 635.00
Lingkungan Lingkungan Sehat Lingkungan

1 Meningkatnya Tempat
Pengawasan dan pengendalian Persentase Cakupan Tempat 80 % 80 % 170.00 81.00 % 170.00 82.00 % 170.00 83.00 % 170.00 85.00 % 170.00 85.00 % 850.00 85.00 % 170.00
Umum yang memenuhi 1 02 1 02 01 21 05
Lingkungan Umum yang memenuhi syarat
syarat
Meningkatnya sarana air
minum yang dilakukan
Cakupan sarana air minum yang
2 inspeksi sanitasi 67 % 67 % 68.00 % 69.00 % 70.00 % 71.00 % 71.00 % 71.00 %
dilakukan inspeksi sanitasi

Peningkatan jumlah desa


yang mendeklarasi STOP
3 BABS 21 06
jumlah desa yang mendeklarasi 2.00 Desa 4 Desa 465.00 42.00 Desa 465.00 42.00 Desa 465.00 42.00 Desa 465.00 42.00 Desa 465.00 172.00 Desa 2,325.00 42.00 Desa 465.00
1 02 1 02 01 Peningkatan Kesehatan Lingkungan
STOP BABS

Peningkatan Jumlah desa


yang melaksanakan Sanitasi
Total Berbasis Masyarakat Jumlah desa yang melaksanakan
4 (STBM) Sanitasi Total Berbasis 70.00 Desa 10 Desa 10.00 Desa 10.00 Desa 10.00 Desa 10.00 Desa 50.00 Desa - 10.00 Desa
Masyarakat (STBM)
Kondisi Kinerja pada Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan SKPD
Indikator Kinerja Program
No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kodering SKPD / Program dan Kegiatan Program dan Kegiatan Awal RPJMD Tahun(2014) Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Tahun 2019 Penangg
(outcome)
(Tahun 0 /2013) target Rp (Juta) target Rp (Juta) Target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp target Rp (Juta) ung
3 Terciptanya kemandirian 8 Meningkatnya sarana dan
dan partisipasi prasarana kesehatan yang
masyarakat untuk berbasis masyarakat dalam
membudayakan Perilaku rangka mewujudkan
Hidup Bersih dan Sehat masyarakat yang mendiri
melalui promosi untuk hidup sehat.
kesehatan yang efektif Peningkatan Upaya Kesehatan Program Promosi Kesehatan dan Meningkatkan Upaya Promosi
1 02 1 02 01 19 - % 100 % 1,065.72 100 % 1,101.51 100 % 789.08 100 % 1,065.72 100 % 1,066.24 100.00 % 5,088.27 100 100 4,315.72
dan pengembangan dan Pemberdayaan masyarakat Pemberdayaan masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat
Upaya Kesehatan
Bersumberdaya
Masyarakat (UKBM).

9 Meningkatnya promosi Peningkatan Promosi


kesehatan yang efektif Kesehatan Prioritas
untuk membudayakan Pengembangan media promosi dan Promosi Kesehatan Prioritas di
PHBS di masyarakat 1 02 1 02 01 19 01 42 PKM 273 PKM 715.72 284 PKM 751.51 294 PKM 789.08 304 PKM 715.72 314 PKM 715.72 1,469.00 PKM 3,687.75 314 284 715.72
informasi sadar hidup sehat Puskesmas

10 Meningkatnya Promosi kesehatan prioritas


Promosi kesehatan prioritas untuk
pemberdayaan masyarakat untuk siswa di pendidikan 100 SD / 100 SD / 100 SD/SMP 100 SD/S 100 SD/SMP 100 SD/SM 500.00 SD/SM 100 SD/SMP
siswa di pendidikan dasar SMP SMP MP P P
melalui Upaya Kesehatan dasar
Besumber Masyarakat Cakupan Desa Siaga Aktif
(UKBM) Cakupan Desa Siaga Aktif 77.39 % 77.91 % 78.43 % 78.96 % 79.48 % 80 % 0.52 80 % 80 %

Pelaksanaan penjaringan Cakupan SD / MI yg


kesehatan siswa kelas 1 SD Pembinaan Usaha Kesehatan melaksanakan penjaringan
1 02 1 02 01 16 20 100 % 100 % 350.00 100 % 350.00 100 % % 100 % 350.00 100 % 350.00 100.00 % 1,400.00 100 350 350.00
sederajat Sekolah kesehatan siswa kelas 1 SD
sederajat

4 Terselenggaranya 11 Meningkatnya jaminan Cakupan Pelayanan Kesehatan Program Upaya Kesehatan Cakupan Pelayanan Kesehatan
1 02 1 02 01 16 100 % 100 % 52,653.31 100 % 51,933.52 100 % 52,458.34 100 % 52,909.89 100 % 53,409.89 100.00 % 263,364.95 100 % 88,154.60
jaminan kesehatan bagi kesehatan bagi Masyarakat Masyarakat Masyarakat Masyarakat
seluruh masyarakat Kabupaten Lebak melalui 1 Meningkatnya Jumlah
Kabupaten Lebak berbagai sumber Meningkatnya pelayanan
Penerima Manfaat Kartu Pelayanan kesehatan penduduk
1 02 1 02 01 16 01 kesehatan rawat jalan bagi 100 % 100 % 2,141.20 100 % 862.20 100 % 862.20 100 % 862.20 100 % 862.20 100.00 % 5,590.00 100 % 862.20
Sehat sebanyak 33.588 miskin dipuskesmas dan jaringannya
penduduk miskin
orang
Meningkatnya pelayanan 1 02 1 02 01 16 16 Peningkatan Jaminan Pemeliharaan Jumlah Penerima Manfaat Kartu 732,000 Jiwa 17,943 Jiwa 400 Jiwa 3,000 Jiwa 2,000 Jiwa 400 1,000 Jiwa 400 1,000 Jiwa 400
kesehatan rawat jalan bagi Kesehatan Masyarakat Sehat 9645 420.00 441.00 33,588.00 2,061.00
penduduk miskin

Fasilitasi penunjang kegiatan UPTD Tersedianya kebutuhan kegiatan


Tersedianya kebutuhan 1 02 1 02 01 16 18 1 Labkesda 1 Labkesda 72.69 1 Labkesda 76.32 1 Labkesda 80.14 1 Labkesda 72.69 1 Labkesda 72.69 1.00 Labkesda 374.54 1 1 72.69
labkesda UPTD Labkesda
kegiatan UPTD Labkesda

Jumlah kasus forensik Jumlah kasus forensik kehakiman


1 02 1 02 01 16 21 Pelayanan Kedokteran Kehakiman 10 Kasus 10 Kasus 50.00 15 Kasus 75.00 15 Kasus 75.00 15 Kasus 75.00 15 Kasus 75.00 70.00 Kasus 350.00 15 Kasus 75.00
kehakiman yang tertangani yang tertangani
sebanyak 70 kasus
Jumlah peserta Jaminan
Jumlah peserta JKN yang dilayani
Kesehatan Nasional yang 1 02 1 02 01 16 25 Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - % 100 % 49,989.42 100 % 50,500.00 100 % 51,000.00 100 % 51,500.00 100 52,000.00 100 % 254,989.42 100.00 % 52,500.00

%
(15%)
dilayani

5 Tersedianya SDM 12 Meningkatnya kualitas Terpenuhinya SDM kesehatan


Program Upaya Kesehatan Cakupan Pelayanan Kesehatan
kesehatan secara SDM kesehatan yang yang memiliki kualifikasi dan 1 02 1 02 01 16 100 % 100 % - 100 % 5,478.00 100 % 5,478.00 100 % 5,478.00 100 % 5,478.00 100.00 % 21,912.00 100 % 5,478.00
Masyarakat Masyarakat
proporsional, profesional, berdayaguna kompetensi
terpenuhinya kebutuhan dan berhasilguna Tersedianya Tenaga Tersedianya Tenaga Kesehatan
2 02 01 17 09 Peningkatan Sumberdaya Kesehatan 1,065 Orang 344 Orang 344 Orang 5,478.00 343 Orang 5,478.00 343 Orang 5,478.00 343 Orang 5,478.00 1,372.00 Orang 21,912.00 343 Orang 5,478.00
obat dan perbekalan Kesehatan PPT : PPT :
kesehatan secara merata Dr Umum Dr Umum 56
Orang 28 Orang 28 Orang 28 Orang 28 Orang 28 Orang 140.00 Orang - 28 Orang
serta sarana pelayanan Dr. Gigi Dr. Gigi 24
Orang 18 Orang 18 Orang 18 Orang 18 Orang 18 Orang 90.00 Orang - 18 Orang
kesehatan yang bermutu Apoteker Apoteker 1
Orang 1 Orang 1 Orang 1 Orang 1 Orang 1 Orang 5.00 Orang 1 Orang
Sanitarian Sanitarian 25
Orang 17 Orang 17 Orang 17 Orang 17 Orang 17 Orang 85.00 Orang - 17 Orang
Pelaksana Gizi Pelaksana Gizi 23
Orang 22 Orang 22 Orang 22 Orang 22 Orang 22 Orang 85.00 Orang - 22 Orang
Asisten Apoteker Asisten Apoteker - Orang 42 Orang 42 Orang 42 Orang 42 Orang 42 Orang 210.00 Orang - 42 Orang
Analis Kesehatan Analis Kesehatan - Orang 42 Orang 42 Orang 42 Orang 42 Orang 42 Orang 210.00 Orang 42 Orang
Perawat Perawat 411 Orang 79 Orang 79 Orang 79 Orang 79 Orang 79 Orang 395.00 Orang - 79 Orang
Bidan Bidan 525 Orang 22 Orang 22 Orang 22 Orang 22 Orang 22 Orang 395.00 Orang 22 Orang
SKM SKM Orang 23 Orang 23 Orang 23 Orang 23 Orang 23 Orang 115.00 Orang 23 Orang
Pranata Komputer Pranata Komputer Orang 50 Orang 50 Orang 50 Orang 50 Orang 50 Orang 250.00 Orang 50 Orang

12 Meningkatnya ketersediaan Meningkatnya ketersediaan obat


obat dan perbekalan dan perbekalan kesehatan Program Obat dan Perbekalan Terpenuhinya kebutuhan obat
1 02 1 02 01 15 41 Pusk 42 Pusk 6,716.54 42 Pusk 10,521.13 42 Pusk 11,047.19 42 Pusk 10,770.72 42 Pusk 11,046.35 42.00 Pusk 50,101.92 42 Pusk 11,046.35
kesehatan secara merata Kesehatan secara rasional
dan bermutu

Tersedianya obat non Tersedianya obat non generik ,


Pengadaan obat dan perbekalan
generik , reagen dan 1 02 1 02 01 15 07 reagen dan perbekalan di 41 Pusk 42 Pusk 1,458.32 42 Pusk 5,000.00 42 Pusk 5,250.00 42 Pusk 5,512.50 42 Pusk 5,788.13 42.00 Pusk 23,008.95 42 Pusk 5,788.13
kesehatan (DAU)
perbekalan di Puskesmas Puskesmas

Tersedianya Obat Generik Tersedianya Obat Generik pada


pada pelayanan kesehatan Pengadaaan obat dan perbekalan pelayanan kesehatan dasar dan
1 02 1 02 01 15 10 41 Pusk 42 Pusk 5,258.22 43 Pusk 5,521.13 43 Pusk 5,797.19 43 Pusk 5,258.22 43 Pusk 5,258.22 214.00 Pusk 27,092.98 43 Pusk 5,258.22
dasar dan Perbekalan kesehatan farmasi (DAK) Perbekalan Labkesda dan
Labkesda dan Puskesmas Puskesmas

13 Meningkatnya sarana dan


prasarana kesehatan untuk
melaksanakan pelayanan Terpenuhinya jumlah puskesmas Program pengadaan, peningkatan Terpenuhinya jumlah
yang efektif dan efisien dan jaringannya serta sarana dan dan perbaikan sarana dan puskesmas dan jaringannya
1 02 1 02 01 25 408 Unit 93 Unit 10,003.18 200 Unit 20,022.30 193 Unit 15,958.50 193 Unit 14,447.30 193 Unit 10,333.50 872.00 Unit 68,837.18 193 Unit 10,333.50
prasarana puskesmas dalam prasarana puskesmas / puskesmas serta sarana dan prasarana
kondisi baik pembantu dan jaringannya puskesmas dalam kondisi baik

Tersedianya Alat kesehatan Pengadaaan sarana dan prasarana Tersedianya Alat kesehatan
1 02 1 02 01 25 08 - pkm - PKM - 16 Unit 4,000.00 8 Unit 2,500.00 8 Unit 2,500.00 8 Unit 2,500.00 40.00 Unit 11,500.00 8 Unit 2,500.00
puskesmas puskesmas puskesmas

Tersedianya Alat kesehatan 25 xx


Pengadaaan sarana dan prasarana Tersedianya Alat kesehatan - Pustu 16 Pustu 730.00 16 PKM 800.00 10 Unit 500.00 10 Unit 500.00 10 Unit 500.00 62.00 Unit 3,030.00 10 Unit 500.00
1 02 1 02 01
puskesmas pustu puskesmas pembantu puskesmas pustu
Kondisi Kinerja pada Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan SKPD
Indikator Kinerja Program
No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kodering SKPD / Program dan Kegiatan Program dan Kegiatan Awal RPJMD Tahun(2014) Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Tahun 2019 Penangg
(outcome)
(Tahun 0 /2013) target Rp (Juta) target Rp (Juta) Target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp target Rp (Juta) ung

Gedung Puskesmas 1 02 1 02 01 25 xx Pembangunan Puskesmas Gedung Puskesmas 42 Unit - Unit - Unit - Unit 1 Unit 1,500.00 Unit 1.00 Unit 1,500.00 Unit

Peningkatan puskesmas menjadi


jumlah Puskesmas Poned 1 02 1 02 01 25 xx jumlah Puskesmas perawatan 14 Unit Unit 3 Unit 1,500.00 1 Unit 500.00 Unit Unit 4.00 Unit 2,000.00 Unit
puskesmas rawat inap

Meningkatnya masa pakai Pemeliharaan / Berkala Sarana dan Meningkatnya masa pakai sarana
1 02 1 02 01 25 14 - Unit 39 Unit 493.12 42 Unit 546.00 42 Unit 546.00 42 Unit 546.00 42 Unit 546.00 207.00 Unit 2,677.12 42 Unit 546.00
sarana dan prasarana Prasarana Puskesmas dan prasarana

Meningkatnya masa pakai


Pemeliharaan / Berkala Sarana dan Meningkatnya masa pakai sarana
sarana dan prasarana 1 02 1 02 01 25 xx - Unit - Unit 25 Unit 62.50 35 Unit 87.50 45 Unit 112.50 55 Unit 137.50 160.00 Unit 400.00 55 Unit 137.50
Prasarana Puskesmas pembantu dan prasarana pembantu
pembantu

Jumlah rehabilitasi Jumlah rehabilitasi Puskesmas


1 02 1 02 01 25 25 Rehabilitasi Puskesmas Pembantu 7 Unit 8 Unit 1,463.07 16 Unit 3,200.00 10 Unit 2,000.00 10 Unit 2,000.00 10 Unit 2,000.00 54.00 Unit 10,663.07 10 Unit 2,000.00
Puskesmas Pembantu Pembantu

Jumlah Puskesmas Keliling dan


Jumlah Puskesmas keliling 1 02 1 02 01 25 26 Puskesmas Keliling dan Operasional - unit 11 unit 2,725.00 11 unit 2,725.00 11 unit 2,725.00 9 unit 2,250.00 0 unit - 42.00 unit 10,425.00 0 Unit -
Operasional

Jumlah Rehabilitasi Jumlah Rehabilitasi Puskesmas


1 02 1 02 01 25 27 Rehabilitasi Puskesmas (DAK) - Unit 11 unit 2,237.19 5 unit 1,000.00 5 unit 1,000.00 5 unit 1,000.00 4 unit 800.00 30.00 unit 6,037.19 4 Unit 800.00
Puskesmas (DAK) (DAK)

Jumlah Rumah Dinas 25 28


Rehabilitasi Rumah Dinas (Dokter Jumlah Rumah Dinas (DAK) - Unit 3 Unit 454.80 8 Unit 1,200.00 8 Unit 1,200.00 8 Unit 1,200.00 9 Unit 1,350.00 36.00 Unit 5,404.80 9 Unit 1,350.00
1 02 1 02 01
(DAK) direhabilitasi DAK) direhabilitasi

Jumlah Rehabilitasi Jumlah Rehabilitasi Puskesmas


1 02 1 02 01 25 29 Rehabilitasi Puskesmas (APBD) - Unit 5 Unit 1,900.00 0 Unit - 0 Unit - 0 Unit - 0 Unit - 5.00 Unit 1,900.00 0 Unit -
Puskesmas (APBD) (APBD)

Jumlah Rumah Dinas Pembangunan Rumah Dinas Medis Jumlah Rumah Dinas Dokter dan
1 02 1 02 01 25 xx 71 Unit - Unit 6 Unit 1,800.00 8 Unit 2,400.00 0 Unit - 0 Unit - 14.00 Unit 4,200.00 0 Unit -
Dokter dan Paramedi dan Paramedis Paramedi

Pembangunan Poskesdes 1 02 1 02 01 25 xx Pembangunan Poskesdes Pembangunan Poskesdes 72 Unit - Unit 0 Unit - 0 Unit - 0 Unit - 0 Unit - - Unit - 0 Unit -

Jumlah Poskesdes 25 xx - Unit - Unit 2 Unit 600.00 5 Unit 1,500.00 5 Unit 1,500.00 5 Unit 1,500.00 17.00 Unit 5,100.00 5 Unit 1,500.00
1 02 1 02 01 Rehabilitasi Poskesdes Jumlah Poskesdes direhabilitasi
direhabilitasi

Jumlah Kendaraan Manling 25 xx 202 Unit - Unit 50 Unit 1,000.00 50 Unit 1,000.00 50 Unit 1,000.00 50 Unit 1,000.00 200.00 Unit 4,000.00 50 Unit 1,000.00
1 02 1 02 01 Pengadaan Kendaraan Manling Jumlah Kendaraan Manling baru
baru

Jumlah Pustu Terbangun 2 03 2 02 01 26 xx Pembangunan Pustu Jumlah Pustu dibangun 71 Unit Unit 12 Unit 2,750.00 5 Unit 1,375.00 5 Unit 1,375.00 5 Unit 1,375.00 5 Unit 6,875.00 5 Unit 1,375.00

6 Terselenggaranya 14 Meningkatnya kualitas Terwujudnya perencanaan,


manajemen manajemen kesehatan pengawasan dan evaluasi
pembangunan kesehatan mulai dari perencanaan, penyelenggaran program dan
yang standar didukung pengawasan dan evaluasi kegiatan pembangunan kesehatan Terselenggaranya layanan
oleh teknologi informasi penyelenggaraan program yang andal 1 02 1 02 01 01 Program Pelayanan Administrasi kantor dan tertibnya 100 Dok 100 % 3,343.41 100 % 3,343.41 100 % 3,343.41 100 % 3,343.41 100 % 3,343.41 500.00 % 16,717.05 100 3343.41 3,343.41
dan data yang akurat dan kegiatan. administrasi perkantoran
dalam penyelenggaraan
program dan kegiatan.

Jumlah Surat yang terkirim 1 02 1 02 01 01 01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah Surat yang terkirim 320 Surat 320 Surat 0.36 320 Surat 0.36 320 Surat 0.36 320 Surat 0.36 320 Surat 0.36 1,600 Surat 1.80 320.00 Surat 0.36

Tersedianya jasa layanan


Penyediaan Jasa Komunikasi, Tersedianya jasa layanan
telekomunikasi, air dan 1 02 1 02 01 01 02 12 Bulan 12 Bulan 433.20 12 Bulan 433.20 12 Bulan 433.20 12 Bulan 433.20 12 Bulan 433.20 60 Bulan 2,166.00 12.00 Bulan 433.20
Sumber Daya Air dan Listrik telekomunikasi, air dan listrik
listrik
Tersedianya jasa layanan air Tersedianya jasa layanan air
12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 60 Bulan - 12.00 Bulan
bersih bersih
Tersedianya jasa layanan
Tersedianya jasa layanan listrik 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 12 Bulan 60 Bulan - 12.00 Bulan
listrik

Tersedianya jasa peralatan Penyediaan Jasa Peralatan dan Tersedianya jasa peralatan dan
1 02 1 02 01 01 03 4 Jenis 1 Jenis 50.00 5 Jenis 50.00 5 Jenis 50.00 5 Jenis 50.00 5 Jenis 50.00 21 Jenis 250.00 5.00 Jenis 50.00
dan perlengkapan kantor Perlengkapan Kantor perlengkapan kantor

Tersedianya perijinan dan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Tersedianya perijinan dan
terpeliharanya kendaraan 1 02 1 02 01 01 06 Perizinan Kendaraan terpeliharanya kendaraan dinas / 48 unit 48 unit 831.53 61 unit 831.53 66 unit 831.53 71 unit 831.53 76 unit 831.53 322 unit 4,157.65 76.00 unit 831.53
dinas / operasional roda 4 Dinas/operasional operasional roda 4

Tersedianya perijinan dan Tersedianya perijinan dan


terpeliharanya kendaraan terpeliharanya kendaraan dinas / 206 Unit 206 Unit 206 Unit 206 Unit 206 Unit 206 Unit 1,030 Unit - 206.00 Unit
dinas / operasional roda 2 operasional roda 2

Tersedianya jasa kebersihan Tersedianya jasa kebersihan


02 1 02 01 01 08 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 12 Bulan 12 Bulan 109.44 12 Bulan 109.44 12 Bulan 109.44 12 Bulan 109.44 12 Bulan 109.44 60 Bulan 547.20 12.00 Bulan 109.44
kantor kantor
Jumlah alat tulis yang
02 1 02 01 01 10 Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah alat tulis yang diadakan 12 Bulan 12 Bulan 322.11 12 Bulan 322.11 12 Bulan 322.11 12 Bulan 322.11 12 Bulan 322.11 60 Bulan 1,610.55 12.00 Bulan 322.11
diadakan
Penyediaan Barang Cetakan dan
Jumlah barang yang dicetak 1 02 1 02 01 01 11 Jumlah barang yang dicetak 11 Jenis 13 Jenis 229.89 13 Jenis 229.89 13 Jenis 229.89 13 Jenis 229.89 13 Jenis 229.89 65 Jenis 1,149.45 13.00 Jenis 229.89
Pengandaan
Jumlah barang yang
Jumlah barang yang digandakan 7,800 Lmbr 87,000 Lmbr 87000 Lmbr 87000 Lmbr 87000 Lmbr 87000 Lmbr 435,000 Lmbr - 87,000.00 Lmbr
digandakan

Jumlah komponen instalasi Penyediaan Komponen Instalasi


1 02 1 02 01 01 12 Jumlah komponen instalasi listrik 13 Jenis 13 Jenis 76.80 13 Jenis 76.80 13 Jenis 76.80 13 Jenis 76.80 13 Jenis 76.80 65 Jenis 384.00 13.00 Jenis 76.80
listrik Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
Penyediaan Bahan Bacaan dan
Jumlah bahan bacaan 1 02 1 02 01 01 15 Jumlah bahan bacaan 60 Esplr 60 Esplr 5.04 60 Esplr 5.04 60 Esplr 5.04 60 Esplr 5.04 60 Esplr 5.04 300 Esplr 25.20 60.00 Esplr 5.04
peraturan perundang - undangan
Jumlah peraturan perundang- Jumlah peraturan perundang-
- Dok - Dok 0 Dok 0 Dok 0 Dok 0 Dok - Dok - - Dok
undangan undangan
Jumlah makanan dan
01 17
Jumlah makanan dan minuman 11,690 Porsi 11,690 Porsi 287.28 11690 Porsi 287.28 11690 Porsi 287.28 11690 Porsi 287.28 11690 Porsi 287.28 58,450 Porsi 1,436.40 11,690.00 Porsi 287.28
minuman sesuai dengan 1 02 1 02 01 Penyediaan Makanan dan Minuman
sesuai dengan kebutuhan
kebutuhan
Rapat-rapat Kordinasi dan
Jumlah perjalanan dinas 01 18
Jumlah perjalanan dinas dalam 3,132 Kali 3,132 Kali 997.76 3132 Kali 997.76 3132 Kali 997.76 3132 Kali 997.76 3132 Kali 997.76 15,660 Kali 4,988.80 3,132.00 Kali 997.76
1 02 1 02 01 Konsultasi
dalam daerah daerah
ke Luar Daerah
Jumlah perjalanan dinas luar Jumlah perjalanan dinas luar
390 Kali 390 Kali 390 Kali 390 Kali 390 Kali 390 Kali 1,950 Kali - 390.00 Kali
daerah daerah
Kondisi Kinerja pada Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan SKPD
Indikator Kinerja Program
No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kodering SKPD / Program dan Kegiatan Program dan Kegiatan Awal RPJMD Tahun(2014) Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Tahun 2019 Penangg
(outcome)
(Tahun 0 /2013) target Rp (Juta) target Rp (Juta) Target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp (Juta) target Rp target Rp (Juta) ung

Tersedianya sarana dan


Tersedianya sarana dan prasarana Program Peningkatan Sarana dan
1 02 1 02 01 02 prasarana penunjang kegiatan 17 Unit 17 Unit 60.00 17 Unit 63.00 17 Unit 66.15 17 Unit 69.46 17 Unit 72.93 85.00 Unit 331.54 17 Unit 72.93
penunjang kegiatan aparatur Prasarana Aparatur
aparatur
Terpeliharanya
Pemeliharaan rutin/berkala gedung Terpeliharanya perlengkapan
perlengkapan gedung kantor 1 02 1 02 01 02 22 1 Unit 1 Unit 60.00 1 Unit 63.00 1 Unit 66.15 1 Unit 60.00 1 Unit 60.00 5.00 Unit 309.15 1 Unit 60.00
kantor gedung kantor Dinas Kesehatan
Dinas Kesehatan

Terpeliharanya Pemeliharaan rutin/berkala Terpeliharanya perlengkapan


16 Unit 16 Unit 16 Unit - 16 Unit 16 Unit 16 Unit 80.00 Unit - 16 Unit
perlengkapan gedung kantor perlengkapan gedungkantor gedung kantor

Terpenuhinya jumlah pegawai Terpenuhinya jumlah pegawai


Program Peningkatan disiplin
menggunakan seragam dinas 1 02 1 02 01 03 menggunakan seragam dinas 825 Orang 825 Orang 187.00 825 Orang 196.35 825 Orang 206.17 825 Orang 216.48 825 Orang 227.30 4,125.00 Orang 1,033.29 825 Orang 227.30
Aparatur
beserta kelengkapannya beserta kelengkapannya

Jumlah pegawai yang Jumlah pegawai yang


Pengadaan Pakaian Dinas Beserta
menggunakan pakaian dinas 1 02 1 02 01 03 02 menggunakan pakaian dinas 825 Orang 825 Orang 187.00 825 Orang 196.35 825 Orang 206.17 825 Orang 187.00 825 Orang 187.00 4,125.00 Orang 963.52 825 Orang 187.00
Perlengkapannya
beserta perlengkapannya beserta perlengkapannya

Program Peningkatan
Dokumen capaian kinerja dan Dokumen capaian kinerja dan
1 02 1 02 01 06 Pengembangan Sistem Pelaporan 7 Dok 7 Dok 73.00 7 Dok 76.65 7 Dok 80.48 7 Dok 73.00 7 Dok 73.00 35.00 Dok 376.13 7 Dok 73.00
ikhtiar realisasi kinerja SKPD ikhtiar realisasi kinerja SKPD
Capaian Kinerja dan Keuangan

06 01
Penyusunan laporan capaian kinerja 1 Dok 1 Dok 73.00 1 Dok 76.65 1 Dok 80.48 1 Dok 73.00 1 Dok 73.00 5.00 Dok 376.13 1 Dok 73.00
Dokumen LRA 1 02 1 02 01 Dokumen LRA
dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
Dokumen CALK Dokumen CALK 1 Dok 1 Dok 1 Dok - 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
RKA RKA 1 Dok 1 Dok 1 Dok - 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
DPA DPA 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
RKA PERUBAHAN RKA PERUBAHAN 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
DPA Perubahan DPA Perubahan 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
Lakip Lakip 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
LPPD LPPD 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok - 1 Dok
Dokumen Perencanaan Dokumen Perencanaan
Program Perencanaan
Pembangunan Daerah Bidang 1 06 21 Pembangunan Daerah Bidang 100 DOK 2 DOK 75.00 2 DOK 75.00 1 DOK 25.00 1 DOK 25.00 1 DOK 25.00 7.00 DOK 2 1 DOK 25.00
Pembangunan Daerah
Kesehatan Kesehatan
Jumlah Dokumen Renstra
Jumlah Dokumen Renstra SKPD
SKPD Dinas Kesehatan 1 06 21 43 Penyusunan Renstra SKPD 1 Dok 1 Dok 50.00 1 Dok 50.00 0 Dok - 0 Dok - 0 Dok - 2.00 Dok 1 1 Dok -
Dinas Kesehatan Kab. Lebak
Kab. Lebak
Jumlah Dokumen Renja Jumlah Dokumen Renja SKPD
1 06 21 44 Penyusunan Renja SKPD 1 Dok' 1 DOK 25.00 1 Dok' 25.00 1 Dok' 25.00 1 Dok' 25.00 1 Dok' 25.00 5.00 Dok' 1 1 Dok' 25.00
SKPD dinas kesehatan dinas kesehatan
0 -
15 Tertatanya sistem Terwujudnya Sistem
informasi kesehatan dan Informasi Kesehatan (SIK) Program Standarisasi Pelayanan Meningkatnya standarisasi
1 02 1 02 01 23 63 Dok 68 Dok 231.57 79 Dok 260 86 Dok 260 86 Dok 260 86 Dok 260 405.00 Dok 79 86 Dok 260
pengembangan yang akurat Kesehatan pelayanan kesehatan
sumberdaya serta teknologi
guna mendukung Jumlah Puskesmas Pembangunan dan pemutakhiran
Jumlah Puskesmas Melaksakan
keakuratan dan kecepatan Melaksakan Sistem 1 02 1 02 01 23 xx data dasar standar pelayanan 20 Pusk 25 Pusk 171.57 35 Pusk 200.00 42 Pusk 200.00 42 Pusk 200.00 42 Pusk 200.00 42.00 Pusk 35 42 Pusk 200.00
Sistem Informasi Kesehatan
penyajian data data dan Informasi Kesehatan kesehatan
informasi dalam Profil Kesehatan Profil Kesehatan 41 Buku 41 Buku 42 Buku 42 Buku 42 Buku 42 Buku 209.00 Buku 42 42 Buku
pengambilan kebijakan Laporan Capian SPM dan
Laporan Capian SPM dan MDG's 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 5.00 Dok 1 1 Dok
kesehatan sesuai MDG's
kebutuhan.

Peta hasil Pembagunan Monitoring dan evaluasi Peta hasil Pembagunan Bidang
1 02 1 02 01 23 xx 1 Dok 1 Dok 60.00 1 Dok 60.00 1 Dok 60.00 1 Dok 60.00 1 Dok 60.00 5.00 Dok 1 1 Dok 60.00
Bidang kesehatan pembangunan bidang kesehatan kesehatan
BAB VI

INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN


SASARAN RPJMD

Indikator kinerja adalah ukuran keberhasilan yang dicapai pada setiap unit
kerja. Indikator kinerja atau indikator keberhasilan untuk setiap jenis pelayanan
pada bidang-bidang kewenangan yang diselenggarakan oleh unit organisasi
perangkat daerah dalam bentuk standar pelayanan yang ditetapkan oleh masing-
masing daerah. penetapan standar pelayanan merupakan cara untuk menjamin dan
meningkatkan akuntabilitas pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat.
Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan atau kualitatif yang
menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah
ditetapkan. Indikator kinerja harus merupakan suatu yang akan dihitung dan diukur
serta digunakan sebagai dasar untuk menilai atau melihat tingkatan kinerja baik
dalam tahap perencanaan, tahap pelaksanaan maupun tahap setelah kegiatan selesai
dan berfungsi.
Sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah merupakan suatu instrumen
petanggungjawaban yang terdiri dari berbagai indikator dan mekanisme kegiatan
pengukuran, penilaian dan pelaporan kinerja secara menyeluruh dan terpadu untuk
memenuhi kewajiban pemerintah dalam mempertanggungjawabkan keberhasilan
atau kegagalan pelaksanaan tugas, fungsi dan misi organisasi.
Pada sektor publik seperti entitas pemerintah, sistem akuntabilitas kinerja
menghadapi masalah berupa sulitnya mengukur kinerja dan menentukan indikator
kinerja yang tepat. Problematik tersebut timbul karena sektor publik memiliki
karakteristik yang sangat berbeda dengan sektor bisnis, terutama menyangkut
output, outcome dan tujuan utama entitas. Output entitas pemerintahan sebagian
besar berupa jasa pelayanan publik yang sulit diukur kuantitas maupun kualitasnya.
Indikator kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang mengacu pada
tujuan dan sasaran RPJMD adalah indikator kinerja yang secara langsung
menunjukkan kinerja yang akan dicapai Dinas Kesehatan dalam 5 ( lima ) tahun
mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran
RPJMD Kabupaten Lebak 2014-2019, untuk lebih jelas lihat tabel.6.1 sebagai
berikut:

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 78


Tabel.6.1
Indikator Kinerja SKPD Yang Mengacu Pada Tujuan dan RPJMD
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE


Kondisi Kinerja pada
No Tujuan Sasaran NDIKATOR SASARAN Awal RPJMD (Tahun
2014 2015 2016 2017 2018 Kondiri Akhir RPJMD Tahun Transisi (2019)
0 /2013)

1 Meningkatkan Meningkatnya Akses Jiwa/ 100 Jiwa/ 100 Jiwa/ 100 Jiwa/ 100 Jiwa/ 100 Jiwa/ 100 Jiwa/ 100 Jiwa/ 100
Pelayanan Kesehatan dan Kualitas Layanan Angka Kematian Ibu 157.66 155.00 150.00 145.00 140.00 135.00 135.00 127.00
000 KH 000 KH 000 KH 000 KH 000 KH 000 KH 000 KH 000 KH
Dasar Kesehatan yang
Terjangkau dan Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000 Jiwa/ 1000
Angka Kematian Bayi 24.64 24.00 23.00 22.00 21.00 20.00 20.00 18.00
Merata KH KH KH KH KH KH KH KH

Angka Harapan Hidup (AHH) 63.35 Tahun 63.44 Tahun 63.45 Tahun 63.46 Tahun 63.47 Tahun 63.48 Tahun 63.48 Tahun 63.50 Tahun

Prevalensi Balita Gizi Buruk 0.65 % 0.63 % 0.61 % 0.59 % 0.57 % 0.55 % 0.55 % 0.52 %

Cakupan pertolongan persalinan oleh


tenaga kesehatan yang memiliki 81.08 % 83.75 % 88.75 % 91.25 % 92.50 % 95.00 % 95.00 % 95.00 %
kompetensi kebidanan

Cakupan Desa UCI 66.38 % 80 % 85 % 90 % 95 % 100 % 100.00 % 100 85

Cakupan Balita gizi Buruk mendapat


100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100.00 % 100 %
Perawatan

Cakupan Pemberantasan Penyakit


61 % 60.67 % 76.67 % 80.00 % 83.33 % 86.67 % 86.67 % 86.67 %
Menular

Cakupan Pelayanan Kesehatan


Rujukan Masyarakat Miskin 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100.00 % 100 %

Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) 78.25 % 80.00 % 82.50 % 85.00 % 90.00 % 95.00 % 95.00 % 95.00 %

Cakupan Neonatal Dengan Komplikasi


82.00 % 83.75 % 88.75 % 91.25 % 92.50 % 95.00 % 95.00 % 95.00 %
yang ditangani

Cakupan pelayanan anak balita 67.57 % 72.06 % 76.54 % 81.03 % 85.51 % 90 % 90 % 90 %

Cakupan Penjaringan siswa SD dan


100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100.00 % 100 180
setingkat

Cakupan Pelayanan Kesehatan


100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100.00 % 100 180
Masyarakat Dasar Masyarakat Miskin

cakupan balita pneumonia yang


11.41 % 12 % 30 % 40 % 50 % 60 % 60 % 60 %
ditangani
Cakupan Desa/Kelurahan mengalami
KLB yang dilakukan penyelidikan 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100.00 % 100 180
epidemiologi <24 jam
BAB VII
PENUTUP

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan kabupaten Lebak tahun 2014-


2019, merupakan dokumen perencanaan sebagai bagian dari RPJMD Kabupaten
Lebak tahun 2014-2019.. Selanjutnya Rencana Strategis merupakan pedoman untuk
penyusunan Rencana Kerja Tahunan. Untuk itu perlu ditetapkan kaidah
pelaksanaan sebagai berikut :
1. Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang memuat Visi,
Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi (Kebijakan, Program, Kegiatan) sesuai dengan
tugas pokok dan fungsi dengan mengacu pada Rencana pembangunan Jangka
Menengah RPJM Kabupaten Lebak.
2. Dalam rangka meningkatan efektifitas pelaksanaan Rencana Strategis, perlu
upaya untuk melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan pemantauan terhadap
penjabaran Rencana Strategis Dinas Kesehatan ke dalam Rencana Kerja
Tahunan.
3. Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan digunakan
sebagai dasar evaluasi dan laporan pelaksanaan atas kinerja tahunan dan lima
tahunan.

Secara umum dokumen Rencana Strategis ini adalah sebuah garis kebijakan
dari Pemerintah Kabupaten Lebak yang disusun sebagai acuan dalam membuat
kebijakan dan pedoman untuk melaksanakan pembangunan yang berwawasan
kesehatan dengan mengembangkan krestifitas, inovasi dan kemampuan pemasaran
produk/jasa pelayanan kesehatan Kabupaten Lebak.

Dokumen Renstra ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi seluruh


komponen dan unit kerja Dinas kesehatan serta stakeholders lain yang terlibat, dan
memperjelas rangkaian pelaksanaan pembangunan daerah, khususnya
pembangunan kesehatan, sehingga diharapkan akan dapat mereduksi setiap deviasi
pelaksanaan dan hambatan yang mungkin timbul, sehingga pada akhirnya
pembangunan kesehatan di kabupaten Lebak selama kurun waktu 2014-2019

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019 80


KATA PN,NGAI{TAR

Puji syukur patut kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas ratrmat dan
karunia-Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Shategis Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebak Tahun 2014-2019, dengan tepat waktu.

Sesuai amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan


Pembangunan Nasional, maka sebagai salah satu pelaku pembangunan kesehatan, Dinas
Kesehatan Kabupaten Lebak telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebak Tahun 2014-2419.

Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak merupakan dokumen perencan ran yang
bersifat indikatif dan mernuat berbagi progfirm pembangunan kesehatan yang akan
dilaksanakan langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak untuk kurun waktu tahun
2014-201| dengan penekanan pada pencapaian sasaftm Prioritas Nasional, Standax
Pelayanan Mininal (SPM) danMillenium Development Goals MDGs).

Tantangan pembangunan kesehatan dan permasalahan pembangunan kesehatan makin


tambah berat, kompleks, dan balrkan tidak terduga. Oleh sebab itu pelaksanaanpembangunan
dilaksanakan dengan memperhatikan dinamika kependudukar5 epidemologi penyakit,
perubalran ekologi dan lingkungan, kemajuan iLnu pengetahuan dan teknologi, serta
globalisasi dan demokratisasi dengan semangat kemitraan" kerjasama lintas sektor serta
mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Akhirnya saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang
telah bekerja keras dalam penpsunan doktrmen rencana strategis ini, semoga Allah SWT
senantiasa memberikan petunjuk serta memberikan kekuatan kepada kita semua dalam
melaksanakan pembangunan kesehatan, saya mengajak kepada unsur Dinas Kesehatan
Kabupaten Lebalq untuk bersama-sama bahu membahu untuk mewujudkan Visi Dinas
Kesehatan Kabupaten Lebak 6 Penggerak Pembangunon Kesehatan yang hofesional
Menuja Masyarakat Sehat, Mandiri, Be*ualitas dan Berkeadilan ". Semoga semua usaha
kita mendapat Ridho Allah SWT, Aamiin.

2l Juli 2014
KESEHATAN
, rNrrnar
-
4/ FtMr SUKIRMAN. S.Sos, M.Si
NIP: 19591108 198103 1 006