Anda di halaman 1dari 1

Analisis Data

1. Mendengarkan Suara Jantung


Berdasarkan data pengamatan, pada katup mitral (ruang sela iga ke 5) interval waktu
lup-dup ulangan ke 1 yaitu 0,37 detik, ulangan ke 2 yaitu 0,32 detik, sehingga rata-ratanya
yaitu 0,345 detik. Sedangkan waktu istirahat antara dup-lup ulangan ke 1 yaitu 0,32detik,
ulangan ke 2 yaitu 0,28 detik, sehingga rata-ratanya yaitu 0,3 detik.Pada katup semilunar
(ruang sela iga ke 2) interval waktu lup-dup ulangan ke 1 yaitu 0,34 detik, ulangan ke 2 yaitu
0,28 detik, sehingga rata-ratanya yaitu 0,31 detik. Sedangkan waktu istirahat antara dup-lup
ulangan ke 1 yaitu 0,32 detik, ulangan ke 2 yaitu 0,25 detik, sehingga rata-ratanya yaitu 0,29
detik.Berdasarkan data pengamatan dan analisis data di atas dapat diambil kesimpulan
sementara bahwa baik pada katup mitral maupun pada katup semilunar interval waktu lup-
dup lebih panjang dibandingkan dengan waktu istirahat antara dup-lup. Dapat diambil
kesimpulan sementara juga bahwa interval waktu lup-dup dan waktu istirahat antara dup-lup
pada katup semilunar lebih panjang dibandingkan pada katup mitral.
2. Palpasi denyut nadi radialis
Berdasarkan data pengamatan, pada ulangan ke-1 dengan nadinya 86 permenit, pada
ulangan ke-2 denyut nadinya 83 permenit, sehingga rata-rata denyut nadinya yaitu 84,5
permenit. Dari data pengamatan dan analisis data tersebut dapat diambil kesimpulan
sementara bahwa denyut nadi subyek kurang lebih 85 permenit.

3. Perbandingan Kecepatan Denyut Jantung dan Denyut Nadi

Berdasarkan data pengamatan, perhitungan kecepatan denyut jantung dan denyut nadi
yang dilakukan secara simultan pada ulangan ke 1 denyut jantung 85 permenit dan denyut
nadi 78 permenit, pada ulangan ke 2 denyut jantung 89 permenit dan denyut nadi 83
permenit, sehingga rata-rata denyut jantung yaitu 87 permenit sedangkan denyut nadi 80,5
permenit. Dari data pengamatan dan analisis data tersebut dapat diambil kesimpulan
sementara bahwa denyut jantung lebih banyak dibandingkan dengan denyut nadi.