Anda di halaman 1dari 14

MCDONALD’S ATTEMPTING

TO REGAIN ITS EFFECTIVENESS?

1. CASE BACKGROUND

McDonalds merupakan salah satu perusahaan waralaba siap saji terbesar di


dunia. Pada tahun 1937 Richard “Dick” J. McDonald dan Maurine “Mac”
McDonald (McDonald Brothers) mendirikan restoran pertama yang berlokasi di
sebelah timur kota Pasadena, California. Pada saat itu McDonald’s merupakan
restoran Drive In yang pada saat itu sedang populer. Bangunan restoran berbentuk
persegi delapan, dengan mengekspose ruang dapur dan tidak memiliki tempat
duduk dibagian dalam restorannya. Menu yang populer pada saat itu bukan
humburger seperti yang kita kenal sekarang melainkan hotdog. Pada saat itu
restorannya sudah cukup sukses dan menguntungkan. Sehingga dia ingin
mengembangkan restorannya lagi dengan fokus pada kecepatan pelayanan yang
diharapkan akan meningkatkan volume pembelian konsumen.

Karena terjadi persaingan yang ketat pada bisnis Drive in, McDonald’s
bersaudara mengalami kesulitan dalam mengorganisasikan dan menggerakkan
usaha mereka agar berkembang lebih baik. Dan pada saat itu mereka bertemu
dengan seseorang yang bernama Ray Kroc. Ray Kroc yang membantu
McDonald’s bersaudara dalam mengembangkan usahanya tersebut. Ray Kroc
membangun McDonald's menjadi bisnis raksasa yang menghasilkan lebih dari $
23,5 miliar pendapatan tahunan dan mempekerjakan lebih dari 450.000 orang di
sekitar 32.000 restoran di 118 negara.

Pada sekitar tahun 1955 Ray Kroc mulai menjual waralaba McDonald's
dan untuk pertama kalinya perusahaan fast food (siap saji) di San Bernandino,
California menggunakan sistem franchise (waralaba). Sistem waralab ini muncul
dalam bentuk yang mirip dengan yang kita saksikan sekarang, yaitu sebuah
rancangan permasalahan yang disusun dengan seksama dan didokumentasikan
secara lengkap dengan perjanjian-perjanjian medetail antara perusahaan
McDonald’s dengan perusahaan yang akan beraliansi.
Selama tahun 1950-an hingga tahun 1960-an, produk-produk burger
McDonald’s yang merupakan produk-produk fast food, didistribusikan dengan
cara penjualan langsung. Bisnis waralaba McDonald’s ini mulai menyebar ke
berbagai daerah dan negara bagian. Untuk itu Kroc menerapkan prosedur operasi
standar (Standart Observation Checklist) untuk pembuatan hamburger dengan
spesifikasi yang diduga sangat ketat, yaitu lemak dibawah 19%, berat 1,6 ounce,
diameter 3,873 inch, dan onion 0,23 ounce.

Selain memperlakukan pewaralaba secara strategis, Kroc juga memberikan


suatu sistem operasi kepada partner-partner barunya. Sistem inilah yang
memberikan kepastian semua produk yang disajikan adalah sama. Untuk itulah
profesionalisme harus diterapkan. Dalam paradigma yang baru setiap operator dan
pewaralaba bertindak seperti seorang manajer pabrik yang harus menerapkan
manajemen professional.

Maka pada tahun 1961, Kroc meluncurkan program pelatihan yang


kemudian dinamakan sebagai Hamburger University di restoran yang baru yaitu
di Elk Village, Illinois. Di sana para pewaralaba dan operator dididik dalam cara-
cara ilmiah dalam menjalankan restoran yang sukses dan dilatih dalam aspek-
aspek operasi McDonald’s berupa mutu, pelayanan, kebersihan dan nilai (Quality,
Service, Cleanliness, and Value).

Hingga tahun 1960 Ray Kroc telah membuka 200 restoran di seluruh
Amerika Serikat. Dan pada tahun 1961, Ray Kroc telah membeli saham
perusahaan dari McDonald’s bersaudara dengan hampir senilai US$ 3.000.000,00.
Perusahaan fast food McDonald’s ini terus mengembangkan jaringan waralabanya
di lebih dari 60 negara.

Dan saat ini McDonald’s Corporation bersama dengan franchise dan


cabang-cabangnya telah berjumlah lebih dari 14.000 restoran. McDonald’s
melayani lebih dari 22juta orang setiap harinya atau sekitar 14.000 tamu setiap
menitnya. Tidak diragukan lagi kalau hal ini menjadikan McDonald’s sebagai
organisasi bergerak di bidang makanan yang terbesar di dunia.
Visi Misi McDonald’s

Visi
Menjadi restoran cepat saji dengan pelayanan terbaik di dunia.

Misi

1. Menjadi perusahaan terbaik bagi semua karyawan kami di setiap


komunitas di seluruh dunia.
2. Menghadirkan pelayanan dengan sistem operasionla yang unggul bagi
setiap konsumen kami di setiap restoran cabang McDonald’s.
3. Terus mengalami perkembangan ke arah yang menguntungkan sebagai
sebuah brand, serta terus mengembangkan sistem operasional
McDonald’s ke arah yang lebih baik lagi lewat inovasi dan teknologi.

Untuk mencapai visinya, McDonald’s selalu dan terus menjamin mutu


produk-produknya, memberikan pelayanan yang memuaskan, menawarkan
kebersihan dan keamanan produk pangan serta nilai-nilai tambah lainnya.
Senyuman konsumen adalah hal penting untuk McDonald’s.

Tujuan McDonald’s

1. Suatu sistem yang mampu menyediakan jasa makanan di dunia dengan


lebih dari 50.000 restoran.
2. Brand McDonald’s menyentuh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja saat
melakukan bisnis.
3. McDonald’s sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk setiap orang yang
ada di seluruh dunia.
4. Restoran dimana setiap pelanggan tersenyum dan merasa spesial.
5. Makanan yang paling baik di kelasnya dengan penyajian yang istimewa
dan menu makanan yang beragam.
6. Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara
pemilik, pemasok barang, dan perusahaan.
7. Brand yang sukses dan memberikan kontribusi pada pemilik, pemsok
barang, dan perusahaan.
2. PROBLEM STATEMENT

a. Bagaimana McDonald's menggunakan nama mereknya yang kuat untuk


membantu meningkatkan efektivitasnya?
b. Apakah kualitas dan rasa penting bagi anda saat memilih restoran?
Jelaskan.
c. Apa kekuatan lingkungan yang paling berbeda saat kita berada pada
dekade 2010 sampai 2020 jika dibandingkan dengan tahun 1950an dan
1960an?

3. PROBLEM SOLVING

Berbagai hal yang dapat dilakukan dalam mengembangkan usahanya, agar


tetap eksis dan bisa bersaing dalam pemasaran global apalagi di era 2000an ini.
Sebagai Manager Perusahaan kita dapat melakukan nya dengan menganalisis
SWOT, yaitu :

Analisis SWOT

Strenghts

McDonald’s yang menjadi salah satu restoran cepat saji yang sudah
dikenal oleh masyarakat di dunia. Dengan menyediakan makanan cepat saji
dengan harga yang ekonomis dan tersebar diberbagai wilayah. Menu yang
disajikan dengan cepat, sehingga orang-orang yang sibuk dan memiliki waktu
yang terbatas sangat menyukainya, karena keterbatasan waktu mereka seperti para
karyawan, mahasiswa, pekerja kantoran yang hanya punya waktu istirahat sedikit.
McDonald’s menjadi pilihan yang tepat bagi mereka.

Logo golden arches McDonald’s yang sederhana dan berwarna kuning


sangat mudah diingat dan sekarang sudah menjadi salah satu logo yang paling
mudah dikenali di dunia. Logo golden arches tersebut telah menjadi ikon yang
sangat identik dengan McDonald’s dan menjadi tolak ukur tingginya eksistensi
McDonald’s di kalangan masyarakat dunia.

McDonald’s juga mampu beraliansi dengan perusahaan-perusahaan besar


lainnya, seperti perusahaan coca-cola sebagai salah satu menu di McDonald’s.

Weakness

Namun dari kesuksesan McDonald’s menjadi restoran cepat saji yang


sudah dikenal di seluruh masyarakat dunia, McDonald’s masih memiliki beberapa
kelemahan. Salah satunya yaitu berkaitan dengan masalah nilai gizi yang terdapat
dalam setiap menu makanan yang disajikan, dianggap memiliki nilai gizi yang
sangat rendah, tinggi kolesterol dan memicu penyakit jantung dan obesitas.

Ini berkaitan dengan McDonald’s merupakan makan cepat saji yang


identik dengan gaya hidup yang tidak sehat, sehingga mengakibatkan pelanggan
membatasi dalam mengkonsumsi dan menjauhi makanan cepat saji. Selain itu
menu-menu yang kurang bervariatif, menyebabkan pelanggan bosan dengan menu
yang disajikan. Apalagi masyarakat sekarang sangat menyukai dan sangat
antusian dengan sesuatu hal yang baru.

Opportunities

McDonald’s masih bisa melalakuan inovasi dan membuat sebuah


perkembangan yang dapat membuat McDonald’s berkembang. Inovasi menu yang
lebih variatif dan menyediakan makana cepat saji tetapi menggunakan bahan-
bahan yang berkualitas dan dengan proses yang lebih sehat. Mempertimbangkan
nilai gizi dari menu yang disajikannya. Bisa dengan menambahkan bahan-bahan
baru yang bisa menyeimbangkan nilai gizi dari produk McDonald’s.

Threats

Beberapa hal yang bisa menjadi ancaman McDonald’s sebagai restoran


cepat saji yang sudah mendunia, yaitu dengan banyak nya bermunculan restoran-
restoran cepat saji lainnya seperti KFC yang menjadi saingan. Selain itu dengan
melek nya masyarakat sekarang dengan kesehatan. Sehingga membuat mereka
berfikir lagi untuk mengkonsumsi makan cepat saji. Masyarakat mulai peduli
dengan kesehatan dan mulai adanya kampanye dan promosi untuk hidup sehat.

Permasalahan

Dalam dunia bisnis, bukan hanya berbicara tentang untung dan rugi saja.
Masyarakat semakin pintar dalam memilih produk. Apalagi untuk masalah
makanan. Masyarakat akan lebih selektif dalam memilih makanan. Kesehatan
menjadi hal yang sangat penting saat sekarang ini. Orang-orang berlomba-lomba
untuk hidup sehat. Selain kesehatan, masyarakat sangat peduli juga dengan
lingkungan. Orang mulai peduli dengan keadaan lingkunga dan menjada
lingkungan agar bisa menajalani hidup dengan sehat. Sehingga menjadi hal yang
sangat diperhatikan oleh para pebisnis. Baik makanan, barang dan jasa.

Dengan seiring keberhasilannya McDonald’s mengalami permasalahan


dimana adanya kritik yang berkaitan dengan terjadinya peningkatan obesitas
global berkaitan dengan McDonald’s sebagai perusahaan yang memproduksi
produk fast food. Isu datang dari kalangan ahli gizi yang mengkritisi menu
McDonald’s yang memiliki tingkat lemak dan sodium yang tinggi. Sehingga tidak
baik jika dikonsumsi, apalagi bagi anak-anak.

Selain itu dengan ekspansi keseluruh dunia produk McDonald’s


mengakibatkan pemasalahan yang berkaitan dengan kontrol kualitas di setiap
restoran yang ada. Harus adanya pengendalian mutu dan kontrol kualitas produk
yang disajikan.

Pada zaman sekarang masyarakat mulai selektif dalam membeli dan


mengkonsumsi segala sesuatu. Menurut survei W&S Market Research, kaya rasa
dan penyajian yang baik mendapat poin 60 persen terhadap 400 konsumen yang
disurvei. Ini sangat penting, karena kualitas dan rasa berpangaruh pada kepuasan
kita dalam mengeluarkan uang untuk suatu makanan. Sehingga, ketika konsumen
merasa suatu restoran tersebut memiliki kualitas dan rasa yang baik, konsumen
tidak keberatan untuk mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk makan pada
restoran tersebut, meskipun banyak restoran sejenis yang menawarkan harga lebih
murah.

Kualitas meliputi, produk yang di hasilkan, pelayanan, fasilitas,


kenyamanan, dan kebersihan produk. “Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis
yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang
memenuhi atau melebihi harapan konsumen.”

Dalam konsteks tersebut, dapat memetik beberapa hal penting dalam


membahas “kualitas produk”, yakni :
1) Kata “jaminan” mengandung pengertian bahwa produk yang ditawarkan
kepada konsumen benar-benar telah melalui proses pengukuran dan pengujian
yang cermat dan rasional, sehingga layak untuk disertai dengan jaminan.
2) Kata “cita rasa” yang menjadi motivasi konsumen dalam memilih produk
adalah faktor yang menjadi fokus perhatian produsen atau pemasar. Jadi siapa
yang menjadi konsumen atau pembeli itu sangat penting diketahui oleh pihak
produsen atau pemasar.
3) Antara jaminan dan faktor kebutuhan terdapat rasionalisasi dan relevansi yang
harus diterjemahkan secara tepat oleh pihak produsen atau pemasar.

Alternative Pemecahan Masalah


Pada tahun 2000an dalam mengembangkan usaha banyak aspek yang
harus diperhatikan, bukan hanya berkaitan dengan utung dan rugi saja. Tapi
mampu memberikan produk dan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannnya.

McDonald’s memberikan produk yang lebih sehat (Good Food), dari


bahan-bahan pilihan dari para pemasok yang sudah tersertifikasi dan adanya
kontrol pada bahan-bahan sebelum disajikan kepada konsumen. McDonald’s
memperhatikan sisi kesehatan bagi para konsumennya.

Agar tetap bisa bersaing dalam dunia bisnis, dan banyak nya pesaing-
pesaing McDonald’s sebagai restoran sepat saji, maka McDonald’s memberikan
keungulan-keunggulannya bagi para pembelinya. Dengan memberikan pilihan
makanan yang lengkap dan seimbang serta menyediakan informasi yang
dibutuhkan oleh konsumen tentang makanan tersebut. Hal-hal yang dilakukan
oleh McDonald’s adalah terus meningkatkan keseimbangan komposisi gizi pada
menu-menu yang ada dan menambah menu baru menggunakan bahan buah, sayur,
susu rendah lemak, juga gandum utuh. McDonald's juga berusaha tampil lebih
sehat dengan mengurangi penggunaan pengawet buatan pada Ayam McNuggets
dan mengemas lebih banyak salad.

Sedangkan bahan baku makanan menggunakan bahan-bahan yang


berkualitas (Good Sourching), sehingga memiliki citarasa dan kualitas makanan
yang tinggi bagi pmbelinya. Sehingga adanya kepuasan dari para pembeli
McDonald’s.

McDonald’s tidak hanya memperhatikan sisi kesehatan pembeli saja tetapi


juga peduli pada lingkungan (Good Planet). McDonald’s menunjukkan
tanggungjawab dalam hal kelestarian bumi ini dengan cara meminimalisasi dan
mendiversifikasi limbah restoran serta mengkonversi limbah menjadi sumber daya
yang bernilai.

McDonald’s juga mengurangi intensitas karbon dengan cara


mengefisiensikan penggunaan energi, serta melaukan inovasi dalam desain
maupun peralatan restoran. Selain itu, McDonald’s juga mengelola penggunaan
air di setiap restorannya secara efisien. McDonald’s menggunakan prinsip
reduce,reuse,dan recycle dalam mengurangi dan mengefisiensikan penggunaan
energi dan kadar limbah. Penggunaan bungkus makanan yang menggunakan
bahan yang ramah lingkungan dan mudah untuk di daur ulang.

Selera masyarakat yang cepat berubah dapat menyebabkan kemunduran


apabila tidak melakukan inovasi-inovasi baru. Masyarakat cendrung cepat bosan
dan suka dengan sesuatu yang baru. McDonald's telah meluncurkan menu sarapan
sepanjang hari. Inovasi ini juga lebih menekankan kustomisasi makanan dengan
bahan-bahan yang lebih menarik. Selain itu, mereka juga mengumumkan dua
ukuran baru Big Mac.

Hidangan utama di restoran-restoran McDonald's adalah hamburger,


namun mereka juga menyajikan minuman ringan, kentang goreng dan hidangan-
hidangan lokal yang disesuaikan dengan tempat restoran itu berada. McDonald's
menawarkan menu yang berbeda-beda di berbagai negara. Di Norwegia terdapat
McLaks, yaitu sandwich salmon, di India terdapat Maharaja Macs dengan daging
kambing dan McAloo Tikki burger untuk umat Hindu vegetarian.

Pengembangan produk McDonald’s selain dari variasi menu, variasi rasa,


variasi topping, bundling packaging (penggabungan beberapa produk untuk dijual
dalam satu paket dengan harga khusus), juga bisa berupa penyesuaian menu
dengan upcoming event seperti Christmas, Summer break, Chinese New Year, dll.

Strategi pemilihan produk adalah “Go Global, Act Locally”. Artinya


McDonald’s akan memasukkan kearifan lokal pada produk dan jasa yang di
tawarkan. McDonald’s akan menyesuaikan dengan selera, budaya, dan kebiasaan
masyarakat setempat. Seperti di Indonesia McDonald’s memasukkan menu nasi
dan ayam goreng karena makanan pokok orang Indonesia adalah nasi, dia juga
mengesampingkan hamburger karena kebanyakan penduduk Indonesia beragama
Islam dan mengharamkan daging babi sehingga diganti dengan beef burger.
Contoh lain, di India, sapi adalah hewan yang dianggap suci sehingga tidak akan
ada banyak konsumsi sapi. Oleh sebab itu, mereka tidak menjual menu beef
melainkan menggantinya dengan daging ayam maupun menu vegetarian. Contoh
tersebut merupakan temuan dari kerja Departemen Research & Development. Di
satu sisi, fungsinya adalah mendeteksi kebutuhan pasar agar perusahaan bisa
menguasai pangsa pasar di negara yang dituju.
CEO McDonald's Steve Easterbrook mengungkapkan bahwa pihaknya
sedang melakukan pembaruan besar-besaran sebagai bagian dari upaya menjadi
"perusahaan burger modern dan progresif”. McDonald's akan menambah kios
self-service, craft burgers, dan table service ke tokonya.

Mulai saat ini, penggemar salah satu restoran cepat saji terbesar di dunia
ini dapat menentukan pesanan, memilih tempat duduk, dan mengambil makanan
mereka melalui layar sentuh. Bahkan, pihak McDonald's tengah dalam proses
pengembangan teknologi yang membuat pelanggannya dapat melakukan mobile
ordering.

McDonal’s sebagai restoran makanan cepat saji menawarkan berbagai


paket, mulai ekonomis samapi kelas atas, dengan berbagai keunggulan. Hal ini
dimaksudkan untuk menarik minat konsumen untuk membeli produk yang
ditawarkan.

McDonald’s yang sudah menjadi brand produk makanan cepat saji yang
sudah mendunia, yang sudah dikenal oleh orang banyak dari berbagai kalangan.
Selain itu pelayanan yang diberikan oleh McDonald’s memiliki keunikan dimana
pada setiap kunjungan mereka di seluruh Mc Donald’s mampu membuat
pelanggan tersenyum. Dan tersebar diberbagai daerah yang terjangkau oleh para
pembeli. Lingkungan restoran yang sangat nyaman bagi para pelanggan serta jam
buka 24 jam. Sehingga orang bisa datang ke restoran kapan saja dengan nyaman.

Selain itu McDonalds tidak hanya berkutat pada menu dan layanan saja,
McDonald’s juga memberikan inovasi di beberapa items, diantara nya:
a. Indoor setting (1950)
b. Drive thru window (1970)
c. Menambahkan Breakfast Menus (1980)
d. Menambahkan Play Area (1990)
e. Redesign bagian dapur
f. Gerai Self-service (2004)
g. Separate Dining Sections (sekarang)
- Linger zone dengan kursi yang nyaman dan koneksi wi-fi
- Grab and go zone dengan counter yang tinggi
- Zona fleksibel untuk anak–anak dan keluarga

Gambar 1. Hamburger Assembly Line pada McDonald’s

Inovasi pengaturan layout pada perusahaan McDonald’s ini ternyata bisa


meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan McDonald’s. Hal ini yang
pada akhirnya membuat McDonald’s dikenal sebagai perusahaan fast food
ternama di dunia, dan terus bisa mengekspansi bisnisnya ke luar negeri.

McDonald’s memiliki standar untuk inovasi layout-nya, yaitu :

 Penanganan maksimal material dengan alat yang tersedia


 Kapasitas dan kebutuhan ruang yang efisien
 Aspek lingkungan dan keindahan (estetika)
 Aliran informasi, material dan manusia yang efisien
 Biaya yang diperlukan untuk interaksi/aliran material dan manusia antar
area kerja

Restoran yang nyaman, luas, dan dengan fasilitas yang lengkap


memberikan kenyamanan bagi pembeli, menghabiskan waktunya di restoran baik
sendiri, ataupun bersama keluarga atau teman. Apalagi dengan adanya area
bermain untuk anak-anak. Orang tua tidak perlu bingung lagi untuk mengajak
anak-anak mereka. Dan memeberikan fasilitas koneksi wi-fi yang dibutuhkan oleh
anak-anak muda sekarang. Dengan meningkatnya kebutuhan internet dan gadget
pada saat ini.

Prinsip pengembangan inovasi yang dijalankan oleh McDonald’s adalah


“freedom within a framework”. Inovasi yang diterapkan McDonald’s berupa
layout restoran, intelectual property yang dirupakan sebagai lisensi yang dijual
kepada franchiee-nya, dimana sistem ini menempatkan McDonald’s pada
peringkat ke-5 dalam “10 Besar Peringkat Franchise Dunia” tahun 2012.

Kesimpulan

Seharusnya McDonald’s harus lebih bisa membaca pasar dan kondisi


masyarakat yang menjadi tager pasar. Dengan memberikan pelayanan dan
inovasi-inovasi terbaru. Dengan terus meningkatkan kualitas dan rasa agar tetap
menjadi pilihan masyarakat dalam memilih menu manakan.

Namun zaman terus berkembang dan selalu berubah, perkembangan


teknologi semakin berkembang dan semua nya menjadi serba instant. Diamana
pun dan kapan pun orang tak perlu harus ke pasar untuk membeli produk, cukup
dengan gadget apapun yang di inginkan dengan cepat dapat dibeli. Mungkin ini
tantangan untuk bisa mengembangkan McDonald’s lebih baik lagi dan lebih
efektif lagi. Sesuia dengan perkembangan zamna dan bagaimana bentuk
kebutuhan masyarakat sekarang yang semua nya ingin serba instan tapi
berkualitas dan dengan harga yang relatif terjangkau.

Mungkin di rumah, di kantor, di jalan dan dimana saja orang bisa


mendapatkan menu makanan yang sehat, cepat dan bisa memilih bahan apa yang
mereka inginkan hanya dengan gadget saja. tanpa mengeluarkan usaha yang
banyak, cukup tekan dan pilih saja.
REFERENSI

https://www.academia.edu/7463156/strategi_mcdonald’s_ditengah_
Kompetisi_bisnis_waralaba_makanan_cepat_saji.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/05/14/15532691/Ini.10.Restoran.Ce
pat.Saji.dengan.Penjualan.Terbesar.

http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/68518-
mcdonald_s__kebanjiran_duit_dari_indonesia.

http://businesscasestudies.co.uk/mcdonalds-restaurants/the-route-to-fast-
foodfranchising/the-advantages-for-the-franchisor.html#axzz3JqlJjHDP.

http://finance.detik.com/read/2014/03/06/134053/2517461/4/negara-
denganpenduduk-terbanyak-di-dunia-ri-masuk-4-besar.

http://smallbusiness.chron.com/product-development-strategy-
mcdonalds12207.html.
http://www.franchisedirect.com/information/markettrendsfactsaboutfranchising/th
esuccessofmcdonalds/8/1111/.

http://www.McDonald’ss.co.id/.

https://tirto.id/yang-membeli-dan-kaya-karena-mcdonald039s-cmKJ.

http://ridhowismadi.blogspot.co.id/2010/04/analisis-swot-pada-mcd.html

https://www. Britanica.com/topic/McDonalds.