Anda di halaman 1dari 2

Nama : Dewi Sundari

Npm : 1720050004
Tugas : Sistem Pengendalian Manajemen

“Peran / Pengaruh Loyalitas Terhadap System Pengendalian Manajemen”

1. Pengertian Loyalitas
Loyalitas menurut kamus besar bahasa Indonesia artinya adalah patuh atau setia. Menurut
Agustian (2001) loyalitas adalah kesetiaan pada prinsip yang dianut. Menurut Desseler (2000)
loyalitas karyawan merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai
pekerjaannya. Kemudian hasibuan (2007) mengemukakan bahwa loyalitas karyawan adalah
kesetiaan yang dicerminkan oleh kesediaan karyawan menjaga dan membela organisasi
didalam maupun diluar pekerjaan dari rongrongan orang yang tidak bertanggung jawab.
Selanjutny Loyalitas menurut Hermawan (dalam Priyanto, 2008) merupakan menifestasi dari
kebutuhan fundamental manusia untuk memiliki, men-support, mendapatkan rasa aman dan
membangun keterikatan Emotional Attachment. Loyalitas adalah salah satu hal yang tidak
dapat dibeli dengan uang. Loyalitas hanya bisa didapatkan, namun tidak bisa dibeli.
Mendapatkan loyalitas dari seseorang bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah untuk
dilakukan.
Alex S. Nitisemito mengatakan bahwa Loyalitas adalah kesetiaan terhadap perusahaan tempat
bekerja, seringkali dipakai syarat untuk promosi. Sedangkan menurut pendapat lain
mengatakan bahwa Loyalitas adalah kesetiaan, tekad dan kesanggupan menaati,
melaksanakan, dan mengamalkan sesuatu disertai dengan penuh kesadaran dan tanggung
jawab.
2. Pengertian Sitem Pengendalian Manajemen (SPM)
Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) adalah Suatu sistem yang digunakan
oleh manajemen/pemilik perusahaan untuk menjamin bahwa organisasi melaksanakan
strateginya secara efisien dan efektif dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan
dalam proses perencanaan stratejik.
Sistem Pengendalian Manajemen adalah Suatu alat dari alat-alat lainya untuk
mengimplementasikan strategi yang berfungsi untuk memotivasi anggota-anggota organisasi
guna mencapai tujuan organisasi

3. Peran Loyalitas Terhadap SPM


Loyalitas karyawan adalah patuh dan kesetiaan yang dicerminkan oleh kesediaan karyawan
menjaga dan membela organisasi didalam maupun diluar pekerjaan dari rongrongan orang
yang tidak bertanggung jawab. Sedangkan SPM adalah Suatu sistem yang digunakan
oleh manajemen/pemilik perusahaan untuk menjamin bahwa organisasi melaksanakan
strateginya secara efisien dan efektif dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan
dalam proses perencanaan stratejik. Jadi dengan rasa loyalitas atau kesetian dan patuh serta
menjaga organisasi yang dimiliki oleh para karyawan maka setiap target atau pekerjaan yang
ditetapkan oleh system penegndalian manajemen tidak dijadikan beban dan akan sangat
mudah menjalankannya, dan dengan itu pemimpin pun tidak akan lepas tangan terhadap
anggotanya dan selalu mendorong serta memotivasi karywannya. Tanpa adanya rasa loyalitas
dari karyawan system penegndalian sebagus apapun dibuat tidak akan efisien dan efektif
pelaksanaannya.