Anda di halaman 1dari 13

PENILAIAN (VALUATION)

CADANGAN NIKEL DI BULI RESOURCES AREA,


KABUPATEN HALMAHERA TIMUR,
PROPINSI MALUKU UTARA

Pendahuluan
„ Latar Belakang
‰ Kebutuhan Nikel dunia yang semakin meningkat
‰ PT XXXX. berniat untuk mengembangkan kegiatannya termasuk
bekerjasama dengan pihak lain.
‰ Cadangan nikel di Buli Resources Area (BRA), Kabupaten
Halmahera Timur merupakan salah satu yang akan dikembangkan
bersama dengan pihak lain.
‰ Penilaian keekonomian terhadap cadangan nikel di Buli Resources
Area (BRA), Kabupaten Halmahera Timur perlu dilakukan oleh pihak
ke tiga yang netral, sehingga diterima kedua belah pihak.
‰ Penilaian pakar (competent person) diperlukan untuk mengevaluasi
seluruh proses penaksiran cadangan, mulai kegiatan eksplorasi
(pengambilan conto, spasi yang digunakan, cara menghitung
sumberdayanya), cara penambangan, kegiatan
pengolahan/konsentrasi, representasikan potensi nilai ekonomi
tambang nikel tersebut dapat diperoleh.
Pendahuluan
„ Maksud dan tujuan
Maksud dan tujuan pekerjaan Penilaian Cadangan Nikel PT
XXX. ini adalah :

‰ untuk mengkaji dan mengevaluasi data geologi/eksplorasi,


penambangan, serta data penunjang lain yang telah tersedia
guna memberikan hasil taksiran nilai keekonomian cadangan
nikel di Buli Resources Area (BRA), Kabupaten Halmahera Timur

Lingkup Pekerjaan
„ Lingkup pekerjaan yang akan dilakukan adalah :
‰ Melakukan kajian sebaran endapan nikel dari data sekunder
yang tersedia.
‰ Melakukan survei lapangan untuk mengetahui kondisi/sebaran
endapan nikel yang telah ditaksir cadangannya oleh PT xxx.,
serta bagaimana cara penambangan dan pengolahannya pada
daerah-daerah tersebut.
‰ Melakukan analisis kadar untuk menentukan pengelompokan
sumber daya Nikel, proses perencanaan tambang secara
konseptual dan menghitung cadangannya.
‰ Melakukan perhitungan nilai ekonomis cadangan nikel di daerah
kajian.
‰ Memberikan rekomendasi nilai ekonomi cadangan nikel di
daerah ini.
Metodologi Penilaian
„ Metodologi yang akan diterapkan untuk menilai cadangan
nikel tersebut adalah sebagai berikut :
‰ Kompilasi data sekunder yang telah tersedia
‰ Melakukan pengelompokan (zonasi) sumber daya Nikel sesuai
dengan kadarnya.
‰ Menghitung cadangan tertambang (mineable reserves)
berdasarkan model geologi, jumlah cadangan dan cara
penambangan yang dipilih.
‰ Melakukan taksiran nilai ekonomi sumber daya/cadangan nikel
dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut:
„ Income Approach
„ Market Approach
„ Cost Approach

Lokasi Penelitian
lokasi penyelidikan adalah
di BRA, Kabupaten
Halmahera Timur,
Propinsi Maluku Utara
Geologi Daerah Tanjung Buli

Karakteristik Metalurgi
Ni < 1% Iron cap

Ni = 1-1,4%
Fe = 40-50%
MgO = 2% LIMONIT
SiO2 = 7%

Ni = 1,4-1,8%
Fe = 30-40% LGSO
MgO = 10%
SiO2 = 20%

Ni = 1,8-2,2%
Fe = 15-20% SAPROLIT
MgO = 20%
SiO2 = 35%

Ni = 0,25%
Fe = 6%
MgO = 35% BATUAN
SiO2 = 45% DASAR
„ Sumberdaya

„ Cadangan

Pengertian Nilai
„ Ada 2 macam nilai (value):

‰ Fair Market Value: nilai yang dibayarkan untuk property


pada pasar terbuka berdasarkan kemampuan menjual
produsen dan kemampuan membeli konsumen.

‰ Fundamental Value: nilai yang diperoleh melalui proyeksi


keuntungan yang diharapkan diterima oleh pemilik asset.
Nilai Mineral Asset
„ Merupakan nilai yang diharapkan diterima dari asset
yang berada di dalam permukaan

„ Nilai bergantung pada:


‰ Tingkat keyakinan akan keberadaan asset:
„ Speculative/Exploration properties
„ Marginal development properties
„ Development/Producing properties
‰ Waktu dan kondisi perekonomian pada saat penilaian
asset

Metode Penilaian
„ Dilakukan melalui 3 pendekatan utama:

‰ Pendekatan biaya (Cost Approach)


‰ Pendekatan pasar (Market Approach)
‰ Pendekatan pendapatan (Income Approach)
Penilaian Asset: Pendekatan Biaya
„ Prinsip penilaian property eksplorasi dengan
pendekatan biaya:
‰ Berdasarkan pemikiran, bahwa nilai riil dari asset
eskplorasi berada pada kemungkinan keberadaan dan
penemuan cadangan mineral yang ekonomis
‰ Option agreement pada mineral asset biasanya
berdasarkan pengeluaran yang diperlukan untuk
memperoleh manfaat (sumberdaya).

Penilaian Asset: Pendekatan Biaya


„ Penentuan nilai property eksplorasi dengan pendekatan
biaya:
‰ Property eksplorasi dinilai dari pengeluaran eksplorasi
sebelumnya ditambah dengan jaminan biaya masa depan.
‰ Pengeluaran eksplorasi diperhitungkan jika memberikan hasil
untuk pelaksanaan pekerjaan selanjutnya dan memberikan
keyakinan menuju penemuan cadangan mineral ekonomis.
‰ Perlu pemisahan antara biaya eksplorasi yang memberikan
kontribusi atau tidak pada nilai assets serta program dan biaya
eksplorasi ke depan.
‰ Berkaitan dengan inflasi, pengeluaran terdahulu mengalami
eskalasi menjadi waktu efektif dari pelaksanaan valuasi.
Penilaian Asset: Pendekatan Biaya

Jumlah
No. Komponen Biaya Tahun Keterangan
(Rp. Milyar)
1 Akuisisi Lahan
2 Pembangunan Prasarana
3 Pemetaan Topografi
1998 - 2001 23.045
2002 6.155
2003 8.933
4 Biaya Eksplorasi 2004 8.347
2005 15.746
2006 26.636
2007 5.474 Sampai Maret
5 Biaya Lain-lain

Penilaian Asset: Pendekatan Biaya


„ Perhitungan nilai asset Blok Sangaji:

‰ Hanya memasukkan komponen biaya yang sudah diterima.


‰ Merupakan nilai untuk wilayah seluas 4200 Ha.
‰ Pengurang adalah jumlah lubang bor yang tidak digunakan
untuk perhitungan sumberdaya (124 lubang bor)
‰ Biaya 1998 – 2001 diasumsikan merata.
Penilaian Asset: Pendekatan Biaya
PEMBIAYAAN EKSPLORASI:
TAHUN BIAYA EKSPLORASI DEFLATOR NILAI TAHUN 2006
1998 5,761,420,533 80.69 13,393,739,075
1999 5,761,420,533 92.12 11,732,171,010
2000 5,761,420,533 100.00 10,807,675,935
2001 5,761,420,533 114.30 9,455,865,415
2002 6,155,000,000 121.04 9,539,372,785
2003 8,933,000,000 127.68 13,124,742,873
2004 8,347,000,000 137.20 11,412,537,183
2005 15,746,000,000 156.02 18,931,349,677
2006 26,636,000,000 176.73 28,272,321,236
2007 5,474,000,000 187.59 5,474,000,000
TOTAL PEMBIAYAAN 132,143,775,189

DELINEASI:
NO. JUMLAH LUBANG BOR KEDALAMAN TOTAL KEDALAMAN
1 124 25 3,100
BIAYA PENGEBORAN PER METER: 242,000
TOTAL DELINEASI: 750,200,000

NILAI ASSET MINERAL DENGAN COST APPROACH:


TOTAL PEMBIAYAAN: Rp. 132,143,775,189
TOTAL DELINEASI: Rp. 750,200,000
NILAI ASSET TAHUN 2006: Rp. 131,393,575,189
ASUMSI NILAI TUKAR USD: 9000
NILAI ASSET DALAM USD: USD 14,599,286

Penilaian Asset: Pendekatan Pasar


„ Prinsip penilaian property eksplorasi dengan
pendekatan pasar:
‰ Menggunakan harga transaksi dari property yang bisa
dibandingkan untuk menetapkan nilai dari property subyek.
Penilaian Asset: Pendekatan Pasar
„ Penentuan nilai property eksplorasi dengan
pendekatan pasar:

‰ Potensi property eksplorasi yang dibandingkan bergantung


pada kesamaan kondisi geologi, mineralisasi, hasil dan
target eksplorasi, dan faktor yang lainnya.
‰ Nilai premi dapat diterapkan karena tingkat keyakinan yang
lebih terhadap penemuan cadangan dan pembangunan
infrastruktur.
‰ Nilai yang diperoleh merupakan kisaran dari property yang
dibandingkan

Penilaian Asset: Pendekatan Pasar

NILAI JUMLAH NICKEL KANDUNGAN HARGA USD/NIKEL


TAHUN TARGET NEGARA AKUISISI SUMBERDAYA GRADE NIKEL USD 2007 CONTENT
(JUTA USD) (JUTA TON) (JUTA TON) (USD/TON)
2001 Yakabindie Africa 40 289.0 0.58% 1.68 6937 23.86
2003 Ramu New Guinea 12 143.2 1.01% 1.45 10816 8.30
2003 Ambatovy Madagascar 38 190.0 1.10% 2.09 10816 18.18
2004 Caldag Turkey 3.9 36.0 1.30% 0.47 15101 8.33
2004 Syerston Australia 20 76.8 0.73% 0.56 15101 35.67
2005 Canico Brazil 805 168.9 1.76% 2.97 15590 270.80
2005 Kabanga Tanzania 30 26.4 2.60% 0.69 15590 43.71
2005 Goro New Caledonia 714 199.0 1.67% 3.32 15590 214.85
2006 Weda Bay Indonesia 196.4 277.0 1.49% 4.13 24850 47.59
2007 Sangaji Indonesia ??? 317.0 1.48% 4.69 37206 47.59
Penilaian Asset: Pendekatan Pasar

No. ALTERNATIF NILAI (USD) KETERANGAN


1 Berdasarkan nilai akuisisi 223.3 Juta
Eramet pada Weda Bay.
2 Berdasarkan rata-rata data 261.9 Juta
nilai akuisisi.
3 Berdasarkan rata-rata 270.6 Juta
data nilai akuisisi dengan
memperhatikan faktor
harga nikel dunia.

Penilaian Asset: Pendekatan Pendapatan


„ Prinsip penilaian property dengan pendekatan
pendapatan:

‰ Mengubah keuntungan ke depan (net operating income)


yang diturunkan dari kepemilikan property menjadi nilai
yang diperkirakan.
‰ Metode yang sering digunakan adalah Discounted Cash
Flow (DCF) Analysis.
‰ Modifikasi pada fleksibilitas manajemen dapat dilakukan
dengan menggunakan Real Option Valuation (ROV)
Penilaian Asset: Pendekatan Pendapatan
„ Langkah penentuan nilai property eksplorasi
dengan pendekatan pendapatan:
‰ Menentukan kondisi umum supply – demand dari pasar produk
mineral yang akan diproduksi.
‰ Memperkirakan kualitas dan kuantitas dari cadangan mineral
yang tersedia untuk ditambang, diproses, dan dijual.
‰ Menentukan tingkat produksi yang masuk akal, misal; kapasitas
umpan pabrik.
‰ Memperkiran pendapatan kotor berdasarkan prediksi harga
komoditas.
‰ Menentukan perkiraan biaya produksi dari produk mineral.
‰ Menentukan pendapatan bersih dari penjualan produk.
‰ Faktor-faktor lain yang berhubungan dengan penentuan nilai
property; investasi dan risk-adjusted discount rate.

Penilaian Asset: Pendekatan Pendapatan


„ Asumsi perhitungan nilai asset dengan
pendekatan pendapatan:

‰ Produksi untuk memenuhi output pabrik 23 – 25 ribu ton


nikel. Input ore 1,8 – 1,9 juta ton/tahun
‰ Umur tambang mengikuti umur pabrik yaitu 30 th.
‰ Biaya modal; tambang: USD 150 juta, pabrik: USD 600
juta.
‰ Biaya operasi: USD 6,00 per lbs (prod cost FeNi).
‰ Harga setelah tahun 2018: USD 7.50 per lbs.
‰ Discount rate: 10%
Penilaian Asset: Pendekatan Pendapatan

Cummulative Prasent Value Cash Flow


NPV:
600 USD 364.4 Juta
Cummulative Present

400
Value (USD Juta)

200
0
(200)2005 2010 2015 2020 2025 2030 2035 2040 2045

(400)
(600)
(800)

Tahun