Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan zaman, bidang elektronika juga berkembang


pesat. Pada suatu lingkungan industry banyak berhubungan dengan dunia
elektronika, dibutuhkan alat yang dapat digunakan dalam kegiatan industri. Mata
kuliah Elektronika Digital ini dilakukan untuk memperkenalkan dan mengajarkan
tentang bidang elektronika khusunya untuk Rangkain counter upup. Banyak sekali
kegunaan dari rangkain counter upup ini didunia elektronika digital. Bahkan dapat
dikatakan elektronika digital tidak terpisahkan dengan rangkain counter upup. Hal
itu dikarenkan untuk menerapkan fungsi perhitungan angka atau operasi
matematika harus menggunakan fungdi dari rangkain counter upup.

Rangkaian counter upup adalah rangkain elektronika yang berfungsi untuk


melakukan perhitungan angka secara berurutan baik itu perhitungan maju maupun
perhitungan mundur. Yang dimaksud perhitungan maju adalah dimana rangkaian
akan menghitung mulai dari angka kecil menuju angka yang lebih besar. Sedangkan
perhitungan mundur adalah sebaliknya. Perhitungan bisa mencapai jumlah yang
tidak terbatas tergantung perancangan rangkain ataupun tuntutan kebutuhan. Untuk
laporan ini menggunakan empat buah IC 4026B dan empat buah seven segment
sehingga hanya bisa mewakili fungsi akan empat digit atau angka satuan. Untuk
membuat fungsi yang lebih bayak tinggal menambahkan seven segmentnya sesuai
dengan fungsi yang diinginkan.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang, maka dapat diidentifikasikan


permasalahan sebagai berikut:

1.2.1 Apa saja komponen/bahan yang terdapat pada alat ?


1.2.2 Bagaimana bentuk rangkain alat tersebut ?
1.2.3 Bagaiman cara kerja alat tersebut ?

1
1.3 Tujuan

Tujuan dari laporan proyek akhir ini adalah:

1.3.1 Mahasiswa mampu mengetahui komponen/bahan yang terdapat pada


rangkaian alat ini.
1.3.2 Mahasiswa mampu mengetahui bentuk rangkaian dari alat ini.
1.3.3 Mahasiswa mampu mengetahui cara kerja alat ini.

1.4 Manfaat
Manfaat dari laporan akhir ini adalah:
1.4.1 Mempermudah pihak Tata Usaha dalam menghitung jumlah mahasiswa
yang diberikan pelayanan setiap hari.

2
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 IC 4026

Gambar 1.1 IC 4026

4026 IC adalah 16-pin CMOS tujuh-segmen kontra dari seri 4000. Ini
jumlah jam pulsa dan mengembalikan output dalam bentuk yang dapat ditampilkan
pada layar tujuh-segmen . Hal ini untuk menghindari menggunakan kode-biner
desimal ke tujuh-segmen decoder, tetapi hanya dapat digunakan untuk
menampilkan (desimal) 0-9 digit.

2.2 Seven Segment

Gambar 2.1 Seven Segment

3
Layar tujuh segmen (bahasa Inggris: Seven-segment display (SSD)) adalah
salah satu perangkat layar untuk menampilkan sistem angka desimal yang
merupakan alternatif dari layar dot-matrix. Layar tujuh segmen ini seringkali
digunakan pada jam digital, meteran elektronik, dan perangkat elektronik lainnya
yang menampilkan informasi numerik. Ide mengenai layar tujuh segmen ini sudah
cukup tua. Pada tahun 1910 misalnya, sudah ada layar tujuh segmen yang diterangi
oleh lampu pijar yang digunakan pada panel sinyal kamar ketel suatu pembangkit
listrik. Penampilan sevedn segment ini juga dapat menampilkan huruf besar A, C,
E dan F, ditambah huruf kecil b dan d.

2.3 Resistor

Gambar 2.3 Resistor

Resisitor merupakan salah satu komponen elektronika yang bersifat pasif


dimana komponen ini tidak membutuhan arus listrik untuk berkerja. Resisitor
memiliki sifat menghambat arus listrik dan resistor sendiri memiliki nilai besaran
hambatan yaitu ohm dan dituliskan dengan simbol Ω.

4
2.4 Kapasitor

Gambar 2.4 Kapasitor

Kapasitor adalah sebuah benda yang dapat menyimpan muatan listrik.


Benda ini terdiri dari dua pelat konduktor yang dipasang berdekatan satu sama lain
tapi tidak sampai bersentuhan. Benda ini dapat menyimpan tenaga listrik dan dapat
menyalurkannya kembali, kegunaannya dapat kamu temukan seperti pada lampu
flash pada camera, juga banyak dipakai pada papan sirkuit elektrik pada komputer
yang kamu pakai maupun pada berbagai peralatan elektronik.

2.5 Tombol Push Button

Gambar 2.5 Tombol Push Button

Push button switch (saklar tombol tekan) adalah perangkat / saklar


sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus
listrik dengan sistem kerja tekan unlock (tidak mengunci). Sistem kerja unlock
disini berarti saklar akan bekerja sebagai device penghubung atau pemutus aliran
arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar
akan kembali pada kondisi normal.

5
BAB III

METODE PERANCANGAN

3.1 Alat dan Komponen

Alat : Solder

Timah

Gunting

Multimeter

Komponen : 4 Buah IC 4026B

4 Buah Seven Segment Common Katoda

1 Buah Resistor

1 Buah Kapasitor 1µF

2 Buah Switch

Box Project

PCB

3.2 Rangkain Alat Counter

Gambar 3.1 Rangkain counter

6
Pada rangkain counter up ini activatornya adalah tegangan sumber yang
membagi keseluruh rangkaian atau pengaktif seluruh rangkaian, dengan input clock
ditekan untuk memasukan inputan , reset juga termasuk. Proses dari IC 4026
menghubungkan antara counter dengan seven segment dan output berupa display
angka pada sevent segment.

3.3 Layout Alat Counter

Gambar 3.2 Layout Rangkain counter

3.4 Cara Kerja Alat

Cara kerja alat ketika tombol kuning ditekan oleh mahasiswa yang sedang
mengantri maka sevensegment pertama akan menampilkan angka 1 dan jika di
tekan terus menerus akan bertambah sesuai banyak mahasiswa yang menekan
tombol kuning, 20 mahasiswa yang menekan tombol kuning maka sevensegment
akan menampilkan angka 20 begitu seterusnya. Saat mahasiswa tidak ada lagi yang
mengantri. Maka staff TU akan menekan tombol merah yaitu tombol RESET.
Angka 20 yang tampil pada sevensegment akan kembali menjadi 0 atau seperti
semula.

3.5 Langkah Kerja Pembuatan Alat

3.5.1 Buat rangkain dan layout terlebih dahulu lalu diprint.


3.5.2 Siapkan bahan yang diperlukan.

7
3.5.3 Sablon layout pada PCB, dan larutkan.
3.5.4 Susun komponen lalu mulai menyolder.
3.5.5 Maka alat siap digunakan.

8
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil

Gambar 4.1 Hasil rangkaian Counter up

4.2 Pembahasan

Projek mata kuliah Elektronika Digital membahas tentang


komponen/bahan, bentuk rangkain dan cara kerja dari alat counter up ini. Counter
up ini menggunakan IC 4026B yang berfungsi sebagai clock. Untuk sumber clock
dari digit seven segment diambil dari IC 4026B sehingga setelah selesai melakukan
perhitungan ke angka pertama pada seven segment akan berpindah kedigit kedua.
Dirangkaiana counter empat digit sevent segment ini dilengkapi dengan tombol
reset yang berfungsi untuk mengeset nilai dari counter kembali keawal sehingga
seven segment akan menampilkan nilai 0000 kembali

IC 4026B adalah encorder, decorder sekaligus driver dalam satu komponen


IC, sedang seven segment yang digunakan adalah common cathode (cc). Proses
perhitungan tidak dapat dimanipulasi.

9
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Counter up 4 digit merupakan suatu rangkaian logika yang berfungsi untuk


mencacah jumlah pada bagian input dan keluaran berupa digit biner.Dari project
pembuatan alat dengan rangkain counter up yang menggunakan sevent segment
dapat disimpulkan :

 IC 4026 adalah 16 pin CMOS tujuh-segment yang mengembalikan output


dalam bentuk yang dapat ditampilkan pada layar tujuh-segment.
 Sevent segment merupakan perangkat layar untuk menampilkan sistem
angka desimal dan merupakan alternatif dari layar dot-matrix yang terdiri
dari LED

5.2 Saran

Dalam pembuatan layout rangkaian harus hati-hati dan harus lebih teliti
karena sering terjadi kesalahan dalam menempatkan komponen yang akan
dipasang. Terutama pada penempatan seven segment dan IC karena menggunakan
4 buah IC dengan tipe 4026 memiliki enam belas buah pin.

10
DAFTAR PUSTAKA

http://elektro.um.ac.id/wp-content/uploads/2016/04/Elektronika-Digital-Dasar-
Modul-12-Counter-Aynchronous.pdf Diakses pada tanggal 02 Januari 2018 pukul
19: 20

https://www.scribd.com/doc/75968157/Rangkaian-Counter-Adalah-Rangkaian-
Elektronika-Yang-Befungsi-Untuk-Melakukan-Penghitungan-Angka-Secara-
Berurutan-Baik-Itu-Perhitungan-Maju-Ataupun-Per Diakses pada tanggal 02
Januari 2018 pukul 20:19

https://www.slideshare.net/mafailmi/implementasi-rangkaian-counter-pada-
digital-clock

Diakses pada tanggal 02 Januari 2018 pukul 20:46

https://www.academia.edu/9989047/PROJECT_STOPWATCH_SEDERHANA_
DENGAN_SEVENT_SEGMENT Diakses pada tanggal 02 Januari 2018 pukul
21:36

11