Anda di halaman 1dari 19

FORMAT PENGKAJIAN LANSIA

ADAPTASI TEORI MODEL CAROL A MILLER

Tanggal Pengkajian : 29 April 2015


1. BIODATA
Nama : Ny. S L/ P
Tempat dan tanggal lahir : Pakis Aji Gol. Darah : O / A / B / AB
Pendidikan terakhir : Tidak sekolah/SD/SLTP/SLTA/DI/DIII/DIV/S1/S2
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin/belum/janda/duda (cerai : hidup/mati)
TB / BB : ............Cm / ............. Kg
Penampilan : rapi dengan menggunakan baju tradisional
Ciri-ciri tubuh : Pendek, kurus
Alamat : Ds.Sukoharjo Telp. .................
Orang dekat dihubungi : Anak bungsunya L/P
Hubungan dengan lansia : Anak bungsu
Alamat : Ds. Sukoharjo Telp. ........................

A. PERUBAHAN YANG TERJADI LANSIA DAN UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHANNYA

1. Fungsi Fisiologis
1) Sistem Pernafasan
Kualitas: ____DBN ____Dangkal ___Cepat- dalam √Cepat dangkal

Batuk: ___Tidak √Ya Sputum : ___ Tidak ada ___Banyak Warna___________

Suara nafas : suara nafas pasien tidak terdengar berat namun terlihat pasien bernafas secara
cepat dan dangkal

2) Sistem Kardiovaskuler
Conjunctiva : Anemis ___ Tidak ____Ya CRT :
Bunyi jantung : ____ DBN ____Bunyi abnormal ________________________________
Pembesaran vena jugularis : √ Tidak ____Ya Edema tungkai : √Tidak ____Ya
Nadi pasien teraba cepat

3) Sistem Persyarafan
Kesadaran : Somnolent Sopor Apatis Delirium Coma
GCS : 456 composmentis
Keadaan mental: ___stabil ___Afasia ___Sukar bercerita ___Disorientasi

1
___Kacau mental ___Menyerang/agresif ___Tidakadarespons
Reflek patologis :

4) Sistem Perkemihan
Kebiasaan BAK: 6 kali/hari Jumlah _____ cc/hari √ Malam sering berkemih

___Kesukaran menahan/beser ___Nyeri/disuri ___Menetes/oliguri ___Anuri

Warna Urin: kuning pekat Alat Bantu: ___Folley kateter ____kondom kateter ___ngompol

Klien mempunyai kebiasaan sering buang air kecil hingga berkali kali terutama pada
pagi hari dan juga malam hari. Pada saat klien merasa ingin berkemih, klien langsung
menuju kamar mandi, namun kadang menggunakan pampers untuk mengatasi bila saat
ingin ke kamar mandi namun di tengah jalan tidak dapat ditahan.

5) Sistem Pencernaan
Jenis makanan saat ini (nasi/ bubur/ cair) dan suplemen : nasi, sayur, lauk

Diet/makanan pantangan yg dijalani saat ini : √Tidak __ Ya Macam : makan-makanan asin

Program diit saat ini :____Tidak √ Ya, macam :makan-makanan asin

Jumlah porsi setiap kali makan: 1 piring Frekwensi dalam1 hari: 3x makan

Nafsu makan: √Normal __ Bertambah __ Berkurang ___ Penurunan sensasi rasa

____Mual __Muntah __Stomatitis

Berat badan saat ini : ______ Kg Tinggi Badan : ________cm

Fluktuasi berat badan 6 bulan terakhir: __ tidak naik/turun_______Kg ___ naik. _____Kg

Kesukaran menelan: __Tidak √Ya, untuk makanan jenis : √padat ___cairan

Gigi palsu: ___Tidak √Ya √ bagian atas √bagian bawah

Gigi ompong : ___Tidak √Ya ___Bagian ata ___Bagian bawah √Sebagaian besar

Jumlah cairan/minum : ___< 1 ltr/hri ___ 1-2 ltr/ ____ > 2 ltr/hari

Jenis cairan :
Kebiasaan defekasi (BAB): 3kali/hari ___ kali/minggu

Tgl Defekasi terakhir : tidak terkaji

2
Pola BAB saat ini : ____dalam batas normal (DBN) ____ Konstipasi ___Diare
___Inkontinensia ___Nyeri √ Keluar darah Warna faeces : kuning

Colostomy : ____ tidak ___Ya Dapat merawat sendiri Colostomy : ___Ya ___Tidak

Klien senang sekali makan makanan yang banyak mengandung garam/asin. Makan
sehari-hari biasanya 3x sehari dengan porsi akhir-akhir ini semakin sedikit. Klien
biasanya makan dengan masakannya sendiri bila merasa tidak cocok dengan masakan
anaknya. Gigi dari klien tinggal 1 di bagian atas, klien tidak dapat makan makanan yang
keras. Anak dari klien mengatakan pada saat makan klien tampak seperti tersedak
namun klien mengatakan makannya baik-baik saja. Jika klien makan makanan yang
pedas biasanya langsung diare, pernah sampai mengeluarkan darah.

6) Sistem Muskuloskeletal
Mulai mengalami penurunan kekuatan otot tubuh, sering merasa linu-linu dan kaku pada
persendian dan beberapa bagian tubuh.

2. POTENSI PERTUMBUHAN PSIKOSOSIAL DAN SPIRITUAL


a. Psikososial
1) Persepsi : tidak terkaji
2) Interaksi : Interaksi dengan orang sekitar jarang
3) Konsep diri : klien dahulu mempunyai sebuah toko konveksi di pasar, namun
setelah suaminya meninggal klien menjadi sakit-sakitan dan akhirnya anak dari klien
menjual toko konveksinya.
4) Emosi : klien sering marah – marah hal tersebut biasanya efek pada saat
TD nya naik
5) Adaptasi : klien sudah tinggal dirumah selama 10 tahun
b. Spiritual
1) Aktivitas Ibadah : melakukan kumpul pengajian rutin setiap rabu
2) Hambatan : harus ditemani kakaknya

B. FAKTOR-FAKTOR RESIKO
1. Kondisi Patologis
a Keluhan Utama : badan terasa linu - linu
b Riwayat Penyakit : darah tinggi

3
2. Stresor
a Stresor fisiologis : badan mulai linu-linu dan resiko jatuh
b Stresor Psikologis : awalnya pasien terbiasa bekerja tetapi setelah sakit berhenti
bekerja dan nampak stress/ terbebani

3. Lingkungan
a. Dalam Rumah :
1) Penataan perabot :penataan perabot rumah tangga rapi dan tertata dengan baik
2) Lantai Rumah :
- Kebersihan : lantai rumah terlihat bersih
- Licin/Tidak : lantai rumah terlihat licin
- Rata/Tidak : lantai rumah rata

3) Pencahayaan : pencahayaan rumah baik pada siang hari banyak cahaya matahari
Yang bisa masuk ke dalam rumah
4) Ventilasi : terdapat banyak ventilasi di dalam rumah sehingga udara dalam rumah
pertukarannya bagus
5) Tangga, Ada/Tidak : ada, terdapat 2 buah tangga yang terletak di depan rumah dan
Di belakang rumah, tangganya terlihat licin
b. Kamar :
1) Penataan perabot dalam kamar : penataan perabot dalam kamar tertata rapi
2) Lantai kamar :
- Kebersihan : lantai kamar bersih
- Licin/Tidak: lantai kamar tidak licin
3) Pencahayaan siang dan malam :pencahayaan pada siang hari cukup dan pada
malam hari pencahayaan menggunakan lampu
4) Penataan ventilasi :ventilasi terdapat pada atas pintu kamar dan di atas jendela
kamar
5) Jenis Perabot yang ada : jenis perabotan yang ada di dalam kamar yaitu tempat
tidur, kursi, almari, meja, dan bufet kecil
6) Jarak kamar dengan kamar mandi : jarak kamar dan kamar mandi dekat
7) Apakah ada pegangan dalam kamar :tidak ada pegangan di dalam kamar hanya
pegangan pada tembok atau pintu

4
c. Kamar mandi
1) Lantai kamar mandi : lantai kamar mandi terbuat dari lantai semen dan tidak licin
karena sering digosok/ dibersihkan
2) Pencahayaan :pencahayaan menggunakan lampu
3) Jenis Closet : jenis kloset yang digunakan yaitu kloset jongkok
4) Jenis bak mandi: jenis bak mandi yang digunakan adalah bak mandi permanen
5) Pegangan : tidak ada pegangan dalam kamar mandi hanya pegangan pada pintu
atau tembok kamar mandi
6) Adanya keset :ada keset yang terletak di depan kamar mandi

d. Luar rumah
1) Halaman rumah : terdapat halaman rumah selebar 3x6 meter dan ada tanaman di
halaman rumah
2) Permukaan lantai, datar/menanjak :permukaan lantai tidak licin dan datar hanya ada
1 anak tangga yang menghubungkan halaman
rumah ke jalan gang

4. Kebiasaan Lansia
a Hobi/kegemaran : hobi Ny.S adalah memasak
b Kebiasaan positif : kegiatan yang sering dilakukan oleh Ny.S yaitu mengikuti
pengajian, tahlil dan PKK
c Kebiasaan negatif :kebiasaan yang dilakukan Ny.S masih sering makan ikan asin
dan makan makanan asin

5. Pengetahuan

Pengetahuan lansia tentang kesehatan

Tidak terkaji

6. Riwayat Pengobatan dan efek samping

a Jenis pengobatan : tidak terkaji


b Efek samping obat : tidak terkaji

5
C. NEGATIVE FUNCTIONAL CONCEQUENCES
1. Kemampuan ADL
Klien masih melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri. Anak klien membiasakan
klien untuk mandiri agar klien dapat beraktivitas dan tidak menjadi pasif. Sehingga klien
terbiasa mandiri namun tetap diawasi. Klien masih melakukan kegiatan-kegiatan seperti
masak, mencuci piring dan menjemur pakaian.
2. Aspek Kognitif
3. Resiko Jatuh
Klien mengalami resiko jatuh karena cara berjalannya sudah mulai melambat dan sudah
mempunyai riwayat jatuh terpeleset saat menjemur pakaian dan telinganya terbentur
sehingga fungsi pendengarannya semakin berkurang.
4. Pemenuhan Kebutuhan Tidur
Klien sering terbangun saat malam hari untuk pergi ke kamar mandi. Pada saat tidur
malam biasanya terbangun lebih dari 2 kali.
5. Kecemasan, GDS
6. Status Nutrisi lansia
Klien sering makan makanan asin sehingga tekanan darahnya cenderung selalu tinggi.
Makan 3 kali sehari.
7. Hasil pemeriksaan Diagnostik

6
KUESIONER KUALITAS TIDUR
(PSQI)

ID : Tanggal : Jam :
1. Jam berapa biasanya anda mulai tidur malam?
2. Berapa lama anda biasanya baru bisa tertidur tiap malam?
3. Jam berapa anda biasanya bangun pagi?
4. Berapa lama anda tidur dimalam hari?
5 Seberapaseringmasalah- Tidakper 1x 2x ≥3x
masalahdibawahinimengganggutiduranda? nah /minggu /minggu /minggu
a) Tidak mampu tertidur selama 30 menit sejak
berbaring
b) Terbangun ditengah malam atau terlalu dini
c) Terbangun untuk ke kamar mandi
d) Tidak mampu bernafas dengan leluasa
e) Batuk atau mengorok
f) Kedinginan di malam hari
g) Kepanasan di malam hari
h) Mimpi buruk
i) Terasa nyeri
j) Alasan lain ………
6 Seberapa sering anda menggunakan obat tidur
7 Seberapa sering anda mengantuk ketika
melakukan aktifitas disiang hari
Tidak Kecil Sedang Besar
antusias
8 Seberapa besar antusias anda ingin
menyelesaikan masalah yang anda hadapi
Sangat Baik kurang Sangat
baik kurang
9 Pertanyaan preintervensi : Bagaimana kualitas
tidur anda selama sebulan yang lalu
Pertanyaan postintervensi : Bagaimana kualitas
tidur anda selama seminggu yang lalu

PENILAIAN PSQI
Komponen :
1. KualitastidursubyektifDilihatdaripertanyaannomer 9
0 = sangatbaik
1 = baik
2 = kurang
3 = sangatkurang
2. Latensitidur (kesulitanmemulaitidur)  total skordaripertanyaannomer 2 dan 5a
Pertanyaannomer 2:
≤ 15 menit = 0
16-30 menit = 1
31-60 menit = 2
> 60 menit = 3
Pertanyaannomer 5a:
Tidakpernah =0

7
Sekaliseminggu = 1
2 kali seminggu = 2
>3 kali seminggu= 3
Jumlahkanskorpertanyaannomer 2 dan 5a, denganskordibawahini:
Skor 0 = 0
Skor 1-2 = 1
Skor 3-4 = 2
Skor 5-6 = 3
3. Lama tidurmalamDilihatdaripertanyaannomer 4
> 7 jam = 0
6-7 jam = 1
5-6 jam = 2
< 5 jam = 3
4. EfisiensitidurPertanyaannomer 1,3,4
Efisiensitidur= (# lama tidur/ # lama di tempattidur) x 100%
# lamatidur – pertanyaannomer 4
# lama di tempattidur – kalkulasi respon daripertanyaannomer 1 dan 3
Jika di dapathasilberikut, makaskornya:
> 85 % = 0
75-84 % = 1
65-74 % = 2
< 65 % = 3
5. GangguanketikatidurmalamPertanyaannomer 5b sampai 5j
Nomer 5b sampai 5j dinilaidenganskordibawahini:
Tidakpernah =0
Sekaliseminggu = 1
2 kali seminggu = 2
>3 kali seminggu= 3
Jumlahkanskorpertanyaannomer 5b sampai 5j, denganskordibawahini:
Skor 0 =0
Skor 1-9 =1
Skor 10-18 =2
Skor 19-27 =3
6. Menggunakanobat-obattidurPertanyaannomer 6
Tidakpernah =0
Sekaliseminggu = 1
2 kali seminggu = 2
>3 kali seminggu= 3

7. TerganggunyaaktifitasdisianghariPertanyaannomer 7 dan 8
Pertanyaannomer 7:
Tidakpernah =0
Sekaliseminggu = 1
2 kali seminggu = 2
>3 kali seminggu= 3
Pertanyaannomer 8:
Tidakantusias =0
Kecil =1
Sedang =2
Besar =3
Jumlahkanskorpertanyaannomer 7 dan 8, denganskor di bawahini:
Skor 0 = 0
8
Skor 1-2 = 1
Skor 3-4 = 2
Skor 5-6 = 3

Skorakhir: Jumlahkansemuaskormulaidarikomponen 1 sampai 7


Nilai
0 = Sangat baik
1-7 = Baik
8-14 = Kurang
15-21 = Sangat kurang

9
MMSE (Mini Mental Status Exam)

No Aspek Nilai Nilai Kriteria


Kognitif maksimal Klien
1 Orientasi 5 Menyebutkan dengan benar :
Tahun : ............................. Hari :...........
Musim : ............................ Bulan : ...........
Tanggal :
2 Orientasi 5 Dimanasekarangkitaberada ?
Negara: …………………… Panti :
………………………………..
Propinsi: ………………….. Wisma :
……………………………..
Kabupaten/kota : …………………………
3 Registrasi 3 Sebutkan 3 namaobyek (misal : kursi, meja, kertas),
kemudian ditanyakankepadaklien, menjawab :
1) Kursi 2). Meja 3). Kertas
4 Perhatiandankalkulasi 5 Meminta klien berhitung mulai dari 100 kemudia kurangi
7 sampai 5 tingkat.
Jawaban :
1). 93 2). 86 3). 79 4). 72 5). 65
5 Mengingat 3 Mintaklienuntukmengulangiketigaobyekpadapoinke- 2
(tiappoinnilai 1)
6 Bahasa 9 Menanyakan pada klien tentang benda (sambil
menunjukan benda tersebut).
1). ...................................
2). ...................................
3). Minta klien untuk mengulangi kata berkut :
“ tidak ada, dan, jika, atau tetapi )
Klien menjawab :
Minta klien untuk mengikuti perintah berikut yang terdiri
3 langkah.
4). Ambil kertas ditangan anda
5). Lipat dua
6). Taruh dilantai.
Perintahkan pada klien untuk hal berikut (bila aktifitas
sesuai perintah nilai satu poin.
7). “Tutup mata anda”
8). Perintahkan kepada klien untuk menulis kalimat dan
9). Menyalin gambar 2 segi lima yang saling bertumpuk

Total nilai 30
Interpretasi hasil :
24 – 30 : tidakadagangguankognitif
18 – 23 : gangguankognitifsedang
0 - 17 : gangguankognitifberat
Kesimpulan :………………………………………………………………………

10
Tingkat kemandirian dalam kehidupan sehari-hari (Indeks Barthel)

N Kriteria Dengan Mandiri Skor


o Bantuan Yang
Didapat

1 Makan 5 10

2 Berpindah dari kursi roda ke tempat tidur, atau sebaliknya 5-10 15

3 Personal toilet (cuci muka, menyisir rambut, gosok gigi) 0 5

4 Keluar masuk toilet (mencuci pakaian, menyeka tubuh, 5 10


menyiram)

5 Mandi 0 5

6 Berjalan di permukaan datar (jika tidak bisa, dengan kursi 0 5


roda )

7 Naik turun tangga 5 10

8 Mengenakan pakaian 5 10

9 Kontrol bowel (BAB) 5 10

10 Kontrol Bladder (BAK) 5 10

11
Pengkajian Determinan Nutrisi Pada Lansia:

No Indicators score

1. Menderita sakit atau kondisi yang mengakibatkan perubahan jumlah dan jenis 5
makanan yang dikonsumsi

2. Makan kurang dari 2 kali dalam sehari 0

3. Makan sedikit buah, sayur atau olahan susu 4

4. Mempunyai tiga atau lebih kebiasaan minum minuman beralkohol setiap harinya 0

5. Mempunyai masalah dengan mulut atau giginya sehingga tidak dapat makan 5
makanan yang keras

6. Tidak selalu mempunyai cukup uang untuk membeli makanan 3

7. Lebih sering makan sendirian 3

8. Mempunyai keharusan menjalankan terapi minum obat 3 kali atau lebih setiap 0
harinya

9. Mengalami penurunan berat badan 5 Kg dalam enam bulan terakhir 1

10. Tidak selalu mempunyai kemampuan fisik yang cukup untuk belanja, memasak atau 0
makan sendiri

Total score

American Dietetic Association and National Council on the Aging, dalam Introductory
Gerontological Nursing, 2001

Interpretations:
0 – 2 : Good
3 – 5 : Moderate nutritional risk
6 ≥: High nutritional risk

12
Pengkajian Kecemasan (Geriatric Anxiety Scale)

Nilai Keterangan
No Pertanyaan Tidak Pernah Jarang Sering
Pernah (1) (2) (3)
(0)

1. Apakah Anda merasa jantung berdebar


kencang dan kuat?

2. Apakah nafas Anda pendek?

3. Apakah Anda mengalami gangguan


pencernaan?

4. Apakah Anda merasa seperti hal yang


tidak nyata atau diluar diri Anda sendiri?

5. Apakah Anda merasa seperti kehilangan


kontrol?

6. Apakah Anda takut dihakimi oleh orang


lain?

7. Apakah Anda malu/takut dipermalukan?

8. Apakah Anda sulit untuk tidur?

9. Apakah Anda kesulitan untuk tetap


tertidur/tidak nyenyak?

10. Apakah Anda mudah tersinggung?

11. Apakah Anda mudah marah?

12. Apakah Anda mengalami kesulitan


berkonsentrasi?

13. Apakah Anda mudah terkejut?

14. Apakah Anda kurang tertarik dalam


melakukan sesuatu yang Anda senangi?

15. Apakah Anda merasa terpisah atau


terisolasi dari orang lain

16. Apakah Anda merasa seperti


pusing/bingung?

17. Apakah Anda sulit untuk duduk diam?

18. Apakah Anda merasa terlalu khawatir?

19. Apakah Anda tidak bisa mengendalikan


kecemasan Anda?

13
20. Apakah Anda merasa gelisah, tegang?

21. Apakah Anda merasa lelah?

22. Apakah Anda merasa otot-otot tegang?

23. Apakah Anda mengalami sakit punggung,


sakit leher, atau otot kram?

24. Apakah Anda merasa hidup Anda tidak


terkontrol?

25. Apakah Anda merasa sesuatu yang


menakutkan akan terjadi?

Jawaban dengan rentang dari 0 (tidak sama sekali) hingga 3 (sering).


Adapuncarapenilaiannyaadalahdengan system scoring tersebut yaitu:
Nilai 0 = Tidak pernah sama sekali, Nilai 1 = Pernah, Nilai 2 = Jarang, Nilai 3 = Sering

Rentang hasil skor dari 0 hingga 75, semakin tinggi skor mengindikasikan semakin level kecemasan
tertinggi.
Nilai 0-18 : level minimal dari kecemasan
Nilai 19-37 : kecemasan ringan
Nilai 38-55 : kecemasan sedang
Nilai 56-75 : kecemasan berat

14
Pengkajian Depresi (Geriatric Depression Scale)

Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tdk Hasil

1. Anda puas dengan kehidupan anda saat ini

2. Anda merasa bosan dengan berbagai aktifitas dan kesenangan

3. Anda merasa bahwa hidup anda hampa / kosong

4. Anda sering merasa bosan

5. Anda memiliki motivasi yang baik sepanjang waktu

8. Anda takut ada sesuatu yang buruk terjadi pada anda

7. Anda lebih merasa bahagia di sepanjang waktu

8. Anda sering merasakan butuh bantuan

9. Anda lebih senang tinggal dirumah daripada keluar melakukan sesuatu


hal

10. Anda merasa memiliki banyak masalah dengan ingatan anda

11. Anda menemukan bahwa hidup ini sangat luar biasa

12. Anda tidak tertarik dengan jalan hidup anda

13. Anda merasa diri anda sangat energik / bersemangat

14. Anda merasa tidak punya harapan

15. Anda berfikir bahwa orang lain lebih baik dari diri anda

Jumlah

Geriatric Depressoion Scale (Short Form) dari Yesafage (1983) dalam Gerontological Nursing, 2006
Interpretasi :
Jika Diperoleh skore 5 atau lebih, maka diindikasikan depresi

15
APGAR KELUARGA DENGAN LANSIA
Alat Skrining yang dapat digunakan untuk mengkaji fungsi sosial lansia

NO URAIAN FUNGSI SKORE

1. Saya puas bahwa saya dapat kembali pada keluarga (teman- ADAPTATION
teman) saya untuk membantu pada waktu sesuatu
menyusahkan saya

2. Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman)saya PARTNERSHIP


membicarakan sesuatu dengan saya dan mengungkapkan
masalah dengan saya

3. Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya menerima GROWTH


dan mendukung keinginan saya untuk melakukan aktivitas / arah
baru

4. Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya AFFECTION


mengekspresikan afek dan berespon terhadap emosi-emosi
saya seperti marah, sedih/mencintai

5. Saya puas dengan cara teman-teman saya dan saya RESOLVE


meneyediakan waktu bersama-sama

Kategori Skor: TOTAL


Pertanyaan-pertanyaan yang dijawab:
1). Selalu : skore 22). Kadang-kadang : 1 3). Hampir tidak pernah :
skore 0
Intepretasi:
< 3 = Disfungsi berat
4 - 6 = Disfungsi sedang
> 6 = Fungsi baik

Smilkstein, 1978 dalam Gerontologic Nursing and health aging 2005

16
No Data Etiologi Masalah
keperawatan
1. DO: Proses menua Resiko
- Usia 70 tahun ketidakefektifan
- TD 190/80 mmHg Elastisitas pembukuh darah berkurang perfusi perifer

DS: Terjadi kekakuan pembukuh darah


- Klien mengatakan
makannya biasa, Pembuluh darah menyempit
tidak
Penurunan aliran darah ke ginjal

Pelepasan renin

Merubah angiotensinogen menjadi


angiotensin I

Angiotensin I berubah menjadi


angiotensin II

Penyempitan pembuluh darah semakin


kuat

korteks adrenal mengeksktresikan


aldosteron

retensi Na + air

peningkatan volume intravaskuler

Hipertensi

2. DS: Gaya hidup tidak teratur Kurang


Pengetahuan
- Pasien sering
Sering beli makanan sembarangan (ikan
makan
laut/asin-asin)
makanan asin
- Pasien sering
Asupan makanan tidak terkontrol
marah-marah

Kurang pengetahuan
DO:

- TD 190 / 100
mmHg

17
INTERVENSI

No. Diagnosa Tujuan Intervensi Rasional

1. Resiko Setelah 1. Pendidikan 1. Untuk


ketidakefektifan dilakukan kesehatan memberikan
perfusi perifer pendidikan tentang informasi kepada
kesehtan 1x1 hipertensi klien dan klien
jam, klien 2. Latih klien tahu tentang
mampu untuk selalu penyakitnya dan
memahami melakukan klien juga tahu
proses kontrol ke cara-cara
penyakit dan puskesmas pencegahanya
diet yang 3. Memberikan 2. Agar klien bisa
sesuai dorongan agar terbiasa control
dikonsumsi klien ke puskesmas
meningkatkan dan
kebiasaan- menghilangkan
kebiasaan baik kebiasaan
, seperti : jalan- membeli obat di
jalan, banyak warung
minum air putih, sembarangan
menjaga pola 3. Memberikan
makan. semangat kepada
4. Memberikan klien yang sudah
jadwal istirahat melakukan
dan jadwal kebiasaan-
akrifitas setiap kebiasaan baik
harinya. agar lebih
meningkatkan lagi
kebiasaan
baiknya dan bisa
mempertahankan
kebiasaan baik
yang sudah
dilakukan.
4. Agar klien tahu
kapan saja harus
istirahat, kapan
harus control, dan
kapan harus
melakukan
aktifias yang
positif.

2. Kurang Tujuan : 1. Kaji pengetahuan 1. Mengetahui


Pengetahuan klien tentang sejauh mana
pengetahuan

18
Setelah penyakitnya klien tentang sakit
dilakukan 2. Edukasi klien dan yang dialami
2. Memberika info
tindakan keluarga tentang
dan edukasi
keperawatan, penyebab sehingga pasien
diharapkan penyakitnya mengetahui
bagaimana
keluarga klien 3. Edukasi kepada
kondisi
dan klien klien tentang kesehatannya
mengerti pengobatan dan sekarang
3. Dengan
proses perawatan yang
mengetahui
penyakit dan diperlukan pengobatan yang
pengobatan 4. Tanyakan baik dan benar
kembali diharapkan
pasien dapat
pengetahuan mengobati untuk
klien tentang memperbaiki
penyakit dan kondisinya
4. Dengan
pengobatan
menanyakan
5. Pantau TTV kembali akan
pasien mengetahui
sejauh mana
pasien
memahami apa
yang sudah
diedukasikan
5. Mengetahui
kondisi klien
sebelum dan
sesudah edukasi

19