Anda di halaman 1dari 2

MENJAGA TIDAK TEJADINYA PEMBERIAN

OBAT KADALUARSA, PELAKSANAAN FIFO DAN


FEFO, KARTU STOK/KENDALI
No. dokumen :
No. revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Kabupaten Halaman : Sabaruddin, SKM
Paser NIP: 19660114 198612 1 001
Puskesmas Kerang

1. Pengertian Menjaga tidak terjadinya pemberian obat kadaluarsa adalah proses kegiatan
pelayanan obat yang baik kepada pelanggan sesuai prosedur yang berlaku.
2. Tujuan Melindungi pelanggan dari kemungkinan penggunaan obat rusak/kadaluarsa
3. Kebijakan Melaksanakan pelayanan obat, menjaga tidak terjadinya pemberian obat
kadaluarsa dengan mengikuti langka-langka dalam SOP
4. Referensi Pedoman pengelolaan obat Puskesmas Dirjen Kefarmasian dan Alkes 2010
5. Prosedur 1. Petugas obat memeriksa semua obat yang diterima termasuk tanggal
kadaluwarsa dan keadaan fisik barang.
2. Petugas obat memasukan obat kedalam gudang penyimpanan obat
Puskesmas aji Kuning dan mencatat kedalam buku penerimaan barang.
3. Petugas obat menyimpan obat dalam rak dan menyusun sesuai jenis obat
dengan mengikuti sistem FIFO dan FEFO
4. Petugas obat melakukan pencatatan obat yang disimpan kedalam kartu stock
obat sebagai kartu kendali
5. Petugas obat mendistribusikan obat dari dalam gudang mengikuti sistem
FIFO dan memperhatikan FEFOnya dan mencatat kedalam buku pengeluaran
barang
6. Petugas obat melakukan control rutin terhadap kualitas obat termasuk
tanggal kadaluwarsnya.
7. Petugas obat memilah obat yang telah kadaluwarsa dan menyimpan di
tempat terpisah dari obat lain kemudian mencatat kedalam buku barang
kadaluwarsa.
8. Petugas obat membuat daftar obat yang telah kadaluwarsa
9. Petugas obat melaporkan obat kadaluarsa kepada Kepala Puskesmas Kerang
10. Petugsa obat membuat berita acara pemusnahan obat kadaluwarsa sekaligus
melakukan pemusnahan obat tersebut dengan disaksikan petugas obat yang
lain dan mengetauhi Kepala Puskesmas lalu dikirim berita acara
pemusnahan ke DINKES serta GFK Kab. Paser
6. Diagram alir

Petugas obat
memeriksa tgl ED Petugas obat menyimpan obat yang
untuk semua obat diterima dalam gudang obat puskesmas
yang diterima dan
mencatat kedalam
buku penerimaan

Petugas obat menyusun dalam rak obat


sesuai jenis obat dan mengikuti sistem
FIFO dan FEFO

Petugas obat
mencatat semua
jenis obat yang
disimpan kedalam
kartu stock obat
sebagai kartu kendali

7. Unit Terkait Tenaga Farmasi