Anda di halaman 1dari 3

TUGAS BIOKIMIA

STUDI KASUS ASAM AMINO

Disusun Oleh :

KELOMPOK 1
Nadiya Damara 1415041038
Nina Boenga 1415041040
Retno Ayu A 1415041051

Dosen Pengampu: Panca Nugrahini F, S.T. M.T.

JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2018
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Sumber protein dapat diperoleh dari protein hewani (daging, ikan, susu) dan nabati (tahu, tempe). Dari segi
nutrisi, protein hewani memiliki komposisi protein yang lebih lengkap dibandingkan protein nabati. Namun di
Indonesia konsumsi protein hewani masih tergolong rendah. Hal ini dikarenakan tingginya harga protein hewani.
Protein merupakan polimer alam yang tersusun dari berbagai asam amino melalui ikatan peptida. Asam amino
yang satu dengan yang lainnya dihubungkan dengan suatu ikatan peptida. Ikatan peptida ini akan terwujud apabila
gugusan karboksil dari asam amino yang satu bergabung dengan gugusan amino dari asam amino yang lain. Di
dalam penggabungan molekul asam amoni itu, akan terlepas satu molekul air.
Pembongkaran protein menjadi asam amino memerlukan bantuan dari enzim-enzim protease dan air untuk
mengadakan proses hidrolisis pada ikatan-ikatan peptida. Hidrolisis juga dapat terjadi jika protein dipanasi, diberi
basa, atau diberi asam. Dengan cara demikian, kita dapat mengenal macam-macam asam amino yang tersusun di
dalam suatu protein. Asam amino dapat dikelompokkan menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesensial.
Dalam tubuh, protein mengalami perubahan-perubahan tertentu dengan kecepatan yang berbeda untuk tiap
protein. Protein dalam darah, hati, dan organ tubuh lain mempunyai paruh waktu antara 2,5 sampai 10 hari. Protein
yang terdapat pada jaringan otot mempunyai paruh waktu 120 hari. Rata-rata tiap hari 1,2 gram protein per kilogram
berat badan diubah menjadi senyawa lain.
Protein dalam makanan diperlukan untuk menyediakan asam amino yang akan digunakan untuk memproduksi
senyawa nitrogen yang lain, untuk mengganti protein dalam jaringan yang mengalami proses penguraian dan untuk
mengganti nitrogen yang telah dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urea. Ada beberapa asam amino yang
dibutuhkan oleh tubuh, tetapi tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang memadai. Oleh karena itu, asam
amino tersebut yang dinamakan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh manusia.

1.2 Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah mahasiswa agar dapat :

1. Agar mahasiswa dapat mengetahui sejarah dan definisi protein.


2. Agar mahasiswa dapat mengetahui struktur protein.
3. Agar mahasiswa dapat mengetahui struktur asam amino.
4. Agar mahasiswa dapat mengetahui klasifikasi asam amino.
5. Agar mahasiswa dapat mengetahui sumber-sumber protein.
6. Agar mahasiswa dapat mengetahui fungsi protein.
7. Agar mahasiswa dapat mengetahui analisis dan metabolisme protein.
DAFTAR PUSTAKA

Amalia, Rosa. Dkk. 2013. Pengaruh Penggunaan Papain Terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan dan
Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus). Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan
Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

Azka, Aulia. Dkk. 2015. Profil Asam Lemak, Asam Amino, Total Karotenoid, dan a-Tokoferol Telur Ikan Terbang.
Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian
Bogor.

Muzayyanah, Mujtahidah Anggriani Ummul. Dkk. 2017. Analisis Keputusan Rumah Tangga dalam Mengkonsumsi
Pangan Sumber Protein Hewani Asal Ternak dan Non Ternak: Studi Kasus Di Propinsi di
Yogyakarta. Departemen Sosial Ekonomi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.