Anda di halaman 1dari 3

B.

Lembar Kuesioner Keselamatan Pasien / Patient Safety

Skala
STS TS KS S SS
No Dimensi Item (Sangat (Tidak (Kurang (Setuju) (Sangat
Tidak Setuju) Setuju) Setuju)
Setuju)

Petugas kesehatan selalu memperoleh


dukungan yang diperlukan saat bertugas
memberikan pelayanan kesehatan
kepada pasien dari teman sejawat dan
manajemen RS.
Dokter dan perawat selalu bekerja sama
dan berkoordinasi dengan baik.
Perawat dan dokter selalu bekerja sama
jika banyak pekerjaan yang harus
1. Iklim Kerja segera diselesaikan dengan cepat.
Sama Pelaporan kejadian atau kesalahan
medis terhadap keselamatan pasien
masih sangat rendah.
Apabila terjadi kesalahan dalam
memberikan asuhan keselamatan
pasien, maka yang menjadi fokus
pembicaraan adalah orang yang berbuat
salah bukan masalahnya yang
ditimbulkan.
2. Iklim Kepala ruangan, perawat dan dokter
Keselamatan selalu mendiskusikan cara untuk
mencegah error/KTD dan KNC.
Di ruangan ini, perawat dan dokter sulit
untuk berterus terang bila menemui
insiden kesalahan keselamatan pasien
yang terjadi di pelayanan.
Dokter dan perawat diberikan
kewenangan untuk mengambil
keputusan maupun tindakan yang akan
dilakukan sesuai prosedur.
Perawat menjelaskan pemeriksaan
penunjang pasien terbaru seperti: hasil
laboraturium, CT-Scan, MRI, dll.
Dokter dan perawat diberikan fasilitas
untuk bertanya atau berdiskusi kepada
tim medis lainnya tentang keputusan
maupun tindakan yang diambil di
ruangan ini.
Di ruangan kepala ruang dan DPJP
memberikan umpan balik ke arah
perbaikan berdasarkan laporan kejadian
(KTD maupun KNC) yang terjadi.
Perawat dan dokter yang bertugas
terlihat nyaman saat bekerja.
Perawat dan dokter di ruangan tidak
pernah mengorbankan keselamatan
pasien dengan alasan banyak pekerjaan.
Budaya di rumah sakit ini mendorong
dokter dan perawat untuk melaporkan
masalah terkait keselamatan pasien.

Pimpinan dan manajmen rumah sakit


mendorong implementasi program
keselamatan pasien.

Rumah sakit memfasilitasi semua


komplain/keluhan terkait keselamatan
pasien di rumah sakit ini.
Persepsi
3. Terhadap Kebijakan manajemen rumah sakit
Manajemen menunjukkan bahwa keselamatan
pasien merupakan prioritas.

Manajemen rumah sakit melakukan


pemantauan kinerja interprofesional
kolaborasi antara dokter dan perawat
terhadap kualitas pelayanan ke pasien.

4. Saya merasa setiap profesi di rumah


Kepuasan sakit ini saling menghargai satu sama
Kerja lain.

Pekerjaan yang saya lakukan sesuai


dengan job description.

Kenaikan posisi staff ditangani dengan


adil dengan memperhatikan kinerja dan
prestasi.
Kondisi dan budaya kerja sangat
kondusif dan nyaman.

Saya bangga dengan profesi saya.

Fasilitas rumah sakit cukup memadai,


sehingga lebih memaksimalkan dalam
melakukan pekerjaan dan pelayanan
kepada pasien.

Rumah sakit menangani masalah antar


profesi dengan bijaksana dan terbuka.
5. Kondisi Kerja
Hubungan kerja sama antara pihak
manajemen dan staf rumah sakit
berjalan baik.

Moral di rumah sakit sangat di junjung


tinggi.

Saya merasa tertekan dengan pekerjaan


atau profesi saya saat ini.

Tuntutan pekerjaan tidak sesuai dengan


kemampuan yang saya miliki.

Saya merasa jenuh dengan pekerjaan


saya saat ini dan ingin mencoba peluang
Pengenalan
6. pekerjaan lainnya.
Stress
Tuntutan pekerjaan saat ini berpengaruh
terhadap kehidupan keluarga dan
pribadi saya.

Saya merasa tim dan petugas medis


lainnya selalu memberikan motivasi
saya dalam bekerja.