Anda di halaman 1dari 16

Syarat-syarat hubungan kayu:

Nah untuk membuat suatu hubungan balok kayu yang kokoh nggak bisa
sembarangan ya, harus memenuhi syarat-syarat yang udah ditetapkan loh, syarat –
syaratnya sebagai berikut:
 Diusahakan hubungan dibuat sesederhana mungkin tetapi kokoh,
maksudnya agar dengan mudah dapat dikerjakan, mudah dipasang.
 Hindari menggunakan kayu yang benar-benar cacat.
 Perhatikan sifat-sifat kayu terutama terhadap penyusutan, pengembangan,
maupun penarikan
 Hindari menarik (melubangi) kayu terlalu dalam, karena dapat
melemahkan hubungan kayu itu sendiri
 Bentuk sambungan dan hubungan harus tahan terhadap gaya-gaya yang
bekerja padanya
 Perhatikan rencana penempatan sambungan, apakah akan ditumpu secara
merata atau di tempat-tempat tertentu, karena akan mempengaruhi
posisi/kedudukan balok itu sendiri, dalam keadaan rebah/berdiri.
 Sebelum hubungan dari kedua kayu saling disatukan, lebih baik di las
dahulu dengan cat dasar (lood menie) supaya hubungan tahan lembab dan
awet

Nah, hubungan kayu sendiri dibagi menjadi 3 kelompok nih:


1. Sambungan memanjang, digunakan untuk menyambung balok tembok
gording, dsb.
2. Hubungan yang arah serabutnya berlainan, digunakan untuk hubungan-
hubungan pintu, jendela, kuda-kuda, dll
3. Sambungan melebar (sambungan papan), digunakan untuk menyambung
bibir lantai, dinding, atau atap

Oke sampai disitu pembahasan tentang hubungan kayu. Kita lanjut ke macam –
macam hubungan kayu ya. Stay here, we continue!

MACAM MACAM SAMBUNGAN KAYU YANG BANYAK DIGUNAKAN


PADA BANGUNAN

Jadi, yang pertama ada sambungan kayu memanjang,


Kedua ada sambungan memanjang tegak lurus
And the last, ada sambungan kayu melebar
Berikut penjelasan dan contoh gambarnya satu – satu ya, check this out!
SAMBUNGAN KAYU MEMANJANG
 Sambungan bibir lurus dada tegak

Sambungan ini digunakan bila sepanjang balok-balok dipikul secara merata, tidak
menerima gaya tarik, contohnya itu kaya balok tembok.

 Sambungan bibir lurus dada miring

Digunakan jika balok menerima gaya ungkit ke atas. Contohnya pada ujung balok
tembok
Nah panjang bibirnya 2 – 2 ½ T
Kedua dada dibuat miring sebesar 1/8 – 1/6 T
 Sambungan bibir lurus mulut ikan

Digunakan bila ada gaya samping dan tidak menerima gaya tarik yang besar.
Serong mulut ikan dibuat sepanjang 1/8 – 1/6 T, panjang bibir 2 – 2 ½ T

 Sambungan bibir lurus berkait

Digunakan bila suatu balok akan menerima gaya tarik yang arahnya saling
berlawanan dengan gaya tarik ini diterima oleh bidang yang tegak.
Besarnya gaya tarik: P = b x ½ t x µ tarik (tegangan tarik)
Besarnya gaya gesek: S = b x 1 ¼ t x µ gesek (tegangan gesek)

Keterangan:
b = balok lebar mendatar
µ tarik = tegangan tarik
µ geser = tegangan geser

 Sambungan bibir miring tanpa kait (dada tegak)


Sambungan ini digunakan apabila balok berada di atas dua tumpuan atau lebih
seperti balok gording yang ditumpu atau ditahan oleh balok kaki kuda-kuda

 Sambungan bibir miring dengan kait (dada tegak)

Sambungan ini digunakan untuk balok yang akan menerima gaya lentur (momen)
maupun gaya tarik, contohnya balok gording ditinjau dari ilmu gaya (mekanika)
diusahakan sambungan ini berada pada peralihan momen positif ke momen
negatif yang besarnya = 0.
Letak bibir pemikul harus di dekat kaki kuda-kuda

 . Sambungan bibir miring tanpa kait (dada serong)


Sambungan ini dapat digunakan untuk menahan gaya lentur dan gaya ungkit yang
arahnya ke atas dan diharapkan pada sambungan ini tidak menerima gaya tarik
pada kedua ujung balok ditakik dada miring sedalam 1/8 – 1/6 t dan panjang bibir
pada arah datar 2 – 2 ½ t.

 . Sambungan memanjang kunci sesisi (kunci di atas)


Sambungan ini digunakan untuk kontruksi kuda-kuda, yaitu untuk menyambung
balok kaki kuda-kuda maupun balok tarik. Agar tidak mengganggu pemasangan
langit-langit (plafon), maka balok pengunci diletakkan di atas balok tariknya.
Untuk menjepit balok pengunci dan balok tarik yang disambung, biasanya
ditembus dengan 4 buah baut mur dengan diameter 14 – 16 mm.
Adapun daya tahan penampang terhadap gaya-gaya luar sebagai berikut:
Daya tahan tarik = (t-a) x b x tegangan tarik
Daya tahan tekan = a x b x tegangan tekan
Daya tahan geser = c x b x tegangan geser

Keterangan:
a = 1/8 – 1/6 t
c = ¼ x panjang balok kunci
b = lebar balok
t = tinggi balok

 . Sambungan memanjang kunci sesisi (kunci di bawah)

Sambungan memanjang kunci dengan balok pengunci berada di bawah, biasanya


dipakai untuk menyambung balok tarik yang ditumpu oleh tiang kayu.
Untuk menahan goyah dikedua ujung balok dibuat hubungan alur dan lidah.
Sedangkan hubungan antara tiang penyangga dengan balok kunci dibuat
hubungan pen dan lobang , kedalaman maksimum lobang ½ t. Balok yang
disambung dijepit oleh baut mur diameter 14 – 16 mm. Ukuran panjang lidah 4 –
5 cm, lebar lidah 1/3 tebal kayu.

digunakan untuk kayu balok pada konstruksi bangunan ).


Jenis sambungan kayu ini digunakan untuk penyambungan kayu pada
arah memanjang. ( biasanya digunakan untuk kayu balok pada konstruksi
bangunan ).

Sambungan Bibir lurus 2D

Sambungan Bibir lurus 3D

Sambungan kayu type Takikan Lurus Mulut Ikan


Type sambungan TAKIKAN LURUS MULUT IKAN ini biasa digunakan
pada balok kayu dengan arah memanjang. Untuk detailnya silakah lihat
gambat berikut.

Sambungan takikan lurus mulut ikan berkait 2D

Sambungan takikan lurus mulut ikan berkait 3D


Sambungan kayu type Bibir Miring
Type sambungan BIBIR MIRING ini biasa digunakan pada balok kayu
dengan arah memanjang.
Untuk detailnya silakah lihat gambat berikut.

Sambungan bibir miring berkait 3D

Sambungan bibir miring berkait 2D

Sambungan kayu type Bibir Lurus Berkait

Type sambungan BIBIR LURUS BERKAIT ini biasa digunakan pada


balok kayu dengan arah memanjang.
Untuk detailnya silakah lihat gambat berikut.
Sambungan bibir lurus berkait 3D

Sambungan bibir lurus berkait 2D

Hubungan dan Sambungan Kayu

Penyambungan pada pekerjaan kayu dapat dilakukan dengan


cara sambungan menyudut. sambungan melebar,sambungan memanjang.

Sambungan menyudut dapat dilakukan:

* Sambungan takikan lurus

* Sambungan pen dan lubang tertutup


* Sambungan pen dan lubang terbuka

* Sambungan ekor burung

* Sambungan pen dan lubang dengan spatpen


* Sambungan klip dengan satu satu sisi verstek

Sambungan melebar dapat dilakukan dengan


@ Sambungan alur dan lidah lepas

Sambungan kayu melebar jenis lidah lepas dan alur 2d


Sambungan kayu melebar jenis lidah lepas dan alur 3d
@ Sambungan alur dan lidah

Sambungan kayu melebar jenis lidah dan alur 2d

Sambungan kayu melebar jenis lidah dan alur 3d

@ Sambungan dowel

Sambungan memanjang dapat dilakukan dengan

* Sambungan bibir lurus


Sambungan sudut lidah bersponing dan alur 2D

Sambungan sudut lidah bersponing dan alur 3D

* Sambungan bibir lurus berkait

Sambungan bibir lurus berkait 3D


Sambungan bibir lurus berkait 2D

* Sambungan bibir miring

* Sambungan bibir miring terkait

Sambungan bibir miring berkait 3D


Sambungan bibir miring berkait 2D