Anda di halaman 1dari 8

3.

1 Analisis Sistem Operasi

Operasi industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem


integral y adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik terdiri dari
manusia, peralatan, material, energi, dan informasi melalui proses perancangan,
perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan
menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya (Wignjosoebroto, 2006).
Adapun peralatan yang terintegrasi terdiri dari production machines dan tools,material
handling dan work positioning devices, dan computer system. Sedangkan pada human
resource (sumber daya manusia) dibutuhkan untuk menjaga sistem tetap
berjalan.(Groover, 2001). Inputan dari modul ini adalah Proses Manufaktur yang
nantinya akan diolah menjadi Sistem Manufaktur yang dapat berwujud penentuan jumlah
mesin, dan konfigurasi lini produksi. Modul ini bertujuan untuk mengetahui sistem
manufaktur yang digunakan dalam pembuatan suatu produk dengan inputan dari proses
manufaktur.

3.2.1 Perhitungan Kebutuhan Target Demand

Dari hasil analisis supply-demand ( modul 2 ) didapatkan berapa jumlah


produksi yang harus dipenuhi pertahunnya, angka ini kemudian harus kita
terjemahkan menjadi rencana kebutuhan produksi persatuan waktu (minggu, bulan
atau tahun). Rencana kebutuhan produksi ini tidak semata-mata membagi demand
dalam bentuk satuan periode yang lebih kecil, namun juga mempertimbangkan
ketetapan kualitas seperti defect rate dalam tiap-tiap proses produksi. Berikut
tahapan yang dapat membantu perhitungan target produksi :

Tabel 3.2.1 Perhitungan Kebutuhan Target Demand

Kebutuhan Produksi Kebutuhan Produksi (per


No Tahun
(pertahun) bulan/hari/minggu)
1 2018 760 63/bulan, 15/minggu,2/hari
2 2019 807 67/bulan, 16/minggu,2/hari
3 2020 853 71/bulan, 16/minggu,2/hari
4 2021 899 75/bulan, 17/minggu,2/hari
5 2022 946 79/bulan, 18/minggu,3/hari
6 2023 992 82/bulan,19/minggu,3/hari
7 2024 1038 86/bulan, 20/minggu,3/hari
8 2025 1085 90/bulan, 21/minggu, 3/hari
9 2026 1131 94/bulan, 22/minggu,3/hari
10 2027 1177 98/bulan, 23/minggu,3/hari
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui kebutuhan demand forecast
pertahun. Untuk demand tahunan PT. Prisma Utama mengalami peningkatan, pada
tahun 2018 terdapat demand 760 customer, sehingga didapatkan demand per bulan
adalah 64 customer, total keseluruhan demand sepuluh tahun terakhir adalah 813
customer.

3.2.2 Optimasi Lini Operasi

Lini operasi merupakan gabungan dari unit kerja. Industri untuk peningkatan
kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral adalah sebuah sistem yang
memanfaatkan pendekatan teknik terdiri dari manusia, peralatan, material, energi,
dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian,
pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek
manusia dan lingkungan kerjanya, Di dalam unit kerja memiliki spesifikasi-
spesifikasi yang lebih spesifikasi lagi, seperti yang ada berikut ini adalah staf-staf

3.2.2.1 Perhitungan Laju Operasi per Unit Kerja

Dalam menentukan lini operasi, maka perlu didefinisikan terlebih


dahulu jenis proses produksi yang dilakukan terkait dengan jumlah output
dan metode yang digunakan. Pengklasifikasian dapat dilakukan berdasarkan
berdasarkan gambar 3.8 dibawah ini

Gambar 3.2.2.1 Laju Operasi Unit Kerja

JASA DEPO CONTAINER

Penyimpanan Cleaning and Repair


Penyewaan Container
Container Container

Unit Security Unit Dokumen Unit Customer Service Unit Checker Unit Operasional
- CCTV - Sensor Code Container Unit Maintenance
- Komputer - Komputer - Reach Stacker
- Lampu - ATK - Tool kit set
- Printer - ATK - Side Loader
- High Preassure cleaner
- Scanner - Web, wifi - Forklift
- ATK
- Web, wifi
Keseluruhan unit kerja terbagi dalam 6 tahapan. Unit kerja yang
tersedia dimana keseluruhan memiliki masing masing bagian dalam rangka
kinerja mereka sehingga mampu memberikan level keamanan dan
penyimpanan bagi tiap produk yang menerima jasa pelayanan dari PT.
Prisma Utama sehingga dapat meningkatkan level kepuasan pelanggan.

3.2.2.1.1 Ketersediaan unit kerja (Availability).

Kesiapan (availability) adalah keadaan siap suatu


mesin/peralatan baik dalam jumlah (kuantitas) maupun kualitas
sesuai dengan kebutuhan yang digunakan untuk melaksanakan
proses operasi. Kesiapan (availability) tersebut dapat digunakan
untuk menilai keberhasilan atau efektifitas dari kegiatan perawatan
yang telah dilakukan.

Tabel 3.2.2.1.1 Skema Variabel Waktu kerja


Jam
Waktu
kerja downtime
Unit kerja istirahat
per shift (Dt)
(Ti)
(Q)
Unit Security 480 60 20
Unit Dokumen 480 60 15
Unit Customer Service 480 60 15
Unit Checker 480 60 10
Unit Operasional 480 60 10
Unit Maintenance 480 60 20

Tabel 3.2.2.1.2 Availability

Availability
Stasiun Unit Kerja
(%)
Unit Security 95

96
Penyimpanan Unit Dokumen
dan 96
Unit Customer Service
Penyewaan
Container 98
Unit Checker

Unit Operasional 98

Cleaning and
Repair Unit Maintenance 95
Container
Pada tabel diatas dijelaskan masing-masing stasiun kerja beserta unit
dan presentase availability. Untuk unit Security presentase yang didapat
sebesar 95%. Sedangkan untuk unit Operasional presentase yang didapat
sebesar 98%. Presentase tersebut didapat dengan cara menghitung total waktu
penyimpanan dan jam kerja serta waktu breakdown dan Setup.

3.2.2.1.2 Perhitungan Kapasitas Operasi Unit Kerja

Kapasitas unit kerja ditempatkan pada level bahwa


kebutuhan akan suatu jasa meningkat dan kami menentukan
bahwa persen keberhasilan ialah 100% dengan skala nominal 1
dan menggunakan aturan defect jasa sebesar 0,05 atau 5% pada
masing – masing skala sehingga akan mendapatkan hasil
penjumlahan sebagai berikut dalam menentukan PC:

Tabel 3.2.2.1.2 Perhitungan Kapasitas Operasi Unit Kerja

Unit Security Unit Checker


AVIABILITY 0.95 AVIABILITY 0.98
DEFECT 0.05 DEFECT 0.05
JAM KERJA/MINGGU 168 JAM KERJA/MINGGU 168
SW 3 SW 3
H 8 HSH 8
PR 400 RP 400
PC 8664 PC 8938
Unit Dokumen Unit Operasional
AVIABILITY 0.96 AVIABILITY 0.98
DEFECT 0.05 DEFECT 0.05
JAM KERJA/MINGGU 168 JAM KERJA/MINGGU 168
SW 3 SW 3
HSH 8 HSH 8
RP 400 RP 400
PC 8756 PC 8938
Unit Customer Service Unit Maintenance
AVIABILITY 0.96 AVIABILITY 0.95
DEFECT 0.05 DEFECT 0.05
JAM KERJA/MINGGU 168 JAM KERJA/MINGGU 168
SW 3 SW 3
HSH 8 HSH 8
RP 400 RP 144
PC 8756 PC 3119
Formula yang digunakan adalah :

𝐴 = 𝐴𝑣𝑎𝑖𝑙𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑦
𝑃𝐶 = 𝐾𝑎𝑝𝑎𝑠𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 𝑤𝑜𝑟𝑘 𝑐𝑒𝑛𝑡𝑒𝑟
𝐻 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑗𝑎𝑚 𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑤𝑜𝑟𝑘 𝑐𝑒𝑛𝑡𝑒𝑟
𝑃𝑟 = 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑐𝑡𝑖𝑜𝑛 𝑅𝑎𝑡𝑒
𝑆𝑤 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆ℎ𝑖𝑓𝑡

Tabel 3.2.2.1.3 Jumlah Kapasitas Unit Kerja

Unit Kerja Kapasitas


Unit Security 8664 Unit /Minggu
Unit Dokumen 8756 Unit /Minggu
Unit Customer Service 8756 Unit /Minggu
Unit Checker 8938 Unit /Minggu
Unit Operasional 8938 Unit /Minggu
Unit Maintenance 3119 Unit /Minggu
3.2.2.1.3 Jumlah Unit Kerja yang Dibutuhkan

Perhitungan unit kerja dibutuhkan untuk mengtahui


jumlah kebutuhan mesin yang dibutuhkan dalam memproduksi
sejumlah demand. Ketika demand berubah, maka
kemungkinan jumlah unit kerja perlu ditinjau ulang sehingga
muncul kegiatan reinvestasi.

Gambar 3.2.2.1 Unit Kerja yang dibutuhkan

JASA DEPO CONTAINER

Penyimpanan Cleaning and Repair


Penyewaan Container
Container Container

Unit Security Unit Dokumen Unit Customer Service Unit Checker Unit Operasional
- CCTV - Sensor Code Container Unit Maintenance
- Komputer - Komputer - Reach Stacker
- Lampu - ATK - Tool kit set
- Printer - ATK - Side Loader
- High Preassure cleaner
- Scanner - Web, wifi - Forklift
- ATK
- Web, wifi

Perhitungan jumlah keseluruhan yang dibutuhkan dengan satuan


unit kerja dilakukan dengan pembagian antara Kesiapan
(Aviability) dengan jumlah unit kerja dan waktu unit kerja/minggu

Unit Kerja Kapasitas


Unit Security 8664 Unit /Minggu
Unit Dokumen 8756 Unit /Minggu
Unit Customer Service 8756 Unit /Minggu
Unit Checker 8938 Unit /Minggu
Unit Operasional 8938 Unit /Minggu
Unit Maintenance 3119 Unit /Minggu

Tabel 3.2.2.1.3 Total kebutuhan unit kerja

Unit Kerja Kapasitas


Unit Security 11,4 Unit Kerja
Unit Dokumen 11,5 Unit Kerja
Unit Customer Service 11,5 Unit Kerja
Unit Checker 11,3 Unit Kerja
Unit Operasional 11,3 Unit Kerja
Unit Maintenance 4,1 Unit Kerja
JASA DEPO CONTAINER

Penyimpanan Cleaning and Repair


Penyewaan Container
Container Container

Unit Security Unit Dokumen Unit Customer Service Unit Checker Unit Operasional
- CCTV - Sensor Code Container Unit Maintenance
- Komputer - Komputer - Reach Stacker
- Lampu - ATK - Tool kit set
- Printer - ATK - Side Loader
- High Preassure cleaner
- Scanner - Web, wifi - Forklift
- ATK
- Web, wifi

Berdasarkan gambar diatas, dijelaskan sebagai berikut.


1. Unit Security
Dalam perhitungan kapasitas demand unit security memiliki
kapasitas 8664 Unit/minggu mencukupi dikarenakan kapasitas unit
security sebanyak 11,4 unit kerja.
2. Unit Dokumen
Dalam perhitungan kapasitas demand unit dokumen memiliki
kapasitas 8756 Unit/minggu mencukupi dikarenakan kapasitas unit
dokumen sebanyak 11,5 unit kerja.
3. Unit Customer Service
Dalam perhitungan kapasitas demand unit customer service
memiliki kapasitas 8756 Unit/minggu mencukupi dikarenakan
kapasitas unit security sebanyak 11,5 unit kerja.
4. Unit Checker
Dalam perhitungan kapasitas demand unit checker memiliki
kapasitas 8938 Unit/minggu mencukupi dikarenakan kapasitas unit
checker sebanyak 11,3 unit kerja.
5. Unit Operasional
Dalam perhitungan kapasitas demand unit operasional memiliki
kapasitas 8938 Unit/minggu mencukupi dikarenakan kapasitas unit
operasional sebanyak 11,3 unit kerja.
6. Unit Maintenance
Dalam perhitungan kapasitas demand unit maintenance memiliki
kapasitas 3119 Unit/minggu mencukupi dikarenakan kapasitas unit
maintenance sebanyak 4,1 unit kerja.