Anda di halaman 1dari 4

STRELISASI ALAT

No. Dokumen : Yannis/LKBP/7.2.1/EP3


No. Revisi : 0
SOP
Tanggal Terbit : 14 Agustus 2015
Halaman : 1/3
Kepala Uptd Puskesmas Arjasa
UPTD
PUSKESMAS
ARJASA dr. AANB. Suryadinata, M.Kes
NIP. 19700624 200212 1 003

1. Pengertian Sterilisasi alat adalah Suatu tindakan untuk membunuh kuman patogen dan
apatogen beserta sporanya pada peralatan perawatan dan kedokteran.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan sterilisasi alat
3. Kebijakan Surat
Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Arjasa
Nomor : 440/210.2/431.201.7.14/2015 Tentang Pelayanan Klinis
4. Referensi
5. Prosedur 1. Petugas mencuci tangan dan menggunakan handscoon,
2. Petugas mengidentifikasi alat yang akan disterilisasi,
3. Petugas membilas alat – alat yang akan dsterilkan dengan air mengalir supaya
kotoran yang melekat dapat lepas,
4. Petugas menyiapkan air klorin 0,5% di dalam baskom,
5. Petugas merendam alat – alat yang telah dibilas tadi kedalam baskom yang berisi
air klorin 0,5% selama 10 – 15 menit,
6. Petugas mencuci alat – alat yang telah direndam dengan air klorin 0,5% dengan
sabun,
7. Petugas membilas alat – alat tersebut dengan air mengalir,
8. Petugas mengeringkan alat – alat dengan handuk kering,
9. Petugas melepas handscoon dan menncuci tangan,
10. Petugas membuka pintu sterilisator,
11. Petugas memasukkan alat – alat yang telah kering ke dalam sterilisator,
12. Petugas menutup pintu sterilisator,
13. Petugas menyambungkan kabel sterilisator ke ‘stop kontak’,
14. Petugas menyalakan sterisator dengan memencet tombol strat sehingga lampu
hijau akan menyala,
15. Petugas menunggu hingga 60 menit (sampai tombol mati sendiri),
16. Petugas menunggu sekitar 10 menit supaya panas di dalam sterilisator menurun,
17. Petugas membuka pintu sterilisator,
18. Petugas mengambil alat – alat yang ada di dalam sterilisator dengan korentang
yang telah direndam dalam alcohol 70%,
STERILISASI ALAT
UPTD No. Dokumen : Yannis/LKBP/7.2.1/EP3
dr. AANB. Suryadinata, M.Kes
PUSKESMAS No. Revisi : 0
SOP NIP. 19700624 200212 1 003
ARJASA Tanggal Terbit : 14 Agustus 2015
Halaman : 2/3

19. Petugas meletakkan alat – alat yang telah steril di dalam bak instrument yang telah
steril,
20. Petugas menutup pintu sterilisator,
21. Petugas menyimpan bak instrument steril yang berisi alat – alat steril di tempat
yang tertutup,
22. Petugas mendokumentasikan kegiatan
6. Diagram Alir
Petugas mencuci tangan dan
menggunakan handscoon

Petugas mengidentifikasi alat


yang akan disterilisasi

Petugas membilas alat – alat


yang akan dsterilkan

Petugas menyiapkan air klorin


0,5% di dalam baskom

Petugas merendam alat – alat yang telah dibilas tadi kedalam


baskom yang berisi air klorin 0,5% selama 10 – 15 menit

Petugas mencuci alat – alat yang telah direndam dengan air


klorin 0,5% dengan sabun,

Petugas membilas alat – alat tersebut dengan air mengalir

Petugas mengeringkan alat – alat dengan handuk kering

Petugas melepas handscoon dan menncuci tangan

Petugas membuka pintu sterilisator

Petugas memasukkan alat – alat yang telah kering ke dalam sterilisator


STERILISASI ALAT
UPTD No. Dokumen : Yannis/LKBP/7.2.1/EP3
dr. AANB. Suryadinata, M.KES
PUSKESMAS No. Revisi : 0 NIP. 19700624 200212 1 003
SOP
ARJASA Tanggal Terbit : 14 Agustus 2015
Halaman : 3/3

Petugas menutup pintu sterilisator

Petugas menyambungkan kabel sterilisator ke ‘stop kontak’

Petugas menyalakan sterisator dengan memencet memencet tombol strat sehingga lampu hijau
akan menyala
Petugas menunggu hingga 60 menit (sampai tombol mati sendiri)

Petugas menunggu sekitar 10 menit supaya panas di dalam sterilisator menurun

Petugas membuka pintu sterilisator

Petugas mengambil alat – alat yang ada di dalam sterilisator dengan


korentang yang telah direndam dalam alcohol 70%

Petugas meletakkan alat – alat yang telah steril di


dalam bak instrument yang telah steril

Petugas menutup pintu sterilisator

Petugas menyimpan bak instrument steril yang berisi


alat – alat steril di tempat yang tertutup

Petugas mendokumentasikan kegiatan

7. Unit Terkait BP Umum, KIA/KB, Poli Gigi, UGD, Rawat Inap

Rekaman Histories
No Yang Dirubah Isi perubahan Tgl. Mulai diberlakukan