Anda di halaman 1dari 4

STRATEGI PELAKSANAAN DAN STRATEGI KOMUNIKASI

PENGAMBILAN SPESIMEN DARAH VENA


PADA IBU NN DENGAN CA MAMAE
DI RUANG ASNGSOKA 2 RSUP SANGLAH DENPASAR

OLEH:
NI MADE DIAN DARMALINI
1802621055

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
2018
KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

FORMAT STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

 Kondisi Klien
Nama : Ibu NN
TTV :
TD = 120/80 mmHg, Nadi = 80 x/menit, RR= 20 x/menit, Suhu= 36,6 oC
Alasan Masuk RS : pasien masuk ke rumah sakit untuk melakukan operasi ca
mamae.
 Data Fokus:
Subjektif: pasien mengatakan siap untuk mengikuti operasi besok
Objektif:
- KU baik, TD : 120/70mmHg, N = 80x/menit, RR = 20x/menit, S = 36,60C
 Diagnosa Keperawatan
Kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan ditandai dengan mengungkapkan
keinginan untuk menanganu penyakit
 Tujuan khusus: tujuan yang akan dicapai, kriteria hasil
Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 1 x 15 menit diharapkan pasien siap
untuk mengikuti terapi yang telah diprogramkan dengan criteria hasil:
NOC Label : Knowledge : Treatment Procedure
a. Tidak cemas
b. Mengetahui jenis dan tujuan tindakan yang akan dilakukan
 Tindakan keperawatan: tindakan apa yang akan dilakukan, SOP tindakan tersebut
Tindakan keperawatan yang akan dilakukan yaitu pengambilan specimen darah
vena untuk amprah darah sebelum.

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN

PREINTERAKSI
 Mengecek catatan keperawatan dan catatan medis pasien. Pasien dengan Ca
Mamae dijadwalkan operasi pada tanggal 14 September 2018.
 Cuci tangan
 Menyiapkan alat yang diperlukan
 Mendekatkan alat
ORIENTASI
 Salam Terapeutik : “selamat pagi ibu. Boleh saya tahu siapa namanya ibu?
Tanggal lahirnya? Ya boleh saya lihat gelangnya bu? perkenalkan nama saya dian,
saya perawat yang hari ini akan bertugas untuk merawat ibu”
 Evaluasi/validasi : “Ibu ada merasakan nyeri atau keluhan lainnya?”
 Menanyakan kondisi dan keluhan klien : “bagaimana kondisinya ibu hari ini?
Apakah ada keluhan?”
 Kontrak
Topik : “baik ibu. Kali ini saya akan mengambil sampel darah ibu ya. Tujuannya
itu untuk mengamprah atau menyiapkan darah untuk ibu karena kan besok ibu
akan di operasi, jadi kita perlu menyediakan darah sebelum tindakan operasinya
dilakukan. Saya akan menyuntikkan jarum pada area pergelangan lengan ibu ya.
Nanti ketika saya suntik akan sedikit terasa sakit, jadi mohon ditahan sebentar dan
jangan ditarik tangannya ya, supaya nanti saya bisa ambil darah ibu dengan sekali
suntik. Kalua ibu merasa sakit ibu bisa menarik nafas dalam ya. melalui selang
infusnya ibu ya “
Waktu : “tindakan ini saya lakukan kurang lebih selama 10 menit ibu. Apakah ibu
bersedia?
Tempat : ibu, nanti saya akan melakukan tindakan di tempat tidur ya. Tindakan ini
dilakukan dalam posisi tidur. Apakah posisi ibu sudah nyaman? Baik ibu, sebelum
kita mulai apa ada yang ingin ditanyakan? Baik kalau tidak kita mulai ya bu

KERJA (langkah-langkah tindakan keperawatan): komunikasi saat melakukan


tindakan

1. Menjaga privacy pasien, cuci tangan dan gunakan sarung tangan


2. Dekatkan alat pada tempat yang mudah dijangkau
3. Menentukan daerah tusukan pada daerah lengan (vena brachialis) : “ibu, coba
tangannya dikepalkan sebentar ya bu, jangan kaku ya bu, lemas saja. baik ibu
saya akan menyuntik disebelah sini ya”
4. Meletakkan pengalas dan bengkok pada tempat yang sesuai
5. Memakasi sarung tangan
6. Memasang tourniquet 5-10 cm di atas tempak injeksi yang akan dilakukan :
“ibu, lengannya saya ikat sebentar dengan alat ini ya, agar saya lebih mudah
mencari pembuluh darah ibu”
7. Melakuka disinfeksi pada daerah tusukan yaitu pada vena brachialis : “baik bu,
saya bersihkan dulu tempat untuk menyuntiknya”
8. Buka tutup spuit 3cc dan informasikan pada pasien bahwa akan di tusuk dan
akan sedikit sakit : “ibu, saya tusuk sekarang ya, agak sakit tapi mohon di
tahan sebentar ya”
9. Bila darah sudah terlihat keluar pada pangkal needle, longgarkan tourniquet.
Lalu Tarik piston sampai darah masuk 3cc dalam spuit.
10. Tarik jarum dan tekan bekas tusukan dengan kapas alcohol : “baik ibu, sudah
selesai ya. Bagaimana bu apakah sakit ?”
11. Masukkan specimen darah pada tabung yang telah disiapkan dan telah
dilengkapi dengan identitas pasien.
12. Menempatkan spuit pada tempatnya.
13. Melepas sarung tangan.
14. Merapikan pasien dan atur dalam posisi nyaman
TERMINASI
 Evaluasi perasaan pasien, simpulkan hasil kegiatan dan berikan umpan balik
positif : “bagaimana rasanya bu? Sakit? Jadi sampel darahnya ibu sudah saya ambil
ya, selanjutnya nanti akan kita bawa ke bank darah untuk disiapkan darahnya yang
sesuai dengan ibu”Terima kasih ibu sudah kooperatif selama saya memberikan
tindakan tadi.
 Kontrak : “baik ibu, nanti 15 menit lagi saya akan kembali untuk melakukan
pemeriksaan tekanan darah ya bu. Sebelum saya tinggalkan ada yang ingin
ditanyakan bu? Kalau begitu saya permisi ya ibu”
 Membereskan alat-alat
 Mencuci tangan

DOKUMENTASI
Mencatat hasil kegiatan dalam catatan keperawatan (tanggal, jam, obat, dosis, rute dan
respon pasien serta tanda tangan nama terang).