Anda di halaman 1dari 1

Rangkuman

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dapat diklasifikasikan sebagai


faktor genetik (internal) dan lingkungan (eksternal). Faktor genetik merupakan sifat/karakter yang
diturunkan kepada turunannya dan berada pada setiap sel tanaman. Faktor lingkungan adalah
semua kondisi eksternal dan pengaruh yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan
tanaman. Cahaya, naungan, suhu serta kondisi tanah secara keseluruhan merupakan faktor
lingkungan (iklim) yang dianggap penting dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Lahan pertanian menurut bentuk fisik dan ekosistemnya dapat dibedakan menjadi dua
kelompok besar, yaitu lahan basah dan lahan kering. Lahan basah atau wetland adalah
wilayah-wilayah di mana tanahnya jenuh dengan air, baik bersifat permanen (menetap) atau
musiman. Sistem penggunaan lahan di lahan basah dibedakan menjadi beberapa jenis,
diantaranya adalah lahan sawah, gogorancah, sistem surjan, lebak, dan pasang surut. Lahan
kering adalah lahan yang tidak jenuh air sepanjang tahun yang digunakan untuk usaha petanian
dengan menggunakan air secara terbatas dan biasanya mengharapkan dari curah hujan. Sistem
penggunaan lahan di lahan kering dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah
ladang, tegalan, kebun, dan pekarangan
Pengolahan lahan adalah upaya untuk menciptakan kondisi tanah yang gembur pada
kedalaman yang cukup, untuk menyediakan aerasi dan draenase tanah yang lebih baik serta
untuk memperluas zona akar sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan yang
dilakukan dalam pengolahan lahan diantaranya adalah pembersihan dari sisa tanaman dan
gulma, penggemburan, pemberian pupuk organik, pengapuran, pembuatan bedengan, dan
pemasangan mulsa.