Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR KERJA MAHASISWA PPG 2018/2019

Nama : Risma Afrida Rosania


Topik : Kode Etik Guru
Tanggal : 17 Oktober 2018

PETUNJUK
Tuliskan hasil pemecahan masalah pada tempat yang telah disediakan dengan di ketik
dengan format yang telah dibuatkan.
PROBLEM-BASED LEARNING
PERMASALAHAN DALAM TOPIK:
Permasalahan yang ada dalam video tersebut adalah sebagai berikut:
 Guru berdandan dalam kelas
 Guru makan dalam kelas
 Guru bergosip dengan guru lain dalam kelas dan menyuruh siswa mengambilkan
kursi dengan kasar
 Guru menyuruh murid maju ke depan kelas dengan kasar dan mengejek tulisan
siswa
 Guru menghukum siswa yang tidak mengerjakan tugas bukan dengan hukuman
yang mendidik, tapi malah dengan kekerasan
 Guru menjatuhkan semangat siswanya dengan mengatakan hal yang tidak baik pada
siswa
 Guru sibuk main handphone dalam kelas dan tidak memperhatikan/ tidak merespon
siswa yang bertanya
SOLUSI-SOLUSI YANG PENJELASAN
MEMUNGKINKAN

Untuk menghadapi a. Guru berperilaku secara professional dalam


masalah yang sudah melaksanakan tugas mendidik, mengajar,
dikemukakan, maka solusi membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan
yang dapat diterapkan mengevaluasi proses hasil pembelajaran. Jika guru
adalah sebagai berikut: memahami tugasnya untuk menjadi seorang yang
a. Guru seharusnya professional maka perilakunya akan terkontrol.
berperilaku secara b. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik – baiknya
professional yang menunjang berhasilnya proses pembelajaran.
b. Guru harus Artinya guru harus menciptakan suasana yang
LEMBAR KERJA MAHASISWA PPG 2018/2019
menciptakan membuat peserta didik nyaman, aman, kondusif saat
suasana sekolah proses pembelajaran. Sehingga peserta didik tidak
sebaik – baiknya merasa bosan dan penat seta peserta didik dapat
yang menunjang mencapai prestasi yang tinggi. Sehingga salah satu
berhasilnya proses langkah agar terjadi kelas yang kondusif adalah
pembelajaran. menghindari tindak kekerasan
c. Guru secara c. Peranan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI),
bersama – sama sebogai organisasi profesi guru, diharapkan lebih
memelihara dan proaktif dalam memperjuangkan perbaikan
meningkatkan mutu kesejahteraan, citra, serta meningkatkan
organisasi PGRI profesionalisme guru. Organisasi profesi ini
sebagai sarana didambakan dapat menunjukkan citra sebagai motor
perjuangan dan penggerak dan wadah penampung semua aspirasi
pengabdian. profesionalisme guru berperan aktif memotivasi
d. Menggiatkan peningkatan kualitas guru
adanya sumpah d. Adanya sumpah profesi dan kode etik guru, menurut
profesi Yohanes (2013), sumpah profesi adalah sebagai
rambu-rambu, rem, dan pedoman dalam tindakan guru
khususnya saat kegiatan pembelajaran karena guru
harus bertanggungjawab dengan profesi maupun hasil
dari pengajaran yang ia berikan kepada siswa.
Daftar Rujukan:
Sudarso, Yohanes. 2013. “Peran dan Tanggungjawab Guru
Sebagai Tenaga Profesional”. Semarang: Majalah Ilmiah
Pawiyatan. Vol : XX, No : 4, Oktober 2013
SOLUSI ALTERNATIF

Menurut saya, solusi yang paling tepat untuk menghadapi permasalahan diatas adalah
dengan menetapkan sanksi tegas yang berhubungan dengan kode etik guru.
Menurut Giya Afdila (2016) dalam penelitian pengaruh implementasi kode etik profesi
terhadap profesionalisme guru di sekolah, kode etik guru diatur pada Permenneg PAN dan
RB No. 16 Tahun 2009 dalam Pasal 8 dan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Pada ayat (1) berisi norma dan etika yang mengikat perilaku guru dalam pelaksanaan tugas
LEMBAR KERJA MAHASISWA PPG 2018/2019
keprofesionalan. Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan guru berbagai profesinya
harus sesuai dengan kode etik profesi guru. Jadi sanksi yang diterapkan sesuai dengan jenis
pelanggaran dan sesuai ketetapan yang mengatur.

DAFTAR PUSTAKA
Afdila, Giya. 2016. Jurnal. “Pengaruh Implementasi Kode Etik Profesi Terhadap
Profesionalisme Guru Di Sekolah Laboratorium Percontohan Universitas Pendidikan
Indonesia)”. Universitas Pendidikan Indonesia. repository.upi.edu. perpustakaan.upi.edu.