Anda di halaman 1dari 3

SOAL KARTU PIUTANG dan PEMBAHASAN 2

Data mutasi piutang suatu perusahaan pada TOKO PURPLE dengan No, Rek : 018 bulan
September adalah sebagai berikut :
1 September 2006 : Saldo awal Rp 11. 800. 000
2 September 2006 : Pengiriman faktur No. 354 seharga Rp. 6.500.000
3 September 2006 : Pembayaran faktur No. 338 sebesar Rp. 5.200.000
10 September 2006 : Pengiriman memo kredit No. 014 untuk pengurangan harga faktur No.
354 sebesar Rp. 200.000
15 September 2006 : Pelunasan faktur No 338 sebesar Rp. 6.600.000 dengan BKM no. 944
25 September 2006 : Pengiriman faktur No. 366 seharga 4.750.000

KARTU PIUTANG
No. Rekening : 018 Lembar ke :
Nama : TOKO PURPLE Syarat : -
Alamat : JL. Kartini 5 Batas Kredit : -
No. MUTASI SALDO
Tgl Keterangan
bukti Debet Kredit Debet Kredit
Sep 1 Saldo 11.800.000
Sep 2 Penjualan Kredit 6.500.000 18.300.000
Sep 3 Penerimaan Kas 5.200.000 13.100.000
Sep Retur Penjualan 200.000 12.900.000
10
Sep Penerimaan Kas 6.600.000 6.300.000
15
Sep Penjualan Kredit 4.750.000 11.050.000
25

1. Jenis Jenis Piutang Non Dagang

Berikut ini hal-hal yang termasuk piutang non dagang antara lain:

 Piutang Biaya (Biaya Dibayar Di Muka)


Piutang ini timbul karena adanya pembayaran di muka dengan pencatatan transaksi
keuangan berupa biaya-biaya yang belum menjadi beban pada periode yang
bersangkutan Piutang biaya antara lain: Sewa dibayar di muka, gaji dibayar di muka,
iklan dibayar di muka, dan asuransi dibayar di muka.
 Piutang Penghasilan
Piutang ini berupa tagihan kepada pihak lain yang timbul karena adanya penghasilan
yang akan diterima pada masa yang akan datang antara lain piutang bunga, piutang
sewa, dan piutang jasa servis.
 Uang Muka Pembeliaan
Piutang ini berupa uang persekot yang dibayarkan untuk pesanan suatu barang yang
akan dibeli.
 Piutang Lain-lain
Piutang ini berupa tagihan yang timbul kepada pihak ketiga secara khusus seperti
kelebihan pembayaran pajak, bon karyawan dan lain-lain.

PIUTANG DAGANG
Pengertian Piutang
Piutang adalah tuntutan atau klaim perusahaan kepada pihak lain, baik terhadap perorangan
maupun terhadap suatu badan usaha yang terjadi karena adanya suatu transaksi. Piutang timbul
apabila perusahaan menjual barang atau jasa kepada perusahaan lain atau perorangan secara
kredit.

Jenis-Jenis Piutang
Pada umumnya piutang di klasifikasikan menjadi piutang dagang / piutang usaha, piutang
wesel dan piutang lain-lain.

a. Piutang dagang / piutang usaha


Piutang dagang menunjukan piutang yang timbul dari penjualan barang-barang atau jasa-jasa
yang dihasilkan oleh perusahaan secara kredit. Piutang dicatat dengan mendebit akun piutang
dagang. Piutang dagang semacam ini normalnya diperkirakan akan tertagih dalam periode
waktu yang relatif pendek, seperti 30 atau 60 hari sehingga dikelompokkan dalam aktiva lancer.

b. Piutang wesel
Piutang wesel adalah surat berharga yang berisi perintah dari si penarik (pembuat surat) kepada
si wajib bayar (yang berutang) untuk membayar sejumlah uang seperti yang tertera dalam surat
tersebut pada waktu yang telah di tentukan di masa yang akan datang. Jangka waktu pada
piutang wesel pada umumnya paling sedikit 60 hari.

c. Piutang lain-lain
Piutang lain-lain meliputi piutang non usaha seperti pinjaman kepada pejabat perusahaan,
pinjaman kepada karyawan maupun pinjaman kepada pihak lain yang tidak berkaitan dengan
usaha.

Perbedaan masing-masing jenis piutang

Piutang Piutang wesel Piutang lain-lain


dagang/usaha
Jangka waktu kurang Jangka waktu Jangka waktu
dari 1 tahun bermacam-macam lebih dari satu
2/10, n/30 tetapi pada tahun atau
umumnya paling termasuk dalam
sedikit 60 hari piutang jangka
panjang.
Dimasukkan dalam Bagian yang jatuh Pada umumnya
aktiva lancar temponya dalam termasuk dalam
waktu 1 tahun piutang jangka
diperlakukan panjang.
sebagai aktiva
lancar, sedangkan
yang lebih dari satu
tahun piutang
jangka panjang
Berkaitan dengan Mensyaratkan Tidak berkaitan
operasi utama adanya jaminan dengan operasi
perusahaan sehingga sehingga jika saat sehari-hari dan
harus dapat ditagih jatuh tempo tidak biasanya
dapat melunasi dilaporkan
maka jaminan dineraca sebagai
tersebut dapat dijual kelompok aktiva
tidak lancar.

PIUTANG DAGANG

Masalah-masalah akuntansi yang bersangkutan dengan piutang dagang meliputi :


1. Pengakuan piutang dagang
2. Penilaian piutang dagang
3. Pengalihan piutang dagang