Anda di halaman 1dari 5

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN

MASYARAKAT / SASARAN TERHADAP


KEGIATAN UKM

No.Dokumen :
No.Revisi :
SOP Tanggal terbit :
UPT Puskesmas Halaman : ½ Sitti R.J.Boli
Kokar

1. Pengertian : Identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat adalah proses menilai dan
menetukan kebutuhan yang di ingikan oleh masyarakat dalam upaya
pelayanan kesehatan dipuskesmas guna meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat.
2. Tujuan : Sebagai acuan penerapan langkah-langkah kegiatan identifikasi
kebutuhan dan harapan masyarakat / sasaran terhadap kegiatan UKM.
3. Kebijakan : Keputusan Kepala UPT Puskesmas Kokar Nomor : PUSK… / …. / 2018
…………..
4. Referensi : 1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39
5. Langka – : 1. Menyiapkan instrument untuk identivikasi kebutuhan dan harapan
langka masyarakat pada saat wawancara / tatap muka, kotak saran dan
prosedur nomor contak person (HP).
2. Memberitahukan kepada sasaran bahwa petugas akan melakukan
wawancara / tatapmuka untuk memintah masukan atau saran sesuai
dengan kebutuhan dan harapan sasaran terkait Upaya kesehatan yang
dibutuhkan oleh masyarakat.
3. Melakukanan wawancara / tatap muka dengan sasaran.
4. Mencatat hasil wawancara/tatap muka, kotak saran,kontak person
kedalam buku catatan identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat
/ sasaran.
5. melakukan analisa tentanghasil identifikasi kebutuhana masyarakat
dengan mengedepankan nilai-nilai dan kepercayaan pasien dan
hambatan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sperti, bahasa dan
gangguan pendengaran.
6. Menuangkan hasil identivikasi kebutuhan dan harapan masyarakat
didalam rencana kegiata puskesmas.
7. Unit terkait : - Pengelola KIA-KB
- Pengelola Kesling
- Pengelola Promkes
- Pengelola Gizi
- Pengelola P2
- Pengelola Lansia
- Pengelola Gigi dan mulut

1/1
PEMERINTAH KABUPATEN ALOR
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS KOKAR
Kecamatan Alor Barat Laut
Jln.Eltari
No.1Kokar,Email:pkm_kokar@yahoo.com

KERANGKA ACUAN
METODE, INSTRUMEN ANALISIS KEBUTUHAN MASYARAKAT / SASARAN
KEGIATAN UKM UPT KEPALA PUSKESMAS KOKAR

Nomor. PUSK. / / 2018

I. Pendahuluan
Pembangunan kesehatan merupakan bagian intergral dan terpenting dari
pembangunan nasional. Tujuan diselenggarakannya pembagunan nasional adalah
meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup bagi setiap orang agar
terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Untuk mencapai tujuan
pembangunan kesehatan tersebut diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara
menyeluruh, berjenjang dan terpadu. Puskesmas adalah penanggung jawab
penyelenggara upaya kesehatan untuk jenjang tingkat pertama.

II. Latar belakang


Untuk mengoptimalkan program pelayanan kesehatan maka perlu diketahui
kebutuhan masyarakat akan kesehatan. Oleh karena itu sangat penting untuk
melakukan identifikasi, hal – hal yang menjadi kebutuhan masyarakat. Puskesmas
dapat dikatakan telah bermutu apabila dalam melayani masyarakat sesuai dengan
standar pelayanan yang telah ditentukan dan pelanggan merasa puas.Sehubungan
dengan hal tesebut dan mengacu pada pola penilaian akreditasi puskesmas, maka
identifikasi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan perlu dilakukan.
UPT Puskesmas Kokar terletak di wilayah kecamatan Alor Barat Laut yang
terdiri dari …. Desa dengan jumlah penduduk …. Jiwa, ….. dengan wilayah kerja
yang berbukit jarak dari puskesmas ke desa ( … ) ditempu dengan berjalan kaki,
lama tempu 2 jam.
Dari hasil kinerja UPT Puskesmas Kokar tahun 2017 cakupan Persalinan di Fasilitas
Kesehatan …. %, Cakupan persalinan ….%, Cakupan K4 …..%, Cakupan Bayi
dengan Imunisasi dasar lengkap ….%, Cakupan Balita Gizi Buruk …. %, Cakupan
Kunjungan Puskesmas …. %
Berdasarkan data tersebut diatas maka disusunlah kerangka acuan metode,
Instrumen analisis kebutuhan masyarakat / sasaran kegiatan UKM UPT Puskesmas
Kokar tahun 2018 sebagai dasar dalam penyusunan RUK/RPK UPT Puskesmas
Kokar tahun 2018.

III. Tujuan
A. Tujuan umum :
Mengetahui / mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap
program UPT Puskesmas Kokar
.

B. Tujuan khusus
1. Mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap program
puskesmas.

1/1
2. Mendapat informasi program yang paling dibutuhkan oleh masyarakat.
3. Mengetahui program yang sudah/belum selesai kebutuhan dan harapan
masyarakat.
4. Mendapatkan masukan tentang program yang dibutuhkan masyarakat tetapi
belum ada dalam rencana kegiatan program.
5. Membuat rencana tindak lanjut hasil perubahan kebbutuhan dan harapan
masyarakat.

IV. Kegiatan pokok dan rincian kegiatan


No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan
1 Pengumpulan informasi 1. Koordinator kelompok kerja administarsi
melalui kotak saran. dan manajemen (admen) UPT Puskesmas
Kokar membuka kotak saran di UPT
Puskesmas Kokar.
2. Koordinator admen merekap isi kotak
saran didalam rekapan harapan pelanggan
UPT Puskesmas Kokar
3. Koordinator admen memisahkan/memilih
milah sesuai dengan kelompok kerja
program.
4. Koordinator admen memberikan rekapan
kotak saran sesuai dengan kelompok kerja
5. Koordinator program UPT Puskesmas
Kokar menerima rekapan kotak saran, dan
dimasukkan kedalam rekapan kelompok
program UPT Puskesmas Kokar.
6. Koordinator pelaksana program
menandatangani tanda terima penyerahan
dari coordinator admen.
7. Koordinator program dan seluruh anggota
pemegang program membahas hasil
rekapan harapan program puskesmas.
8. Koordinator program membuat rencana
tindak lanjut hasil pembahasan harapan
pelanggan.
9. Koordinator program membagi tugas
kepada pelaksana program didalam
menyelesaikan permasalahan harapan
pelanggan.
10.Pelaksana program melaksanakan
kegiatan sesuai dengan pembagian tugas
yang telah diterima dengan mencatat pada
buku kegiatan individu.
11. Koordinator program melapor kepada
UPT Kepala Puskesmas Kokar tentang
hasil bahasan harapan program
Puskesmas.
12. UPT Kepala Puskesmas Kokar meneliti
dan memberi umpan balik atas laporan
coordinator program UPT Puskesmas
Kokar.

2 Informasi langsung dari 1. Koordinator program, penanggungjawab


pelanggan program dan pelaksana program
menerima informasi harapan program
baik bicara langsung,telpon maupun
SMS dari masyarakat/dari karyawan
UPT Puskesmas Kokar Informasi dari
pelanggan direkap kedalam rekapan
harapan pelanggan setiap pelaksana

1/1
program.
2. Pelaksana program menyerahkan
informasi harapan pelanggan individu ke
penanggungjawab program.
3. Pelaksana program menandatangani
serah terima informasi harapan
pelanggan individu.
4. Penanggungjawab program
menyerahkan rekapan informasi harapan
pelanggan kepada koordinator program
dan direkap kedalam rekapan
coordinator.
5. Coordinator program menandatangani
serah terima harapan pelanggan individu.
6. Koordinator program dan seluruh
anggota pemegang program membahas
hasil rekapan coordinator harapan
program puskesmas.
7. Koordinator program membuat rencana
tindak lanjut hasil pembahasan harapan
pelanggan.
8. Koordinator program membagi tugas
kepada pelaksana program didalam
menyelesaikan permasalahan harapan
pelanggan.
9. Pelaksana program melaksanakan
kegiatan sesuai dengan pembagian tugas
yang telah diterima dengan mencatat
buku kegiatan individu.
10. Koordinator program melapor kepada
UPT kepala puskesmas Kokar tentang
hasil bahasan harapan program
puskesmas .
11. UPT Kepala Puskesmas Kokar meneliti
dan memberi umpan balik atas laporan
coordinator program UPT Puskesmas
Kokar.

V. Cara Melaksanakan Kegiatan dan Sasaran


1. Kotak Saran
2. Secara Langsung, Tatap Muka.

VI. Sasaran
Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat wilayah UPT Puskesmas Kokar yang
menjadi sasaran program.

VII. Jadwal Kegiatan


Jadwal Pengumpulan Pembahasan Tindak Lanjut
data kebutuhan oleh Tim
Metode dan harapan Program
program
Kotak Saran Sepanjang tahun Desember Januari
Informasi Langsung Sepanjang tahun Desember Januari

VIII. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


. Evaluasi dan pelaporan dilakukan setiap 1 tahun apakah pelaksanaan kegiatan sesuai
jadwal.
IX. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan

1/1
1. .Pencatatan : Hasil identifikasi dalam buku rekapan Hasil identifikasi
kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap program
2. Pelaporan : Dilakukan Tim Program 1 tahun sekali kepada kepala
puskesmas
3. Evaluasi puskesmas : kegiatan dilakukan 1 tahun sekali oleh Kepala
Puskesmas.

1/1