Anda di halaman 1dari 15

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
Rahmat, karunia, serta taufik dan Hidayah-Nya Saya dapat menyelesaikan makalah
Tentang “Strategi Pemasaran Pada Bank Mandiri”, penulisan makalah ini
bertujuan untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah
Manajemen Pemasaran Jasa Bank yaitu Bapak Yulius Gessong Sampeallo, SE.,
MM meskipun banyak kekurangan didalamnya.
Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam
makalah ini terdapat kekurangan daQwan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu,
Saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah
Saya buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna
tanpa saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi Saya
sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya Saya mohon maaf apabila
terdapat kesalahan kata - kata yang kurang berkenan dan saya memohon kritik dan
saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.

Samarinda, 7 September 2018

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i


DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................. 3
1.3 Tujuan ................................................................................................................. 3
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................ 4
2.1 Profil Bank Mandiri .......................................................................................... 4
2.2 Strategi Pemasaran PT Bank Mandiri ............................................................. 5
2.3 Upaya Bank Mandiri Menjaga Tingkat Kepercayaan Masyarakat ............. 8
BAB III PENUTUPAN ......................................................................................... 11
3.1 Kesimpulan ...................................................................................................... 11
3.2 Saran .................................................................................................................. 12
Daftar Pustaka ....................................................................................................... 13

ii
BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kenaikan inflasi dipengaruhi banyak faktor antara lain: naiknya harga-harga
kebutuhan masyarakat, kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan harga BBM , kebijakan
pemerintah terkait pembatasan impor dan sebagainya. Kenaikan inflasi tentunya
membawa dampak bagi perkembangan dunia perbankan di Indonesia secara umum.
Dampak dari kenaikan inflasi ini telah direspon oleh Bank Indonesia dengan
menaikan suku bunga acuan (BI Rate) dari 5.50% pada 15 Agustus 2018 menjadi
5.75% pada 27 September 2018. Sudah dapat dipastikan bahwa perbankan seluruh
Indonesia akan merespon pula dengan menaikan suku bunga dana dan diikuti
dengan naiknya suku bunga kredit. Kenaikan suku bunga dana dilakukan perbankan
untuk menjaga agar nasabah yang sensitif terhadap inflasi tidak memindahkan
dananya. Hal yang tidak dapat di pungkiri dalam dunia perbankan adalah bank
sangat membutuhkan dana untuk menjaga likuiditasnya tetap sehat. Pemikiran
sederhananya adalah bank tidak dapat bangkrut seketika karena non-performing
loan (NPL) yang tinggi tetapi sebaliknya bank bisa bangkrut seketika karena krisis
likuiditas. Oleh karenanya, bank berupaya keras menahan dana simpanan dari
masyarakat dengan berbagai strategi untuk menjaga agar likuiditasnya tetap aman.
Pengelolaan manajemen pemasaran menjadi sangat penting dilakukan guna
menghadapi ketatnya persaingan suku bunga, fasilitas kemudahan layanan
perbankan, serta memanjakan kepuasan nasabah menjadi hal mutlak yang harus
dijalankan dalam mencapai tujuan pemasaran suatu bank. Strategi pemasaran
menjadi kunci utama setiap perbankan dalam memasarkan produk-produknya serta
mempertahankan loyalitas dan kepercayaan para nasabahnya agar tidak
memindahkan dananya. Semakin banyak produk perbankan yang diminati oleh
masyarakat, maka akan memberikan manfaat yang besar pula bagi suatu bank.
Karena sangat pentingnya peran pemasaran, maka setiap bagian dari pemasar atau
marketing suatu bank harus benar-benar memahami strategi pemasaran yang tepat
yang dapat diterapkan untuk meraih kepercayaan para nasabah. Perbankan

1
merupakan salah satu jenis industri jasa, sehingga konsep pemasarannya lebih
cenderung mengikuti konsep untuk produk jasa. sehingga konsep pemasarannya
lebih cenderung mengikuti konsep untuk produk jasa. sehingga konsep
pemasarannya lebih cenderung mengikuti konsep untuk produk jasa. Sehingga
konsep pemasaran lebih cenderung mengikuti konsep untuk produk jasa. Yang
membedakan perbankan dengan industri jasa lainnya adalah banyaknya ketentuan
dan peraturan pemerintah yang membatasi penggunaan konsep-konsep pemasaran,
mengingat industri perbankan yang sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan
masyarakat.
Salah satu Bank Nasional yang juga menerapkan strategi pemasaran yang
terencana dengan baik adalah bank mandiri. PT. Bank mandiri (PERSERO) Tbk
adalah bank yang berkantor pusat di Jakarta dan merupakan bank terbesar di
Indonesia dalam hal aset, pinjaman dan deposit. Bank ini berdiri pada tanggal 2
Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang
dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999 tempat bank milik
Pemerintah yaitu Bank Bumi Daya (BBD Bank Dagang Negara (BDN) Bank
Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan
Indonesia (Bapindo) digabungkan ke dalam Bank Mandiri. Bank Mandiri kini
menjadi bank terbaik dan terbesar di Indonesia. Terbukti karena Bank
Mandiri berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat melalui berbagai produk
layanan yang diberikan. selain itu melalui layanan Mandiri Gobal Trade, mampu
meningkatkan sektor perdagangan internasional. Layanan tersebut akan
memudahkan para pelaku bisnis dalam negeri melakukan transaksi ekspor impor
secara Online. Sehingga Bank Mandiri dapat berperan secara signifikan
dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

2
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah maka penyusun mencoba merumuskan
masalah sebagai berikut:
1. Apa strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT Bank Mandiri (PERSERO)
Tbk sehingga mampu bersaing dalam industri perbankan nasional ?
2. Bagaimana cara PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk dalam upaya menjaga
tingkat kepercayaan masyarakat ?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan disusunnya makalah ini adalah
1. memberikan pengetahuan mengenai strategi pemasaran yang diterapkan
oleh bank Mandiri.
2. memberikan pengetahuan mengenai upaya Bank Mandiri dalam menjaga
tingkat kepercayaan masyarakat.

3
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Marketing mix
Menurut Kotler (1997:92) Bauran Pemasaran adalah sejumlah alat-alat pemasaran
yang digunakan perusahaan untuk meyakinkan obyek pemasaran atau target pasar
yang dituju.

Menurut Stanton (1978) Bauran Pemasaran (marketing mix) adalah kombinasi


4 variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan
yaitu: produk, harga, kegiatan promosi, dan kegiatan distribusi.

2.1 Profil Bank Mandiri


PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk. adalah bank yang berkantor pusat di
Jakarta, dan merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal asset, pinjaman, dan
deposit bank ini berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program
restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada
bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu Bank Bumi Daya (BBD), Bank
Dagang Negara (BDN) Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank
Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabungkan ke dalam Bank Mandiri. Bank
Mandiri kini menjadi bank terbaik dan terbesar di Indonesia. Terbukti karena Bank
Mandiri berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat melalui berbagai produk
layanan yang diberikan. Selain itu, melalui layanan Mandiri Global Trade, mampu
meningkatkan sektor perdagangan internasional. Layanan tersebut akan
memudahkan para pelaku bisnis dalam negeri melakukan transaksi ekspor impor
secara online. Sehingga Bank Mandiri dapat berperan secara signifikan dalam
peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.
PT Bank Mandiri memiliki Visi :
“TERDEPAN. TERPERCAYA, TUMBUH BERSAMA ANDA”.
Dan Misi Bank Mandiri yaitu:
1. Berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar
2. Mengembangkan sumber daya manusia profesional
3. Memberi keuntungan yang maksimal bagi stakeholder

4
4. Melaksanakan manajemen terbuka
5. Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan
Dalam menjalankan visi dan misinya, PT. Bank Mandiri memiliki tujuan
utama yaitu: Turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program m c
hjc21 W57ZPemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada
umumnya, khususnya di bidang perbankan dengan menerapkan prinsip-prinsip
Perseroan Terbatas.

2.2 Strategi Pemasaran PT Bank Mandiri


Seiring dengan perkembangan jaman dan tuntutan pasar yang searah dengan
perkembangan perilaku konsumen dan kecerdasan para ahli pemasaran, untuk dapat
bersaing dalam industri perbankan nasional, menurut analisa penyusun, PT Bank
Mandiri telah menerapkan evolusi perkembangan bauran pemasaran (marketing
mix) 4P menjadi integrated service management 7P Seperti yang dikemukakan
Loverlock dan Wright (2002:13-15), yaitu sebagai berikut :
1. Product Elements
Bank Mandiri sebagai sebuah bank transaksional, dimana para nasabahnya
dapat memanfaatkan tabungannya di Bank Mandiri untuk memenuhi beragam
kebutuhan transaksi mereka seperti: membayar berbagai tagihan (telepon, kartu
kredit, membeli pulsa dsb), transfer dana antar rekening, berbelanja dengan
menggunakan kartu kredit, dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan layanan
yang diberikan oleh Bank Mandiri. Kualitas layanan yang diberikan Bank Mandiri
dibuktikan dengan beragam produk yang mengandalkan fitur transaksi ATM,
Mobile Banking, e-Banking, D-Card, GazCard, e-Toll, e-Money, dsb.
Bank Mandiri memiliki banyak produk layanan kepada nasabah dimana semua
komponen dari kinerja layanan tersebut diusahakan untuk dapat menciptakan nilai
bagi pelanggan.
Produk-produk Bank Mandiri antara lain yaitu:
1. Simpanan
a. Mandiri Tabungan Rupiah
b. Mandiri Tabungan Valas

5
c. Mandiri Tabungan Rencana
d. Mandiri Tabunganku
e. Mandiri Giro Rupiah
f. Mandiri Giro Asing
g. Mandiri Deposito Rupiah
h. Mandiri Deposito Valas

2. e-Banking
a. Mandiri ATM
b. Mandiri Debit
c. Mandiri SMS
d. Mandiri Call -14000 atau (021) 5299-7777
e. Mandiri Internet Banking
f. Mandiri Mobile
g. Mandiri e-cash
h. Mandiri e-money
3. Kartu Kredit
a. Mandiri MasterCard (Feng Shui Card Platinum, Skyz Card Titanium,
Everyday Card)
b. Mandiri Visa (Visa Platinum Golf Card, Visa Platinum Card, Golf Card,
Gold Card, Silver Card, Kartu Hypermart Gold, Kartu Hypermart Regular,
Platinum Corporate Card, Corporate Card)
4. Pinjaman
a. Kredit Serbaguna Mikro
b. Kredit Kendaraan Bermotor/Bermobil (KKB)
c. Kredit Kepemilikan Rumah/Apartemen (KPR)
d. Kredit Multiguna
5. Investasi dan Asuransi
e. Reksadana
f. ORI & Sukuk Ritel
g. Asuransi – AXA Mandiri

6
h. Asuransi – Mandiri InHealth
Desain dan produk jasa Bank Mandiri dapat dinilai telah memperhatikan atribut
yang menyertai, seperti: sistem, prosedur dan pelayanannya
2. Price.
Bank Mandiri memberikan harga yang terjangkau untuk memenuhi
kebutuhan nasabahnya, seperti tabungan rekening baru dengan mewajibkan
nasabahnya membuka setoran awal Rp500.000,- dan tabungan untuk pelajar dengan
setoran awal Rp20.000,-
3. Promotion.
Promosi yang dilakukan Bank Mandiri seperti lewat iklan, brosur, koran
dengan cara ini Bank Mandiri dapat menginformasikan produk-produknya dan
memotivasi par nasabah untuk memiliki produknya.
4. Place
Keputusan manajemen mengenai kapan, dimana, dan bagaimana
menyajikan layanan yang baik kepada pelanggan, atau disebut juga saluran
distribusi. Tempat atau lokasi yang strategis akan menjadi salah satu keuntungan
bagi perusahaan karena mudah terjangkau oleh konsumennya. dalam pemilihan
lokasi, Bank Mandiri membuka kantor cabang di seluruh Indonesia dan di beberapa
negara dengan tempat yang strategis selain itu saluran distribusi dapat dilakukan
melalui saluran telekomunikasi seperti telepon dan jaringan internet.
5. People
People berhubungan dengan banyaknya nasabah dan karyawan pada Bank
Mandiri. Nasabah sangatlah penting untuk pertumbuhan kelangsungan bank
Mandiri, begitu pula karyawan, terutama marketing yang menjadi ujung tombak
perusahaan.
Menurut Biro Riset Info bank, nasabah bank Mandiri mencapai sekitar 17 juta
nasabah, dan dalam 17 juta jiwa tersebut bank Mandiri membuka layanan nasabah
prioritas yakni nasabah dengan syarat minimal saldo Rp 500 juta. Banyak fasilitas
yang didapatkan dari nasabah prioritas ini. Seperti wealth management pelayanan
khusus free Safe Deposit Box.

7
Untuk karyawan sendiri, bank mandiri memiliki lebih kurang 38 ribu karyawan
yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan begini bank mandiri dapat melayani
nasabah dengan baik, tanpa ada kekurangan karyawan.
6. Process
Mandiri membuka layanan pada hari kerja senin-jumat 08.00-15.00 dan
untuk cabang tertentu membuka layanan pada sabtu dan minggu, dan mandiri juga
membuka kelas training untuk para kartawan sebagai sarana untuk pengembangan
skill dan peningkatan pelayanan service, dan pelayanan service yang dilakukan
disertai dengan senyuman untuk menyambut nasabahnya.
7. Productivity and Quality
Bank Mandiri sebagai sebuah bank transaksional, dimana para nasabahnya
dapat memanfaatkan tabungannya di Bank Mandiri untuk untuk memenuhi
beragam kebutuhan transaksi mereka seperti: membayar berbagai tagihan
(telepon, kartu kredit, membeli pulsa dsb), transfer dan antar rekening, berbelanja
dengan menggunakan kartu kredit, dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan
layanan yang diberikan oleh Bank Mandiri. Kualitas layanan yang diberikan
Bank Mandiri dibuktikan dengan beragam produk yang mengandalkan fitur
transaksi ATM, Mobile Banking, e-Banking, D-Card, GazCard, e-Toll, e-Money,
dsb. Hingga Juni2013, Bank Mandiri telah menerbitkan lebih dari tiga juta kartu
kredit dengan jumlah transaksi mencapai lebih dari 13 juta senilai lebih dariRp10
triliun.
8. Physical Evidence
Bukti fisik yang diberikan oleh Bank Mandiri seperti adanya teller atau
pelayanan yang ramah dan Bank Mandiri juga memiliki bukti fisik dengan ciri khas
memiliki kantor gedung yang tingkat tinggi.
2.3 Upaya Bank Mandiri Menjaga Tingkat Kepercayaan Masyarakat
PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk dalam upayanya menjaga tingkat
kepercayaan masyarakat menerapkan strategi pemasaran dengan metode
pendekatan horizontal kepada nasabah. Katjaya, Hermawan (2003) menyebutkan
bahwa dunia pemasaran tengah memasuki sebuah orde baru, babak baru, peradaban
baru, yang mengacu pada pemahaman marketing yang bersifat “New Wave,”

8
bersandar pada praktik pemasaran yang serba ter-connect secara horizontal. Artinya
adalah, seorang pemasar harus mampu meletakkan nasabah bukan sebagai objek
melainkan subjek pemasaran. Bank Mandiri harus mampu melibatkan nasabah
secara proporsional dalam kegiatan yang dilakukan Bank Mandiri. Untuk
membangun hubungan horizontal tersebut, dibutuhkan tiga strategi yaitu:
A. Communitization atau komunitisasi merupakan langkah mengelompokkan
nasabah pada satu komunitas yang memiliki kesamaan tujuan. Bank Mandiri
sudah seharusnya meletakkan komunitas nasabah tersebut sebagai sentral.
Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi nasabah untuk berpartisipasi
secara langsung kepada Bank Mandiri. Bisa dalam bentuk pemberian kritik dan
saran bahkan kebijakan. Dengan begitu, Bank Mandiri akan memprioritaskan
nasabah terkait kebijakan yang diambil. Komunitisasi ini berbeda dengan
segmentasi. Jika di dalam segmentasi, harus ada segmen-segmen pasar yang
dibentuk sepihak oleh perusahaan berdasarkan gaya hidup, pendapatan, dan
wilayah. Namun, di dalam komunitisasi, hanya ada satu komunitas. Terbentuk
dari latar belakang, kebutuhan, bahkan wilayah yang berbeda, tetapi mereka
memiliki kesamaan tujuan. Sehingga aspek hubungan horizontal atau
kesejajaran akan terbentuk. Yakni antara Bank Mandiri dengan semua nasabah
di seruluh Indonesia.
B. Confirmation atau konfirmasi. Bank Mandiri harus mendapatkan ijin terlebih
dahulu untuk masuk dalam komunitas tersebut. Seperti pada jejaring sosial,
harus ada kata confirm apabila kita ingin tergabung dalam suatu komunitas. Di
sini akan timbul nilai humanis dari Bank Mandiri kepada nasabah. Bank
Mandiri harus terlebih dahulu memberikan citra positif agar diterima di dalam
komunitas tersebut. Tujuan melakukan konfirmasi agar Bank Mandiri dan
nasabah bisa saling menerima sehingga dapat tergabung dalam satu komunitas.
C. Clarification atau klarifikasi. Setelah terbentuk komunitas, selanjutnya adalah
melakukan klarifikasi. Menjelaskan visi misi keberadaan Bank Mandiri
ditengah komunitas yang terbentuk. Menyelaraskan persepsi antara nasabah
dengan Bank Mandiri.

9
Apabila ketiga strategi di atas berhasil diterapkan, Bank Mandiri akan
secara mudah bekerjasama dengan nasabah. Dalam jangka panjang, Bank
Mandiri akan semakin memperoleh kredibilitas di lingkungan masyarakat.

10
BAB III
PENUTUPAN

3.1 Kesimpulan
Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan pasar yang searah dengan
perkembangan perilaku konsumen dan kecerdasan para ahli pemasaran Untuk dapat
bersaing dalam industri perbankan nasional, PT Bank Mandiri telah menerapkan
evolusi perkembangan bauran pemasaran (marketing mix) 4P menjadi integrated
service management 8P seperti yang dikemukakan (Love Lock & Lauren, 2002) ,
yaitu sebagai berikut :
1) Product elements.
2) Price and other user outlays.
3) Promotion and education.
4) Place, cyberspace and time.
5) People.
6) Process.
7) Productivity and Quality.
8) Physical Evidence.
Selain melakukan pengembangan dari evolusi bauran pemasaran atau marketing
mix 4P menjadi integrated service management 8P.

PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk dalam upayanya menjaga tingkat kepercayaan


masyarakat menerapkan strategi pemasaran dengan metode pendekatan horizontal
kepada nasabah. Artinya adalah, seorang pemasar harus mampu meletakkan
nasabah bukan sebagai objek melainkan subjek pemasaran. Bank Mandiri harus
mampu melibatkan nasabah secara proporsional dalam kegiatan yang dilakukan
Bank Mandiri. Untuk membangun hubungan horizontal tersebut, dibutuhkan tiga
strategi yaitu:
a. Communitization
b.Confirmation
c. Clarification

11
3.2 Saran
1. Perusahaan perlu mempekerjakan sumber daya manusia yang andal
memiliki latar belakang dan pengalaman yang dibutuhkan oleh pelanggan.
Peningkatan sumber daya manusia (SDM) merupakan tuntutan yang harus
dilakukan secara terencana, terarah, intensif, efektif dan efisien, jika tidak
ingin kalah bersaing dalam menghadapi era globalisasi. Suatu organisasi
tidak akan berhasil apabila sumber daya manusia tidak memenuhi
persyaratan yang ditentukan dalam perusahaan. Oleh karena itu, diharapkan
adanya komitmen manajemen dalam bidang SDM di perusahaan dan
menunjukkan seberapa besar kepedulian top level management untuk
memberikan sumber daya manusia yang andal guna mencapai kesuksesan.
Di samping itu, perlunya perhatian dari top level management (komunikasi
dua arah) mengenai kesejahteraan pegawai sehingga pegawai yang sudah
ada dan merupakan pegawai yang telah andal tidak mudah pindah/dibajak
oleh pesaing.
2. Sebaiknya PT Bank Mandiri memberikan informasi secara lebih mendetail
kepada masyarakat karena selama ini masyarakat lebih percaya kepada
bank berdasarkan kepercayaan dan nama besar tanpa melihat kelebihan-
kelebihan dari produk-produk dari bank itu sendiri. Dengan cara
mengadakan sosialisasi tentang produk-produk Bank Mandiri di tempat
seperti sekolah, kampus dan lain sebagainya. Bisa dengan acara
mengadakan acara-acara hiburan bias berupa pendanaan, mengadakan acara
sendiri baik secara on air maupun off air.

12
Daftar Pustaka

1. Kertajaya , H. (2003). Marketing In Venus. Jakarta: Gramedia.

2. Love Lock, C., & Lauren, W. (2002). Principles of Service Management.


Prentice Hall.

13