Anda di halaman 1dari 6

Library Manager

Date Signature

BAGIAN ILMU KEDOKTERAN


FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL REFERAT
FAKULTAS KEDOKTERAN FEBRUARI 2018
UNIVERSITAS HASANUDDIN

ABORTUS

DISUSUN OLEH:
A Nabilla R Putri Makbul C111 12864
Ajeng Dwi Riani C111 13566
Reza Anshari Darwis C111 13568

PEMBIMBING:
dr. Herri David Octavianus Mundung

SUPERVISOR:
dr. Truly D. Dasril, Sp.PA(K), DFM, Sp.F

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK


BAGIAN ILMU KEDOKTERAN FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2018

1
HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa :


A Nabilla R Putri Makbul C111 12864
Ajeng Dwi Riani C111 13566
Reza Anshari Darwis C111 13568
adalah benar telah menyelesaikan referat berjudul “Abortus” dan telah disetujui serta telah
dibacakan dihadapan residen pembimbing dan supervisor pembimbing dalam rangka
kepanitraan klinik pada bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas
Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar.

Makassar, Februari 2018

Mengetahui,

Supervisor Pembimbing Residen Pembimbing

dr. Truly D. Dasril, Sp.PA(K), DFM, Sp.F dr. Herri David Octavianus Mundung
Standar Kompetensi Indonesia

Tingkat Kemampuan 1: mengenali dan menjelaskan


Lulusan dokter mampu mengenali dan menjelaskan gambaran klinik penyakit, dan mengetahui cara
yang paling tepat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyakit tersebut, selanjutnya
menentukan rujukan yang paling tepat bagi pasien. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti
sesudah kembali dari rujukan.

Tingkat Kemampuan 2: mendiagnosis dan merujuk


Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik terhadap penyakit tersebut dan menentukan
rujukan yang paling tepat bagi penanganan pasien selanjutnya. Lulusan dokter juga mampu
menindaklanjuti sesudah kembali dari rujukan.

Tingkat Kemampuan 3: mendiagnosis, melakukan penatalaksanaan awal, dan merujuk 3B.


Gawat darurat
Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik dan memberikan terapi pendahuluan pada
keadaan gawat darurat demi menyelamatkan nyawa atau mencegah keparahan dan/atau
kecacatan pada pasien. Lulusan dokter mampu menentukan rujukan yang paling tepat bagi
penanganan pasien selanjutnya. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti sesudah kembali dari
rujukan.

3A. Bukan gawat darurat


Tingkat Kemampuan 4: mendiagnosis, melakukan penatalaksanaan secara mandiri dan tuntas
Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik dan melakukan penatalaksanaan penyakit
tersebut secara mandiri dan tuntas.
4A. Kompetensi yang dicapai pada saat lulus dokter
4B. Profisiensi (kemahiran) yang dicapai setelah selesai internsip dan/atau Pendidikan Kedokteran
Berkelanjutan (PKB). Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik dan memberikan terapi
pendahuluan pada keadaan yang bukan gawat darurat. Lulusan dokter mampu menentukan rujukan
yang paling tepat bagi penanganan pasien selanjutnya. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti
sesudah kembali dari rujukan.
KERANGKA PENULISAN

ABORTUS

MEDIS HUKUM

SPONTAN PROVOKATUS UU ETIKA

MEDISINALIS KRIMINALIS
S
DISCLAIMER

1. Abortus Provokatus Kriminalis, Andhyka Tumimomor, Nik Mohd Fauzan, Rahimie


bin Hanafi dan Amelia Tandriyadi, Desember 2017. No. REG 117/XII/12/2017.
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ........................................................................................ i


HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. ii
STANDAR KOMPETENSI ................................................................................. iii
KERANGKA KONSEP ....................................................................................... iv
DISCLAIMER ...................................................................................................... v
DAFTAR ISI ........................................................................................................ vi
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 DEFINISI ......................................................................................... 4
2.2 ETIOLOGI ....................................................................................... 4
2.3 KLASIFIKASI ................................................................................. 5
2.4 METODE ABORTUS PROVOKATUS KRIMINALIS ................. 7
2.5 PEMERIKSAAN ABORTUS PROVOKATUS KRIMINALIS ............ 13
2.6 KOMPLIKASI ................................................................................. 19
2.7 ASPEK MEDIKOLEGAL ............................................................... 21
BAB III PENUTUP .............................................................................................. 25
DAFTAR PUSTAKA
TAKE HOME MESSAGE