Anda di halaman 1dari 51

Pengertian

Tulang & sendi → ad. organ pasif pd tubuh, artinya


mereka tdk mungkin bergerak tanpa
bantuan/pengaruh dari otot.

‘Otot’ → unit fungsional dari tubuh, berperan dalam


pergerakan krn fungsi kontraksi (pergerakan) &
relaksasi (pengenduran) dari otot.

Sedangkan ‘ligamen’ ad. jaringan ikat yg menjaga,


mempertahankan posisi sendi, organ tetap di
tempatnya secara anatomi.
11/27/2017 2
Otot di dalam tubuh umumnya t.d sekumpulan serat
otot yg dibungkus oleh fascia.

Selanjutnya sekumpulan otot ini dinamakan serabut


otot yg mampu berkontraksi karena pengaruh dari
peran listrik & sistem persarafan yg ada di dalam otot.

Otot dapat berkontraksi karena berisi miofibril yg


merup. komponen aktif pd otot.

11/27/2017 3
Kesatuan struktural otot adlh serabut otot.
Kesatuan fungsional yg tdr dr neuron motorik &
serabut otot yg dipengaruhinya dsbt kesatuan
motorik. Jml serabut otot dlm kesatuan otot
bervariasi sesuai dgn besarnya otot dan
fungsinya. Gerak tjd krn diaktifkan oleh
sejumlah kesatuan motorik yg bertambah.
Sebuah otot rangka paling sdkt pny 2 tempat
lekat, biasanya pd tlg, ttp :
- Bbrp otot melekat pd kulit (otot wajah)
- Otot melekat pd mukosa (Olingua Intrinsik)
- Satu – dua otot melekat pd fascia
- Otot lain membentuk pita sirkular
11/27/2017 4
Jenis-jenis Otot :
• Otot Skelet/otot lurik/otot serat lintang
Otot yg berkontraksi dgn cepat, tp cepat pula melemas. Otot ini
bekerja atas kehendak kita, maka disebut ‘otot sadar’. Otot ini
ditemui pd rangka tubuh manusia.

• Otot Polos/otot otonom/otot tak sadar/otot involunter


Otot yg berkontraksi scr perlahan-lahan dgn tetap
mempertahankan kontraksinya dlm waktu yg lama dgn
membutuhkan energi yg sedikit. Ciri khas otot ini bekerja tanpa
kendali dari kita, ex : otot dinding usus, pembuluh darah, dll.

• Otot Jantung
ad. otot yg membentuk jantung. Otot ini memiliki ciri
berbentuk serat lintang/lurik (seperti otot rangka), ttp bekerja
di luar kemauan kita (spt otot polos), dpt bergerak sendiri scr
otomatis.
11/27/2017 5
11/27/2017 6
Bagian Dari Otot :
Kepala Otot (Caput)
Badan/empal Otot (Venter)
Ekor Otot (Kaudal)

11/27/2017 7
 Kepala & ekor otot merup.
jaringan ikat yg kuat, disebut
urat (tendon), yaitu tempat
melekatnya otot pd tulang.

 Tempat melekatnya kepala


otot di pangkal tulang
disebut Origo.

 Tempat melekatnya ekor


otot dinamakan Insersio.

11/27/2017 8
• Di bagian tengah bentuknya gembung mrp bagian
aktif dlm berkontraksi, yaitu muskulus venter.

• Kontraksi otot. Apabila otot mendapat


rangsang dr luar ia akan berkontraksi mnrt
pengaruh susunan saraf motoris.

• Tiap otot diselaputi oleh pembungkus yang


disebut fascia/perimisium.

11/27/2017 9
Fungsi Tendon :
• Memungkinkan massa otot yg besar
mengkonsentrasikan kekuatannya pd
satu daerah tulang.

• Memiliki fungsi protektif & suportif di


sekitar sendi.

11/27/2017 10
Fungsi Fasia :
• Pembungkus otot.
• Menahan & melindungi otot.
• Tempat asal origo dr bbrp otot.
• Tempat letaknya pembuluh darah dan
syaraf.

11/27/2017 11
Jenis otot berdasar serabutnya :

11/27/2017 12
Otot Berdasar Pekerjaannya :

1. Otot Sinergis, otot yg dalam


pekerjaannya bersama-sama.
2. Otot Antagonis, kerja berlawanan.
3. Otot Abduktor, otot yg bekerja
menggerakkan menjauhi tubuh.
4. Otot Adduktor, mendekati tubuh.

11/27/2017 13
5. Otot fleksor, otot yg bekerja
membentuk sendi tulang.
6. Otot ekstensor, otot yg bekerja
meluruskan kembali sendi tulang.
7. Otot supinator, terlentang, dimana
ulna & radius dlm keadaan sejajar.
8. Otot pronator, telungkup, dimana
ulna & radial dlm keadaan menyilang.

11/27/2017 14
9. Endorotasi, memutar ke dalam.
10.Eksorotasi, memutar keluar.
11.Dilatasi, memanjangkan otot.
12.Kontraksi, memendekkan otot.

11/27/2017 15
Otot berdasar letaknya :
1. Otot bagian kepala.
2. Otot bagian leher.
3. Otot bagian dada.
4. Otot bagian perut.
5. Otot bagian punggung.
6. Otot bahu & lengan.
7. Otot panggul.
8. Otot anggota gerak bawah.
11/27/2017 16
Berikut ini beberapa nama otot besar yg erat
hubungannya dgn prosedur keperawatan sehari-
hari di ruangan.

Daerah kepala & leher :


1) m. sternokleidomastoideus (otot yg
membentang dari dada-leher-kepala)

11/27/2017 17
Daerah dada, punggung, & perut
1. m. pectoralis mayor (otot dada) digunakan dlm injeksi
SC
2. m. intercosta interna & eksterna (otot sela iga)
digunakan utk pengembangan rongga dada saat
bernafas
3. m. trapezius (otot bahu) digunakan mengangkat
skapula & bahu
4. m. para vertebral ; otot yg memanjang di sisi tlg
belakang berguna utk mempertahankan bentuk badan
tetap tegak.
5. m. serratus abdominalis (otot abdomen)

11/27/2017 18
Daerah Ekstremitas Atas
1. M. deltoideus (otot lengan atas, sisi lateral),
digunakan pd injeksi IM atau SC
2. M. biseps branchii (lengan atas sisi anterior) & m.
triceps branchii (lengan atas sisi posterior)
digunakan utk mengukur kekuatan mengangkat &
mendorong beban
3. M. branchiobradialis (otot lengan) utk skin-test
secara IC.

11/27/2017 19
Daerah bokong/pinggul
1. m. gluteus maximus (otot bokong) digunakan
pd injeksi IM

Daerah ekstremitas bawah


1. m. rectus femoralis (otot paha luar) digunakan
utk berjalan, mengangkat beban, menendang,
& tempat injeksi IM
2. m. sartorius (otot paha anterior)
3. m. gastrocnemius (otot betis) digunakan untuk
menjinjit

Pd tubuh ditemui tendon yg besar yaitu


tendon achilles menempel pd tulang calcaneus
(tumit)
11/27/2017 20
Kesatuan struktural otot adlh serabut otot.
Kesatuan fungsional yg tdr dr neuron motorik &
serabut otot yg dipengaruhinya dsbt kesatuan
motorik. Jml serabut otot dlm kesatuan otot
bervariasi sesuai dgn besarnya otot dan
fungsinya. Gerak tjd krn diaktifkan oleh
sejumlah kesatuan motorik yg bertambah.
Sebuah otot rangka paling sdkt pny 2 tempat
lekat, biasanya pd tlg, ttp :
- Bbrp otot melekat pd kulit (otot wajah)
- Otot melekat pd mukosa (Olingua Intrinsik)
- Satu – dua otot melekat pd fascia
- Otot lain membentuk pita sirkular
11/27/2017 21
OTOT/
MUSKULUS
11/27/2017 22
Definisi

 Jaringan yang mempunyai kemampuan


khusus yaitu kontraksi.
 Suatu organ / alat yg memungkinkan
tubuh untuk dapat bergerak.
 Otot membentuk 43% berat badan; >
1/3-nya mrpkn protein tubuh & ½-nya
tempat terjadinya aktivitas metabolik
saat tubuh istirahat

11/27/2017 23
Fungsi Sistem Otot Rangka

1. Menghasilkan gerakan rangka.


2. Mempertahankan sikap & posisi
tubuh.
3. Menyokong jaringan lunak.
4. Menunjukkan pintu masuk & keluar
saluran dlm sistem tubuh.
5. Mempertahankan suhu tubuh;
kontraksi otot:energi  panas
11/27/2017 24
3 Tipe Jaringan Otot

11/27/2017 25
 Otot memiliki tempat melekatnya kepala otot
di pangkal tulang disebut origo dan tempat
melekatnya ekor otot dinamakan insersio; ttp
bbrp otot dpt beraksi dlm dua arah pd
keadaan yg berbeda.
 Dibagian tengah bentuknya gelembung
mrpkn bagian aktif dlm berkontraksi, yaitu
muskulus venter.

11/27/2017 26
3. Jenis – jenis Otot
Otot terdiri atas serabut silindris yg mempunyai sifat
yg sama dgn sel yg dari jaringan lain. Semua ini diikat
mjd berkas-berkas serabut kecil atau sejenis jar ikat
yg mengandung unsur kontraktil.

Jenis-jenis otot terdiri atas :


1. Otot bergaris / lurik / kerangka / sadar
2. Otot polos
3. Otot jantung

11/27/2017 27
1. Otot bergaris / lurik / kerangka / sadar

Terdiri atas serabut otot


serat lintang, oleh adanya
gambaran selang-seling
antara warna muda & tua.
Pd umumnya otot ini
melekat pd kerangka. Otot
ini dpt bergerak menurut
kemauan kita,
pergerakannya cepat ttp
lekas lelah, rangsangan
dialirkan mll saraf
motorik.
11/27/2017 28
2. Otot polos / otonom / tdk bergaris /
licin
Di sbt polos krn protoplasmanya
licin & tdk memiliki garis – garis
melintang. Otot polos
membentuk sebagian besar
lapisan tengah (T.Media)
dinding pemb.darah &
bag.saluran cerna yg berotot
spt usus, kandung kemih. Otot
ini dipersarafi oleh otot
otonom. Krn sifat involuntar yg
dimiliki maka otot polos
mengadakan kontraksi berirama
(gelombang peristaltik).

11/27/2017 29
Bentuknya menyerupai otot
3. Otot jantung serat lintang dimana di dlm
sel protoplasmanya tdp
serabut-serabut melintang
bercabang & mengadakan
“anastomosis”. Otot jantung
memiliki kemampuan khusus
untuk melakukan kontraksi
otomatis & ritmis tanpa
tergantung ada atau tidaknya
rangsangan saraf.
Cara kerja seperti ini di sbt
“Miogenik:. Yg
membedakannya dgn
“Neurogenik”. Otot ini
membentuk hampir seluruh
dinding jantung. Yakni
miocardium.
11/27/2017 30
KONTRAKSI OTOT

 Otot dpt mengadakan kontraksi dgn


cepat, apabila ia mendapat
rangsangan yg datangnya dr luar
berupa rangsangan arus listrik,.
mekanik, panas, dingin.
 Dlm keadaan sehari – hari otot
bekerja berkontraksi menurut
pengaruh atau perintah yg datangnya
dari sum – sum syaraf motorik.
11/27/2017 31
Jenis Kontraksi Otot
a. Kontraksi Isotonik adlh pemendekaan otot
tanpa peningkatan tegangan dlm otot/
Ex : Fleksi lengan atas

b. Kontraksi Isometrik adl panjang otot tetap /


konstan ttp tenaga yg dihasilkan otot
meningkat
Ex : mendorong dinding yg tak dpt bergerak.

11/27/2017 32
MEKANISME KONTRAKSI OTOT
Kecepatan kontraksi otot berbeda-beda.
Mioglobulin mrpk pigmen protein yg serupa dg
Hemoglobin.
Otot yg mengandung banyak mioglobulin ternyata
berkontraksi lebih lambat dan dlm waktu yglama.
Tiap sel otot mengandung miofibril yg tersususn atas
sekelompok Sarkomer, yg merupakan unit kontraktil
otot skelet. Komponen Sarkomer dikenal filamen tebal
dan tipis. Filamen tipis tersusun di sbt sbg aktin dan
filamen tebal dikenal sebagai moibsin.

11/27/2017 33
Kontraksi otot disebabkan oleh kontraksi
dimasing2
tjd akibat interaksi antara miosin & aktin yg saling
mendekat dgn adanya peningkatan lokal kadar
ion kalsium. Filamen tebal & tipis saling meluncur
Satu sama lain. Ketika kadar kalsium dlm sarkomer
menurun, filamen miosin dan aktin berhenti
berinteraksi & sarkomer kembali kepanjang
istirahat awalnya (relaksasi).
11/27/2017 34
Aktin & miosin tdk dpt berinteraksi bila tdk ada
kalsium. Pelepasan ion kalsium ke dlm otot tjd
Sebagai respon tdh rangsangan listrik.
Rangsangan ini menimbulkan potensial aksi yg
menyebabkan ion kalsium keluar.

Dari organel khusus yg dsbt Retikulum


Sarkoplasmikum adlh Klasium yg memungkinkan
interaksi antara aktin dan miosin dlm sarkomer.

11/27/2017 35
Proses depolarisasi tjd akibat penarikan ion kalsium
dgn cepat dr sarkomer oleh reakumilasi aktif dlm
retikulum sarkoplasnikum & otot kembali rileks.

Proses depolarisasi sel otot normal tjd sbg respon


thd rangsang yg dibawa oleh sel saraf.komunikasi
antara sel saraf & sel otot tjd pd motor end plate.
Neuron yg mengatur aktivasi ini adl Lowyer Motor
Neuron yg berasal dari Kornu anterior korda spinalis.
11/27/2017 36
Kontraksi otot dan proses relaksasi membutuhkan
energi yg berbeda – beda. Sumber energi untuk
sel otot adl Adrenosin Trifosfat (ATP) yg
dibangkitkan mll metabolisme oksidatif seluler.
Kreatinin Fosfat yg jg terdapat dlm sel berperan
sbg cadangan kedua energi metabolisme yg dpt
dikonversi mjd ATP bila perlu

11/27/2017 37
• Pada aktivitas rendah otot skelet mensintesis
ATP dr oksidasi glukosa mjd air dan
karbondioksida. Slm masa aktivitas tinggi bila
oksigen tidak memadai glukosa
dimetabolisme mjd asam laktat dan proses ini
tidak efisien & membutuhkan banyak glukosa
yg dipecah dr glikogen otot.

11/27/2017 38
Glikogen adlh suatu tepung yg dibuat dr glukosa,
disimpan dlm sel slm periode istirahat dan
dipergunakan dlm periode aktivitas.
Kelelahan otot mungkin disebabkan oleh
pemecahan glikogen & simpanan energi serta
penumpukan As.Laktat. Sbg akibatnya lingkaran
kontraksi & relaksasi tdk dpt berlanjut.

11/27/2017 39
Slm kontraksi energi yg dilepaskan dr ATP tdk
seluruhnya digunakan. Kelebihan energi akan
dilepaskan dlm bentuk panas. Pd kontraksi
Isometrik hampir semua energi dilepaskan dlm
bentuk panas, sedangkan pd isotonik sebagian
energi dikeluarkan dlm bentuk kerja mekanis.

11/27/2017 40
TONUS OTOT

Tiap otot (muskulus) dikelilingi jaringan yg


Merupakan selaput pembungkus yg dsbt
“Perimysium (fascia)”.

Fascia adlh jaringan yg membungkus &


mengikat jaringan. Kondisi sll siap berespon
thd setiap rangsangan kontraksi dsbt “Tonus
Otot”.
11/27/2017 41
Tonus otot mjd paling minimal pd “saat tidur”&
meningkat ktk seseorang mengalami
“kecemasan”.
Otot yg tonusnya kurang dsb “Flaksid”
Otot yg tunasnya lebih tinggi dsb “Spastik”

11/27/2017 42
6. Macam – macam Otot

a. Menurut bentuk serabutnya


Yaitu otot serabut sejajar / kumparan, otot bentuk kipas, otot
bersirip dan otot melingkar. Ex : M.deltoideus
a. Menurut jurusannya
Ex : M.Rectus Abdominis
c. Menurut jumlah kepalanya
Kepala dua (Biceps)
Kepala tiga (Triceps)
Kepala empat (Quadriceps)
d. Menurut kedudukannya
Ex : M.Pektoralis mayor

11/27/2017 43
e. Menurut pekerjaannya

- Otot sinergis (bekerjasama)


- Otot abduktor (gerak menjauhi tubuh)
- Otot antagonis (gerak berlawanan)
- Otot adduktor (mendekati bagian tubuh)
- Otot fleksor & ekstensor
- Otot plantar & supinasi
f. Menurut letaknya
- Otot bagian kepala, leher, paha, perut, pinggang,
bahu, lengan dan otot panggul,
11/27/2017 44
11/27/2017 45
11/27/2017 46
11/27/2017 47
11/27/2017 48
11/27/2017 49
Otot harus sll dilatih untuk menjaga fungsi &
kekuatannya. Bila otot sering dilatih maka
irisan melintang otot akan membesar
(hipertropi) krn adanya penambahan ukuran
masing-masing serat otot tanpa peningkatan
jumlah. Hipertropi dpt dipertahankan bila
latihan dilanjutkan.

11/27/2017 50
Fenomena
sebaliknya bila tjd Disuse otot dlm waktu lama
menyebabkan pengecilan otot (atrofi). Tirah
baring dan imobilisasi akan menyebabkan
kehilangan masa dan kekuatan otot.
Utk mengurangi efek imobilisasi pasien diberi
latihan isometrik otot-otot dibagian yg di
imobolisasi.
Latihan aktif dan beban berat pd bagian tubuh yg
tidak mengalami cidera dpt mencegah tjdnya
atrofi otot.

11/27/2017 51