Anda di halaman 1dari 6

BAB I

LAPORAN KASUS

A. Identitas
Nama : Tn. S
Umur : 63 tahun
JenisKelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Nomer CM : 00869406
B. Anamnesis Pasien
1. Keluhan Utama
Kelemahan anggota gerak kiri
2. RPS
Pasien datang ke IGD RS Margono Soekarjo pada 21 Agustus 2018
dengan keluhan lemah anggota gerak kiri dan pusing sejak tanggal 20
Agustus 2018 pukul 21.00 atau sekitar 22 jam sebelum masuk rumah
sakit. Pasien memiliki riwayat sulit bicara dan tidak jelas saat bicara
sejak 3 tahun lalu. Namun pasien paham bila diajak bicara. Pasien merasa
leher terasa kaku dan sulit menoleh. Muntah (+), demam (+), merot (+),
pelo (+), kejang (-), pingsan (-), jatuh (-).
3. RPD
- Riwayat Stroke : (+) 3 tahun lalu
- Riwayat Hipertensi : (+)
- Riwayat Gastritis : (-)
- Riwayat Alergi Obat : (-)
- Riwayat Trauma : (-)
- Riwayat DM : (-)
- Riwayat Penyakit Ginjal : (-)
- Riwayat Penyakit Jantung : (-)
- Riwayat Asma : (-)
- Riwayat Operasi : (-)

4. RPK
Asma (-), diabetes (-), jantung (-), hipertensi (-), gangguan pembekuan
darah (-)
C. Pemeriksaan Fisik
1. Tanda Vital
TD : 180/100
N : 75 x/menit
RR : 22 x//menit
S : 38.4 C
2. Kepala :
- Mata : konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil isokor
3mm/3mm, reflek cahaya (+/+), hematom periorbita (-/-)
- Telinga/Hidung : discharge (-), bloody rhinorea (-/-)
- Mulut dan gigi : sianosis (-), edem (-)
- Lain-lain dbn
3. Leher :
- Massa di leher (-), deviasi trakea (-)
- Tyroid : dbn
4. Thoraks:
- Paru : SD ves +/+, wh -/-, rbk -/-, rbh -/-
- Jantung : S1>S2 irreguler, gallop (-), murmur (-)
5. Abdomen :
- Datar, BU(+)N, NT (-)
- Hepar/lien : teraba tidak besar
6. Punggung :
- C. Vertevrae : dbn
- Ginjal : dbn
7. Ekstremitas
- Superior: Akral hangat(+/+), edema (-/-), kekuatan motorik 4/2
- Inferior : akaral hangat (+/+), edema (-/-), kekuatan motorik 4/2
8. Pemeriksaan limphonodi : dalam batas normal
9. Pemeriksaan turgor kulit : <2 detik
D. Pemeriksaan Penunjang
1. Hasil Laboratorium 21/08/2018
Darah Lengkap
Hb : 14.3
Leukosit : 16990 (H)
Hematokrit : 43
Eritrosit : 4,8 x10^6 L
Trombosit : 234000
Ureum : 31,6
Kreatinin : 1,31 (H)
GDS : 133
Natrium : 142 mmol/L
Kalium : 3 mmol/L (L)
Klorida : 104 mmol/L
2. MSCT Scan Kepala Tanpa Kontras 21/08/18
Deskripsi :
- Tampak lesi hierdens (CT number 58-89 HU) pada corona radiata,
capsula interna crus posterior, hingga thalamus kanan (volume
kurang lebih 15,7 cc) dengan perifokal edema pada regio lesi yang
mendesak ventrikel lateral kanan, cornu posterior ventrikel lateral
kanan dan ventrikel III)
- Tampak spot hipodens pada nukleus kaudatus kanan, nukleus
lentiformis kiri, dan pons paramedian kanan.
- Diferensiasi white-gray matter baik
- Sulkus kortikalis regio temporoparietal kanan relatif lebih sempit
- Ventrikel lateralis kiri dan IV baik
- Sistena perimesensefali baik
- Tampak midline shifting ke kiri (jarak kurang lebih 0,8 cm)
- Pons dan cerebellum baik
- Paa bone window tak tampak kesuraman pada sinus paranasal
maupyn mastoid air cell
Kesan :
- Intracerebral hemorrhage pada cornu radiata, capsula interna crus
posterior, hingga thalamus kanan (volume kurang lebih 15,7 cc)
yang mendesak ventrikel lateral kanan, cornu posterior ventrikel
lateral dan ventrikel III
- Infark lakuner pada nukleus kaudatus kanan, nukleus lentiformis
kiri dan pons paramedian kanan
- Tak nyata tanda peningkatan intrakranial saat ini
E. Assesment
Stroke Hemoragik, Intrakranial Hemorage (ICH)
F. Penatalaksanaan
- O2 4 lpm nasal kanul
- IVFD Nacl 0,9% 1500 cc/24 jam
- Injeksi citicolin 2x500 mg
- Injeksi ranitidin 2x50 mg
- Injeksi manitol 4x125 cc
- Injeksi kalnex 3x500 mg
- Injeksi ceftriakson 2x1 g
- Paracetamol 3x500 mg
- Amlodipin 1x5 mg
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi
Perdarahan intraserebral (ICH) adalah perdarahan primer substansi otak
pada intrakranial (parenkim otak dan disekitar ruang meningeal) yang
terjadi secara spontan, bukan oleh karena trauma kapitis, disebabkan oleh
karena pecahnya pembuluh arteri, vena dan kapiler. Perdarahan
intraserebral merupakan 10% dari semua jenis stroke, tetapi persentase
kematian leih tinggi disebabkan oleh stroke. Sekitar 60% terjadi di
putamen dan kapsula interna, dan masing-masing 10% pada substansia
alba, batang otak, serebelum dan talamus (Caceres & Joshua, 2012).

B. Etiologi
Perdarahan intraserebral dapat disebabkan oleh :
1. Hipertensi
Hipertensi merupakan penyebab terbanyak terjadinya ICH (72-81%).
Hipertensi lama akan menimbulkan lipohialinosis dan nekrosis fibrinoid
yang memperlemah dinding pembuluh darah yang kemudian menyebabkan
ruptur intima dan menimbulkan aneurisma. Selanjutnya dapat menyebabkan
mikrohematoma dan edema. Hipertensi kronik dapat juga menimbulkan
sneurisma-aneurisma kecil (diameternya 1 mm) yang tersebar di sepanjang
pembuluh darah, aneurisma ini dikenal sebagai aneurisma Charcot
Bouchard (Reichard & Frank, 2011).
2. Cerebral Amyloid Angiopathy
Cerebral Amyloid Angiopathy adalah suatu perubahan vaskular yang unik
ditandai oleh adanya deposit amiloid di dalam tunika media dan tunika
adventisia pada arteri kecil dan arteri sedang di hemisfer serebral. Arteri-
arteri yang terkena biasanya adalah arteri-arteri kortical superfisial dan
arteri-arteri leptomening. Sehingga perdarahan lebih sering di daerah
subkortikal lobar ketimbang daerah basal ganglia. Deposit amiloid
menyebabkan dinding arteri menjadi lemah sehingga kemudian pecah dan
terjadi perdarahan intraserebral. Di samping hipertensi, amyloid angiopathy
dianggap faktor penyebab kedua terjadinya perdarahan intraserebral
pada penderita lanjut usia (Reichard & Frank, 2011).

3. Arteriovenous Malformation
4. Neoplasma intrakranial. Akibat nekrosis dan perdarahan oleh jaringan
neoplasma yang hipervaskular.
5. Trauma
Koleksi darah fokal yang biasanya diakibatkan cedera regangan atau robekan
rasional terhadap pembuluh-pembuluh darah intraparenkimal otak atau
kadang-kadang cedera penetrans. Intracerebral hematom mengacu pada
hemorragi / perdarahan lebih dari 5 ml dalam substansi otak (Aguilar &
Thomas, 2011).
DAFTAR PUSTAKA
Caceres, J.A. & Joshua, N. G. 2012. Intracranial Hemorage. Emergency
Medical Clinic North America, 30(3): 771–794
Reichart, R. & Frank, S. 2011. Intracerebral Hemorrhage, Indication for
Surgical Treatment and Surgical Techniques. The Open Critical
Care Medicine Journal, 4: 68-71
Aguilar, M. I. & Thomas, G. B. 2011. Update in Intracerebral Hemorrhage.
The Neurohospitalist, 1(3): 148-159