Anda di halaman 1dari 1

LITOLOGI

SATUAN KENDALA
MORFOLOGI BATUAN SIFAT FISIK DAN KARAKTERISTIK TANAH DAN
PETA ENDAPAN PERMUKAAN GEOLOGITEKNIK
DASAR BATUAN

Daerah pedataran Tidak tersingkap Pasir, endapan pantai, Warna abu-abu muda, berbkutir halus - sangat kasar, Kemungkinan adanya
kemiringan lereng tebal berkisar antara 1.5 membundar – membundar tanggung, terpilah buruk lepas, perosokan dan pengaruh
kurang dari 3% hingga 4.0 m. Setempat kelulusan tinggi – sangat tinggi, nilai rata-rata kadar air asli pasang surut
dijumpai hingga 28 m. (Wn) 24,43% , berat isi asli 1,60.g/cm3 dan berat jenis (Gs)
2,67.g/cm3. Tekanan konus umumnya berkisar antar 3-10
kg/cm2, dan setempat antara 15-150 kg/cm2. Nilai N-SPT (
Jumlah tumbukan dari percobaan uji penetrasi standar)
berkisar antara 2-7 tumbukan. Kedalaman muka air tanah
bebas 1,5-3,80 m, dibawah muka tanah penggalian mudah
dilakukan dengan alat non mekanis.
Daerah pedataran, Tidak tersingkap Pasir lempung dan pasir Warna abu-abu kehitaman, mengandung sisa tumbuhan. Banjir, genangan air dan
kemiringan lereng lanau, endapan rawa,tebal Lepas, kelulusan sedang. Nilai rata-rata kadar air asli pendangkalan serta
kurang dari 3% berkisar antara 2.0 hingga 33,21%, berat isi asli 1,52 g/cm 3, berat jenis 2,51 g/cm3, kemungkinan besar terjadi
6.0 sudut geser dalam 150 5’, kohesi 0,1 g/cm2, tekanan konus prosokan
berkisar antara 2 - 7 g/cm2, nilai N-DPT ( Jumlah tumbukan
dari percobaan penetrasi dinamika) 1-5 tumbukan.
Kedalam mka air tanah bebas 0.25 – 1.00 m dibawah
muka tanah. Penggalian mudah dilakukan dengan alat non
mekanis.
Daerah pedataran, Tidak Lanau pasiran dan pasir Warna coklat muda, berbutir halus hingga kasar, agak Banjir, genangan dan
kemiringan lereng dari tersingkapA lempungan. Endapan lepas hingga padat, kelulusan sedang. Nilai rata-rata Wn kemungkinan prosokan
3% alivium, tebal berkisar 46,10% y = 1,55 g/cm3 . Gs = 2,62 g/cm3 . ɸ = 120 36’. C =
antara 2.0 m hingga lebih 0,18 g/cm2 tekanan konus berkisar antara 4 – 50 g/cm2 .
dari 22.00m Nilai N-SPT berkisar antara 3 - 7 tumbukan, nilai N-DPT
berkisar antara 2 – 9 tumbukan. Kedalaman muka air
tanah bebas berksar antara 3 hingga 6 m dibawah muka
tanah. Penggalian mudah dilakukan dengan alat non
mekanis.
Daerah pedataran dan Tidak tersingkap Pasir lanau dan pasir Warna coklat keputihan , berbutir halus hingga sangat Banjir
lembah sungai, kerikilan. Endapan aluvium kasar, bersifat lepas, kelulusan tinggi, nilai rata-rata Wn =
kemiringan lereng 49,75%, y = 11 g/cm3, Gs = 2.56 g/ cm3, tekanan konus
kurang dari 3% berkisar antara – 12 Kg/ cm2, nilai N-DPT berkisar antara
1-7 tumbukan kedalaman muka air tanah bebas berkisar
antara 1.5 – 3.0 m di bawah muka tanah penggalian
mudah dilakukan dengan alat non mekanis.
Daerah medan Tufa Pasir kerikilan, tebal 1,5 Warna oklat keputihan, berbutir halus hingga kasar, bentuk Erosi, gerakantanah pada
bergelombang, batugamping hingga lebih dari 10 m butir membulat tanggung hingga menyudut tanggaung, tebing sungai dan banjir
kemiringan lereng bersifat lepas hingga agak padat . kelulusan tinggi . nilai bandang
berkisar antara 3% rata-rata Wn = 52,72%, y = 1,51 g/ cm 3, Gs = 2,63 g/ cm3.
hingga 5% Nilai tekanan konus umumnya berkisar antara 15 – 50 kg/
cm2, dan setempat lebih dari 250 kg/ cm 2. Nilai N-DPT
berkisar antara 8 - 28 tumbukan. Kedalaman muka air
tanah bebas 4 hingga lebih dari 7 m di bawah muka tanah.
Penggalian mudah dengan alat non mekanis
Daerah perbukitan, Breksi dan lava Lanau lempung dan pasir Coklat kekuningan, teguh, plastisitas sedang – tinggi, Erosi permukaan dan pada
berelif halus, berumur tersier lempung, tebal 1,0-1,0 m kelulusan rendahh – sedang, nilai rata-rata Wn = 32,52%, beberapa tempat kondisi
kemiringan lereng y = 1,75 g/ cm 3, Gs = 2,61 g/ cm3, Q = 12065’, c = 0,37 kg/ lereng kurang stabil hingga
berkisar antara 5% cm2. Nilai tekanan konus berkisar antara 15 – 45 kg/ cm2, kemungkinan terjadi
hingga 15% kedalaman muka airtanah bebas 4 hingga lebihdari 7 m gerakan tanah
dibawah muka air tanah. Penggalian mudah dilakukan alat
non mekanis.
Daerah medan Breksi, tufa dan Lanau pasiran tebal1,0-3,5 Coklat muda, agak padat. Kelulusan rendah, nilai rata-rata Erosi permukaan dan
bergelombang lava, endapan m Wn = 36,64%, y = 1.60 g/ cm3, = 20090, c = 0,20 kg/ cm2. kemukinan banjir bandang
kemiringan lereng gunungapi Nilai tekanan konus berkisar antara 16-60 kg/ cm2, nilai N-
berkisah antara 3% kuarter DPT berkisar antara 6-15 tumbukan. Kedalaman airtanah
sampai 5% berkisar antara 3-8 m dibawah muka tanah. Penggalian
mudah dilakukan dengan alat non mekanis
Daerah medan Tufa, endapan Lempung pasiran, tebal Coklat keabuan, teguh hingga kaku, plastisitas tinggi, Erosi dan setempat
bergelombang, gunungapi 1,5-8,0 m kelulusan rendah, nilai rata-rata Wn = 47,09%, y = 1,36 g/ bahaya banjir bandang
kemiringan lereng kuarter cm3, Gs = 2.61 g/ cm 3, = 12044’, c = 0,191 kg/ cm2, nilai
berkisar antara 3% tekanan konus berkisar antara 6-25 kg/ cm2, nilai N-SPT
hingga 5% berkisar antara 5-14 tumbukan, nilai N-DPT berkisar
antara 4-11 tumbukan kedalaman muka airtanah bebas 5-11 m di bawah muka
tanah. penggalian mudah dilakukan dengan alat non mekanis.

Daerah perbukitan, Breksi, lava dan Lempung, tebal 1,0-5,0 m Warna hitam, lunak, plastisitas tinggi , kompresibilitas Tanah mempunyai sifat
berelif halus, breksi tinggi, sifat mengembang sedang – tinggi, kelulusan mengembang sedang
kemiringan lereng gampingan, rendah, nilai rata-rata Wn = 28.09%, y = 1,59 g/ cm 3, Gs = tinggi
berkisar antara 5% endapan 2,65 g/ cm3, = 14070, c = 0,16 kg/ cm2. Nilai tekanan konus
hingga 15% gunungapi tua berkisar antara 2-6 kg/ cm2, nilai N-DPT berkisar antara 1-
4 tumbukan. Kedalaman muka airtanah bebas dijumpai
pada batuan dasar dengan kedalaman 2-8 m di bawah
muka tanah. Penggalian mudah dilakukan dengan alat non
mekanis
Daerah gunungapi, Tufa Padaa umumnya tebal Breksi dan lava berwarna abu-abu kehitaman hingga Gerakantanah erosi
berelif halus hingga batugamping tanah kuning 1,0 m coklat tua, kelompok, keras Tufa berwarna kuning permukaan dan banjir
sedang, kemiringan setempat kecoklatan, rapuh – agak padat kelulusan sedang-tinggi. sedang
lereng berkisar antara terdapat breksi Breksi lahar dan lava berwarna abu-abu tua. Kompak dan
5% hingga 50% lahar dan lava keras. Kedalaman mukaairtanah bebas 8 m hingga
lebihdari 15 m di bawah muka tanah. Penggalian mudah
hingga sukar dilakukan dengan alat non mekanis.
Daerah gampingan, Breksi, tufa dan Pada umumnya tebal Breksi dan lava berwarna abu-abu kehitaman hingga Gerakantanah, erosi
berelif sedang hingga lava tanah kurang dari 1,0 m coklat tua. Kelompok, keras tufa berwarna kuning permukaan, dan banjir
kasar, kemiringan kecoklatan, rapuh-agak padat, kelulusan rendah- tinggi. bandang
lereng berkisar antara Kedalaman muka airtanah bebas berkisar 3-7 m di bawah
15% hingga lebih dari muka tanah. Penggalian mudah hingga sukar dilakukan
70% dengan alat non mekanis
Daerah gunungapi, Breksi dan lava Pada umumnya tebal Abu-abu kehitaman,kompak,keras,kelulusan rendah, Erosi permukaan dan
berelif kasar, tanah kurang dari 1,0 m penggalian sukar dilakukan dengan alat non mekanis abrasi
kemiringan lereng
berkisar antara 50%
hingga lebih dari 70%

Daerah perbukitan, Breksi tufa dan Pada umumnya tebal Abu-abu kehitaman, kolpak dan keras. Kedalaman muka Abrasi, erosi dan gerakan
berelifkasar, lava tanah kurang dari 1,0 m airtanah bebas 6 m hingga lebih dari 16 m di bawah muka tanah
kemiringann lereng tanah. Penggalian sukar dilakukan dengan alat non
berkisar antara 50% mekanis.
hingga lebih dari 70%

Daerah perbukitan Batuan Pada umumny tebel tanah Abu-abu muda hingga abu-abu kehitaman, keras, kompak, Erosi permukaan dan
berelief kemiringan terobosan kurang dari 1.0 m berkekar. Penggalian dengan alat non mekanis sukar abrasi
lereng berkisar antara dasitik, andesitik dilakukan.
50% hingga lebih dari dan basaltik
70%

Daerah perbukitan Batugamping Pada umumnya tebel Putih kekuningan hingga abu-abu keputihan, kompak, Abrasi dan erosi
berelief sedang hingga pasiran tanah kurang dari 1.0 m kedalaman muka airtanah bebas lebih dari 18 m di bawah permukaan
kasar, kemiringan muka tanah. Penggalian dengan alat non mekanis tidak
lereng berkisar antara terlalu sutit.
15% hingga 70%

Dearah perbukitan Breksi. Batupasir Pada umumnya tebel Breksi berwarna abu-abu kehitaman, keras dan kompak, Erosi permukaan abrasi,
berelief kasar, kuarsa, tanah kurang dari 1.0 m batupasir kuarsa berwarna putih kecoklatan, berbuutir dan gerakantanah
kemiringan lereng batulempung dan halus-kasar kompak dan keras, batulempung berwarna
berkisar antara 50% batu batupasir kuning kehijauan hingga abu-abu tua, rapuh dan mudah
hingga lebih besar dari tufaan hancur oleh perubahan cuaca . batupasir tufaan berwarna
70% kecoklatan, kompak kedalaman muka airtanah bebas 12-
15 m di bawah muka tanah. Penggalian dengan alat non
mekanis sulit dilakukan.