Anda di halaman 1dari 17

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP 3.1 dan 4.1

Satuan Pendidikan : SMP Empu Tantular


Mata Pelajaran : Prakarya (Kerajinan)
Kelas/Semester : VIII / Satu
Materi Pokok : Kerajinan bahan lunak (Sabun)
Alokasi Waktu : 2 x pertemuan

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun,percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

NO KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN


KOMPETENSI

1 3.1 Memahami pengetahuan tentang 3.1.1 Menyebutkan jenis-jenis bahan


jenis, sifat, karakter dan teknik lunak
pengolahan bahan lunak, misalnya
tanah liat, getah, lilin, clay polimer, 3.1.2 Menjelaskan ragam hias produk
clay tepung, plastisin, parafin, dan kerajinan dari bahan lunak
atau gips .
3.1.3 Mendeskripsikan tahapan
pembuatan kerajinan dari bahan
lunak

2 4.1 Memilih jenis bahan dan teknik 4.1.1 Mengidentifikasi produk bahan
pengolahan bahan lunak yang sesuai lunak
dengan potensi daerah setempat,
misalnya: tanah liat, getah, lilin, clay 4.1.2 Melakukan pemilihan ragam hias
polimer, clay tepung, plastisin, produk kerajinan dari bahan
parafin, dan atau gips lunak

4.1.3 Mengidentifikasi teknik


pembuatan produk kerajinan
bahan lunak

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
3.1.1.1 Setelah melaksanakan aktifitas pembelajaran kerajinan bahan lunak sabun padat
peserta didik dapat menyebutkan jenis-jenis bahan lunak alami yang dapat digunakan
untuk membuat karya kerajinan dengan benar
3.1.1.2 Setelah melaksanakan aktifitas pembelajaran kerajinan bahan lunak sabun padat
peserta didik dapat menyebutkan jenis-jenis bahan lunak buatan yang dapat digunakan
untuk membuat karya kerajinan dengan benar
3.1.2.1 Setelah melaksanakan aktifitas pembelajaran kerajinan bahan lunak sabun padat
peserta didik dapat menjelaskan ragam hias produk kerajinan dari bahan lunak dengan
benar
4.1.1.1 Setelah mengamati video dan power point pembelajaran bahan lunak peserta didik
dapat membedakan jenis bahan lunak alam dan bahan lunak buatan
4.1.2.1 Setelah mengamati video dan power point pembelajaran bahan lunak peserta didik
dapat menentukan jenis ragam hias yang akan digunakan untuk membuat kerajinan dari
bahan sabun padat

Pertemuan Kedua
3.1.3.1 Setelah melaksanakan aktifitas pembelajaran kerajinan bahan lunak sabun padat
peserta didik dapat mendeskripsikan teknik pembuatan kerajinan dari bahan lunak dengan
benar
3.1.3.1 Setelah melaksanakan aktifitas pembelajaran kerajinan bahan lunak sabun padat
peserta didik dapat mendeskripsikan tahapan pembuatan kerajinan dari bahan lunak
dengan benar
4.1.3.1 Setelah mengamati video dan power point pembelajaran bahan lunak sabun padat
peserta didik dapat menentukan bahan dan teknik pembuatan kerajinan dari bahan lunak
dengan benar
4.1.3.1 Setelah mengamati video dan power point pembelajaran bahan lunak sabun
padat peserta didik dapat menentukan tahapan pembuatan kerajinan dari bahan lunak
dengan benar

Fokus Penguatan Karakter:


Melalui Pembelajaran Peserta Didik di harapkan memiliki karakter yang di
kembangkan :
Sikap spiritual : Taqwa kepada tuhan YME
Sikap sosial : Teliti, bertanggungjawab.

D. MATERI PEMBELAJARAN

1. Materi pembelajaran reguler


I. PENGERTIAN BAHAN LUNAK
Bahan adalah material yang memiliki sifat tertentu yang dapat mempengaruhi hasil
karya yang dibuat dari material tersebut. Jadi, bahan lunak yaitu bahan yang memiliki
sifat fisik empuk/lunak sehingga sangat mudah dibentuk. Contoh yang sering dpakai
sebagai bahan dalam pembuatan produk kerajinan tangan adalah sabun batangan, lilin
parafin, tanah liat, bubur kertas dan clay. Beberapa bahan baku yang digunakan dalam
pembuatan produk seni kerajinan yaitu:

 Bahan Lunak alami


Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alami sekitar dan cara
pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan
buatan. Bahan alami yang kita kenal adalah tanah. Tanah dapat kita gunakan untuk
bahan baku seni kerajinan yaitu tanah yang dibuat dan diolah menjadi liat sehingga
dapat dibentuk sesuai dengan keinginan.
 Bahan lunak buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan yang kita olah menjadi lunak, seperti kertas yang
direndam kemudian dihancurkan sampai menjadi bubur,sabun mandi, was atau lilin,
berbagai macam jenis kain maupun mori dan sebagainya.

II. ANEKA RAGAM BAHAN LUNAK


a. Kerajinan Tanah Liat
Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat sering dikenal orang dengan kerajinan
keramik. Kerajinan keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku
dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin,pembakaran
dan glasir) sehingga menghasilkan barang ataubenda pakai dan benda hias yang
indah. Contohnya: gerabah,vas bunga, guci, piring.

b. Kerajinan Serat Alam


Bahan-bahan serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam,
misalnya tas, dompet, topi, alas meja, tempat lampu. Teknik pembuatan kerajinan
dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara menganyam.

c. Kerajinan Bubur Koran


Kerajinan Bubur Kertas adalah salah satu bentuk pemanfaatan sisa-sisa kertas yang
dibuat menjadi bubur kertas untuk bahan berkarya kerajinan. Cara pembuatan bubur
kertas yaitu pertama, robek atau gunting kertas menjadi potongan kecil. Kedua,
masukkan potongan kertas ke dalam baskom, lalu siram dengan air hangat. Ketiga,
masukkan 1 sendok teh garam, lalu diamkan selama 1-2 hari. Setelah kertas menjadi
lunak dan hancur, saring menggunakan kain. Kemudian masukkan potongan kertas
yang sudah diperas airnya tadi ke wadah dan remas-remas sampai hancur. Buat
larutan pasta dengan mencampur 2 sendok makan tepung kanji dengan air
secukupnya.Campur adonan kertas dengan pasta, lalu remas hingga rata dan mudah
dibentuk.

d. Kerajinan Dari Gypsum


Kerajinan Gips adalah kerajinan yang menggunakan bahan mineral yang tidak larut
dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Contoh : hiasan
dinding, mainan, dan sebagainya.

e. Kerajinan Dari Lilin


Kerajinan Lilin adalah kerajinan yang cukup sederhana dan mudah dengan bahan
dasar lilin yang sudah dicairkan dengan proses pemanasan di atas api atau kompor.

f. Kerajinan Dari Sabun


Kerajinan Sabun adalah kerajinan dengan bahan utama sabun batangan yang dapat
diolah dengan dua cara. Pertama, mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti
binatang, buah, dan flora ukiran. Kedua, membentuk sabun, yaitu sabun diparut
hingga menjadi bubuk, dicampur dengan saku dan sedikit air, lalu dibuat adonan
baru seperti membuat bentuk plastisin.

III. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak


a. Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai
Sebagai benda pakai, produk karya kerajinan yang diciptakan mengutamakan
fungsinya.
b. Karya Kerajinan sebagai Benda Hias
Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat
dengan tujuan dipajang atau digunakan sebagai hiasan atau elemen estetis. Jenis ini
lebih menonjolkan aspek keindahan daripada sapek kegunaan
IV. Unsur Estetikadan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
a. Unsur Estetika atau yang sering kita kenal dengan istilah keindahan adalah nilai-
nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni. Prinsip estetik yaitu kesatuan,
keselarasan, keseimbangan, dan kontras.
b. Unsur Ergonomis selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun
unsur ergonomis karya kerajinan adalah sebagai berikut:
1. Keamanan : jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk
kerajinan tersebut.
2. Kenyamanan : kenyamanan apabila produk tersebut digunakan.
3. Keluwesan : keluwesan penggunaan
V. Motif Ragam Hias pada Produk kerajinan dari Bahan Lunak
a. Motif realis : motif yang dibuat berdasarkan bentuk-bentuk nyata yang ada di alam
sekitar.
b. Motif geometris : motif yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur
menggunakan alat ukur.
c. Motif dekoratif : menggambar dengan tujuan mengolah suatu permukaan benda
menjadi lebih indah.
d. Motif abstrak : motif yang tidak dikenali kembali objek asal yang digambarkan atau
memang benar-benar abstrak karena tidak menggambarkan objek-objek yang
terdapat di alam maupun objek khayalan gubahan objek alam serta tidak
menggunakan unsur tulisan yang terbaca.
VI. Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
a. Membentuk
 Teknik Coil : cara pembentukan dengan tangan langsung.
 Teknik Putar : teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan
banyak bentuk yang simetris dan bervariasi.
 Teknik cetak : ada dua teknik, yang pertama yaitu teknik sekali cetak (cire
verdue) yang menghasilkan sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak, yang
kedua yaitu teknik cetak berulang (bi valve) yang dapat memproduksi karya
dengan jumlah yang banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama.
b. Menganyam
Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik
menganyam ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya.
c. Menenun
Pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsin dan pakan.
d. Membordir
Bordir merupakan hiasan dari benang pada kain.
e. Mengukir
Teknik mengukir adalah teknik menggores, memahat, dan menoreh pola pada
permukaan benda yang diukir.
VII. Perencanaan Produk Produksi Kerajinan dari Bahan Lunak
a. Pengelolaan Sumber Daya Usaha
 Man (Manusia) merupakan unsur manajemen yang penting dalam mencapai
tujuan perusahaan.
 Money (Uang) merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan karena
segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.
 Material (Fisik) merupakan bahan mentah yang digunakan untuk menghasilkan
kerajinan.
 Machine (Mesin) memungkinkan peningkatan dalam produksi.
 Method (Metode) dibutuhkan agar mekanisme kerja berjalan efektif dan
efesien.
 Market (Pasar) dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor yang
menentukan dalam perusahaan
b. Menentukan Fungsi dan Kualitas Produk Kerajinan
 Bentuk : seorang pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni seperti garis,
tekstur, warna, ruang, dan bidang.
 Fungsi : seorang pengrajin harus mampu menghubungkan bentuk dan fungsi
sehingga karya yang dihasilkan dapat memenuhi fungsi sementara bentuknya
tetap indah.
 Bahan : seorang pengrajin harus memiliki pengetahuan, pemahaman, dan
penguasaan terhadap bahan yang akan digunakan.
c. Menentukan Segmentasi Pasar
Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan
masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu
dipertimbangkan meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran
distribusi, dan penentuan harga.
d. Menentukan Bahan atau Material Produksi
Pemilihan bahan atau material dalam pembuatan karya kerajinan sangat terkait
dengan sasaran pasar karena material akan mendukung nilai bentuk, kenyamanan
terutama dalam menggunakan benda terapan dan juga akan memengaruhi kualitas
dari barang tersebut

1) Perancangan produk kerajinan dari bahan sabun padat


2) Langkah pembuatan produk kerajinan dari bahan sabun

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pembelajaran ulang tentang materi konsep dan pembuatan kerajinan dari bahan lunak

3. Materi pembelajaran Pengayaan


Perancangan produk kerajinan gabungan dari bahan lunak fiberglass

E. METODE DAN MODEL


Pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan scientifik

F. MEDIA PEMBELAJARAN

1. Media / Alat :
 Power point materi kerajinan dari bahan lunak yang ditayangkan melalui LCD
 Gambar- gambar kerajinan dari bahan sabun

 Video pembuatan kerajinan dari bahan lunak


 Contoh produk kerajinan dari bahan sabun

2. Alat dan Bahan :


- Gunting
- Jarum
- Sabun
- Cukit
- Koran

G. SUMBER BELAJAR
- Buku Siswa Prakarya kelas VIII Semester 1
- Buku Guru Prakarya Kelas VIII
- LKS Prakarya smt 1
- Internet www

H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

PERTEMUAN PERTAMA

1. Kegiatan Pendahulan (10 menit)


 Guru menyapa peserta didik, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik
untuk mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan
 Guru bersama peserta didik menyanyikan lagu indonesia raya untuk
menumbuhkan rasa cinta tanah air
 Guru mengkondisikan suasana belajar dengan mengecek kebersihan kelas dan
kerapihan tempat duduk, menyiapkan buku sumber dan buku catatan serta alat-
alat tulis yang dibutuhkan dalam pembelajaran.
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat
dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari – hari
 Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan
 Guru menyampaikan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang
akan dipelajari
 Guru menyampaikan teknik penilaian untuk kompetensi yang harus dikuasai,
baik kompetensi sikap spiritual dan sosial dengan observasi dalam bentuk jurnal,
kompetensi pengetahuan dan kompetensi ketrampilan
 Guru membantu peserta didik membentuk kelompok

2. Kegiatan Inti (70 menit)


Langkah/ Kegiatan Pembelajaran Waktu
Tahap
Mengamati  Peserta didik mengamati tayangan video
pembuatan beberapa kerajinan dari bahan lunak 15 menit
melalui media LCD
 Peserta didik membaca LKS prakarya mengenai
pembuatan kerajinan dari bahan lunak
Menanya 1. Peserta didik dengan bimbingan guru 10 Menit
merumuskan pertanyaan dari hasil pengamatan
tayangan video :
 apa yang dimaksud kerajinan dari bahan
lunak?
 apa saja macam – macam bahan lunak untuk
kerajinan?
 apa yang dimaksud ragam hias untuk
kerajinan?
 apa saja perbedaan bahan lunak alami dan
buatan?
 bagaimana cara menentukan ragam hias
produk kerajinan?
2. Peserta didik dapat merumuskan pertanyaan
secara lisan maupun tulisan
Mengumpulkan Peserta didik menggali informasi melalui berbagai 15 Menit
Informasi cara:
 Diskusi secara kelompok, membaca buku
pegangan siswa, dan bertanya pada guru

Mengasosiasikan 1. Peserta didik menggunakan data/ informasi yang 10 Menit


telah diperoleh untuk menjawab pertanyaan
tentang konsep kerajinan dari bahan lunak
2. Peserta didik berdiskusi secara kelompok
tentang kerajinan dari bahan lunak
3. Peserta didik menyusun paparan hasil diskusi
tentang konsep kerajinan dari bahan lunak
Mengkomunikasikan 1. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi 20 Menit
secara kelompok tentang konsep gerak tari
berdasarkan level
2. Peserta didik saling memberi tanggapan terhadap
kelompok yang tampil di depan kelas

3. Penutup (10 Menit)


a. Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyimpulkan materi pelajaran
b. Guru bersama – sama peserta didik melakukan refleksi terhadap kelebihan dan
kekurangan proses dan hasil pembelajaran
c. Guru memberi umpan balik kepada peserta didik denngan cara memberi kesempatan
untuk bertanya atau memberikan pernyataan
d. Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya membuat sketsa dan
perencanaan karya sesuai dengan ragam hias yang telah dipilih
e. Guru membimbing peserta didik berdoa dan mengucapkan salam

PERTEMUAN 2

1. Kegiatan Pendahulan (10 menit)


 Guru menyapa peserta didik, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik
untuk mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan
 Guru bersama peserta didik menyanyikan lagu indonesia raya untuk
menumbuhkan rasa cinta tanah air
 Guru mengkondisikan suasana belajar dengan mengecek kebersihan kelas dan
kerapihan tempat duduk, menyiapkan buku sumber dan buku catatan serta alat-
alat tulis yang dibutuhkan dalam pembelajaran.
 Guru memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat
dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari – hari
 Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan
 Guru menyampaikan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
 Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang
akan dipelajari
 Guru menyampaikan teknik penilaian untuk kompetensi yang harus dikuasai,
baik kompetensi sikap spiritual dan sosial dengan observasi dalam bentuk jurnal,
kompetensi pengetahuan dan kompetensi ketrampilan

2. Kegiatan Inti (70 menit)


Langkah/ Kegiatan Pembelajaran Waktu
Tahap
Mengamati Peserta didik mengamati tayangan power point
materi kerajinan dari bahan lunak dan video 15 menit
pembuatan beberapa kerajinan dari bahan lunak
melalui media LCD
 Peserta didik membaca LKS prakarya mengenai
pembuatan kerajinan dari bahan lunak
Menanya 1. Peserta didik dengan bimbingan guru 10 Menit
merumuskan pertanyaan dari hasil pengamatan
tayangan video :
 apa saja teknik yang digunakan untuk
membuat kerajinan dari bahan lunak?
 Apa saja tahapan dalam pembuatan kerajinan
dari bahan lunak?
 bagaimana cara menentukan kerajinan, bahan,
alat dan teknik dan tahapan yang digunakan
dalam pembuatan kerajinan dari bahan lunak?
 Bagaimana menyusun perencanaan pembuatan
karya kerajinan dari bahan lunak?
2. Peserta didik dapat merumuskan pertanyaan
secara lisan maupun tulisan
Mengumpulkan Peserta didik menggali informasi melalui berbagai 15 Menit
Informasi cara:
 Diskusi secara kelompok, membaca buku
pegangan siswa, dan bertanya pada guru
Mengasosiasikan 1. Peserta didik menggunakan data/ informasi yang 10 Menit
telah diperoleh untuk menjawab pertanyaan
tentang pembuatan kerajinan dari bahan lunak
2. Peserta didik berdiskusi secara kelompok
tentang kerajinan dari bahan lunak
3. Peserta didik menyusun paparan hasil diskusi
tentang konsep kerajinan dari bahan lunak
Mengkomunikasikan 1. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi 20 Menit
secara kelompok tentang konsep gerak tari
berdasarkan level
2. Peserta didik saling memberi tanggapan terhadap
kelompok yang tampil di depan kelas
3. Penutup (10 Menit)
a. Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyimpulkan materi pelajaran
b. Guru bersama – sama peserta didik melakukan refleksi terhadap kelebihan dan
kekurangan proses dan hasil pembelajaran
c. Guru memberi umpan balik kepada peserta didik denngan cara memberi kesempatan
untuk bertanya atau memberikan pernyataan
d. Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya menyiapkan alat dan bahan
yang akan digunakan untuk membuat kerajinan dari bahan lunak
e. Guru membimbing peserta didik berdoa dan mengucapkan salam

I. PENILAIAN

1. Teknik penilaian
a. Sikap (Spiritual dan sosial) : Observasi (Jurnal)
Bentuk Contoh
No Teknik Waktu Pelaksanaan Keterangan
Instrumen instrumen
1. Observasi Jurnal Taqwa kepada Saat pembelajaran Penilaian
tuhan YME berlangsung untuk dan
Teliti pencapaian
Tanggung pembelajaran
Jawab ( assesment
for and of
learning )

b. Pengetahuan : Tertulis (Uraian)


Contoh
No Teknik Bentuk Instrumen Waktu Pelaksanaan Keterangan
instrumen
1. Tes Pertanyaan Terlampir Setelah Penilaian
Tertulis berbentuk uraian pembelajaran pencapaian
selesai pembelajaran
( assesment
of learning )

c. Ketrampilan :
Contoh
No Teknik Bentuk Instrumen Waktu Pelaksanaan Keterangan
instrumen
1. Praktik Rubrik Terlampir Setelah Penilaian
pembelajaran pencapaian
selesai pembelajaran
( assesment
of learning )

2. Instrumen Penilaian
a) Pertemuan pertama (terlampir)
b) Pertemuan kedua (terlampir)
c) Pertemuan ketiga (terlampir)

3. Pembelajaran Remidial
Pembelajaran ulang tentang materi konsep dan pembuatan kerajinan dari bahan lunak

4. Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan
belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk pengayaan yaitu kerajinan dari
bahan fiberglass
Semarang, Juli 2017
Mengetahui,
Kepala SMP Empu Tantular Guru Mapel Prakarya

Win Yunarwi, S.Pd Aifiyatul Fajriyah, S.Pd

Lampiran :

Jurnal Perkembangan Sikap


Nama Sekolah : SMP Empu Tantular
Kelas/Semester : VIII /I
Tahun pelajaran : 2017 / 2018
Guru : Aifiyatul Fajriyah, S.Pd
Nama Ttd Tindak
No Tgl Catatan Perilaku Aspek Sikap Ket
Siswa Lanjut
1. Jam pertama tidak Ketaqwaan
melakukan doa
Spriritual
bersama Asmaul
Husna
2. Membawa tugas Tanggungjawab
Sosial
yang sudah diberikan
3.
4.
5.
...
Nama Ttd Tindak
No Tgl Catatan Perilaku Aspek Sikap Ket
Siswa Lanjut

PENILAIAN PENGETAHUAN

Kisi-Kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah : SMP EMPU TANTULAR


Kelas/Semester : VIII/Semester I
Tahun Pelajaran : 2017 /2018
Mata Pelajaran : Prakarya ( Kerajinan )

No Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal Bentuk Jml


. Soa
l
1 KD 3.1 Memahami  Pengertian bahan Siswa dapat : Uraian 5
pengetahuan lunak  Menyebutkan
tentang jenis,  Jenis Bahan contoh bahan
sifat, karakter lunak lunak alami
dan teknik
 Fungsi Produk dengan benar
pengolahan
Kerajinan dari  Menyebutkan
bahan lunak,
misalnya tanah contoh bahan
liat, getah, lilin, Bahan Lunak lunak buatan
clay polimer, dengan benar
clay tepung,  Menyebutkan
plastisin, parafin,  Motif Ragam motif ragam hias
dan atau gips . Hias pada Produk pada produk
kerajinan dari kerajinan dari
Bahan Lunak bahan lunak
 Teknik  Menyebutkan
Pembuatan teknik yang
Produk Kerajinan digunakan untuk
dari Bahan Lunak membuat kerajinan
 Perencanaan
dari bahan lunak
Produk Produksi  Menyebutkan
Kerajinan dari langkah proses
Bahan Lunak pengolahan
kerajinan dari
bahan lunak
dengan benar

SOAL :
1. Sebutkan 4 contoh bahan lunak alami yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan!
2. Sebutkan 4 contoh bahan lunak buatan yang dapat digunakan untuk membuat
kerajinan!
3. Sebutkan 4 motif ragam hias pada produk kerajinan!
4. Sebutkan 4 teknik yang digunakan dalam pembuatan kerajinan dari bahan lunak!
5. Sebutkan tahapan pembuatan kerajinan ukiran pada bahan lunak sabun padat!

Pedoman Penskoran Soal Uraian

No. Soal Kunci Jawaban Skor


1 - Tanah liat 1
- Kulit binatang 1
- Pelepah pisang 1
- Serat alam 1
Skor Maksimum 4
2 - Sabun 1
- Lilin 1
- Clay 1
- Gips 1
Skor Maksimum 4
3 - Motif realis 1
- Motif geometris 1
- Motif dekoratif 1
- Motif abstrak 1
Skor Maksimum 4
4 - Membentuk 2
- Menganyam 2
- Membordir
- Mengukir
Skor Maksimum 4
5 - Perencanaan 1
- Persiapan alat dan bahan 1
- Proses pembuatan 1
- Pengemasan 1
Skor Maksimum 4
Total Skor Maksimum 20

total skor perolehan


Nilai   100
total skor maksimum

PENILAIAN KETERAMPILAN

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah : SMP Empu Tantular


Kelas/Semester : VIII /Semester I
Tahun pelajaran : 2017 / 2018
Mata Pelajaran : Prakarya (kerajinan)

No. Kompetensi Dasar Materi Indikator Teknik


Penilaian
1. 4.1 Memilih jenis • Perancangan 1. Menjelaskan Kinerja
bahan dan teknik produk perancangan
pengolahan bahan kerajinan produk kerajinan
lunak yang sesuai
dari bahan dari bahan lunak
dengan potensi
lunak 2. Menjelaskan
daerah setempat,
• langkah teknik dan
misalnya: tanah
liat, getah, lilin, pembuatan langkah-langkah
produk pembuatan produk
clay polimer, clay kerajinan kerajinan dari
tepung, plastisin, dari bahan bahan lunak
parafin, dan atau lunak
gips

Soal :
Diskusikanlah dengan kelompokmu tentang perancangan produk kerajinan dari bahan
lunak , teknik yang akan digunakan dan bagaimana tahapan pembuatannya!

Rubrik Penskoran Penilaian Kinerja

Skor
No. Aspek yang Dinilai
1 2 3 4
Melakukan persiapan diskusi
1.
Melakukan diskusi perancagan kerajinan bahan
2. lunak

Membuat laporan dan mempresentasikannya


3.
Jumlah

Skor Maksimum

Rubrik Penilaian Kinerja

No Indikator Rubrik
1. Persiapan 2 = Menyiapkan seluruh alatdan bahan yang
diskusi diperlukan.
1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yang
- diperlukan.
2. Melakukan 4 = Melakukan empat langkah kerja dengan tepat.
diskusi 3 = Melakukan tiga langkah kerja dengan tepat.
perancangan 2 = Melakukan dua langkah kerja dengan tepat.
kerajinan dari 1= Melakukan satu langkah kerja dengan tepat.
bahan Langkah kerja:
serat/tekstil 1. aktivitas dalam kelompok
2. tanggung jawab individu
3. pemikiran cukup
4. keberanian berpendapat
5. keberanian tampil
3. Membuat 3 = Memenuhi 3 kriteria
laporan 2 = Memenuhi 2 kriteria
mempresentasi 1 = Memenuhi 1 kriteria
kannya Kriteria laporan:
1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan, alat
dan bahan, prosedur, data pengamatan, pembahasan,
No Indikator Rubrik
kesimpulan)
2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar
3. Komunikatif

skor perolehan
Nilai   100
9