Anda di halaman 1dari 3

Kelompok 6:

Rolis Utama Sitepu [21S15051] Jean Reinhard Sormin [12S14037]


Hot Mriah Peranginangin [21S15041] Justin Manurung [11S14002]
Martha Hertaty Pardede [12S14006]

Analisis Etika Profesional


terhadap Kasus Pembangunan Rumah Bapak Luhut Panjaitan
di Institut Teknologi Del

Abstrak
Etika profesi adalah landasan bagi sebuah profesi yang digunakan sebagai pijakan dalam
menjalankan setiap tugas – tugas profesi tersebut. Etika profesi merupakan sebuah produk dari
organisasi profesi yang dituangkan dalam kode etik profesi. Dengan demikian, keberadaan kode
etik bagi sebuah profesi menjadi sebuah hal yang penting. Demikian dengan berbagai profesi
yang berada pada lingkup Institut Teknologi Del. Berbagai profesi tersebut saling
berkesinambungan untuk mendukung tercapainya tujuan IT Del. Oleh sebab itu, perlu
dilakukannya analisis terhadap berbagai etika profesiuonal dalam menjalankan tugas dan
tanggungjawab profesi.

I. Pendahuluan b. Rumusan masalah


a. Latar belakang Dari latar belakang masalah yang penulis
Saat ini, kebijakan pengambilan uraikan, maka permasalahan yang akan
keputusan dan proses implementasi dijelaskan pada bab pembahasan adalah
kebijakan berbeda beda untuk setiap jenis sebagai berikut:
profesi. Terlepas dari apakah proses 1. Apa perngertian etika, profesi dan etika
pengambilan keputusan dilakukan secara professional?
otoriter ataupun partisipatif, proses 2. Bagaimana pandangan etika professional
implementasi kebijakan harus dilakukan terhadap studi kasus yang diberikan pada
secara profesional. Hal ini sesuai dengan makalah?
kode etik untuk masing masing profesi. 3. Bagaimana solusi yang diberikan penulis
Dengan adanya kode etik tersebut, maka ada terhadap studi kasus makalah?
sebuah tolak ukur bahwa setiap tindakan
atau perbuatan yang akan dilakukan dalam c. Tujuan Penulisan makalah
sebuah organisasi harus dipikirkan terlebih Adapun tujuan dari penulisan makalah
dahulu, agar dalam bertindak tidak semena ini adalah:
mena. 1. Mengetahui etika profesi dari sudut
Oleh sebab itu, penulis berkeinginan pandang yang berbeda
untuk melakukan analisis terhadap salah 2. Mampu mengkritik, memberikan saran, dan
satu profesi yang ada di Institut Teknologi atau menilai etika profesi dengan kritis
Del dengan studi kasus pembangunan
rumah Bapak Luhut Panjaitan.
Kelompok 6:
Rolis Utama Sitepu [21S15051] Jean Reinhard Sormin [12S14037]
Hot Mriah Peranginangin [21S15041] Justin Manurung [11S14002]
Martha Hertaty Pardede [12S14006]

II. Pembahasan
a. Etika, Profesi, Profesionalisme, dan Etika profesi untuk senantiasa mewujudkan dan
Profesional meningkatkan kualitas profesionalnya.
Istilah Etika berasal dari bahasa
Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ Profesionalisme juga dapat
yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya dikatakan sebagai paham atau keyakinan
yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti bahwa sikap dan tindakan aparatur dalam
yaitu: tempat tinggal yang biasa, padang menyelenggarakan kegiatan pemerintahan
rumput, kandang, kebiasaan/adat, dan pelayanan selalu didasarkan pada ilmu
akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. pengetahuan dan nilai-nilai profesi aparatur
Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. yang mengutamakan kepentingan publik

Menurut Brooks (2007), Etika adalah Sehingga, dapat disimpulkan bahwa


cabang dari filsafat yang menyelidiki Etika profesional adalah sebagai sikap hidup
penilaian normatif tentang apakah perilaku untuk memenuhi kebutuhan pelayanan
ini benar atau apa yang seharusnya profesional dari klien dengan keterlibatan
dilakukan. Kebutuhan akan etika muncul dan keahlian sebagai pelayanan dalam
dari keinginan untuk menghindari rangka kewajiban masyarakat sebagai
permasalahan – permasalahan di dunia keseluruhan terhadap para anggota
nyata. masyarakat yang membutuhkannya dengan
disertai refleksi yang seksama, (Anang
Profesi merupakan bagian dari Usman, SH., MSi.)
pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan
adalah profesi. Profesi adalah suatu bentuk Prinsip dasar di dalam etika profesi:
pekerjaan yang mengharuskan pelakunya 1. Tanggung jawab
memiliki pengetahuan tertentu yang • Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu
diperoleh melalui pendidikan formal dan dan terhadap hasilnya.
ketrampilan tertentu yang didapat melalui • Terhadap dampak dari profesi itu untuk
pengalaman kerja pada orang yang sudah kehidupan orang lain atau masyarakat
terlebih dahulu menguasai ketrampilan pada umumnya.
tersebut, dan terus memperbaharui 2. Keadilan.
ketrampilannya sesuai dengan 3. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan
perkembangan teknologi. kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
4. Prinsip Kompetensi,melaksanakan
Profesionalisme merupakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya,
komitmen para anggota suatu profesi untuk kompetensi dan ketekunan
meningkatkan kemampuannya secara terus 5. Prinsip Prilaku Profesional, berprilaku
menerus. “Profesionalisme” adalah sebutan konsisten dengan reputasi profesi
yang mengacu kepada sikap mental dalam 6. Prinsip Kerahasiaan, menghormati
bentuk komitmen dari para anggota suatu kerahasiaan informasi
Kelompok 6:
Rolis Utama Sitepu [21S15051] Jean Reinhard Sormin [12S14037]
Hot Mriah Peranginangin [21S15041] Justin Manurung [11S14002]
Martha Hertaty Pardede [12S14006]

b. Studi kasus
Sebelumnya, rumah Bapak Luhut yang - Sudut pandang dari Bapak Luhut Panjaitan
berada didekat Guest House di Institut Pada masa ini, Bapak Luhut memiliki jabatan
Teknologi Del tidak seperti saat ini, namun yang sangat penting dalam pemerintahan.
masih berlantai 1. Namun, dengan suatu Pada umumnya seorang yang penting dalam
alasan tertentu rumah berlantai satu yang pemerintahan selalu dilakukan penjagaan.
kondisinya masih bagus dirobohkan, Untuk menjaga bila ada terjadi serangan.
kamudian bangunan berlantai dua Penjagaan yang dilakukan membutuhkan
ddibangun kembali. banyak orang. Apalagi untuk beberapa
moment, Bapak Luhut sering membawa
c. Analisis etika berbagai orang penting untuk mengunjungi
Etika professional dianalisis oleh penulis Institusi Del. Oleh sebab itu, tempat tinggal
dari 3 sudut pandang yang berbeda, yaitu: yang akan digunakan pak Luhut sangat
membutuhkan ruangan yang banyak bila
- Sudut Pandang dari kebutuhan saat ini ingin digunakan oleh banyak orang.
Menurut penulis, kebutuhan saat ini bukan
berkaitan dengan proses pembangunanIII. Penutup
rumah baru yang kondisinya sebelumnya a. Kesimpulan
masih baik sedangkan banyak rumah yang Ukuran apakah suatu pekerjaan
ada di IT Del yang lebih membutuhkan dikatakan etis ataupun tidak harus
pembaharuan. Sehingga menurut kami, dipetimbangkan dari berbagai sudt pandang,
keputusan untuk membangun rumah kebutuhan, dan kose etik profesi itu sendiri.
menjadi lantai 2 ini kurang etis. Oleh sebab itu, proses analisis tidak dapat
dinilai secara biner, yaitu etis atau tidak etis
- Sudut Pandang dari pekerja yang secara absolut. Di Institut Teknologi Del yang
merobohkan dan membangun kembali memiliki dasar hidup MarTuhan, MaRoha,
Para pekerja menjalankan tugas yang dan MarBisuk diterapkan dalam segala hal.
diberikan oleh atasan. Menurut para pekerja Sehingga, proses melakukan tugas untuk
bahwa bangunan yang digunakan dulu tidak setiap profesi di IT Del masih dapat
efisien bila digunakan oleh sang pemilik dikatakan sesuai etika.
rumah dikarenakan tempat yang digunakan
memiliki ruangan yang terbatas, tempat
yang kurang luas dikarenakan Bapak Luhut
merupakan pimpinan dari institusi Del. Pada
umumnya bila seorang pimpinan berkunjung Referensi:
ke lokasi maka akan banyak populasi yang - https://irsan90.wordpress.com/2011/11/04/etika-
akan berkunjung lokasi Del. Oleh sebab itu, profesi-akuntansi-dan-contoh-kasus/ [Accessed on:
tempat tinggal yang akan digunakan 17 Maret 2018]
haruslah diperbaiki agar sesuai dengan - http://www.sumberpengertian.co/pengertian-etika-
kebutuhan saat ini. profesi [Accessed on: 17 Maret 2018]