Anda di halaman 1dari 4

MACAM - MACAM TABLET

Macam - macam tablet ;

A. Tablet biasa

Tablet yang biasa beredar di masyarakat. contoh: paracetamol dan asam mefenamat. Tablet biasa
dibagi menjadi:
1. Tablet lepas cepat / Immediated release
Bentuk sediaan yang dirancang untuk melepaskan obatnya segera setelah digunakan.
contoh: obat yang berfungsi sebagai analgesik (anti nyeri) contohnya Antalgin, obat
asma, dan obat jantung.
2. Tablet lepas tunda / Delayed release
Obat tidak akan dilepaskan sampai suatu keadaan tertentu.
contoh: obat diabetes
3. Tablet kunyah / chewble tablet
Tablet yang penggunaannya dapat dikunyah dengan rasa enak dimulut.
contoh: promag
4. Tablet hisap / lozenges tablet
Tablet yang larut perlahan untuk aksi lokal dimulut/tenggorokan sering dibuat dengan
cetakan permen. contoh: FG troches (obat antibiotik).
5. Tablet bukal / bucal tablet
Tablet yang dirancang untuk ditempatkan pada rongga bukal dimulut untuk aksi cepat
(antara gusi dan pipi).
6. Tablet evervesence / evervesence tablet
Tablet jika di dalam air akan menghasilkan bentuk evervisence / buih, sering
memberikan rasa enak saat diminum. contoh : CDR, Redoxon , caldece.
7. Tablet dispersible
Tablet dimasukkan ke dalam air akan membentuk suspensi yang lebih mudah untuk
ditelan.
contoh: Zinc care, Dehap.
8. Tablet larut/soluble tablet
Tablet yang dimasukkan ke dalam air akan membentuk larutan.
9. Tablet hancur per oral / oraly disintegrating tablet
Tablet yang dibuat untuk hancur cepat dalam rongga mulut dan tidak memerlukan
dalam
penggunaannya. contoh : adalat, adalat SR, adalat Or. adalat adalah obat jantung.
10. Tablet rektal
Tablet yang digunakan secara rektal/dubur dengan tujuan untuk kerja lokal atau
sistemik.
contoh: stesolid rektal (obat kejang).

B. Tablet salut biasa


Tablet yang dilapisi oleh penyalut gula maupun penyalut film.Tablet ini hancur didalam
usus. Tujuan tablet disalut adalah untuk melindungi tablet dari panas, karena beberapa bahan
aktif ada yang mempunyai sifat tidak tahan panas. Selain itu penyalutan juga berguna untuk
mengurangi rasa dan bau tidak enak yang terlalu menyengat dan untuk menarik perhatian
konsumen.

C. Tablet salut enterik


Tablet salut enterik hampir sama dengan tablet salut biasa, yang membedakan hanya tablet
salut enterik mempunyai salut yang berlapis - lapis. Tablet salut biasa dan enterik
mempunyai fisik yang mengilap karena penyalutan

Macam Tablet Berdasarkan Metode Pembuatan

Tablet Kempa

Seperti namanya, tablet ini dibuat dengan cara dikempa. Pengempaan dilakukan dengan
memberikan tekanan tinggi pada serbuk dan granul yang telah diletakan dalam lubang cetakan
baja.

Tablet kempa ini dibuat dengan 3 metode yaitu granulasi basah (granul dibasahi sebelum
dikempa), granulasi kering (granul dibiarkan kering saat proses pengempaan, dan kempa
langsung.

Contoh tablet kempa adalah Vit C IPI.

Tablet Cetak

Jika pada tablet kempa pembuatannya memakai tekanan tinggi, sebaliknya pada tablet cetak
pembuatannya memakai tekanan rendah. Tekanan yang rendah inilah yang menjadikan tablet
cetak agak rapuh.

Contoh tablet cetak adalah tablet CTM.

Macam Tablet Berdasarkan Mekanisme Kerjanya

Tablet Lokal

Tablet ini hanya bekerja lokal atau setempat pada area yang diobati saja. Misalnya tablet ovula
yang ditujukan untuk pengobatan di area vagina.

Contoh tablet lokal adalah Canesten Vaginal Tablet.

Tablet Sistemik

Tablet sistemik merupakan tablet per oral (diminum melalui mulut)yang mengalami proses
ADME dalam tubuh. Proses ADME ini adalah kependekan dari Absorbsi (penyerapan),
Distribusi (penyaluran), Metabolisme (pengolahan), dan Ekskresi (pengeluaran).

Contoh tablet sistemik adalah Paracetamol Tablet.

Macam Tablet Berdasarkan Bahan Penyalut

Tablet Salut Gula (Dragee)

Tablet yang telah jadi kemudian diberi lapisan salut dengan larutan gula. Larutan gula yang
digunakan juga bukan gula dapur yang sering dipakai ibu-ibu memasak, melainkan adalah
larutan gula khusus untuk obat.

Contoh tablet salut gula adalah Antiza Tablet.

Tablet Salut Film (Film Coated Tablet)


Tablet yang telah jadi diberi lapisan tipis di permukaannya dengan cara di semprotkan. Hasil
semprotan ini membentuk lapisan tipis yang melindungi zat aktif di dalam tablet.

Contoh tablet salut film adalah Neurosanbe Tablet.

Tablet Salut Enterik (Enteric Coated Tablet)

Bahan penyalut yang digunakan sebagai salut enterik merupakan bahan yang tidak larut dalam
asam lambung tetapi larut dalam cairan usus.

Penyalutan enterik dilakukan dengan tujuan agar zat aktif tablet lepas dalam usus bukan dalam
lambung, seperti contohnya obat cacing yang ditujukan untuk bekerja membasmi cacing di usus.

Contoh tablet salut enterik adalah Voltadex Tablet.

Macam Tablet Berdasarkan Cara Pemakaian

Tablet Telan

Tablet ini paling banyak beredar dimasyarakat. Tablet telan dibuat tanpa bahan penyalut,
digunakan secara oral dan umumnya pecah di lambung.

Contoh tablet telan adalah Bodrex Tablet.

Tablet Kunyah

Seperti namanya tablet ini digunakan dengan cara dikunyah dalam mulut kemudian ditelan, rasa
tablet kunyah hampir semuanya tidak pahit, ada yang manis ada pula yang hambar.

Contoh tablet kunyah adalah Promag Tablet.


Tablet Hisap

Tablet ini digunakan seperti layaknya memakan permen, dengan cara dihisap di mulut dan lama
kelamaan tabletnya akan melarut di mulut seperti halnya permen. Tetapi yah jangan samakan
tablet hisap dengan permen.

Contoh tablet hisap adalah FG Troches Tablet.

Tablet Bukal

Pemakaian tablet ini yaitu dengan meletakan tablet di antara pipi dan gusi. Entah apa tujuannya
saya belum tahu pasti, namun yang jelas ada maksud tertentu dibalik cara pemakaiannya yang
nyeleneh ini.

Contoh tablet bukal adalah Buccastem M Tablet.

Tablet Sublingual

Tablet ini dipakai dengan cara meletakan tablet persis dibawah lidah. Dengan diletakan di bawah
lidah penyerapan oleh mukosa mulut akan lebih maksimal.

Contoh tablet sublingual adalah Nitrogliserin Tablet.

Tablet Larut (Effervescent)

Tablet ini mengandung campuran asam dan natrium bikarbonat, pemakaian dilakukan dengan
memasukan tablet dalam air, maka tablet akan melarut dengan mengeluarkan karbon dioksida
berupa gelembung udara, kemudian air yang melarutkan tablet itulah yang diminum.

Contoh tablet larut adalah Supradin Effervescent Tablet.

Tablet Implant

Digunakan melalui prosedur pembedahan karena tablet ini ditanamkan di dalam jaringan tubuh.
Misalnya dengan menyayat bagian tubuh, lalu dimasukan tablet di dalamnya, dan kemudian
dijahit bagian tubuh yang disayat.

Contoh tablet implant adalah Disulfiram Tablet Implantations.