Anda di halaman 1dari 5

Nama : Ni Putu Caesilia Ariska Suena

NIM : 022625939

UPBJJ-UT : Denpasar

Tugas 7 Pengembangan SDM

Soal :

1. Jelaskan perbedaan mengenai konsep organisasi pembelajaran dan pembelajaran


organisasi. apakah konsep tersebut sama atau berbeda?
2. Manakah yang lebih difokuskan pada pembelajaran organisasi, tacit knowledge atau
explicite knowledge?
3. Jelaskan peran tacit knowledge dalam knowledge management!

Jawaban :

1. Mayoritas para ahli menyatakan bahwa Organisasi Pembelajaran adalah tempat


dimana orang-orang melakukan proses belajar secara individual maupun bersama
dalam rangka meningkatkan diri dan mengembangkan organisasi. Sedangkan
Pembelajaran Organisasi adalah suatu proses dalam peningkatan kapasitas diri dan
organisasi agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Para akademisi dan praktisi di Indonesia menterjemahkan Learning Organization
menjadi beberapa istilah, yaitu Organisasi Pembelajaran, Organisasi Belajar dan
Organisasi Pembelajar. Perbedaan istilah ini terjadi sebagai konsekuensi dari
perkembangan ilmu pengetahuan dan tingkat penguasaan dari para akademisi dan
praktisi tersebut. Pembedaan istilah tersebut akan sangat tergantung pada pokok
pembahasan yang sedang dibicarakan atau dikembangkan.

Anders Ortenblad dalam makalahnya yang berjudul On differences between


organizational learning and learning organization mengungkapkan awalnya istilah
Organisasi Pembelajaran/Belajar dan Pembelajaran Organisasi memiliki makna yang
sama. Namun, seiring dengan perkembangan pengetahuan, Anders mengungkapkan
bahwa kedua istilah tersebut memiliki makna yang berbeda.
Tiga pembedaan makna pembelajaran organisasi dan organisasi pembelajaran yang
sering muncul saat ini yang diungkap oleh para ahli adalah sebagai berikut:
a. Organisasi Pembelajaran merupakan suatu format organisasi, sedangkan
pembelajaran Organisasi adalah proses atau aktivitas pembelajaran yang
dilakukan dalam organisasi
b. Organisasi pembelajaran butuh usaha/upaya untuk mewujudkannya sedangkan
pembelajaran organisasi dapat terwujud sekalipun tanpa usaha/upaya.
c. Organisasi Pembelajaran merupakan kebutuhan sedangkan pembelajaran
organisasi sebagai bentuk tertentu dari suatu organisasi.

Menurut Anders, perbedaan Pembelajaran Organisasi dan Organisasi Pembelajaran


adalah sebagai berikut :

Dimensi Pembelajaran Organisasi Organisasi Pembelajaran

Karakter Isi Proses Bentuk Organisasi

Jumlah Normativitas Bersifat Deskriptif Bersifat Normatif

Secara Alami Butuh adanya Aktivitas

Netral Memungkinkan berpihak

Perlu Tidak Perlu

Dapat diperoleh Tidak dapat dicapai

Diketahui Tidak Diketahui

Kelompok Target Akademisi Praktisi; konsultan

2. Yang lebih difokuskan pada pembelajaran organisasi adalah Explicit knowledge.


Explicit knowledge adalah pengetahuan yang dapat dibagikan, didokumentasikan,
dikategorikan, dan disebarkan sebagai informasi. Explicit knowledge adalah sumber
daya utama dalam suatu organisasi dimana fokus pada knowledge yang ada dalam
organisasi. Pengetahuan eksplisit terdiri dari apa yang dapat dikodefikasikan,
didokumentasikan dan diarsipkan. Ini termasuk aset-aset pengetahuan seperti
laporan, memo, rencana bisnis, gambar, paten, merk dagang, daftar pelanggan,
metodologi, dan sejenisnya. Dalam banyak organisasi aset pengetahuan ini
tersimpan dengan bantuan komputer dan informasi teknologi. Sedangkan untuk
Tacit knowledge sendiri memiliki kelemahan dimana sangat sulit jika harus
digambarkan dalam keseharian.

3. Pengetahuan adalah aset yang sangat berharga bagi perusahaan. Semakin banyak
pengetahuan yang dimiliki oleh Stakeholder dari sebuah perusahaan, akan membuat
perusahaan tersebut menjadi semakin maju. Knowledge Management dapat
membantu perusahaan untuk melakukan sharing pengetahuan seputar proses bisnis,
masalah-masalah yang terjadi pada setiap unit kerja, hingga berbagi pengalaman
tentang hal-hal di luar pekerjaan yang bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan
dari karyawan perusahaan. Jika dilihat dari definisinya, Knowledge Management
adalah sebuah proses yang membantu organisasi dalam mengidentifikasi, memilih,
mengorganisasikan, menyebarkan, dan memindahkan informasi penting dan
pengalaman yang merupakan bagian dari organisasi (Viju Mattew, 2011)

Tacit knowledge adalah pengetahuan yang terdapat dalam diri kita yang belum
didokumentasikan. Dalam hal ini Tacit Knowledge dapat menjadi aset yang berharga
bagi perusahaan karena Tacit Knowledge berisi pengetahuan dari pengalaman
sehari-hari, yang jika dibagikan akan sangat membantu seluruh stakeholder dalam
perusahaan untuk mengatasi masalah atau menambah pengetahuan. Contoh dari
Tacit Knowledge adalah pengetahuan yang diperoleh karyawan dari hasil sharing
karyawan lain pada saat rapat atau pelatihan.

Peran tacit knowledge dalam knowledge management adalah untuk menghasilkan


pengetauan yang baru. Didalam suatu komunitas, agar terjadi akselerasi dalam
wilayah pembahasan pengetahuan itu sendiri, maka biasanya tacit knowledge akan
ditransformasikan menjadi explicit knowledge. Hal ini dapat dilakukan dengan
membuat tulisan, laporan dan lain sebagainya. Memang tidak semua tacit knowledge
dapat diubah menjadi explicit knowledge. Pada tahapan berikutnya agar dapat
dimanfaatkan oleh komunitas, ataupun agar dapat dilakukannya peer-review untuk
perbaikan, pengetahuan itu sendiri akan dicoba ditransformasikan sebagai suatu
bentuk shared knowledge yang dapat digunakan bersama-sama oleh anggota
komunitas. Hal ini misal dilakukan melalui media publikasi.
Proses penciptaan pengetahuan adalah proses spiral yang merupakan interaksi antara
pengetahuan tacit dan eksplisit. Interaksi dari pengetahuan ini menghasilkan
pengetahuan baru
Referensi :

Ortenblad, A. 2001. On differences between organizatiol learning and learning organization,


The Learning Organization, Vol 8, No 3, MCB University Press – ISSN 0969-6474

Rachman, Derry. Knowledge managemen, [pdf],


https://www.academia.edu/4696043/KM_Knowledge_Managemen, (diakses tanggal 19
Juni 2017)

https://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/TSA-S2-2016-0106%20BAB%202.pdf