Anda di halaman 1dari 4

DISKUSI METODE KUANTITATIF

INPUT-OUTPUT MODEL

NAMA : DIMAS GALUH SURYA


NIM : 530014871

Setelah membaca BMP (Buku Materi Pokok) dan materi Tuton, silakan jawab pertanyaan
berikut yang saya kutip, sebagai bahan diskusi kita. Walaupun tampak mudah, jawablah
dengan sedetil mungkin, dengan tujuan agar Bapak/Ibu sudah memahami berbagai konsep
yang ada.
1. Jelaskan secara singkat keunggulan dan kelemahan dari analisis Input - Output.
2. Apa yang dimaksud dengan forward linkages dan backward linkages serta bagaimana
mengukurnya?
3. Mengapa proyeksi dengan menggunakan Input - Output, hanya berlaku untuk jangka
pendek dan jangka menengah ?
Selamat berdiskusi dan tetap semangat
Tutor.

Jawaban

1. Keunggulan Input-Output model :


a. Kemampuannya untuk melihat sektor demi sektor dalam perekonomian secara
rinci sehingga membuat analisis I-O cocok bagi proses perencanaan.
b. Kemampuannya untuk menganalisis keterkaitan dan hubungan antar sektor dalam
suatu perekonomian.
c. Kemampuannya memperkirakan dampak permintaan akhir terhadap output, nilai
tambah, impor, penerimaan pajak, dan penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor
produksi.
d. Mampu digunakan untuk meyusun variabel-variabel ekonomi makro.
e. Kemampuannya untuk melihat komposisi penyediaan dan penggunaan barang
dan jasa, terutama dalam analisis terhadap kebutuhan impor dan kemungkinan
substitusinya.
f. Kemempuannya untuk menganalisis perubahan harga, yaitu dengan melihat
pengaruh secara langsung dan tidak langsung dari perubahan harga input terhadap
output.
g. Kemampuannya untuk mengetahui sektor-sektor yang pengaruhnya paling
dominan terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor-sektor yang peka terhadap
pertumbuhan perekonomian nasional.
h. Kemampuannya untuk melihat konsistensi dan kelemahan berbagai data statistik
yang pada gilirannya dapat dijadikan sebagai landasan perbaikan, penyempurnaan
dan pengembangan lebih lanjut.

Kelemahan Input-Output model :


a. Koefisien input atau koefisien teknis diasumsikan tetap konstan selama periode
analisis atau proyeksi. Teknologi dalam proses yang digunakan oleh sektor-sektor
ekonomi dalam proses produksi pun dianggap konstan karenakoefisien teknis
dianggap konstan. Akibatnya perubahan kuantitas dan hargainput akan selalu
sebanding dengan perubahan kuantitas harga output.
b. Besarnya biaya yang harus dilakukan dalam penyusunan Tabel Input Output
dengan menggunakan metode survey.
c. Semakin banyak agregasi yang dilakukan terhadap sektor-sektor yang adaakan
menyebabkan semakin besar pula kecenderungan pelanggaran terhadapasumsi
homogenitas dan akan semakin banyak informasi ekonomi yangterperinci tidak
tertangkap dalam analisisnya.

2. Keterkaitan ke depan (forward linkage) adalah konsep keterkaitan yang


menunjukkan hubungan keterkaitan antarindustri/ sektor dalam penjualan terhadap
total penjualan output yang dihasilkannya.

Keterkaitan langsung ke depan


menunjukkan akibat suatu sektor tertentu terhadap sektor-sektor yang menggunakan
sebagian output sektor tersebut secara langsung per unit kenaikan permintaan total.
Cara mengukurnya :
Keterkaitan tipe ini dirumuskan sebagai berikut.

KDi = a
n

ij
j 1

di mana:
KD = keterkaitan langsung ke depan
aij = unsur matriks koefisien teknis

Keterkaitan Langsung dan Tidak Langsung ke Depan


Menunjukkan akibat dari suatu sektor tertentu terhadap sektor-sektor yang
menggunakan output bagi sektor tersebut secara langsung maupun tidak langsung per
unit kenaikan permintaan total
Cara mengukurnya :

KDLTi = 
n

ij
j 1

di mana;
KDLTi = keterkaitan langsung dan tidak langsung ke depan sektor i
ij = unsur matriks kebalikan Leontief model terbuka

Keterkaitan ke belakang (backward linkage) adalah konsep keterkaitan yang


menunjukkan hubungan keterkaitan antar industri/sektor dalam pembelian terhadap
total pembelian input yang digunakan untuk proses produksi.

Keterkaitan langsung ke belakang


menunjukkan akibat dari suatu sektor tertentu terhadap sektor-sektor yang
menyediakan input antara bagi sektor tersebut secara langsung per unit kenaikan
permintaan total.

Cara mengukurnya:
Rumus untuk mencari keterkaitan langsung ke belakang adalah berikut ini.
KBi = a
n

ij
i 1

Di mana;
KBi = keterkaitan langsung ke Belakang
aij = unsur matriks koefisien teknis

Keterkaitan Langsung dan Tidak Langsung ke Belakang


Menyatakan akibat dari suatu sektor yang diteliti terhadap sektor-sektor yang
menyediakan input antara bagi sektor tersebut baik secara langsung maupun tidak
langsung per unit kenaikan permintaan total.

Cara mengukurnya

KBLTi =  ij
n

i 1

di mana:
KBLTi = keterkaitan langsung dan tidak langsung ke belakang sektor i
 ij = unsur matriks kebalikan Leontief model terbuka

3. Proyeksi dengan menggunakan Input - Output, hanya berlaku untuk jangka pendek
dan jangka menengah. Hal tersebut dikarenakan walaupun model I-O mencakup data
perekonomian yang lengkap dan menyeluruh, namun teteap perlu disadari bahwa
proyeksi dengan menggunakan model I-O mengandung kelemahan utama, yaitu
matriks koefien input antara (Matriks A) yang digunakan bersifat statis. Padahal
koefisien input antara tersebut diturunkan dari hasil pengamatan yang dilakukan
hanya dalam satu tahun tertentu. Berdasarkan kenyataan tersebut itulah maka proyeksi
yang digunakan dengan model I-O seyogiyanya hanya dilakukan untuk jangka
menengah (lima tahun atau kurang). Sebab pada periode yang lebih lama (misalnya
10 tahun) ada kemungkinan struktur input sektoral telah banyak mengalami
perubahan, terutama yang disebabkan oleh perubahan teknologi yang digunakan
dalam proses produksi.

Anda mungkin juga menyukai