Anda di halaman 1dari 14

BAB III

CAPAIAN AKTUALISASI

A. KENDALA DAN ANTISIPASI


Kendala yang terjadi dalam pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi
ASN yang beserta antisipasinya, ditunjukan pada Tabel 1. Kendala dan Antisipasi
Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Profesi ASN

Tabel 1.Kendala dan Antisipasi Kegiatan

No Kegiatan Kendala Antisipasi


1 Melakukan pendataan petugas yang - Tidak terlibat - Menghubungi langsung
bertanggungjawab melaporkan Laporan langsung dalam dengan orang yang
Realisasi Pendapatan & Belanja di setiap proses memegang data dan
UPT pendataan meminta data tersebut
sebelumnya - Melakukan pendataan
sehingga perlu ulang petugas yang
waktu untuk bertanggungjawab
mencari data melaporkan Laporan
- Belum Realisasi Pendapatan &
lengkapnya Belanja di setiap UPT
data petugas minimal 2 orang
yang pada
proses
pendataan
sebelumnya
2 Membuat alur/proses yang baru dalam Penulis agak Penulis melakukan diskusi
pembuatan Laporan Realisasi Pendapatan kesulitan mencari dengan pimpinan kerja
& Belanja alur/proses yang langsung untuk
sederhana dan mendapatkan masukan dan
praktis namun lebih persetujuan mengenai
mempercepat pembuatan alur/proses
pembuatan yang baru dalam
Laporan Realisasi pembuatan Laporan

32
Pendapatan & Realisasi
Belanja

3 Melakukan sosialisasi kepada setiap UPT Sosialisasi tidak - Membuat panduan cara
mengenai alur/proses yang baru pelaporan bisa dilakukan pengisian yang
Realisasi Pendapatan & Belanja secara tatap muka sederhana dan mudah
dengan semua UPT dimengerti
- Sosialisasi dilakukan
via grup WA yang
terdapat perwakilan
dari semua UPT
4 Melakukan uji coba penerapan proses atau - Masih terdapat - Selalu
alur yang baru pada pelaporan Realisasi beberapa satker menginformasikan via
Pendapatan & Belanja yang terlambat grup WA mengenai
mengisi data data terkini UPT yang
Laporan sudah mengisi Laporan
Realisasi Realisasi Pendapatan
Pendapatan & & Belanja via Google
Belanja via Form
Google Form - Langsung
- Ada kesalahan menghubungi petugas
pengisian data yang
oleh UPT bertanggungjawab di
setiap UPT untuk yang
belum mengisi
Laporan Realisasi
Pendapatan & Belanja
5 Melakukan penerapan proses/alur yang Tidak ada kendala
baru dalam pelaporan Realisasi Pendapatan
& Belanja

6 Membuat Laporan Realisasi Pendapatan & Tidak ada kendala


Belanja tingkat Wilayah
7 Menyampaikan Laporan Realisasi Tidak ada kendala

33
Pendapatan & Belanja tingkat wilayah ke
bagian Humas dan Pelaporan

B. HASIL AKTUALISASI
Kegiatan yang ada pada rancangan aktualisasi sudah selesai dilaksanakan sesuai
tahapan kegiatan dengan beberapa kendala dan antisipasi kegiatan yang sudah dibahas
pada poin Kendala dan Antisipasi.
1. Melakukan pendataan petugas yang bertanggungjawab melaporkan
Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja di setiap UPT
Kegiatan melakukan pendataan petugas yang bertanggungjawab melaporkan
Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja di setiap UPT ini dilaksanakan melalui
langkah-langkah berikut:
a. Memeriksa petugas yang bertanggung jawab berdasarkan data yang ada saat ini;
b. Membuat daftar isian petugas yang bertanggungjawab dengan media google
form yang akan diisi setiap UPT;
c. Meminta setiap UPT mengisi data petugas yang terbaru (minimal 2 orang
petugas per UPT).

Output dari kegiatan ini berupa data petugas, daftar isian dengan media
Google Form dan Data petugas yang terbaru yang merupakan data pendukung
untuk mendapatkan data petugas yang bertanggung jawab melaporkan Laporan
Realisasi Pendapatan dan Belanja di setiap UPT sebanyak 2 (dua) orang setiap
UPT sehingga memudahkan koordinator wilayah dalam menghubungi setiap UPT.
Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai
Akuntabilitas: Teliti, saya telah memeriksa petugas yang bertanggung jawab
berdasarkan data yang ada saat ini dengan cermat dan teliti sehingga mendapatkan
data yang sebenarnya, Pada nilai Komitmen Mutu: Inovasi, saya telah membuat
daftar isian petugas yang bertanggungjawab dengan berinovasi melalui pembuatan
daftar isian petugas dengan media google form, pada nilai Etika Publik: Sopan
dan Ramah, saya telah meminta setiap UPT untuk mengisi data petugas yang
terbaru dengan menggunakan kata-kata yang sopan dan sikap yang ramah.
Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran dan
Kedudukan ASN WoG: Koordinasi, kegiatan melakukan pendataan petugas yang

34
bertanggungjawab melaporkan Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja di setiap
UPT merupakan bentuk koordinasi antara koordinator pembuat Laporan yang
berada di Wilayah dengan seluruh UPT yang berada di bawahnya sehingga dapat
terjalin koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik.
Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia yaitu Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu nilai Inovatif karena dalam
pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode yang baru.

2. Membuat alur/proses yang baru dalam pembuatan laporan Realisasi


Pendapatan & Belanja
Kegiatan membuat alur/proses yang baru dalam pembuatan laporan Realisasi
Pendapatan & Belanja dilaksanakan melalui langkah-langkah berikut:
a. Melakukan telaahan alur/proses pembuatan laporan Realisasi Pendapatan &
Belanja yang ada saat ini;
b. Mengusulkan alur/proses pembuatan laporan yang baru kepada atasan;
c. Meminta persetujuan atasan mengenai penggunaan alur/proses pembuatan
laporan yang baru;

Output yang dihasilkan adalah Hasil Telaahan, Usulan alur/proses yang


baru dan Persetujuan Atasan yang merupakan bahan untuk pembuatan
alur/proses yang baru dalam pembuatan laporan Realisasi Pendapatan & Belanja.

Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai


Akuntabilitas: Teliti, saya telah melakukan telaahan alur/proses pembuatan
laporan Realisasi Pendapatan & Belanja yang ada saat ini dengan teliti sehingga
mendapatkan hasil telaahan yang baik, pada nilai Etika Publik: Sopan dan
Ramah, saya telah mengusulkan alur/proses pembuatan laporan yang baru kepada
atasan dan meminta persetujuan atasan mengenai penggunaan alur/proses
pembuatan laporan yang baru dengan menggunakan kata-kata yang sopan dan
sikap yang ramah.

35
Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran
dan Kedudukan ASN Pelayan Publik, kegiatan membuat alur/proses yang baru dalam
pembuatan laporan Realisasi Pendapatan & Belanja mempermudah UPT dalam
membuat laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja.
Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia yaitu Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu nilai Inovatif karena dalam
pelaksanaan kegiatan ini menggunakan alur atau proses yang baru, nilai Sinergi
karena dalam kegiatannya terdapat komunikasi dan koordinasi dengan atasan.

3. Melakukan sosialisasi kepada setiap UPT mengenai alur atau proses yang
baru pelaporan Realisasi Pendapatan & Belanja
Kegiatan melakukan sosialisasi kepada setiap UPT mengenai alur atau
proses yang baru pelaporan Realisasi Pendapatan & Belanja dilaksanakan melalui
langkah-langkah berikut:
a. Menyiapkan materi sosialisasi;
b. Membuat panduan pengisian daftar isian di google form;
c. Melakukan sosialisasi ke setiap UPT via media sosial (WA).

Output yang dihasilkan adalah Materi Sosialisasi, Panduan dan


Sosialisasi mengenai alur atau proses yang baru pelaporan Realisasi Pendapatan
& Belanja.

Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai


Akuntabilitas: Teliti, saya telah menyiapkan materi sosialisasi dengan teliti
sehingga menghasilkan materi sosialisasi yang baik, pada nilai Komitmen Mutu:
Kualitas Produk, saya telah membuat materi sosialisasi yang berkualitas dan
mudah dimengerti. pada nilai Etika Publik: Sopan, Ramah, saya menyampaikan
sosialisasi dengan bahasa yang sopan dan sikap yang ramah.

Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran
dan Kedudukan ASN Pelayan Publik, kegiatan melakukan sosialisasi kepada
setiap UPT mengenai alur atau proses yang baru pelaporan Realisasi Pendapatan

36
& Belanja merupakan salah satu pelayanan yang dilakukan pihak Kantor
Wilayah kepada UPT yaitu untuk melakukan sosialisasi.

Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi


Manusia yaitu Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu nilai Profesional karena
dalam pelaksanaan kegiatan ini akan mewujudkan aparat yang menguasai bidang
tugasnya, Sinergi karena dalam kegiatannya terdapat komunikasi, kerjasama dan
koordinasi antara Kantor Wilayah dengan UPT.

4. Melakukan uji coba penerapan proses atau alur yang baru pada pelaporan
Realisasi Pendapatan dan Belanja
Kegiatan melakukan uji coba penerapan proses atau alur yang baru pada
pelaporan Realisasi Pendapatan dan Belanja dilaksanakan melalui langkah-
langkah berikut:
a. Membuat daftar isian data Realisasi Pendapatan & Belanja menggunakan
media google form;
b. Melakukan uji coba secara mandiri;
c. Menginformasikan kepada setiap satker untuk dapat melakukan uji coba;
d. Meminta setiap satker untuk melaksanakan uji coba pengisian data
menggunakan media google form.

Output yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah Daftar Isian di google
form, Hasil uji coba, Informasi tersampaikan dan Data Laporan Realisasi
Pendapatan & Belanja yang mendukung uji coba penerapan proses atau alur
yang baru pada pelaporan Realisasi Pendapatan dan Belanja.

Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai


Akuntabilitas:Teliti, saya membuat daftar isian dengan cermat dan teliti jangan
sampai ada kesalahan materi dalam isian, nilai Komitmen Mutu: Efektif dan
Efisien, saya melakukan uji coba agar data isian tersebut dapat meningkatkan
efektifitas dan efisiensi dalam pembuatan laporan, nilai Etika Publik: Sopan,
Ramah, saya menyampaikan informasi kepada UPT dengan bahasa yang sopan

37
dan sikap yang ramah, nilai Etika Publik : Sopan, Ramah, saya meminta UPT
untuk mengisi daftar isian dengan bahasa yang sopan dan sikap yang ramah juga
nilai Komitmen Mutu : Inovasi, yaitu menggunakan media yang baru dalam
pengisian yaitu dengan menggunakan google form.
Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran
dan Kedudukan ASN Pelayan Publik karena kegiatan ini akan menghasilkan uji
coba terhadap produk yang dalam hal ini adalah alur atau proses yang baru yang
akan digunakan sebagai sarana pelayanan Kantor Wilayah terhadap UPT dalam
hal penyediaan sarana yang efektif dan efisien.
Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu Profesional karena dalam
pelaksanaan kegiatan ini akan mewujudkan aparat yang menguasai bidang
tugasnya, Sinergi karena dalam kegiatannya terdapat komunikasi, kerjasama dan
koordinasi antara Kantor Wilayah dengan UPT, Akuntabel karena akan
menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

5. Melakukan penerapan proses atau alur yang baru dalam pelaporan


Realisasi Pendapatan dan Belanja
Kegiatan melakukan penerapan proses atau alur yang baru dalam
pelaporan Realisasi Pendapatan dan Belanja dilakukan melalui langkah-langkah
berikut:
a. Membuat daftar isian data Realisasi Pendapatan & Belanja menggunakan
media google form;
b. Menginformasikan kepada satker untuk mengisi data Realisasi Pendapatan &
Belanja via google form;
c. Meminta setiap satker untuk mengisi data Realisasi Pendapatan & Belanja
menggunakan media google form.
Output dari kegiatan ini adalah Daftar Isian di google form, Informasi
tersampaikan dan Data Realisasi Pendapatan & Belanja yang mendukung
penerapan proses atau alur yang baru pada pelaporan Realisasi Pendapatan dan
Belanja.

38
Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai
Akuntabilitas: Teliti, saya membuat daftar isian dengan cermat dan teliti jangan
sampai ada kesalahan materi dalam isian, nilai Etika Publik: Sopan, Ramah,
saya meminta kepada UPT dengan bahasa yang sopan dan sikap yang ramah,
nilai Komitmen Mutu: Efektif dan Efisien, Inovasi, saya menggunakan proses
tersebut untuk dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pembuatan
laporan karena menggunakan sarana yang baru dalam hal ini google form.
Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran
dan Kedudukan ASN Pelayan Publik karena kegiatan ini akan menghasilkan
alur atau proses yang baru yang akan digunakan sebagai sarana pelayanan Kantor
Wilayah terhadap UPT dalam hal penyediaan sarana yang efektif dan efisien.
Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu Profesional karena dalam
pelaksanaan kegiatan ini akan mewujudkan aparat yang menguasai bidang
tugasnya, Sinergi karena dalam kegiatannya terdapat komunikasi, kerjasama dan
koordinasi antara Kantor Wilayah dengan UPT, Akuntabel karena akan
menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

6. Membuat Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja tingkat wilayah


Kegiatan membuat Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja tingkat
wilayah dilaksanakan melalui langkah-langkah berikut:
a. Mengambil data dari google form;
b. Menelaah data yang sudah diambil dari google form;
c. Membuat Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja tingkat Wilayah.
Output yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah Data, Hasil Telaahan
dan Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja yang mendukung pembuatan
Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja tingkat wilayah.
Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai
Akuntabilitas: Teliti, saya mengambil data dengan cermat dan teliti jangan
sampai ada kesalahan data, saya menelaah dan memeriksa kembali data yang
sudah diambil dengan cermat dan teliti jangan sampai ada kesalahan data, saya

39
akan membuat laporan dengan cermat dan teliti sehingga menghasilkan laporan
yang akuntabel.
Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran
dan Kedudukan ASN Pelayan Publik karena kegiatan ini akan menghasilkan
Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja sebagai bentuk pelayanan
penyampaian informasi kepada pihak yang membutuhkan laporan tersebut.
Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu Profesional karena dalam
pelaksanaan kegiatan ini akan mewujudkan aparat yang menguasai bidang
tugasnya, Transparan karena dalam kegiatannya ini disampaikan laporan secara
terbuka, Akuntabel karena akan menghasilkan laporan yang berkualitas dan
dapat dipertanggungjawabkan..

7. Menyampaikan Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja tingkat wilayah


ke Bagian Humas dan Pelaporan
Kegiatan Menyampaikan Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja
tingkat wilayah ke Bagian Humas dan Pelaporan ini dilaksanakan melalui
langkah-langkah berikut:
a. Mencetak Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja Tingkat Wilayah;
b. Meminta persetujuan atasan;
c. Menyampaikan Laporan Realisasi Pendapatan & Belanja via email.
Output dari kegiatan ini adalah Cetakan Laporan Realisasi Pendapatan
& Belanja, Persetujuan atasan dan Laporan tersampaikan yang mendukung
penyampaian Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja tingkat wilayah ke
Bagian Humas dan Pelaporan.
Pemaknaan nilai ANEKA dalam kegiatan ini, diantaranya pada nilai
Akuntabilitas: Teliti, saya mencetak laporan dengan teliti jangan sampai terjadi
kesalahan pencetakan laporan, nilai Etika Publik: Sopan, Ramah, saya meminta
persetujuan atasan dengan bahasa yang sopan, sikap yang ramah dan sikap tidak
memaksa dan saya menyampaikan laporan dengan bahasa yang sopan dan ramah.

40
Pemaknaan Peran dan Kedudukan ASN dalam kegiatan ini, pada Peran
dan Kedudukan ASN Whole of Government karena kegiatan ini terdapat
kerjasama, komunikasi dan koordinasi baik itu dengan atasan maupun dengan
bagian lain.
Kegiatan tersebut mendukung misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena mendorong terwujudnya manajemen
administrasi yang berkualitas. Kegiatan ini juga memperkuat nilai yang dimiliki
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yaitu Profesional karena dalam
pelaksanaan kegiatan ini akan mewujudkan aparat yang menguasai bidang
tugasnya, Transparan karena dalam kegiatannya ini disampaikan laporan secara
terbuka, Akuntabel karena akan menghasilkan laporan yang berkualitas dan
dapat dipertanggungjawabkan.

C. ANALISIS DAMPAK
Dampak yang ditimbulkan dengan dilakukannya aktualisasi nilai-nilai
ANEKA terhadap kegiatan diuraikan pada tabel di bawah ini :

Tabel 2.Analisis Dampak Kegiatan

ANEKA
No Kegiatan
Tidak dilaksanakan Dilaksanakan
1 Melakukan pendataan petugas Pendataan jika Pendataan petugas
yang bertanggungjawab dilakukan dengan yang
melaporkan Laporan Realisasi tidak teliti maka akan bertanggungjawab
Pendapatan & Belanja di setiap mendapatkan data melaporkan
UPT yang salah, Laporan Realisasi
Pendataan juga akan Pendapatan &
berjalan lambat Belanja di setiap
apabila tidak UPT akan berjalan
dilakukan inovasi dengan cepat, tepat
dalam proses dan akurat
pengumpulan data,
Permintaan data ke
UPT jika tidak

41
dilakukan dengan
bahasa dan sikap
yang sopan maka
akan mendapatkan
kesulitan permintaan
data dari UPT
2 Membuat alur/proses yang baru Jika proses penelaahan Hasil telaahan
dalam pembuatan laporan tidak dilakukan dengan terhadap
Realisasi Pendapatan & Belanja teliti maka akan alur/proses yang
mendapatkan hasil
baru dalam
telaahan yang tidak
pembuatan laporan
akurat, pengusulan dan
Realisasi
permintaan persetujuan
Pendapatan &
alur/proses yang baru
dalam pembuatan
Belanja akan

laporan Realisasi akurat, persetujuan


Pendapatan & Belanja atasan dalam
jika tidak dilakukan pengusulan dan
dengan bahasa yang permintaan
sopan dan sikap yang persetujuan akan
ramah maka akan sulit mudah didapat
mendapatkan
persetujuan dari atasan
3 Melakukan sosialisasi kepada Materi sosialisasi jika Materi sosialisasi
setiap UPT mengenai alur atau tidak dengan teliti akan tepat, panduan
proses yang baru pelaporan dipersiapkan maka pengisian akan
Realisasi Pendapatan & Belanja akan mendapatkan berkualitas dan
materi yang salah, mudah untuk
panduan pengisian dipahami,
jika tidak Sosialisasi ke UPT
memperhatikan akan mudah
kualitas pembuatan dilaksanakan dan
panduan maka akan mendapatkan
menghasilkan respon yang baik
panduan yang sulit dari setiap UPT

42
dimengerti,
Sosialisasi ke UPT
jika tidak dilakukan
dengan sopan dan
ramah maka
sosialisasi akan sulit
tersampaikan
4 Melakukan uji coba penerapan Jika tidak teliti dalam Mendapatkan daftar
proses atau alur yang baru pada membuat daftar isian isian yang tepat, uji
pelaporan Realisasi Pendapatan & di Google Form coba akan berjalan
Belanja maka daftar isian dengan baik dan
tersebut akan tidak bermanfaat, akan
tepat atau tidak mudah
sesuai, Uji coba jika mendapatkan
tidak dilakukan partisipasi dari
secara efektif dan setiap UPT
efisien maka akan
menjadi tidak
bermanfaat, jika tidak
ramah dan sopan
menginformasikan
dan meminta UPT
untuk melaksanakan
uji coba maka akan
kesulitan
mendapatkan
partisipasi dari setiap
UPT
5 Melakukan penerapan proses atau Daftar isian jika tidak Daftar isian sesuai
alur yang baru dalam pelaporan dibuat dengan teliti dan tepat, mudah
Realisasi Pendapatan & Belanja akan menghasilkan mendapatkan
daftar isian yang partisipasi UPT
tidak sesuai, dalam pengisian

43
Menginformasikan data
dan meminta UPT
untuk mengisi data
jika tidak dilakukan
dengan sopan dan
ramah maka akan
kesulitan dalam
mendapatkan
partisipasi/pengisian
data dari setiap UPT
6 Membuat Laporan Realisasi Jika tidak teliti dalam Data yang diambil
Pendapatan & Belanja tingkat pengambilan dan akurat, hasil
Wilayah penelaahan data telaahan tepat dan
maka akan terjadi sesuai, laporan
kesalahan yang dihasilkan
pengambilan data akan berkualitas
dan hasil telaahan
yang tidak tepat, jika
tidak memperhatikan
nilai akuntabilitas
maka akan
menghasilkan
laporan yang tidak
berkualitas
7 Menyampaikan Laporan Realisasi Jika tidak teliti dan Mendapat cetakan
Pendapatan & Belanja tingkat memperhatikan laporan yang tepat
wilayah ke bagian Humas dan kualitas akan terjadi dan berkualitas,
Pelaporan kesalahan pencetakan mudah
laporan, sulit mendapatkan
mendapat persetujuan persetujuan dari
jika dalam meminta atasan,
persetujuan tidak mendapatkan kesan
dengan bahasa yang yang positif dalam

44
sopan dan sikap yang penyampaian
ramah, mendapat laporan
kesan negative jika
menggunakan bahasa
yang tidak sopan
dalam penyampaian
laporan

45