Anda di halaman 1dari 162

~Dosar-Dasar Menggambar Bongunan

,
>

Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

Oleh:Maria Dwi Ferdiana


Hak Cipta © 2014 pada penerbit
viii + 160 hIm; 17,6 x 25 em

ISBti: 978-602-7526-67-9

Penerbit: TAKA Publisher


JI. Kapas no. 14,
Yogyakarla.
Email: takapublisher@gmail.eom
Website: www.takapublisher.eom

Didistribuslkan oleh:
PT.Bintang Pustaka Abadi
JI. Kapas no. 14,
Yoqyakarta,
Telp: 0274-4332398, Fax: 0274-4332398

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa
pun tanpa lzin tertulis dari penulislpenerbit sesuai Undang-undang Hak Gipta.

Percetakan: PT. Maeananjaya Gemerlang

Cetakan: 1

Tahun: 14
~Dasar-Dasar Menggamb(Jf Bangunan

Daftar lsi
Kata Pengantar i
Daftar lsi
Pendahuluan vi

Bah 1 KOMPONEN GAMBAR TEKNIK


1.1. Standar Garis
1.2. Skala Gambar
1.2.1. Jenis Skala
1.2.2. Penerapan Skala pada Gambar Teknik
1.3. Standar Huruf dan Angka 1
1.3.1. Bentuk Hurufdan Angka 1
1.3.2. Ciri Huruf dan Angka Gambar Teknik 1
1.3.3. Ukuran Huruf dan Angka 1
1.4. Simbol Material 1
1.5. Satuan 1

Bah 2 GAMBAR PROYEKSI 1


2.1. Proyeksi Ortogonal 1
2.1.1. Proyeksi Kuadran I (Proyeksi Eropa) 1
2.1.2. Proyeksi Kuadran III (Proyeksi Arnerika) 1
2.2. Proyeksi Aksonometri 2
2.2.1. Proyeksi Isometri 2
2.2.2. Proyeksi Dimetri 2
2.2.3. Proyek Trimetri 2
2.2.4. Sudut Kemiringan dan Skala Bidang Proyeksi
Aksonometri 2
2.3. Proyeksi Oblique 2
2.3.1. Proyeksi Cavalier 2
2.3.2. Proyeksi Kabinet 2
2.4. Proyeksi Perspektif 2

Bah 3 LEMBAR KERJA DAN GAMBAR TEKNIK BANGUNAN 2


3.1. Lembar Kerja 2
3.2. Kop Gambar 3
3.3. Melipat Lembar Kerja 3
3.4. Gambar Teknik dan Fungsinya 3
Oeser-Doser Menggc:lmbc:lrl3c:1l1glJ.r~(Ji11

Kete Pengantar ,
Menggambar teknik merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus i! ,
ki bagi siswa atau praktisi konstruksi yansJngntinya bekerja pada bidang teknik.
lukan adanya wawasan/pengetahuan d~sar sebaqai sumber referensi .untuk
ajari. Buku ini merupakan rangkuman dari beberapa referensi yang rnembahas III I' i
ng dasar-dasar menggambar teknik dalam bidanq konstruksi, seperti pengetahuan
tentang cara menggambar manual, peralatan yang digunakan, serta hal-hal yang
diperhatikan dalam menggambar.

Seiring dengan kemajuan teknologi, metode dalam menggambar pun juga


9a1ami perkembangan, yaitu secara digital. Artinya, dalam menggambar teknik,
loqi berperan untuk mernperrnudah proses pekerjaan menggambar. Perangkat
(hardware) yaitu komputer berperan sebagai alat menjalankan program untuk
99ambar teknik. Buku inl juga membahas sekHas tentang pengenalan dasar
ram menggambar teknik dengan kamputer yang umum yang digunakan yaitu
CAD.

Semoga referensi yang ada dalam buku ini dapat menambah wawasan bagi
baca dan juga dapat menambah minat untuktlebih mengembangkan kompetensi
ng-masing pribadi. Buku ini dibuat berdasarkan pedoman standar kampetensi dan
etensl dasar, namun penulis mahan rnaaf bite masih terdapat kekurangan kata,
at, atau keterangan yangkurang berkenan. Terima kasih.

Maria Dwi Ferdiana


Doser-Doser MEmggc:itiibar Bcmqunon

3.5. Standardisasi Gambar Teknik 38 ,


3.6. Gambar Teknik Bangunan 38
3.7. Gambar Konstruksi 45

ab 4 MENGGAMBAR MANUAL 47
4.1. Metode Menggambar Manual/Konvensional 47
4.1.1. Alat Menggambar 47
4.1.2. Media Gambar .. 55
4.1.3. Penempatan Kertas pada Meja Gam!5:ir 56
4.1.4. Ukuran Kertas 56
4.1.5. Penggnnaan Peralatan 57
4.2. Menggambar Garis 62
4.2.1. Menggambar Garis Tegak Lurus 62
4.2.2. Menggambar Garis Miring 63
4.2.3. Menggambar Garis Sejajar 64
4.2.4. Menggambar Dua Garis Bagi Sarna Panjang 64
4.2.5. Menggambar Garis Bagi Sejajar 64
4.2,6. Menggabungkan Garis Berurutan 65
43. Menggambar Bidang 66
4.3.1. Menggambar Sudut Bidang.dan Menduplikasi
Gambar 66
4.3.2. Menggambar Segi n Beraturan 68
4.3.3. Menggambar Blips 74
4.4. Menggambar Perspektif 75
4.4.1. PerspektifSesuai dengan Skala 75
4.4.2. Perspektif Sesuai dengan Kelipatan 75

ab 5 MENGGAMBAR DENGAN KOMPUTER 79


5.1. Menggambar dengan Komputer 79
5.1.1. Perangkat Keras (Hardware) 79
5.1.2. Perangkat Lunak 81
5.2. Perangkat Lunak (Software) AutodeskAutoCAD 84
5.2.1. Tombol Perintah pada Keyboard 85
5.2.2. Tombol Shortcut pada Keyboard 86
5.2.3. Tombol Perintah pada Mous;; 87
5.3. Dasar Pengenalan Perangkat Lunak AutoCAD 88
5.3.1. Tampilan Lembar Kerja AutoCAD 2007 88
5.3.2. Sistem Koordinat 89
5.3.3. Teks' 92
5.3.4. Penulisan Karakter Khusus Text 92

..
5.3.5. Satuan Unit dan Sudut 93
~ Doser-Doser Menggombar Bangunan

5.4. Tool Gambar dan Modifikasi Objek 2D 94


5.4.1. Tool Gambar dan Teks 94
5.4.2. Tool Modifikasi 97
5.4.3. Tool Dimensi 99
5.4.4. Tool Osnap 100
5.4.5. Tool Navigasi dan Pengamatan Gambar 101
5.5. Membuat File Barn 102
5.6. Menggambar dan Memodifikasi Objek 2D 102
5.6.1. MembuatKotak 103
5.6.2. Memberi Garis Dimensi Kotak 103
5.6.3. Membnat Garis Tepi 103
5.6.4. Membuat Lingkaran 104
5.6.5. Memberi Garis Dimensi Lingkarau 104
5.6.6. Membnat Segi n 104
5.6.7. Memberi Arsiran 105
5.6.8. Memotong Garis 105
5.6,9. MenyambungGaris 106
5.6.10. Meng-copy Objek 107
5,6.11. Menskala Objek 107
5.6.12. Rotasi Objek 108
5.6.13. Mirror Objek 109
5.6.14. Membuat Garis Lengkung 109
5.6.15. Memindahkan Objek 110
5.6.16. MembuatLayer 110
5.6.17. Membuat Garis Ganda denganMultiline 111
5.6.18. Mengatur Dimensi 112
5.6.19. Mcngatur Ketebalan dan Jenis Garis Layer 114
5.7. Tool Gambar dan Modifikasi Objek 3D 120
5.7.1. Tool Sudut Pandang Proyeksi (View) 3D 120
5.7.2. Tool Gambar 3D 121
5.7.3. Tool Modifikasi 3D 125
5.7.4. Tool Navigasi dan Pengamatan Objek 3D 126
5.7.5. Tool Render 128
5.7.6. Tool Tampilan Objek 3D 128
5.8. Menggambar dan Memodifikasi Objek 3D 129
5.8.1. Meng-extrude Objek 129
5.8.2. Rotasi 3D 130
5.83. Union Objek 130
5.8.4. Intersect Objek 131
5.8.5. Subtract Objek 131

..
5.8.6. Imprint Objek 132
lJU,,"U'·-lJU,,"U'· 'Y'<::H'!'H:lun,uu,· UU"guT'Un

5.8.7. Slice Objek 132


5.8.8. Revolve Objek 133
5.8.9. Sweep Objek 133
5.8.10. Loft Objek 134
5.9. Mencetak Gambar dengan Perangkat Lunak 143
5.9.1. Setting Area Cetak Plotter 143
5.9.2. Settiug Plotter 146
5.10. 'Backup Data Level 1 dan Auto Save 148
5.11. Restore Data Levell 149

aftar Gambar 151


aftar Tabel 157
aftar Pustaka 159

..
~ Oeser-Doser MenggambarBangUnan

Pendahuluan
Materi pada buku ini merupakan referensi dasar bagi praktisl konstruksi yang
rneliputi pengetahuan penunjang dan praktikdalam menggambar, baik seeara manual
maupun dengan kornputeryanq dibantu dengan program AutoCAD.

Walaupun sudahada media digital dalam menqqarnbar teknik, narnun konsep


dan pemikiran dasar sangat perlu sebagai bekaldalam bekerja. Komputer hanya atat
penunjang/sarana dalarn mempercepat kinerja saja dan bukan seqalanya. Pengetahuan
casar menggambar teknik merupakan hal yang paling penting karena sebagai titik awal
untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal.

Hasil gam bar 2D merupakan dokumen gambar reneanaseperti gambar tampak,


potongan, dan denah yang digunakan sebagai aeuan dalam pembangunan, sedangkan
gam bar 3D dapat digunakan sebagai presentasi awal dangambaran bangunan jadi
dalam kegiatan pembangunan.

Bahasan yang ada dalam buku ini meliputi hal-hal yang harus diperhatikan
dalam °menggambar teknik, seperti kornponen dasar menggambar teknik, membuat
kop, cara menggambar manual (langkah menggambargaris, bidang, dan proyeksi),
serta menggambar digital dengan AutoCAD.

..
I. Standar Garis
Dalam gambar teknik digunakan beberapa jenis garis, yang masing-masing
mpunyal arti dan penqqunaannya sendiri, Oleh karena itu, penggunaannya harus
.uai dengan maksud dan tujuannya. Ada lima jenls garis gambar, yaitu:

Garisgambar Garis bayangan

Garis pdtongan Garis ukuran Garis titik strip

Gambar 1.1 Jenis garis gambar

1. Garis gambar
Garis ini digunakan untuk membuat batas dari bentuk suatu benda
dalam gam bar.
2. Garis bayangan
Garis ini berupa garis putus-putus dengan ketebalan gads % tebal
garis biasa, Garis inl digunakan untuk membuat batas suatu benda yang
tidak tampak iangsung oleh mata.
3. Garis titik strip
Garis ini berupa garis "strip, titik, strip, titik" dengan ketebalan garis ~
garis biasa. Garis ini digunakan misalnya untuk menunjukkan sumbu suatu
benda yang digambar.
4. Garis ukuran
Berupa garis tipis dengan ketebalan % dari tebal garis biasa. Garis
ini digunakan untuk menunjukkan ukuran suatu benda atau ruang. Garis
ukuran terdiri dari garis petunjuk batas ukuran dan garis petunjuk ukuran.
Garis petunjuk batas ukuran dibuat terpisah dari garis batas benda
sehingga tidak mengacaukan pembaca gam bar, sedangkan garis petunjuk
ukuran dibuat dengan ujung pangkalnya diberi anak panah tepat pada garis
petunjuk batas ukuran. Semua gam bar teknik yang dikehendaki dengan
pemotongan, batas potongan harus digaris dengan garis potong ini.
~Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

5. Garls potong
Garisini berupa garis "strip, titik, titik, strip" dengan ketebalan % tebal
garis biasa. Janis garlsmenuruttebalnya ada tiga macam, yaitu: garistebal,
garis sedang, dan garistipis. Ketigajanistebal garisini menurutstandar ISO
memiliki perbandingan 1:0,7:0,5. Tebat garis dipilih sesuat besar kecilnya
gambar, dan dipiiih dari deretan tebal berikut: 0,18; 0,25; 0,35; 0,5; 0,7; 1;
14; dan 2 mm. Karena kesukaran-kesukaran yang ada pada cara reproduksi
tertentu, tebal 0,18 sebaiknya jangan digunakan. Pada umumnya, tebal
garis adalah 0,5 atau 0,7.

<Il

o .0

Gambar 1.2 Jarak antara qaris-qaris

Keterangan:
a. Tebal garis
b. Jarak antaragaris (dianjurkan nilai minimum = 3a)
c. Huang antar garis minimum 0,7 mm

..
Doser-Doser Menggambar Bangunan

A
Lihat gambar

0.6
Macam garis

Tebal kontinyu
Penggunaan

A1. Garis nyata benda


,
0.8 A2. Garis tepi

B1. Garis berpotong khayal


B2. Garis ukur
B3. Garis proyeksi (bantu)
B Tipis Kontinyu B4. Garis penunjuk
B5. Garis arsir
0.1 B6. Garis nyata penampang
0.2 yang diputar

C1. Garis batas-batas dari


potongan sebagian atau
Garis tipis
C r>:r>. be bas
bagian yang dipotong,
bila batasnya bukan
garis bergores tipis

F ---- 0.3
0.4
G
Garis sedang
(putus-putus)
F1. Garis benda yang
terhalang/tidak langsung
terlihat

G - ..... _---. 0.1


0.2
Garis tipis
(strip titik)
G1. Garis sumbu/lintasan
G2. Garis simetri

-...r- -
Garis strip H1. Garis untuk memotong
0.2 penampang
H titik, strip tebal
0.6
pada ujuhgnya
J1. Garis untuk menunjukkan

J ..... • ..... • 0.6


Garis tebal
(strip titik)
permukaan yang akan
mendapatkan tambahan
pengerjaan

K1. Garis bag ian yang


berdampingan
_ •. _ a ... Garis tipis strip K2. Batas kedudukan benda
K 0.2
titik ganda yang bergerak
K3. Bentuk semula sebelum
dipotong

Taber 1.1 Macam qaris

..
, ... " uasar~uasar lV\enggarnoor oorrg crtcn

1.2. Skala Gambar r-

Setiap jenis gambar mempunyai ukuran yang berbeda-beda, ada yang kecil
dan ada yang besar. Oleh karena itu, sering kali tidak mernungkinkan menggambar
suatu gambar dalam kertas gambar ukuran tertentu dalam ukuran sebenarnya. Untuk
itu, ukuran gam bar harus diperkecil jika bendanya besar, dan harus diperbesar jika
bendanya terlalu keciL Pengecilan atau pembesaran gam bar dilakukan dengan skala
tertentu. Skala adalah perbandingan ukuran linear pada gambar terhadap ukuran linear
dari benda sebenarnya. Ada tiga macam skala gambar, yaitu:

1. Skala pembesaran
Pembesaran digunakan jika gambarnya dibuat lebih besar daripada
benda sebenamya. Misalnya, jika bendanya kecil dan rumit seperti pada
rangkaian kontrol pada lampu jalan, maka harus menggunakan skala
pembesaran untuk menggambarkan rangkaianinL Penunjukan untuk
skala pernbesaran adalah x:1, sedangkan ukuran lengkap yang dianjurkan
adalah

50:1
20:1
10:1
5:1
2: 1

2. Skala penuh
Skala penuh digunakan bilamana gambarnya dibuat sarna besar
dengan benda sebenamya. Skala ini dianjurkan untuk sedapat mungkin
dipergunakan supaya dapat membayangkan benda yang sebenarnya,
atau untuk memudahkan pemeriksaan. Penunjukan skala penuh adalah
1 :1.

3. Skala pengeeilan
Skala pengeeilan digunakan bilamana gambar yang dibuat lebih keeil
daripada gambar yang sebenarnya, Penunjukkannya adalah 1:x. Berikut
inidaftar penunjukkan skala pengecilan yang dianjurkan,

1: 2 1: 5 1: 10
1: 20 1: 50 1: 100
1: 200 1: 500 1: 1000
1: 2000 1:5000 1: 10000

Bila dibuat pada skala besar, pad a saat gambar diperkecil dianjurkan
untuk mengacu ke format DIN (Deutsche Industrie Norma/norma industri
Jerman) sehingga detail-detall akan tampak jelas. Contoh penggunaan:
bangunan dengan ukuran 10 m x 20 m akan digambar dengan ukuran 10
em x 20 em apabila rnenqqunakan skala 1'100.

..
Doser-Doser Menggambar Bangunan

,
1.2.1. Jenis Skala
Pada prinsipnya, penggunaan skala dapat dibagi menjadi:

1. Skala mendatar (horizontal)


,
Skala yang menyatakan arah perbandingan ukuran
secara mendatar, mtsatnya seperti ukuran panjang balok as ke
as, jarak kolom as ke as, dan ukuran struktur tampak atas.

=
~
~
:::>

~
~"I

=
~

5
.?
::;

t
UJlU l ~Ul U.!JU J.~JU

7.~fl

Gambar 1.3 Skala mendatar pada sebuah struktur fondasl tampak atas

2. Skala tegak (vertikal)


Skala yang menyatakan arah perhitungan perbandingan
ukuran secara tegak. Penggambaran ini biasanya digunakan
untuk menyatakan ketinggian bangunan, yaitu yang terlihat
dalam gam bar potongan, blasanya dinyatakan dalam ukuran
angka atau keterangan ketinggian elevasi dari rnuka tanah
(±O,OO).
~Dasar~DasarMenggambar Bangurian

ss

"'

l~i
~mc

!¢"''''
i ~;<a
'g. .. !'i.

l a?( I
Gambar 1 A Skala denqan etevas
i

lI!l~

III

~

IU
w
&
.I~,.
,
II~

Gambar 1.5 Skala dengan ukuran/angka

3. Skala kemiringan
Skala yang menyatakan perbandingan antara sisi tegak
dan sisi mendatar, sehingga mendapatkan hasil kemiringan
suatu lereng ataukemiringan data ran. Dapat juga digunakan
sebagai pedoman dalam menentukan kernirlnqan saluran untuk
arah penqaliran, Cara penullsannya, angka depan perbandingan
menunjukkan sisi tegak dan angka belakangnya menunjukkan
sisi mendatar.
Doser-Doser Menggambar Bonquncn

,
I~I~
r--u---t
SKAlA 4:4
l'
SKAlA 4:6
u-

T
u 6'.

~I
-:II"

\
r - - u ------i
SKAlA6:4

Gambar 1.6 Contoh penulisan skala kemiringan

4. Skala balak/skala grafik


Skala grafik atau skala balak/bar scale merupakan skala
yang penulisannya berbentuk balok yang diarsir dengan ukuran
yang sudah ditetapkan. Penggunaan skala lni biasanya pada
peta dan berfungsi mengkonversikan jarak pada peta ke jarak
sesungguhnya pada permukaan bumi. Skala ini dibagi menjadi
dua bagian, yaitu skala primer dan skala tambahan. Skala
primer berada pada bagian sebelah kanan dari nol skala ditandai
dengan unit ukur penuh, sedangkan skala tambahan berada
pada bagian sebelah kiri dari nol. Kebanyakan peta memiliki
tiga atau lebih skala grafik yang masing-masing menggunakan
unit ukur yang berbeda-beda.

IF l' =wi
o 20 30 40

Gambar 1.7 Contoh penulisan skala balok seoerhana


50 I

• e --...
k
0<";

• •
o
$
s:c.lo::1.;~~OO(i

10
"
10

e
c()Hf()UR"iHTEJ\VAI.<'.00"MmRS _. _, "... _../
.. '-1&

-
-~ )(\~

IO,W.iftl:f1~

Wfrn SUPPLEMOJfARY COH.TtNJRsA.T .$QNET$~NT,ERV~"

Gambar 1.8 Conton penulisan skala balok peta


~ Doser-Doser Menggambar Bongunan

1.3. Standar Huruf dan Angka


Gambar teknik merupakan media intormasl dalam pekerjaan teknik yang di
dalamnya tidak hanya tertuang gambar suatu bentuk struktur rencana, namun juga
keterangan-keterangan tentang dimensi, skala, bahan material, dan sebagainya yang
semuanya diwujudkan dalam tulisan dan angka sebagai petunjuk dari gambar tersebut.

1.3.1. Bentuk Huruf dan Angka


Huruf dan angka dapat dibuat tegak lurus atau miring.

ABCDE FG HI J KLM N 0 PO RST UVWXYZ


a.b c d e fg h i j kim n 0 p qr s t u V w X y z
1234567890
(a)

ABCDEFGH IJKLMNOPQRSTU VWX YZ


a b cde f g h i ik! m n 0 p qr stu v w x y z
1234567890
(b)

1.3.2. Ciri Huruf dan Angka Gambar Teknik


Ciri-clrl yang perlu pad a huruf dan angka pada gam bar teknik adalah
sebagai berikut.

Huruf dan angka gambar teknik harus jelas dan seragam.


Huruf dan angka gambar teknik senantiasa menjadi cara
untuk menunjukkan maksud dan tujuan gambar teknik yang
bersangkutan sejelas-jelasnya.
Huruf dan angka gambarteknik selain berfungsi seperti di
atas, juga akan menjadi hiasan bagi gambar teknik itu. Oleh
sebab itu, posisi gambar maupun huruf dan angka perlu diatur
sedemikian rupa sehingga mudah dibaca.
Pada dasarnya, bentuk huruf dan angka gambar teknik dapat
digolongkan menjadi dua. yaitu huruf dan angka untuk gambar
teknik bangunan serta huruf dan angka untuk gam bar teknik
mesin dan Iistrik.

Huruf dan angka tersebut dapat dibuat tegak atau miring. Penulisan
huruf teknik telah dinormalisasikan oleh ISO (International Organization
for Standardization). Semua dokumen-dokumen teknik dianjurkan
menggunakan huruf-huruf ini, sedangkan posisi huruf ini balk yang tegak
lurus maupun yang miring ke kanan 15° kedua-duanya boleh digunakan.

RI.
Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

1.3.3. Ukuran Huruf dan Angka

Ketentuan Ukuran dalam (mm)


,
Tinggi huruf besar 3,5 5 7 10 14
Tinggi huruf kecil 2,5 3,5 5 7 10
Jarak antar huruf 0,7 1 1,4 2,1 2,2
Jarak min. antar baris 5 7 10 14 20
Jarak min. antar suku kala 1,5 2,1 3 4,2 6
Tebal huruf/angka 0,35 0,5 0,7 1 1,4
Tabel1.3 Ukuran huruf dan angka
SLimber:istiarto.staff.ugm.ac-id (Komponen Gambar)

1.4. Simbol Material


Sebelum menggambar teknik konstruksi, ada balknya pahami terlebih dahulu
beberapa notasi bahan bangunan konstruksi beserta notasi kondisi sekitar bangunan
yang sering digunakan dalarn gambar konstruksi,

Bahan bangunan yang sering digunakan struktural adalah, beton, beton


bertulang, baja/besi, kayu, pasangan batu kali (fondasi), sedangkan untuk arsitektural
adalah kaca, pasangan batu bata, batu tempel, dan lainnya, Untuk kondisi sekitar, rnisal
seperti muka air, muka tanah asli, dan permukaan batu keras.

Beberapa ketentuan dalam menggambar bahan bangunan ·Yaitu.

1. Gambar irisandiarsir dengan satu arah saja.


2. Semua garis arsir digambar miring 45 derajat dengan tebal sama.
3. Jarak antaragaris arsir berbanding dengan luas bagian yang hendak
diarsir. Semakin luas bidang yang akan diarsir, semakin jauh/renggang
jarak garis dibanding bidang arsir lain yang lebih sempit.
4. Bidang miring diarsir dengan cara membuat sudut 45 derajat terhadap
sumbu panjang bidang yang diiris.
5. Apabila jenis gambar tidak memungkinkan untukmembedakan jenis
gambar dengan perbedaan arsiran, maka dapat dipergunakan cara yang
ditentukan.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

Berikut inl tabel pembanding skala yang sering digunakan dalam dunia teknik.

IImu
IImu Bangunan Jalan KA dan
Pesawat dan Pela
Bangunan Kapal Bangunan Air
Elektronik

- 10:1 - - -
- 5:1 - - -
- 2:1 - - -
1:1 1:1 1:1 1:1 -
1:5 1:5 1:5 1:5 -
1:10 1:10 1:10 1:10 -
1:20 1:20 1:20 1:20 -
1:50 1:50 1:50 1:50 -
1:100 1:100 1:100 1:100 -
1:200 - 1:200 1:200 -
1:500 - - 1:500 1:500
1:1000 - - 1:1000 1:1.000
1:2500 1:2.500
1:5.000
1:10.000
1:25.000
.
1:50.000
Tabel1.2 Perbandingan skala pada gambar teknlk
Sumber: istiarto.staff.ugm.ac.id (Komponen Gambar)

1-2.2. Penerapan Skala pada Gambar Teknik


Berikut ini beberapa contoh penerapan skala yang sering digunakan
pada gam bar teknik bangunan dan teknik sipil pada umumnya. ,

1. Peta ukuran
besar : 1:10.000 sampai 1:100
sedang : 1:50.000 sampai 1:10.000
ked! : 1:2.500.000 sampai 1:50.000

2. Peta topografi
reconnaissance : 1:10.000 sampai 1:100
master plan : 1:25.000 sampai 1:5.000
unit desain : 1:5.000 sampai 1:500
Dcsor-Dcscr Menggambar Bangunan

3. Bangunan gedung
denah
potongan memanjang
: 1:100, 1:200
: 1:100
,
potongan melintang : 1:100
tampakJpandangan muka : 1:100
tampak samping : 1:100
sanitasi : 1:100
instalasi listrik : 1:100
detaillpenjelasan : 1:10, 1:5
penulangan beton : 1:50, 1:10, 1:5
4. Jembatan
situasi : 1:1000
denah : 1:200, 1:100
potongan melintang : 1:200, 1:100
potongan memanjang : 1:200, 1:100
detail/penjelasan : 1:50, 1:10

5. Jalan
situasi : 1:5.000, 1:1.000
denah : 1:200, 1:100
potongan melintang : 1:20, 1:10
potongan memanjang : 1:20, 1:10
detaii/penjelasan : 1:10
6. Bandar udara
denah : 1:500, 1:200
bangunan gedung : Iihat skala gam bar

7. Bendungan, waduk
situasi : 1:5.000, 1:1.000
denah : 1:500, 1:200
8. Pengairan, irigasi
situasi : 1:5.000
trace saluran : 1:200
profil memanjang saluran
skala memanjang : 1:2.000
skala vertlkal : 1:50
profil melintang saluran : 1:50
bangunan pelengkap : 1:50
~Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

Berikut ini beberapa contoh simbal tekstur atau arsiran material yang sering
digunakan dalam gambar teknik bangunan.

Nama Bahan Nama Bahan


Bangunanf Simbol Bangunanl Simbol
Material Material

y:.:~ .:.!:~:";::'~"~~:::':~~~'~
::.'...\/::": :';:"{
Beton
.? =:
Batu tempe I
~:
Beton
bertulang
~ ''1ii2/''''''
'~X®,/
Kaca

FI 1/ [

c~.
~:
Pasangan
Batu kali
bata

i i / e/

Pasir
';;i/;//II;'i,'!III~!!~lillll
r;e;~;!!kF;kk//1
Serat kayu
memanjang j /
I:

~: ~
Tanah liat! Permukaan
urug tanah

Permukaan
batu keras
~Ollrdm Trasram

l1li:
Serat kayu
meHntang
:W7[ Lantai kerja
beton

IIIIIIIiIIl
Dcscr-Dcscr Menggambar Bongunan

Nama Bahan
Bangunanl
Material
Simbol
Nama Bahan
Bangunanl
Material
Simbol
,
Lantai kerja
beton
.. Besi tempa
dan baja
tuang

Besi cair/baja
Baja istimewa
cair

xz: ,m"

*'
Logam putih Muka air

~
Kemiringan Permukaan
tanah batu pecah ~

Tabel1.4 Slmbol material

.5. Satuan
Satuan merupakan besaran yang diguriakan untuk rnenilai sitat
uatu benda. Sitat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran.
lalarn mehggambar teknik, digunakan satuan berstandar internasional
SI=Satuan Sistem lnternasional). Dalam SI terdapat besaran pokok antara lain
anjarip, massa, waktu, arus listrik, suhu, intensitas cahaya, dan jumlah zat.
lasil perpaduan antara besaran pokok menghasilkan besaran turunan seperti luas,
plume, berat, kecepatan, dan lain-lain. Selain itu, terdapat besaran tambahan yaitu
udut datar dan sudut ruang .

..
~ Dcscr-Dcscr Menggambar Bangunan

Besaran
Nama satuan Lambang satuan Lambang dimensi
tambahan
sudut dalar radian rad (L)
sudut ruang steradian sr (M)
waktu sekon (delik) s(l) (T)
arus listrik ampere A (I)
suhu kelvin K (0)
intensitas cahaya kandela cd (J)
jumlah zat mole Mol (M)

Tabe11.5 Besaran pokok dalam SI

Besaran tambahan Nama satuan Lambang satuan


sudut datar radian rad
sudut wang steradian sr

Tabel 1.6 Besaran tambahan

Besaran turunan Nama sateen Lambang


satuan
luas meter perseqi rn 2
volume meter kubik m'
berat kilogram per meter detik detik kg mis'
kerapatan kilogram per rneter kubik kg/m'
kecepatan meter per detik rn/s
percepatan meter per delik detik rn/s"
massajenis kilogram per meter persegi kg/rn'
tekanan, tegangan newton per meter persegi N/m'
gaya newton N
energi joule J
daya watt W
tekanan pascal Pa

Tabel1.7 Besaran turunan


Gambar proyeksi merupakan cara menggambarkan suatu benda dari berbagai
udut pan dang baik dari satu sisi atau lebih yangdapat menunjukkan bentuk, ukuran,
.erta kedudukan benda yang bersangkutan. Dalam gambar teknik, terdapat beberapa
nacam proyeksi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram hlrarki berikut.

Gambar2.1 Hirarki proyeksi

..
~ Doser-Doser Menggambar Bongvnan

2.1. Proyeksi Ortogonal


Merupakan proyeksi untuk menggambarkan suatu benda dari arah pandang
yang berbeda menurut sisi yang berbeda melalui bidang proyeksi yang terdiri dari tiga
rnacam, yaitu:

(V)
____ Ja.1.-

V~I
P~OPIU(p)

--- --A----.-

----~/.?"<lVr"""
IV 00

Gambar 2.2 Empat kuadran

1. Bidang proyeksi horizontal (H) menunjukkan pandangan lampak alas.


2. Bidang proyeksi vertikal (II) menunjukkan pandangan muka.
3. Bidang proyeksi profil (P) menunjukkan samping kiri atau kanan.

Tiga bidang tersebut (vertikal, horizontal, dan profit) membentukempat ruangan


atau kuadran I, II, III, dan IV. Pada gambar teknik, ruangan yang dikenal hanya dua saja
yaitu proyeksi kuadran I (proyeksi Eropa) dan proyeksi kuadran III (proyeksi Amerika).

2.1.1. Proyeksi Kuadran I (Proyeksi Eropa)


Proyeksi kuadran I sering disebut proyeksi sudut pertama. Benda
yang akan diproyeksikan diletakkan di tengah-tengah proyeksi ketiga
bidang yaitu horizontal, vertikal, dan profit pada kuadran l.

a. Proyeksi tiga sisi


Pada kuadran I; sebuah bend a tiga dirnensi seperti pada
gam bar 2.3 bila direntangkan/dijabarkan pada proyekslnya,
bagian A diproyeksikan pada bidang P yaitu tampak muka,
sedangkan B diproyeksi ke bidang V yaitu tampak samping,
dan bagian C diproyeksikan pada bidang H yaitu tampak atas.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihal pada gambar 2.4.

1II1!'t
Dcsor-Dosor Menggambar Bangunan

v
,
v

Gambar 2.3 Benda diproyeksikan kuadran I Gambar 2.4 Proyeksl benda di kuadran 1
dijabarkan

b. Proyeksi lengkap
Proyeksi lenqkap adalah proyeksi yang memperlihatkan
semua sisi benda secara lengkap yaitu tampak atas, bawah,
samping kiri, samping kanan, tampak muka, dan tampak
belakang sesuai dengan proyeksi benda pada gambar 4.22.
Secara lengkap, dapat dilihat pada gam bar 2.5.

Gambar 2.5 Proyeksi benda lengkap


~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

c. Lambang proyeksi Eropa


Pada proyeksi kuadran I (proyeksi Eropa), kedudukan
gambar tampak muka digunakan sebagai patokan untuk
meletakkan gambar yang lain, sehingga gambar tampak kanan
akan terletak di sebelah kid, begitu pula gambar tampak atas
terletak dl sebelah bawah, dan sebaliknya. Gambar tampak
belakang diperbolehkan untuk ditempatkan di sebelah kanan
ataupun dl sebelah kiri.

--8-
Gambar 2.6 Lambang proyeksl Eropa

Cirl khas yang utama dalam proyeksi Eropa adalah


gambar tampak muka di bagian klrt, sedang gam bar tarnpak
lainnya berada dl sebelah kanannya.

2.1.2. Proyeksi Kuadran III (Proyeksi Amerika)


Proyeksi kuadran 111 sering disebut proyeksi sudut ketiga. Benda yang
akan diproyeksikan diletakkan di tengah-tengah proyeksi ketiga bidang
yaltu horizontal, vertikal, dan profil pad a kuadran Ill.

a. Proyeksi tiga sisl


Pada kuadran III, sebuah benda tiga dimensi seperti pada
gambar 2.7 bila direntangkan/dijabarkan pada proyeksinya,
bagian A diproyeksikan pada bidang P yaitu tampak muka,
sedangkan B diproyeksi ke bidang V yaitu tampak samping
kanan, dan bagian C diproyeksikan pada bidang H yaitu tampak
atas. Untuk lebih jelasnya dapat diiihat pada gambar 2.8.

"
i l
r. t1 ,
Gambar 2.7 Benda diproyeksikan kuadran III Gambar 2.8 Benda direntangkan

mE
Dosor-Dosor Menggambor Bangunan

b. Proyeksi lengkap
Proyeksi yang memperlihatkan semua sisi benda secara
lengkap yaitu tampak atas, bawah, samping kiri, samping
kanan, tampak muka, dan tampak belakang sesuai dengan
,
proyeksi benda pada gambar 2.7. Secara lengkap, dapat dilihat
pada gambar 2.9.

Gambar 2,9 Proyeksi benda lengkap

c. Lambang proyeksi Amerika


Ciri khas proyeksi Amerika adalah gam bar tampak mukal
depan berada pada samping kanan sedangkan tampak samping
berada di sebelah kirinya.

-~ ---------r- -@-
Gambar 2.10 Lambang proyeksi Amerika

11M.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

2.2. Proyeksi Aksonometri


2.2.1. Proyeksi Isometri
Adapun ciri dan syarat proyeksi tersebut sebagai berikut.

Ciri pacta sumbu, yaitu sumbu x dan sumbu y mempunyai sudut


30° terhadap garis mendatar. Sudut antara sumbu satu dengan
sumbu lainnya 120 0 •
Ciri pacta ukurannya, yaitu panjang gambar pacta masing-masing
sumbu sarna dengan panjang benda yang digambarnya.

x y

30'

120"""""'-120'

Gambar 2.11 Proyeksi isometri


Sumber: Dasar-Dasar Menggambar Teknik Bangunan (2008)
Miftahuddin dan Bambang Suranto

2.2.2. Proyeksi Dimetri


Proyeksi dimetri merupakan proyeksi yang bentuk sudut kedua garis
sumbunya sarna besar terhadap bidang gam bar

x y
15'

z
Gambar 2.12 Proyeksi dimetri
Sumber: Dasar-Dasar Menggambar Teknik Bangunan (20GB)
Miftahuddin dan Bambang Suranto

lIB
Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

2.2.3. Proyek Trimetri


Proyeksi trimetri merupakan proyeksi yang bentuk sudut ketiga garis
sumbunya sama besar terhadap bidang gambar.
,
x
y
10°

z
Gambar 2.13 Proyeksi trimetrl
Sumber: Dasar-Dasar Menqqarnbar Teknik Bangunan (2008)
Miftahuddin dan Bambang Suranto

2.2.4. Sudut Kemiringan dan Skala Bidang Proyeksi


Aksonometri

SUDUT PROYEKSI SKALA PERPENDEKAN


NO CARA PROYEKSI Sb.x Sb. Y Sb.z
1 PROYEKSI ISOMETRI 30° 30° 82 82 "82
15° 15° 73 73 96
35° 35° 86 86 71
2 PROYEKSI DIMETRI 40° 10° 54 92 92
20° 10° 64 83 97
30° 15° 65 86 92
30° 20° 72 83 89
35° 25° 77 85 83
3 PROYEKSI TRIMETRI 45° 15° 65 92 86

Tabel2.1 Sudut kemiringan dan skala bidang proyeksi aksonometri


Sumber. Oasar-Oasar Menggambai Teknik Bangunan (2008)
Miftahuddin dan Bambanq Suranto
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

2.3. Proyeksi Oblique


Proyeksi oblique rnerupakan proyeksi yang kemiringan garisnya sejajar dengan
bidang proyeksinya. Sudut proyeksi yang sering digunakan adalah 30°, 45°, dan 60°.
Benda yang diilustrasikan/digambar dengan proyeksi ini dapat terlihat apa adanya.
Proyeksi oblique dikategorikan menjadi dua macam, yaitu:

2.3.1. Proyeksi Cavalier


Proyeksi ini menggunakan perbandingan panjang sumbu x:y:z=1: 1:1.

z
1

30' atau 45° atau 60°

Gambar 2.14 Proyeksi cavalier


Sumber: Dasar-Dasar MenggarribatTeknik Banqunan (2008)
Miftahuddin dan Bambang Suranto

2.3.2. Proyeksi Kabinet


Proyeksi ini menggunakan perbandingan panjang sumbu x:y=1:1,
sedangkan pada sumbu z dapat berkisar enter %x atau %x.

a = 3/4 atau 1/2


a z
1

1 30' atau 45° atau 60°

Gambar 2.15 Proyeksl kabinet


Sumber: Dasar-Dasar Menggambar Teknik Bangunan (2008)
Miftahuddin dan Bambang Suranto

IIilIIII!l'}
Dosor-Dosor Menggambor Bongunon

.4. Proyeksi Perspektif


Proyeksi perspektif merupakan cara menggambarkan proyeksi suatu benda
:lngan qarls-paris proyektor yang memusat ke satu, dua, atau tiga titik pandang,
,
~hingga bagian benda semakin ke belakang semakin kecil, Proyeksi dengan cara ini
eperf pengHhatan/sudut pandang secara nyata mata manusia dalam memandang
iatu objek.

BlDANG GAM BAR

r===
IL _
--------
BIDANG TANAH

Gambar 2.16 Letak bidang gambar terhadap bidang datar

1. Bagian perspektif
Dalam memproyeksikan benda dengan perspektif, terdapat beberapa
hal yang perlu dlketahui, yaitu bagIan bidang yang meliputi:

Bidang gam bar (picture plane)


Bidang gambar merupakan bidang vertikal di mana benda
sebalknya terletak tepat pada bldang tegak sepertl dlnding.

Bidang tanah (ground plane)


Bidang tanah adalah bidang horizontal pada bidang
perspektif.

Sudut dan tinggl tltik pandang/titik mata (station point)


Titik pandang merupakan kedudukan/posisi pengamat
terhadap jarak benda/objek yang dilihat. Sebaiknya, jarak tempat
orang yang melihat terhadap bldang datar yang tegak atau
bidang gambar sesuai dengan sudut batas pandangan pada
objek, biasanya besar sudutnya lebih dari 3D', sedangkan tinggi
horizon biasanya .sesuai dengan tinggi orang yang melihat, yaitu

-
antara ±1.60 m sampai 1.8 rn.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

Garis cakrawala (horizon)


Cakrawala adalah garis batas pandang di mana terdapat
titik lenyap berada.

Titik lenyap (vanishing point)


Titik lenyap adalah titik kurnpul garis proyeksi perspektif
pada garis cakrawala.

Skala
Agar gambar perspektif terHhat real dan presisi, sebaiknya
gambar perspektif menggunakan skala bulat dan hindari
menggunakan skala desimal karena akan mempersulit proses
menggambar dengan metode manual,

2. Jenis perspektif
Umumnya, ada tiga jenis perspektif yang digunakan dalam gam bar
teknik, yaitu:

a. Perspektif 1 titik hilang

is Horl~n-­
---- -1<~;;,:~=~

Gambar 2. 17 Perspektif benda dengan 1 titik hilang

b. Perspektif 2 titik hilang

..............

. . . . . :::.;~::?:"i~~is..,I:i.~.r!
, ....

1-';;' ~:::.::~~:,:,~:: >C.o. n

Gambar 2.18 Perspektif benda 2 dengan tltlk hilang


Dosar~Dasar Menggambar Bangunan

c.

.,,
\,
Perspektif 3 titik hilang

:
r
,
. :•
.
....... -.
\
·
:•·
';
............ .....
~

~
..
:
.•,
......
-
..•...••. ~:::::~::::::~~~-- _
G~ris'Hotjzon
_---- :~-----_ ..
1 -',
"" ,-" " 2
" -:
'" '.
" -:
-"'-.-',
-,
" to·.. -- ."

,~:
.
,

................
: .
, ..

.
#

~...
........... ::.. .. -.
.
~..
. .• •.
"0:"
• '*
,, , ,,
..
I ..

·• ...••••
••

'¥ 3
Gambar 2.19 Perspektif benda dengan3 tltlk hilailg

..,
T"
uounbuog Joqwo66u3W JOSOa-JOS Oa ~
i.1. Lembar Kerja
Lembar kerja memiliki komponen utama yaitu kop halaman dan area gambar.
Cop halaman merupakan keteranqan gambar kerja yang berisi tentang pemberi kerja,
iersetujuan pemberi kerja, denah lokasi, konsultan/kontraktor, serta keterangan
lambar. Terdapat dua jenis kop hataman yang digunakan, yaitu kop horizontal dan kop
ertikal.

Besaran kolom yang digunakan untuk menampung keterangan yang ada dalam
crtas gambar tergantung perusahaan yang menggunakan. Peletakan format kolorn
ientitas qambar ada yangdiletakkan pada bag ian bawah kertas gambar, ada yang
!i sam ping kertas gambar dengan maksud agar peletakan gambarnya mudah diatur.
lahkan, ada juga yang terlelak di bagian alas kertas gambar. Kelerangan yang lerdapal
alam kolorn gambar tergantung kebutuhan, tetapl yang penting keterangan tersebut
apat memberikan informasi yang jelas terhadap apa yang ada dalam gam bar terse but.

1. Lembar halarnan mukafjudul


Halaman muka dokumen pelaksanaan konstruksi bangunan sangat
penting karena akan memberikan penjelasan dokumen yang tersedia untuk
keperluan pembangunan. Untuk itu, keterangannya berisi judul, lokasi,
dan tahun pelaksanaan proyek konstruksi yang disertai presentasi gambar
jadi bangunan tersebut, atau bisa juga tanpa gam bar.

2. Daftar gambar/Daftar isi


Untuk memudahkan mencari gam bar yang diperlukan dalam
pelaksanaan pembangunan, diperlukan penjelasan pad a halaman muka
sebelum membuka seluruh gam bar yang ada. Dengan adanya informasi
terse but, kita akan dengan mudah mendapatkannya saat kita memerlukan
gam bar tertentu. Biasanya, setiap lembargambar diberl kode atau nomor
gambarnya. Kemudian, agar teratur, daftar gam bar tetap dimasukkan
dalarn format gambar yang sudan ditetapkan oleh biro perencana. Adapun
komponen daftar isi berisi nomor urut.judul pekerjaan, kode, serta nomor
halaman.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

~
"'WlllA'l<f'lOl<'n"",
UNM."'"J1SSlIlHA'Wl"H "oww".

PEMBANGUNAN GenUNG PENOIDlKAN OANLABORATORlUM 8 LANTAI


UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

Gambar 3.1 Contoh format lembar bateman judul dengan gambar

P€MfRlf(f~ PRO\JINSI OIIEIl.IIHlsnMEWIl =AJ(AATII

it DINASPEKERJAAN UMUM, PERUMAHAN DAN ENERG[


SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI D.I.Y.
BIDANG BINA MARGA
JaI.. ~ · .. "tN.;., T~,_("'74)5"'24'''JJ<U..... (''''<)Sl78n Y<><;;fOKMcrA--=.

"""""',
Pemlxlrlgunan]a!arl dan )embatan
Kegi<ltan :
PerencanaanPembangllnanJembatan
Peke!jaao :
DEOJembatan lRUNGPETRUK Sepanjang 150.00M
Ruas Jalan5eot<lk> - Klangol'l

BAB. VII
GAMBAR RENCANA
fAIlUt>l /lNGGIIAAN 2009

'!ift:·":,:·H,
Gambar 3.2 Contoh format lembar halaman judul tanpa gambar

DAFTAR 151
PEMBANGUNAN GEDUNG PENDIDIKAN DAN LABORATORIUM 8 LANTAI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

No. JUMLAH
JUDUL GAMBAR
LEMBAR LEMBAR

..
1 88 DETAIL STAN DAR UNTUK PEKERJAAN STRUKTUR 1
2 88 DETAIL STANDAR UNTUK PEKERJMN STRUKTUR 2
Dasar~Dasar Menggambar Bangunan

3
4
5
88
88
88
DENAH RENCANA BORE PILE
DENAH RENCANA POER LANTAI BASEMENT
DENAH RENCANASLOOF DAN PONDASI BATU KALI Lnt BASEMENT
,
6 88 DENAH RENCANA TIE BEAM LANTAI BASEMENT
7 88 DENAH RENCANA KOLOM BASEMENT
8 88 DENAH RENCANA KOLOM LANTAI 1
9 88 DENAH RENCANA KOLOM LANTAI 2
10 88 DENAH RENCANA KOLOM LANTAI 3
11 88 DENAH RENCANA KOLOM LANTAI 4
12 88 DENAH HENCANA KOLOM LANTAI 5
13 88 DENAH RENCANA KOLOM LANTAI 6
14 88 DENAH RENCANA KOLOM LANTAI 7
15 88 DENAH RENCANA KOLOM TOP FLOOR
16 88 OENAH RENCANA BALOK LANTAI 1 Elev. -0.08
17 88 DENAH RENCANA BALOK LANTAI 2 Elev. +4.22
18 88 DENAH RENCANA BALOK LANTAI3 Elev. +8.52
19 88 DENAHRENCANA BALOKLANTAI4 Elev. +12.82
20 88 DENAH RENCANA RING BALK Elev. +14.52
21 88 DENAH RENCANA BALOK LANTAI5 Bev. +17.12
22 88 DENAH RENCANA BALQKLANTAI6 Elev. +21.42
23 88 DENAH RENCANA BALOK LANTAI? Elev. +25.72
24 88 DENAH RENCANA SALOK TOP FLOOR Elev. +30.02
25 88 DENAH RENCANARING BALK Elev. +31.17
26 88 DENAH RENCANARING BALK Elev. +31.40
27 88 DENAH RENCANAR1NG BALK Elev. +33.65
28 88 DENAH RENCANA PLAT LANTAI 1
29 88 DENAH RENCANA PLAT LANTAI 2
30 88 DENAH RENCANA PLAT LANTA! 3
31 88 DENAH RENcANA PLAT LANTAI 4
32 88 DENAH RENCANA PLAT LANTAI 5
33 88 DENAH RENCANA PLATLANTAI 6
I 34 88 DENAH RENCANA PLAT LANTAI7
,
I 35 88 DENAH RENCANA PLAT LANTAI TOP FLOOR
36 88 DENAH RENCANAPLATTALANG T= 10 Cm
37 88 DETAIL BALOK SLOOF
38 88 DETAIL BALOK TIE BEAM
39 88 DETAIL PENULANGAN BORE PILE
40 88 DETAILPOER P1
41 88 DETAIL POER P1a
42 88 DETAIL POER P1a'
43 88 DETAIL POER P2

Gamber 3.3 Contoh daftar gambar

1IIIII!lI.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

3. Lembar catatan dan standar pekerjaan


Pada setiap lembar gambar pelaksanaan, keteranqan tertulis yang
tertatu banyak pada gambar akan menjadikan gambarnya tidak praktis
atau kemungkinan tidak menguntungkan bagi pengguna. Untuk itu,
dalam setiap halaman gambar bila perlu dibuatkan gambar catatan atau
legenda untuk member! petunjuk yang praktis pada pembaca. Adapun
yang digambarkan berupa simbol dan keterangan, tetapi dalarn gambar
pelaksanaan hanya simbolnya saja. Lembar catatan berisi syarat teknis
pekerjaan, detail pelaksanaan pekerjaan, keterangan, serta kop halaman.

.. ,, ,, 'II! i ;;H ,'II I; I! II 'I


r11+h+r+-rh-+T~i ~ I. ~ I ~
!~ I 111111 II I' II I' ,. Ii
...",,,,,, .. I: III !l IPI II 11111 II'
n+J.-'jlI ' ! !lId
, H-H-H-.J-I't'I
-r-i
Ii 1111'1 I I .I
I~

!i """
llilliliiillill,"
I' w
I(
• • •
". -•
;1 • ~I
.1
!il
.. Il.. TEl
. II',
;;! ~ "'"
c
.'
B .
, I , ,. I "
;:
e'l i - , ..... ~
'.J'.
~
T
~ !." 1 n '"l" 1 " I; Ii r-
,
Ill, .i1I'I. Il!!l ." I
''l'i"'F'

, , ., II ! I
'.~ lz

1+1,1'1'1'1'1'1,1-11 •~i J-" ~ ~1.1 1 1 '1'


, :"' r 'I' ~ illu,:I' ....
51 till

~ i IIe,I, ,'"
J !'sI' ;::"l
•••• 1

-,. !I 8
... ql1>
- . ! h~!i: !! l! I 2i
[JIll. ! I ~ij I I !!! i §!

!L~ i:f!~:f
1:
II • • ···-1!f
'I
lifl~ ~l~!~
I•
I
1'li ~
I .'
~~ i . i~ f6
~
i"
II
I ~
iJ'f'
I
, .Q..
~-fi
••.
-
i.
e;
Ii
"lt~li ,'q
I
,
::'jW

~ .",1 :~ .... ~~
II,! Eli.
~
~ . =t' ',"I-ii"~~I!!
. •.
~!,!
-s-
~
1~1'!hfi\jll!i
,11'~I'!'
'1f!!.
~ ,I
It §~ ;l~
d .. , I!" I!~! _ ',!, .-, ,ii
!
"I ;li~ ~n. Il"!511I ~ II: ~.! !i!,
i /) j

, .llilil i
I~riil n I '. iIF~
""

!~il f1~i!I!E ~
0 il
11;1 HP 1
j!H
,j: !HI'I,
,llil II
Ii
Gambar 3.5 Contoh standar struktur
Doser-Doser Menggambar Bangunan

4. Lembar muka sub pekerjaan


Berisi judut pekerjaan (strukturfarsitekturfmekanikatletektrikat), logo
instansi pemberi tugas, dan nama proyek.
,
~ "
t> ~ ..

Q.
Eo-< L?
~ Z

~ g
~
Eo-<
[f)
.~
:;:
w
....:l~
......
<r:
Eo-<
~
Cl

Gambar 3.6 Format lembar sub pekerjaan

-
~ Dcscr-Dcscr Menggambar Bangunan

3.2. Kop Gambar


1. Komponen kop gambar
Kop gambar merupakan bag ian pada lembar gam bar yang berfungsi
memberikan informasi tentang pihak yang terkait dan hal-hal yang
berkaitan dengan pekerjaan konstruksi tersebut. Komponen kop gam bar
rencana lebih kompleks dan detail dibandingkan dengan lembar judul.
Adapun kornponen dari kop lembar kerja adalah sebagal berikut.

li~
Ii
--- I
",,"-I Pemberi tugas/judul proyek dan lokasi

-
_.sAIVfUlllU'M~

--
"'-'''-'::::''-'- •..

... 1
proyek yang dikerjakan

Judul pekerjaan konstruksi

-- I ""
~
~lIEI __

I Peta lokasl

~
~
I

-. I'euuuu. I - Pihak persetujuan final gam bar proyek,


dapat berupa pihak pejabat berwenang

_-._-
....-::::2 ....
atau tenaga
berpengalaman

Pelaksana
ahli yang

proyek yang mengerjakan


sudah

---- -
...."'"""'":':.."=,Ii!! - (kontraktor atau

--_.
~ pemborong) atau
...... konsultan perencana (bila maslh berupa

--
."""'-.,
r-",:-
gambar tender)

-"
-- '-
- ..._-
~ .... I Pembuat gam bar I
UUUMlJlII

.. Pihak
gambar
bertanggung [awab terhadap

-- -- Judul gambar dan skala

-
.....-- -..
• No. halaman dan jumlah lembar I
-,.

Gambar 3.7 Bagian kop


Dasar-DasarMenggambar Bangunan

2. Letak dan ukuran kop gambar


a. Letak kop gambar
Keberadaan kop gambar lebih meningkatkan tampilan gambar.
Gambar terlihat formal dan profesional, terlebih lagi disertai logo dari
,
pihak yang membuat atau tanda tangan perencana. Kop gambar
pada umumnya diletakkan dl bawah ataupun dl samping kanan
kertas yang terbagi dalam beberapa baris dan kolorn

-i---·-·-·-'-
i =2~ l::::::~ ...,;--'-- -....
i
;-
i_i,:
". . .

~- ~.-
,,
t
;
, I""""
I

-:
II I,
I '0
L2 I
L1

Gambar 3.8 Kop posisi portrait


- _._._._._._._._._-
-- -0
-
--...................
'e- o
~-''''
~

r-- ,
r-- (j •
,

I/' -- -- -
;-;J :::~_
"
._....,..""'.. - ,
... _--
~
~

.,...""'......,.....,
, -- _."""
--- ...
-
.:
-
1== ,- ~ "", .. -
......... ,.4·.,. ,,,' c,

L2
~

... _,_._._._--._.- -
:
I
-- .- -~
I:
,
L1

..
Gambar 3.9 Kop posisi landscape
~ Dcscr-Dcsor Menggambar Bangunon

b. Ukuran kop gambar


Dalam standar dan aturan gambar teknik, tidak ada ukuran
stan dar atau pasti mengenai besaran kop kertas dan apa yang
harus dicantumkan. Namun, dalam menentukan ukuran kop beserta
kolomnya, sebaiknya proporsional terhadap ukuran kertas yang
digunakan, dan juga dalam kop terdapat keterangan seperti pada
poin 1 sebagai kejelasan dari pihak yang bertanggung jawab terhadap
suatu pekerjaan teknik. Lebar kop vertikal adalah sekitar 1/7 sampai
1/8 terhadap lebar lernbar kerja setelah dikurangi garis tepi.

L kop (L2) = 1/7 sampai 1/9 L garis tepi (L1)

ft
F=

I-rr-1
I
L1

Gambar 3.10 Ukuran kop vernkal-sencsceoe

Lebar kop horizontal adalah sekitar 1/8 sampai 1/10 terhadap


lebar lernbar kerja setelah dikurangi garis tepi.

L kop (L2) = 1/8 sarnpal 1/10 L gar;s tepi (L 1)

1 IL4

L3

..
Gambar 3.11 Ukuran kop horizontal-landscape
Dasar~DasarMenggambar Bangunan

L4

1
3

L2

l1
Gambar 3.11 Ukuran kop horizontal-landscape

3. Ukuran garis tepi kop


Ukuran garis tepi terhadap ukuran kertas gam bar A4 sampai A3 yang
digunakan yaitu garis tepi kiri 2 em, garis tepi atas 1 em, garis tepi bawah
1 em, garis tepi kanan 1 em.

Ukuran ,garis tepi terhadap ukuran kertas gambar A2 yang digunakan


yaitu garis tepl kiri 3 em, garis tepi atas 1% em, garis tepi bawah 1% em,
garis tepi kanan 1% _em.

Ukuran garis tepi terhadap ukuran kertas gambar A1 sampai AD yang


digunakan yaitugaris tepi kiri 4 em, garis tepi atas 2 em, garis tepi bawah
2 em, garis tepi kanan 2 em.

~
~ Dcsor-Dcscr Menggambar Bangunan

3.3. Melipat Lernbar Kerja


Untuk menyajikan gam bar secara resmi, kertas gam bar harus dilipat (tidak
boleh digulung) sedemikian rupa sehingga menjadi ukuran yang lebih keeil dan mudah
ditumpuk. Ukuran setelah dilipat menjadi sebesar A4 atau folio baik tidur maupun
berdiri. Hal yang menjadi catatan adalah nama harus selalu ada pada bagian depan,
ukuran lipatan A4, atau folio. Kop gambar harus terletak di depan serta dalam melipat
sebaiknya sirnetris, teratur, dan konsisten.

iI
I i!
i
L---+ --l------L----L ----
i
1
le
i

i ! 1 I 1
lAO!
!
!'
I
I
j
Ii!
!' I! !ft!
~-_t------+----+-----+I
i
,I I i i i
\I I IL-
I I I I J---
iii \ I

~
_l
'-'-----1'.. . ·
II
~ Ab i
\
~
.
I

B
it=:
\ i i
-----~-A-1----1--- I
I I I I
Gambar 3.13 Pola melipat lembar kerja

.'f.
Dasar~Dasar Menggambar Bangunan

Bila lembar kerja yang berukuran lebih dari A4 dibukukan/diarsipkan/dijilid untuk


Ikuran A4, sebaiknya lembar kerja dilipat seperii gam bar berikut. ,

A3
Posisi KOP
c B A

(1)

A3
B Pos/si KOP
c

~
(2)
c

IJ ~~~·
/0$:)1
!,-:~i§
~ ~~"
~- 'k II
J....."V: ~.
1/

~
. . ~ ~(1
Q.
~~",IJ
Poslsl KOP f..~
. :::<~•. ".~ I
\.-.;;;;i
.... ~. 0// 0 /j
" C I A

f ::;'~. -r/"-. f
(3) ~
Gambar 3.14 Contoh menpat lembar kerja ukuran A3
t.? I

lngkah:

1. Kertas A3 dibagi 2 bag/an. Salah satu bagian dibagi 2 lagi sehingga rnuncul
bagian C paling besar, lalu bagian B dan Ayang kurang leb/h sama. Bag/an
A merupakan bagian yang ada kopnya.
2. Lipat antara bag/an B dan A. Bag/an B berada di bawah.
3. Posisi kop di alas (bag/an B lidak terlihat), sedangkan bagian C hanya

-
tert/hat sebag/an.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunon

3.4. Gambar Teknik dan Fungsinya


1. Kedudukan gambarteknik
Menggambar teknik merupakan hal atau cara yang digunakan
untuk menuangkan ide perencanaan dan pelaksanaan oleh pihak terkait
Gambar teknik dapat disebut juga bahasa teknik yaitu sebagai media
inforrnasi berupa gambar, notasl, simbol, serta keterangan-keterangan
secara akurat. Syarat utama dari gambar teknik adalah presisi, skalatis,
rapi, terstruktur, dan harus berdasarkan standardisasi gambar teknik yang
berlaku.
2. Fungsi- gam bar teknik
a. Penyampai informasi
Gambar teknik meneruskan maksud desainer atau
perencana kepada orang yang bersangkutan dengan proses
pembuatan, perneriksaan perakitan, dan lain-Iainnya secara
tepat.
b. Bahan referensi dan informasi
Gambar teknik yang sudah diarsip kemungkinan dapat
dijadikan sebagai bahan referensi untuk rencana pengembangan
atau rnodiflkasi di kemudian hari, sehingga diperlukan
penomoran arsip dan dlperhatikan cara penyimpanannya.
c. Peningkatan daya berpikir
Konsep awal yang telah dituangkan dalam bentuk gambar
kemudian dievaluasi dan diteliti lagi. Proses ini dilakukan
berulang-ulang agar diperoleh konsep atau gambar teknik
sempurna.

3.5. Standardisasi Gambar Teknik


Gambar teknik memerlukan standardisasi, artinya bahasa teknik harus sarna
aturannya antar pihak pelaku konstruksi yang satu dengan yang lain sehingga dapat
dimengerti oleh pihak terkait tersebut. Standardlsasl gambar teknik merupakan
penyatuan lambangfsimbol secara nasi anal maupun internasianal. Secara nasional,
standar yang digunakan adalah SNI (Standar Nasionallndonesia), sedangkan standar
yang digunakan secara internasianal adalah ISO (lntemational Standard Organization)

3.6. Gambar Teknik Bangunan


1. Perencanaan gambar
Sebelum melaksanakan penggambaran suatu bangunan, sebaiknya
kita harus terlebih dahulu mengetahui dasar-dasar darl perancangan
sehingga apa yang akan digambar sesuai dengan yang dimaksudkan. Hal
yang perlu mendapatkan perhatian dalam merancang adalah:
a. Fungsibangunan
Dalam merancang suatu bangunan, tentu saja tidak akan
terlepas dari fungsi bangunan itu sendlri, Penampilan dan
karakter antara bangunan satu dengan lainnya tentu berbeda,

,.I~
Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

karena setiap bangunan mempunyai persyaratan masing-


masing. ,

b. Kekuatan konstruksi
Di sini yang utama dalam bangunan adalah harus kuat
atau tidak mudah robah. Adapun pemakaian sistem strukturnya
tergantung juga dari perancang itu sendiri. Untuk itu, dalarn
menggambar bangunan, perlu pengetahuan tentang hal-hal
standar konstruksi karena sangat diperlukan dalam penyelesaian
menggambar.
c. Keindahan (estetika) dan bentuk bangunan
Estetika dl sini menyangkut segi arsitektur, sehingga
keindahan di sini harus menyesuaikan diri dengan tujuan/
fungsi di samping konstruksinya. Keindahan tidak boleh berdiri
sendiri tanpa mengindahkan atau mempertimbangkan faktor-
faktor lainnya. Hasil akhir dari penggambaran bangunan tidak
hanya indah dipandang, tetapi apakah banqunan tersebut
kalau sfigunakan bertungsi sesuai dengan tujuan dan harapan
penghuninya.
2. Pelaksanaan gambar
Pelaksanaan gambar konstruksi, balk dalarn tahap perencanaan
ataupun pelaksanaan, perlu memperhatikan hal-hal berikut.

a. Akurat
Setiap ukuran/dimensi harus akurat. Minimal ukuran
dalam bilangan bulat, minimal- angka desimal dua angka di
belakang kama. Skala harus disesuaikan dengan ketentuan
gambar teknik serta ukuran benda yang akan digambar. Bila
menggunakan peralatan manual, gunakan peralatan yang balk,
misalnya dari segikelurusan permukaan periqqarls.
b. Jelas
Dalam menggambar arsiran, notasi, sirnbol, danlegenda
dengan metode konvensional/manual, tebal tipis garis, arsiran,
atau bentuk-bentuk sirnbol material harus jelas. Setiap akan
menggambar, periksa kelengkapan dan kondisi ala!. Sila sudah
kurang layak, sebaiknya diganti, atau perbaiki lebih dahulu jika
rnasih dapat dapat diperbaiki.
c. Rapi dan bersih
HasH gambar yang bersih dan rapi dapat berpengaruh
terhadap pelaksanaan pekerjaan. Bila gambar tidak bersih,
akan sulit membaca notasi, simbcl, skala, dan keterangan
gambar lainnya.
3. Gambar proyeks! bangunan
Gambar proyeksi bangunan merupakan gambar proyeksi yang
memvisualkan bentuk bangunan berdasarkan proyeksi salah satu
bidang (horizontal atau vertikal), disebut proyeksi 2d atau berbentuk 3d
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

yaitu proyeksi 3 bidang (horizontal, vertikal, dan tampak). Berdasarkan


proyeksinya, gam bar teknik 2d dikelompokkan menjadi sebagai berikut.
8. Gambar denah
Denah merupakan tampak (potongan atau penampang
mendatar) suatu bangunan yang dilihat dari atas ke arah bawah
sesuai dengan gam bar potongan tampak samping di mana letak
potongan tampak atasnya. Dalam denah biasanya terdapat
keterangan:-

nama dan ketinggian suatu lantai bangunan atau


elevasi bangunan;
dimensi dan skala;
sirnbol bahan bangunan;
keterangan lainnya.

,-0/
r ~
15()O ;JJOO woo 3250

~I ~

l:l, I{r.UTAMA
._,-~--,--

I
~IJ?
?t R.M....KAN
0.<10 ~
~I ",
81
'1°
~ ~I ~I

~
~I

~ 1500 i i" OOi eeoc 2200


14400

L-i>
DENAH LANTAI BAWAH

..
Gambar 3.15 Contoh denah rumah
Dcscr-Dcscr Menggambar Bangunan

b. Gambar tarnpak
Tampak merupakan penglihatan mata terhadap bangunan ,
secara tegak lurus, rnisalnya tampak muka, tampak sam ping
kanan, tampak utara atau tampak A1. Hasil gambar tampak
akan memperlihatkan bentuk bangunan utuh atau bagian
bangunan utuh dari sam ping tanpa memperlihatkan bagian
dalarn strukturnya.

:@:'
TAMPAK SAMPING
SKALA 1 : 100

Gambar 3.16 Contoh tampak rumah

lImB
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

c. Gambar potongan
Gambar potongan adalah gam bar yang berupa pandangan
penampang bangunan atau konstruksi arah tegak sesuai
dengan notasi petunjuk arahnya.

+&8~ !

g D l\
-0.&.42 . ~ .

.~ ~
+3.42 I
• • K.TIDUR f::::I K,TI!?UR
.,
§
n.PE DI~~C.
+3.00
~

14400

POTONGAN A - A
"""
SKALA 1 : 100

·.00 2C~
I""
-~~ ..
_""-~

....1

+0,00

:@JIO TT(@.

~ eaoo .J. 2300 2500 8100


H;700

POTONGAN B - B
SKALA 1 : 100

Garnbar 3.17 Potonoan rumen

iB'I!I
Dasar-Daser Menggambar Bangunan

d. Gambar detail
Gambar detail konstruksi merupakan gambar untuk ,
memperjelas suatu detail pemasang material konstruksi
tertentu yang diperlukan. Gambar detail ini biasanya digambar
dengan skala lebih besar agar dalam pelaksanaan penyelesaian
pekerjaan sesuai dengan ukuran dan bahan yang digunakan.

08

~8 ---' z
..

~DETAIL
------+-- ._.. - - -
S K Al A I IG

KUSENAlUMU ~IUM

GYPSUM BOARD9MM
FINISH: CATH ~UlSION 49
WARNA : PUTIH
J y
I
" .,h
!ii I I
'" "

•0
!ii I'T '--

RANGKA uou, 'JW det2


40X40MM

Gambar 3.18 Contoh detail tulangan tangga dan plafon


~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

Berdasarkan urutan pekerjaan dalarn pekerjaan konstruksi, gam bar teknik


dikelompokkan sebagai berikut.

a. Gambar tapak dan situasi


Berlsi tentang gam bar kontur tanah, kondisi existing, dan layout
rencana bangunan.

b. Gambar struktur
Berisi standar detail struktur dan rencana struktur bangunan (misal:
denah fondasi, koiom).

c. Gambar arsitektural
Berisi gambar finishing dan sistem selubung bangunan (misal:
rencana pintu, jendela, plafon keramik, dan lain-lain).

d. Gambar mekanikal dan elektrikai


Berisi gam bar sistem kelistrikan, pemasangan mesin, alat penunjang
bangunan, sanitasi, serta pemipaan.

,-
, - ,

o=! \.'" :, )
,
!
~
,

Gambar 3.19 Contoh denah situasi rumah

;- j-
.--«

i?:t' D_. _. ,.
,."5'~
~')~r~·
-1:

1-
Gambar 3.20 Contoh denah sltuasl existing proyek jembatan
Dcsor-Dcscr Menggambar Bongunan

7. Gambar Konstruksi
Sebelum masa pembangunan, sebuah bangunan gedung akan melalui tahap
rencanaan. Sebagai alat komunikasinya, digunakanlah gambar-gambar yang
,
smberlkan ilustrasi tentang gedung terse but nantinya. Selain untuk menampilkan
ijud fisik bangunannya, gambar-gambar ini digunakan sebagai bahan pertimbangan
lam merencanakan struktur bangunan dan sistem utilitas di dalamnya, sehingga
lain bangunan tersebut terlihat indah, juga aman dan nyaman untuk ditempati.
rmakin rurnit wujud dan fungsi bangunan, maka akan semakin banyak gambar yang
sutuhkan sehingga memudahkan dalam pelaksanaan konstruksi nantinya. Berikut
berapa jenis gambar yang digunakan selama proses perencanaan hingga selesainya
kerjaan.

1. Gambar perencanaan
Gambar perencanan adalah gam bar yang dibuat berdasarkan
konsep dan pemikiran dari para perencana seperti arsitek, engineer
struktur, rnekanikal, dan elektrikal. Gambar perencanaan merupakan
gambar imajinasi awal dari para perencana yangdigunakan sebagai alat
komunikasi denqan ownerlpemilik pekerjaan sehingga pemilik pekerjaan
dapat mengetahui sejauh mana bangunan yang direncanakan tersebut
memenuhi keinginan dan kebutuhannya, Karena itu, gambar perenca-naan
akan mengalami banyak perubahan hingga pada tahap yang sudah
disepakati bersamaatau bahkan hingga pemilik menemukan keinginannya.
Gambar perencanaan belum merniliki detail yang cukup hingga layak untuk
dijadikan acuan dalam proses pembangunan.

2. Gambar tender
Gambar tender adalah gambaryang digunakan sebagai acuan dalam
perhitungan volume pekerjaan dalam proses pemilihan kontraktor. Gambar
[nl sudah lebih detaildari gambar perencanaan. Ukuran-ukuran penting
sudah tertera dengan jelas, gambar-gambar pelengkap sudah tersedia,
acuan-acuan untuk pernbanqunan juga sudah diberikan. Tujuannya adalah
menunjang perhitungan yang cermat sesuai dengan spesiflkasi yang
diminta. Gambar ini mengikat terhadap penawaran yang sudah diberikan
dan menjadi acuan terhadap klaim dalarn tahap selanjutnya.

3. Gambar konstruks/
Tahap selanjutnya setelah pemilihan kontraktor adalah memulai
pembangunan (konstruksi). Untuk itulah gam bar in/ diluncurkan, yang /sinya
adalah penyempurnaan dari gam bar tender. Penyempurnaan ini terjadi
karena pada masa tender adakalanya terdapat perbedaan antara uraian
pekerjaan, spesifikasi teknis, dan gam bar. Setelah disepakati pada saat
tender (terangkum dalam berita acara rapat klarifikasi), maka perubahan
yang terjadi dltuanqkan dalam gambar konstruksi ini. Gambar ini kemudian
menjadi acuan bagi kontraktoruntuk melaksanakan pekerjaan dan menjadi
dasar juga untuk pelaksanaan yang dillmpahkan pada pihak ket/ga.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunon

4. Gambar kerja (shop drawing)


Agar hasil pembangunan nantinya tidak berbeda dari yang sudah
direncanakan, maka pihak kontraktor membuat gambar ini. Isinya sudan
jauh lebih detail dari jenis gambar sebelumnya (gambar konstruksi).
Ukuran-ukuran sudah diberikan hingga detail, memperjelas hasil yang
dHnginkan. Detail material yang akan digunakan sudah dicantumkan (sesuai
dengan spesifikasi teknis yang ditentukan). Acuan-acuan pekerjaan juga
sudah dicantumkan. Intinya, gam bar lni dibuat sejelas mungkin sehingga
pelaksana pekerjaan (mandor, tukang) dan pengawas (pelaksana, quality
control) mengerti hasil yang diinginkan dan tidak membuat perubahan dari
gam bar kcnstruksl yang sudah diberikan di tahap sebelumnya. Sebelum
digunakan .qi lapangan, gambar kerja ini harus mendapatkan persetujuan
dari perwakilan pemilik pekerjaan di lapangan (direksi pengawas) dengan
acuan gambar konstruksi. Jika ternyata ada perbedaan yang harus
dilakukan dl lapangan, maka direksi pengawas harus membubuhkan
penyataan perubahan dan diberi tanda tangan di atas gambar yang
dlmaksud. Catatan-catatan dan dokumentasi lainnya akan menjadi aeuan
dalam pembuatan as built draw;ng nantinya.

5. Gambar jadi (as built drawing)


Gambar ini adalah gambar final dari bangunan gedung yang
sudah selesai dilaksanakan. Gambar ini dibuat oleh kontraktor sebagai
pertanggungjawaban atas pekerjaan yangsudah dilakukan dan akan
digunakan oleh pernillk bang unan sebagai aeuan dafam melakukan
perawatan nantinya. Gambar ini memuat informasi dalam gam bar kerja
ditambah catatan-catatan perubahan di lapangan.

Bisa terjadi beberapa jenis gambar dl atas dihilangkan dengan alasan untuk
menghemat waktu dan biaya, tergantung pada perjanjian yang dilakukan antara
pernllik pekerjaan dengan kontraktor, misalnya pada jenis pekerjaan des;gn and built.
Penggunaan gambar-gambar ini dimaksudkan agar hasil pelaksanaan sesuai dengan

..
keinginan pemifik dan dengan biaya dan waktu yang sudah dlperkirakan sebelumnya.

~
. ;s.'.'·

-.
~

_.••
II1II
j. '. .• .; ~ • . ,.,
..
.
>f ~.

..
Gambar 3.21 Bagan proses gambar perencanaan hingga gambar jadi
,1. Metode Menggambar Manual/Konvensional
Menggambar bangunan secara manual diupayakan rapi, terstruktur, bersih,
srta mudah dipahami sehingga dalarn melakukannya perlu kecermatan dan latihan
srta memperhatikan hal-hal detail seperti alat yang diperlukan serta cara penggunaan
30g tepat. Pada bagian menggambar manual akan dijelaskan secara singkat tentang
eralatan serla penqqunaannya.

4.1.1. Alat Menggambar


1. Pensil gambar
Alat gambar ini berbeda dengan yang digunakan untuk
rnenulis. Pensil gambar umumnya memiHki tingkat kekerasan
yang berbeda-beda yang dicantumkan pada batang pensil.
Agar pensil .runclnq dengan sempuma dapat digunakan rautan
pensiL Bila tidak ada dapat diruncingkan dengan menggunakan
plsau silet. Sebaiknya tidak menggunakan meja gamba-r;sebagai
landasan untuk meruncingkan pensil karena dapat rnenqqores
atau rnerusak permukaan meja gambar.

Gambar 4.1 Pensil


Sumber: arsitektung.blogspot.com
~Dasar-Dasar Menggambar Bangunon

Standar kekerasan pensil dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tingkat kekerasan Keras Sedang Lunak

9H,
8H,
3H,2H, 2B,3B,
7H,
Nemer pensil H, F, 4B,5B,
6H,
HB, B, 6B,7B,
5H,
4H,

Tabe14.1 Tingkat kekerasan pensil

2. Rapido
Alasan menggunakan rapido sebagai salah satu alat gam bar
pilihan dibanding trek pen adalah karena penggunaan trek pen
diahggap kurang praktis, Selain kernungkinan tinta dapat menetes
keluar, trek pen harus disetel berkali-kali untuk mendapatkan garis
dengan ketebalan yangdikehendaki. Oleh karena itu, sekarang
banyak juru gambar lebih senang rnenggunakan rapido.

Rapido mempunyai ukuran yang bermacam-macam, mulai


dari 0,1 mm sampai dengan 2 mm. Macam-macam merk rapido
yaitu: Rotring, Staedtler, Faber Castell, dan Primus.

... IEZI
liul,~,_i -I

Gambar 4.2 Satu set rapido merek rotring


Sumber: eza324.wordpress.com
Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

3. Penghapus
Untuk kertas gambar putihdan kertas millimeter, digunakan ,
penghapus pensil dan penghapus tinta yang banyak tersedia
di taka peralatan tulis dan gambar. Untuk kertas kalkir, terdapat
beberapa jenis penghapus yaitu penghapus pensil untuk
menghapus gam bar dari pensil seperti merk Standard, Staedtler,
atau Rotring. Menghapus tinta rapido biasanya dengan cara
dikerik dengan silet secara perlahan, kemudian dihaluskan
dengan penghapus tinta biasa.

Oambar 4.3 Penqhapus pensil (merah} dan Gambar 4.4 Penqhapus rapido
tinta (blru) Sumber: www.papersmart.de
Sumber:justsweetstory. blcqspot.com

4. Jangka
Ada tiga macam jangka
yang digunakan untuk
.......
FTC <ZZ..v=:fJ:a
menggambar, tergantung EM'-""-. ~

besar kecilnya linqkaran


yang akan digambar. Jangka
besar digunakan untuk
menggambar tinqkaran
denqan diameter 100~200
mm, jangka menengah
untuk lingkaran dad 20-
100 mm, dan jangka kecil
untuk lingkaran 5-30 rnm.
Disamping itu, terdapat
juga jangka untuk membuat
lingkaran dengan jari-jari Gambar 4.5 Jangka
keell, seperti misalnya untuk Surnber: surnbenlmu.info
pembulatan. Ada dua macam
jangka, yaitu jangka orlean
dan jangka pegas. Dengan
alat penyam bung dapat
dihasilkan lingkaran dengan

..
[ari-jari 250 mm.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

5. Penggaris
Penggaris merupakan alat bantu untuk menggambar qaris atau
bentuk-bentuk bangunan. Berdasarkan bentuk dan fungsinya,
penggaris dibedakan menjadi dua macam.

a. Penggaris lurus
Berbentuk persegi panjang dan lurus dengan ukuran
dalam cm/mmlinci.

b. Penggaris segitiga
Berbentuk segitiga sarna sisl atau segitiga siku
dengan satuan ukuran cm/inci/mm.

Gambar q.z Penggaris segitiga Gambar4.6 Penggaris


Sumber: missourifamilies.org Surnber: qnornecoder.wcrdpress.corn

6. Busur derajat
Busur derajat digunakan untuk mengukur sudut atau
membagi sudut, Biasanya, busur derajat ini mempunyai garis-
garis pembagi 0 0 sampai dengan 1800 •

Bilangan derajet 40 dan i 40


yang tcrlctak bcrdampingan

Arab garis hcrizoural yang Titik pangkal busur


dibuat siswa

Gambar 4.8 Busur


Sumber: banqqohar.woropress.corn

..
Dosor-Doser Menggambar Bangunan

7. Mal
Mal merupakan 9010n9an alat bantu gam bar yang ,
dibedakan menjadi mal bentuk dan mal huruf/angka/notasi. Mal.
bentuk dapat berupa Iingkaran, persegi, segi tiga, segi enam,
elips, dan sebagainya dengan berbagai skala atau ukuran
tertentu yang sudah jadi. Mal huruf/angka/notasi atau sering
dikenal dengan sablon rnerupakan alat menggambar berupa
huruf atau angka untuk mempercepat proses menggambar dan
memberi keterangan. Sablan memiliki variasi tin991 huruf/angka
dari 2 mm sampai dengan 2 em bahkan lebih besar.

Gambar4.9Mallengkung

Gambar 4.1 0 Malhuruf


Sumber: mezqun.wordpress.com

".:,:;<

..
Gambar 4.11 Mal bermacam bentuk
Sumber: t-masteroplk.blcqspot.com. jelajahiptek.blogspot.com
~ Doser-Doser Menggombar Bangunan

8. Meja gambar
Meja gambar adalah meja yang digunakan sebagai alas
menggambar. Meja gam bar terdiri dari rangka meja gambar dan daun
meja gam bar. Tidak seperti meja biasa, meja gambar dapat diubah-
ubah ketinggian dan kemiringan daun mejanya. Bahan daun meja ada
bermacam- macam, yaltu dari papan non magnetik, papan berlapis
magnet dan kaca rayben. Meja gambar memitiki pengaturan secara
manual ataupun tracker. Meja gam bar secara manual pengaturan
kemiringannya menggunakan sistem mekanik, sedangkan meja
gam bar secara tracker menggunakan sistem hidrolik.

a. Mesin gam bar sistem bandul


Menggunakan bandul sebagai alat bantu pemberat mistar
bertujuan untuk memberikan posisi yang presisi dan membantu
mempertahankan atau menjaqa posisi mistar pada tempatnya
walaupun tidak digunakan untuk menggambar. Lain halnya bila
tidak diberi pemberaUbandul, ketika menggambar, mistar harus
dipegangi untuk menjaga posisinya tetap presisi dan ketika tidak
dipergunakan, rnistar otomatis berada di bawah papan karena
tidak ada yang 'memegangi', sehingga mesin gambar dengan
sistem ini kurang praktis bagi pengguna.

b. Mesin gam bar dengan sistem tracker


Dilengkapi dengan batang horizontal yang berfungsi
sebagai ternpat batang vertikal menempel dan bergerak ke
sam ping kiri atau kanan. Satang vertikal berfungsi sebagai
tempat mesin gam bar yang bergerakke atas dan ke bawah.

Gambar 4.12 Meja gambar dengan mesin tracker


Sumber: jakartacity.olx.co.id
Doser-Dosor Menggambar Bangunan

Meja gambar sebaiknya memiliki persyaratan berikut:

permukaan rata/tidak melengkung;


terbuat dari kayu yang tidak terlalu keras, misalnya kayu
,
,

pinus;
sambungan papannya rapat, tidak berongga;
dibuat miring dengan bagian sebelah atas lebih
tinggi supaya tidak melelahkan waktu menggambar;

Berikut ini adalah bagian-bagian dari mesin gambar.

a. Handel horizontal
Berfungsi untuk menggerakkan mistar hanya ke atas dan
ke bawah secara tegak lurus apabila handelnya dikunci.
b. Handel vertikal
Berfungsi untuk menggerakkan mistar hanya ke samping
klri dan samping kanan secara tegak lurus apabila handelnya
dikunci.

Gambar 4.13 Handel horizontal (a) dan vertikal (b)

c. Sekrup pengatur mistar


Berfungsi menqaturaqar rnistar tidak bersentuhan dengan
kertas gambar. Adapun cara menggunakannya yaitu dengan
memutar sekrup searah arah jarurn jam atau sebaliknya.

Gambar 4.14 Sekrup pengatur mistar


~Dasar-Dasar Menggambor Bangunan

d. Handel ketepatan mistar


Berfungsi untuk mengatur ketepatan/presisi mistar
gambar terhadap tepi. Cara menggunakannya yaitu dengan
mengendurkan handelnya, setelah tepat baru dikencangkan.

e. Handel pengatur sudut


Berfungsi mengatur sudut kemiringan mistar dengan
kelipatan 15 0 dan secara otomatis dapat terkunci bila handelnya
dilepaskan.

f. Handel ketepatan sudut


Berfungsi mengatur sudut yang bukan kelipatan 15°.
rnisal 1r. Cara pengaturannya yaitu, pertama harus mengatur
handel pengatur ke sudut 15° terlebih dahulu, baru kemudian
mengarahkan ke arah 1yo dengan handel ketepatan sudut.

g. Handel penggerak halus


Berfungsi untuk mengatur ketepatan mistar hingga posisi
presisi setelah diatur oleh handel ketepatan mistar. Cara
menggunakannya yaitu dengan memutar sekrupnya, setelah
selesai dikencangkan.

h. Sekrup pembuka mistar


Berfungsi untuk membuka rangkaian handel yang
bertujuan membersihkan meja gambar dan rntstar dari sisa tinta,
karet penghapus, atau debu yang menempel. Dapat juga untuk
menyetel ulang rangkaian mesin gam bar agar lebih presisi,

..
Gambar 4.15 Handel ketepatan mistar (d), pengatur sudut (e), handel ketepatan
sudut (f), handel penggerak halus (9), sekrup pembuka mistar{h)
Doser-Oeser Menggember Bongu'nari

i. Sekrup pengatur kesikuan


Berfungsi untuk mengatur kesikuan mistar lurus. Cara
menggunakannya adalah dengan mengendurkan sekrup, lalu
menggunakan mistar segitiga yang benar-benar siku sebagai
,
acuan kesikuan dengan menaruhnya di antara mesin gambar.
Bila sudah berhimpit persis, sekrup dapat dikencangkan, dan
mesin bisa digunakan.

Gambar 4.16 Sekrup pengatur kesikuan (i)

9. Alat lainnya
Terdapat alat penunjanq lainnya yang diperlukan
yaitu selotip untuk rnerekatkan kertas dengan meja gam bar
(sebaiknya menggunakan selotip khusus kertas), lalu cutter
untuk meruncingkan pensil batang, memotong selotip, dan
terkadang juga untuk mengoreksi goresan tinta rapldo yang
telah kering di gambar yang salah.

4.1.2. Media Gambar


Terdapat beberapa jenis kertas yang sering digunakan dalam
menggambar bangunan, antara lain.

1. Kertas putih

'~ Kertas yang dipakai untuk menggambar


harus berkualttas baik, permukaannya rata, putih,
dan bersih. Kertas gambar putih biasa dipakai
bila menggambarmenggunakan pensil atau tinta.
Perlu hati-haf dalam menggunakan peralatan
Gambar 4.17 Contohkertas putih
Sumber; artshack.ca
menggambar, karena dapat merusak dan mengotori
kertas.

2. Kertas kalkir
Kertas kalkir merupakan kertas yang memiliki
tingkat kejernihan harnpir transparan. Peralatan
menggambar yang digunakan adalah peralatan
khusus yaitu pens il, rapido, dan cutter sebagai
penghapusnya. AJasan harus menggunakan rapido
Gambar 4.18 Contoh kertas kalkir
Sumber: Sfmantamnqe.bloqspot.com adalah karena permukaan kalkir dibuat khusus
untuk jenis tinta tertentu seperti rapido.
~ Dcscr-Dcsor Menggambar Bangunan

3. Kertas milimeter
Kertas milimeter berguna untuk membuat pola
atau merencanakan gambar. Jika menggunakan
tinta, kita harus lebih hati-hati karena kalau ada
kesalahan akan sulit menghapusnya. Penghapus
yang digunakan untuk kertas ini biasanya yang
lembut agar tidak merusak kertas.

Gambar 4.19 Contoh kertas millmeter blok


Sumber: 11ez.blogspot.com

4.1.3. Penernpatan Kertas pada Meja Gambar


Penempatan serta penempelan kertas gambar pada meja gambar
biasanya menggunakan selotip, bertujuan agar kertas tidak bergerak-gerak
dan hasil gambar lebih akurat. Sebelum rnulal menggambar, pastikan
keadaan permukaan meja gambar bersih dari debu karena debu akan
mempengaruhi kerapian dan kebersihan gambar. Di sam ping itu, debu
juga akan berpengaruh terhadap daya rekat selotip sehingga meja gam bar
harus dibersihkan sebelum menggambar. Hatl-hatl dalarn melepaskan
perekat, karena bila tidak akan membuat kertas sobek, atau mengelupas
permukaan kertas.

r~---C::;:-~;Z;;l__+ Meja gam bar

K I ,
f" I 4 ~
.,.-- .
Selotip

I I J! Kertas gambar

Gambar 4.20 Cara penempelan kertas di atas rneja gambar

4.1.4. Ukuran Kertas


Ukuran kertas gambar yang Ukuran kertae Dimensi (mm)
digunakan untuk menggambar
A5 148x210
bermacam-macam, tergantung
A4 210 x 297
besaran gambar dan
keperluannya. Ukuran kertas A3 297 x 420

gambar rnernpunyai simbol A2 420 x 597


A, B, C, dan D. Hanya saja, A1 597x841
yang sering digunakan dalam AD 841 x 1189
menggambar teknik saat ini 2AD 1189 x 1682
adalah ukuran kertas gam bar A

..
yang terdiri dari A5, A4, A3, A2, Tabe14.2 Ukuran kertas
A1,AO, dan2AO.
Dosor-Dosor Menggombor Bongunan

,
~~ " M =

posisi (8) poslsl (b)

Gambar 4.21 Poslsl kertas (a)/andscape (b)ponrait

Garis tepi pada ukuran kertas gambar A4 dan A5 lebarnya 5 mm,


sedangkan garis tepi untuk kerlas gambar ukuran A3, A2, A1, AO, dan 2AO
lebarnya 10 mm. Dalam penggunaannya, terkadanq ukuran kertas gambar
tidaklah mutlak digunakari sesuai standar yang ada, tetapi menyesuaikan
kebutuhan dan keselarasan antara gambardengan ukuran kertas gambaL
Penggunaan kertas gambar:dapat juga berdasarkanefisiensi kertas
agar tidak terbuanq banyak, berdasarkan kernudahan penyimpanan,
dan keperluan 'dalam mernbuka gambar dokumensaat penjelasanlelang
atau kepertuan pengecekan kembali dokumen yang ada. Dengan adanya
kertas gambar yang berbeda denqan ukuran standar, maka tulisarr yang
terdapat dalam kolomnama juga ikut berubah sesuai dengan kebutuhan
keterangan apa yang akan dituangkan dalam kolom tersebut.

4.1.5. Penggunaan Peralatan


1. Menggunakan pensil
Waktudigunakan, arahkan pensil dengan kemiringan
80° ke arah tarikangaris yaitu ke kanan. Waktu menarik garis,
pensii harus sambil diputar dengan telunjuk dan ibu jari. Pada
waktu menarik garis untuk pertama kali, gunakan tekanan pada
jari sedikit saja supaya menghasilkan garis diperlebal dengan
tekanan agak diperbesar, sehingga dihasilkan garis yang terang
dan bersih.

~~~/
c;:;;.--..:o "-toh.... t...n
~.

~
I
i:': I'"
~ cCO: J
Gambar 4.22Arah tarikan garis Gambar 4.23 Cara menarik garis
~ Doser-Doser Menggambor Bangunan

2. Meruncingkan pensil
Pensil dapat diruncingkan dengan me~ggunakan kertas
am pelas. Caranya yaitu dengan memegang pensil di antara jari
telunjuk dan ibu jari dan memutar pensil sewaktu mengasah.
Selain itu, dapat juga menggunakan pisau dengan menekan
punggung pisau dengan ibu jari pelan-pelan, atau dapat juga
menggunakan alat peruncing. Jangan sekali-kali menggunakan
meja gambar sebagai landasan untuk meruncingkan pensil.

3. Menggunakan jangka
Jangka digunakan untuk menggambar Iingkaran atau
busur Hngkaran. Apabila kita hendak membuat Hngkaran
dengan jari-jari besar sedangkan kaki jangka tersebut kurang
panjang, rnaka salah satu kakinya perlu disambung dengan
kaki sambungan. Besar kecilnya jari-jari yang dikehendaki
dapat diperoleh dengan mengatur sekrup. Waktu menggunakan
jangka, perhatikan bahwa kedudukan ujung kaki jangka harus
legak lurus pada bidang gambar. Pensil yang digunakan untuk
jangka sebaiknya berujung pipih dan tajam, Pensil biasanya
digunakan pada gambar awal atau sketsa. Bllasudah benar
besar jari-jarinya, baru dapat menggunakan tlnta. yaitu rapido
sesuat dengan ketebalan garis yang dimaksud, namun itupun
harus ada tambahan alat bantu untuk penempatan batang
rapidonya. Sila menggunakan lrek pen, berhati-hatilah dalam
pengisian tinta pada trek pen. Seranjutnya, putar secara tegak
lurus agar tebal tipis garis rata.

4.
fA\-
G,«"~" "
Lf
Gambar 4.24 Cara pengukuran jari-jari dan cara memegang jangka

Menggunakan rapido
Berikut ini adalah bagian-bagian rapido secara umum.

Cap Button Cap Liner

~'~-
~,-~
~...----::.
Cap

.
~ ~ .~ C
Air Channel F"'~.~
" " , - ~ Ink Cartrid lamp Ring
Pen Holder

Nib Pen Body ge

.. Gambar 4.25 Bagian rapido


Sumber: scififantmodmadrealm.com
Dosor-Dosor Menggambar Bangunon

Saat menarik garis oenqan rapido, sebaiknya tempelkan


saja pada kertas, jangan ditekan. Kemudian, tarik garis dengan ,
kemiringan antara 60 0 _ 8 0 0 dari arah kiri ke kanan, OJ samping
itu, jangan rnenarik garis dari arah atas ke bawah. Apabila
jalannya tinta kurang lanear, angkat rapido lalu goyang-goyang
secara horizontal, kemudian cobagunakan kembali. Bila belum
lancar, ulang kembali gerakan semula. Apabila tintanya tidak
mau keluar, artinya mata rapido harus dicuci atau dibersihkan.

blJ-
Gambat4.26 Poslsl menggunakan rapido

5. Mengisi dan merawat rapido


Mengisi rapida memerlukan kecermatan dankehati-hatian,
terutama .pada bagian [arum pena yang rentan patah dan pada
bagian tabung tinta karenakerapatannya akan berpengaruh
terhadapaktivitas menggambar.

•• • • "7':'""1 r- ~

I
-- .>
• •
Gambar 4.27 Proses pengisian tinta
Catatan:

(1) Buka pegangan rapido (pen holder), lepaskan badan


rapido (pen body), dan isi tabung tlnta (ink tube) dengan
tinta rapido, Sebaiknya tabung tinta jangan diisi terlalu
penuh untuk menghindari melubernya tinta.
(2) Pasang kembali tabung tinta ke badan rapldo.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

(3) Tutup dengan pegangan rapido.


(4) Sebelum digunakan, goncangkan ke arah atas dan bawah,
agar geiembung pada tabung tinta hilang. Jangan terlalu
berlebihan saat mengayunkannya, karena bila tutup
tabung tinta tidak ditutup dengan baik atau kurang rapat
akan menyebabkan bercak tinta keluar secara berlebihan
sehingga dapat mengotori baju dan tangan.
(5) Tes terlebih dahulu di atas kerlas bekas sebelum
digunakan. Apabila sudah lancar dan tidak menimbulkan
bercak atau tinta keluar berlebihan, baru rapido dapat
digunakan.

Merawat rapido juga memerlukan perhatian khusus,


seperti cara pembersihan tabung tinta, badan tinta, dan
juga jarum pena yang harus sering dibersihkan karena
tinta kering yang menempel. Semakin rajin merawat
rapido, semakin panjang umur barang tersebut.

Gambar4.28 Prosesperawatandan pembersihan rapido

Catatan:

(1) Buka badan rapido, goncangkan ke alas dan ke bawah


sampai keluar bercak sisa tinta yang mengendap di
dalamnya.
(2) Lepas tabung tinta dari pegangan rapido.
(3) & (4) Cuci badan pen, jarum pena, dan pelindunq dengan
air mengalir atau tetesi dengan air hangat yang dapat
mencairkan tinta yang beku, atau cairan pembersih
khusus .
Dcscr-Dcsor Menggambor Bangunon

(4) Setelah selesai dieuei, keringkan dan usap sisa air yang
masih ada pada benda-benda tersebut. ,

6. Menggunakan sablon atau mal


Fungsi mal adalah sebagai alat bantu untuk menggambar
atau untuk mempereepat proses penggambaran berbagai
maeam bentuk. Untuk penggunaan mal lengkung yang tidak
teratur, diharapkan menggunakan tiga titlk pedoman agar hasil
lengkungannya sesuai dengan yang dimaksud. Sablan berfungsi
sebagai alat bantu menggambar atau sebagai pengganti
penggaris. Sablan juga berfungsi untuk mempereepat proses
penggambaran maeam-macam huruf dan angka sablon dengan
tinggi huruf dari 2 mm sampai dengan 2 em bahkan lebih besar.

7. Posisi menggambar dengan rneja gambar


Dalam menggambar, usahakan poslsi duduk rileks dan
nyaman agar tidak cepat lelah. Posisi menggambar dapat
berdiri ataupun duduksesual kenyarnanan pengguna. Lakukan
peregangan badan setiap 15 menit dan usahakan mata rileks
untuk mengurangi ketegangan otot. Usahakan jarak pandang
antara mata dengan gambar minimal 30 em bila posisi
menggambar miring dan dalam posisi duduk.

IE----- ------------ !'--- - - -- ------ - -")


I,'
I B l'" . R;.
Drawing/Work Zooe"ActMty orculationZono?
)1I B
rawlng/Work ZOne

I DrawingIWork ZOne I AclMly Ciroulatl~e b,ewingIWor!< ZOna I

I
I
I ~I ~ I
I

Gambar 4.29 Posts! menggambar

Catatan:
A: [arak antar meja gambar (tepi luar ke tepi luar). Pasisi ini
biasanya diterapkan pada studio gambar.
B: lebar meja gambar (lergantung merek di pasar) dan area kerja.

..
C: area aktivitas dan pergerakan (maju, mundur, berdiri, dan
duduk), jarak yang ideal adalah sekitar 90-100 em.
~ Dosor-Dosor Menggambar Bangunan

4.2. Menggambar Garis


4.2.1. Menggambar Garis Tegak Lurus
8. Cara 1

b Langkah:

/ /1 I
//1 Lelakkan penggaris segiliga
(I) siku-siku sama kakl
45 0 _ 4 5 0 dengan posisi sisi
/ / I I
/./ I a terpanjangfmiring seperti
pada gam bar.
Lelakkan penggaris seglliga
slku (II) dan pegang sisi
miring/lerpanjangnya
berhimpit dengan sisi miring
segiliga (I) seperti pada
gambar.
Tarik garis a. Setelah itu,
pular penggaris (I) 90°,
Gambar 4.30 Membuat garis berhimpit dengan penggaris
tegak IUTUS cara 1 II yang harus lelap dipegang.
Tarik garis b.

b. Cara 2
Langkah:

B A Letakkan penggaris siku


(I) dengan SISI miring!
lerpanjang menghadap ke
/
atas.
I' ".
/ / v Letakkan penggaris
/ / L /__ siku sama kaki 45°-45°
/ (II) dengan sisi miring!
cip<llllng lerpanjang berhimpil dengan

~
sisi lerpanjang penggaris (I)
seperti pad a gambar.
Tarik garis A, setelah itu
geser penggaris II beberapa
puluh senti meter ke depan,
lalu tarik garis B.
Gambar4.31 Membuat gads
tegak tUTUS cara 2
Dosor-Dosor Menggambar Bangunon

4.2.2. Menggambar Garis Miring


Cara 1: dengan bantuan
kemiringan penggaris segitiga siku-
,
siku dengan sudut terkeeil (30°) .
.¢'.
Langkah:

Letakkan dan pegang


penggaris siku dengan
sudut 30° dengan posisi
Gambar 4.32 Meinbuat garis miring
di bawah.
caral
Tarik garis A.

Cara 2: dengan bantuan


kemiringan penggaris segitiga siku-
siku dengan sudut 60°.

Langkah:

Letakkan dan pegang


penggaris siku dengan
posisi sudut 60 0 di bawah.
Tarik garis B.

Gambar 4.33 Membuat garis miring


cara 2

Cara 3: dengan bantuan


gabungan kemiringan dua penggaris
segitiga siku-siku (segitiga slku-stku
atau siku sama kaki),

Langkah:

Letakkan dan pegang


penggaris siku sarna kaki
45°-45° (I) salah satu sisi
miring lurus.
Letakkan dan pegang
penggaris siku (II) dengan
sisi miring berhimpit
dengan sisi miring
penggaris (II).
Gambar 4.34 Membuat garis miring
cara3 Tarik garis C.
~Dasor-Dasar Menggambar Bangunan

4.2.3. Menggarnbar Garis Sejajar


, , Langkah:

Letakkan dan pegang penqqarts siku (I)


dengan sisi miring I terpanjang menghadap
ke atas.
Letakkan dan pegang penggaris siku sarna
~~Mi" kaki 45"-45" (II) sisi miring berhimpit dengan
sisi miring penggaris (I).
Tarik garis A, setelahitu geser penggaris
II beberapa sentimeter ke arah depan,
pegang, dan tarik garis B.
Gambar 4.35 Membuat garis
sejajar

4.2.4. Menggarnbar Dna Garis Bagi Sarna Panjang


l.anqkah:

Buat garis lurus AB.


Buat dua busurlingkaran dengan A dan B
sebaqai pusat, jari-jari R sembarang. Kedua
-> I c :I I , e busur saling berpotonqan dl a dan b.
Tank garis ab yang memotong AB di C.
MakaAC=CB.

Gambar 4.36 Membagi garis


dua bagian

4.2.5. Menggarnbar Garis Bagi Sejajar


Langkah:
,
'~ Tarik garis lurus AB.
Ukuran pada garis a-h bagian yang sarna
panjang dengan menggunakan jangka
Aa=ab=bc=cd=de=ef=fg=gh.
Hubungkan litik h dengan B.
Gambar 4.37 Membagi garis
sarna panjang Tariklah dari titik-titik: g, f, e, d, C, b, a, garis
sejajar dengan garis B. Garis-garis ini akan
. memotong AB di titik-titik yang membaginya

... dalam 8 bagian yang sarna panjang .


Dosar-Dosar Menggombor Bangunan

4.2.6. Menggabungkan Garis Berururan


1. Menggabungkan garis dari sembarang titik
,
c

a b

d e

Gambar 4.38 Menggabungkan parts dari sembarang titik

Catatan:

Pada saat menarik garis lurus dari titikke titik, tidak boleh
ada kelebihangaris yang memotongatau menyilang
karena akan berpengaruh terhadap hasil kerja yang
tidak rapi.
Menggabungkan garis harus urut, misal dari a ke b, ke c,
ke d, dan terakhir ke e.

2. Menggabungkan lengkung dengan garis lurus


Langkah:

Buat garis setengah lingkaran ab dengan jari-jari ao


berpusat di o,
Buat garis lurus be (kira-kira seperti pada gambar).
Buat garis setengah lingkaran cd dengan jari-jari sebesar
ep berpusat di p.

o
a b

..
Gambar 4.39 Menggabungkan lengkung dengan garis lurus
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

4.3. Menggambar Bidang


Menggambar bidang membutuhkan garis bantu Jingkaran dan garis lurus yang
dikombinasikan dengan Ietak yang saling bersinggungan sehingga membentuk suatu
bidang datar.

4.3.1. Menggambar Sudut Bidang dan Menduplikasi


Gambar
1. Membagi dua sudut sarna besar

\\.
.) k I
I ",,"'"
"

~""j
~#/./'
\ .

/"
0 ...... ..."../# \ I X,
--#~
.'__ "'~ 0
,
A It

Q
Gambar 4.40 Membagi dua scout same besar

Langkah:

Buat garls horizontal dan miring (titik A ke C dan titik


A ke B),
Buat garis jari-jari Iingkaran R (tidak usah Ilngkaran
penuh) berpusat pada titik A hingga berpotongan
dengan garls AC dan AS. Pada tltik potong, beri
nama misalnya titik Q dan titik P,
Dari titik P dan Q, buat garis jari-jari sebesar R
hinggaterbentuk garis perpotongan baru.
Hubungkan titik A dengan garis perpotongan kedua
jari-jari tadi.

Bt
Dosar-Dasar Menggombor Bongunan

8
2. Membagi tiga sudut sarna besar
,

~ ~ C
A Q

Garnbar 4.41 Mernbagi tiga sudut sama besar

Langkah:

Buat garis horizontal dan vertikal (titikAke C dan titik


A ke B).
Buat garis jari-jari lingkaran R (tidak usah Iingkaran
penuh) berpusat pada titik A hingga berpotongan
dengan garis AC dan AS, beri nama misalnya titik
Q dan titik P. Jangan ubah ukuran jari-jari, biarkan
seperti semula.
Buat garis jari-jari sebesar R yang sarna berpusat di
titik Q berpotongan terhadap garis jari-jari pertama
dari titik A.
Lakukan langkah yang sama di titik P sehingga
berpotongan dengan jari-jari dari titik A dan Q.

..
Terakhlr, hubungkan titikAdengan kedua titik potong
dari titik Q dan titik P.
~ Doser-Doser Menggombar Bangunan

4.3.2. Menggambar Segi n Beraturan


1. Segitiga sarna sisl

D
Gambar 4042 Menggambar segitiga sarna sisl

Langkah:

Buat garis A dan B saling tegak lurus hingga


berpotongan di titik O.
Buat lingkaran dengan jari-jari sebesar OA atau OB
berpusat di titik O.
Buat garis busur yang berpusat di titik 0 dengan
jari-jarl sebesar DO, kemudian berpotongan dengan
garis Iingkaran yaitu titik 1 dan titik 2.
Hubunqkan ketiga titik (2, C, 1) dengan garis, maka

.:
terbentuksegitiga sarna sisi.
Dasar·Dasar Menggambar Bangunan

2. Segi empat beraturan


,
c

A B

Gambar 4.43 Menggambar persegi

Langkah:

Buat garis A dan B. saling tegak lunus hingga


berpotongan di litik O.
Buat Iingkaran dengan jari-jari sebesar OA atau 08
berpusat di titik O.
Buat garis busur yang berpusat di titik A dengan jari-
jari sebesar AO, dan garis busur yang berpusat di
titik B dengan jari-jari sebesar BO.
Kemudian buat garis busur yang berpusat di titik C
sebesar jari-jari oe, lalu potongkan dengan garis
busur pertama tadi.
8uat garis potong dari kedua tltik potong busur
melalui titik singgung 1 maupun 2 lalu titik a sarnpai
memotong garis Iingkaran pada tilik 3 dan 4.
Hubungkan keernpat titik (1, 2, 3, 4) dengan garis,
maka terbentuk bidang bujur sangkar/persegi.

IIII!!.
~ Doser-Doser Menggambor Bangunan

3. Segi lima beraturan

Gambar 4.44 Menggambarsegilima beraturan

Langkah:

Buat garis A dan B saling tegak lurus hingga


berpotongan di titik O.
Buat lingkaran dengan jari-jari sebesar OA atau OB
berpusat di titik O.
Buat garis busur yang berpusat di tltikA dengan jari-
jari sebesar AO, menyinggung garis lingkaran, lalu
garis teqak hingga berpotongan dengan gaes AO di
E.
Buat garis busur berpusat di titik C dengan jari-jari
CE hingga berpotongan di F dan menyinggung titik
1 dan 2.
Dengan jari-jari yang sama, buat gans perpotongan
busur berpusat di titik 1 dan 2 untuk berpotongan di
titik 3 dan 4.
Hubungkan kelima titik (C, 1,2,3,4) dengan garis,
maka terbentuk bidang segl lima beraturan .

••
Oeser-Oeser Menggambar Bangunen

1
4. Segi enam beraturan
,
2

Ate L_ ;; B

Gambar 4.45 Menggambarseqi enarn beraturan

Langkah:

Buat Iingkaran berpusat dl M.


Buat garis lurus AB melaiul tltlk pusat M.
Dengan jari-jari sebesar AM dan 8M, buat garis
singgung busur berpusat pada tltik A dan titlk B
sehlngga berpotongan pada titik (1, 2, 3, dan 4)
seperti pada gam bar.
Dari hasil garis singgung, hubungkan keenam titik
yaltu titlk A, 1, 2, B, 4, 3 dengan garis lurus sehingga
terbentuk bidang segi enam beraturan.

,
~ Dcsor-Dcsor Menggambor Bongunan

5. Segi delapan beraturan

Y"""'---- I )K" _ I =-"f B

c
Gambar 4.46 Menggambarsegi delapan beraturan

Langkah:

Buat lingkaran berpusat di M.


Buat garls lurus AB melalui titik pusat M.
Suat Iingkaran dengan jarl-jari sebesar OA atau OB
berpusat di titik O.
Buat garis busur yang berpusat di titik A dengan jari-
jari sebesar >AM dan garis busur yang berpusat di
titik B dengan jari-jari sebesar >BM hingga keduanya
berpotongan.
Dari hasil perpotongan tadi, buat garis yang melalui
pusat Iingkaran M berpotongan di titik D dan C.
Dari titik 0, buat garis busur ke arah kiri dan kanan,
lalu dari titik A dan 8 buat garis busur singgung
yang menyinggung garis dari titik 0 sehingga
bersinggungan pada titik 1 dan titik 2.
Buat garislurus dari titik1 dan 2 yang masing-masing
berlawanan arah dan bertemu di titik M, kernudian
masing-masing garis berpotongan pada titik3 dan 4.
Hubungkan masing-masing titik perpotongan hingga
terbentuk bidang segi delapan beraturan.

IIIIlII!IJ!
Dcscr-Dcsor Menggembar Bongunan

6. Segi sepuluh
,

K
Gambar4.47 Menggambar segi sepuluh beraturan

Langkah:

Bual segi lima beraluran (iihal langkah pembualan


bidang segi lima beraluran).
Garis lingkaran dari hasil pembuatan bidang segi
lima jangan dihapus terlebih dahulu untuk garis
bantu membuallilik polong.
Dari titik sudut segi lima A, buat busur dengan jari-
jari >% garis sisl AB. Dengan langkah yang sama,
buat gaos busur dari lilik B dengan lidak mengubah
jari-jari tadi hingga berpotongan dengan garis jari-jari
busur sebetumnya di lilik N.
Lakukan hal yang sarna untuk slsl Be di perpotongan
lilik M,CD di perpolongan lilik L, DE di perpolongan
lilik K, dan EA di perpolongan lilik O.
~ Doser-Doser Menggambar Bcnquncn

4.3.3. Menggambar Elips

PI

D
Gambar 4.48 Menggambar ellps cara isometris

Langkah:

Buat garis A dan B safinq tegak lurus hingga berpotongan di


titik O.
Tarik garls AG, GB, BD, dan DA.
Buat garis sejajar (lihat cara 4.35 membuat garis sejajar) yang
melalui titik 0 yang berpotongan d! H dan G. Dengan cara yang
sarna, lakukanuntuk garis EF.
Tarik garis GG dan GF sehlngga berpotongan dengan garis AB
di t!lik I dan J.
Dari titik I, buat busur dari tltik G berhenti di tltlk E, lalu dan lilik
J buat busur H bement! di F.
Buat garis busur berpusat di 0 dari titlk E ke H, dan busur
berpusat di titik G dari titik G ke F.

..
Dosar-DasarMenggombar Bangunon

A. Menggambar Perspektif
Ada dua cara menggambar perspektif. Berikut akan dijelaskan tentang dua
iacam cara menggambar perspektif tersebut.
,
4.4.1. PerspektifSesuai dengan Skala

•"" 1 ......-

" }'
.
,1.
"
<,,~
...
Gambar4A9 Perspektf satu tltlk hllanq dengan skate

4.4.2. PerspektifSesuai dengan Kelipatan


Langkah menggambar dengan kelipatan yaitu:

1. menentukan skala;
2. menenlukan lilik pengamal;
3. menentukan jarak orang melihat;
4. mengalikan ukuran bidang objek dengan x kali;
5. menenlukan linggi benda/ruang;
6. menenlukan linggi kelipalan pengamal;
7. membuatgaris horizon;
8. rnembuat gans bidang ruang.

............ ............
kEUPATAH 0ARl
TINGG'''-
...........
............
......""'"
.............
st ATtCIf POlNT

Gambar 4.50 Perspektif satu tltlk hilang dengan kelipatan


~Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

Contoh:

Misal suatu ruang berukuran 3x3 m dengan tebal ruangan 0,15 m,


bidang gambar terletak pada bidang objek. Tinggi ruangan adalah 3 m.
Tinggi pengamat adalah 1,6 m. skala proyeksi adalah 1:2, sedangkan bila
digambar adalah 1:100. Maka langkahnya adalah:

1. Gambar ruangan 3x3 m' dengan tebal dinding 0,15 m (0,15


em), Titik sudut yang akan diproyeksikan misalnya a dan b yang
merupakan bidang datar, kemudian c dan d yang merupakan
titik ketinggian ruang. Ukur jarak antara batas dinding bagian
dalam dengan bldang datar sejauh 2,05 m (2,05 em), lalu mulai
buat garis 1 yaitu garls proyeksl pengamat, garis 2, dan qaris
3. Buat garis a1b1, ukur paling tidak mendekati 5,4 m. Setelah
itu, buat garis horizon=2x1,6 (skala dikali tlnggi pengamat) yaitu
3,2 m (3,2 em). Lalu, garis mendatar sejajar dengan garls datar.
Beri nama titik 0 pacta pertemuan antara gans horizon dengan
gaos 1 tadl. Buat garls a1e1 sepanjang 6m (6 em), berikutnya
e1d11alu d1b1.

c1 d1

0
GARIS HORIZON
6.00 Titik
Tinggl hUang
ruang
3.20 Tinggi
pengamar

a1 b1 GARIS DATAR
I
'f\-

~2.
5
:-t
o I t
I
3
/

f 1\:)4
3.00

1
,...0.80
Titi I
neneamat 1
Gambar 4.51 Menggambar perspektifsatu titikhUang dengan kelipatan
Langkah 1
Dasar-Dasar M,enggambar Bangunan

2. Buat garis 4 dan 5 sembarang, namun jangan terlalu datar,


sebaiknya miring mendekati garis 1 dan 2. Dati titik 0, buat garis ,
6 melalui 1 hlngga memotong garls 4 di a2, begilu pula untuk
gans 7 memotong di b2. Setelah itu, tarik garis dari kedua tltlk
yaltu a2 dan b2, tarlk garls 10 melebihl tltik d1, begitu pula garls
g melebihl 01. Tarik garls 11 (dari tltlk a2 ke titlk 02) lalu garls 12
(dari titik b2 ke litik d2), dan terakhlr garls 13.

13
,a d2

111 I 1 -.

/ I
1.

112 GARIS

n
HORIZON

:n A Ir -.
Thtsgl

• I 7'- I I
---.......DATA~
GARIS
----
__

,,;:y II r....

Gambar 4.52 Menggambar perspektif satu tltikhilang dengan kellpatan


Lanqkah 2
~ Dcsor-Dcsor Menggambar Bangunan

3. Agar ruangan terkesan lebih nyala, eoba lambahkan objek


I yang diproyekslkan dari titik p, q, r, a dengan menarik qaris
panjang melebihi garis datar bidang. Kemudian, tarik garis dari
litlk 0 hingga memolong di pi dan qt. Selelah itu, hubungkan
ketiga titik serta tambahkan efek ketebalan dinding sebesar
0, 15x2=0,3 em.

a d2

GARIS HORIZON

326

I
GARIS DATAR

3.00

ill 'I I

Gambar4.53 Menggambar perspektif satutitikhilang dengan kelipatan


Langkah 3

,.
.7",.06-_

5.1. Menggambar dengan Komputer


Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, hampir semua
bidang pekerjaan menggunakan perangkat komputer sebagai alat bantu mempermudah
proses kerja. Selain sebagai alat bantu pengolah data. bidang teknik konstruksi
Juga menggunakan komputer sebagai alat bantu menggambar. Keunggulan dengan
menggunakan komputer adalah hasil kerja lebih rapi dan akurat, tidak memerlukan
peralatan gambar yang lengkap, kasalahan dapat diedit, menghemat kertas, dan
masih banyak lagi keunggulan lainnya. Kelemahannya antara lain memerlukan daya
atau sumber energi Iistrikuntuk menjalankannya, serta spesifikasi teknis dan kapasitas
kornputer harus menyesuaikan ukuran program.

5.1.1. Perangkat Keras (Hardware)


Hardware atau disebutjuga perangkat keras terdiridari peralatan yang
berfungsi menjalankan program komputer (perangkat lunak). Umumnya
perangkat keras yang sering digunakan adalah keyboard, mouse, layar
monitor, dan perangkat PC.

a. Keyboard
Keyboard berfungsi untuk menjalankan perintah-perintah pada
program perangkat lunak,

b. Layar monitor
Monitorberfungsi untuk menampilkan program dan hasil kerja
dari perangkat lunak.

c. Mouse
Mouse berfungsi untuk menggerakkan kursor, memperbesarl
memperkecil tampilan layar, dan menyeleksi perintah/tombol yang
ditampilkan pada layar.

d. Perangkat PC
Perangkat PC berfungsi untuk menjalankan program komputer
dengan cara diinstal terlebih dahulu hingga selesai. Perangkat PC
terdiri dari beberapa komponen penting seperti berikut.

.,.
~ Dosar-Dosar Menggambar Bangunan

Motherboard berfungsi sebagai perangkat induk yang


menampung perangkat lainnya.
RAM (Random Access Memory) adalah kapasitas maksimal
yang tersedia untuk menjalankan program dengan kecepatan
akses bergantung pada prosesor.
Kartu grafis (VGA Card) adalah perangkat yang menyediakan
kapasitas menjalankan perintah untukmenampilkan visualpada
komputer dengan kecepatan akses tergantung pada jenis kartu
dan besamya me rnori, Satuan kapasitas dalam GB (gigabyte).
Memori herddtsk adalah perangkat untuk menyimpan file-file
denqan kapasltas mencapai gigabyte dan terabyte (untuk saat
ini).
Power supply berfungsi untuk menerima daya dari sumber Iistrik
untukditeruskan kepada masing-masing perangkat.
Port USB adalah perangkat yang berfungsi
mengkoneksikan media penyimpanan dari luar perangkat
PC (flashdisk atau harddisk ekstemal) ke dalam PC. Seiring
berjalannya waktu, penggunaan port USB sekarang tidak hanya
diperuntukkan untuk flashdisk, namun lebih berkembang lagi
seperti untuk mouse (wireless/cable), modem, scanner, printer,
dan lain-lain.
DVDRlRW adalah peranqkat yang berfungsi membaca
kepingan CD untuk dapat dipindahkan, dikopi, atau dijalankan
di komputer.
Fan atau kipas adalah perangkat yang berfungsi sebagai
sirkulasi udara agar di dalam PC tidak panas.
Port monitor adalah perangkat yang berfungsi menyambungkan
antara monitor dengan PC melalui kabel.

Selain komponen-komponen di atas, masih terdapat komponen


PC yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

I
{ft}!B:\f_

Gambar 5.1 Seperangkat komputer
Sumber: urk.com.p!

lIIIIIJI!t
Doser-Doser Menggambar Bangunan

e. Alat bantu lainnya


Selain mouse sebagai alatgambar, ada juga yang menggunakan ,
pentab (pen tablet) sebagai pengganti mouse. Pentab (pen tab/et)
merupakan media dan atat berupa papan elektronik disertai sensor
yang terkoneksi dengan pen untuk menggambar seolah-olah di atas
kertas walaupun visual utama tetap di layar monitor. Alat ini biasa
digunakan desainer interior dan drafter proteslonal yang sudah
terbiasa menggunakan perintah tool yang 'sedikit' berbeda dibanding
mouse.

Gambar 5.2 Pen tablet

5.1.2. Perangkat Lunak


Perangkat lunak merupakan media berupa program-program yang
dijalankan di komputer untuk mempercepat dan memberikan hasil kerja
yang lebihakurat. Banyak program yang digunakan balk lnstansi atau
praktisl konstruksi dalam menqqarnbar teknik. Beberapa di antaranya yang
sudah dikenal adalah sebagai berikut,

Gooqle Sketchup
Gooqle Sketchup adalah produk dari Google
yang bisa diperoleh secara gratis untuk mendesain
bangunan arsltektur, Penggunaan software ini lebih
rnudah dan praktis. Hanya dengan Push and Pull
dan beberapa tnk lain, maka bangunan yang Anda
inginkan pun bisa Anda gambar dengan komputer.

-
Gambar 5.3 Hasil gam bar dan render dengan Google Sketchup
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

AutoCAD
Selain Sketchup, AutoCAD merupakan
software yang juga sering digunakan untuk
menggambarbangunan di dunia teknik sipll. Pada
prinsipnya, AutoCAD dan Sketchup sarna-sarna
betfungsi untuk mendesain bangunan. Pada
AutoCAD, kita bisa menggambar dengan dua
dimensi ataupun tiga dirnensi.

Gambar 5.4 Hasil gambar dan renderdengan AutoCAD

Archicad
Untuk mendesain rumah,
software ini paling cocok untuk
para arsitek karena Archicad
sudah memberikan hasil 3D
rendering. Selain itu, ketika
akan menggambar denah lantai
ataupun tarnpak, software ini sudah menyediakan layout lengkap
dengan dimensi dan simbol-simbol arsitektur sehingga lebih cepat.
Software ini paling cepat untuk desain rumah dan skyscraper bUilding.
Software ini popular di Amerika dan Eropa.

Gambar 5.5 Hasil gambar dan render dengan Archicad


Doser-Doser Menggombar Bongunan

3D Max
Selain software untuk mendesain ,
bangunan dl atas, ada juga 30 Max
yang juga memiliki fungsi yang sama.
Akan tetapi, keunggulan dari software ini
adalah bisa menerirna file dari AutoCAD
dan software lain serta cara rnelakukan
finishing yang lebih hal us.

Gambar 5.6 Hasil gambar dan render dengan 3D Max

Rhinoceros
Software inidigunakan untuk menggambar
3D tidak hanya untuk teknik mesln dan otomotif,
namun juga tekruk sipil. Pengoperasiannya
rnudah, rinqan, hasil rendernya pun mendekati
.benda nyata, dan dlsertai pencahayaan.
Software ini dapat mengimpor dari file AutoCAD,
tentu tanpa rnenqubah komponen gambar.

-
Gambar 5.7 Hasu gam bar dan renderdengan Rhinoceros
~ Doser-Doser Menggambor Bangunon

Sweet Home 3D
Software untuk menggambar bangunan rumah yang sudah
dilengkapi material atau template untuk desain interior, sepertl kursi,
meja, lemari, larnpu, dan lainnya.

Gambar 5.8 Hash gambar dan renderdengan Sweet Home 3D

Maslnq-masinq software memiHki keunggulan dan kelemahan,


jadi untuk memiHhnya pastikan untuk menyesuaikan dengan spesifikasi
kapasitas perangkat keras (komputer) yang dipakai.

5.2. Perangkat Lunak (Software) Autodesk AutoCAD


Menggambar teknik sekarang lebih dipermudah denqan adanya software
pemodelan gam bar teknik baik 20 maupun 3D. Umumnya, software yang digunakan
dalam menggambar teknik adalah program CAD,

Computer Aided Design (CAD) merupakan perangkat lunak untuk membantu


perancangan dan gam bar teknik. Autodesk, perusahaan pembuat CAD yang berpusat
di Amerika, telah menciptakanprogram untuk merancang dalarn bidang teknik.

AutoCAO adalah salah satu dari perangkat lunak CAD yang sering digunakan oleh
dunia usaha/dunia industri maupun perorangan. Hal ini disebabkan karena perangkat
lunak ini menawarkan berbagai kemudahan dalam menggambar, balk gambar dua
dimensi maupun tiga dimensi secara akurat dan memifiki fasilitas untuk mempercepat
proses menggambar. AutoCAO merupakan perangkat lunak CAD yang pertarna dan
yang dapat dijalankan pada PC (Personal Computer). AutoCAO telah dijadikan standar
perangkat lunak untuk IBM PC, sehingga hardware-hardware penunjangnya (plotter,
digitizer, dan iain-Iain) selalu menyediakan driver untuk AutoCAO. Sekarang telah
banyak perangkat lunak pembantunya (Third Party Software), untuk menspesifikkan
fungsi AutoCAD pada bidang teknik tertentu, misalnya gambar arsitektur, rnesin,
automotif, survel dan pemetaan, dan sebagainya.

AutoCAO pertama dirilis pada 1 Oesember 1982. Sejak saat itu hingga sekarang,
AutoCAO telah banyak memberikan kontribusi terhadap perkembangan rancang
bangun bidang teknik, sehingga kebutuhan dalam menggambar teknik kian hari dapat
lebih mudah dan cepat,
Doser-Doser Menggombor Bangunon

Pada dasarnya, perintah-perintah pada program AutoCAD dikelompokkan


nenjadi tiqa, yaitu perintah-perintah gambar, perintah-perintah edlt/rnodifikasi, dan
lerintah-perintah bantu/utilitas. Tidak semua perintah divisualisasikan dengan ikon,
ianya yang sering digunakan yang ditampilkan.
,

Gambar 5.9 Contoh ikonprogram AutoCAD verst 2007

5.2.1. Tombol Perintah pada Keyboard


Dalam AutoCAD, tombol-tombol fuhgsi pada keyboard memiliki
beberapa kegunaan untuk rnenjalankan perintah-perintah tertentu, seperti:

F1=menampilkan Help atas perintah yang sedang berjalan;


F2=memasuki layar teks/layar gratis secara berqiiir;
F3=menghidupkan/mematikan Osnep;
F4=menghidupkan/mematikan menu Tablet;
F5=menggilir isoplene aktif (Left, Top, dan Right);
F6=menghidupkanimematikan perubahan koordinat di baris status;
F7=menghidupkanimematikan Grid di layar;
F8=menghidupkanirnematikan Ortho;
F9=menghidupkan/rnematikan Snap;
F10=menghiduPkanimem"tikan Polar;
F11=menghidupkan/mematikan Otrack;
F12=menghidupkanimematikan Dyn (Dynamic Input).

..
Gambar 5,10 Keyboard dan tombol funqsinya
Sumber: qambardanfoto.com
~ Dosor-Dcsor Menggambar Bangunan

5.2.2. Tombol Shortcut pada Keyboard


AutoCAD menyediakan beberapa tombol shortcut sebagai penganti
perintah-perintah baku. Berikut adalah shortcut yang disediakan serta
action yang dltimbulkan.

Ctrl+A=Select All
Ctrl+B=Snap On/Off
Ctrl+C=Copy to Clipboard
Ctrl+Shift+C=Copy with base point
Ctrl+D=Cdords On/Off
Ctrl+E=lsoplane Top/Right/Left
Ctrl+F=Osnap On/Off .
Ctrl+G=Grid On/Off
Ctrt+H=Pickstyle On/Off
Ctrt+J=<Enter>
Ctrl+K1M=Hyperlink
Ctrl+L<Ortho On/Off
Ctrl+N=New
Ctrl+O=Open
Ctrl+P=Print
Ctri+Q=Quit
Ctrl+R=Activate next viewport
Ctrl+S=QSave
Ctrl+Shift+S=Save As
Ctrl+ T=Tablet On/Off
Ctrl+U=Poiar On/Off
Ctrl+V=Paste from Clipboard
Ctrl+Shift+V=Paste as block
Ctrt+Y=Redo
Ctrl+Z=Undo
Ctrl+O=Clear Screen
Ctrl+1 =Properties
Ctrl+2=Design Center
Ctrl+3=Tool Palettes Window
Ctrl+4=Sheet Set Manager
Ctrl+5=lnfo Palette
Ctrl+6=DbConnect
Ctrl+ 7=Markup Set Manager
Ctrl+8=Quick Calc
Ctrl+9=Commandline (On/Off)
Dosar~Dosar Menggombor Bangunan

5.2.3. Tombol Perintah pada Mouse

TOMf>OI xu«
,
KANAN

TOMf>OI
KliK KlRi

Gambar5.11 Tombcil pada mouse


Sumber: themotionrepoit.com

Keterangan:

Tornbol klik kiri


Berfungsi untuk memilih menu dan menunjuk titik pada
menu.
c
Tombol klik Kanan
Berfungsi untuk membuka sebagian menu perintah
dan menu shortcut, serta mernbantu menjawab prompt yang
ditanyakah, sebagai tornbol enter untuk perintah yang lidak
menyediakan menu shortcut.

Scroll
Bagian mouse ini bila di-scroll (atau diputar) ke atas akan
memperbesar tarnpilan (zoom in), sedangkan bila di-scroll
ke bawah akan memperkecil tampilan (zoom out). Bila scroll
ditekan sambil digerakkan akan menggerakkan/menggeser
(pan) bidang gambar ke area di sekitarnya ke segala arah pada
bidanq 20 maupun 3D.

. : •.
~ Dcscr-Dcscr Menggombar Bangunan

5.3. Dasar Pengenalan Perangkat LunakAutoCAD


5.3.1. Tampilan Lembar Kerja AutoCAD 2007

close
(3J
0" Restoredownl
maximize
"

Gambar 5.12 Tampilan worksheeUlembar kerja pada AutoCAD 2007

Keterangan:

1. Cross hair, kotak kecil dan tanda silang di dalamnya, menunjukkan


koordinat yang aktif, serta untuk menentukan titik koordinat rnelalui
mouse, digitizer, atau tablet (alat-alat penunjuk).
2. Command fine atau bans perintah. Baris ini memperlihatkan
apa yang dimlnta dan apa yang dikerjakan oleh program. Melalui
baris perintah inilah kita berkomunikasi dengan program AutoCAD
sehingga disarankan bagi pernula agar selalu memperhatikan baris
perintah ini pada saat kita menggunakan program AutoCAD.
3. Status line atau baris status. Baris ini memperlihatkan koordinat
yang sedang aktil, modus-modus yang sedang aktil dengan ciri
berwarna hitam, sedangkan yang non aktifberwarna pueat. Modus-
modus tersebut antara lain modus Snap, Grid, Ortbo, Osnap, dan
lain-lain. Untuk mengaktifkan dan menonaktifkan modus ini dengan
cepat, gunakan tombol-lombol lungsi pada keyboard seperti F1, F2,
F3, dan lain-lain, di mana fungsi tombol-tombol ini akan dijelaskan
pada uralan berikutnya.
4. Object properties too/bar. Baris ini berfungsi untuk menentukan
properties/karakter darl suatu objek gambar. Misalnya, posisi objek
gambar pada layer, jenis garis objek gambar tersebut, warna objek
gambar tersebut, dan sebagainya.
5. Perintah menutup dan membuka tampilan. Pad a bag ian pojok
kanan jendela AuloCAD terdapat lombol untuk mengubah tampilan
kerja, yaitu.

1i!JiII!If,
Dcsor-Dcscr Menggambar Bangunan

Minimize
Berfungsi melipatlmenutup tarnpilan program sementara ,
bila kita akan beralih ke program lainnya.

Close
Menutup/keluar dari program atau selesai dari program.

Restore down
Berfungsi memperkecil tampilan namun tidak secara total.

Maximize
Memperbesar tampilan program secara optimal bila diklik
kembali pada restore down.

6. Pop up menuatau menu bar. Pada baris ini terlihat menu Fife, Edit,
View, Insert, dan sebagainya. Hila kitaklik pada menu tersebut, akan
terllhat kumpulan submenu di bawahnya. Submenu ini berfungsi
sebagai perintahsesuai dengan namanya. Sebagai contoh, pada
menu Fife terdapat submenu New yang berfungsi untuk membuat
file gambar baru, submenu Open yang berfungsi untuk membuka file
gambar yang sudah ada, dan sebagainya.
7. Drawingtoolbar. Drawing toolbar adalah sekumpulan ikon-ikon
yang masing-masing mewakili satu perintah. Contohnya ikon yang
berfungsi untuk membuat garis, ikon yang berfunqs! untuk membuat
polygon, dan sebagainya.
8. Screen area atau daerah gambar. Screen area merupakan area
menggambar yang dapat digeser, di-zoom, ataupun diubah sudut
pandangnya dengan menggunakan view tool pada tampilan 3D.
9. Title baratau baris judul. Baris ini memperlihatkan file gambar yang
sedang aktif, Bila kita belum pernah menyimpan file yang sedang
klta buat, secara otomatis file tersebut diberi nama "Drawing" oleh
AutoCAD. Nama ini akan berubah bila kitasudah memberikan nama
untuk file tersebut. Sebagai contoh, bila kita menyimpan file tersebut
dengan nama "Denah" , maka pada baris status tersebut akan terlihat
nama file "Denah" .
10. UCS (User Coordinate System), berfungsi untuk mengatur orientasi
Crosshairdan mengatur koordinat objek gam bar (X, Y, serta Z).
11. Modification menu. Tool modiflkasi lni berfungsi mengedit gambar
kerja, misalnya perintah copy (duplikat), move (memindah), trim
(memotong), fillet (menyambung), dan perintah lainnya.

5.3,2. Sistem Koordinat


Sistem koordinat digunakan untuk proses penggambaran dan
pengeditan gambar dengan rnernasukkan rurnus atau angka. Pemilihan
sistem koordinat tergantung pada kondisi objek yang harus digambar atau
objek yang harus diedit.

..
~ Dcscr-Dcsor Menggambor Bangunan

1. Koordinat WCS (World Coordinate System)


Koordinat WCS adalah sistem koordinat default atau asli sesuai
setting awal AutoCAD yang berdasarkan sistem koordinat Kartesius,
dengan acuan sumbu (0,0). Koordinat ini merupakan perpotongan
antara sumbu X yang terdiri dari X+ dan X-, serta sumbu Yyang terdiri
dar! Y+ dan v-, sehingga menggambar dengan sistem koordinat lni
seperti rnernbuat gam bar di selembar kertas atau bidang datar.

+x
Gambar 5.13 Koordinat WCS

2. Koordinat Karlesius
Sistem koordinat ini adalah sistem koordinat yang penulisan
koordinatnya dipisahkan oleh tanda koma (X,Y), dengan
mendefinisikan perintah letak suatu titik dinyatakan oleh suatu
koordina!. Misalnya, titik A pada koordinat (3,6) dan titik B pada
koordinat (10,15) sehingga kedua titik dihubungkan akan menjadi
suatu garis.

Command: line (entel)


Specify first point: 3,5 (enter)
Specify next point or (Undo): 10,15 (entel)

y
B(lO,15}

~Sl x
Gambar 5.14 Koordinat Karteslus

3. Koordinat Polar

..
Koordinat polar adalah sistem koordinat yang digunakan untuk
menunjukkan suatu jarak terhadap titik sebelumnya dengan sudut
Dcsor.., oasarMenggambar Bongunan

tertentu dari titik terakhir, di manauntuk rnenqhlturrq sudut terse but


arah perputarannya berlawanan dengan arah jarum jam (Counter
Clockwise/CCW). CCW merupakan sistem perputaran sudut default
dari AutoCAD. Menggambar suatu titik dengan menggunakan sistem
,
koordinat polar bukan ditentukan dari titik asal, melainkan dari titik
penggambaran sebelumnya. Format penulisan koordinat polar
adalah @jarak<sudut.

Command: line (enter)


Specify first point: 3,5 (enter)
Specify next point or (Undo): @20<15 (enter)

y B(@20<lS)

~x
Gambar S.ff Koordlnat polar

4. Koordinat Relati!
Koordinat retatif merupakan sistern koordinat yang digunakan
untuk menunjukkan jarak relatif dari titik terakhir ke arah X,Y atau
X,Y,Z. Format penulisan koordinat ini adalah @(X),(Y).

Command: line (enter)


Specify first point: 3,5 (enter)
Specify next point or (undo): @200,-150 (enter)

V
I

!(3,,5)

X
BI@20,-15)

Gambar 5.16 Koordinat relatif

III!!
~ Dcscr-Dcsor Menggambar Bangunan

5.3.3. Teks
Teks merupakan tahapan akhir yang diberikan sebagai keterangan
gambar. TEXT adalah perintah untuk menuliskan huruf atau teks. Di dalam
perlntah ini bisa ditentukan beberapa karakteristik teks, seperti:
lokasi penyisipan teks;
linggi leks;
arah atau sudut teks;
slyle dari leks.

Adapun perintah text bisa diambil dari menu Draw kemudian dipilih
text. Dalam penulisan teks, AutoCAD menyediakan dua janis sistem
penulisan, yaitu Single Line Text serta Multi Line Text. Single Line Text
berfungsi untuk menuliskan teks satu baris, sedangkan Multi Line Text
berfungsi untuk menuliskan teks dalam bentuk paragraf. Pada Mum Une
Text. disediakan kotak dialog Mulliline Text Editor yang berfungsi unluk
penqaturan dan pengeditan teks yang ditulis. Pengaturan di sini meliputi
pemilihan:
jenis huruf;
ukuran;
penebalan;
garis bawah serta cetak miring;
penyisipan sirnbol-sirnbol maupun efek-efek penulisan yang
lain.

5.3.4. Penulisan Karakter Khusus Text


Karakter khusus yang terdapat dalam proses penggambaran kadang
sangal diperlukan, untuk ilu AuloCAD menyediakan beberapa efek khusus
untuk membuat karakler yang tidak terdapal pada keyboard, anlara lain
sebagaiberikut:

Clrl+o: untuk membual leks bergaris alas;


Ctrl+u: untuk membuat teks bergaris bawah;
Shift+5+Shift+5+d: uniuk menuliskan derajal n;
Shift+5+Shift+5+p: untuk menuliskan karakler plus minus (±);
Shlft+5+Shift+5+c: untuk menuliskan karakter diameter (0);
Shift+5: untuk menuliskan karakter persen (%).

Pengaluran lala letak (layout) teks dalam AuloCAD bersifat


kondisional, Artinya, pacta waktu menuliskan keterangan gambar, sering
kali lelak teks dibalasi oieh bentuk dan ukuran gambar. Oleh karena itu,
sebelum melakukan penulisan teks, sebaiknya dilakukan pengaturan tata
letak teks yang akan ditulis. Dengan memilih Singie Line Text, kemudian

..
klik Justify, maka akan ditampilkan beberapa pllihan pengaturan teks
sesuai dengan yang dinginkan.
Deser-Dosor Menggombor Bongunan

bd

j; :::= a I VI.
.... E

A1
;' Il ~ "" ¥ ..... !
0 I ~@IO;ja;n;~~T~F:oo.;-:~~f~;fl~~"~~\
0<.:6:\
,
Gambar 5.17 Box text editor AutoCAD

5.3.5. Satuan Unit dan Sudut


Terdapat beberapa pilihan untuk mengatur satuan (unit) dan sudut
pada AutoCAD. Kelima jenls satuan dan sudut diperllhatkan pada gambar
di bawah ini.

fit --~- --~'::..~~'"'""'l


~ /IidtI
J:irpoI: , T)1>t;
~_,;,,;t;;;ii11 (~'.~.~=.=.,.-C\-••-_:O~I~.
~;, , ~
~~--;;;;;:;;;;:;;;;;m 219:~,;-c"'''f?;Y*$'fm~;#''iiii14
f:t}~

be:\ion"t'llIt
u.o\!)se*'~~~

!~,~·>">",,,\%*e}15
~,~
l.5000,2,Q03$,QOOOO
3~5AQOlXl

b:£~ ~ i;;;;;:Mi",J l%*Ilol>",,1

Gambar 5.18 Satuan unit dan sudut

Keterangan:

1. lima macam tipe penulisan satuan, yaitu decimal, scientific,


engineering, ercniiecturet, dan fractional;
2. keakuratan dari niJai satuan;
3. tlpe penulisan sudut, terdiri dan 5 jenis yaltu Decimal degrees,
Degrees/minutes/seconds, Grads, Radians, Surveyor's units;
4. keakuratan dari nilai sudut;
5. satuan yang digunakan.
6. Setting default yang sering digunakan untuk satuan unit dan
sudut pada AutoCAD yaitu desimal. Kepresislan untuk satuan
unit empatdesimal di belakang kama, sedang kepresisian untuk
sudut 0 (kosong). Arah perputaran sudut bemilal positif bila
berlawanan dengan arah jarum jam, dan sebaliknya, bernilai
negatif bila searah dengan arah jarum jam.
~Dasar-Dasar Menggambar Bonguncm

Sudut 0 derajat berada pada angka 3 jarum jam, 90 derajat berada


pada angka 12 jarum jam dan seterusnya. Setting baku tersebut dapat kita
ubah sesuai dengan keinginan kita, misalnya kita ubah kepresisian satuan
unit, kepresisian sudut, arah perputaran sudut dan posisi 0 cterajatnya, dan
sebagainya.

Cara mengubah setting satuan dan derajat yaitu:


klik menu Tools-s klik Units. Setelah itu, akan tampil kotak dialog
Units Control seperti pada gambar 5.18, kemudlan nilai setting
tersebut diubah.

Gontoh:
Jarak senilai 15,5 unit, rnaka penulisan menurut tipe satuannya:
Scientific: 1,55E+01
Decimal: 15,5
Engineering: 1'-3,50"
Architectural: 1'-3%"
Fractional: 15%

Contoh:
Sudut sebesar 45qerajat, rnaka penulisan menu rut tipe sudutnya:
Decimal degrees: 45
Deqrees/rninutes/seconds: 45rlO'0"
Grads:50g
Radians: 0,7854r
Surveyor's units: N 45dO'O" E

5.4. Tool Gambar dan Modifikasi Objek 2D


Seperti sudah dijelaskan sebelunmya, AutoGAD memiliki tiga perintah utama
dalam modelinglmenggambar, dl antaranyatootuntuk teks dan gam bar, untuk modifikasi,
dan untuk toot bantu. Toolbar adalah lampilan menu yang berisi perintah-perintah tadi.
Dapat dimunculkan atau tidak, itu merupakan pilihan. Namun, untuk lebih mengenal
secara mendasar, berikut Inl beberapa jenis too/bar dalam menggambar, mengedit, dan
memodifikasi pad a AutoGAD. Beberapa tool yang digunakan untuk mengedit gam bar
20 adalah sebagai berikut.

5.4.1. Tool Gambar dan Teks

I
..
Gambar 5.19 Too/bar draw dan teks
OasarMOasar Menggambcir Bangunan

Une -:~~'-:7~ ,

Merupakan perintah untuk membuat garis. Untuk penginstruksian


pada command prompt, ketikkan (I).

Construction Line
Merupakan garis-garis pembantu untuk memudahkan kita
dalam menggambar objek yang sejajar dan lurus. Ketikkan (xl) untuk
mengaktifkannya.

Rectangle
Perintah yang digunakan untuk membuat segi empat. Untuk
penginstruksian pada command prompt, ketikkan (rec).

Circle
Perintah yang digunakan untuk membuat lingkaran. Untuk
penginstruksian pada command prompt ketikkan (c), selanjutnya
akan muncul menu sambunq di antaranya:

Center radius
Pada menu ini, Anda harus menentukan tltik pusatnya dan
mengisi besarnya racius/jan-jarl dari lingkaran tersebut.

Center diameter
Anda diharuskan rnenentukan titlk pusatnya dan mengisi
besarnya diameter dad Iingkaran tersebut.

2 Potnt
Menu ini digunakan untuk menggambar lingkaran yang
dilewali oleh dua titlk.

3 Point
Pada menu iniAnda diharuskan menentukan tiga titik yang
dilewali oleh Iingkaran tersebut.

Tan, Tan, Rad


Menu ini digunakan jika diketahui Ilngkaran tersebut
menyinggung dua objek dengan radius yang telah ditentukan.

Tan, Tan, Tan.


Hampir sarna dengan Tan, Tan, Rad, tetapi menu ini
digunakan jika diketahui lingkaran tersebut menyinggung tiga
objek.
~Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

Arch
Perintah yang digunakan untuk membuat busur/lengkung.
Untuk penginstruksian pada command prompt, ketikkan (arc).

Ellipse
Perintah yang digunakan untuk rnembuat elips. Unluk
penqinstruksian pada command prompt, kelikkan (ellipse).

Polygon
Perintah yang digunakan untuk gambar seg1 banyak beraturan.
Unluk penqinstruksian pada command prompt, kelikkan (polygon).

Polyline
Perintah yang digunakan untuk menggambar garis lurus dan
lengkung tanpa terputus. Untuk penginstruksian pada command
prompt, ketikkan (pi),

M text
Perintah yang olqunakan untuk memberikan keterangan
pada gambar berupa teks atau tulisan. Untuk penginstruksian
pada command prompt, ketikkan (I), dan akan rnuncut kotak dialog
sehingga kita dapat menentukan janis huruf dan ukuran huruf yang
kita gunakan.

Region
Perintahyang digunakan untuk membatasi area kerja. Perintah
ini sangat membantu bila digunakan untuk memberi arsiran pada
gambar.

Hatch
••
Perintah yang dlgunakan untuk memberikan arsiran pada suatu
bidang. Untuk penginslruksian pada command prompt, kelikkan
(hatch).

Table
Perlntah yang digunakan untuk membuat daftar gambar atau
keterangan pada kop lembar kerja.

_.
Doser-Dosor Menggambor Bongunan

5.4.2. Tool Modifikasi


Tool ini merupakan sekumpulan perintah dasar yang dapat Anda
gunakan untuk memodifikasi gambar yang sudah Anda buat, Di sini Anda
,
bisa melakukan array, copy, mirror, dan lain-lain terhadap objek yang
sudah dibuat.

.d. ~ ~It:. ~ gg 4> 0 5J D~ -f-- --/0 U .... rr ~:

Ii!!lIW.A.J!l L~"(~.~,~
Gambar 5.20 Too/bar modify

Erase
Perintah yang digunakan untuk menghapus. Untuk
penginstruksian pada command prompt, kelikkan (erase),

;'m',
Copy; Qi.
Perintah yang digunakan untuk memperbanyak suatu benda.
Untuk penginstruksian pada command prompt, ketikkan (co) atau
(cp),

Mirror U:·:~
Perintah yang digunakan untuk mencerminkan suatu benda.
Untuk penginstruksian pada command prompt, ketikkan (mil.

~(
Offset ."
Perintah memodifikasi untuk menciptakan sebuah objek gambar
yang sejajar dan menyerupai objek aslinya dengan mengatur jarak
tertentu, Untuk penginstruksian pada command prompt, ketikkan (0).

Break Alii.
Perlntah break digunakan untuk memutuskan atau menghapus
bagian yang terletak di antara dua titik yang dipilih.

Q
Skala':-2U
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

Perintah yang digunakan untuk mengubah ukuran suatu objek.


Untuk penginstruksian pada command prompt, ketikkan (sc).

Fillet ;:,r
Perintah yang digunakan untuk melengkungkan dua garis yang
berpotongan atau untuk melengkungkan ujung suatu polygon. Untuk
penginstruksian pada command prompt, ketikkan (f).

[]O
Array ,1:11:1,
Perintah yang digunakan untuk memperbanyak suatu objek
secara teratur. Untuk penginstruksian pada command prompt,
ketikkan (ar). Pada kotak dialog di atas ada dua pilihan, yaitu.

Rectangular array
Merupakan perintah yang digunakan untuk memperbanyak
suatu objek secara vertikal atau horizontal.Anda harus mengisi
jumlah baris dan kolom serta jarak barisdan kolom.

Polar array
Perintah yang digunakan untuk memperbanyak suatu
objek yang mengelilingi objek lain. Anda harusmengisi [umlah
dbjek serta sudut putarnya.

Explode
Perintah yang digunakan untuk memecah silat polyline tertutup
rnenjadi garis. Ketikkan (explode) pada command prompt untuk
mengaktifkan perintah ini.

Extend
Perintah untuk memperpanjang objek garis ke suatuobjek lain.

Trim
Perintah yang digunakan untuk menghapus sebagian objek
dengan batas-batas objek lain yang berpotongan.

Stretch I}~
Perintah yang digunakan untuk memperpanjang objek
polyline tertutup. Ketikkan (stretch) pad a command prompt untuk
mengaktifkannya .

..
Dosor-Dosor Menggombor Bongunon

Edit Polyline I:> ,


Oigunakan untuk menggabungkan kembali polyline yang
terpecah. Untuk mengaktifkannya, ketikkan (pedit) pada command
prompt.

Edit Hatch
~
Oigunakan untuk mengedit hasil dari hatch. Untuk
mengaktifkannya, ketikkan (h) pada command prompt.

5.4.3. Tool Dimensi


Tool dimensi berfungsi untuk menampilkan dimensi/ukuran dari
objek yang sudah Anda buat di AutoCAO. Oi sinilah salah satu letak
keunggulan AutoCAD, karena bisa menampilkan dan mengakomodasi
presisi ukuran dari setiap objek yang sudah dibuat. Itulah kenapa AutoCAO
merupakan software nomor satu untuk desain rancang bangun. Anda bisa
menggunakan toolbar ini untuk melakukan checking terhadap objek yang
sudah Anda buat, apakah ukurannya sudah tepat atau belum.

H -, U" :h:l10 11 s ~ I ~ f::f ttil "\f !!ill 01 A ..t. 1=11 ~..&

Gambar 5.21 Too/bar dimension

Linear H
Tool ini untuk memberi ukuran pad a garis lurus.

Aligned ~.
Tool ini untuk memberi ukuran pada garis miring.

Arch Length R
Tool ini untuk mengukur panjang garis lengkung.

••
Ordinate ~tt
Tool ini untuk mengukur posisi ordinat pada koordinat.

Radius ~
Tool ini untuk mengukur jari-jari lingkaran.

IIIIliI!l
~ Dcscr-Dcsor Menggambar Bangunan

Jooged 1>
Tool ini hampir sarna dengan radius.

Diameter -&
Tool ini mengukur diameter lingkaran.

Angular ~
Tool ini mengukur besamya sudut objek.

Quick Dimension ~
Tool ini untuk menggambar garis keterangan secara cepat
beserta anak panah serta teks.

5.4.4. ToolOsnap
Tool Osnap berfunqsi membantu menentukan titik ujung, titik tengah,
kuadran lingkaran, dan lain-lain, yang sudah memlliki objek yang sangat
kompleks dan sullt.

1¥¥~il!ii.I!\!!lf,T!!f\<!!!OjOb;.."·;;;.......12illi11!iJ1!~.iii.~.!lMiii~.i ~
fllObjeQ: $NIpOn{f3) @Clt;ed.SnapTtadoogOn(Fll)
OilJ«IlSnilPm~

D'iQJ~ Cbll!lnt-erIion L._I'..J


b. 2}MicIpOinl. b. [gjP~ ~JI:J
o 1YJCtnler '0' @TangetIl
o I~Nodt X [?}r~

-0 2JQuadlv( 12I['ll~kll.~

X~In!~ 19 rtiP~
_. 0&:temiM

"1) Tot=k from ~ Osn&p~, p~ overtM p$ll whil¢il"


\y cotl\rMtId. Atiae!cirigvtdor~ ...1:ler\ycuIMVl;IMOUI'MI'
to l:lop l~.~_ verthe pUJ:~. ..

1"""",·1 ~ J ,0;;;;,-)

Gambar 5.22 Toolosnap

WMt.
Dosar-Dosor Menggonibor Bongunon

5.4.5. Tool Navigasi dan Pengamatan Gambar


,
:'it., ~,~
~*+
@"
.. ©.
~~
~,
P<.
~
U "'.'.<.~
/' -<:'"
@.
t~':J;:.
~
~ ~f/(.;~:-"Ii.·.,·.~ " 'r'!
o..) .f>'.,.J
h r . ' .'c",-'
-<- ~~
...""'' ' "'-,~f'
ru:

" ,,,~§' .r C!'


'f -c- "
~
1(~ <<'~ .....~.. ~ 'l;'-
~' ~,/" 'j'

I
//.
\-
~ 0(,

Gambar 5.23 Tool pengamatan gambar


"':..~
Pan Realtime
~i
>: _/

Toof ini digunakan untuk menggeser tampilan. Cara


penggunaannya adalah dengan menekan tombol kiri mouse
sambil menggeser ke arah tertentu agar memperoleh posisi
pengamalan yang lebih balk.

ZoomAIl ~!
Toof Inl digunakan untuk menampilkan seluruh bidang
kerja (limits) dan seluruh objek gambar. baik objek yang ada
di dalam limits maupun yang ada di luarnya. Jadi, setiap Anda
kiik tool ini, maka keseluruhan objek gambar dan limits lampil
memenuhi layar monitor.

Zoom Extents
~:
<,,,";""",>

Toof ini digunakan untuk menampilkan semua objek


qambar. Jadi, setiap Anda klik toof lni, maka keseluruhan objek
gambar tarnpil memenuhl layar monitor.

~.,
Zoom Realtlme"""""c-.c<,'
Toof ini digunakan untuk memperbesar atau memperkecil
tampilan. Cara penggunaannya adalah dengan menekan
tombol kiri mouse sambil menggeser ke atas atau ke bawah.
~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

Zoom Window"~'
~
Tool ini digunakan untuk memperbesar sebagian tampilan.
Cara penggunaannya adalah dengan mengklik pad a dua posisi
yang berseberangan sehingga membentuk jendela atau area
segi empat yang mengelilingi bagian yang akan diperbesar
tersebut.

Zoom Previous
~--
Tool ini digunakan untuk mengembalikan sistem ke
tampilan sebelumnya.

5.5. Membuat File Baru


Berikut adalah langkah membuat file baru.

Tekan tombol ctrl+N pada keyboard, maka akan tampil kotak dialog seperti
pada gam bar 5.24.
Tekan Open -7 Enter

~i) PlW'T_lm:>
"i,:~
§:il>:6d-~PtotSty!u
S!K.cl 'Na-ell'tlltStyl8lO
B~d
§a<adID
Oa<adlSO -Nom«!!>tortS¥e>
§lKa<II'SQ-NItrl<"dFt:.t~
E.5~
t214Codio<>30
§ANS!Il..~-Cobl ~P{QtS¥e
EjANSIAlpcttRit1,-~!'fot~
,~iiANSlA -Cob ~Pfot,St.Ios.
'~!r;;~;;;::;;;

" " " " ' - - - - ; ; :I "'"' .J8


l1Ie<softwe: !~_~£.$<ll_-,·.~'-¢i"'\{;i:*";'(-· ,-, ·c_"';L'/",,,'v~,,."~j r::::~.,d

Gambar 5.24 Menu template baru

5.6. Menggambar dan Memodifikasi Objek 2D


Menggambar objek 20 merupakan dasar dalam teknik menggambar bangunan
dengan komputer. lnl disebabkan karena saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi, semua
gambar kerja digambar dengan perangkat komputer dan software dari tingkat kerumitan
rendah sampai yang tinggL Tidak semua cara menggambar dan memodifikasi objek
gambar dlbahas pada bab ini, hanya berupa perintah-perinyah yang sering diqunakan
pad a saat menggambar.

&:'2&
Dosor-Dosor Menggambar Bangunon

5.6.1. Membuat Kotak


Membuat kotak dapat dilakukan dengan
banyak cara, namun pada contoh kali ini hanya
,
menggunakan perintah rectangular demi
keringkasan kinerja. Berikut ini cara membuat
kotak ukuran 40 em x 60 em.

Klik tambal Rectangle atau ketik "rec" ~


ketik @40.60.

t .2 Tarik garis serong ke bawah atau ke atas


(misal dari tilik 1 ke tilik 2) ~ enter.

Gambar 5.25 Menggambar kotak

5.6.2. Memberi Garis Dimensi Kotak


----40., Cara memberi garis dimensi dapat dilakukan
,1'-==~2
dengan toot perinlah atau shortcut. Langkahnya
adalah sebagai berikut.

Klik tornbol Linear atau ketik "dll" ~


enter.
60:00
Klik pada titlk 1 dan 2.
Klik pada titik 1 dan 3.

Gambar 5.26 Membuat dimensi

5.6.3. Membuat Garis Tepi


Cara ini biasanya digunakan untuk membuat
objek yang rnernifiki kelebalan, misalnya
menggambar dinding tampak alas atau membual
garis tepi lembar gam bar. Langkahnya adalah
2111
sebagai berikut.

Klik Offset atau kelik "0" ~ enter.


Klik kalak 1 ~ specify offset or distance
~ masukkan angka, misalnya 1 (yang
artinya 1 em atau1 mm tergantung
skala) ~ enter ~ klik kalak 1.
Gambar 5.27 Membuat garis tepi Arahkancross heir pada bagian dalarn
kotak .sehinqqa muncul kotak nomor 2
(Iebih kedl dari kalak 1) ~ enter.
~ Dasar-DasarMenggambar Bangunan

5.6.4. Membuat Lingkaran


.>:" ·111· ••.• Cara membuat lingkaran dapat dengan tombil
-: 'circle' atau dengan perintah shortcut.

Langkahnya adalah sebagai berikut.

+ III
~ Klik Circle alau kelik "e" -7 enter -7
specify center point for circle or: klik
14!lOOO sembarang titik pacta area gambar.
'.<. ~~.-. .;.;
-'--. Ketik jari-jari lingkaran misal 14 em -7
enter.

Gambar 5.28 Objek lingkaran

5.6.5. Memberi Garis Dimensi Lingkaran


Langkah untuk memberigaris dimensi lingkaran
yaitusebaqai berikut.

Klik perintah Radius -7 seleksi alau klik


objek lingkaran atau busur,
Spedfy dimension location or: klik pada
R14;O
area dalam lingkaran -7 enter.
Untuk membuat garis dimensi diameter,
langkahnya sama, hanya beda di lombol
perintah.
Gambar 5.29 Dimensi jari-jarl Hngkaran

5.6.6. Membuat Segi Lima


Pada contoh ini akan diberikan langkah untuk
membuat segi lima. Langkahnya adalah sebagai
berikut.
18.0

,J Klik perinlah Polygon atau "pol" -7 enter.


Enter number of sides (masukan jumlah
sisi): 5 -7 enter.
Specify center of polygon or [tentukan
pusal polygon): klik sembarang (tilik 1).
Enter an option: pilih inscribed in circle
Gambar 5.30 Menggambar segi lima -7 kliklenter.
Specify radius of circle (tentukan
besarnya radius polygon): tarikke arah
tilik 2 lalu kelik radius misalnya 18 -7
enter.

IIIi\!II
Doser-Doser Menggcimbar Bangunan

5.6.7. Memberi Arsiran


Memberi arsiran pada AutoCAD biasanya menggunakan perintah
hatch. Pada eonloh berikut akan digunakan kotak berukuran 40 em x 60
,
em ladi. Langkahnya adalah sebagai berikut.

Klik perintah Hatch atau klik 'h' -7 enter -7 muneul tampilan


pada gambar.
Terdapatdua pilihan dalam memberi arsiran (lihat gam bar 5.31),
1a memberi arsiran dengan mengklik bagian dalam objek, 1b
memberi arsiran dengan mengklik garis 1b (garis kedua lebal).
Misalnya, klik Add to point -7 pilih area dalam objek -7 enter.
Buat model alau jenis arsiran -7 klik pada pattern (nomor 2) -7
pilih pola arsiran yang diinqinkan -7 OK.
Tampilan akan tertihat pad a nornor 3.
Klik atau ketik ukuran arsiran (nomor 4) ~ is! kemiringan arsiran
atau biarkan saja 0 (nomor 5), bila sudah selesai klik OK.

~.- i:@--tll.
1iiii 11·

~
~-=i:
""'" ~g2 :~ ."-c_",,,~<
...
f,-~·"z" -,l 3
-4 .•_>.,
,
,~

---._'"-.>
...., 5
"""
- -..ii;i; ...

-
c...._

i.~lW'
...--_....
,,--
. E-:.=::t:4:
\!€--
rl.
--
• k.EJ~<iI I~~
Gambar 5.31 Menu hatch Gambar 5,32 Pilihan objek hatch

5.6.8. Memotong Garis


Langkah untuk memotong garis adalah sebagai berikut.

Buat objek kotak (nomor 1) -7 buat objek garis memotong kolak


(nomor 2).
Klik lombol Trim atau ketik "tr" -7 enter -7 klik dua kali pada
bagian nomor 3 7 enter.

Gambar 5.33 Objek sebelum dan sesudah di-trim


~ Doser-Doser Menggambar Bangunan

5.6.9. Menyambung Garis


Menyambung garis dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu
menyambung garis menjadi sudut, menyambung garis dengan jari-jari r,
atau menyambung qaris dengan garis bengkok.

Gambar 5.34 Fillettegak lurus

Lanqkah menyambung garis legak lurus adalah sebagai berikut.

Buat garis nornor 1 dan nornor 2.


Klik lombol Fillet atau kelik "Y' 7 enter 7 Select first object or
[Undo/PolylineIRadiusITrim/Multiple]: kelik "r" 7 kelik ukuran
diameler, misalnya 0,01.
Pilih Iklik gans nomor 1 dan nomor 2 -7 enter.

I
~ooy
1
----
Gambar 5.35 Fillet denganjari-jari r

Langkah menyambung garis dengan jari-jarir adalah sebagai berikut.

Buat garis nomor 1 dan nomor 2.


Klik lombol Fillet alau kelik of' 7 enter 7 Select first object or
[UndoIPolylineIRadiusITrimIMultiple]: kelik "r"7 kelik ukuran

..
diameter, misalnya 0,1.
Pilih/klik garis nornor 1 dan nornor 2 -7 enter.
Doser-Doser Menggombar Bangunah

5.6.10. Meng-copy Objek

1Irl'--_-_-----L/~1 I
,
----

Gambar 5.36 Meng-copy objek

Langkah meng-copyobjek:

Buat objek berbentuk sembarang, misalnya kotak.


Klik perintah Copyatau ketik "co" 7 enter.
Specify base point: klik tilik 1, kemudian arahkan cross hair
misal ke arah kanan, lalu klik pada titlk 2 7 enter.

5.6.11. Menskala Objek


Langkah memperkecil objek adalah sebagai berikut.

Buat objek berbentuk sembarang, misalnya kotak.


Klik perintah Scale atau ketik "sc" 7 enter.
Specify base point: klik titik 1.
Specify scale factor or. ketik skala yang diinginkan misal 0.5 7
enter.

-.
sebelcm dlperl::edl sesudah diperk.ecil

Gambar 5.37 Memperkecil objek


~Dasar-Dasor Menggambar Bangunon

Langkah memperbesar abjek:

Buat cbjek berbentuk sembarang, misalnya katak.


Klikperintah Scale atau ketik "sc" -7 enter.
Specify base point: klik titik 1.
Specify scale factor or. ketik skala yang diinginkan, misalnya 2
-7 enter.

+
1
sebehitn dlperbesar sesudah dlperbesar

Gambar5.38 Memperbeser objek

5.6.12. Rotasi Objek


Langkah merotasl abjek adalah sebagai berikut.

Buat objek berbentuk sembarang, misal katak (pasisi a).


Klik perintah Rotate atau ketik oro" -7 enter.
Klik abjek katak, specify base point: klik titik 1 -7 specify rotation
angle or: ketik sudut rotasl misal 12 -7 enter (hasil pada pasisi
c).

12'

poslsl _at (a) prosesrotasl (b) hasll rotas$(el

..
Gambar 5.39 Rotasiobjek
Doser-Doser Menggambar Bangunan

5.6.13. Mirror Objek


Langkah mirror objek adalah sebagai berfkut.

Buat objek berbentuk sembarang, misalnya kotak.


,
Klik perintah Mirror atau ketlk "mi" -7 enter.
Specify first point of mirror line (tentukan titik pertama untuk
garls bantu mirror): klik titik 1 lalu tarik lurus dengan F8
(menghidupkan ortho), klik pad a titik 2 -7 erase source object
(hap us objek asli): N (No) -7 enter.

, 1
I
I
I
I

I
I
.2
objekasli ebjek hasll mirror

Gambar5.40 Mirrorobjek

5.6.14" Membuat Garis Lengkung


Langkah rnernbuat garls lengkung adalah sebagai berlkut.

Klik toolbar Arch atau ketik "a".


Specify start point of arc: klik titlk 1, 2, dan (bila ortho maslh
hid up tekan F8) arahkan mouse ke atas atau ke bawah sesuai
kelengkungan yang dikehendakl -7 Specify end point of arc: klik
(sesuai kelengkungan yang diinglnkan (titlk 3)).

1 2

3
Gambar 5.41 Membuatgaris lengkung

aL.U
~Dosar~DoSarMenggambar Bangunan

5.6.15. Memindahkan Objek


Langkah memindahkan objek adalah sebagai berikut.

Misalnya kita akan memindahkan objek kotak yang tersedia,


klik tool Move atau ketik "m" -7 enter.
Specify base point or. misal klik titik 1.
Bila ingin memindahkan objek lurus ke arah horizontaJ/vertikal,
hidupkan perintah ortho dengan tekan F8.
Specify second point or: misalnya kita akan memindahkan
secara lurus horizontal ke arah titik 2, klik pada posisi titlk 2.

I" 1 2

L J

Posisl awal obJek Peslsl akhlr objek

Gambar 5.42 Memindahkan objek

5.6.16. MembuatLayer
Langkah membuat layer baru adalah sebagai berikut.

Klik ikon layer properties manager -7 new layer.


Klik tanda centang maka akan muncul layer baru. Serf nama
layer terse but.
Ubah warnanya.
Ubah tipe garisnya, misalnya menjadi garis putus-putus, lurus,
dan sebagainya.
Ubah ketebalan qarls.
Bila sudah yakin, tekan applyuntuk diterapkan pada layer baru.

..
Tekan OK.
Dcscr-Dcscr Menggombor Bongunon

~ ~ r:o <.§)X\D ~ ~ - -.._-


,
r s ~ ~ ~ 11.~~ ~~~.:l~~-!!~.~.L':ir~-~hjneWei~ IPtotSMeI flI;
~nUsedla"leB !~.
3~~)
j '~)itj~~t-
0 ~.':~'~.
_ fl4.~
k>&
--UCcicr
8t 7 $.~
~r1
" ~ ~

Search for liiS}'el" ·1


'o,2_"""""""Z,,",_ 8. 7;
15-- 15"""""'_"'"
1!1!Jl<pIy"' _ _
Git'icJ,a 1;ti~1 I~irk,,"ll,,-w"iiiJ
···<-_·,,··,,"",",,_y,""'-~'i"'""'''''''-'''"'''''''''''''''''''''''''*'';'''''/M.-''~_'''''&''~· :00'~""'~~~"_ ~~"",,~""*1#_.

Gambar 5.43 Layer properties manager

5.6.17. Membuat Garis Ganda denganMultiline


Langkah membuat garis dengan multiline adalah sebagai berikut,

Ketik "ml" ~ enler, kemudian ketik 'J' untuk Justification-nya ~


enter.
Terdapat tiga pilihan setting [Top/Zero/Bottom]: Garis gambar
acuan pada piiihan Top akan menempei di alas. Zero di tengah,
sedangkan Bottom di bawah, karena kita mengacu pada garis
as. Tekan 'z' -.7enter.
Akan tampil specify start point, ketik ukuran misal15 ~ enter.

----Garis As--------l
_______ J
Gambar 5.44 Garis ganda denqan multiline

aua
~ Doser-Doser Menggombar Bangunan

5.6.18. Mengatur Dirnensi


Ketik 'd' ~ enter.

~-~,~
~ _doS<..-
:- [ l-~~",
I -oj-j- L?,_~"d

I U~!
~
~ ;'ek
r<~,_'j

1.0-0.._:1
! L(+)~.\>- ~

j,'J~-'J , i-~··--:
,t r-
lot ~ e
~ §I,~, ",,,¥_~;,-,""'-">-" <':,,:/
. S_»<""",,,Xldc
t,":~i~.d L"_~,,,,d

Gambar 5.45 Pengaturan dimensi

Pilih New, maka akan muncul kotak dialog sepertI berikut:

NewSlyle,,-, ~-~------- I
Stat,Mh:

Usefor: I~~;
(~i~~"'="="'='=' '1c:=",",=:,cc=",'=""~:: I
tdjiii'ii"l li~~w:Jl l§§;~,ritg!!!

Gambar 5.46 Pengaturandimensi baru

lsi kolorn New style name dengan nama yang diinginkan, lalu
klik tornbol continue maka akan muncul kalak dialoq berikut.

iii;ei.d-~~

---
~
_._~~-

---
E_
_ __ 50;,,1...' f)llino .... 2

CoIoc .;,;iiirl'-- <_


.............." =::::::~ 00...__
, _......"".... a.......
'ii00j5- •..,

-
~"''''2-:::':::'::-~

_
-:::::.::.:::.~--

0,...... ' flEol ....l


:~:~-..I_-"'"

........ l,lW>

...
Gambar 5.47 Pengaturan garis dimensi
Oeser-Oeser Menggamber Bengunan

Pada menu Lines, ada pilihan untuk pengaturan garis keterangan


dimensi. ,
Color: untuk mengubah warna sesual yang dikehendaki,
Line type: untuk mengubah jenis garis (continuous, patah-patah,
strip, dan sebagainya).
Line weight: untuk mengatur ketebalan garis.
Extend beyond dim line: untuk membuat garis tegak
perpanjangan dari benda ke garis dimensi.

,..
--
-il~-~-"

ijiio.;;;.;ii;d""

iIii~1i;d ~"--~.,,

-- -
hDN,."..
iiOOii--·:~3
~-­
~~_Io>o\
O_~totI

ON... e_
*MooI<
4oiXi~ 2i f\Ul>~i>g
Jog~ ~-~-~.
el.O>o

Gambar 5.48 Pengaturan slmbot dan anak panah dimensi

Pada menu Symbols and Arrows terdapat dua jenis pengaturan untuk
mengatur simbol dan anakpanah.
First dan second: untuk mengatur bentuk ujung garis dlmensi.
Arrow size: untuk mengatur ukuran panah.

T"",~ !~""""""
Te>l""" ii~---

flcob: 6r:;;,;-~-

Te>lheOgl>l: al'oor
F_iloOfi_
QO .... h_..,..,.jlool ,~ ......
,~- ~, H" .......

,-
".~

Ob,t""",,,,,,1t>e:
~
~-
o:li9@i
2l
.1

'if!
'Ali»od~_""

<',150_

Gambar 5.49 Pengaturan bentuk teks dan ukuran dimensi

USi.a
~ Doser-Doser Menggambor Bangunan

Pada menu Text terdapat pengaturan untuk mengatur tampilan teks.


Text style: untuk mengatur bentuk dan jenis teks dimensi.
Text color: untuk mengatur warna teks dimensi.
Text height: untuk mengatur tinggi teks dimensi.
Textalignment: untuk mengatur pemerataan teks secara vertikal,
horizontal, dan sejajar dengan arah garis dimensi.

LHi!bI'""",*-~~f'-_" ~-iJ~~I)"4iii~
U-drnomiotl>
;i UrilooMl;

;!PrecicIoI>
lD.~q",\
j,~;;;.~,."
,,_.-----0,1 \ ~
I -='1.01.' r-
:i
I f,lldionl......c

jo~~
_~~~O.1lOOo .... 1~j
I
~-. ,-'~I,~'~;;;'~-"-;.; UjSI (~\ ~> 2~~7
~-------

- \~ 50' \ \
_ ....~~~- RCS045J----L-~/,
AtI'SodGl!;

~~
iPre/il<
!
i
.-""
SIll'«

S",*,f4Ck1l; lAXlOO~··--'ffi
Om_

........
j.o_~I)~._

<3
"I

"'"-
!CIAM!'I0~~~ [(tg"",~·,;",,;.o.
b1G~

"""'" """'"
2!OIbf'\
9}Oio\che~ E':'lT!~

__J
_r.:;:~~,->l L._~,l

Gambar 5.50 Pengaturan skala, format, dan keakuratan

Pada menu Primary Units, terdapat pengaturan satuan dan skala


dimensi.
Unit format: untuk mengatur satuan dimensi (biasanya yang
digunakan adalah decimal).
Precision: untuk mengatur keakuratan dimensi (semakin banyak
angka, semakin mendekati ukuran rea/nya).
Scale factor: untuk mengalikan skala dimensl terhadap objek
asli (misalnya ukuran pada gam bar 100 em, namuningin ditulis
1000 mm, maka scale faclor diketik 10).

5.6.19. Mengatur Ketebalan danJenis Garis Laver


Berikul ini adalah cara untuk mengatur lebai tipis garis layer.

Buka perintah layer. Akan muncul layer properties manager


(gambar (1)).
Pad a dallar layer terdapat Linetype (a) dan Linewelght (b) ~
klik salah satu layer, pad a kolom Linetype akan muneul menu
(gambar (2)).

..
Atur tipe garis dengan mengklik a, akan muncul menu pada
gam bar (2). Bila ingin menambahkan tipe garis, Anda dapat
Doser-Dosar Menggambar Bangunon

mengambil (load) pada library (klik Load (cj), Selelah ltu,


akan muneul gam bar (3). Bila tidak terdapal pllihan garis yang ,
dllnginkan, Anda dapal mengkllk file (lombol d) unluk mengambil
dari library. Bila sudah selesai, tekan OK.
Untuk mengatur ketebalan garis, klik Lineweight pada salah
satu bans layer. Akan muncul menu gam bar (4). Pilih yang
dlkehendaki, bila sudah selesai tekan OK.

~"
~ X./ ~u;..OWI~ a b ._>-~~-,,,------"~.~,,---
4~ ~
".,~.<l ". ~§.,.,•"-< C<-J:".>~:"".'. c._ 3'~ x,-"-..-,;·;)~;,,,,~-~o..<_
~n~~ _ MiM[g _ _
j:~
I ..... ~_
; g
0
~g :~; ~-~~ ~::~;;
':Jllln~ ~_Oth """.'
%
"I> r"
:I""~"""': 0 "')alJ<'~~O<t* """c' io)l

1::=
= '; g
i
1.....
;~g~ ===~:"
0
~:~J :a.-~
~_e.k. I:l<:i,'
')otl\
'J 0 ,,0'""
l
./ ow l~ ~~(UJ."''''~~:.o.
.... W- ,; ''JO~ ~_!)oh_ """_'''4
(}
!_~ :; o r?~ e...-.._teto- l':d-_<, ...
;'1""" 1>'"1 -: 0 'Cl. <:51 •.~ -
;I;S)l& Cd. G<"",.J 4
r').m ~ ~ ~ -':4",~, 4
_,"'"""""''''"'''', 0
',""""_ -_) 0 ',Ql'I; ~_~;;c ~<,
""
··-·!l"",,,,rn '''0,", ~_~_'l_ "Co<,,' <i.l
; 0
~;..,,,"""
~'~~-~~d~~ .. _->
. .. __
".~- _
!. <:~::-;~0:c~:;-;,·;;;;::~'::-:'::;n"'·M·c~.)ji"!f=~~;~;;:it;;iTi~:':'"'
~_._-~. ._-~~-
"tAA-:--:-::--:;;:~~ •

tJ_ _ ....... _
'~_

'i?~"""""'''''''"",,"" k,.%d h, .... ··,oL~! ..."'""'' "r;;:-~

;~j
(1 S¥._

.....
~~_. ~ ••• _ . " , ~~"'_ .. ~ o

=d

-
~ ~ I
;:, "#i¥4¥ii ii--4- IF
0;\51<:<),
;o....s1<£t»Q
;;,s.~V2
_
---~~--­
__
_

_ HlOOMl15 __ • __
0o‫ס‬I'>"""_- '_

~~.
,-
::..-......
'"""'"
1OO~ __
n
';-;;

~.C9_:¢
150_6>1._ _ _ __ '_
----~-~--~~-~~--- 15>0_<10( _
1$O\lMfI .. _

;;;~
(2) (3)

~ ..

~:D.:!"'"
Ni:lr: O<:!-..t

t OK I L~ k; ,~,.",;.;

(4)

-
Gambar 5.51 Mengatur tebal dan jenis garis layer
~ Dcscr-Dcscr Menggambar Bangunan

Sebagai bahanlatihan menggambar dengan AutoCAD, berikut contoh soal


sederhana beserta langkah-langkah mengerjakannya.

Contoh Soal
Suat sebuah denah rencana pembesian pelat lantai seperti pada gam bar. Kolom
ukuran 50x50 em dengan menopang ukuran balok seperti pada gamber. Gambarkan
dengan progam AutoCAD lengkap dengan notasl dan ukuran yang akurat.

, ,1
T I
lOJtSO
-+
o
I
i
~.

i
C I 1 I P1n_1>l1
i.e
g ~ l>H_1SO
~ "
~
"><
~ ~

~i Lxs.
><
"
M "
M


I

------- .••. -_.• _. ANTAl TAMPAK ATAS


o
_t!~~~Y~_

':'~li~ght I, ,; I.:tl>_
I lJoeweighh:. BWaM"'" .~
I' O,""~
O,05~
.. II 0_05mm
0.13mm
Ii 0.15inm
II O.18mm

'I' II O."'~
O.25mm
I O.30mm

II """"'. O<I. . O'35~


New" DefaUlt

II, .oK ,I 1"",,,,1 I"';CC-- ,~IJ


Gamber 5.52 Cont6h denah rencana pembesian pelat lantal dengan AutoCAD

Ena
Doser-Oeser Menggambar Bongunan

abo
Pada contoh kali ini, cara menggambar tiap jenis gambar tidak akan ,
iskan secara mendetail (karena sudan dibahas pada bagian cara menggambar
memodifikasi), hanya berupa langkah atau garis besarnya. Selebihnya, Anda
.apkan lebih aktif berlatih sendiri untuk meningkatkan kecepatan dan kreativitas
m menggambar.

Langkah menggambar denah rencana pernbesian pelat lantai dengan AutoCAD


sh sebagai berikut.

1. Buat layer-layer terlebih dahulu. Usahakan tiap struktur terpisah (rnisal


layer balok berwarna cokelat, kolom berwarna biru, gans as berwarna
kehijauan, dan sebagainya), atur ketebalan dan jenis garisnya.

vO-~i~fom~-------==tr1
IVO "ih '00 0 •
va ,:;;t.l <1'011 As
V o;~ 6i:lm balok
v O~~ ifom barbalok
'? a f;l~] Jom bar koIom
',O'li>]'[lO_
;)O'1i'J'i,)o_
\/0111'J'i,)ODMS
VO~~ ~{JD OWlS
'-.)O~~J -oo fondasi
V a ,?j'alil .....,
Q0 rS,~ fi:18 garis
vO'ilj<alll _ _
V O"f:l t;11CJ gl$ tWngan
\/ 0111'J'!rJOG124
vG~":0DHS
Qa~ i'O.~V~-i~;..[.:l1:J!·~·):Il4~.~~~~1lIIl1llll1
\/ 0111'J 'alii """'" ~;'.;'~.n-'
V0111'J 'bill PLY '-',=='=
",-,'J
'if0 111'J ~~[iJ PVC Cone
V a ~ ~Jm ringbalok.
V a ~ 1n. sengkang balok
'~) Ot'k ip. ~koIom
VO~;:OOSRZ
v0111'J~IlI_
v o\~ ~1J(] TEMPl
(~I Q{~ ~'3m TEXT
v'O"~;r;JO_
vQif~,f:ttDWN

Gamber 5.53 Contoh pengaturan layer

2. Atur satuan, misalnya tipe penulisan decimal dengan tingkat presisi 0.00,
Iatu untuk derajat digunakan deg, sedangkan untuk satuan digunakan em.
3. Suat garis as sesuai dengan ukuran pada gambar.
Misainya, buat garls 1, lalu copy garls 1 sejauh 400 em hlngga
jadi garls 2.
Bual garls 3, lalu copy menjadl garls 4 sejauh 300 em.
Buat bubble dan leks as.
~ Descr-Dcscr Menggambar Bangunan

I - 'GC.;" I
0-; I I

Gambar 5.54 Contoh menggambar garis as

4. Menggambar kolom
Buaigambar kolom tampak atas ukuran 50x50 dengan rectangle,
gunakan layerkolom. Beri garis titik berat, lalu letakkan pad a titik pertemuan
as.

~k ... ~ L _~-..:,,~_ -- ---.-J.:,') --J>'~---_"----""'-"--


j
----,,-_. --,

@-h III ·'1 I I

®-

Gambar 5.55 Contoh menggambar denah kolom

ad:.
Dosor-Dcsor Mengganibar Bangunan

5. Menggambar balok

"
Buat gambar balok tampak atas ukuran lebar 30 dan panjang
setelah dikurangi kolom untuk as B dan Aadalah 350 em, untuk
as 1 dan 2 adalah 250 em.
Gunakan perintah multiline (mfine style: standard, mline
justification: zero, mfine scale: 30) gunakan layer balok. Seri
keterangan atau notasi dan dimensi pada balok seperti pada
gambar 5.45.

1- 30X50
I",
.1ic"·

~ ~
~ I ~
'" '"
IIi I I
30X50

~i1
1f--B3 ",-~
Gambar 5.56 Contoh menggambar denah balok

6. Menggambar pembesian balok dan tanda potongan


Buat gambar tulangan dengan garis lurus arah horizontal dan
vertikaL
Buat nolasi arah penulangan pelat dengan perintah polygon.
Segitiga jumlah tunggal ke arah bawah artinya
lapisan pertama tulangan atas.
Segitiga jumlah tunggal ke arah alas artinya lapisan
pertama tulangan bawah.
Segitiga jumlah ganda ke arah kananartinya lapisan
kedua tulangan atas.
Segitiga jumlah ganda ke arah kiri artinya lapisan
kedua tulangan bawah.
7. Memberi judul gambar dengan perintah text.
A. Dcsor-Dcscr Menggambar Bangunan
S.7. Tool Gambar dan Modifikasi Objek 3D
5.7.1. Tool Sudut Pandang Proyeksi (View) 3D
Tool ini berfungsi untuk mengubah sudut pandang objek sesuai
dengan keperluan Anda. Fungsi dari too/bar ini sangat membantu Anda
unluk belajar memahaml objek (apalagi yang kompleks) dari berbagal
sudul pandang yang berbeda.

20 View
Isometric View

lei!

Gambar 5.57 Too/bar sudut pandang

r-
~ 1r@~
r;
y

u>GJ ~
~ FRONT

Gambar 5.58 Proyeksi 3D pada AutoCAD

'.'
.....~
South West (SW Isometric) ,~.~•••
..

Sudul pandang dllihal dari kin depan .

.~
South East (SE Isometric)·······d
Sudul pandang dilihal dari kanan depan.

North East (NE Isometric) .~ .


Sudul pandang dilihal dari kanan belakang.

North West (NW Isometric) ~.


_til_
Sudul pandang dilihal dari klri belakang.
Doser-Doser Menggambar Bangunan

Top View -
U"i
Sudul pandang dilihal dari alas.

~
,
Bottom View ~
Sudul pandang dilihal dari bawah.

.€71
Left View ~,}
Sudul pandang dilihal dari sampinq kin.

Right View CJ
Sudul pandang dilihal dari sam ping kanan.

5.7.2. Tool Gambar 3D


Tool Modeling bertungsi unluk membenluk objek dasar tertenlu
seperti objek sHinder, kubus, dan lain-lain. Sifat toofbar ini lebih cenderung
digunakan untuk keperluan objek 3D. Perintah dasar menggambar 3D
sama seperti menggambar 2D seperti yang sudah dijelaskan pada bab
2, hanya lerdapal perinlah lambahan untuk membenluk menjadi bangun
ruang.

~~8 "'), ei
~ @!tJt ~ ~ "H 4f!'

Gambar 5.59 Tool gambar 3D

Polysolid
Digunakan unluk
membual objek 3D (bebas)
dengan perinlah polyline
yang ter-extrude secara
otornatis.

-
Gambar 5.60 Pofysofid
~ Dcscr-Dcscr Menggambar Bangunan

:4
Box &
Digunakan untuk mernbuat
objek 3D berbenluk kolak.

Gambar 5.61 Box

Wedge ~
"".
Digunakan untuk membuat
objek 3D berbenluk prlsrna.

Gambar 5.62 Wedge

Cone
l}
Digunakan untuk
membual objek 3D
berbenluk kerucut.

Tamp/Ian WireFrame

Gambar 5.63 Kerucut

Sphere Q
Digunakan untuk
membuat objek
berbentuk bola.
3D
I~
/\~t
l:J~--~-/\)
ICS{,,)
Tampilan Wire Frame Tampilan Realistic

Gambar 5.64 Bola

II'mllI
Doser-Doser Menggambar Bangunan

Cylinder 0
Digunakan untuk
,
membuat objek 3D
berbentuk silinder.

Tampilan WireFrnme Tampnan Conceptual

Gambar 5.65 SiHnder/tabung

Pyramid

~
Digunakan untuk
membuat objek 3D
berbentuk piramida,

TampilanWireFrame ~ampilan Realistic

Gambar 5.66 Piramid

,.,'
TorosO
Digunakan
membuat objek
untuk

berbentuk seperti donat.


3D
c@
' ',,

Tampilan WireFrame Tampilan Realistic

Gambar 5.67 Donat

Extrude LPt
Perintah untuk
memperpanjang atau
menarik permukaan 20
dengan ketinggian sesuai
yang diinginkan (Iihat
gambar).

Gambar 5.68 Extrude


~ nnc:.nr_nn"'nr Menggambar Bcnquncn

'!'"
~;V
Revolve
Perintah untuk
membual objek 3D dengan
memutar pada as garis
yang akan dijadikan surnbu
putar,

Gambar 5.69 Revolve

Sweep
Perintah yang
diqunakan untuk membuat
objek 3D dengan membual
objek utama, kemudian
membuat alurgaris bantu
lalu digabungkan.

Presh Pull ..
...•
Gambar 5.70 Sweep

Perintah untuk menekan dan menarik objek 20, hampir rnirip


dengan perintah extrude.

Loft
Perinlah yang
digunakan untuk membuat
permukaan objek
bergelombang dengan
membuat garis spesial
yang berlekuk.

Garribar 5.71 Loft

.t1_
Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

5.7.3. Tool Modifikasi 3D


,
:;N ~l
...... 'Sf!
I .'. ." ' I
tt!@@(I)1
._~.N ~~.~ __ ~_~ __ *M_w~W ~.4_._w __ ~~~Hft

~ tEli,i
Jill ~". ,~ .\' ~'-
!iikJ-.. ~j i5'
~t:L..
Gambar 5.72 Tool Modifikasi objek 3D

3DMove .~
Tool untuk memindahkan objek berdasarkan liga bidang
koordinat, yaitu x, y, dan z.

3DRotate @
Tool untuk merotasi objek 3D berdasar sumbu putar terhadap
x, y, dan z.

Imprint ""til
.••.. ,.

Tool untuk memberikan pola atau teks pada permukaan objek


3D (mencelak gam bar pada permukaan objek 3D).

Union €[[)
Tool unluk menggabungkan dua objek 3D alau lebih menjadi
kesatuan solid.

Subtract (Ii)
Tool untuk mengurangi suatu objek solid dengan bantuan objek
solid lainnya yang dilempalkan di dalam atau pada sebagian objek
awa!.

_LiJU
~ Dasar-DasorMenggombar Bangunan

Intersect
aD
Tool untuk membentuk objek baru dari hasil perpotongan dua
objek atau lebih.

f(t
Section plane
Tool untuk menampilkan tampak potongan pada objek 3D.

Flashshot
Tool untuk membuat gambar 3 dimensi menjadi 2 dimensi
isometrik.

.~
Helix "'"
Tool untuk membuat objek berbentuk spiral.

Slice ~
Tool untuk memotong objek 3D.

Thicken surface : .
Tool untuk memberikan ketebalan pada permukaan bidang.

Convert to solid tiJ


Tool untuk mengubah objek 3D surface (hanya kulit) menjadi
padat (solid).

Convert to surface §
Tool untuk mengubah objek 3D solid (padat) menjadi surface
(permukaan saja/kulit).

5.7.4. Tool Navigasi dan Pengamatan Objek 3D

~+ t~.l· At.
.. 4'
til I fJk.::.I··.~."'.ll!iilf
~ ""'\. ~ ~....... ."" I~ - . ~
r I!:;Jf
Gambar 5.73 Tool navigasi dan penqarnatan 3D

a'l&
Dasar..,Dasar Menggambar Bangunan ..

Orbit
(]I
Free orbit, untuk memutar objek bebas sesuai garis orbit
,
Constrained Orbit:~
Untuk memutar bidang proyeksi di mana pusat orbit berada.

Continues orbit ,~
Untuk memutar bidang objek 360 0 (bergerak seperti animasi).

Pan
'J(
Untuk menggeser lembar gambar 3D.

Swivel ~
Tool untuk nienggerakkan objek secara rnemutar atau bergerak
menjauh menoeket.

Walk
".....

Tool untuk meletakkan sudut pandang mata dan seperti berjalan


melihat objek tersebut.

Camera IrAl
Tool untuk meletakkan sudut pandang jauhldekat pada objek
dengan jangkauan pandangan yang berbentuk seperti kerucut.

Proyeksi paralel··0 IIIJ


Suatu tampilan yang didasarkan pada bidang proyeksinya
sejajar dengan arah proyektornya.

Proyeksi perspektif IQJ


Suatu tampilan yang didasarkan pada bidang proyeksinya dan

..
mempunyai sudut tegak .lurus terhadap proyektomya .
~ Dcscr-Dcscr Menggambar Bongunon

5.7.5. ToolRender

Q ~I~
, ,"gj
.. ~
Gambar 5.74 Tool render objek 3D

Render

"
Tool untuk melihat hasil modeling 3D baik dengan
penambahan tekstur, pencahayaan, serta sudut pandang objek
yang siap untukdipresentasikan.

Render cropped region . ~


Tool untuk merender bagian yang diseleksi saja.

~
Attach by Layer
Tool untuk menambahkan dan mengatur layer tekstur ke
objek 3D.

Material
~_
Tool untuk menambahkan tekstur material pacta
objek, mengatur kecerahan, tingkat kejernihan objek, serta
memanipulasi permukaan objek.

5.7.6. Tool Tampilan Objek 3D

~
•..
Gambar 5.75 Tool tampilan model 3D
Dosor-Dosor Menggambor Bangunon

20 Wireframe
Tampilannya dapat menampakkan rangkaian objek raster, ,
linetype, lineweighf, maupun OLE.

3D Hidden
Tampilannya hanya menampakkan sebagian rangkaian
objek 3D yang tidak terhalangi oleh suatu bidang apapun.

3D Wireframe
Tampilannya menampakkan seluruh rangkaian objek 3D.

Realistic
Tampilannya rnenarnpakkan wajah objek 3D realistis
lengkap dengan guratan rangkaian komponen material.

Conceptual
Tampilannya menampakkan wajah objek 3D realistis.

Menggambar dan Memodifikasi Objek 3D


Untuk lebih memudahkan menggambar dan memodifikasi objek 3D, sebaiknya
J1 pandang diubah menjadi isometrik.

5.8.1, Meng-extrude Objek


Langkahnya:

Buat objek 2d sembarang misal kotak (gambar (1)).


Klik perintah Extrude atau ketik "ext" ~ enter
Select object to extrude: 'klik pada objek yang akan di-extrude
~ enter.

specify height of extrusion: isi ketinggian objek, misalnya 30 cm


~ enter (gambar (2)).

..'./??
~~~~~ eo'"+

(1) (2)

Gambar 5.76 Extrude

=J.¢.L2~
~ Doser-Doser Menggambor Bangunan

5.8.2. Rotasi 3D
Langkah rotasl 3D adalah sebagai berikut.

Buat objek 3D misal dari hasil extrude sebelumnya berupa


balok (gambar (1)).
Klik perintah Rotate 3D ~ select object klik gambar kotak tadi
-7 enter.
Akan muncul3D crosshairtiga warna (warna merah menandakan
sumbu rotasi terhadap x, warna hijau menandakan sumbu rotasi
terhadap y, warna biru menandakan surnbu rotast terhadap z).
Specify base point: sebaqai conloh, klik pada midpoint frame
bagian bawah -7 pick rotation axis: sebagaicontoh, klik lingkar
merah untuk memular berdasarkan sumbu x (gam bar (2)).
Specify start angle point (misal dipular 90°) ketik 90 ~ enler
(gambar (3)).

1'··/
I·~-
-·_-··-...l./'.......-~

//I~-..
~ I "'-.,.>

tID
i-"~ ,
!. -"'~./"" II
1,;""'-. i
~.f,/
"....-
(1) (2) (3)

Gambar 5.77 Rotasi 3D

5.8.3. Union Objek


Buat objek 3D, misalnya kalak dan silinder (gambar (A)).
Klik perinlah Union ~ select object: klik kedua objek ~ enter.
Bila crosshairdiarahkan ke objek union tadi, akan terllhat garis
frame keduanya menyala bersama (gambar (B)).

(AI (B)

Gamber 5.78 Union objek

nil
Doser-Doser Menggombor Bangunon

5.8.4. Intersect Objek


Buat objek 3D, mlsalnya kalak dan silinder (gambar (A)), ubah
visuel style menjadi conceptual (agar terlihat lebih nyata).
,
Move objek silinder agak masuk ke dalam objek balok, misalnya
sejauh 5 em.
Klik perintah intersect -7 select object: pllih keduanya -7 enter
(gambar (B)).

l-:"
,
(AI (B)

Gambar 5.79 fntersect objek

5.8.5. Subtract Objek


Bual objek 3D seperti pada canloh sebelumnya (gambar (A)),
ubah visual style menjadi conceptual (agar lerllhal lebih nyata).
Klik perlntah Substract ~ select object: rnisalnya kita akan
mengurangi balok, pilih objek balok ~ enter ~ klik objek sillnder
~ enter (gambar (B)).

(A) (B)

Gambar 5.80 Subtract objek

EUIL
-~ Doser-Doser Menggombor Bongunan

5.8.6. Imprint Objek


Masih dengan objek yang sama, ubah sudut pandang menjadi
UCS southeast
Klik perintah Imprint -7 select a 3D solid: klik objek balok.
Select object to imprint: pilih objek siiinder -7 delete the source
object: (Y) -7 enter

Hasllimprint

(A) (8)
Gamber 5.81 Imprint objek

5.8.7. Slice Objek


Buat objek kerucut (gambar (A)).
Klik perintah slice -7 Select object to slice: klik kerucut -7 enter
Specify start point of slicing plan -7 klik quadrant (gambar (B)).
Specify second point ofslicing plan -7 klik ujung kerucut (gambar
(C)) -7 enter, akan muncul garis potong (gam bar (D)).
Hapus potonqan kerucut (gam bar (E)).

(A)

(e) (01

(EI

..
Gambar 5.82 Slice objek
Doser-Doser Menggambar Bonquncn

5.8.8. Revolve Objek


Ubah tampilan menjadi isometrik.
Buat objek 20 sembarang, mlsalnya seperti pada gambar (1).
,
Klik perintah Revolve atau ketik "rev" -7 enter.
Select object: pllih objek tersebul 7 enter.
Specify axis start point or define axis by: klik pada titik 1 dan 2.
Specify angle of revolution or (sudut perputaran): misal 360 0 7
enter

1--1
, I 1
L~r-o-+---F;I
(1) (2)

(3)

Garnbar 5.83 Revolve objek

5.8.9. Sweep Objek


Buat objek 20 pada bidang xy (gambar (1)).
Ubah sudut pandang menjadi Isometrik (misal southwest).
Buat lingkatan tepat pada ujung garls (gambar (2)).
Rotasi objek Iingkaran dengan rotasi 30 tersebut lerhadap
sumbu y.
Pick a rotation axis: klik garis hijau -7 specify start angle point
sebagai contoh, objek akan diputar 90°, maka kelik 90 7 enter
(gambar (4)).
Kllk perintah Sweep 7 select object to sweep: klik objek
Iingkaran -7 enter.
Select sweep path or: pillh qaris lengkung. Hasll akan tampak
seperti pada gambar (5).
~ Dasar-Dosar Menggambar Bongunan

(/- ----
~--- /
~)

L
~
(

'-- (2) '*


(1) ~

(
I
'(~ ..
<,
(4)

(3) (4)

(5

Gambar 5.84 Sweep bbjek

5.8.10. Loft Objek


Buat objek 2D pada bidang xy (gambar (1)) berbentuk
garis lengkung 1 lalu copy.
Ubah sudut pandang menjadi isometrik (misal southwest
(gambar (2)))"
Pindahkan objek (hidupkan ortho (F8)) ke arah surnbu z
(gambar (3))"
Klik perintah Loft -7 select cross section in lofting order. pillh
kedua objek, makaakan rnuncul pili han guide, path, atau cross
section only. Pilih cross section onfy, maka akan muncul menu
(gambar (4))"

11m
Dosor-Dosor Menggombor Bongunon

Pilih surface: pada contoh lni akan digunakan smooth fit. Untuk
mengatur kelengkungan, klik pad a draft angle, masukkan sudut ,
kelengkungan (dicoba-coba sendiri bila ingin melihat bedanya).
Blla sudah selesai tekan OK.

'>k
~~~/

-_.~;
~~~/ /~

/ y (2)

-,
(1) .>
/

/
"

_
i ~ :.":.._-

I ... e..... ... :1


1:

/j <::-..

-- --
.;~=.;.,.,..

-
't! ..... ..-

~l'O

~~.
....

'~';;;;;"

-!:':""
H
!i
:1
:1
rl
\?i__
C""""_,.,_ Ii!!
!:~io_.dL~,". C~i!
(3) "==~~
\4J

Gambar 5.85 Lofl:objek

oh Menggambar Bangunan 3D Sederhana


Buatlah suatu struktur bangunan sederhana beton bertulang dua lantai dengan
si lantaidasar +4,00 m, dan lantai atap +8,00 m dengan rincian sebagai berikut:
Fondasi: beton bertulang dengan ukuran 100 em x 100 em x 40 em berada
pada kedalaman -1.200 m.
Plat lantai: elevasi +0.00 dan +4.00, dengan lebal pelal 12 em.
~ Dcsor-Dcscr Menggambor Bangunan

Kolom: 50 em x 50 em hingga elevasi +4.00, sedanqkan +4.00 hingga


+8.00 ukurannya 45 em x 45 em.
Balok: ukuran 30x50 dengan panjang bersih as (1-2, B) dan as (1-2, A)
adalah 350 em, sedangkan panjang bersih as (A-B, 1) dan as (A-B, 2)
adalah 250 em.

Ring balok: ukuran 20x30 dengan panjang bersih as (1-2, B) dan as (1-2, A)
adalah 350 em, sedangkan panjang bersih as (A-B, 1) dan as (A-B, 2) adalah 250 em.

Permintaan:

a. Gambar bangunan dalam benluk 3D.


b. Beri lekslur belan pada seliap objek.
c. Beri efek pencahayaan.
d. Render hasil modeling dan simpan dengan nama (3D building_01).

Penyelesaian:

Sebelum masuk dalam 3D modeling, terlebih dahulu gam bar denah liap elevasi,
yaitu elevasi -1.80, elevasi +O.OO,elevasi +4.00, dan elevasi +8.00 secara mendetail
untuk mempermudah penggambaran objek 3D. Perinlah gambar dan modifikasi yang
digunakan adalah Rectangle, Move, dan Extrude.

Langkah:

a. Buat denahmasing-masing elevasi.

,
,:l,
ED .
~-,LLJ
Iml
I.'±'J
l ,

~l!lli<'!f4.~ ~l!S.;It~OO


~& ...~oo

~
0) ®
I
-:<..) I
~=

;Q;lf¢ill ~'?t.~-<Q

ati.
Oeser-Oeser Menggembar Bangunon

b. Buat view koordinat (UCS) rnenjadi isornetrik (misal: Southwest).


,
~
. / ~'?~ "'~
~. <; ~--'i-'
~~/~ >~~~~
h--..

~
<,..••..
/,!Y' ~ .
~
~ .... ~~. ~~;
.><,0"
./ ~;;--,r _;;...;

~5Z ~<#,,,,-t1"

""
e. Buat objek 20 yang belum berupa polyline (balok, ring balok, dan pelat
lantai tampak atas) menjadi potytine supaya lebih mudah di-extrude.
Sesudah Itu, extrude rnaslnq-maslnq objek sesuai dimensinya: fondasi 40
em, kolom hlngga elevasi +4.00 (400+180)=580 em, lalu kolom 45x45 400
em, balok 50 em, ring balok 30 em, dan pelat lantai 12 em. Extrude ttap
objek sesuai layer yang sudah digunakan pada gambar 20 sebelumnya .

..i-'

~ ,"f~~~'"
-co"/
~
~/./
~;:::~
"'-......~--p
.~~~,~pj.i#
/%i>
-~
""
-;. .
-+;::..::;..

.:;#'-»
..
~ _-F

cr:

,J.. ::':..,,'

IIIJ'JI
~Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

d. Gabungkan masing-Jilasing objek. Gunakan perintah move dan garis


bantu. Contoh:
Buat garis bantu pada permukaan atas objek fondasi.

'<:.,'~ G'ar::b"a".;'iu
• jXIda SUrface
objekponOasi

'''"FA, ! ,,>,~
,& ///r~

" >< ..-///


,V/,-e0
, ./ ~>/" 7< 1
<, <,X> ~-J

~
c<..
. '-J--y". ...>
. ·-l/'~
er<> - "- .~
'."
Pilih semua gambar kolom hingga elevasi +4.00 tanpa perlu
menggambar garis bantu karena objek 3D kolcm sudah memiliki
~aris pertolongan dari as.

';t';

JII ~
l~l-e
~ II~
. ' <;
...
~---.'~:f'''~/;:;'
.' ~"-'

Pindahkan dan temukan titik perpotongangaris bantu fondasi


dan kolorn (hingga muncul tanda oeoep midpoint) ~ klik,

"
,
~)

Ell
Doser-Doser Menggambar Bongunan

Lihat hasilnya.

.e-r-,
,
fP1.:
Ii I
III
III
iI
II
II
m
J:1 mID
I

I
#!",,$"
/.

Lakukan langkah yang sarna untuk struktur yang lain hingga


seperti gam bar di bawah, bila ingin rnelihat tampilan solid-nya,
ubah view style menjadi conceptual.

Tarnpilan Wireframe Tampilan Conceptual


~ Dcscr-Dcscr Menggambar Bangunan

e. Seri tekstur beton

Klik perintah material.


'ffiJ
Akan muncul menu seperti berikut.
8. Create material.
b. Ubah template menjadi realistic.
c. Seri tekstur dengan menekan tombol url.jpg, pilih file
gambar tekstur permukaan beton.
d. Atur ukuran tekstur.
6. Biarkan opadtytetap 100%, setelahitu tekan close.

-~
*'tt: Q.xe
..... ~ - Tool>'~

D··D.
"T.!I&bn- ~=o.- _=..-15...

TY&A/,:;c;~~;. !::il·
!fr~
LJ
7,;i m~~.~_~-~._-- m_w"__ ~_~.m~_ Ldlt"'.,...i6 ~
l:~_fiIoo1'_r.~~""","#>::-_;jl,~,,~.<t::-4;~.f,d~=::d

U"iie:"

YT~
@Tkd
rnteractr.~~

I'n:\.'lew~ U)(lOO~ w GJ

!I
!I~
~I
u._
0-0000
':"'-o-._.~~":-
"offSet:
u'ne

R<>Gtiorr.
-'~---;;~j

;~di,,",J~c:-;',.J
{~;

iiiii Midi
Dcsor-Dosor Menggombar Bangunan

Lalu pilih Apply to Material dan pilih objek yang akan diberi
tekstur beton.
"(
;""'~ ,.~" ;;;".~.}"\.<>"-
'4"" >'-n "4.:£1 v::.!J "'"¥.t

Klik Apply to Material

Hasil pemberian tekstur:

(a) proyeksi pararel (b) proyeksi perspektif


~ Dosor-Dosor Menggambar Bangunon

Beri efek pencahayaan

ae'<bj ~'")
,\/, «'i EiW
iii!Jlr n er ,
_i ~c",-~_~_CcC_~!!6/19/201j

Keterangan:

1. Intensitas cahaya diatur berdasarkan waktu real, yaitu


berdasarkan han, tanggal, bulan, dan tahun.
2. Intensitas cahaya diatl.lr berdasarkan waktu rotasi bumi dalam
sehari.
3. Tool untuk mengatur kecerahan pencabayaan Iampu.
4. Toof untuk mengatur kontras pencahayaan larnpu.
8. Tool untuk rnernbuat efek cahaya dengan lampu.
b. Toof untuk menambah efek cahaya dengan slnar matahari.
c. Create point fight, untuk memberi efek pencahayaan berupa
titik.
de Create spot light, untuk memberi efek pencahayaan spot atau
kerucut.
e. Create distance light, untuk memberi efek pencahayaan
lanqsunq.
f. Hasil render dengan tampilan perspektif:

aMeA
Dosor-Dosor Menggambcir Bangunan

Mencetak Gambar dengan Perangkat Lunak


Alat pencetak file komputer yang paling umum digunakan saat ini adalah printer,
ai dari sistem dot matriks, inkjet, hingga laserjet. Ketiga jenis sistem printer ini dapat
,
icetak pada ukuran kertas A4 hingga A3, sedangkan untuk mencetak ukuran file
ar dengan ukuran kertas yang besar digunakan plotter khusus untuk ukuran kertas
ma AD. Sebelum proses mencetak, software printer harus diinstal terlebih dahulu
u dengan driver untuk plotter yang tersedia pada saat pembelian. Tanpa driver,
iputer lidak dapat mengirim data ke printer atau plotter untuk dicetak. Meskipun
nlkian, ada beberapa printer, seperti printer dot matriks yang tidak disertai dengan
ernya. Umumnya, driver untuk printer-printer dot matriks sudah disediakan oleh
em Windows. Cara menginstal driver printer maupun plotter umumnya sarna seperti
19instal driver-driver yang lain, yaitu dengan mengikuti petunjuk instalasi yang
lapal pada buku manual yang disertakan.

Gambar 5.86 Plotter Gambar 5.87 Printer


Sumber: katelianto.bloqspot.com Sumber: themaniax.blogspot.com

5.9.1. Setting Area CetakPlotter


Misalnya sualu gam bar rencana seperti pada gam bar (1)
akan di-plot:

" r>""
r ~ IT'--- 1-1
..'I,i '1lX56 ,1 f
f [1 m "i : --{, 11 -e>
~! ~ i ._ I
~ "
~ e ;]
%

~
E --!-IIi ~ .
i "
f.t~

f
0, 0
~
I I
!.
H ~o~Uo !I
u L-._..l
,'Wf.-<9
I· I ~
n

Gambar 5.88 Gambar kerja yang akan dicetak

& &
.~ Dosor-Dosar Menggambor Bangunan

Langkahnya adalah sebagai berikut.

Buat garis area kerja, misalnya pad a layout 2 (gambar (1)). Lihat
ukuran kertas pada bag ian lembar kerja seperti pad a gambar
(1) dikurangi lebar garis tepi (1 em) (gambar (2)).
Klik kanan pada bagian menu bar hingga muncul gambar (3),
pilih view port hingga muneul gambar (4).
Langkah selanjutnya pada gam bar (5):
Klik perintah single viewport pada gambar (4), lalu
klik titik a ke titik b sehingga terbentuk area plotter.
Double click pada area plotter (e), atur posisi gam bar
yangakan dieetak supaya pas, lalu klik pada view
port scale control (d). Ubah misalnya menjadi 1:4
(dengan eatatan semua ukuran gambar pada model
dalam em).

HliiGEN Re""enera-tinq layout~


iii •
li~o_~--'----'--------"'---

~ POLARi~~~~ oucsifDlli'LWlTrPMER
(1) (2)

ACAD
..
"~ ,._O'"_~. __ ~ • Text
UCS
CUSTOM
• .f
EXPRESS • ucsn
Vievv
Lock Location • .f Viewports
_ _ Customize...
________ Vi,ualStyles

WalkandFIy

Web
(3)

lU\biiijjgl ~ ~ i..&;~t;;.;;;. T

(4)

II!II
m
=rrr
(g tedures ~ raqurati]
eaie iojd sesord eped xnseur uep je)j6ujqjp qepns BueAJeqwBS 69"9 JeqwB
(9)
(s)
j
I
I
I
I
I,
I
~
l
i~
I
.~ Dasar-Dasar Menggambar Bangunan

5.9,2. Setting Plottel'


Ketik (CTRL + P) atau klik perintah Plot, sehingga muncul
kotak dialog 'plot' (gambar (7)).
Pilih jenis printer yang sudah terinstal dengan komputer (e).
Sesuaikan pengaturan printer (kualitas cetak. posts! cetak, dan
lain-lain (I)).
Tentukan ukuran kertascetak file gambar, rnisal A4 dan jumlah
cetak (h).
Ptot style table (g): menampilkan warna tinta, pilih monochrome
agar hasil cetak tinta hanya hitam.
Pilih plot area (i) (display: yang dicetak adalah area yang
dltarnpilkan apa adanya, limit area plot terbatas, extents:
mencetak seluruh gambar pada area kerja, window. mencetak
gambar berdasarkan area yang diseleksi saja), pilih window,
lalu seperti pada gam bar (5) (klik titik a rnenuju titik b).
Beri tanda centanq pada bagian Center the plot (k) untuk
memposisikan hasil cetak di tengah-tengah.
I Beri tanda centang pada Fit to paper G), karena dengan ini hasil
cetak direntangkan sesuai denqan ukuran kertas. Kernudian,
aturskalanya bilagambar ingin dicetaksesuai ukuran skala.
Pilih Drawing orientation (I) untuk menentukan pests! mencetak,
apakah teqak (portrait) atau tidur (landscape). Sebaqai contoh,
t pilih portrait.
Bila sudah, tekan OK (m) dan lihat gambar.

,~ """',,*,tol$efpen~)

..., ~al>
-"("71
~iQl
g
_~ ""_ e __".._ ,",..
~ Sb>!lOd...-:t<:Ot;:.no
-=
---
R>tltr.-
w''%%¥ .W'6"
S<iii:!'l'lillii:¢:;ofl :;,~il:t-lllo;;..,-.~Sil$L ....
$l",,,"~:';'0'.

~"-'~

E}Pbt.... ee
~

h
--
l);'~

B_~~
;;:w

;~01"",,' "';.a l=,.~~"

_....
~<if_

--_...
1;fjOlot__ .,lo:;.",...
;;1!fi:It _ _

Ottdt:~<Ib:e<:s
!9]flI."'__ j 'CjPlot_""
r.,;;; ~·'C~"ij ~)~~"-- C:-"~l<>~

l'btoffot'l~""".,~~ \)<-'"9_
~,_l
~C'.e:nIott>o~

,
Ie.
ES*~
.:}~
w
~
2/1'"""'~
n
m

..
Gambar 5.90 Plot mode! manager
Dosor-Dosor Menggambar Bongunon

'1'
\j
, ~)
,
I
@
~

th===1
w
iW Ii

.Ll
i
i
,
! II' !,: iI
i
0: I
.,;:, !
><1 !
I1

I
~ sry
0 N
P10·15(1

P12_fSO
,

oi
~,

><1 I
i I

I
=u
1
01 0: 0: 0)

.,i I ,
Mi

I J 30X'O~ r"
®
i 'T tr' i J-t-

"'' ' "' .a>o-2tO


JFlF ~,~-».
~30X50 63Ox:D
DUlL PEMBESIAN POT. c-c
Skala 1:4 o
ru:~X50
~ZIO 01(\0'$ I

c:~~ '-e,~'5C .,
JIJr..
,
630)(50

DUlL PEMBESIAN POT. D-D


Skala 1:4
o
Gambar 5.91 Hasil plotter ukuran A4

eten:
Sebelum mencetak gambar, penqaturan tebal tipis qaris harus benar-benar
arhafikan agar hasilnya sesuai dengan yang dimaksudkan atau sesuai permintaan.

= &
5.10. Backup Data Levell dan Auto Save
Backup data merupakan perintah dalam AutoCAD untuk 'mencadangkan' data
secara otomatis dengan setting waktu yang dapatdiatur secara otornatis, misalnya
setiap 15 menit, 30 manit, atau sesuai keinginan. File yang di-backup, rnisalnya setlap
15 manit, akan tersimpan secara otcrnatls denganekstensi .bak untuk15 menit pertama,
dan untukkedua kalinya dan seterusnya, file ekstensi .bak tadi akan tar-update juga.

Bila program menga!ami gangguan aklbat listrik padam, system error, atau not
responding pada komputer, sewaktu proses mengolah/menggambar/membuka file
gambar, backup data (berupa recovery) akan disimpan denqan ekstensi .bk1, dengan
tujuan file backup yang sudah ada sebelumnya tidak akan tertimpa dengan backup file
ini. Jika pada komputer sudan terdapat nama file dengan ekstensi .bk1, maka AutoCAD
akan membuat backup file dengan ekstensi .bk2 dan seterusnya. Apabila file asll
mengalami kerusakandan ingin menggunakan backup file ini, ektensi .bak tentu saja
sebelumnya harus diubah menjadi .dwg. Cara mengatur waktu backup yaitu sebagai
beriku!.

Klik kanan pada command prompt (gambar (1)) klik option.

Akan muncul menu option, klik pada tab Open and Save (gambar (2)).

1. Tab Open and Save berisi menu penqatur recovery dan backup
data serta penqaturan tampllan daftar file AutaCAD.
2. File Save Asadalah perintah untuk menyimpan [enls file
AutoCAD dalam beberapa versi (2007, 2004, 2000, dan lainnya).
3. File safety precaution adalah bag/an yang mengatur durasi
autosave untuk backup data bila terjadi gangguan pada software
(dengan mencentang create backup copy with each save).
Semakin pendek durasi penyimpanan, akan semakin baik
untuk cadanqan data, namun dapat mengganggu kinerja saat
mengoperasikan AutoCAD. Namun, biladurasi terlalu lama,
misafnya setiap 1 jam, tentunya akan sangat mengecewakan
blla terjadi kerusakan atau error pada sistem. Pekerjaan sudah
harnpir selesai, tapi harus mengulang karena error atau listrik
padam. Waktu penyimpanan data yang ideal adalah sekitar 12
menit hingga 20 menit,
4. File extension of temporary fite, .acs yaitu ekstensi file auto
save/recovery yang terakhir disimpan.
5. Number of recently used file to list, menampilkan file yang
baru saja dibuka dengan jurnlah list yang dapat diatur sesual
kebutuhan pad a saat menggunakan AutaCAD.

Bila telah selesai mengatur, klik OK untuk menutup menu option.

i!iilUiiii
Dosor~Dosar Menggambar Bangunan

( Recent Commends •
, I",
I
i

+
i ilO'X
Copy
CopyHislo<y
PO$\~

P-.!\:$1e'ft«mdUne
KiiLU·lj
Oplions_
Hfomman<l:
J]~~;;;;d;--'~---"'--~-"~"-' .- ,.o",._.~,"h~_·_~· __" · _

";",",."-~~~-"",~--"""",,,,,,~~~,,,,,,,,,,.,,-.,,,,
~_ ,"<~ ...._.. ..
c-<-<-~-----~----
,75 72:;;;, <\,:i:SC~, O(!OO1) ; S!w',I GRl012!ffi'O
'~

(1)

5
~<t~to.<.". ...

~:~~:;] ~1W_"",*

~ ~-- ~.::=~~.,~,,-----_ ..---'"'


~."."!!'".!!':'!'!'''''''-'''''''''''~\iJ'
:]I;{;_..............lOd_
P.oId""'"'"'_
--
f<oSO'«>'~
~?:IfoO, ..
,~ 3
~-_ .......
:"'' '......_..,.=1''"''''''''''_
OM.-CI'IC.-
,""_~~1Oo ~~~;;;;;;;::;:::;I
0 ......~""~'­
g-""""-_..
f1o -..... ",,- - . .-
~'~'-";"'-;F"'~~
("-,~",,,-l_
Oltloolof~

(2)

Gambar 5.92 Menu option

l. Restore Data Levell


Restore data berfungsi untuk mengembalikan file yang rusak akibat masalah
3 hardware, kesalahan pengguna, atau karena software itu send in, sehingga untuk
ninirnalisasi resiko ini disarankan agar menyimpan hasil kerja secara berkala. Pada
irarn AutoCAD terdapat suatu rekam diagnostik informasi jenis kesalahan (error)
g disimpan dalam file dengan nama acad.err,

Bila terjadi kerusakan ringan (corrupted dala), secara otomatis AutoCAD


1 mendeteksi kerusakan data dan memperbaikinya. Bila berhasil, AutoCAD akan
iporkan hasil audit dan perbaikan dari kerusakan tersebut, dan selanjutnya
rankan untuk segera menyimpan file tersebut dengan nama yang berbeda dari
iya.
Blla terjadi kerusakan berat (fatal atau internal error), kemungkinan besar file
gambar tersebut tidak akan terbuka. Biasanya akan muncul pesanerror dan beberapa
kode error, bahkan program AutoCAO itu sendiri pun kadang not responding.

Cara mengatasinya yaltu sebaqai berlkut.

1. Ketika terjadi fatal atau internal error, tutup program AutoCAD jika masih
rnenjalankan AutoCAD. Ji~a memungkinkan, simpan teriebih dahulu hastl
kerja sebelurn keluar dari program AutoCAD.
2. Gunakan perintah RECOVER (denqan mangetikkan "recover" melalui
keyboard), lalu pilih file yang error tadi,
3. Ketika AutoCAO mendeteksi kerusakan, software komputer tersebut akan
meminta persetujuan untuk melakukan proses perbaikan.
Ketik Y (yes) enter.
Tunggu beberapasaat,AutoCAD akanmengaudit dan mencoba
memperbaiki kerusakan pada file.
Bila proses berhasil, maka file yang telah diperbaiki akan
dltampilkan di monitor.
Bila proses tidak berhasil, AutoCAD hanya akan menampilkan
pesan tanpa bisa menampilkan file yang rusak terse but.
mbar 1.1 Jenls garis gam bar
mbar 1.2 Jarak antara garis-garis
mbar 1.3 Skala mendatar pada sebuah struktur fondasi tampak atas
mbar 1.4 Skala dengan elevasi
mbar 1.5 Skala dengan ukuran/angka
rnbar 1.6 Contoh penulisan skala kemiringan
rnbar 1.7 Contoh penulisan skala balok sederhana
mbar 1.8 Contoh penulisan skala balok peta
mbar 1,9 Perbandingan bentuk huruf angka teqak (a) dan miring (b)
mbar2.1 Hirarki proyeksi
mbar 2.2 Ernpat kuadran
mbar 2.3 Benda diproyeksikan kuadran I
mbar 2.4 Proyeksi bend a di kuadran I dijabarkan
mbar 2.5 Proyeksibendalengkap
mbar 2.6 Lambang proyeksi Eropa
mbar2.7 Benda diproyeksikan kuadran III
mbar2.8 Benda direntangkan
mbar2.9 Proyeksibendalengkap
mbar 2.10 Lambang proyeksi Amerika
mbar 2.11 Proyeksi isometri
mbar 2.12 Proyeksi dimetri
rnbar 2.13 Proyeksi trimetri
mbar 2.14 Proyeksi cavalier
mbar 2.15 Proyeksi kabinet
mbar2.16 Letak bidang gambar terhadap bidang datar
mbar 2.17 Perspektif benda dengan 1 titik hilang
Imbar 2.18 Perspektif benda dengan 2 titik hilang
unbar 2.19 Perspektif benda dengan 3 titik hiiang
Imbar 3.1 Contoh format lembar halaman judul dengan gambar
Imbar 3.2 Contoh format lembar halaman judu! tanpa gambar
unbar 3.3 Contoh daftar gambar
unbar 3.4 Contoh standar rambu proyek
unbar 3.5 Contoh standar struktur


Bangunan

Gambar 3.6 Format lembar sub pekerjaan


Gambar 3.7 Bagian kop
Gambar 3.8 Kop posisi portrait
Gambar 3.9 Kop posisi landscape
Garnbar 3.10 Ukuran kop vertikal-Iandscape
Gambar 3.11 Ukuran kop horizontal-landscape
Gambar 3.12 Ukuran kop portrait
Gambar 3.13 Pola melipat lembar kerja
Gambar 3.14 Contoh melipat lembar kerja ukuran A3
Gambar 3.15 Contoh denah rumah
Gambar 3.16 Contoh tarnpak rumah
Gambar 3.17 Potongan rumah
Gambar 3.18 Contoh detail tulangan tangga dan plafon
Gambar 3.19 Contoh denah situasi rumah .
Gambar 3.20 Contoh denah situasi existing kontur proyek jembatan
Gambar 3.21 Bagan proses gambar perencanaan hingga gambar jadi
Gambar4.1. Pensil
Gambar4.2 Satu set rapido merk Rotring
Gambar4.3 Penghapus pensil (merah) dan tinta (biru)
Gambar 4.4 Penghapus rapido
Gambar45 Jangka
Gambar4.6 Penggaris
Gambar4.7 Penggaris segitiga
Gambar4.8 Busur
Gambar4.9 Mal lengkung
Gambar4.10 Mal huruf
Gambar4.11 Mal bermacam bentuk
Gambar 4.12 Meja gambar dengan mesin tracker
Gambar4.13 Handel horizontal (a) dan vertikal (b)
Gambar 4.14 Sekrup pengatur mistar
Gambar4.15 Handel ketepatan rnistar (d), pengatur sudut (e), handel
ketepatan sudut (f), handel penggerak halus (g), sekrup
pembuka mistar(h)
Gambar 4.16 Sekrup pengatur kesikuan (i)
Gambar 4.17 Contoh kertas putih
Gambar4.18 Contoh kertas kalkir
Gambar4.19 Contoh kertas milimeter blok
Gambar4.20 Cara penempelan kertas di atas meja
, Gambar4.21 Posisi kertas (a)/andscape (b)portrait
Gambar 4.22 Arah tarikan garis
Gambar4.23 Cara rnenarik garis
Gambar4.24 Cara pengukuran jari-jari dan cara memegang jangka
Gambar4.25 Bagian rapido
Gambar4.26 Posisi menggunakan rapido
Gambar4.27 Proses pengisian tinta

.1ilImII
Doser-Doser Menggambar Bangunan

srnbar 4.28
srnbar 4.29
ambar4.30
ambar4.31
Proses perawatan dan pembersihan rapido
Posisi menggambar
Membuat gans tegak lurus cara 1
Membuat gans tegak lurus cara 2
,
'mbar4.32 Membuat gans miring cara 1
,mbar4.33 Membuat garis miring cara 2
,mbar4.34 Membuat garis rnirinq cara 3
,mbar4.35 Membuat garis sejajar
,mbar4.36 Membagi gans dua bagian
,mbar4.37 Membagi gans sama panjang
ambar4.38 Menggabungkan garis dan sembarang titik
,mbar4.39 Menggabungkan lengkung dengan qaris lurus
ambar4.40 Membagi dua sudut sama besar
ambar4.41 Membagi tiga sudut sama besar
ambar4.42 Menggambar segitiga sama sisi
ambar4.43 Menggambar persegi
ambar4.44 Menggambar segi lima beraturan
ambar4.45 Menggambar segi enam beraturan
ambar4.46 Menggambar sagi delapan beraturan
,mbar4.47 Menggambar segi sepuluh beraturan
ambar4.48 Menggambar elips cara isometris
ambar4.49 Perspektif satu titik hilang dengan skala
arnbar 4.50 Perspektif satu titik hilanq dengan kelipatan
,mbar4.51 Menggambar perspektif satu titik hilang dengan kelipatan:
Langkah 1
,mbar4.52 Menggambar perspektif satu titik hilang dengan kelipatan:
Langkah 2
,mbar4.53 Menggambar perspektif satu titik hilang dengan kelipatan:
Langkah 3
arnbar 5.1 Seperangkat komputer
ambar 5.2 Pen tablet
arnbar 5.3 Hasll gambar dan render dengan GOogle Sketchup
arnbar 5.4 Hasil gambar dan render dengan AutoCAD
arnbar 5.5 Hasil gambar dan render dengan Archicad
ambar 5.6 Hasil gambar dan render dengan 3DMax
arnbar 5.7 Hasil gambar dan render dengan Rhinoceros
smbar 5.8 Hasil gambar dan render dengan Sweet Home 3D
smbar 5.9 Contoh ikon program AutoCAD versi 2007
ambar 5.10 Keyboard dan tornbol fungsinya
smbar 5.11 Tombol pada mouse
srnbar 5.12 Tampilan worksheet/lembar kerja pada AutoCAD 2007
ambar 5.13 Koordinat WCS
imbar 5.14 Koordinat Kartesius
srnbar 5.15 Koordinat polar
arnbar 5.16 Koordinat relalif

LilS
Dosor-Dosor Menggambor Bongunon

Gambar 5.17 Box text editor AutoCAD


Gambar 5.18 Satuan unit dan sudut
Gambar 5.19 Toolbar draw dan teks
Gambar 5.20 Toolbar modify
Gambar 5.21 Toolbar dimension
Gambar 5.22 Toolosnap
Gambar 5.23 Tool pengamatan gambar
Gambar 5.24 Menu template baru
Gambar 5.25 Menggambar kotak
Gambar 5.26 Membuat dimensi
Gambar 5.27 Membuat garis tepi
Gambar 5.28 Objek lingkaran
Gambar 5.29 Dimensi jari-jari lingkaran
Gambar5.30 Menggambar segi lima
Gambar 5.31 Menu hatch
Gambar 5.32 Pilihan objek hatch
Gambar5,33 Objek sebelumdan sesudah di-trim
Gambar 5.34 Fillet tegak lurus
Gambar5.35 Fillet dengan jari-jari r
Gambar5.36 Meng-copy objek
Gambar 5.37 Memperkecil objek
Gambar5.38 Memperbesar objek
Gambar 5.39 . Rotasi objek
Gambar5.40 Mirror objek
Gambar 5.41 Membuat garis lengkung
Gambar 5.42 Memindahkan objek
Gambar 5.43 Layer properties manager
Gambar 5.44 Garis ganda dengan multiline
Gambar 5.45 Pengaturan dimensi
Gambar 5.46 Pengaturan dimensi baru
Gambar 5.47 Pengaturan garis dimensi
Gambar 5.48 Pengaturan simbol dan anak panah
Gambar 5.49 Pengaturan bentuk teks dan ukuran dimensl
Gambar 5.50 Pengaturan skala, format, dan keakuratan
Gambar 5.51 Mengatur tebal dan jenis garis layer
Gambar 5.52 Contoh denah rencana pembesian pelat lantai dengan
AutoCAD
Gambar 5.53 Contoh pengaturan layer
Gambar5.54 Contoh menggambar garis as
Gambar 5.55 Contoh menggambar denah kolom
Gambar 5.56 Contoh rnenqqarnbar denah balok
Gambar 5.57 Toofuarsudutpandang
Gambar 5.58 Proyeksi 3D pada AutoCAD

..
Gambar 5.59 Tool gam bar 3D
Gambar 5.60 Polysolid
Doser-Doser Menggambar Bongunan

bar 5.61
bar 5.62
bar 5.63
bar 5.64
Box
Wedge
Kerueut
Bola
, 'f

.
ff
G
bar 5.65 Tabunq
bar 5.66 Piramid
bar 5.67 Donat
bar 5.68 Extrude
ibar 5.69 Revolve
ibar 5.70 Sweep
'bar 5.71 Loft j'
ibar 5.72 Tool modifikasi objek 3D
ibar 5.73 Tool navigasi dan pengamatan 3D
ibar 5.74 Too! render objek 3D
ibar 5.75 Tool tampilan model 3D
ibar 5.76 Extrude
ibar 5.77 Rotasi 3D
ibar 5.78 Union objek
ibar 5.79 Intersect objek
ibar 5.80 Substract objek
nbar 5.81 Imprint objek
nbar 5.82 Slice objek
nbar 5.83 Revolve objek
nbar 5.84 Sweep objek
nbar 5.85 Loft objek
nbar 5.86 Plotter
nbar 5.87 Printer
nbar 5.88 Gambar kerja yang akan dicetak
nbar 5.89 Gambar yang sudah dibingkai dan rnasuk pada proses
plot area (gambar 1 sampai 6)
nbar 5.90 Plot model manager
nbar 5.91 Hasil plotter ukuran A4
nbar 5.92 Menu option

~.