Anda di halaman 1dari 3

Luka Bacok

Pendahuluan

Trauma tajam adalah suatu ruda paksa yang mengakibatkan luka pada
permukaan tubuh oleh benda-benda tajam. Trauma tajam dikenal dalam tiga bentuk
yaitu luka iris atau luka sayat (vulnus scissum), luka tusuk (vulnus punctum) dan luka
bacok (vulnus caesum). Luka adalah hilangnya hubungan antar jaringan
(discontinuous tissue) seperti jaringan kulit, jaringan lunak, jaringan otot, pembuluh
darah, jaringan saraf dan tulang.. Keadaan ini dapat disebabkan oleh trauma benda
tajam, trauma benda tumpul, perubahan suhu, zat kimia, ledakan, sengatan listrik atau
gigitan hewan. Secara umum luka pada kulit terbagi atas luka terbukan dan luka
tertutup, dimana luka tertutup dapat terjadi dengan vitalitas kulit yang baik
sedangkan luka terbuka terjadi kerusakan kulit.1
Salah satu luka yang disebabkan oleh karena kekerasan benda tajam yaitu luka
bacok. Luka bacok (chop wound) adalah luka dengan kedalaman luka kurang lebih
sama dengan panjang luka akibat kekerasan yang arahnya miring terhadap kulit.
luka bacok adalah luka yang akibat alat yang berat dan bermata tajam atau agak
tumpul akibat suatu ayunan disertai tenaga yang besar. Luka bacok umumnya terjadi
pada daerah yang dapat terjangkau oleh tangan korban. Tempan yang lazim adalah
leher, dada, pergelangan tangan dan perut1,2
Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan di RSUP Prof. Dr. R. D.
Kandou Manado pada tahun 2011 sampai dengan 2012 didapatkan jumlah penderita
dengan lukan bacok sebanyak 52 kasus dengan insidensi terbanyak adalah terjadi
pada rentang umur 21-30 tahun. Penyebab luka bacok yang terjadi sering disebabkan
oleh parang dengan lokasi tersering terjadi luka bacok terdapat pada ektremitas
dengan persentase 78,8%. Selain itu kerusakan jaringan yang dapat terjadi pada kasus
luka bacok ditemukan mengenai seluruh jaringan epidermis dan dermis.3
Pada makalah ini dilaporkan sebuah kasus penganiayaan dengan menggunakan
senjata tajam.
Diskusi
Luka bacok disebabkan oleh alat instrumen berat senjata yang mempunyai
setidaknya satu sisi yang tajam, contohnya seperti kapak, pemotong daging dan
parang. Luka bacok terdiri dari luka iris yang memiliki alur atau potongan pada dasar
tulang. Ada enam ciri luka bacok yaitu: (1) ukuran luka bacok biasanya besar, (2) tepi
luka bacok tergantung pada mata senjata, (3) sudut luka bacok tergantung pada mata
senjata,(4) hamper selalu mengakibatkan kerusakan pada tulang, (5) terkadang dapat
memutuskan bagian tubuh yang terkena dan (6) disekitar luka dapat ditemukan luka
memar maupun lecet.2
Daftar pustaka
1. Abdurrahman
2. Stenens et al. Ilmu Keperawatan. Edisi II. Jakarta: EGC. 1997. Hal 72-81
3. Sampurna B, Samsu Z, Siswaja TD. Peranan Ilmu Forensik Dalam Penegakan
Hukum. Jakarta: 2008. Hal 127.
4. Malarante A, et al. Angka Kejadian Luka Bacok Di RSUP. Prof. Dr. R.
D.Kandou Manado Periode November 2011-Desesmber 2012. Manado: 2012.
5.

Beri Nilai