Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

Laporan F1
Upaya Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Topik :
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)

Diajukan dalam Rangka Praktek Klinis Dokter Internsip Sekaligus Sebagai Bagian dari Persyaratan
Menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia di Puskesmas Pangkalan Susu

Disusun oleh :
dr. Intan Kumalasari

PROGRAM DOKTER INTERNSIP INDONESIA


WAHANA PUSKESMAS PANGKALAN SUSU
KAB. LANGKAT
2018
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT


Laporan F1
Upaya Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Topik :
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)

Diajukan dalam Rangka Praktek Klinis Dokter Internsip Sekaligus Sebagai Bagian dari Persyaratan
Menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia di Puskesmas Pangkalan Susu

Disusun oleh :

dr. Intan Kumalasari

Telah diperiksa dan disetujui pada tanggal September 2018

Oleh
Kepala Puskesmas Pangkalan Susu, Pendamping Internsip,

dr. Herlina Elisabeth Hutapea dr. Herlina Elisabeth Hutapea


NIP. 19790504 201001 2 023
NIP. 19790504 201001 2 023
F.1 Usaha Kesehatan Masyarakat
Upaya Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Puskesmas Pangkalan Susu Juni – Oktober 2018
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
LATAR Pembangunan kesehatan di Indonesia memiliki tujuan bahwa setiap
BELAKANG kegiatan dalam upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dilaksanakan berdasarkan
prinsip nondiskriminatif, partisipatif, dan berkelanjutan dalam rangka
pembentukan sumber daya manusia Indonesia (UU No 36 th 2009).
Harapan tersebut dapat terwujud apabila masyarakat dapat diberdayakan
sepenuhnya dengan menerapkn Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
dalam kehidupannya sehari-hari baik di rumah, di sekolah, maupun di
tempat kerja. Program PHBS dapat diterapkan dalam setiap sisi
kehidupan manusia dalam keadaan kapan saja dan dimana saja yang
bertujuan memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu
kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan
membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan
edukasi.
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu contoh PHBS
yang telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit
menular seperti diare, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) dan
cacingan, bahkan untuk mencegah penularan influenza. Berbagai survey
di lapangan menunjukkan menurunnya angka ketidakhadiran anak karena
sakit yang disebabkan oleh penyakit-penyakit tersebut di atas, setelah
diintervensi dengan CTPS.
Pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari rumah tangga atau
keluarga, karena rumah tangga yang sehat merupakan aset atau modal
pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan
dilindungi kesehatannya. Beberapa anggota rumah tangga mempunyai
masa rawan terkena penyakit menular dan penyakit tidak menular, oleh
karena itu untuk mencegah penyakit tersebut, anggota rumah tangga
seperti anak perlu diberdayakan untuk melaksanakan PHBS yang salah
satunya dapat dilakukan dengan menerapkan CTPS.
Anak sekolah yang termasuk anggota keluarga serta aset pembangunan di
masa depan yang melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
akan menurunkan penyakit menular seperti diare, Infeksi Saluran
Pernafasan Atas (ISPA) dan cacingan, bahkan untuk mencegah penularan
influenza sehingga perlu diberi penyuluahn tentang CTPS.
PERMASALAHAN Pentingnya mencuci tangan pakai sabun
PERENCANAAN Diperlukan adanya suatu kegiatan pemberian informasi melalui
DAN PEMILIHAN penyuluhan bagi anak sekolah agar mengetahui pentingnya mencuci
INTERVENSI tangan pakai sabun.
Penyuluhan mengenai Cuci Tangan Pakai Sabun :
 Hari /tanggal : Kamis, 19 Juli 2018
 Lokasi : SDN 056644 dan PAUD Pulau Sembilan
 Metode : Verbalisasi dan Praktek
 Peserta : Pelajar SDN 056644 dan PAUD
PELAKSANAAN Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2018. Peserta yang hadir
berjumlah 32 anak di SDN 056644 dan 26 anak di PAUD Pulau
Sembilan. Penyuluhan ini dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB di PAUD
dan pukul 10.00 WIB di SDN 056644. Materi yang diberikan adalah
tentang Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Materi penyuluhan disajikan dengan verbalisasi serta praktek.
Penyuluhan dilaksanakan selama 15 menit di PAUD dan 15 menit di
SDN 056644 dilanjutkan praktek cuci tangan yang langsung dicontohkan
oleh anak anak sekolah tersebut.
MONITORING Pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan cukup baik. Anak tampak
DAN EVALUASI antusias sehingga cukup aktif untuk mempraktekkan cuci tangan tersebut.
Komentar / saran pendamping :

Pangkalan Susu, September 2018


Dokter Internsip, Kepala Puskesmas Pangkalan Susu,

dr. Intan Kumalasari dr. Herlina Elisabeth Hutapea


NIP. 19790504 201001 2 023
DOKUMENTASI