Anda di halaman 1dari 18

PEMERINTAH PROVINSI BALI

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 3 SINGARAJA
Jalan Gempol, Banyuning, Singaraja, Bali 81151Tlp./Fax. (0362) 24544
Web site :www.smkn3singaraja.sch.id, E-Mail: smk3singaraja@yahoo.co.id

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 3 Singaraja


Kompetensi Keahlian : Semua Kompetensi Keahlian
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester :X/1
Materi Pokok : Menentukan nilai sudut berelasi di berbagai kuadran
Alokasi Waktu : 8 jp ( 4 x Pertemuan )

A. Kompetensi Inti
Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya”.
Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-
aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia”.

KI 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya.
KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar/KD dan Indikator Pencapaian Kompetensi/IPK


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.9 Menentukan nilai sudut berelasi di 3.9.1 Menjelaskan konsep rasio trigonometri di
berbagai kuadran berbagai kuadran
3.9.2 Menentukan tanda perbandingan
trigonometri di berbagai kuadran
3.9.3 Menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran I
3.9.4 Menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran II
3.9.5 Menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran III
3.9.6 Menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran IV

4.9 Menyelesaikan masalah nilai sudut 4.9.1 Menggunakan konsep perbandingan


berelasi di berbagai kuadran trigonometri di berbagai kuadran untuk
menyelesaikan masalah kontekstual
4.9.2 Menggunakan konsep perbandingan
trigonometri sudut berelasi untuk
menyelesaikan masalah kontekstual

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pembelajaran discovery learning, siswa dapat menentukan nilai sudut berelasi
di berbagai kuadran dan menyelesaikan masalah nilai sudut berelasi di berbagai
kuadran yang berkaitan dengan masalah kontekstual serta memiliki sikap disiplin dan
kerjasama.

D. Materi Pembelajaran

Pertemuan 1
Nilai perbandingan trigonometri di berbagai kuadran

Secara umum untuk satu kali putaran lingkaran, kuadran dibagi menjadi empat
yaitu :
Kuadran I : dengan sudut 0° sampai 90° atau 0 < α < 𝜋2
Kuadran II : dengan sudut 90° sampai 180° atau 𝜋2 < α < 𝜋
Kuadran III : dengan sudut 180° sampai 270° atau 𝜋 < α < 3𝜋
2

Kuadran IV: dengan sudut 270° sampai 360° atau 3𝜋


2
< α < 2𝜋

Nilai perbandingan trigonometrinya seperti gambar berikut ini

90°

Kuadran II Kuadran I
Sin + Semua +
180° 0° , 360°
Kuadran III Kuadran IV
Tan + Cos +

270°
Tanda nilai rasio trigonometri di setiap kuadran sebagai berikut

Kuadran
I II III IV
Sin α Positif Positif Negative Negative
Cos α Positif negatif Negative Positif
Tan α Positif negatif positif negatif

Pertemuan 2
Rumus Perbandingan Trigonometri Sudut Berelasi
a. Relasi Sudut α dan (90° - α) di Kuadran I

Oleh karena pada gambar di atas, titik M(x1, y1) adalah bayangan dari
titik K(x, y) oleh pencerminkan terhadap garis y = x, maka

Dengan demikian, relasi antara sudut α dengan sudut (90° - α) atau (π/2−α) adalah
sebagai berikut:

Contoh:

 sin75°=sin(90°−15°)=cos15°
 cosπ6=cos(π2−π3)=sinπ3
 tan25°=tan(90°−65°)=cot65°
b. Relasi Sudut α dan (180° - α) di Kuadran II

Relasi antara sudut α dengan sudut (180° - α) adalah sebagai berikut:

Contoh:

 sin120°=sin(180°−60°)=sin60°=123√
 cos56π=cos(π−π6)=−cosπ6=−123√
 tan135°=tan(180°−45°)=−tan45°=−1

Sudut α berelasi dengan (90° + α) atau (π/2 + α)

Misalkan A(x , y), OA = r, dan ∠AOC = α.


Jika α diputar dengan pusat perputaran adalah O(0,0) sejauh 90° dengan arah
berlawanan arah putar jarum jam, maka bayangan titik A oleh perputaran tersebut
adalah A'(-y , x).
Dengan demikian, ∠AOA' = (90° + α) dan OA = OA' = r.
Berdasarkan gambar di atas, relasi antara sudut α dengan (90° + α) adalah sebagai berikut:

Contoh:

 sin 120° = sin(90° + 30°) = cos 30° = 123√


 tan 135° = tan(90° + 45°) = - cot 45° = -1

Pertemuan 3
c. Relasi Sudut α dan (180° + α) di Kuadran III
Mari kita perhatikan gambar berikut.

Relasi antara sudut α dengan sudut (180° + α) adalah sebagai berikut:

Sudut α berelasi dengan sudut (270° - α) atau (3/2π - α)


Misalkan A(x , y), OA = r, dan ∠AOC = α.
Jika titik A dicerminkan terhadap garis y = x, kemudian diputar dengan pusat
perputaran adalah O sejauh 180° dengan arah berlawanan arah putar jarum jam,
maka bayangan dari titik A adalah A"(-y, -x), dimana ∠AOA' = (270° - α) dan OA
= OA" = r.
Berdasarkan gambar di atas, relasi antara sudut α dengan (270° - α) adalah sebagai berikut:

Contoh:
Tentukan nilai dari cos 210° dengan menggunakan relasi (180° + α) dan (270° - α).
Penyelesaian:

Berdasarkan uraian di atas, tampak bahwa kedua relasi memberikan hasil yang sama.

Pertemuan 4
d. Relasi Sudut α dan –α atau (360° - α) di Kuadran IV

Berdasarkan gambar di atas,

 ∠QOP = α
 ∠QOP' = (360° - α)

Dengan demikian, relasi antara sudut α dengan sudut (360° - α) atau (2π - α) adalah
sebagai berikut:
Contoh:

Sudut α berelasi dengan sudut (270° + α) atau (32π + α)


Jika titik A(x , y) dengan OA = r dan ∠AOB = α diputar dengan
pusat O(0,0) sejauh 270° dengan arah berlawanan arah putar jarum jam, maka
bayangan dari titik A adalah A'(y , x), dimana∠AOA' = (270° + α) dan OA = OA'
= r.

Berdasarkan gambar di atas, relasi antara sudut α dan sudut (270° + α) adalah
sebagai berikut:

Sudut α berelasi dengan sudut (-α)


Mari kita perhatikan gambar berikut.

Pada gambar di atas,

 ∠QOP = α → berlawanan arah dengan arah putar jarum jam


 ∠QOP' = -α → searah dengan arah putar jarum jam
Dengan demikian,

Contoh:

Bagaimana dengan nilai perbandingan trigonometri pada batas kuadran?


Nilai perbandingan trigonometri pada batas kuadran dapat kita tentukan dengan
menggunakan lingkaran satuan.

Lantas, bagaimana dengan sudut A yang lebih besar dari 360°?


Jika sudut A lebih besar dari 360°, maka sudut A harus diubah terlebih dahulu
sehingga berbentuk (θ + k.360°) dengan k = 1, 2, 3, 4, ....
Dengan demikian,

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Diskusi kelompok, tanya jawab, dan penugasan
Pendekatan Umum : Scientifik learning

F. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran


Alat : Papan tulis dan Spidol
G. Sumber Belajar
Buku Paket Matematika Wajib kelas X, dan Buku Pelajaran Matematika lain yang
relevan.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru meminta seorang siswa untuk memimpin doa 10 menit
2. Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa
untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang
diperlukan, misalnya buku siswa.
3. Guru menyampaikan informasi tentang pembelajaran
yang akan dilaksanakan
4. Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang
lingkup materi, tujuan, manfaat, dan langkah
pembelajaran serta metode yang akan dilaksanakan
5. Membagi siswa menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri dari 4 – 5 orang.
Inti Fase 1. Stimulation (simulasi/pemberian rangsangan) 60 menit
1. Siswa mengamati permasalahan yang terdapat pada buku
siswa dan guru memotivasi siswa untuk terlibat aktif
pada aktivitas pemecahan masalah.
Fase 2. Problem statement (pernyataan/identifikasi
masalah)
2. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan soal pada
buku paket tentang konsep rasio trigonometri di berbagai
kuadran dan menentukan tanda perbandingan
trigonometri di berbagai kuadran.
3. Guru membimbing siswa untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan tentang masalah yang dihadapi.
4. Siswa mengeksplorasi pengetahuan dan informasi yang
diperlukan untuk memecahkan masalah
5. Siswa merencanakan strategi yang akan dipilih untuk
menyelesaikan masalah.
6. Guru mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan
7. Siswa menalar informasi dan pengetahuan yang
diperlukan untuk memecahkan masalah.
Fase 3. Data collection (Pengumpulan data)
8. Siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya dan
mencoba memilih strategi yang tepat untuk memecahkan
permasalahan dengan mengaitkan pengetahuan-
pengetahuan yang relevan dalam pemecahan masalah
yang diberikan.
Fase 4. Data processing (pengolahan data)
9. Siswa melaksanakan strategi yang dipilih untuk
menyelesaikan permasalahan. Siswa dapat melaksanakan
strategi tersebut dengan komputasi, aljabar, dan
sebagainya dalam menyelesaikan permasalahan.
Fase 5. Verification (Pembuktian)
10. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dan
memperhatikan tanggapan dari kelompok lain atau
alternatif penyelesaian dari kelompok lain.
11. Guru memotivasi siswa untuk ikut terlibat aktif dalam
pembelajaran dengan memberikan penguatan positif.
Fase 6. Generalization (menarik kesimpulan/
generalisasi)
12. Guru mengarahkan siswa melakukan generalisasi
terhadap pemecahan masalah berdasarkan hasil diskusi
untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
Penutup 1. Guru mengarahkan siswa menarik kesimpulan terhadap 20 menit
kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.

2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan menyampaikan


materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya
tentang menentukan nilai perbandingan sudut berelasi di
kuadran I dan kuadran II.

Pertemuan 2
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru meminta seorang siswa untuk memimpin doa 10 menit
2. Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa
untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang
diperlukan, misalnya buku siswa.
3. Guru menyampaikan informasi tentang pembelajaran
yang akan dilaksanakan
4. Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang
lingkup materi, tujuan, manfaat, dan langkah
pembelajaran serta metode yang akan dilaksanakan
5. Membagi siswa menjadi beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri dari 4 – 5 orang.
Inti Fase 1. Stimulation (simulasi/pemberian rangsangan) 60 menit
1. Siswa mengamati permasalahan yang terdapat pada buku
siswa dan guru memotivasi siswa untuk terlibat aktif
pada aktivitas pemecahan masalah.
Fase 2. Problem statement (pernyataan/identifikasi
masalah)
2. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan soal pada
buku paket tentang menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran I dan kuadran II.
3. Guru membimbing siswa untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan tentang masalah yang dihadapi.
4. Siswa mengeksplorasi pengetahuan dan informasi yang
diperlukan untuk memecahkan masalah
5. Siswa merencanakan strategi yang akan dipilih untuk
menyelesaikan masalah.
6. Guru mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan
7. Siswa menalar informasi dan pengetahuan yang
diperlukan untuk memecahkan masalah.
Fase 3. Data collection (Pengumpulan data)
8. Siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya dan
mencoba memilih strategi yang tepat untuk memecahkan
permasalahan dengan mengaitkan pengetahuan-
pengetahuan yang relevan dalam pemecahan masalah
yang diberikan.
Fase 4. Data processing (pengolahan data)
9. Siswa melaksanakan strategi yang dipilih untuk
menyelesaikan permasalahan. Siswa dapat melaksanakan
strategi tersebut dengan komputasi, aljabar, dan
sebagainya dalam menyelesaikan permasalahan.
Fase 5. Verification (Pembuktian)
10. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dan
memperhatikan tanggapan dari kelompok lain atau
alternatif penyelesaian dari kelompok lain.
11. Guru memotivasi siswa untuk ikut terlibat aktif dalam
pembelajaran dengan memberikan penguatan positif.
Fase 6. Generalization (menarik kesimpulan/
generalisasi)
12. Guru mengarahkan siswa melakukan generalisasi
terhadap pemecahan masalah berdasarkan hasil diskusi
untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
Penutup 1. Guru mengarahkan siswa menarik kesimpulan terhadap 20 menit
kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Mengakhiri kegiatan belajar dengan menyampaikan materi
yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya tentang
menentukan nilai perbandingan sudut berelasi di kuadran III.
Pertemuan 3
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru meminta seorang siswa untuk memimpin doa 10 menit
2. Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk
menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan,
misalnya buku siswa.
3. Guru menyampaikan informasi tentang pembelajaran yang
akan dilaksanakan
4. Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup
materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran serta
metode yang akan dilaksanakan
5. Membagi siswa menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok
terdiri dari 4 – 5 orang.
Inti Fase 1. Stimulation (simulasi/pemberian rangsangan) 60 menit
1. Siswa mengamati permasalahan yang terdapat pada buku
siswa dan guru memotivasi siswa untuk terlibat aktif pada
aktivitas pemecahan masalah.
Fase 2. Problem statement (pernyataan/identifikasi
masalah)
2. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan soal pada
buku paket tentang menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran III.
3. Guru membimbing siswa untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan tentang masalah yang dihadapi.
4. Siswa mengeksplorasi pengetahuan dan informasi yang
diperlukan untuk memecahkan masalah
5. Siswa merencanakan strategi yang akan dipilih untuk
menyelesaikan masalah.
6. Guru mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan
7. Siswa menalar informasi dan pengetahuan yang
diperlukan untuk memecahkan masalah.
Fase 3. Data collection (Pengumpulan data)
8. Siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya dan
mencoba memilih strategi yang tepat untuk memecahkan
permasalahan dengan mengaitkan pengetahuan-
pengetahuan yang relevan dalam pemecahan masalah
yang diberikan.
Fase 4. Data processing (pengolahan data)
9. Siswa melaksanakan strategi yang dipilih untuk
menyelesaikan permasalahan. Siswa dapat melaksanakan
strategi tersebut dengan komputasi, aljabar, dan
sebagainya dalam menyelesaikan permasalahan.
Fase 5. Verification (Pembuktian)
10. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dan
memperhatikan tanggapan dari kelompok lain atau
alternatif penyelesaian dari kelompok lain.
11. Guru memotivasi siswa untuk ikut terlibat aktif dalam
pembelajaran dengan memberikan penguatan positif.
Fase 6. Generalization (menarik kesimpulan/
generalisasi)
12. Guru mengarahkan siswa melakukan generalisasi
terhadap pemecahan masalah berdasarkan hasil diskusi
untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
Penutup 1. Guru mengarahkan siswa menarik kesimpulan terhadap 20 menit
kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan menyampaikan
materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya tentang
menentukan nilai perbandingan sudut berelasi di kuadran IV
serta menggunakan konsep perbandingan trigonometri di
berbagai kuadran untuk menyelesaikan masalah kontekstual.

Pertemuan 4
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru meminta seorang siswa untuk memimpin doa 10 menit
2. Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk
menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan,
misalnya buku siswa.
3. Guru menyampaikan informasi tentang pembelajaran yang
akan dilaksanakan
4. Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup
materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran serta
metode yang akan dilaksanakan
5. Membagi siswa menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok
terdiri dari 4 – 5 orang.
Inti Fase 1. Stimulation (simulasi/pemberian rangsangan) 60 menit
1. Siswa mengamati permasalahan yang terdapat pada buku
siswa dan guru memotivasi siswa untuk terlibat aktif
pada aktivitas pemecahan masalah.
Fase 2. Problem statement (pernyataan/identifikasi
masalah)
2. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan soal pada
buku paket tentang menentukan nilai perbandingan sudut
berelasi di kuadran IV serta menggunakan konsep
perbandingan trigonometri di berbagai kuadran untuk
menyelesaikan masalah kontekstual.
3. Guru membimbing siswa untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan tentang masalah yang dihadapi.
4. Siswa mengeksplorasi pengetahuan dan informasi yang
diperlukan untuk memecahkan masalah
5. Siswa merencanakan strategi yang akan dipilih untuk
menyelesaikan masalah.
6. Guru mengarahkan siswa yang mengalami kesulitan
7. Siswa menalar informasi dan pengetahuan yang
diperlukan untuk memecahkan masalah.
Fase 3. Data collection (Pengumpulan data)
8. Siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya dan
mencoba memilih strategi yang tepat untuk memecahkan
permasalahan dengan mengaitkan pengetahuan-
pengetahuan yang relevan dalam pemecahan masalah
yang diberikan.
Fase 4. Data processing (pengolahan data)
9. Siswa melaksanakan strategi yang dipilih untuk
menyelesaikan permasalahan. Siswa dapat melaksanakan
strategi tersebut dengan komputasi, aljabar, dan
sebagainya dalam menyelesaikan permasalahan.
Fase 5. Verification (Pembuktian)
10. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dan
memperhatikan tanggapan dari kelompok lain atau
alternatif penyelesaian dari kelompok lain.
11. Guru memotivasi siswa untuk ikut terlibat aktif dalam
pembelajaran dengan memberikan penguatan positif.
Fase 6. Generalization (menarik kesimpulan/
generalisasi)
12. Guru mengarahkan siswa melakukan generalisasi
terhadap pemecahan masalah berdasarkan hasil diskusi
untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
Penutup 1. Guru mengarahkan siswa menarik kesimpulan terhadap 20 menit
kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan menyampaikan
materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
I. Penilaian hasil pembelajaran

1. Teknik dan Instrumen Penilaian :

a. Instrumen Penilaian Hasil Belajar (terlampir)


 Tes Tertulis
 Lembar pengamatan penilaian keterampilan
b. Teknik Penilaian
 Pengamatan dan tes tertulis
 Prosedur Penilaian :

Teknik Waktu
No Aspek yang dinilai
Penilaian Penilaian
1. Pengetahuan
1. Mampu menyebutkan rasio trigonometri Pengamatan Penyelesaian
di berbagai kuadran dan tes tugas individu
2. Mampu menyebutkan tanda perbandingan dan kelompok
trigonometri di berbagai kuadran
3. Mampu menentukan nilai perbandingan
sudut berelasi di kuadran I
4. Mampu menentukan nilai perbandingan
sudut berelasi di kuadran II
5. Mampu menentukan nilai perbandingan
sudut berelasi di kuadran III
6. Mampu menentukan nila perbandingan
sudut berelasi di kuadran IV

2. Keterampilan
1. Terampil menggunakan konsep Pengamatan Penyelesaian
perbandingan trigonometri di berbagai tugas (individu
kuadran untuk menyelesaikan masalah maupun
kontekstual kelompok) dan
2. Terampil menggunakan konsep saat diskusi
perbandingan trigonometri sudut berelasi
untuk menyelesaikan masalah
kontekstual
2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

a. Pembelajaran Remidial
 Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum
tuntas
 Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching
(klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.

a. Pembelajaran Pengayaan
 Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan yang mencapai nilai melebihi cakupan KD dengan pendalaman
sebagai pengetahuan tambahan

Mengetahui, Singaraja, 17 Juli 2017


Kepala SMK Negeri 3 Singaraja Guru Mata Pelajaran Matematika

Drs. I Nyoman Suastika, M. Pd Gede Astita, S.Pd


Pembina Tk.I NIP.19711227 199903 1 009
NIP. 19620306 198703 1 015
INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR

Tes tertulis
1. Nyatakan perbandingan trigonometri berikut dalam sudut lancip
a. sin 149°
b. cos 267°
2. Tanpa menggunakan kalkulator, hitunglah nilai
a. tan 300°
b. sin 225°
3. Tanpa menggunakan kalkulator, hitunglah nilai
a. 𝑐𝑜𝑠34𝜋
b. 𝑡𝑎𝑛43𝜋
4. Hitunglah nilai perbandingan trigonometri berikut tanpa menggunakan table atau
kalkulator
a. sin(−30° )
b. cos(−90° )

Kunci jawaban dan Pedoman Penskoran


No Alternatif Jawaban Skor
° °
1. a. Sudut 149 terletak di kuadran II. Oleh karena itu, sin 149 dapat dinyatakan 5
sebagai sin 149° = sin( 180° − 31° ) = sin 31°
b. Sudut 267° terletak di kuadran III. Oleh karena itu, cos 267° dapat dinyatakan
sebagai cos 267° = cos( 180° + 87°) = -cos 87° 5

2. a. Sudut 300° terletak di kuadran IV. Oleh karena itu, tan 300°dapat dinyatakan 5
sebagai tan ( 360° − 60° ) = -tan 60° = −√3
Sudut 300° juga dinyatakan sebagai sudut −60°
Jadi, tan 300° = tan −60° = −√3

b. Sudut 225° terletak di kuadran III. Oleh karena itu, sin 225°dapat dinyatakan 5
° ° ° ° 1
sebagai sin 225 = sin( 180 + 45 ) = -sin 45 = − √2
2

3. a. Sudut 34𝜋 = 135° . Berarti 𝑐𝑜𝑠34𝜋 = cos 135° . 5


Sudut 34𝜋 terletak di kuadran II.
Oleh karena itu 𝑐𝑜𝑠34𝜋 = cos 135° = cos( 180° − 45° ) = −𝑐𝑜𝑠 45° = 12√2
b. Sudut 43𝜋 = 240° . Berarti 𝑡𝑎𝑛43𝜋 = tan 240° .
Sudut 34𝜋 terletak di kuadran III. 5
Oleh karena itu 𝑡𝑎𝑛43𝜋 = tan 240° = tan( 180° + 60° ) = 𝑡𝑎𝑛 60° = √3

4. 1 5
a. sin(−30° ) = − sin 30° = − 2
b. cos(−90° ) = cos 90° = 0
5
Jumlah Skor Maksimum 40
Latihan

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Waktu Pengamatan:

Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah


yang relevan yang berkaitan dengan nilai sudut berelasi di berbagai kuadran.
1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai sudut
berelasi di berbagai kuadran.
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai sudut berelasi
di berbagai kuadran.
3. Sangat terampil jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip
dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai sudut
berelasi di berbagai kuadran.

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Keterampilan
Menerapkan konsep/prinsip
No Nama Siswa dan strategi pemecahan
masalah
KT T ST
1 …
2 …
… …
… …
… …

Keterangan:
KT : Kurang terampil
T : Terampil
ST : Sangat terampil