Anda di halaman 1dari 7

Mata Pelajaran : Tanggal :

LKPD
Pemeliharaan Mesin kenderaan
Ringan
Bidang Studi : Teknik Kompetensi Dasar : Nama :
Otomotif
4.12 Mendiagnosis kerusakan
Kompetensi Keahlian : system pendingin
Teknik kenderaan Ringan

Kelas : XII (Sebelas) No. :

PERBAIKAN SISTEM PENDINGIN

I. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam melaksanakan praktik dengan judul “Sistem
Pendingin” sebagai berikut:

1. Alat:
 Toolbox ( kunci ring dan pas 8 – 22 mm, obeng, palu, tang).
 Kunci sock.
 Kunci momen
 Palu karet.
 Radiator tester
 Radiator cup tester
 Thermometer
2. Bahan:
 Bensin.
 Amplas halus.
 Majun.
 Isolatip.
 Lem Red
II. Pemeliharaan/servis Radiator dan tutup radiator. Bagian-bagian radiator dapat
dilihat pada gambar.

Gambar. Bagian-bagian radiator


Pemeriksaan dan Perbaikan radiator dilakukan sebagai berikut:
(a) Pemeriksaan pipa-pipa dan bagian yang disolder pada tangki atas dan bawah dari
kemungkinan bocor, kalau perlu diperbaiki atau diganti
(b) Periksa sirip dan inti radiator dan perbaiki sirip yang menghambat saluran air
dengan menggunakan obene pipih (Gambar)

Gambar. Perbaikan radiator


(c ) Bila yang tersumbat dari intinya melebihi 20 persen radiator harus diganti

(d) Periksalah slang radiator dan jika ternya rusak atau keras harus diganti

(e) Periksalah pendingin pengatur pada tutup radiator dan pendingin vakum dari
kemungkinan pegasnya yang lemah atau dudukannya kurang rapat. Jika pendingin
membuka pada tekanan di bawah harga spesifikasi atau ada kerusakan lain , tutup
radiator harus diganti (Gambar)
Gambar. Pemeriksaan tutup radiator

III. Pemeriksaan komponen pompa air:

a) Pemeriksaan pompa air dapat dilakukan dengan cara memutar dudukan puli dan

mengamati bahwa bearing pompa air tidak kasar atau berisik. Apabila
diperlukan, bearing pompa air harus diganti.

b) Pemeriksaan kopling fluida dari kerusakan dan kebocoran minyak silicon.


c) Prosedur pelepasan komponen pompa air :
Komponen pompa air terdiri atas: bodi pompa, dudukan puli, bearing, satuan
seal, rotor, gasket dan plat (lihat gambar 3). Nama komponen yang diberi tanda ?
adalah komponen yang tidak dapat digunakan lagi setelah dilakukan pelepasan
komponen.
Adapun prosedur pelepasan komponen pompa air adalah sebagai berikut :

(1) Melepas plat pompa dengan cara melepas baut pengikatnya (lihat gambar 4)

(2) Melepas dudukan puli dengan menggunakan SST dan pres, tekan poros bearing dan
lepas dudukan puli

Gambar 4. Cara melepas plat

(3) Melepas bearing pompa dengan cara sebagai berikut :

a) Memanaskan bodi pompa secara bertahap sampai mencapai suhu 75° –


85° C

b) Menekan poros bearing dan melepas bearing dan rotor dengan


menggunakan SST dan press
(4) Melepas rakitan seal dengan menggunakan SST dan pres

(5) Prosedur perakitan komponen pompa air :

(6) Memasang bearing pompa dengan cara sebagai berikut :

(a) Memanaskan bodi pompa secara bertahap sampai mencapai suhu 75° – 85° C

(b) Menggunakan SST dan pres, tekan poros bearing dan lepas bearing dan
rotor. Permukaan bearing harus rata dengan bodi pompa.

(7) Memasang seal pompa dengan cara sebagai berikut :


(a) Oleskan seal pada seal baru dan bodi pompa

(b) Menggunakan SST dan pres, pasang seal

(8) Memasang dudukan puli menggunakan SST dan pres pada poros bearing pompa.
(9) Memasang rotor menggunakan press pada poros bearing pompa. Permukaan rotor
harus rata dengan permukaan poros bearing

(10) Memasang plat pompa, periksa bahwa rotor tidak menyentuh plat pompa.

(11) Memeriksa bahwa pompa air berputar lembut.

IV. Pelepasan, Pemeriksaan dan Pemasangan Thermostat


1) Prosedur pelepasan thermostat dapat dilakukan dengancara sebagai berikut :
a) Mengeluarkan media pendingin mesin

b) Melepas saluran air keluar (selang karet atas)

2) Melepas tutup rumah thermostat, kemudian mengeluarkan thermostat dari


rumahnya

3) Pemeriksaan thermostat, dengan cara sebagai berikut :

a) Mencelupkan thermostat ke dalam air dan panaskan air secara bertahap,


kemudian periksa temperatur pembukaan pendingin.
Temperatur pembukaan pendingin : 80° - 90° C. Jika tempera-tur pembukaan
pendingin tidak sesuai dengan spesifikasi, thermostat perlu diganti.

b) Memeriksa tinggi kenaikan pendingin. Jika kenaikan pendingin tidak


sesuai dengan spesifikasi, maka termostat perlu diganti. Spesifikasi
kenaikan pendingin pada 95° C : 8 mm atau lebih.

4) Prosedur pemasangan thermostat dengan cara sebagai berikut :

a) Memasang gasket baru pada thermostat

b) Meluruskan jiggle valve pada thermostat dengan tanda di sisi kanan dan
masukkan ke dalam rumah saluran. Posisi jiggle valve dapat digeser, 10° ke
kiri atau ke kanan dari tanda.

c) Memasang saluran air keluar.

Hasil Praktek

………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………..

…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………….........

………………………………………………………………………………………………..

Analisa