Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH PPKn

Peran Kejaksaan dan Kehakiman Dalam Menjamin


Keadilan dan Kedamaian

Disusun Oleh
Kelas XII IPS4
Kelompok 2

SMA NEGERI 5 BONE


TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Nama-nama Anggota Kelompok

No Nama Nis

1. Anggi Lestari 1611488


2. Selpiana 1611441
3. Lisnawati 1611498
4. A. Muhammad Dirga 1611481
5. Ilham 1611452
6. Wahyu Pauda 1811885

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadiran Tuhan yang Maha Esa atas segala rahmatNYA
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang peran kejaksaan dan
kehakiman dalam menjamin keadilan dan kedamaian. Dan harapan kami semoga
makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca,
untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah
agar menjadi lebih baik.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin


masih banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu kami sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini

Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang peran


kejaksaan dan kehakiman dalam menjamin keadilan dan kedamain.

Lappariaja, 9 Oktober 2018

Kelompok 2

iii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL............................................................................................. i

NAMA-NAMA AGGOTA ................................................................................... ii

KATA PENGANTAR .......................................................................................... iii

DAFTAR ISI ......................................................................................................... iv

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 1

A. Latar Belakang .................................................................................. 1


B. Rumusan Masalah ............................................................................. 2
C. Tujuan Penulisan .............................................................................. 2

BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................... 4

A. Pengertian Kejaksaan dan Kehakiman ............................................. 4


B. Tugas Lembaga Kejaksaan dan Keadilan Dalam Menjamin
Keadilan dan Kedamaian .................................................................. 4
C. Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Menjamin Kedamaian
dan Keadilan ..................................................................................... 5
D. Hubungan Antara Peran Kejaksaan dan Peran Kehakiman .............. 6

BAB III PENUTUP .............................................................................................. 7

A. Kesimpulan ...................................................................................... 7
B. Saran ................................................................................................. 7

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... v

LAMPIRAN .......................................................................................................... vi

A. Foto Kegiatan ........................................................................................... vi


B. Profil Anggota ........................................................................................... vii

iv
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kejaksaan Republik Indonesia adalah lembaga negara yang melaksanakan


kekuasaan negara, khususnyadi bidang penuntutan. Penuntutan merupakan
tindakan jaksa untuk melimpahkan perkara pidana ke pengadilan negeri yang
berwenang dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang
dengan permintaan supaya di periksa dan di putus oleh hakim di sidang
pengadilan. Keberadaan Kejaksaan Republik Indonesia di atur dalam undang-
undang Republik Indonesia nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik
Indonesia. Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum di tuntuk
untuk lebih berperang dalam menegakkan supremasi hukum,perlindungan
kepentingan umum,penegakkan hak asasi manusia,serta pemberasan korupsi,
kolusi, dan nepotisme (kkN).Kejaksaan RI sebagai lemba negara yang
melaksanakan kekuasan negara di bidang penuntutan harus melaksanakan
fungsi,tugas,dan wewenannya secara merdeka,terlepas dari pengaruh
kekuasaan pemerintah dan pengaruh kekuasaan lainnya.

Di Indonesia, perwujudan kehakiman di atur sepenuhnya dalam undang-


undang RI nomor 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman,yang
merupakan penyempurnaan dari undang-undang RI nomor 4 tahun 2004
tentang kekuasaan kehakiman.kekuasaan kehakiman di Indonesia di lakukan
oleh mahkama agung badan peradilan yang berada di bawah mahkama agung
meliputi badan peradilan yang beradadi lingkungan peradilan umum,peradilan
agama,peradilan militer dan peradilan tata usaha negara,serta oleh sebuah
mahkama konstitusi.

Hakim adalah pejabat peradilan negara yang di beri wewenang oleh


undang-undang untuk mengadili.mengadili merupakan serangkaian tindakan
hakim untuk menerima,dan memutuskan parkarah hukum berdasarkan asas
bebas,jujur dan tidak memihat di sebuah sidang pengadilan berdasarkan

1
ketentuan perundang-undangan.dalam upaya menegaskan hukum dan keadilan
serta kebenaran,hakim di beri kekuasaan yang merdeka untuk
menyelangarakan peradilan.dengan kata lain, hakim tidak boleh dipengaruhi
oleh kekuasaan-kekuasaan lain dalam memutuskan perkara. Apabila hakim
mendapatkan pengaruh dari pihak lain dalam memutuskan perkara, cenderung
keputusan hakim itu tidak adil,yang padaakhirnya akan meresahkan
masyarakat, serta wibawa hukum dan hakim akan pudar.

Setiap hakim melaksanakan proses peradilan yang di laksanakan di sebuah


tempat yang dinamakan pengadilan. Dengan demikian, terdapat perbedaan
antara konsep peradilan pengadilan. Peradilan menunjuk pada proses
mengadili perkarasesuai dengan kategori perkara yang diselesaikan.
Pengadilan menunjuk pada tempat untuk mengadili perkara atau tempat untuk
melaksanakan proses peradilan guna menegakkan hukum. Pengadilan secara
umum mempunyai tugas untuk mengadili perkara menurut hukum dengan
tidak membeda-bedakan orang. Pengadilan tidak boleh menolak untuk
memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara yang diajukan dengan dalih
bahwa hukum tidak ada atau kurang.pengadilan wajib memeriksa dan
mengadili setiap perkara peradilan yang masuk.

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian kejaksaan dan kehakiman?


2. Apa saja tugas lembaga kejaksaan dan lembaga kehakiman dalam
menjamin keadilan dan kedamaian?
3. Apa saja hak dan kewajiban warga negara dalam menjamin keadilan dan
kedamain?
4. Apa hubungan antara peran kejaksaan dan peran kehakiman?
C. Tujuan penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian kejaksaan dan kehakiman
2. Untuk mengetahui tugas lembaga keadilan dan lembaga kejaksaan

2
3. Untuk mengetahui hak dan kewajiban warga negara dalam menjamin
keadilan dan kedamaian
4. Untuk mengetahui hubungan antara peran kejaksaan dan peran kehakiman

3
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Kejaksaan dan Kehakiman


1. Pengertian kejaksaan
Kejaksaan Republik Indonesia adalah lembaga negara yang
melaksanakan kekuasaan negara,khususnya di bidang penuntutan.dan
sebagai badan yang berwenang dalam penegakan hukum dan keadilan.
Kejaksaan dipimpin oleh jaksa Agung yang dipilih oleh dan bertanggung
jawab oleh presiden.
2. Pengertian kehakiman
Hakim adalah pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh
undang-undang untuk mengadili. Dalam konteks negara, adalah
kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan pradilan
guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan pancasila,
demi terselengaranya negara hukum republik indonesia.
B. Tugas Lembaga Kejaksaan dan Kehakiman Dalam Menjamin
Keadilan dan Kedamaian
1. Tugas lembaga kejaksaan
Adapun tugas lembaga kejaksaan yaitu:
a. Melakukan penuntutan
b. Melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah
memperoleh kekuatan hukum tetap
c. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana
bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas
bersyarat
d. Melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan
undang-undang

4
e. Melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan
pemeriksaan tambahan sebelum di limpahkan ke pengadilan yang
dalampelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik
2. Tugas lembaga kehakiman
Adapun tugas lembaga kehakiman yaitu:
a. Menegakkankeadilan.tugasnya seperti mengadakan pengadilan
b. Mengawasi jalannya undang-undang dan memberi sanksi terhadap
segala pelanggaran UU
c. Memberikan pengadilan yang seadil adilnya kepada pihak yang
terkena kasus tersebut
d. Mengadili perkara, mencari keadilan dan menjaga keutuhan negara
e. Mengadili tindak kriminal perdata maupun perdana
C. Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Menjamin
Keadilan dan kedamaian
Persoalan yang paling mendasar hubungan antara negara dan warga negara
adalah masalah hak dan kewajiban. Hak adalah kuasa untuk menerima atau
melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak
tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain mana manapun juga yang pada
prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Hak dan kewajiban
merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapi terjadi
pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang.
Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28,yang
menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan
berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan, dan
sebagainya, syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang.
Hak warga negara dalam menjamin kedamaian dan keadilan adalah hak
untuk mempunyai hak milik pribadi hak untuk hidup, hak untuk kemerdekaan
pikiran dan hati nurani, serta wajib menaati hukum dan pemerintahan dan ikut
serta dalam upaya pembelaan negara,menghormati hak asasi manusia orang
lain, wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang

5
serta ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara dalam hak dan
kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

D. Hubungan Antara Peran Kejaksaan dan Peran Kehakiman


Kejaksaan R.I adalah lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan
negara khususnya di bidang penuntutan. Sebagai badan yang berwenang
dalam penegakan hukum dan keadilan, dalam menjalankan tugas dan
wewenangnya, kejaksaan dipimpin oleh jaksa agung. Lembaga kejaksaan
sebagai pengendali prosesperkara(dominus litis),karena hanya instusi
kejaksaan yang dapat menentukan suatu kasus dapat diajukan ke pengadilan
atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut hukum acara pidana
Kehakiman adalah pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh
undang-undang untuk mengadili. Hakim di dalam menjalankan tugas dan
fungsinya wajib menjaga kemandirian peradilan segala campur tangan dalam
urusan peradilan oleh pihak diluar kekuasaan kehakiman dilarang. Kecuali
dalam hal-hal sebagaimana dimaksud dalam undang-undang dasar negara
republik indonesia tahun 1945.hakim tidak boleh menolak untuk memeriksa
perkara (mengadili), mengadili adalah serangkaian tindakan hakim untuk
menerima, memeriksa dan memutus perkara pidana berdasarkan asas bebas,
jujur dan tidak memihak disidang pengadilan dalam hal dan menurut cara
yang diatur dalam undang-undang.
Hubungan antara kejaksaan dan kehakiman adalah kejaksaan RI sebagai
lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan
harus melaksanakan fungsi, tugas, dan wewenangnya secara merdeka, terlepas
dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan pengaruh kekuasaan lainnya.dan
hakim melaksanakan proses peradilan yang dilaksanakan disebuah tempat
yang dinamakan pengadilan. Dengan demikian, terdapat perbedaan antara
konsep peradilan pengadilan. Peradilan menunjuk pada proses mengadili
perkara sesuai dengan kategori perkara yang diselesaikan. Pengadilan
menunjuk pada tempat untuk mengadili perkara atau tempat untuk
melaksanakan proses peradilan guna menengakkan hak.

6
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan
a. kejaksaan republik indonesia adalah lembaga negara yang melaksanakan
kekuasaan negara, khususnya dibidang penuntutan.hakim adalah pejabat
peradilan negara yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk
mengadili.
b. Tugas kejaksaan dan kehakiman
a) Melakukan penuntutan
b) Melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan
undang-undang.
c) Menegakkan keadilan
d) Mengadili perkara, mencari keadilan dan menjaga keutuhan negara
e) Mengadili tindak kriminal perdata maupun perdana.
c. Hak dan kewajiban warga negara dalam menjamin kedamaian dan
keadilan adalah hak untuk mempunyai hak milik pribadi, hak untuk
hidup, hak untuk kemerdekaan pikiran dan hati nurani, serta wajib
menaati hukum dan pemerintahan dan ikutserta dalam upaya pembelaan
negara.
d. Hubungan antara kejaksaan dan kehakiman adalah kejaksaan RI sebagai
lembaga negarayang melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya
secara merdeka. Dengan demikian, terdapat konsep perbedaan antara
kejaksaan dan keadilan sesuai dengan kategori perkara yang di
selesaikan.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas maka dapat dikemukakan saran, yaitu dalam
menjalankan kehakiman dan kejaksaan dalam usaha menjamin kedamaian dan
keadilan melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan
undang-undang dalam menegakkan keadilan dan mengadili tindak kriminal
perdata maupun perdana.

7
DAFTAR PUSTAKA

Lubis,yusnawan.2018.pendidikan pancasila dankewarganegaraan. Balitbang:


kementrian pendidikan dan kebudayaan republik indonesia.
Pengertian,tugas dan kejaksaan [online]. Tersedia: https://al-badar.net
Pengertian, tugas kejaksaan [online]. Tersedia: pengertianahli.id> lembaga
negara.
Tugas lembaga kehakiman [online]. Tersedia: https://brainly.co.id
Hak dan kewajiban warga negara [online].Tersedia: https://www.scribd.com.
Kejaksaan dan kehakiman [online].Tersedia: www.academia.edu

v
LAMPIRAN

1.FotoKegiatan
1. Foto pertama

Sabtu, 7 oktober 2018 Leppangeng, lappariaja kabupaten bone.


2. Foto kedua

Senin, 8 oktober 2018 leppangeng, lappariaja kabupaten bone.

vi
2.profil anggota
1. Wahyu Pauda

Nama saya wahyu Pauda,nama ayah hasanuddin, dan nama ibu


rafia, saya lahir di bulukumba pada 30 agustus 2001. Hobi saya bermain
bulutangkis,saya bersekolah di SDN 66 balangiri,dan melanjutkan
pendidikan di SMPN 16 bulukumba, dan melanjutkan pendidikan di
SMAN 5 bone. Cita-cita saya ingin menjadi akuntan.

2. Ilham

Nama saya ilham tempat tanggal lahir Tonra, 4 september 2001 hobi
saya main bulutangkis, cita-cita saya menjadi pengusaha. Saya berasal dari
SDN 155 liliriattang kemudian melanjutkan sekolah di SMPN 3 lappariaja
setelah tamat saya melanjutkan sekolah di SMAN 5 bone.

vii
3. A. Muhammad Dirga

Nama saya A. Muhammad Dirga lahir pada tanggal 17 agustus 2001.


Alamat saya pammase, hobby tennis meja, anak ke 1 dari 3 bersaudara,
saya pernah bersekolah di SD/INP 3/77 tungke dan melanjutkan
pendidikan di smpn 1 lappariaja dan lanjut di sman 5 bone.

4. Anggi Lestari

Nama Saya Anggi Lestari tempat tnggal saya marellonge. Saya


pernah bersekolah di Sd 153 patangkai dan Mts 3 bone dan saya
melanjutkan pendidikan di Sman 5 bone. Hobby saya berenang, cita-cita
saya menjadi polwan.

viii
5. Selpiana

Nama saya Selpiana, tempat tanggal lahir Tmpong 3 november 2001.


Alamat tompong, saya adalah anak pertama dari 2 bersaudara, saya
memiliki saudara perempuan.cita-cita saya ingin menjadi pegawai bank.
Pendidikan pertama saya di Sd inpres 12/79 pattuku limpoe kemudian
melanjutkan di Smpn 4 lappariaja sekarang saya melanjutkan pendidikan
di Sman 5 bone.

6. Lisnawati

Nama saya Lisnawati, saya lahir di Bulu tanah, 04 09 2000. Alamat


Bulu tanah, saya anak ke2 dari 3 bersaudara, saya memiliki 2 saudara
perempuan. Saya bersekolah di SD 156 Mattampa walie kemudian
melanjutkan di SMPN 5 Lappariaja dan melanjutkan pendidikan di SMAN
5 Bone.

ix