Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya, sehingga pada
kesempatan ini penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “RESPON TUMBUHAN
TERHADAP CEKAMAN LINGKUNGAN”. Sehingga dengan makalah ini diharapkan dapat
menambah wawasan kita semua mengenai mata kuliah Biologi Untuk Kimia.
Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW,
yang telah membawa kita dari jaman jahiliyah menuju jaman terang benderang yakni agama
islam. Sehubungan dengan terselesaikannya makalah ini, penulis mengucapkan terimakasih
kepada:
1. Bapak Dr. Maftukhin, M.Ag. sebagai rektor IAIN Tulungagung.
2. Ibu Dr. Hj. Binti Maunah sebagai dekan FTIK IAIN Tulungagung.
3. Ibu Arbaul fauziah, M.Si. sebagai dosen pengampu Biologi untuk Kimia.
4. Semua citvitas akademik dan teman-teman yang telah mambantu dalam penulisan makalah
ini.
Selain itu penulis juga menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat
banyak kekurangan, serta tidak terlepas dari berbagai macam kendala, keterbatasan ilmu, dan
referensi. Oleh karena itu, penulis masih mengharapkan bimbingan dan saran dari berbagai
pihak sehingga makalah ini menjadi lebih baik lagi.
Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya
danbagi para pembaca pada umumnya

Tulungagung, 28 September 2018

Penulis,

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................................. i

DAFTAR ISI ............................................................................................................................. ii

BAB I.......................................................................................................................................... 4

PENDAHULUAN ...................................................................................................................... 4

A. LATAR BELAKANG ..................................................................................................... 4

B. RUMUSAN MASALAH ................................................................................................ 4

C. TUJUAN RUMUSAN MASALAH ................................................................................ 4

BAB II ........................................................................................................................................ 5

PEMBAHASAN......................................................................................................................... 5

A. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON TUMBUHAN TERHADAP


CEKAMAN LINGKUNGAN. ............................................................................................... 5

1. AIR. .............................................................................................................................. 5

2. SINAR MATAHARI/CAHAYA. ................................................................................ 5

3. SUHU........................................................................................................................... 5

4. NUTRISI. ..................................................................................................................... 5

5. DERAJAT KEASAMAN TANAH (pH) .................................................................... 6

6. BEBATUAN dan TANAH. ......................................................................................... 6

7. IKLIM .......................................................................................................................... 6

8. SALINITAS ................................................................................................................. 6

9. OKSIGEN .................................................................................................................... 6

B. RESPON TUMBUHAN TERHADAP CEKAMAN LINGKUNGAN. ............................ 6

1. Respon Tumbuhan Terhadap Cekamana Fisiologi Pada Cahaya Intoleran. ................... 6

2. Respon Tumbuhan Terhadap Kekurangan Air................................................................ 7

3. Respon Tumbuhan Terhadap Banjir. .............................................................................. 7

4. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Fisiologi pada Suhu Ekstrim. ........................... 7

ii
5. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Panas. ............................................................... 7

6. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Dingin. ............................................................. 8

7. Respon Tumbuhan Terhadap Kurangnya Nutrisi............................................................ 8

8. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Garam. ............................................................. 8

9. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Herbivora ......................................................... 8

BAB III ....................................................................................................................................... 9

PENUTUP .................................................................................................................................. 9

A. KESIMPULAN ............................................................................................................... 9

B. SARAN............................................................................................................................ 9

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................... 10

iii
BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman sangat dipengaruhi oleh lingkungan luar,
karena faktor-faktor lingkungan akan mempengaruhi fungsi fisiologi tanaman. Cekaman
(stress) lingkungan merupakan faktor lingkungan biotik dan abiotik yang dapat mengurangi
laju proses fisiologi. Tanaman mengimbangi efek merusak dari cekaman melalui berbagai
mekanisme yang beorerasi lebih dari skala waktu yang berbeda, tergantung pada sifat dari
cekaman. Contoh cekaman adalah cekaman kelebihan garam, kelebihan air, dan suhu yang
ekstrim. Kompensasi yang dilakukan tanaman terhadap adanya cekaman terjadi berbeda
pada tiap tanaman untuk skala waktunya, karena mekanismenya berbeda-beda tergantung
cekaman yang terjadi. Jika tanaman itu mampu bertahan dalam lingkungan yang tercekam,
maka tanaman tersebut memiliki tingkat resistensi terhadap cekaman. Namun ketahanan
terhadap cekaman sangat berbeda pada tiap spesies.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi respon tumbuhan terhadap cekaman
lingkungan?
2. Bagaimana respon tumbuhan terhadap cekaman lingkungan ?

C. TUJUAN RUMUSAN MASALAH


1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon tumbuhan terhadap
cekaman lingkungan.
2. Untuk mengetahui respon tumbuhan terhadap cekaman lingkungan.

4
BAB II

PEMBAHASAN
A. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON TUMBUHAN
TERHADAP CEKAMAN LINGKUNGAN.
1. AIR.
Air merupakan bahan yang sangat penting bagi kehidupan, demikian pentingnya
sehingga tidak mungkin ada kehidupan tanpa air. Air juga salah satu faktor yang
berpengaruh dalam respon tumbuhan karena berperan dalam proses fotosintesis. Selain
itu jika tumbuhan terlalu banyak menyerap air maka dapat mengakibatkan tumbuhan
menjadi mati.
2. SINAR MATAHARI/CAHAYA.
Sinar matahari/Cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan setiap organ atau
terhadap keseluruhan tumbuhan secara langsung. Sinar matahari yang diserap oleh
organisme – organisme fotosintetik menyediakan energi yang menjadi pendorong
kebanyakan ekosistem, dan sinar matahari yang terlalu sedikit membatasi distribusi
spesies fotosintetik. Terlalu banyak sinar juga dapat membatasi kesintasan organisme.
Pengaruh cahaya yang paling nyata dapat dilihat dengan mambandingkan satu macam
tumbuhan yang tumbuh dalam keadaan cahaya normal dan yang tumbuh pada keadaan
gelap.
3. SUHU.
Suhu lingkungan merupakam faktor yang penting dalam distribusi organisme
karena efeknya terhadap proses-proses biologis. Suhu mempengaruhi pertumbuhan
melalui kegiatan metabolisme, peruraian, translokasi, respirasi, pembentukan
protoplasma baru,dan bahan dinding sel. Pada faktor abiotik hanya sedikit organisme
yang dapat mempertahankan metabolisme aktif pada suhu yang sangat rendah atau
sangat tinggi, karena suhu diluar kisaran itu dapat memaksa sebagian tumbuhan
menghabiskan energi untuk meregulasi suhu internal.

4. NUTRISI.
Semua makhluk hidup membutuhkan nutrisi (makanan) untuk sumber energi.
Unsur yang diperlukan tumbuhan dalam jumlah besar disebut element makro unsur
makro. Element makro terdiri atas karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, fosfor,
kalium dan magnesium. Selain itu, ada juga element yang disebut element mikro unsur
mikro seperti besi, flor, tembaga, seng, molibdenum, boron, dan nikel.

5
5. DERAJAT KEASAMAN TANAH (pH)
Derajar keasaman tanah sangat berpengaruh terhadap ketersediaan unsur hara
yang diperlukan oleh tumbuhan.
6. BEBATUAN dan TANAH.
pH, komposisi mineral, dan struktur fisik bebatuan dan tanah membatasi
distrubusi tumbuhan melalui kondisi asam atau basa ekstrim atau secara tidak langsung
melalui keterlarutan nutrien dan toksin dapat membatasi ekosistem darat serta proses
kehidupan tumbuhan.

7. IKLIM
Empat faktor abiotik suhu, curah hujan,sinar matahari dan angin adalah
komponen utama iklim.

8. SALINITAS
Salinitas merupakan kadar garam air di lingkungan yang dapat mempengaruhi
keseimbangan air melalui osmosis. Kadar garam yang jumlahnya sesuai dapat
membantu proses osmosis tumbuhan sedangkan jika keadaan lingkungan kadar
garamnya tinggi dapat merusak tumbuhan bahkan mengakibatkan kematian.

9. OKSIGEN
Keadaan kadar oksigen yang terdapat dalam tanah selalu berlawanan dengan
kadar air dalam tanah. Jika kandungan air tinggi, kandungan udara akan rendah.
Kandungan oksigen dalam tanah sangat penting untuk respirasi sel-sel yang akan
berpengaruh terhadap penyerapan unsur hara.

B. RESPON TUMBUHAN TERHADAP CEKAMAN LINGKUNGAN.


1. Respon Tumbuhan Terhadap Cekamana Fisiologi Pada Cahaya Intoleran.
Cahaya merupakan salah satu kunci penentu dalam proses metabolisme dan
fotosintesis. cahaya dibutuhkan oleh tanaman mulai dari proses perkecambahan biji
sampai tenaman dewasa. respon tanaman terhadap cahaya berbeda-beda antara jenis satu
dengan jenis lainnya. ada tanaman yang mampu tumbuh dalam kondisi cahaya terbatas
atau disebut tanaman toleran dan ada juga tumbuhan yang tidak mampu tumbuh dalam
kondisi cahaya terbatas atau tanaman intoleran.
kedua kondisi cahaya tersebut memberikan respon yang berbeda-beda
terhadap tanaman, baik secara anatomis maupun secara morfologi. Tanaman toleransi

6
secara umum mempunyai ciri morfologi yaitu daun lebar dan tipis, sedangkan pada
tanaman yang intoleran akan mempunyai ciri morfologi daun kecil dan tebal. Kedua
kondisi tersebut dapat menjadi faktor penghambat pertumbuhan tanaman.
2. Respon Tumbuhan Terhadap Kekurangan Air.
Sutau tumbuhan bisa mengalamai cekaman karena kehilangan air akibat transportasi
terjadi lebih cepat dibandingkan laju pengambilan air dari tanah untuk memulihkan
kondisi tersebut. Tumbuhan merespon kekurangan air dengan mengurangi laju transpirasi
untuk menghemat air. Terjadinya kekurangan air pada daun akan menyebabkan sel-sel
penjaga kehilangan turgornya, suatu mekanisme kontrol tunggal yang memperlambat
transpirasi dengan cara menutup stomata. Kekurangan air juga merangsang peningkatan
sintesis dan pembebasan asam absisat dari sel-sel mesofil daun. Dengan respon tersebut
menyebabkan melambatnya peningkatan luas permukaan daun. Jika tidak dengan
menggugurkan daunya maka dengan menggulung menjadi suatu bentuk yang dapat
mengurangi transpirasi. Akar merespon kekurangan air dengan memperbanyak diri
menggunakan cara yang memaksimumkan pernapasan terhadap air tanah.
3. Respon Tumbuhan Terhadap Banjir.
Terlalu banyak air juga merupakan masalah bagi tumbuhan. Tamaman pot yang
terlalu banyak disirami bisa tercekik, sebab tanah kekurangan rongga udara yang
menyediakan oksigen bagi respirasi selular di dalam akar. Kekurangn oksigen
merangsang produksi etilen, yang menyebabkan beberapa sel dikorteks akar mengalami
penghancuran sel-sel sehingga dapat menciptakan tabung udara yang berfungsi sebagai
“snorkel”, menyediakan oksigen bagi akar yang terendam. beberapa tumbuhan
beradaptasi secara struktural terhadap habitat yang basah.
4. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Fisiologi pada Suhu Ekstrim.
Suhu sebagai faktor lingkungan dapat mempengaruhi produksi tanaman secara fisik
maupun fisiologi. secara fisik, suhu merupakan bagian yang dipengaruhi oleh radiasi
sinar matahari dan dapat diestimasikan berdasarkan keseimbangan panas. Secara fisiologi
suhu dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, fotosintesis, pembukaan stomata, dan
respirasi. selain itu suhu merupakan salah satu penghambat dalam proses fisiologi untuk
sistem produksi tanaman ketika suhu tanaman berada diluar suhu optimal terendah
maupun tertinggi
5. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Panas.
Panas berlebih dapat mengganggu dan akhirnya mambuhuh suatu tumbuhan dengan
cara mendenatursikan enzim-enzimnya dan merusak metabolismenya dalam berbagai

7
cara. Cuaca panas dan kering cenderung menyebabkan kekurangan air pada banyak
tumbuhan, tumbuhan merespon cekaman panas dengan menutup stomata yang akan
menghemat air, namun mengorbaknan pendinginan melalui penguapan tersebut, atau
tumbuhan merespon dengan mensintesis protein kejut-panas, yang membantu
melindungi protein-protein lain dari cekaman panas
6. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Dingin.
Salah satu permasalahan yang dihadapi tumbuhan ketika suhu lingkungan turun
adalah perubahan ketidakstabilan membrane selnya. Tumbuhan merespon hal tersebut
dangan cara mengubah komposisis lipid membrannya.
7. Respon Tumbuhan Terhadap Kurangnya Nutrisi
Keadaan tumbuhan dalam kekurangan nutrisi baik dalam jumlah yang besar
maupun sedikit disebut defisiensi. Defisiensi yang terjadi akan berpengaruh terhadap
proses pertumbuhan. Contohnya, daun tumbuhan akan menguning jika kekurangan besi
(Fe), karena Fe berfungsi dalam pembentukan klorofil dan merupakan salah satu unsur
yang diperlukan pada pembentukan enzim-enzim pernafasan yang mengoksidasi
karbohidrat menjadi karbondioksida dan air.
8. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Garam.
Kelebihan natrium klorida atau garam lain dalam tanah dapat mengancam tumbuhan
karena dua alasan, pertama, dengan cara menurunkan potensial air larutan tanah, garam
dapat menyebabkan kekurangan air pada tumbuhan meskipun tanah tersebut banyak
sekali mengandung air. Kedua, pada tanah bergaram, natrium dan ion-ion tertentu lainnya
dapat menjadi racun bagi tumbuhan jika konsentrasi relatif tinggi. Sebagian besar
tumbuhan tidak dapat tertahan hidup menghadapi cekaman garam dalam jangka panjang.
Pengecualian pada halofit yaitu tumbuhan yang toleran terhadap garam, dengan adaptasi
khusus seperti kelenjar garam yang memompa garam keluar dari tubuh melewati
epidermis daun.
9. Respon Tumbuhan Terhadap Cekaman Herbivora
Herbivora adalah hewan yang memakan tumbuhan dan juga merupakan cekaman
yang dihadapi oleh tumbuhan dalam suatu ekosistem. Tumbuhan merespon cekaman
tersebut dengan pertahanan fisik seperti duri, maupaun pertahanan kimia seperti produksi
senyawa yang tidak enak atau bersifat tostik. Ada juga tumbuhan yang merekrut hewan
pemangsa sebagai pertahanannya.

8
BAB III

PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dapat disimupulkan bahwa respon tumbuhan terhadap cekaman lingkungan itu
terjadi atas beberapa faktor diantaranya faktor kurangnya air, kelebihan air, iklim yang
dapat berubah-ubah, kandungan garam yang tidak stabil, kurangnya nutrisi, suhu yang
ekstrim, dan sedikit atau banyaknya cahaya yang diperoleh tumbuhan. Dari berbagai
macam faktor yang ada tumbuhan mampu menghadapi ketidaktetapan lingkungan atau
keadaan lingkungan yang mencekam serta mampu mempertahankan diri dengan
beragam respon. Respon itu sendiri bisa dengan mengurangi laju transpirasi, menutup
stomata, menggugurkan daun, dan mensintesis protein kejut-panas. Namun ada pula
tumbuhan yang tidak mampu bertahan hidup menghadapi cekaman lingkungan tertentu.

B. SARAN
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu dimohon
untuk pemberian saran dan kritik yang mambangun guna sebagai penunjang pada
makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberi manfaat dan menambah wawasan para
pembaca.

9
DAFTAR PUSTAKA

Campbell, Neil A. dan Reece, Jane B. (2012). Biologi Jilid 2 (Edisi 8). Jakarta: Erlangga.

Campbell, Neil A dan Reece, Jane B. (2012). Biologi Jilid 3 (edisi 8). Jakarta: Erlangga.

Sasmitamihardja, dardjat. dan H.Siregar, Arbayah. (1990). Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan.


Bandung: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung.

Ferdinand P, Fictor. dan Ariebowo, Moekti. (2009). Praktis Belajar Biologi 3. Jakarta: Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Wiratmaja, I Wayan. (2017). Cara Tanaman Beradaptasi Terhadap Cekaman Fisiologi.


Diakses pada tanggal 27 September 2018. Link: http://simdos.unud.ac.id

10