Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

GIZI SEIMBANG PADA IBU HAMIL


DI DUSUN KRAJAN DAN KUBAT DESA SUMBER KERANG
KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO

Disusun Oleh:
Anggota Kelompok 2

1. A.risky S.Kep
2. Muhammad S.Kep
3. M.rifai zamroni S.Kep
4. Heru eka S.Kep
5. Nurhidayati S.Kep
6. Qumil lailli angraini S.Kep
7. Rina sunarti S.Kep
8. Moh.holil siddiq S.Kep
9. Aqik zamanil y. S.kep
10. Siti kamila S.Kep
11. Kiki riski amalia S.Kep
12. Novita yuniyanti S.Kep
13. Sulvi rohmatin S.Kep
14. Rada nikmatul maula S.Kep

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


STIKES HAFSHAWATY PESANTREN ZAINUL HASAN
GENGGONG PROBOLINGGO
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
GIZI SEIMBANG PADA IBU HAMIL

Pokok Bahasan : Gizi seimbang ibu hamil


Hari/tanggal : Kamis, 25 Oktober 2018
Jam/waktu : 15.00 WIB (Ba’da Asyar)
Sasaran : Ibu Hamil
Penyuluh : Aqik Zamanil Yaqin dan Heru Eka S
Tempat : Posko Praktek Komunitas Kesehatan Dusun Krajan dan Kubat
(Rumah Alm. Bapak Nanang)

A. Tujuan Umum ( TU )
Setelah mendapatkan penjelasan tentang nutrisi ibu hamil, diharapkan klien
(ibu hamil) dapat mengerti dan memahami tentang berbagai kebutuhan zat gizi pada
ibu hamil.

B. Tujuan Khusus ( TK )
Setelah mendapatkan penjelasan tentang nutrisi ibu hamil, diharapkan klien
(ibu hamil) mampu :
1. Klien (ibu hamil) dapat mengerti pentingnya dan manfaat gizi seimbang bagi ibu
hamil
2. Klien (ibu hamil) mengerti dan paham tentang kebutuhan zat gizi untuk ibu hamil
3. Klien (ibu hamil) dapat mengerti Dampak kekurangan gizi pada ibu hamil

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

D. Media dan Alat Peraga


1. Leaflet
E. Proses Kegiatan Penyuluhan

jam Kegiatan Respon Waktu


15.00 Pendahuluan 5 Menit
sd 1. Menyampaikan Membalas salam
15.05 salam
2. Menjelaskan tujuan Mendengarkan
3. Kontrak waktu Memberi respon
15.05 Inti 10 Menit
sd 1. Pengertian gizi Mendengarkan dengan
15.15 seimbang ibu hamil penuh perhatian
2. Kebutuhan zat gizi
untuk ibu hamil
3. Manfaat gizi
seimbang untuk ibu
hamil
4. Dampak kekurangan
gizi pada ibu hamil
15.15 Penutup 15 Menit
sd 1. Tanya jawab Menanyakan yang belum
15.30 jelas
2. Menyimpulkan hasil Menyimpulkan
penyuluhan
3. Memberi salam Membalas salam
penutup
MATERI PENYULUHAN
GIZI SEIMBANG BAGI IBU HAMIL

A. Mengapa gizi seimbang penting bagi ibu hamil ?


Gizi seimbang ibu hamil adalah makanan yang mengandung zat-zat yang
dibutuhkan ibu selama kehamilan dalam susunan yang seimbang dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan gizi ibu hamil.
Gizi seimbang sangat penting terutama pada ibu yang sedang hamil untuk
keperluan dirinya sendiri dan juga janinnya. Keadaan gizi juga dapat mempengaruhi
kesehatan ibu dan janin, pertumbuhan dan perkembangan janin, serta persiapan laktasi
ibu. Sehingga kebutuhan makanan ibu meningkat. Makanan tersebut digunakan untuk
pembentukan janin, persiapan pembentukan ASI, tumbuh kembang bayi selanjutnya
dan untuk kesehatan ibu. Pada tiga bulan kehamilan, kebutuhan makan naik perlahan-
lahan tetapi pada bulan-bulan selanjutnya pertumbuhan janin yang dikandung tumbuh
dengan pesat sehingga makanan yang dibutuhkan juga meningkat.

B. Pertambahn berat badan yang diharapkan pada ibu hamil


1. TRIMESTER I (minggu 1 – 12) : 1 – 2,5 kilogram
Trimester pertama penting karena saat itu terjadi pembentukan dan
pertumbuhan otak, syaraf, jantung dan organ-organ reproduksi janin. Pada saat
yang sama, kemungkinan nafsu makan ibu berkurang karena mual-mual dan
muntah. Tidak heran jika kenaikan bobot ibu pada trimester pertama tidak banyak.
Bahkan kadang berat badan malah turun sekilo, dua kilo.
Jangan khawatir janin kurang nutrisi karena tubuh anda akan selalu
memprioritaskan kebutuhan janin, meski harus ‘mencuri’ cadangan gizi dari tubuh
anda. Berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering seperti susu, telur, buah-
buahan, asinan, sup dan lain-lain. Dan makanan ringan lainya seperti biscuit,
cracers, dan sebagainya sesuai dengan selera ibu masing-masing.
2. TRIMESTER II (minggu 12 – 28) : 5 kilogram
Pada trimester kedua nafsu makan anda biasanya pulih sehingga berat
badan meningkat rata-rata 0,35-0,4 kg per minggu. Pertumbuhan janin pun
ngebut. Sebagian besar berat badan anda ‘terserap’ untuk pertambahan berat janin.
Kebutuhan akan zat gizi tenaga seperti nasi, roti, singkong, gula, minyak, santan,
dan lain-lain lebih banyak diperlukan dibandingkan kebutuhan saat tidak hamil,
demikian juga kebutuhan zat pembangun dan pengatur seperti lauk pauk, sayuran,
dan buah-buahan berwarna, Tambahan kalori dan protein adalah 3,85 kalori dan
protein 12 gram terdiri dari:
• Nasi: ½ piring
• Ikan: ½ potong
• Tempe: 1 potong
• Sayuran: 1 ½ mangkok
• Minyak: ½ sendok makan
3. TRIMESTER III (28- lahir) : 4 – 5 kilogram
Meski pada minggu ke-28 pertambahan volume darah ibu hamil mencapai
puncaknya, namun secara keseluruhan pertambahan berat badan pada trimester ini
kembali melambat. Syukurlah, karena itu pun sudah membuat ibu hamil
kepayahan membawa perut pesarnya.
Pada saat ini janin mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang
sangat pesat. Umumnya nafsu makan ibu sering lapar jangan makan yang
berlebihan sehingga BB tidak naik terlalu banyak. Bahan makanan yang banyak
mengandung lemak dan hidrat arang seperti makanan yang manis-manis dan
gorengan dikurangi.
Bahan makanan sumber zat pengatur dan pembangun perlu diberikan lebih
banyak dibanding pada kehamilan TM 2 karena selain untuk pertumbuhan janin
sangat diperlukan ibu untuk proses persalinan. Pada masa ini lambung menjadi
sedikit terdesak, dan ibu merasa kepenuhan karena itu berikan makanan dalam
porsi kecil asal sering agar gizi yang diperlukan ibu dapat terpenuhi.

Kemana larinya berat badan ibu hamil ?


a. Berat janin 2,5 -3,5 kg
b. Plasenta +/- 0,5 kg
c. Cairan ketuban 0,5 – 1 kg
d. Darah +/- 2 kg
e. Cairan tubuh +/- 1,5 kg
f. Rahim 0,5 – 1 kg
g. Payudara +/- 0,5 kg
h. Cadangan lemak +/- 3,5 kg
Berapa harus naik ?
Jika sebelum hamil berat badan anda kurang, atau sebaliknya kegemukan,
sebaiknya sesuaikan dulu dengan berat badan normal sesuai klasifikasi berat
badan. Ini karena, berat badan sebelum hamil ternyata mempengaruhi seberapa
seberapa banyak kenaikan berat badan yang dianjurkan selama hamil.
a. Bila berat badan anda sebelum hamil normal, maka pertambahan sebaiknya
antara 9 – 12 kg
b. Bila berat badan anda sebelum hamil berlebih, maka pertambahan sebaiknya
antara 6 – 9 kg
c. Bila anda mengandung bayi kembar dua atau lebih, maka kemungkinan berat
badan anda akan bertambah lebih banyak dari jika mengandung satu bayi.

KEBUTUHAN ZAT GIZI SELAMA KEHAMILAN

A. KARBOHIDRAT
1. Sebagai sumber tenaga
2. Dapat diperoleh dari jenis padi – padian, umbi – umbian seperti kentang.

B. PROTEIN
1. Sebagai zat utama untuk membangun jaringan – jaringan bagian tubuh.
2. Sumber protein hewan, daging, ikan, unggas, telur.
3. Sumber protein nabati : kacang kedelai, kacang tanah, kacang merah, kacang-
kacangan dan lain-lain

C. VITAMIN C
1. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
2. Dapat diperoleh dari :Buah – buahan yang berwarna kuning seperti : jeruk, wortel,
sayur – sayuran
D. VITAMIN A
1. Untuk perkembangan psikomotor dan penglihatan anak.
2. Sumber vitamin A
 Bahan hewani : - Minyak ikan, kuning telur
 Bahan nabati : - Wortel dan sayuran daun seperti bayam, kangkung.
 Buah – buahan yang berwarna merah seperti tomat dan pepaya

E. ZAT BESI
1. Untuk pembentukan darah.
2. Dapat diperoleh dari :
 Bahan makanan hewan seperi telur, hati, daging
 Bahan makanan nabati kacang – kacangan seperti : kacang tanah, kacang
kedelai,sayuran hijau seperti bayam, daun singkong, kangkung.

F. CAIRAN
Air merupakan bagian tubuh yang terbesar. Hampir ¾ dari berat tubuh adalah
air. Tubuh menggunakan air untuk beberapa fungsi. Air adalah pelarut semua hasil
pencernaan, pembawa zat – zat kotoran dari sel – sel ke ginjal. Air juga menolong
mengatur suhu tubuh. Seseorang memerlukan sekitar 6 – 8 gelas air dalam sehari.
1. Ibu hamil dianjurkan minum 2 liter per hari.
2. Prinsip makana ibu hamil  Makan 1 – 2 piring lebih banyak dari biasanya
selama hamil.
3. Makan aneka ragam makanan 4 – 5 kali sehari untuk memenuhi gizi ibu selama
hamil.
4. Menghindari makanan yang berbumbu pedas dan berlemak.
5. Menghindari alcohol, karena dapat mengganggu pencernaan dan janin.
6. Sumber air bagi tubuh ada 3 macam yaitu:
 Melalui cairan yang diminum seperti air bersih, susu, sari – sari buah dan lain
sebagainya.
 Melalui makanan seperti sayur mentah, buah – buahan yang kaya air, sop dan
makanan lainnya yang mengandung banyak air.
 Melalui metabolisme dalam tubuh.
G. Mineral
Mineral dibutuhkan untuk pembentukkan darah dan tulang, keseimbangan
cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi system pembuluh darah jantung dan
lain-lain. mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan
fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan. Ada 15
macam mineral yang diperlukan tubuh seperti kalsium, ferrum, yodium, mangan,
chlorine, fosfor, belerang, seng, kalium, sodium, dsb.
Makan yang mengandung mineral diantaranya adalah susu, hati, kuning telur,
sayur-sayuran yang berwarna hijau, daging, dan ikan.

H. Manfaat gizi seimbang pada ibu hamil


1. Untuk pertumbuhan janin yang ada dalam kandungan
2. Untuk mempertahankan kesehatan dan kekuatan badan ibu sendiri
3. Supaya luka-luka persalinan lekas sembuh dalam nifas

CONTOH MENU MAKANAN IBU HAMIL

Makan pagi
1. Nasi 150 gram = 1 gelas
2. Telur 60 gram = 1 butir
3. Tempe 50 gram = 2 potong
4. Sayuran 50 gram = ½ gelas
5. Minyak 5 gram = ½ sendok makan
6. Susu 200 cc = 1 gelas

Pukul 10 : bubur kacang hijau 1 gelas

Makan siang / sore


1. Nasi 200 gram = 1 ½ gelas
2. Ikan 50 gram = 1 potong
3. Tempe 50 gram = 2 potong
4. Sayuran 100 gram = 1 gelas
5. Papaya 100 gram = 1 potong
6. Minyak 10 gram = 1 sendok makan

DAMPAK BILA IBU KEKURANGAN GIZI

1. Pengaruh bagi ibu hamil:


a. Ibu lemah dan kurang nafsu makan
b. Perdarahan dalam masa kehamilan
c. Kemungkinan terjadi infeksi tinggi
d. Anemia/kurang darah

2. Pengaruh waktu persalinan:


a. Persalinan sulit dan lama
b. Persalinan sebelum waktunya (prematur)
c. Perdarahan setelah persalinan

3. Pengaruh pada janin:


a. Keguguran
b. Bayi lahir mati
c. Cacat bawaan
d. Anemia pada bayi
e. Berat badan lahir rendah
DAFTAR PUSTAKA

Sulistyoningsih, Hariyani. 2011. Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta : Graha
Ilmu

Price, Sylvia dan Wilson, Lorraine. 2006. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-proses
Penyakit hal 1174-1176. Jakarta: EGC.

Sloane, E. 2003. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Jakarta: EGC.

Wilkinson, Judith M. 2006. Buku Saku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan
Kriteria Hasil NOC. Jakarta: EGC.