Anda di halaman 1dari 40

Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

MODUL 1 Unit 1
ANALISIS DOKUMEN SKL, KI dan KD
Petunjuk Kerja:

1. Setelah Anda membaca Modul 1 Unit 1 tentang Analisis Dokumen SKL, KI dan KD, Anda
akan menerapkannya ke dalam empat (4) tugas dengan langkah berikut.
a. Bentuklah kelompok berpasangan untuk menganalisis pasangan KD (bagi pengampu
mata pelajaran Pendidikan Agama dan PPKn menganalisis pasangan KD sikap spiritual,
KD sikap sosial, KD pengetahuan, dan KD keterampilan; dan mata pelajaran lainnya
pasangan KD pengetahuan dan KD keterampilan).
b. Masukkan hasil kerja nomor 1 ke dalam Tabel 1.
c. Tentukan tahapan kemampuan berpikir yang terdapat pada KD pengetahuan kemudian
masukkan ke dalam Tabel 2.
d. Tuliskan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) berdasarkan hasil kerja nomor 3 pada
tempat yang telah disediakan.
2. Seluruh hasil kerja ini serahkan kepada Fasilitator dalam bentuk soft copy.

Tabel 1. Pasangan KD, Kompetensi, dan Materi Pokok

Kompetensi/Dimensi
Pasangan KD Materi Pokok
Proses Kognitif
3. 7 Mengidentifikasi C4  Karakeristik hikayat.
nilai-nilai dan isi yang  Isi hikayat.
terkandung dalam  Nilai-nilai dalam
cerita rakyat (hikayat) hikayat (moral, sosial,
baik lisan maupun agama, budaya, dan
tulis. C1 penddikan).
4.7 Menceritakan
kembali isi cerita
rakyat (hikayat) yang
didengar dan dibaca.

Tabel 2. Kompetensi, Kata Kerja Operasional, dan Materi Pembelajaran

Kompetensi/ Dimensi Kata Kerja Operasional Materi Pembelajaran


Proses Kognitif

C4 Mengidentifikasi  Karakeristik hikayat.


 Isi hikayat.
 Nilai-nilai dalam
C1 Mengulang hikayat (moral, sosial,
agama, budaya, dan
penddikan).

1
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

3.7.1 Menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat)


3.7.2 Mengidentifikasi isi yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat)
4.7.1 Merangkum isi cerita rakyat yang didengar atau di baca
4.7.2 Menceritakan kembali isi cerita rakyat (hikayat) dengan bermain peran

MODUL 1 Unit 2
ANALISIS MATERI DALAM BUKU TEKS PELAJARAN

Petunjuk Kerja:

1. Berdasarkan IPK yang telah Anda rumuskan pada kegiatan sebelumnya, kembangkan
materi pembelajaran berdasarkan hasil analisis buku teks pelajaran, dan masukkan ke
Tabel 3.
2. Kembangkan materi pembelajaran reguler, materi pengayaan, materi muatan lokal dan
materi yang dapat diaktualisasikan ke dalam kegiatan Pendidikan Kepramukaan ke dalam
Tabel 4.
3. Rancanglah kegiatan pembelajaran sesuai dengan IPK yang telah Anda rumuskan dengan
mengintegrasikan nilai karakter melalui kegiatan literasi dan pembelajaran abad 21.
Kegiatan Pembelajaran yang dirancangkan ini akan digunakan untuk menentukan jenis
Model Pembelajaran pada kegiatan berikutnya.

Tabel 3. Pengembangan Materi Pembelajaran

Pasangan KD IPK Materi Kegiatan Pembelajaran


Pembelajaran
3.7 Mengidentifikasi 3.7.1 Menjelaskan  Karakeristik  Mendata pokok-pokok
nilai-nilai dan isi nilai-nilai yang hikayat. isi, karakteristik, dan
yang terkandung terkandung  Isi hikayat. nilai-nilai dalam
dalam cerita  Nilai-nilai hikayat.
dalam cerita
rakyat (hikayat) dalam  Menyusunteks
baik lisan rakyat (hikayat)
hikayat eksposisi berdasarkan
3.7.2 Mengidentifikasi
maupun tulis. (moral, pokok-pokok isi, dan
4.7 Menceritakan isi yang sosial, nilai-nilai dalam
kembali isi cerita terkandung agama, hikayat.
rakyat (hikayat) dalam cerita budaya, dan  Mempresentasikan,
yang didengar rakyat (hikayat) penddikan). menanggapi,dan
dan dibaca. 4.7.1 Merangkum isi merevisi,teks
cerita rakyat eksposisi yang telah
yang didengar disusun
atau di baca
4.7.2 Menceritakan

2
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

kembali isi
cerita rakyat
(hikayat)
dengan bermain
peran

Tabel 4. Materi Pembelajaran Reguler, Pengayaan, Muatan Lokal, dan Kepramukaan

Materi yang dapat


Materi Reguler Materi Pengayaan*) Muatan diaktualisasikan dalam Keg.
Lokal**) Kepramukaan ***)

Isi, Nilai-nilai Menemukan hikayat Sabai Nan Melatih kedisiplinan toleransi


dalam hikayat yang sesuai dengan Aluih dan tanggung jawab dalam
(Cerita rakyat). daerah masing- hikayat.
masing

Catatan:
*) Pengayaan bisa dilakukan melalui peningkatan capaian minimal KD atau penambahan
materi yang lebih kompleks dari materi pokok yang ada pada KD tersebut.
**) Muatan lokal diintegrasikan pada KD yang relevan.
***) Disesuaikan dengan SKU (SKU terlampir)

MODUL 1 Unit 3
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN

Petunjuk Kerja:

Setelah Anda merancang pembelajaran pada kegiatan sebelumnya, tentukan jenis model
pembelajaran yang sesuai dan masukkan ke dalam Tabel 5 berikut.

Tabel 5. Model Pembelajaran dan Deskripsi Kegiatan Pembelajaran

Model pembelajaran*) Deskripsi Kegiatan pembelajaran **)

3
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Discovery Based learning 1. Memberikan umpan balik/stimulus dalam membaca


penggalan teks hikayat.
2. Mengidentifikasi masalah nilai-nilai yang terkandung
dalam hikayat
3. Mengumpulkan data-data cerita hikayat yang ada
dilingkungannya .
4. Mengolah data tersebut menjadi suatu konsep kehidupan
nyata sehingga kegiatan akan melatih keterampilan logis
dan aplikatif.
5. Memverifikasi kebenaran / keabsahan hasil pengolahan
data melalui berbagai kegiatan atau mencari sumber yang
relevan dari cerita rakyat(hikayat).
6. Menyimpulkan cerita rakyat(hikayat) menjadi sebuah
sinopsis.

Catatan:
*) Isi dengan sintak model pembelajaran yang digunakan
**) Kegiatan Pembelajaran diambil dari Tabel 1 Kegiatan 2 ANALISIS MATERI DALAM BUKU
TEKS PELAJARAN

MODUL 1 Unit 4
ANALISIS PENILAIAN HASIL BELAJAR

Petunjuk Kerja:

Setelah Anda menentukan model pembelajaran dan deskripsi kegiatan pembelajaran pada
kegiatan sebelumnya, lakukan rancangan penilaian termasuk merancang soal untuk USBN
dengan langkah berikut.
1. Buat rancangan penilaian untuk menentukan ruang lingkup penilaian, teknik penilaian, dan
instrumen penilaian ke dalam Tabel 6.
2. Susunlah kisi-kisi soal dan masukkan ke dalam Tabel 7.
3. Buatlah soal pilihan ganda dan soal uraian kemudian masukkan pada Kartu Soal 1 dan 2
4. Lakukan analisis hasil penilaian dan masukkan ke dalam Tabel 8.

Tabel 6. Rancangan Penilaian

Ruang Lingkup Bentuk Penilaian/


KD/IPK Teknik Penilaian
Penilaian Instrumen

3.7 Mengidentifikasi Pengetahuan Tes Tertulis Pilihan ganda


nilai-nilai dan isi Uraian
yang terkandung
dalam cerita rakyat
(hikayat) baik lisan
maupun tulis.

4
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

4.7 Menceritakan Keterampilan Tes Lisan Praktek


kembali isi cerita
rakyat (hikayat)
yang didengar dan
dibaca.

Tabel 7. Kisi-Kisi Soal

Materi Kelas Indikator Level Bentuk


/ Butir Soal Kognitif Soal Nomor
KD/IPK
Seme Soal
ster
3.7  X 1. Disajikan C4 Pilihan 1
Mengidentifikasi Karakeristik (sepu pengalan ganda dan
nilai-nilai dan isi hikayat. lh)/ I teks hikayat, uraian
yang terkandung  Isi hikayat. siswa
dalam cerita  Nilai-nilai mampu
rakyat (hikayat) dalam menjelaskan
baik lisan hikayat nilai-nilai
maupun tulis. (moral, yang C4
4.7 Menceritakan sosial, terkandung
kembali isi cerita agama, dalam cerita
rakyat (hikayat) budaya, dan
rakyat
yang didengar penddikan).
dan dibaca. (hikayat). 2
2. Disajikan
sebuah teks
hikayat,
siswa
mampu
mengidentif
ikasi isi
terkandung
dalam cerita C1
rakyat 3
(hikayat)
3. Disajikan
sebuah teks
hikayat,
siswa
mampu
merangkum
isi cerita C1
rakyat
5
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

(hikayat).
4. Disajikan
sebuah teks
hikayat, 4
siswa
mampu
menceritaka
n kembali
cerita
rakyat(hikay
at) dengan
bermain
peran .

Kartu Soal 1

6
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Kartu Soal
(Pilihan Ganda)

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia


Kelas/Semester : X/1

Kompetensi Dasar : 3.7 Mengidentifikasi nilai-nilai dan isi yang terkandung dalam cerita
rakyat/hikayat baik lisan maupun tulisan.
IPK : 3.7.2 menemukan nilai-nilai yang terdapat dalam hikayat
Materi : contoh penggalan teks hikayat
Level Kognitif : C4

Soal.
1. “Pak Lebai adalah seorang guru agama yang tinggal di tepian sebuah sungai khususnya
di daerah Sumatera Barat. Suatu hari dia mendapat undangan pesta dari 2 orang yang
sama-sama kaya. Pak lebai bingung, yang mana yang hendak didatanginya karena pesta
itu berlangsung diwaktu yang sama, ditempat berjauhan. jika dia datang ke undangan
pertama, yakni di Hulu sungai tuan rumah akan memberi 2 ekor kepala kerbau. Namun,
masakan di sana konon tidak enak. Jika ia datang ke undangan kedua ia akan menerima
satu saja kepala kerbau. Namun masakannya enak. Di sana ia juga akan mendapatkan
tambahan kue-kue. Lagipula ia kenal baik dengan tuan tersebut”. Karena keraguan pak
malang kena pesta yan mau ia kunjungi maka pak malan tidak dapat apa-apa dari kedua
pesta tersebut.
Dari kutipan diatas nilai-nilai apa yang terdapat dalam cerita “pak lebai yang malang”.
a. Nilai budaya
b. Nilai politik
c. Nilai sosial
d. Nilai agama
e. Nilai estetika
Kunci/pedoman penskoran: A/ skor nilai pilihan ganda untuk 1 soal skornya 10

Kartu Soal 2

Kartu Soal
7
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

(Uraian)

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia


Kelas/Semester : X/I

Kompetensi Dasar : 3.7. Mengidentifikasi nilai-nilai dan isi yang terkandung dalam cerita
rakyat/hikayat baik lisan maupun tulisan.
IPK : 3.7.1. Mengidentifikasi karakteristik hikayat

Materi : Karakteristik hikayat


Level Kognitif : C4

Soal :
1. “Pak Lebai adalah seorang guru agama yang tinggal di tepian sebuah sungai khususnya
di daerah Sumatera Barat. Suatu hari dia mendapat undangan pesta dari 2 orang yang
sama-sama kaya. Pak lebai bingung, yang mana yang hendak didatanginya karena pesta
itu berlangsung diwaktu yang sama, ditempat berjauhan. jika dia datang ke undangan
pertama, yakni di Hulu sungai tuan rumah akan memberi 2 ekor kepala kerbau. Namun,
masakan di sana konon tidak enak. Jika ia datang ke undangan kedua ia akan menerima
satu saja kepala kerbau. Namun masakannya enak. Di sana ia juga akan mendapatkan
tambahan kue-kue. Lagipula ia kenal baik dengan tuan tersebut”. Karena keraguan pak
malang kena pesta yan mau ia kunjungi maka pak malan tidak dapat apa-apa dari kedua
pesta tersebut.

Jelaskan watak tokoh Pak Lebai Malang!

Pedoman penskoran:
No Uraian Jawaban Skor
1. Pak Lebai Malang adalah seorang yang memiliki keraguan dalam 25
melakukan suatu pekerjaan sehingga membuatnya rugi.
Total Skor

Tabel 8. Analisis Hasil Penilaian

KKM= 70

8
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Nilai Kesimpulan Tindak Lanjut


Nama Peserta
No. (Penilaian
Didik Tuntas Belum Remedial Pengayaan
Harian/PH)
Tuntas
1 Aditya 65 V V
2 Akhwan Hanif 70 V V
3 Amilia 85 V V
4 Amir 85 V V
5 Rizky 60 V V
6
7
8

9
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

MODUL 2
PERANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Petunjuk Kerja:

Setelah menyelesaikan seluruh tugas pada Modul 1 bacalah Modul 2, kemudian susunlah RPP
yang mengintegrasikan nilai karakter melalui kegiatan literasi dan pembelajaran abad
21 untuk pasangan KD yang telah Anda kembangkan pada kegiatan sebelumnya dengan
menggunakan Format RPP yang telah tersedia. Kemudian lakukan telaah RPP menggunakan
instrumen telaah RPP yang telah tersedia untuk menentukan nilai dari RPP yang telah Anda
susun.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMAS SORE PADANG PANJANG


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester : X/ 1
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Materi Pokok : Nilai-nilai dan Isi Hikayat baik lisan atau tulis
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit

A. Kompetensi Inti

KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif dan proaktif
dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan,
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara,
kawasan regional, dan kawasan internasional.
KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang a. ilmu pengetahuan, b.
teknologi, c. seni, d. budaya, dan e. humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: a. efektif, b.
kreatif, c. produktif, d. kritis, e. mandiri, f. kolaboratif, g. komunikatif, dan h.
solutif, dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah
keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 3.7 Mengidentifikasi nilai- 3.7.3 Menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam
nilai dan isi yang cerita rakyat (hikayat)
terkandung dalam 3.7.4 Mengidentifikasi isi yang terkandung dalam
cerita rakyat (hikayat)
10
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

cerita rakyat (hikayat)


baik lisan maupun
tulis
2. 4.7 Menceritakan kembali 4.7.1 Merangkum isi cerita rakyat yang didengar
isi cerita rakyat atau di baca
(hikayat) yang 4.7.2 Menceritakan kembali isi cerita rakyat
didengar atau dibaca (hikayat) dengan bermain peran

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran sintesis pedagogi genre
dan CLIL peserta didik mampu mengidentifikasi nilai-nilai dan isi yang terkandung dalam cerita
rakyat (hikayat) baik lisan maupun tulis dan terampil menceritakan kembali isi cerita rakyat
(hikayat) yang didengar dan dibaca dengan tanggung jawab, displin, dan kerja sama selama
proses pembelajaran dan bersikap jujur, percaya diri serta pantang menyerah serta
menanamkan nilai budaya dan nilai religiositas.

D. Materi Pembelajaran
 Teks hikayat (fakta)
 nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat) (konsep)
 isi yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat) (konsep)

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Model : Discovery Learning dan Role playing
Metode : Diskusi, unjuk kerja, dan penugasan

F. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran


Media : Teks hikayat
Alat : LCD, Laptop, whiteboard, spidol

G. Sumber Belajar
Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Bahasa Indonesia
SMA/MA/SMK/MAK Kelas X. Jakarta : Kementerian endidikan dan Kebudayaan.

Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia
SMA/MA/SMK/MAK Kelas X. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Internet

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1
3.7.1 Menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat)
3.7.2 Mengidentifikasi isi yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat)

Tahapan Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Pendidik mengucapkan salam dan menyapa peserta 15’
didik
2. Pendidik dan peserta didik berdoa
11
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya


4. Pendidik mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
psikis
5. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran hari ini pengetahuan peserta didik tentang
hikayat.
6. Pendidik memberikan motivasi dengan menayangkan
surat Ali Imran ayat 186 tentang ujian dan cobaan
hidup dan mengajak peserta didik memahami isi
kandungan ayat tersebut.
7. Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi,
tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
8. Peserta didik menerima cakupan materi tentang
mengidentifikasi nilai-nilai dan isi yang terkandung
dalam cerita rakyat (hikayat) baik lisan maupun tulis
dan melalui model Role Playing peserta didik mampu
menceritakan kembali isi cerita rakyat (hikayat).

Kegiatan Inti Stimulation (memberi stimulus) 60’


1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok
2. Peserta didik mengamati tayangan video/gambar
tentang hikayat.
3. Peserta didik bertanya jawab tentang video/gambar
hikayat tersebut.
Problem Statement (mengidentifikasi masalah)
1. Dalam kelompok peserta didik membaca teks hikayat
“Sabai Nan Aluih”.
2. Peserta didik mendiskusikan nilai-nilai dalam hikayat
yang dibaca
3. Pesrta didik menuliskan nilai-nilai yang ditemukan
4. Peserta didik mengidentifikasi isi teks hikayat.

Data Collecting (mengumpulkan data) dan


DataProcessing (mengolah data)
1. Peserta didik mengumpulkan informasi nilai-nilai dan
isi dalam hikayat dengan mengemukakan kalimat
pembuktian.

Verification (memverifikasi)
1. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan kembali
hasil kerja sebelumnya
2. Perwakilan kelompok membacakan hasil kerjanya di
depan kelas
3. Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap
hasil presentasi temannya

12
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Generalization (menyimpulkan)
1. Pendidik memberikan konfirmasi atas hasil diskusi
peserta didik
Kegiatan 1. Pendidik membimbing peserta didik menyimpulkan 15’
Penutup pembelajaran
(Pada kegiatan ini, pendidik mengajak peserta didik
memahami filosofi Minangkabau tentang di mana
bumi dipijak di situ langit di junjung.
2. Pendidik menyampaikan ketercapaian tujuan
pembelajaran
3. Peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan
yang sudah dilakukan.
4. Pendidik menanyakan materi yang belum dipahami
peserta didik
5. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana
tindak lanjut pembelajaran.

Pertemuan 2
4.7.3 Merangkum isi cerita rakyat yang dibaca atau didengar
4.7.4 Menceritakan kembali isi cerita rakyat (hikayat) dengan bermain peran

Tahapan Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Pendidik mengucapkan salam dan menyapa peserta 15’
didik
2. Pendidik dan peserta didik berdoa
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
4. Pendidik mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
psikis
5. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran hari ini dengan pertemuan sebelumnya.
6. Pendidik memberikan motivasi dengan meminta salah
satu peserta didik untuk menyebutkan hikmah cerita
rakyat yang pernah dibaca .
7. Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi,
tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
8. Peserta didik menerima cakupan materi tentang
menceritakan kembali hikayat yang didengar maupun
dibaca dengan mengggunakan model Role Playing.

Kegiatan Inti Stimulation (memberi stimulus) 60’


1. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok kecil.
2. Peserta didik menerima teks hikayat dari pendidik.
Problem Statement (mengidentifikasi masalah)

13
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

3. Peserta didik mendiskusikan isi teks hikayat tersebut.


4. Pesrta didik merangkum isi teks hikayat
Data Collecting (mengumpulkan data) dan
DataProcessing (mengolah data)
5. Peserta didik mendiskusikan penampilan mereka untuk
menceritakan kembali hikayat tersebut dengan bermain
peran.
Verification (memverifikasi)
6. Peserta didik menceritakan hikayat dengan bermain
peran berkelompok.
7. Peserta didik lain memberikan komentar terhadap
penampilan kelompok teman
Generalization (menyimpulkan)
8. Peserta didik mendapatkan penguatan dari pendidik
berkenaan dengan penampilan mereka dalam bermain
peran.
Kegiatan 1. Pendidik membimbing peserta didik menyimpulkan 15’
Penutup pembelajaran
2. Pendidik menyampaikan ketercapaian tujuan
pembelajaran
3. Peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan
yang sudah dilakukan.
4. Pendidik menayakan materi yang belum dipahami
peserta didik
5. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana
tindak lanjut pembelajaran.

Pertemuan 3
4.7.5 Menceritakan kembali isi cerita rakyat (hikayat) dengan bermain peran

Tahapan Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Pendidik mengucapkan salam dan menyapa peserta 15’
didik
2. Pendidik dan peserta didik berdoa
3. Pendidik mempersiapkan peserta didik secara fisik dan
psikis
4. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran hari ini dengan pertemuan sebelumnya.
5. Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi,
tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
6. Peserta didik menerima cakupan materi tentang
menceritakan kembali hikayat yang didengar maupun
dibaca dengan mengggunakan model Role Playing.

14
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Kegiatan Inti 1. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok kecil. 60’


2. Peserta didik kembali menceritakan hikayat dengan
bermain peran berkelompok.
3. Peserta didik mendapatkan penguatan dari pendidik
berkenaan dengan penampilan mereka dalam bermain
peran.
Kegiatan 1. Pendidik membimbing peserta didik menyimpulkan 15’
Penutup pembelajaran
6. Pendidik menyampaikan ketercapaian tujuan
pembelajaran
2. Peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan
yang sudah dilakukan.
3. Pendidik menayakan materi yang belum dipahami
peserta didik
4. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana
tindak lanjut pembelajaran.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Aspek Sikap
Teknik penilaian : Non tes
Bentuk Penilaian : Pengamatan
Instrumen : Jurnal sikap

2. Aspek Pengetahuan
 Teknik Penilaian : tes
 Bentuk Penilaian : Penugasan dan tes tertulis
 Instrumen : Soal Uraian dan PG

3. Aspek Keterampilan
 Teknik Penilaian : Non tes
 Bentuk Penilaian : Unjuk Kerja
 Instrumen : Rubrik Penilaian

Mengetahui, Padang Panjang, Juli 2018


Kepala SMAS Padang Panjang Guru Mata Pelajaran

SASMAINI SYARIF, S.Pd. LENSIANUR, S.Pd.


NIP. NIP.

15
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Lampiran

1. Uraian Materi

TEKS HIKAYAT
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Unsur Hikayat
Hikayat merupakan bagian dari prosa. Namun, ia memiliki ciri-ciri tersendiri yang
membedakannya dengan karya-karya prosa lainnya. Pada tulisan kali ini akan dijelaskan mengenai
pengertian, ciri-ciri, dan unsur-unsur hikayat tersebut.

A. Pengertian Hikayat
Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang mengisahkan kehidupan keluarga
istana atau kaum bangsawa, orang-orang ternama, orang suci di sekitar istana dengan segala
kesaktian, keanehan dan mukjizat tokoh utamanya. Hikayat kadang mirip cerita sejarah atau
16
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

berbentuk riwayat hidup, yang didalamnya banyak terdapat hal-hal yang tidak masuk akal dan penuh
keajaiban.

Secara etimologis, istilah hikayat berasal dari bahasa Arab, yaitu haka yang artinya menceritakan
atau bercerita. Hikayat berfungsi sebagai media hiburan/pelipur lara, pembangkit semangat juang,
atau hanya sekadar untuk meramaikan pesta.

B. Ciri-Ciri atau Karakteristik Hikayat


Hikayat merupakan bagian dari prosa lama yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
 Menggunakan bahasa Melayu lama
 Pralogis, yaitu ceritanya kadang-kadang sulit diterima akal.
 Istana sentries, yaitu pusat cerita berada di lingkungan istana.
 Anonim, maksudnya adalah prosa tersebut tidak jelas siapa pengarangnya.
 Statis, yaitu bersifat baku dan tetap.
 Menggunakan kata arkhais, yaitu kata-kata yang kini tidak lazim digunakan, semisal kata
sebermula, hatta, dan syahdan.

C. Unsur-unsur Hikayat

 Tema
 alur
 latar
 tokoh
 amanat
 sudut pandang
 gaya bahasa 

D. Nilai-nilai Terkandung dalam Sastra Melayu Klasik


Nilai-nilai dalam karya sastra terbagi atas :
• Nilai agama : berkaitan dengan kaidah agama yang berlaku di masyarakat setempat saat itu
• Nilai moral : berkaitan dengan etika sopan santun yang berlaku dimasyarakat
• Nilai budaya : berkaitan dengan sosial budaya masyarakat melayu klasik

Amati kutipan sastra melayu klasik berikut!


Contoh 1
Raja Ikan Todak telah memenuhi janjinya membangun pulau untuk Datu Mabrur. Di karang
pertapaannya dia memanjatkan puji dan syukur kepada Sang Pencipta. Pulau itu dinamakan Pulau
Halimun yang sekarang dikenal dengan nama Pulau Laut.

Contoh 2
Seorang raja bernama Sukadarma memerintah di negeri Padalipurwan, tanah Hindustan. Ia memiliki
empat putra yang sangat dungu dan berani kepada orang tuanya. Siang malam sang raja memikirkan
17
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

cara agar anak-anaknya berubah. Akhirnya didapatnya seorang brahmana bernama Sumasingha yang
sanggup mendidik keempatnya. Suka citalah raja telah menemukan guru untuk anaknya. Sebagai
seorang yang bijaksana sang Brahmana tidak mengajari mereka pelajaran tetapi bercerita agar isinya
bisa mereka amalkan.

Nilai Dari kutipan contoh 1 kita dapat menemukan nilai agama yaitu:
Menepati janji yang sudah diucapkan.
Raja Ikan Todak
berjanji membangun pulau untuk Datu Mabrur dan sudah dipenuhinya.
Nilai yang nampak pada contoh 2, yaitu hikayat Panca Tantra ialah
• Nilai moral : berkaitan dengan etika sopan santun yang berlaku dimasyarakat
Sebagai orang tua wajib mendidik anaknya menjadi manusia yang memiliki kecakapan hidup dan
mengerti sopan santun
• Nilai budaya : berkaitan dengan sosial budaya masyarakat melayu klasik
Mendidik anak tidaklah sama harus memiliki bekal ilmu yang banyak untuk memahamkan seseorang
tentang sebuah ilmu.

Perbedaan amanat dan nilai-nilai pada karya sastra melayu klasik


1. Amanat : pesan yang akan disampaikan pengarang lewat karyanya
2. Nilai-nilai : tuntunan perilaku atau hidup sesorang. karena itu nilai-nilai biasanya nampak pada
karakter tokoh cerita tersebut.

Nilai-nilai dalam karya sastra terbagi atas


• Nilai agama : berkaitan dengan kaidah agama yang berlaku di masyarakat setempat saat itu
• Nilai moral : berkaitan dengan etika dan sopan santun yang berlaku dimasyarakat
• Nilai budaya: berkaitan dengan sosial budaya masyarakat Melayu klasik

Contoh Hikayat

Di daerah Sumatra Barat, Indonesia, terkenal sebuah kaba (prosa Minangkabau) yang sering
dinyanyikan oleh para tukang kaba sejak dahulu kala. Dalam cerita rakyat tersebut diceritakan
bahwa Sabai nan Aluih adalah seorang gadis yang cantik namun berani dalam membela
kesewenang-wenangan. Berikut kesimpulan dari cerita Sabai Nan Aluih.
Alkisah, di Padang Tarok, Sumatra Barat, hiduplah sepasang suami istri, Rajo Babanding dan
Sadun Saribai. Mereka tinggal bersama kedua orang anaknya di sebuah rumah bergojong (berujung)
empat yang terletak di sekitar hilir Sungai Batang Agam. Anaknya yang sulung adalah seorang gadis
cantik bernama Sabai nan Aluih, sedangkan anak bungsunya seorang pemuda tampan bernama
Mangkutak Alam. Meskipun dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga yang sama, kedua kakak
beradik tersebut memiliki sifat yang berbeda.
Mangkutak adalah seorang pemalas. Kerjanya setiap hari hanya bermain layang-layang,
sehingga kulitnya menjadi hitam karena terbakar sinar matahari. Sedangkan Sabai nan Aluih adalah
gadis cantik yang rajin membantu pekerjaan ibunya dan senantiasa mengisi waktu luangnya dengan
menenun dan merenda. Sesuai dengan namanya Sabai nan Aluih (Sabai yang halus atau lembut), ia
berbudi pekerti luhur, santun dalam berbicara, dan hormat kepada yang tua. Tak heran jika semua
orang menyukainya.
Perangai dan kecantikan Sabai nan Alui terkenal hingga ke kampung lain. Pada suatu hari,
berita tentang kencantikannya sampai ke telinga seorang teman baik ayah Sabai yang bernama Rajo
nan Panjang. Ia adalah saudagar kaya yang sudah lama merantau ke Kampung Situjuh. Ia sangat
18
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

disegani oleh masyarakat Kampung Situjuh, karena mempunyai tiga orang pengawal yang hebat,
yaitu Rajo nan Konkong, Lompong Bertuah, dan Palimo Banda Dalam. Namun, Rajo nan Panjang
termasuk saudagar kaya yang sangat keras dan suka memeras warga di sekitarnya dengan cara
meminjamkan uangnya dengan bunga yang tinggi.
Ketika mengetahui sahabatnya mempunyai anak gadis yang cantik jelita, Rajo nan Panjang
mengirim utusannya untuk meminang Sabai nan Aluih. Ia sangat yakin bahwa ayah Sabai pasti akan
menerima pinangannya.
“Wahai, Pengawal! Aku mengutus kalian pergi menemui Rajo Babanding untuk
menyampaikan pinanganku kepada anak gadisnya. Aku yakin Rajo Babanding sahabatku itu pasti
senang mendapatkan menantu kaya seperti aku!” seru Rajo nan Panjang kepada para pengawalnya
dengan penuh percaya diri.
Mendapat perintah tersebut, para pengawal itu pun berangkat ke Padang Tarok. Sesampainya
di Padang Tarok, mereka pun menyampaikan pinangan tuannya kepada ayah Sabai nan Aluih.
“Kami adalah utusan Rajo nan Panjang dari Kampung Situjuh. Kedatangan kami kemari
untuk menyampaikan pinangan tuan kami kepada Sabai nan Aluih,” kata seorang utusan.
“Begini, Tuan-tuan! Saya tidak bermaksud mengecewakan hati sahabatku itu. Tolong
sampaikan permintaan maaf saya kepadanya bahwa saya malu bermenantukan orang kaya yang
seumur dengan saya!” pesan Rajo Babanding.
Setelah mendapat jawaban penolakan dari Rajo Babanding, para utusan itu pun segera
kembali ke Kampung Situjuh untuk menyampaikan berita tersebut kepada tuan mereka. Mendengar
penolakan tersebut, Rajo nan Panjang merasa sangat terhina.
“Ah, sombong sekali Pak Tua itu! Masa tidak mau bermenantukan orang kaya,” ketus Rajo
nan Panjang.
“Maaf, Tuan! Apa yang harus kita lakukan selanjutnya?” tanya seorang pengawalnya.
“Apakah kita harus memaksanya, Tuan?” tambah seorang pengawal lainnya.
“Jangan dulu, Pengawal! Aku akan datang sendiri ke sana untuk melamar Sabai nan Aluih.
Aku yakin Rajo Babanding tidak akan menolak lagi pinanganku. Pak Tua itu pasti tahu bahwa aku
ini orang besar yang mempunyai anak buah yang hebat seperti kalian,” kata Raja nan Panjang.
Akhirnya, berangkatlah Rajo nan Panjang bersama ketiga orang pengawalnya. Rajo
Babanding pun menerima mereka dengan baik. Namun, hatinya berkata bahwa sahabatnya itu telah
melanggar sopan santun karena meminang anak gadisnya secara langsung kepadanya. Menurut adat
di negeri itu, pinangan tidak boleh disampaikan langsung kepada ayah si Gadis, melainkan kepada
mamak atau adik kandung ibu gadis itu.
Sebenarnya, Rajo Babanding ingin langsung menolak pinangan tersebut. Namun, ia khawatir
jika pinangan itu langsung ditolak, Rajo nan Panjang akan marah dan mengamuk. Rajo Babanding
akan sangat malu jika pertengkaran terjadi di rumahnya. Untuk itu, ia pun mengajak Rajo nan
Panjang untuk berunding di luar rumah.
“Sahabatku! Sebaiknya kita berunding di luar rumah saja,” ajak Rajo Babanding.
Rajo nan Panjang pun mengetahui bahwa pinangannya ditolak secara halus oleh ayah Sabai
nan Aluih. Ia sadar bahwa dirinya ditantang untuk berkelahi.
“Baiklah, kalau itu yang kamu inginkan sahabatku. Tapi, di mana kita akan berunding?” tanya
Rajo nan Panjang menerima tantangan Rajo Babanding.
“Kita berunding di Padang Panahunan,” jawab Rajo Babanding.
“Kapan?” tanya Rajo nan Panjang.
19
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

“Bagaimana kalau hari Minggu?” jawab Rajo Babanding.


“Baik, aku setuju!” kata Rajo nan Panjang seraya berpamitan.
Setelah Rajo nan Panjang bersama para pengawalnya pergi meninggalkan rumah Rajo
Babanding, tiba-tiba Sabai nan Aluih keluar dari kamarnya, lalu segera menghampiri ayah dan
ibunya yang masih duduk di ruang tamu.
“Maaf, Ayah! Sabai telah mendengar semua pembicaraan Ayah dengan Rajo nan Panjang. Jika
Ayah berunding dengan sahabat Ayah itu di tempat sepi, Sabai yakin pasti akan terjadi perkelahian.
Bukankah begitu, Ayah?” tanya Sabai nan Aluih.
“Benar, Anakku! Tapi, kamu jangan khawatir, Ayah pasti bisa jaga diri,” jawab Ayah Sabai.
Sejak itu, Hati Sabai nan Aluih selalu bimbang memikirkan keselamatan Ayahnya. Pada
malam harinya, Sabai bermimpi buruk, lumbung padi menjadi arang, kerbau sekandang dicuri orang,
dan ayam ternak disambar elang. Bagi Sabai, mimpinya itu merupakan pertanda bahwa Ayahnya
akan celaka. Keesokan harinya, ia pun menceritakan mimpinya itu kepada ayahnya untuk mencegah
ayahnya berunding dengan Rajo nan Panjang di Padang Panahunan.
“Ayah! Semalam Sabai mimpi buruk. Sebaiknya Ayah mengurungkan niat untuk bertemu
dengan Rajo nan Panjang itu. Sabai khawatir terjadi sesuatu pada diri Ayah,” kata Sabai nan Aluih
cemas.
“Anakku, Sabai! Mimpimu pertanda baik. Lumbung padi terbakar berarti padi akan dipanen.
Kerbau hilang berarti ternak kita akan bertambah. Ayam disambar elang berarti adikmu Mangkutak
akan dilamar orang,” bujuk Rajo Babanding menenangkan hati Sabai.
“Oh, Ayah! Kalau benar demikian, hati Sabai menjadi tenang. Akan tetapi, jika malapetaka
yang menimpa, ke mana lagi kami akan bergantung,” kata Sabai dengan sedih.
“Tenanglah, Anakku! Ayah lakukan semua ini demi untuk mempertahankan harkat dan
martabat keluarga kita. Ayah tidak ingin kehormatan keluaga kita dicoreng oleh Raja nan Panjang
yang angkuh dan sombong itu,” kata Raja Babanding.
Pada hari yang telah ditentukan pun tiba. Berangkatlah Rajo Babanding ke Padang
Panahunan. Padang Panahunan adalah tempat yang sepi dan sejak dulu digunakan untuk berkelahi.
Rajo Babanding membawa seorang pembantunya yang bernama Palimo Parang Tagok. Ia mengajak
pembantunya itu untuk berjaga-jaga jika Rajo nan Panjang berbuat curang. Seandainya pun ia
terbunuh dalam pertarungan tersebut, setidaknya Palimo Parang Tagok dapat memberi kabar kepada
keluarganya yang ada di rumah.
Saat mereka tiba di Padang Panahunan, tampak Rajo nan Panjang bersama seorang pengawal
setianya Palimo Banda Dalam sudah menunggu. Rupanya Rajo nan Panjang sengaja datang lebih
awal untuk mengatur siasat liciknya. Ia telah memerintahkan dua orang pengawal lainnya yakni Rajo
nan Kongkong dan Lompong Bertuah untuk bersembunyi di balik semak-semak. Salah seorang di
antaranya membawa senapan. Senapan itu akan digunakan pada saat diperlukan.
Melihat kedatangan Rajo Babanding bersama seorang pembantunya dari kejauhan, Rajo nan
Panjang berpesan kepada para pengawalnya.
“Pengawal, aku peringatkan kalian! Jangan memandang remeh Rajo Babanding! Kalian
bukanlah lawannya yang sebanding. Berhati-hatilah!” seru Rajo nan Panjang.
“Baik, Tuan!” jawab para pengawalnya.
Rajo Babanding dan pembantunya semakin mendekat ke arah Raja nan Panjang. Ketika saling
berhadapan, mereka pun saling menggertak.

20
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

“Hai, Rajo Babanding! Rupanya kamu berani juga mengantarkan nyawamu kemari!” seru
Rajo nan Panjang.
“Kita lihat saja nanti, siapa di antara kita yang akan mati terlebih dahulu,” kata Rajo
Babanding dengan tenang.
“Ha… ha… ha… !!! Tentu saja kamulah yang akan mati, Babanding,” kata Rajo nan Panjang
sambil tertawa terbahak-bahak.
“Majulah kalau berani!” tantang Rajo Babanding.
Mendengar tantangan itu, Palimo Banda Dalam tiba-tiba menyerang Rajo Babanding dengan
sebuah pukulan keras. Rajo Babanding pun segera berkelik menghindari pukulan itu dengan
gesitnya. Berkali-kali Palimo Banda Dalam menyerang, namun tak satu pun pukulannya yang
menyentuh tubuh Rajo Babanding. Melihat pengawalnya yang mulai kelelahan, Rajo nan Panjang
segera membantu. Rajo Banbanding pun menjadi marah karena dikeroyok. Jika semula hanya
bertahan, kini ia berbalik menyerang. Dengan sebuah pukulan keras, ia menghantam lambung kanan
Palimo Banda Dalam dan seketika itu pula Palimo Banda Dalam jatuh tersungkur di tanah. Namun
tanpa diduganya, tiba-tiba Lampong Bertuah menyerangnya dari belakang.
“Awas, Tuan! Musuh datang dari belakang!” teriak Palimo Parang Tagok yang melihat
Lampong Bertuah muncul dari balik semak-semak.
Rajo Babanding pun segera menghindar. Selamatlah ia dari serangan itu.
“Hai, Rajo nan Panjang! Rupanya kamu telah berbuat curang!” seru Rajo Babanding.
“Ha… ha… ha… !!! Kini saatnya kamu akan mati Babanding,” kata Rajo nan Panjang
Melihat tuannya dicurangi, Palimo Parang Tagok segera membantu tuannya. Pertarungan itu
pun semakin seru. Kini, satu lawan satu. Rajo Babanding menghadapi Rajo nan Panjang, sedangkan
Palimo Parang Tagok menghadapi Lampong Bertuah. Namun, pertarungan antara kedua orang
pengawal tersebut tidak berlangsung lama. Keduanya jatuh terkapar di tanah dengan keris menancap
di tubuh mereka karena mereka saling menikam.
Sementara itu, pertarungan antara Rajo Babanding dengan Rajo nan Panjang masih
berlangsung seru. Keduanya silih berganti menyerang. Mulanya, Rajo Babanding hanya bertahan
dan menghidar dari serangan-serangan Rajo nan Panjang. Pada saat yang tepat, ia berbalik
menyerang dengan menyabetkan kerisnya ke ke arah Rajo nan Panjang. Rajo nan Panjang pun
terluka dan terjatuh. Dengan sekuat tenaga, ia berteriak memberikan aba-aba kepada Rajo nan
Kongkong yang masih bersembuyi di balik semak-semak.
“Hai, Nan Konkong! Tunggu apa lagi!”
Rajo Babanding pun sadar jika Rajo nan Panjang masih mempunyai seorang pengawal lagi.
Namun, baru saja ia bersiap-siap memasang kuda-kuda, tiba-tiba sebuah peluru bersarang di
dadanya. Ia pun jatuh tersungkur di tanah tak sadarkan diri. Rajo nan Kongkong pun segera keluar
dari balik semak-semak setelah melihat Rajo Babanding tidak berdaya lagi terkena tembakannya.
Pada saat itu, kebetulan ada seorang gembala yang menyaksikan peristiwa itu. Ia pun segera
memberitahukan peristiwa itu kepada Sabai nan Aluih. Betapa terkejutnya Sabai mendengar berita
itu. Pesan dalam mimpinya benar-benar menjadi kenyataan. Ia pun segera mengajak adiknya yang
baru saja datang dari bermain layang-layang untuk melihat keadaan ayah mereka.
“Hai, Mangkutak! Ayo kita ke Padang Panahunan. Ayah telah meninggal terkena tembakan di
dadanya!” seru Sabai nan Aluih.
“Tidak, Kak! Kakak saja yang ke sana. Aku belum mau mati. Bukankah aku akan
bertunangan?” kata Mangkutak tidak menghiraukan ajakan Sabai.
21
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

“Dasar, laki-laki pengecut!” seru Sabai.


Dengan perasaan kesal, Sabai nan Aluih segera naik rumah dan langsung masuk ke dalam
kamar ayahnya untuk mengambil senapan. Kemudian ia berlari menuju ke Padang Panahunan. Di
tengah perjalanan, ia bertemu dengan Rajo nan Panjang bersama pengawalnya, Rajo nan Kongkong.
“Haaaiiii, mau ke mana kamu gadis cantik?”
“Hai, tua bangka yang tidak tahu malu! Apa yang telah kau lakukan terhadap ayahku?” tanya
Sabai dengan muka memerah.
“Kau cantik sekali jika sedang marah,” goda Raja nan Panjang.
“Hai, tua bangka! Jawab pertanyaanku? Kau apakan ayahku?” Sabai kembali bertanya.
“Ha… ha… ha….!!! Tidak usah lagi kamu mencari ayahmu. Pak Tua itu telah pergi
meninggalkanmu,” jawab Rajo nan Panjang.
“Apa maskudmu, tua bangka?” tanya Sabai.
“Ayahmu mati tertembak senapan itu,” jawab Rajo nan Panjang sambil menunjuk senapan
yang dibawa Rajo nan Kongkong.
“Jadi, kau telah menembak ayahku. Bukankah ayahku tidak bersenjata? Dasar tua bangka
curang!” hardik Sabai nan Aluih sambil mengarahkan senapannya ke dada saudagar kaya yang
sombong itu.
Rajo nan Panjang dan pengawalnya itu kembali terbahak-bahak sambil mengejek Sabai nan
Aluih.
“Ha… ha… ha… !!! Hai, gadis cantik! Senapan itu bukan mainan anak perempuan!”
Sabai nan Aluih yang tidak tahan lagi melihat perilaku Rajo nan Panjang itu langsung menarik
pelatuk senapannya. Terdengarlah suara dentaman yang sangat keras. Seketika itu pula, Rajo nan
Panjang terjatuh ke tanah, karena sebuah peluru menembus dadanya. Melihat tuannya tidak sadarkan
diri, Rajo nan Kongkong pun langsung lari tunggang-langgang. Sementara Sabai nan Aluih segera
menuju ke Padang Panahunan untuk melihat keadaan ayahnya. Sesampainya di tempat itu, ia
mendapati ayahnya sudah tidak bernyawa lagi. Hatinya sangat sedih karena sang Ayah yang
merupakan tumpuan hidup keluarganya telah pergi untuk selamanya. Tak berapa lama kemudian, ibu
Sabai bersama beberapa orang warga lainnya tiba di tempat itu. Mereka pun segera membawa
pulang jenazah ayah Sabai untuk dikuburkan.
***
Demikianlah cerita Sabai nan Aluih dari daerah Minangkabau, Sumatra Barat, Indonesia.
Untuk mengenang keberanian Sabai nan Aluih dalam membela kebenaran dan menumpas kejahatan,
masyarakat setempat juga mengabadikan nama Sabai nan Aluih dalam sebuah kaba yang bunyinya
seperti berikut:
“…Sabai nan Aluih, gadis cantik yang berhati lembut dan rajin bekerja. Ia berani membela
yang benar dan melawan kejahatan, meskipun jiwanya terancam bahaya. Ia kemudian menangisi
ayahnya yang tewas di Padang Panahunan. Tewas ditembak dari belakang oleh Rajo nan
Kongkong…”
Cerita di atas termasuk kategori legenda yang mengandung pesan-pesan moral yang dapat
dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sedikitnya, ada dua pesan moral yang dapat dipetik
dari cerita di atas yaitu keutamaan sifat pemberani dalam membela kebenaran, dan akibat buruk dari
sifat tidak pandai mensyukuri nikmat Tuhan.

22
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Pertama, keutamaan sifat pemberani dalam membela kebenaran. Sifat ini ditunjukkan oleh
keberanian Sabai nan Alui menumpas kejahatan, meskipun nyawanya terancam bahaya. Dikatakan
dalam tunjuk ajar Melayu:
wahai ananda dengarlah peri,
di atas yang benar hendaklah berani
menghadapi lawan berpantang lari
supaya hidupmu tidak merugi
wahai ananda dengarlah pesan,
gagah berani sifat yang jantan
berlemah lembut sifat perempuan
di atas yang hak engkau berjalan
Kedua, akibat buruk dari sifat tidak pandai mensyukuri nikmat Tuhan. Sifat ini ditunjukkan
oleh perilaku Rajo nan Panjang suka berbuat semena-mena terhadap orang lain dengan harta dan
pangkat yang dimilikinya. Dari sini dapat dipetik sebuah pelajaran bahwa jabatan, kedudukan, dan
kekayaan bukanlah sebuah jaminan bagi seseorang untuk mendapatkan segala yang diinginkannya.
Jika seseorang tidak pandai menjaga semua nikmat Tuhan yang diberikan kepadanya, maka
bukanlah kenikmatan yang dirasakan melainkan malapetaka yang akan menimpanya. Dikatakan
dalam tunjuk Ajar Melayu:
rizki jangan mematikan,
harta jangan membutaka,,
nikmat jangan menyesatkan

2. Instrumen Penilaian
a. Instrumen Penilaian Sikap
LEMBAR PENILAIAN SIKAP - JURNAL

Nama Siswa : ………………..


Kelas : ………………

Sikap/Perilaku
No. Hari/Tanggal Keterangan
Positif Negatif

23
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Kesimpulan :

…………………………………………………………………………………………………………

Penilaian Sikap – Jurnal

Nama Peserta Didik : …………...........................................……..


Kelas : …………...........................................……..
Aspek yang diamati : …………...........................................……..

Keterangan /
No Hari/tanggal Kejadian
Tindak Lanjut
1
….
Nilai jurnal menggunakan skala Sangat Baik (SB)= 100, Baik (B) = 75, Cukup (C) = 50, dan Kurang
(K) = 25

b. Instrumen Penilaian Pengetahuan


KISI-KISI SOAL

No. Materi IPK Indikator Soal Bentuk


Soal
1 nilai-nilai Mengidentifikasi nilai- Disajikan kutipan teks hikayat,  Soal
hikayat nilai hikayat peserta didik dapat uraian
mengidentifikasi nilai kehidupan  PG
dalam teks tersebut.
2 isi hikayat Mengidentifikasi isi Disajikan kutipan teks hikayat,  Soal
hikayat peserta didik dapat menentukan uraian
isi teks tersebut.  PG

Soal
Bacalah penggalan hikayat berikut!
Tuan Puteri Indra Seri Bulan pun besarlah. Ramai anak raja yang datang meminang tuan
puteri. Tidak lama kemudian, tuan puteri pun sakit dan semua tabib istana tidak dapat
menyembuhkan. Maka gong pun dipalu,” Barang siapa dapat mengobati tuan puteri, jika hina
sekalipun bangsanya akan diangkat menjadi menantu raja.” Indraputera muncul dan
menyembuhkan tuan puteri. setelah dengan berbagai masalah yang menerjang akhirnya
Indraputera dapat meminang Tuan Puteri Indra Seri Bulan.
Hikayat Indraputra

1. Nilai moral yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah….

Cermatilah kutipan karya Sastra Melayu Klasik berikut!


Pada suatu ketika kepala penyamun dengan anak angkatnya Bakhtiar sampai ke
negeri raja tersebut. Mereka menghadap raja. Oleh karena raja amat tertarik akan paras
dan kecerdasan Bakhtiar, maka Bakhtiar diangkat menjadi pegawai istana.
Kecakapan dan kecerdasan Bakhtiar menimbulkan kepercayaan raja kepadanya,
24
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

sebaliknya bagi pegawai-pegawai istana lainnya menimbulkan iri hati sehingga kerap
kali Bakhtiar mendapat fitnahan. Akhirnya, Bakhtiar didakwa berbuat kurang ajar kepada
permaisuri. Berganti-ganti sepuluh orang menteri membujuk raja agar Bakhtiar lekas
dihukum mati.
Hikayat Bakhtiar
2. Nilai moral yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah….
A. Kecakapan dan kecerdasan menimbulkan rasa iri.
B. Menfitnah orang yang menjadi saingan dalam bekerja.
C. Menfitnah orang lain karena rasa iri.
D. Menfitnah orang kepercayaan raja yang cerdas.
E. Penyamun mempunyai anak angkat yang cerdas.
Bacalah penggalan hikayat berikut!
1) Pada suatu hari ketika sedang menggali tanah si Miskin mendapat tajau yang penuh
berisi emas yang tidak akan habis sampai ke anak cucunya. 2) Dengan takdir Allah, di
tempat itu berdirilah sebuah kerajaan komplit dengan perlengkapannya. 3) Kemudian Si
Miskin mengganti namanya menjadi Maharaja Indera Angkasa dan isterinya bernama Tuan
Puteri Ratna Dewi. 4) Dan negerinya diberi nama Puspa Sari. 5) Tidak lama kemudian,
lahirlah anak kedua mereka bernama Nila Kesuma.
Hikayat Si miskin

3. Isi teks tersebut adalah….

Kunci Jawaban

No Indikator Soal Kunci Jawaban


1 Nilai moral dalam Balas budi raja mengangkat orang yang dapat menyembuhkan
hikayat Tuan Puteri.

2 Nilai moral dalam C. Menfitnah orang lain karena rasa iri.


hikayat
3 Isi teks hikayat Keajaiban yang ditemui oleh Si Miskin

 Pedoman Penilaian Soal Uraian


No. Aspek yang Dinilai Skor
1 Identifikasi nilai hikayat 1
2 Identifikasi isi hikayat 1
Jumlah Skor 2
Nilai : perolehan skor x 100
= … x 100
c. Instrumen Penilaian Keterampilan

No Aspek yang Dinilai Skor Nilai


1. Penguasaan karakter
2. Vokal
3. Intonasi
4. Gerak
5. Ekspresi

25
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Kriteria Penilaian Skor


sangat tepat 3
Tepat 2
kurang tepat 1

Nilai = Skor perolehan/15 x 100

Instrumen Telah RPP

Nama sekolah : SMAN 2 Lengayang


Nama Guru : Dra. Solmides
Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : X/I

Hasil Telaah Catatan


Tidak Kurang Lengka
ada/tida lengkap/ p/sesu
NO Komponen/Aspek
k sesuai kurang ai (2)
(0) sesuai
(1)
A Identitas RPP
1 Terdapat: nama satuan pendidikan, V

26
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Hasil Telaah Catatan


Tidak Kurang Lengka
ada/tida lengkap/ p/sesu
NO Komponen/Aspek
k sesuai kurang ai (2)
(0) sesuai
(1)
kelas/semester, mata pelajaran,
materi pokok, alokasi waktu
B Komponen Utama RPP
2 Minimal memuat 8 komponen V
utama dan lampiran pendukung
RPP: (a) KI; (b) KD dan IPK; (c)
Tujuan Pembelajaran; (d) Materi
Pembelajaran; (e) Metode
Pembelajaran; (f)
Media/Alat/Bahan Pembelajaran
dan Sumber Belajar; (g) Langkah-
langkah Pembelajaran; (h) Penilaian
Hasil Belajar; (i) Lampiran
pendukung RPP (materi
pembelajaran, instrumen penilaian,
dll)
C Kelengkapan Komponen RPP V
C1 Rumusan KI, KD, dan IPK V
3 Mencakup KI 1, KI 2, KI 3, dan KI 4 V
sesuai dengan rumusan pada
Permendikbud No 21 Tahun 2016
4 Kompetensi Dasar (KD) mencakup V
sikap, pengetahuan, dan
keterampilan (khusus PPKn dan
PABP) sedangkan mata pelajaran
lain mencakup pengetahuan dan
keterampilan yang dikutib dari
Permendikbud No. 24 Tahun 2016
5 Menjabarkan IPK berdasarkan KD V
dari KI 3, KD dari KI 4, KD dari KI 1
dan KD dari KI 2 (khusus PPKn dan
PABP) sedangkan mata pelajaran
lain KD dari KI 3 dan KD dari KI 4.
6 IPK disusun menggunakan kata V
kerja operasional yang dapat
diukur/dilakukan penilaian sesuai
dengan karakteristik mata
pelajaran.
7 IPK dari KD pengetahuan V
menggambarkan dimensi proses
kognitif dan dimensi pengetahuan
meliputi faktual, konseptual,
prosedura, dan/atau metakognitif
27
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Hasil Telaah Catatan


Tidak Kurang Lengka
ada/tida lengkap/ p/sesu
NO Komponen/Aspek
k sesuai kurang ai (2)
(0) sesuai
(1)
8 IPK dari KD keterampilan memuat V
keterampilan abstrak dan/atau
ketrampilan konkret
C2 Rumusan Tujuan Pembelajaran
9 Mencerminkan pencapaian V
kompetensi sikap, pengetahuan, dan
keterampilan
10 Mengintegrasikan nilai karakter V
melalui kegiatan literasi dan
pembelajaran abad 21
11 Memberikan gambaran pencapaian V
hasil pembelajaran
12 Dituangkan dalam bentuk deskripsi, V
memuat kompetensi yang hendak
dicapai oleh peserta didik
C3 Materi Pembelajaran
13 Materi pembelajaran, memuat fakta, V
konsep, prinsip, dan prosedur yang
relevan, dan ditulis dalam bentuk
butir-butir sesuai dengan rumusan
indikator ketercapaian kompetensi
14 Cakupan materi sesuai dengan V
alokasi waktu yang ditetapkan
15 Mengakomodasi muatan lokal dapat V
berupa keunggulan lokal, kearifan
lokal, kekinian dll yang sesuai
dengan cakupan materi pada KD
pengetahuan
C4 Metode Pembelajaran
16 Menggunakan pendekatan ilmiah V
dan/atau pendekatan lain yang
relevan dengan karakteristik
masing-masing mata pelajaran.
17 Menerapkan pembelajaran aktif V
yang bermuara pada
pengembangan HOTS
18 Menggambarkan sintaks/tahapan V
yang jelas (apabila menggunakan
model pembelajaran tertentu).
19 Sesuai dengan tujuan pembelajaran V
20 Menggambarkan proses pencapaian V
kompetensi
C5 Media Pembelajaran dan Sumber
28
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Hasil Telaah Catatan


Tidak Kurang Lengka
ada/tida lengkap/ p/sesu
NO Komponen/Aspek
k sesuai kurang ai (2)
(0) sesuai
(1)
Belajar
21 Mendukung pencapaian kompetensi V
dan pembelajaran aktif dengan
pendekatan ilmiah
22 Sesuai dengan karakterisitik peserta V
didik
23 Sumber belajar yang digunakan V
mencakup multimoda antara lain
bahan cetak, elektronik, alam dan
sumber belajar lainnya
C6 Langkah kegiatan pembelajaran
24 Memuat kegiatan pendahuluan, V
kegiatan inti, dan kegiatan penutup
25 Kegiatan pendahuluan memuat : V
pengkondisian peserta didik,
kegiatan religiositas, apersepsi,
penyampaian tujuan pembelajaran,
kegiatan dan penilaian yang akan
dilakukan
Kegiatan Inti memuat:
26 Bentuk kegiatan pembelajarannya V
berupa pembelajaran aktif (active
learning) dengan menggunakan
berbagai model dan/atau metode
pembelajaran dengan pendekatan
ilmiah maupun pendekatan lain
yang relevan.
27 Sesuai dengan model dan/atau V
metode pembelajaran yang
digunakan
28 Menggambarkan tahapan kegiatan V
yang runut dan sistematik (dari
LOTS menuju HOTS)
29 Menggambarkan kemampuan V
berliterasi.
30 Menggambarkan proses V
pembelajaran yang menimbulkan
interaksi multi-arah, antar peserta
didik, interaksi peserta didik
dengan guru, dan interaksi dengan
bahan/alat/lingkungan belajar
31 Menggambarkan proses V
pembelajaran yang menyenangkan,
29
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Hasil Telaah Catatan


Tidak Kurang Lengka
ada/tida lengkap/ p/sesu
NO Komponen/Aspek
k sesuai kurang ai (2)
(0) sesuai
(1)
menantang dan memotivasi peserta
didik
32 Menggambarkan gradasi V
pencapaian kompetensi dalam
pembelajaran
33 Mengembangkan karakter V
34 Kegiatan pembelajarannya V
mendidik dan dialogis yang
bermuara pada berkembangnya
karakter dan Higher Order Thinking
Skills (HOTs) atau Keterampilan
Berpikir Tingkat Tinggi peserta
didik.
35 Mengintegrasikan keterampilan V
hidup abad 21 atau dikenal dengan
4C (critical thinking, creativity,
collaboration, communication) atau
berpikir kritis, berkreasi,
berkolaborasi/bekerjasama,
berkomunikasi dalam kegiatan
pembelajaran.
Kegiatan penutup memuat: V
36 Rangkuman, kesimpulan, refleksi, V
penilaian dan tindak lanjut
penilaian
37 Penyampaian pencapaian KD dari KI V
3 dan KD dari KI 4 ,dan pencapaian
tujuan pembelajaran
C7 Penilaian Hasil Belajar
38 Memuat rancangan penilaian V
39 Memuat jenis/tehnik penilaian, V
bentuk penilaian, instrumen dan
pedoman penskoran
40 Mencakup penilaian pengetahuan, V
keterampilan, dan sikap khusus
pada mata pelajaran PPKN dan
PABP
41 Sesuai dengan kompetensi (IPK V
dan/atau KD)
42 Sesuai dengan kegiatan yang V
dilakukan dalam pembelajaran
43 Sesuai materi pembelajaran V
44 Memuat soal HOTS dan soal-soal V
30
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Hasil Telaah Catatan


Tidak Kurang Lengka
ada/tida lengkap/ p/sesu
NO Komponen/Aspek
k sesuai kurang ai (2)
(0) sesuai
(1)
keterampilan khusus mata
pelajaran (misalnya Agama, Seni
Budaya, Bahasa, dll)
JUMLAH

Keterangan:
1. Nilai = Jumlah Skor x 100
88
2. Predikat

Nilai Predikat Keterangan


N < 70 C Perlu pembinaan
71≤N≤80 B Dapat digunakan untuk contoh bagi
guru lain dengan perbaikan pada
bagian-bagian tertentu
N>80 A Dapat digunakan untuk contoh bagi
guru lain

Padang, 01 Juni 2018


Penelaah,

Solmides

MODUL 3
PRAKTIK PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN

Petunjuk Kerja:

Setelah Anda menyusun RPP dan menelaahnya, selanjutnya Anda diminta melakukan peer
teaching/real teaching dengan langkah berikut.

31
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

1. Review RPP, kemudian lakukan penyesuaian untuk pelaksanaan peer teaching/real


teaching.
2. Laksanakan praktik pembelajaran dan penilaian terhadap peer teaching/real teaching
menggunakan instumen yang tersedia.
3. Secara berkelompok lakukan review hasil praktik pembelajaran menggunakan Tabel 9
berikut.

INSTRUMEN PENGAMATAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1 Nama Guru : M. Taufik Siddik


2 Asal sekolah : SMAS Muhammadiyah Padang Panjang
3 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
4 Kelas/Semester : X/I
5 Materi Pokok : Debat

32
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

6 Alokasi Waktu : 1 x 45 menit

33
Hasil
No Aspek yang diamati Ya Tidak Catatan
(1) (0)
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018
A Kegiatan Pendahuluan
1 Membangun sikap religiositas V
sesuai dengan ajaran agama yang
dianutnya
2 Memotivasi peserta didik untuk V
belajar
3 Memberikan apersepsi dengan V
cara menghubungkan materi
pembelajaran dengan pengalaman
peserta didik
4 Menyampaikan tujuan V
pembelajaran, dan kompetensi
yang harus dicapai oleh peserta
didik
5 Menyampaikan langkah-langkah V
kegiatan pembelajaran dan
kompetensi yang akan dinilai yang
mencerminkan penguatan nilai
karakter
B Kegiatan Inti
B1 Penguasaan Materi
Pembelajaran
6 Kemampuan menyesuaikan materi V
pembelajaran dengan tujuan
pembelajaran
7 Kemampuan mengkaitkan materi V
pembelajaran dengan
pengetahuan lain yang relevan
dengan kehidupan sehari-hari.
8 Menyajikan pembahasan materi V
pembelajaran dengan tepat dan
lengkap sesuai dengan konsep
yang benar dan yang
mencerminkan penguatan nilai
karakter
9 Menyajikan materi secara V
sistematis (dari materi mudah ke
yang sulit, dari materi sederhana
ke yang kompleks, dari materi
konkrit ke abstrak atau
sebaliknya) sesuai dengan
kompetensi yang akan dicapai
peserta didik.
B2 Implementasi Pembelajaran
10 Melaksanakan pembelajaran V
mengikuti kerangka RPP.
11 Pembelajaran yang dilaksanakan V
bersifat interaktif yang
mendorong munculnya interaksi
multi-arah, yaitu antarpeserta
didik, peserta didik dengan guru,
dan peserta didik dengan sumber
belajar, serta peserta didik dengan 34
lingkungan belajar sehingga
memiliki kemampuan komunikatif
dan kerjasama yag baik
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Keterangan:
3. Nilai Pelaksanaan Pembelajaran = Jumlah Skor X 100
40
4. Predikat
Nilai Predikat
N < 70 C Perlu pembinaan
71≤N≤80 B Dapat digunakan untuk model bagi guru lain
dengan perbaikan pada bagian-bagian tertentu
N>80 A Dapat digunakan untuk model bagi guru lain

Padang, 01 Juni 2018


Pengamat,

Dra. Solmides

35
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

Tabel 9. Hasil Review Praktik Pembelajaran

Hasil Pengamatan
No Tahapan Pembelajaran Keterangan
Kelebihan Kekurangan
1 Pendahuluan Cukup baik Tidak
dalam mengaitkan
penyampaian pendahuluan
pendahuluan dengan materi
materi

2 Kegiatan Inti Cukup Tidak


menentukan menguasai
KD yang akan materi
diajarkan

3 Penutup Menutup Tidak


pelajaran menyimpulkan
dengan baik materi
dan pembelajaran
mengucapakan
syukur di akhir
pembelajaran

Hal lain yang perlu disampaikan


..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
36
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................ ........................................................................................................................................................................
..................................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................ ........................................................................................................................................................................
..................................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................ ........................................................................................................................................................................
..................................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................
..........................................................................................................................................................................................
................

37
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

MODUL 4
PRAKTIK PENGOLAHAN DAN PELAPORAN HASIL PENILAIAN

Petunjuk Kerja:

Pada penugasan ini Anda diminta untuk melakukan praktik pengolahan nilai menggunakan simulasi data berikut.

A. Penilaian Pengetahuan
Tentukan Nilai KD, Nilai Rapor dan Deskripsinya pada simulasi data pertama berikut

KKM 70
KD 3.1 KD 3.2 KD 3.3 KD 3.4 NILAI KD NILAI
NO NAMA PESERTA DIDIK DESKRIPSI
TLS TGS PAS TLS PAS 3 LSN TGS PAS TLS PAS 3 3.1 3.2 3.3 3.4 RAPOR
Memiliki kemampuan menganalisis
struktur isi (permasalahan
argumentasi, pengetahuan, dan
rekomendasi) kebahasaan teks
eksposisi yang didengar dan atau
1 ANIM HADI SUSANTO 75 75 60 60 60 80 80 70 80 60 70 60 77 70 69
yang dibaca, namun perlu
peningkatan kemampuan
menganalisis isi aspek kebahasaan
dari minimal dua teks laporan hasil
observasi.
2 BUDI MULYANA 70 70 75 75 78 80 60 50 70 80 72 77 63 75 72 Memiliki kemampuan menganalisis
isi dan aspek kebahasaan dari
minimal dua teks laporan hasil
observasi, namun perlu peningkatan
stuktur isi (permasalahan
argumentasi, pengetahuan, dan
rekomendasi) kebahasan teks

38
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

eksposisi yang didengar dan atau


yang dibaca.
Memiliki kemampuan menganalisis
struktur isi (permasalahan
argumentasi, pengetahuan, dan
rekomendasi) kebahasaan teks
eksposisi yang didengar dan atau
3 CHAERUDIN SHALEH 60 70 70 70 60 80 70 60 80 60 67 65 70 70 68 yang dibaca dan menganalisis
struktur dan kebahasan teks
eksposisi, namun perlu peningkatan
kemampuan menganalisis isi aspek
kebahasaan dari minimal dua teks
laporan hasil observasi.
Memiliki kemampuan menganalisis
struktur isi (permasalahan
argumentasi, pengetahuan, dan
rekomendasi) kebahasaan teks
eksposisi yang didengar dan atau
4 DIAH PRAWITA 90 70 80 80 70 80 80 90 75 75 80 75 83 75 78 yang dibaca, perlu peningkatan
kemampuan menganalisis isi aspek
kebahasaan dari minimal dua teks
laporan hasil observasi dan
menganalisis struktur dan
kebahasaan teks eksposisi.
*) TLS =tulis, TGS = penugasan, LSN =lisan

B. Penilaian Keterampilan
Tentukan Nilai KD, Nilai Rapor dan Deskripsinya data berikut.

KKM 70
KD 4.1 KD 4.2 KD 4.3 KD 4.4 NILAI KD NILAI
NO NAMA PESERTA DIDIK DESKRIPSI
PRK PRF PRD PRD PRJ PRF PRD 4.1 4.2 4.3 4.4 RAPOR
Memiliki kemampuan
mengondtruksi teks
1 ANIM HADI SUSANTO 76 80 80 70 80 80 67 78 80 80 67 76
laporan hasil observasi
dengan memerhatikan isi
39
Lembar Kerja Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 2018

dan aspek kebahasaan


dan mengembangkan isi
(permasalahan, argumen,
pengetahuan, dan
rekomendasi) teks
eksposisi secara lisan
dan/tulis
Memiliki kemampuan
mengembangkan isi
(permasalahan,
2 BUDI MULYANA 74 82 76 80 82 82 78 78 80 82 78 80 argument, pengetahuan,
dan rekomendasi) teks
eksposisi secara lisan
dan/tulis.
Memiliki kemampuan
mengonstruksikan teks
eksposisi dengan
memerhatikan isi
3 CHAERUDIN SHALEH 68 76 74 80 80 80 86 72 80 80 86 80
(permasalahan,
argument, pengetahuan,
dan rekomendasi),
struktur dan kebahasaan
Memiliki kemampuan
mengondtruksi teks
laporan hasil observasi
dengan memerhatikan isi
dan aspek kebahasaan
dan mengonstruksikan
4 DIAH PRAWITA 80 80 90 84 75 80 90 80 90 78 90 85
teks eksposisi dengan
memerhatikan isi
(permasalahan,
argument, pengetahuan,
dan rekomendasi),
struktur dan kebahasaan
*) PRTK = Praktik, PRTF = Portofolio, PRDK = Produk, PRJK = Projek

40