Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

IMUNOSEROLOGI

RPR

Sofi Hafidzah
P3.73.34.2.16.036

Dosen Pembimbing :

Retno Martini, S.Si, M.Biomed


Ns. Rizana F. , S.kep, Msi.Med

POLTEKKES KEMENKES JAKARTA 3


D-IV ANALIS KESEHATAN
2018
I. JUDUL
Uji RPR
II. WAKTU PELAKSANAAN

Hari, tanggal : Selasa, 27 Februari 2018


Tempat pelaksanaan : Laboratorium Imunoserology Lt.3 Gedung Analis
Kesehatan Poltekkes Jakarta 3
Pukul : 13.00 – 16.20

III. TUJUAN

Untuk mendeteksi adanya antibodi non-treponema (reagin) dalam serum


atau

plasma pasien secara kualitatif dan semi-kuantitatif.

IV. METODE

Metode yang digunakan dalam pemeriksaan RPR ini adalah metode flokulasi

secara kualitatif dan semi-kuantitatif.

V. PRINSIP KERJA

Reaksi flokulasi secara imunologis yang terjadi antara antibodi-non treponemal

(reagin) yang terdapat dalam serum/plasma pasien dengan antigen lipoid yang
terdapat

pada reagen RPR. Antigen RPR yang digunakan merupakan modifikasi dari antigen

VDRL yang mengandung mikro partikel karbon.

VI. PENDAHULUAN

Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh mikroorganisme spirochaete


Treponema pallidum. Karena organisme ini tidak dapat dikultur pada media buatan,
diagnosis sifilis bergantung pada korelasi data klinis dengan antibodi spesifik yang
ditunjukkan oleh tes serologis. Tes skrining serologis untuk sifilis
menggunakan cardiolipin dan lesitin sebagai antigen karena mudah dilakukan
namun reaksi biologis positif palsu (BFP) sering terjadi karena tes
menggunakan antigen non-treponemal.

Uji non-treponema adalah uji yang mendeteksi antibodi-nontreponema atau

antibodi antikardiolipin (IgG, IgA dan IgM) atau reagin di dalam serum seseorang.

Antigen yang digunakan adalah lipoid yang diekstrak dari jaringan mamalia normal,
biasanya menggunakan kardiolipin jantung sapi. Zat ini memerlukan tambahan
lesitin

dan kolesterol lainnya untuk bereaksi dengan “reagin” sifilis. Tes ini didasarkan
bahwa

lipoid tetap tersebar dalam serum normal tetapi terlihat menggumpal bila
bergabung

dengan reagin. Karena uji ini tidak langsung mendeteksi terhadap

keberadaan Treponema pallidum itu sendiri, maka uji ini bersifat non-spesifik.

VII. ALAT DAN BAHAN


Slide test berlatar belakang putih

Mikropipet

Yellow tip

Rotator

Pipet pengaduk disposible


Needle

Sampel serum

Kontrol serum positif

Kontrol serum Negatif


Reagen RPR

Buffer saline (NaCl 0,85 %)

VIII. LANGKAH KERJA


Metode kualitatif

1. Pegang pipet di antara ibu jari dan telunjuk. masukkan tip ke dalam spesimen.
kemudian lepaskan tekanan jari untuk menarik sampel agar tidak terbawa elemen
seluler apapun.
2. Pegang penetes di atas lingkaran kartu uji dan teteskan satu tetes (50 𝜇𝑙) ke atas
kartu. penting untuk menjaga penetes dalam posisi vertikal sambil mengeluarkan
sampel yang akan diuji
3. menggunakan flat dan pengaduk, sebarkan sampel sampai menutupi lingkaran uji
4. Pasang jarum pada botol plastik, ambil antigen yang cukup (kocok dengan baik)
untuk jumlah tes yang dilakukan. menjaga jarum pada posisi vertikal, biarkan satu tetes
jatuh pada setiap sampel uji. jangan berhenti
5. putar kartu tes RPR secara manual atau gunakan pemutar otomatis selama 8 menit
pada 100 putaran / menit

Metode semi-kuantitatif

1. teteskan satu tetes saline 0,85% pada lingkaran 1 sampai 5, dari kartu uji dengan
menggunakan pipet sekali pakai. jangan menyebarkan saline
2. menggunakan pipet volume 50 𝜇𝑙 pada sampel untuk lingkaran no1
3. Dengan menggunakan pipet, siapkan pengencer dua kali lipat dengan menarik
campuran ke atas dan ke bawah pipet 5 atau 6 kali. hindari pembentukan
gelembung. Pindahkan 50 𝜇𝑙 dari lingkaran nomor 1 sampai 5 yang sekarang
mewakili pengenceran berikut
lingkaran 1 2 3 4 5
pegenceran 1:2 1:4 1:8 1:16 1;32
4. ulangi langkah 3-5 untuk metode kualitatif diatas

IX. INTERPRETASI HASIL

Hasil reaktif yang sangat lemah ditandai dengan aglutinat kecil di sekitar pinggiran
daerah uji.

Hasil negatif tidak menunjukkan reaksi ini dan menunjukkan penampilan yang
makroskopik halus dan bahkan tampak jelas
X. HASIL PENGAMATAN

Hasil Negatif

Kontrol positif – Kontrol Negatif – Sampel


Negatif

XI. SIMPULAN

Hasil pemeriksaan pada sampel menunjukkan hasil negative RPR

XII. PEMBAHASAN

Hasil negative RPR, karena di dalam sampel tidak terdapat antibodi-non treponemal

(reagin)