Anda di halaman 1dari 18

SNI 03-6832-2000

DAFTAR ISI

halaman
DAFTAR ISI .................................................................................................... i
1 Ruang Lingkup .................................................................................... 1
2. Acuan................................................................................................... 1
3. Pengertian............................................................................................ 1
4. Pengecualian........................................................................................ 2
5. Pemasangan......................................................................................... 2
6. Gambar yang disediakan pembeli......................................................... 2
7. Gambar atau data yang harus dilengkapi oleh pabrik........................... 3
8. Pernyataan resmi tertulis....................................................................... 3
9. bahan konstruksi.................................................................................... 3
10. Disain..................................................................................................... 6
11. Kualitas kerja dan pengecatan............................................................... 10
12. Pemeriksaan, pengujian dan penolakan................................................ 11
13. Penandaan dan pengiriman................................................................... 12
Lampiran A: Gambar.......................................................................................... 13
Lampiran B: Daftar Nama dan Lembaga………………………………………….. 16
SNI 03-6832-2000

SPESIFIKASI HIDRAN KEBAKARAN TABUNG BASAH

1. Ruang lingkup
Standar ini meliputi bermacam-macam tipe dan kelas hidran kebakaran tabung basah (tipe
Kalifornia), untuk dipasang pada jaringan sistem pelayanan air minum di kawasan pemukiman.
Hidran yang dijelaskan di sini adalah hidran dengan katup tipe kompresi kontrol bebas (yakni
bekerja tanpa atau derigan tekanan), untuk setiap outlet di mana semua bagian katup yang
bekerja dipasang pada bagian hidran yang berada di atas permukaan tanah.

2. Acuan
ANSI / AWWA C 503-82 Wet-Barrel Fire Hydrants

ANSI B 18.2.1 Standard for square and Hex Bolts and Screws Including Askew I-lead Bolt, Hex
Caps Screw and Lag Screw. (American National Standards Institute, 1430 Broadway, New York,
NY10018)
ANSI B 18.2.2 Standard for square and Hex Nuts

ANSI /AWWA C110 /A21.6 Standard for Gray-Iron Pipe Centrifugally Cast in Metal Molds, for
Water or Other Liquids

ANSI/AWWA C15/A21.51 Standar for Ductile-iron Pipe. Centryfugally Cast in Metal Molds or
Stand-Lined Mold. For Water or Other Liquids.
AWWA C502 Standard for Dry Barel Fire Hydrants
AWWA C550 Standard for Protective Interior Coating for Valves and Hydrants

AWWA C600 Standar for Installation for Gray and Ductile Cast-Iron Water Mains
and Appurtenances
AWWA C603 Standard for Installation of Asbestor-Cement Pressure Pipe.
AWWA Manual M17 Installation, Field Testing, and Maintenances of fire hydrants

ASTM A48 Specification for Gray Iron Castings. (American Society for Testing and
Materials. 1916 Race Streeet, Philadelphia. PA 19103 ).

ASTM A53 Specification for Zinc-Coated Welded and Seamless. Black and HotDipped, Steel
Pipe.

ASTM A120 Specification for Black and Hot-Dipped Zinc-Coated (Galvanized) Welded and
Seamless Steel Pipe for Ordinary Uses.
SNI 03-6832-2000

ASTM A126 Specification for Gray Iron Castings for Valve, Flanges, and Pipe Fittings.
ASTM A307 Specification for Carbon Steel Externally Threaded Standard Fasteners ASTM A395
Specification for Rerritic Ductile Iron Pressure - Retaining Castings for Use at Elavated
Temperatures'
ASTM A536 Specification for Ductile Iron Castings
ASTM A575 Specificatin for Merchant Quality Hot-Rolled Carbon Steel Bars
ASTMA576 Specification for Steel Bars. Carbon. Hot-Rolled. Special Quality.
ASTM B154 Method of Mercurous Nitrate Test for Copper and Copper Alloys
ASTM D1125 Test Methods for Electrical Conductivity and Resistivyty of Water.
ASTM D2000 Classification System for Rubber Products in Automotive Applications.
TT-P-86 Federal Specification Paint - Red - Lead-Base, Ready-Mix. (Naval Publications and
Forms Centre, 58011 Tabor avenue, Philadelphia, PA 19120).
TT-P-636 Federal Specification Primer Coating. Alkyd. Wood and Ferrous Metal.
TT-V-51 Federtal Specification Asphalts Vernish.
MIL-C-450 Military Specification Couting Compound by Bituminous Solvet Type. Black (for
ammunition). (Naval Plications and Form Centre, 5801 Tabor Avenue, Philadelphia, PA 19120).' .
MIL- P-5514C Military Specification - Hydraulic General Specifications for Packing, Installation
and Gland Design.
SIN 07-0313-1989 Syarat mutu dan cara uji besi tuang kelabu
SNI 07-0356-1989 Syarat mutu dan cara uji besi cor meleabel hitam
SNI 07-0308-1989 Cara uji komposisi kimia baja karbo
SNI 07-3017-1992 Baja untuk keperluan rekayasa umum
SNI 07-0958-1989 Cara uji kimia kuningan perunggu
SNI 09-3766-1995 Paking keret tutup tangki bahan bakar kendaraan bermotor

3. Pengertian
Hidran kebakaran tabung basah terdiri dari dua bagian utama:
1) Bagian atas hidran adalah bagian atas (bagian yang berada di atas permukaan tanah).

2) Bagian bawah hidran adalah bagian bawah (bagian yang berada di bawah permukaan
tanah).

3) Kepala hidran adalah bagian atas hidran yang dibuat baik sebagai pengambilan tunggal
atau pengambilan ganda, jika berupa pengambilan ganda, bagian yang mempunyai
mekanisme katup.
SNI 03-6832-2000

4) Tabung hidran adalah bagian atas hidran pengambilan ganda (yakni bagian yang berada
di atas permukaan tanah) yang disambung dengan kepala hidran.

5) Sambungan flens adalah bagian atas hidran dengan pengambilan tunggal atau ganda,
dikencangkan pada bagian bawah hidran dengan sambungan flens yang dibaut.
6) Rakitan hidran adalah kedua bagian (hidran bagian atas dan bagian bawah ), dirakit pada
sambungan flens yang dibaut, membentuk susunan hidran yang lengkap.

4. Pengecualian
Standar ini tidak mencakup hidran kebakaran tabung kering.

5. Pemasangan
Petunjuk pemasangan hidran tidak termasuk didalam standar ini. Untuk informasi petunjuk
pemasangan, lihat pada AWWA C600, Standar for installation information of Gray and Ductile
Cast-Iron Water Mains and Appurtenances; AWWA C603, Standar for Installation of Asbestos
Cement Pressure Pipe and A WWA Manual MI7, Installation, Field Testing, and Maintenance or
Fire Hydrants.

6. Gambar yang disediakan pembeli


Jika pembeli mempunyai beberapa persyaratan khusus, seperti sambungan yang tidak umum,
nosel, penyangga nosel, tutup, atau mur pemutar, pembeli harus menyediakan gambar barang
yang dibutuhkan kepada pabrik.
7. Gambar atau data yang harus dilengkapi oleh pabrik
7.1. Katalog dan data pemeliharaan

Pihak pabrik harus melengkapi katalog yang dibutuhkan (termasuk didalamnya jadwal dan uraian
pada setiap bagian dan asal bahan-bahan yang dipakai) cukup rinci dan jelas untuk memberikan
petunjuk pemasangan dan pembongkaran untuk pekerjaan perbaikan hidran. Pihak pabrik harus
melengkapi petunjuk pemeliharaan untuk menjaga hidran dalam kondisi kerja yang layak.

7.2. Berat bersih

Bila diperlukan, pihak pabrik harus mencantumkan daftar berat total bersih bagian atas hidran
dan hidran yang di rakit secara lengkap untuk masing-masing ukuran yang dipesan.
SNI 03-6832-2000

7.3. Gambar

Bila diperlukan, pihak pabrik harus menyertakan dua set gambar yang menunjukan ukuran-
-ukuran utama, dan bahan-bahan yang disetujui oleh pembeli. Pembeli harus mengembalikan
kepada pabrik satu set gambar yang telah diberi tanda persetujuan. Tidak diperbolehkan
memasang hidran yang tidak sesuai dengan gambar yang tidak disetujui. Jika diperlukan
spesifikasi tambahan oleh pembeli, pabrik harus menyediakan salinan gambar tambahan.

8. Pernyataan resmi tertulis


Jika diperlukan spesifikasi tambahan oleh pembeli, pihak pabrik harus melengkapi dengan
pernyataan tertulis kepada pembeli bahwa hidran dan penggunaan semua bahan yang
dipergunakan dalam konstruksi tampak dan persyaratan tertentu sesuai dengan persyaratan
yang diterapkan dan spesifikasi tambahan, serta semua persyaratan uji yang ditetapkan
didalamnya sudah dilakukan dan semua persyaratan uji sudah dipenuhi dalam standar ini.

9. Bahan Konstruksi

9.1 Umum
Bila rujukan yang dibuat pada ANSI, ASTM, AWWA atau standar lain, harus dipahami bahwa
revisi terakhir yang diterapkan, kecuali kalau batas akhir masa pakai ditentukan. Semua bahan
yang digunakan dalam memproduksi hidran menurut standar ini harus sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan pada butir-butir berikut ini.

9.2 Sifat fisik dan kimia


Persyaratan-persyaratan pada ANSI, ASTM, AWW A, atau standar lainnya yang sebagai rujukan
dalam naskah ini harus mencakup karateristik fisik dan kimia komponen-komponen hidran.

9.3 Besi tuang kelabu


Besi tuang kelabu harus sesuai dengan SNI 07-0313-1989

9.4 Besi tuang daktil


Semua besi daktil harus sesuai dengan SNI 07-0356-1989

9.5 Baja karbon


SNI 03-6832-2000

Komponen-komponen hidran yang dibuat dari baja karbon, yang mengikuti persyaratan mekanis
selain pembautan harus sesuai dengan SNI 07-0308-1989, Komponen lain yang terbuat dari baja
karbon harus sesuai dengan SNI 07-3017-1992

9.6 Kuningan atau perunggu


9.6.1 Komponen

Komponen hidran dibuat dari kuningan atau perunggu harus sesuai dengan SNI07-0958-1989.
9.6.2 Persyaratan kimia dan fisik

Persyaratan kimia dan fisik harus mengikuti persyaratan seperti pada Tabel 1 sebagai berikut :

Tabel 1

Persyaratan kimia dan fisik

Kelas mutu Batas lumer Regang Kadar tembaga Kadarseng


Perunggu minimum Atm Minimum (%) minimum (%) Maksimum (%)
A 952,56 15 79 16
B 1360,8 15 57 -
C 2177,56 10 57 -
0 2041,2 15 79 16
E 2177,28 10 79 16

9.6.3 Uji merkuro nitrat

Setiap penggunaan campuran perunggu di dalam kondisi kerja dingin harus lulus uji merkuro
nitrat untuk memperkecil kerentanan terhadap korosi tegang sesuai dengan standar yang
berlaku.
9.6.4 Korosi galvanis
Jika diperlukan spesifikasi tambahan oleh pembeli, persyaratan dalam butir-butir di bawah ini
harus dipenuhi. .

9.6.4.1 Perunggu kelas mutu B dan C tidak dapat dipergunakan dalam air yang menyebabkan
terjadinya kosori galvanis (yakni air dengan pH lebih besar dari 9 atau mempunyai daya hantar
SNI 03-6832-2000

listrik lebih dari 350 mhos/cm, seperti ditentukan dalam Standar Methods for the Examination of
Water and Waste Water, edisi ke 15, atau ASTM D 1125), sebab air tersebut dapat melarutkan
seng dari perunggu.
9.6.4.2 Untuk air jenis ini, perunggu tidak boleh mengandung seng lebih dari 16 %.

9.6.4.3 Jika dipergunakan perunggu aluminium, paduan harus dihambat terhadap te jadinya
dealuminasi melalui proses temper annel pada temperatur 6500C dengan toleransi 250C selama
1 jam. Setiap ketebalan per-inchi ketebalan, diikuti dengan pendinginan tiupan udara atau
pendinginan cepat direndam air.

9.7 Bagian hidran yang dibuat dari besi tuang kelabu atau besi tuang daktil
Bagian hidran berikut dapat dibuat baik dari besi tuang kelabu maupun besi tuang daktil: bagian
atas hidran (kepala dan tabung), bagian bawah hidran (termasuk perpanjangan hidran atau riser),
bagian kaki atau elbow tertanam, topi, plat-paking, tutup nosel outlet, dan bagian-bagian
peralatan kecil yang menggunakan besi tuang dengan standar pelaksanaan.

9.8 Bagian hidran yang dibuat dari baja


Bagian hidran berikut dapat dibuat dari baja: bagian bawah termasuk perpanjangan atau
penambahan hidran (riser), bagian kaki atau elbow tertanam, dan bagian-bagian peralatan kecil
dapat menggunakan baja tuang,sesuai dengan standar pelaksanaan.

9.9 Bagian yang dibuat dari perunggu atau kuningan

9.9.1 Bagian hidran yang dibuat dari perunggu kelas multi A,B,C,D atau E , seperti untuk
penekan, penekanan bantalan, nosel, mur batang, batang-batang atau batang-batang berulir,
dudukan katup, dudukan ring katup, dan pegangan katup jika dibuat dari perunggu harus
menggunakan kelas mutu tersebut di atas.

9.9.2 Bagian hidran yang dibuat dari perunggu kelas mutu B, C, D atau E, seperti untuk baut
dan penekanan bantalan, baut dan mur, dan ruang paking jika dibuat dari perunggu harus
menggunakan kelas mutu tersebut di atas.

9.9.3 Bagian yang dapat dibuat dari perunggu kelas mutu A, seperti untuk Kepala hidran,
tabung dan ruang raking, jika dibuat dari perunggu harus menggunakan kelas mutu terse but.

9.9.4 Pengecualian
SNI 03-6832-2000

Sebagai pengecualian, logam besi yang di olah dengan baik dapat digunakan sebagai pengganti
perunggu (lihat butir 9 dan 10).

9.9.5 Bagian yang bersentuhan


Bagian-bagian yang bekerja bersentuhan satu Sama lain, keduanya tidak boleh dibuat dari logam
besi.

9.10 Baut dan mur bagian atas


Baut dan mur bagian atas harus sesuai dengan kelas mutu B, dan mempunyai bentuk segi empat,
atau segi enam beraturan dengan ukuran sesuai standar yang berlaku.

9.10.1 Mur
Mur haruss berbentuk segi empat atau segi enam dengan ukuran sesuai standar yang berlaku.

9.10.2 Ketahanan terhadap pengkaratan


Baut dan mur bagian atas hidran kebakaran tabung basah tidak disyaratkan tahan terhadap karat,
kecuali ditentukan oleh pembeli.

9.11 Ruang paking


Bila digunakan ruang paking, dapat dibuat dari perunggu atau besi tuang.

9.12 Penekan
Penekan dapat dibuat dari perunggu pejal, perunggu lunak, atau plastik yang sesuai.

2.13 Paking
Peti gasket harus terbuat dari bahan yang sesuai untuk perakitan. Paking rami tidak boleh
dipergunakan

9.14 Ring O
Komposisi ring O harus memenuhi SNI 09-3766-1995 dan mempunyai bentuk fisik sesuai untuk
penerapannya.

2.15 Gasket
Bahan gasket dapat dibuat dari lembaran asbes, karet, atau kertas yang bebas dari bahan
SNI 03-6832-2000

penyebab korosi, alkalin atau asam. Ring O atau perapat elastomer lain dapat digunakan untuk
gasket.

2.16 Cat
Cat dipergunakan untuk melapisi hidran, ditentukan butir 11.2, harus sesuai dengan persyaratan
pada sfesifikasi yang berlaku. Pelapisan permukaan luar hidran bagian atas butir 11.2.2 harus
sesuai dengan spesifikasi yang berlaku, kecuali ketentuan lain atas permintaan pembeli.

10. Disain

10.1 Disain umum


Hidran harus didisain untuk memenuhi tekanan kerja pada 1034 kPa . Standar ini tidak mencakup
hidran yang didisain pada tekanan kerja yang lebih besar.
10.1.1 Bagian hidran yang mudah pecah
Hidran mempunyai bagian mudah pecah yang dapat diganti atau komponen yang dianggap tidak
tercakup dalam standar ini. Secara detail semua bagian hidran harus sesuai dengan standar ini,
kecuali baut khusus atau bagian-bagian yang mudah pecah, dari unit lainnya.

10.1.2 Disain khusus


Hidran yang dibuat dari pipa baja penambah hidran (riser) dan katup bersudut tidak tercakup
dalam spesifikasi ini.

10.2 Desain detil

10.2.1 Bukaan katup


Semua outlet bukaan katup harus mempunyai saluran air sama atau lebih besar dari ukuran
nominal outlet nozel.

10.2.2 Pelindung katup


Katup individual dari hidran harus dilindungi dengan bahan berkualitas baik, seperti karet,
permukaan yang bersentuhan akan menahan dudukan logam lain. Bahan harus ditempelkan
sehingga katup tidak bocor.
SNI 03-6832-2000

10.2.3 Ketebalan dinding hidran bagian atas

10.2.3.1 Ketebalan dinding hidran bagian atas besi tuang kelabu atau besi tuang hitam tidak
kurang dari yang ditunjukkan pada Tabel 2.

Tabel 2

Ketebalan dinding minimum

Diameter dalam bagian Besi tuang dibuat Besi tuang dibuat dengan
Besi daktil
atas dan bagian tertanam dengan cara statis cara sentrifugal
(mm)
(mm) (mm) (mm)
127 8.89 8.13 6.35
152 9.14 8.38 6.60
178 10.16 8.89 6.36
203 10.92 9.14 7.11

10.2.3.2 Bila kepala dan tabung hidrain, dibuat dari perunggu atau kuningan harus mampu
menahan uji tekan hidrostatik pada 4x tekanan kerja air (seperti butir 10.1), tanpa menekankan
bahan melebihi titik lelehnya. Namun ketebalan dinding minimal tidak kurang dari 5,08 mm. Uji
tekan harus sesuai dengan ketentuan pada butir 12.2.

10.2.4 Bagian bawah hidran


Ketebalan dinding bagian bawah hidran harus sesuai dengan ketebalan dinding bagian atas
sesuai dalam butir 10.2.3.1 dan butir 10.2.3.2.
SNI 03-6832-2000

10.2.4.1 Jika bagian bawah terbuat dari baja, ketebalan dinding harus sama dengan yang
ditujukan untuk besi daktil dalam Tabel 2 dan harus mempunyai ketahanan terhadap korosi yang
memadai.
10.2.4.2 Bagian bawah hidran harus disambungkan dengan tabung bagian atas dengan
sambungan flens (seperti butir 10.2.1.1)

10.2.4.3 Jika ditentukan lain dalam spesifikasi tambahan pembeli, sambungan flens harus
ditempatkan sekurang kurangnya pada 50 mm di atas permukaan tanah.
10.2.5 Alur air
Agar memenuhi persyaratan pada butir 10.2.6 perubahan bentuk atau ukuran alur air hanls
disesuaikan dengan lengkungan yang bagus. Nozel outlet dengan bagian atas harus
dilengkungkan dengan jari-jari yang cukup besar. Penampang bersih alur air bagian alas dan
bagian bawah, pada bagian terkecil tidak boleh kurang dari 120% dari penampang bersih bukaan
katup.
10.2.6 Kehilangan tekanan akibat gesekan
Contoh uji hidran dalam uji kehilangan tekanan harus mempunyai diameter dalam nominal 150
mm dari bagian yang terbenam, panjang tidak kurang dari 1,5 m, yang diukur dari sumbu
sambungan pipa ke sambungan flens bagian atas hidran.

10.2.6.1 Kehilangan tekanan akibat gesekan, kecepatan pada inlet dan outlet harus tidak
melebihi kehilangan tekanan yang diijinkan, seperti pada Tabel 3.
Tabel 3
Kehilangan tekanan maksimum yang diijinkan pada hidran

Jumlah nozel Diameter nozel outlet. Total debit dari nozel Kehilangan tekanan
outlet (mm) outlet (L/detik) maksimum diijinkan kPa)
1 63.5 16 6.9
2 63.5 32 * 13.8
1 114.3 63 34.5+

*250 gpm (0,016 m3/detik) dari masing-masing nosel outlet.


+ Dapat di gunakan untuk noseI outlet dari berbagai ukuran pompa.

10.2.6.2 Untuk disain hidran yang dimaksudkan untuk mengalirkan debit lebih dari 63 L/detik,
SNI 03-6832-2000

kehilangan tekanan maksimum yang diijinkan tidak lebih dari 34,5 kPa.

10.2.6.3 Uji perIu dilakukan untuk menentukan kehilangan tekanan dengan tidak melampaui
Tabel 3.

10.2.6.4 Uji debit secara bersamaan dari dua atau lebih nozel outlet, pengaliran airnya harus
sarna.

10.2.6.5 Pengujian harus menggunakan alat ukur deferensial yang dihubungkan dengan
pizometer pada bagian inlet hidran dan satu atau lebih pizometer pada nozel outlet hidran atau
nozellain, atau rnenggunakan metode lain yang mempunyai ketelitian pengukuran yang sama.

10.2.7 Inlet hidran.

Hidran harus mempunyai inlet sisi atau dasar yang disediakan di ujung sambungan untuk
pouredjoint, flens, sarnbungan mekanik atau jenis sambungan lain antara hidran dan cabang
perpipaan, seperti ditentukan dalarn spesifikasi tambahan pembeli.

10.2.7.1 Inlet harus sesuai untuk penyambungan pada pipa dengan diameter nominal tidak
kurang dad 150 rnm, kecuali ditentukan lain dalam spesifikasi tambahan pembeli.

10.2.7.2 Bila bagian bawah hidran dilengkapi dengan flens, atau tire sambungan mekanis,
dirnensi harus sesuai yang ditunjukkan pada standar yang berlaku.

10.2.7.3 Bila diperIukan oleh pabrik dan pembeli, penempatan sambungan mekanik atau
sarnbungan flens, dapat dikunci pada bagian luar flens dengan menggunakan satu atau dua
baut.
10.2.8 Pelat penguat

Jika diperlukan spesifikasi tambahan oleh pembeli, maka harus disediakan pelat penguat untuk
mengikatkan hidran pada sambungan pipa dari pipa utama.
10.2.9 Penyambungan nosel outlet pada kepala atau tabung hidran.

Nosel outlet harus dikencangkan secara baik pada bagian atas hidran dengan maksud mampu
menahan torsi sebesar 407 Nm yang dipasang pada nosel ke segala arah. Nosel outlet dapat
dicetak sebagai satu kesatuan dari kepala atau tabung dengan syarat kepala atau tabung
tersebut dari bahan perunggu yang baik.
SNI 03-6832-2000

10.2.10 Tutup nozel outlet

Tutup nosel outlet harus disediakan untuk semua outlet, ulir harus sesuai pada nozel outlet
kecuali potongan "higbee" dapat diabaikan.

10.2.10.1 Kecuali ditentukan lain dalam spesifikasi tambahan pembeli, tutup harus terikat aman
pada tabung hidran dengan rantai logam tidak melilit, mata rantai terbuat dari batang dengan
diameter tidak kurang dari 3 mm atau sama dengan luas penampang melintang.

10.2.10.2 Tutup dapat juga diikat pada tabung hidran dengan kabel yang mempunyai kekuatan
sama dengan rantai.
10.2.10.3 Pengait harus dapat memberikan kebebasan berputar pada tutup.

10.2.10.4 Kecuali dengan ketentuan tambahan lain oleh pembeli, pada tutup harus diberikan
beberapa cara pencegahan tekanan yang terjadi di alas katup dan tutup, bila dikencangkan
sepenuhnya pada outlet nosel.

10.2.10.5 Kecuali dengan ketentuan tambahan lain oleh pembeli, tutup nosel outlet dapat dibuat
dari jenis plastik yang baik.

10.2.11 Pelepasan bagian atas hidran


Bagian bawah dan atas hidran dilengkapi dengan katup operasi, harus didesain sedemikian rupa,
dapat dilepas melalui pelepasan baut di dasar bagian bawah hidran.
10.2.11.1 Bagian bawah dan alas tabung hidran harus dicor lengkap dengan flens.

10.2.11.2 Jika ditentukan oleh pembeli, baut harus didesain mampu menahan benturan.
Kekuatan haul harus lebih rendah dari pada kekuatan bagian atas hidran.

10.2.12 Pengeboran flens hidran


Flens hidran kecuali ditentukan lain pada spesifikasi tambahan oleh pembeli, harus mengandung
tidak lebih 6 lubang baut berdiameter 19 mm dengan jarak sama pada keliling diameter 238 mm.
Pembeli dapat menentukan spesifikasi tambahan yang diinginkan berkenaan dengan
pengeboran Bells untuk lobang baut pada bagian atas dan bagian bawah hidran agar arah outlet
hidran, dilapangan yang diijinkan sesuai dengan garis pinggir atau garis sumbu elbow yang
tertanam atau sambungan jalur pipa.
SNI 03-6832-2000

10.2.13 Katup

10.2.13.1 Faktor keamanan desain untuk mekanisme pengoperasian harus tidak kurang dari 5,
dan harus berdasarkan pada torsi yang diperlukan untuk membuka dan menutup katup hidran
tunggal pada tekanan kerja air 1034 kPa. Pada hidran tidak ada tanda cacat yang tampak dan
harus bisa dibuka dan ditutup tanpa kesulitan dalam pengoperasiaan torsi 270 Nm. Pada
pengoperasian batang mur pembuka katup secara langsung dalam arah membuka dan menutup.

10.2.13.2 Batang pembuka katup dan batang mur harus berbentuk bujur sangkar, V atau ulir
Acme (  ).
10.2.13.3 Batang pembuka katup harus dipasang pada bagian katup lainnya, dengan demikian
pemasangan tidak dapat dilakukan selama hidran dipergunakan.
10.2.13.4 Kecuali ditentukan lain pada spesifikasi tambahan pembeli, katup hidran harus dibuka
dengan memutar mur ke arah kiri atau berlawanan arah jarum jam.
10.2.14 Pengoperasian katup dan mur tutup outlet nozel.
Bila pengikat pembuka katup dipergunakan, mur pengoperasian katup dan mur tutup outlet nozel
harus sesuai dengan sistem pelayanan tempat hidran dipasang.

10.2.14.1 Bila dipersyaratkan spesifikasi tambahan lain oleh pcembeli. mur harus berbentuk segi
lima.

10.2.14.2 Bentuk segi lima harus mempunyai ukuran 38 mm pada bagian dasar mur, dan 36 mm
kebagian puncak mur. .
10.2.14.3 Permukaan mur harus ditirus secara seragam, dan tinggi mur tidak kurang dari 25 mm.

10.2.14.4 Dimensi bidang datar harus diukur pada titik teoritis di mana terdapat titik pertemuan
sudut.

10.2.14.5 Apabila pengikat pembuka katup tidak dipergunakan, ujung batang mur yang
dioperasikan harus berbentuk segi lima beraturan dengan ukuran 29 mm dari titik bidang datar.
10.2.15 Perapat batang

10.2.15.1 Apabila digunakan ruang paking, kedalaman ruang paking harus sekurangkurangnya
berukuran empat kali lebar ruang.
SNI 03-6832-2000

10.2.15.2 Penekan harus dijamin tidak berputar pada saar mur dioperasikan.

10.2.15.3 Penggunaan ring-O sesuai pada butir 9.14. dapat ditempatkan pada peti gasket biasa.
Tipe lain dari perapat yang diberikan tekanan dapat digunakan atas permintaan pembeli. Dimensi
alur ring-O harus sesuai dengan standar yang berlaku. Toleransi dapat dirubah untuk
kepentingan ekonomi pabrik. Perapat kedap air disyaratkan standar ini. Perapat harus didisain
untuk diterapkan secara dinamis.

11. Kualitas Kerja dan Pengecatan


11.1 Kualitas kerja

Semua pekerjaan pengecoran dan pekerjaan mesin harus dikerjakan sesuai dengan standar
pelaksanaan yang baik, untuk setiap pekerjaan bersangkutan dan mengikuti penyesuaian
gambar yang disetujui. Apabila dirakit, hidran yang dibuat mengikuti standar ini harus terpasang
baik, beroperasi sempurna dan kedap air.
11.1.1 Layak fungsi

Semua bagian-bagian harus sesuai dengan dimensi yang diperlukan dan harus bebas dari
kerusakan sehingga dapat menjaga hidranlayak fungsi.
11.1.2 Pengecoran
Semua pekerjaan pengecoran harus bersih dan dalam kondisi baik, tanpa ada kerusakan yang
dapat mengganggu pada penggunaan. Penyumbatan, pengelasan atau perbaikan kerusakan
tidak diijinkan.
11.1.3 Bagian yang dapat diganti.

Semua bagian hidran seperti model dan ukuran yang sama, hasil dari pabrik yang sama, harus
dapat saling diganti.

11.2 Pengecatan

Semua bagian logam besi pada hidran harus dibersihkan secara menyeluruh, dan kecuali
diperlukan tambahan spesifikasi lain oleh pembeli, semua permukaan bagian dalam dan bagian
luar (kecuali pada bagian luar dari muka tanah sampai ke atas) harus dilapisi dengan 2 lapisan
cat (seperti pada butir 9.16), sebelum pengecatan kedua dilakukan pengecatan pertama harus
sudah kering sepenuhnya.
SNI 03-6832-2000

11.2.1 Permukaan bagian dalam

Bila pembeli menambahkan spesifikasi khusus pada pelapisan dinding bagian dalam, seperti
dengan epoksi dan kecuali ditentukan lain, sistem pelapisan harus mengikuti persyaratan standar
yang berlaku.

11.2.2 Bagian luar pada bagian atas hidran.

Permukaan luar bagian atas hidran harus dibersihkan sepenuhnya dan dilapisi dengan cat dasar
(seperti pada butir 9.16).

11.2.2.1 Pelapisan dasar kedua, lapisan dasar atau warn a cat khusus yang ditcntukan dalam
spesifikasi tambahan pembeli harus dilaksanakan.

11.2.2.2 Kepala atau tabung hidran yang dibuat dari perunggu dapat dilapisi dengan perapat
bening yang cocok, jika pembeli menambahkan spesifikasi khusus.

12. Pemeriksaan, Pengujian dan Penolakan


12.1 Uji komponen hidran kebakaran

Semua uji dan pemeriksaan harus dilakukan di tempat, pabrik atau tempat perakitan, atau
keduanya.

12.1.1 Persyaratan uji

Bilamana komponen hidran dibuat sesuai dengan spesifikasi A WW A, ANSI, ASTM, at au


standar-standar lainnya termasuk persyaratan uji atau prosedur pengujian, persyaratan atau
prosedur tersebut harus sesuai dengan pabrik hidran.

12.1.2 Catatan uji


Semua catatan hasil uji harus disediakan untuk pembeli, jika disyaratkan.

12.2 Uji mekanis

Saat perakitan hidran harus tidak dar'am kondisi bertekanan, dan harus dioperasikan sampai
dengan putaran buka dan tutup penuh pada semua katup outlet. Torsi yang dibutuhkan untuk
pelaksanaan operasi tidak boleh melebihi 27 Nm pada setiap waktu untuk setiap katup.
SNI 03-6832-2000

12.3 Uji hidrostatik

Hidran-hidran yang dirakit harus melalui suatu uji produk dipasaran pada tekanan hidraulik 2068
kPa

12.3.1 Uji tekan hidran

Pengujian harus dilakukan dengan seluruh bagian dalam hidran yang diberi tekanan dan semua
katup outlet tertutup.

12.3.1.1 Selama uji berlangsung harus tidak terjadi kebocoran pada daerah pengecoran atau
sambungan hidran yang dirakit.
12.3.1.2 Harus tidak terjadi bocor dari setiap katup.

12.3.1.3 Kebocoran atau cacat lainnya saat dilakukan uji, harus diperbaiki sebelum hidran dikirim
ke pembeli.

12.3.1.4 Pengujian harus dilakukan dalam waktu yang cukup untuk memungkinkan melakukan
pemeriksaan terhadap semua titik yang mungkin terjadi kebocoran dan minimum 30 detik setelah
semua udara dikeluarkan.

12.4 Pemeriksaan dan penolakan

Semua pekerjaan yang dilakukan berdasarkan standar ini harus dapat diperiksa dan disetujui
oleh ahli teknik atau pemeriksa yang ditunjuk oleh pembeli.
12.4.1 Pemeriksaan pabrik

Pemeriksa pada setiap saat, selalu ada di tempat pabrik setiap saat untuk memeriksa bahan
produksi atau selalu mengikuti pengujian, dan harus disediakan fasilitas penuh untuk
pemeriksaan dan pengamatan pengujian.

12.4.2 Pengesahan

Adanya pemeriksa atau tidak yang ditempatkan oleh pembeli, pernyataan tertulis kepada pabrik
dapat diberikan oleh pemeriksa yang disediakan oleh pembeli, seperti butir 7. dan dapat
SNI 03-6832-2000

disyaratkan oleh pembeli.

12.4.3 Penolakan
Selama pengiriman, pemeriksaan harus dilakukan oleh pembeli, dan setiap hidran dan bagian
hidran yang tidak memenuhi persyaratan standar ini harus diperbaiki, atau ditolak atau
dikembalikan dengan biaya yang harus ditanggung oleh pabrik.

13. Penandaan dan Pengiriman


13.1 Penandaan

Semua bagian atas dan bagian tertanam hidran harus mempunyai tanda identitas permanen
yang menjelaskan nama pabrik, simbol, logo, atau ringkasan cara pemakaian. Tanda-tanda pada
bagian atas hidran harus ditempatkan pada bagian yang mudah dilihat dan dapat dibaca setelah
hidran dipasang dan harus mencantumkan tahun pembuatan.

13.2 Persiapan untuk pengiriman

Perakitan hidran secara lengkap, hidran bagian atas atau kepala hidran dan bagian-bagiannya
harus lengkap pada ,saat dikirimkan. Pabrik harus memberikan perhatian agar tidak terjadi
kerusakan selama penanganan persiapan atau selama dalam pengiriman. Katup hidran harus
tertutup baik sebelum dikirim.