Anda di halaman 1dari 7

BAB II

TINJAUAN UMUM DAN LANDASAN TEORI

2.1. Puslitbang tekMIRA

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara atau


dikenal dengan nama “Puslitbang tekMIRA” telah mengalami perjalanan yang
cukup panjang yang dimulai dari sebuah biro di bawah naungan Pusat Djawatan
Geologi dengan nama Balai Penyelidikan Mineral (1956).

Institusi tersebut kemudian berkembang dan mengalami beberapa kali perubahan


seperti yang terjadi pada 1976 menjadi Pusat Pengembangan Teknologi Mineral
(PPTM) sebagai penggabungan dari Balai Penelitian Tambang dan Pengolahan
Bahan Galian dengan Akademi Geologi dan Pertambangan.

Pada 1992, Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (PPTM) berubah menjadi


Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral (P3TM). Ketika
Departemen Pertambangan dan Energi berubah menjadi Departemen Energi dan
Sumber Daya Mineral pada 2001, organisasi ini berubah menjadi Pusat Penelitian
dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara yang berada di bawah Badan
Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral.

DR. Lobo Balia, M.Sc. yang menjabat sebagai kepala pusat pada waktu itu
memperkenalkan istilah tekMIRA untuk menyebut institusi ini, nama tekMIRA
diharapkan dapat menjadi identitas atau ikon lembaga yang profesional dalam
melakukan litbang dan pelayanan jasa teknologi mineral dan batubara.

Terdapat lima tujuan pokok yang ingin dicapai oleh Puslitbang tekMIRA, yaitu:

 Tercapainya penguasaan teknologi, nilai tambah dan diversifikasi


pemanfaatan mineral dan batubara;
 Tercapainya penguasaan teknologi pertambangan yang bermanfaat bagi
industri pertambangan;
 Tersedianya hasil kajian tekno ekonomi mnineral dan batubara;
 Tersedianya masukan kebijakan dan peraturan bidang mineral dan
batubara;
 Tercapainya pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, sarana
prasarana, program, kerjasama dan sistem informasi untuk mewujudkan
kepemerintahan/kelembagaan yang baik.

Kelima tujuan tersebut mendukung misi Kementerian Energi dan Sumber Daya
Mineral yang berkaitan dengan kebijakan mineral dan energi nasional melalui
hasil kegiatan litbang yang berguna untuk kesinambungan penyediaan energi
khususnya yang berasal dari batubara dan bahan baku serta produk mineral dan
batubara yang memiliki nilai tambah untuk keperluan sektor industri dan sektor
pengguna lainnya.

2.2. Laboratorium TEKMIRA (Teknologi Mineral dan Batubara)

Puslitbang tekMIRA telah berpengalaman dalam menghasilkan litbang di bidang


teknologi mineral dan batubara yang diakui oleh para pemangku kepentingan
berkat dukungan tenaga yang profesional, laboratorium pengujian yang
terakreditasi oleh KAN, serta sistem pengelolaan manajemen yang telah
mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008. Selama ini pola litbang yang dilakukan
Puslitbang tekMIRA lebih ditekankan kepada penelitian terapan dibandingkan
dengan penelitian dasar. Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan industri
dalam menghadapi perkembangan global. Untuk menjaga kualitas kelitbangan
dan pelayanan jasa teknologi, Puslitbang tekMIRA dilengkapi oleh standar mutu
yang diterapkan secara konsisten.

Dalam pelaksanaan kegiatan litbang dan pelayanan jasa teknologi,


PuslitbangtekMIRA didukung oleh:

1. Laboratorium pengujian
Struktur Laboratorium pengujian tekMIRA sebagai berikut:

Laboratorium pengujian tekMIRA

2. Laboratorium penelitian

Struktur laboratorium penelitian sebagai berikut:

 Laboratorium Pengolahan Mineral


 Laboratorium Piro/Hidro/Elektrometalurgi
 Laboratorium Teknologi Bahan
 Laboratorium Batubara
 Laboratorium SIG dan Remote Sensing
 Laboratorium Penelitian Lingkungan Pertambangan
 Laboratorium Penelitian Swabakar Batubara
 Laboratorium Desain dan Permodelan Penambangan
 Laboratorium Otomatisasi Peralatan Eksplorasi dan Penambangan
2.3.Laboratorium Geomekanika tekMIRA
2.3.1. Laboratorium Mekanika Tanah

Kemampuan :
Laboratorium Pengujian Mekanika Tanah melayani pengujian tanah, diantaranya
pengujian sifat-sifat fisik (kadar air, berat isi, berat jenis, analisis ayak,
hidrometer, Atterberg limits), sifat-sifat mekanik (kuat tekan, kuat geser,
konsolidasi, permeabilitas, Triaxial/ Unconsolidated Undrained/UU, Consolidated
Undrained/CU, Saturated Consolidated Undrained/SCU, Consolidated
Drained/CD) dan bahan jalan (Compaction, dan California Bearing Ratio/CBR).

Fasilitas Peralatan :
Peralatan-peralatan uji sifat fisik (kadar air, berat isi, berat jenis, analisis ayak,
hidrometer, alat Atterberg), dan peralatanperalatan uji sifat mekanik (kuat tekan,
kuat geser, konsolidasi, permeabilitas, Triaxial UU, CU, SCU, CD, Compaction,
dan CBR).

2.3.2. Laboratorium Mekanika Batuan

Kemampuan :
Laboratorium Pengujian Mekanika Batuan melayani pengujian batuan diantaranya
pengujian sifat-sifat fisik (kadar air, berat isi, berat jenis, daya serap air,
kekerasan, slake durability), sifat-sifat mekanik (kuat tekan, kuat tarik, triaxial,
kuat geser residu, point load, ultrasionic/dynamic poisson's ratio), dan agregat
(daya aus gesek dengan bejana Los Angeles, daya aus tekan dengan bejana
Rudeloff, soundness dengan larutan natrium sulfat).

Fasilitas Peralatan :
Peralatan uji sifat fisik, uji sifat mekanik (kuat tekan, kuat tarik, kuat geser,
triaxial), dan peralatan uji agregat (bejana Los Angeles, bejana Rudeloff).
BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN

3.1. Sharing section di aula tekMIRA


Pada tanggal 20 Juli 2018 peserta KKL ( Kuliah Kunjungan
Lapangan) mengadakan kunjungan di salah satu badan layanan umum
tekMIRA, tepatnya di jalan jendral sudirman 623 Bandung. Pada kegiatan
kunjungan ini diawali dengan sharing section berisi penjelasan-penjelasan
mengenai tekMIRA, pembagian cinderamata , dan lain-lain.

3.2. Kunjungan ke Laboratorium tekMIRA


Setelah dilakukan sharing section peserta KKL diarahkan ke
laboratorium geomekanika. Laboratorium ini terdiri dari 2 lab yakni
laboratorium mekanika tanah dan mekanika batuan. Disini peserta KKL
dikenalkan pada alat-alat laboratorium. Pada laboratorium mekanika tanah
terdapat alat-alat seperti uji triaxial, saringan,dll. Pada laboratorium
mekanika batuan terdapat alat-alat seperti uji kuat tekan, neraca ohaus, dll.
LAMPIRAN GAMBAR

MEKANIKA TANAH

Alat Kuat Tekan Bebas Cassagrande

Ayakan & Sieve Shaker Alat Uji Triaksial


MEKANIKA BATUAN

NERACA OHAUS

UCS ( UNIT COMPACT STRENGTH )

ALAT UJI LOS ANGELES