Anda di halaman 1dari 11

BAB I

DATA CURAH HUJAN


Tabel 1.1 Data Curah Hujan Harian Maksimum
No. Tahun Tanggal STA Dungus STA Kandangan STA Klegen Rata-rata
1 1992 12-Mar 48 10 95 51,00
18-Apr 96 39 47 60,67
16-Des 16 90 5 37,00
2 1993 09-Jan 23 35 130 62,67
13-Mar 27 98 21 48,67
12-Des 102 15 10 42,33
3 1994 22-Jan 98 0 0 32,67
02-Apr 0 99 30 43,00
10-Apr 0 25 110 45,00
4 1995 26-Feb 92 40 101 77,67
04-Apr 0 65 0 21,67
25-Okt 0 0 122 40,67
5 1996 18-Jan 19 40 70 43,00
26-Feb 73 95 11 59,67
17-Nov 48 98 23 56,33
6 1997 03-Feb 78 45 74 65,67
19-Feb 35 50 0 28,33
7 1998 03-Mar 112 60 1 57,67
27-Apr 58 45 110 71,00
8 1999 09-Apr 90 84 0 58,00
21-Des 20 24 61 35,00
9 2000 03-Jan 5 150 0 51,67
26-Okt 68 21 136 75,00
27-Okt 81 96 106 94,33
10 2001 28-Feb 0 210 2 70,67
16-Nov 96 0 44 44,00
18-Nov 20 28 86 44,67
11 2002 12-Mar 109 52 0 53,67
28-Mar 51 75 0 42,00
26-Des 80 74 70 74,67
12 2003 29-Jan 23 24 98 48,33
16-Mar 79 5 0 28,00
16-Nov 15 76 41 44,00
13 2004 21-Feb 86 32 2 40,00
30-Nov 24 15 85 41,33
04-Des 8 54 0 20,67
14 2005 13-Mar 101 70 58 76,33
17-Okt 0 0 110 36,67
01-Des 27 75 6 36,00
15 2006 09-Jan 89 6 0 31,67
05-Feb 10 75 16 33,67
21-Des 0 20 352 124,00
BAB II
ANALISA CURAH HUJAN
2.1 Analisa Curah Hujan
Pada analisa curah hujan diperoleh data curah hujan rata-rata yang didapat dari tabel 1.1.1 data
curah hujan harian maksimum. Berikut data analisa curah hujan maksimum rata-rata pada tiga stasiun.
Tabel 2.1 Analisa Curah Hujan Maksimum Rata-Rata

Tahun Tanggal STA Dungus STA Kandangan STA Klegen Rata-rata


No.
1 1992 18-Apr 96 39 47 60,67
2 1993 09-Jan 23 35 130 62,67
3 1994 10-Apr 0 25 110 45,00
4 1995 26-Feb 92 40 101 77,67
5 1996 26-Feb 73 95 11 59,67
6 1997 03-Feb 78 45 74 65,67
7 1998 27-Apr 58 45 110 71,00
8 1999 09-Apr 90 84 0 58,00
9 2000 27-Okt 81 96 106 94,33
10 2001 28-Feb 0 210 2 70,67
11 2002 26-Des 80 74 70 74,67
12 2003 29-Jan 23 24 98 48,33
13 2004 30-Nov 24 15 85 41,33
14 2005 13-Mar 101 70 58 76,33
15 2006 21-Des 0 20 352 124,00

2.2 Aplikasi Pengujian Konsistensi Data Hujan


Dalam aplikasi pengujian konsistensi data hujan pada tabel-tabel di bawah merupakan pengujian
yang membandingkan antara data hujan tahunan kumulatif Sta. Dungus dengan rerata hujan tahunan
kumulatif dari Sta. Kandangan dan Sta. Klegen (tabel 2.2.1), pengujian yang membandingkan antara
data hujan tahunan kumulatif Sta. Kandangan dengan rerata hujan tahunan kumulatif dari Sta. Dungus
dan Sta. Klegen (tabel 2.2.2), dan pengujian yang membandingkan antara data hujan tahunan
kumulatif Sta. Klegen dengan rerata hujan tahunan kumulatif dari Sta. Kandangan dan Sta. Dungus
(tabel 2.2.3). Berikut merupakan data aplikasi pengujian konsistensi data hujan.
Tabel 2.2.1 Aplikasi Pengujian Konsistensi Data Hujan Sta. Dungus
STA
No. Tahun Komulatif Rerata 2 STA Komulatif
Dungus
1 1992 2698 26324 2498,5 27098,5
2 1993 1830 23626 2352,5 24600
3 1994 1583 21796 1882 22247,5
4 1995 1807 20213 2103,5 20365,5
5 1996 1166 18406 1484 18262
6 1997 865 17240 724 16778
7 1998 2727 16375 2228,5 16054
8 1999 1611 13648 1723 13825,5
9 2000 1714 12037 2248 12102,5
10 2001 1671 10323 1966 9854,5
11 2002 1558 8652 1562,5 7888,5
12 2003 1461 7094 1281,5 6326
13 2004 1611 5633 1590 5044,5
14 2005 2042 4022 1762 3454,5
15 2006 1980 1980 1692,5 1692,5

Uji Konsistensi Curah Hujan Metode Kurva Massa Ganda


(Sta.Dungus)
30000
y = 1.0574x - 911.49
25000 R² = 0.9983
Komulatif Sta Dungus

20000

15000

10000

5000

0
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000

Komulatif 2 Sta Referensi


Sta Kandangan & Sta Klegen

Grafik Uji Konsistensi Sta Dungus


Tabel 2.2.2 Aplikasi Pengujian Konsistensi Data Hujan Sta. Kandangan
Rerata 2
No. Tahun STA Kandangan Komulatif Komulatif
STA
1 1992 2770 28176 2462,5 26208
2 1993 2752 25406 1891,5 23745,5
3 1994 2078 22654 1635 21854
4 1995 1881 20576 2066,5 20219
5 1996 1480 18695 1327 18152,5
6 1997 445 17215 934 16825,5
7 1998 1835 16770 2674,5 15891,5
8 1999 1831 14935 1613 13217
9 2000 2521 13104 1844,5 11604
10 2001 2108 10583 1747,5 9759,5
11 2002 1881 8475 1436 8012
12 2003 1352 6594 1336 6576
13 2004 1466 5242 1662,5 5240
14 2005 1996 3776 1785 3577,5
15 2006 1780 1780 1792,5 1792,5

Uji Konsistensi Curah Hujan Metode Kurva Massa Ganda


(Sta Kandangan)
30000
y = 0.9431x + 57.924
25000 R² = 0.996
Komulatif Sta Kandangan

20000

15000

10000

5000

0
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000
Kumulatif 2 Sta Referensi
(Sta Dungus & Sta Klegen)

Grafik Uji Konsistensi Sta Kandangan


Tabel 2.2.3 Aplikasi Pengujian Konsistensi Data Hujan Sta. Klegen

No. Tahun STA Klegen Komulatif Rerata 2 STA Komulatif


1 1992 2227 26091 2734 27215,5
2 1993 1953 23864 2291 24481,5
3 1994 1686 21911 1831 22190,5
4 1995 2326 20225 1844 20359,5
5 1996 1488 17899 1323 18515,5
6 1997 1003 16411 655 17192,5
7 1998 2622 15408 2281 16537,5
8 1999 1615 12786 1721 14256,5
9 2000 1975 11171 2117,5 12535,5
10 2001 1824 9196 1889,5 10418
11 2002 1314 7372 1684,5 8528,5
12 2003 1211 6058 1406,5 6844
13 2004 1714 4847 1538,5 5437,5
14 2005 1528 3133 2019 3899
15 2006 1605 1605 1880 1880

Uji Konsistensi Curah Hujan Metode Kurva Massa Ganda


(Sta Klegen)

30000
y = 0.9952x + 884.03
25000 R² = 0.9972
Komulatif Sta Klegen

20000

15000

10000

5000

0
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000
Kumulatif 2 Sta Referensi
(Sta Dungus & Sta Kandangan)

Grafik Uji Konsistensi Sta Klegen

Kesimpulan : Dari grafik diatas dapat disimpulkan bahwa data curah hujan Sta. Dungus,
Sta. Kandangan dan Sta, Klegen sudah memenuhi syarat dan datanya layak dipakai Karena nilai
korelasi R2 mendekati 1.
2.3 Aplikasi Pemilihan Distribusi Frekuensi
Dalam table aplikasi pemilihan distribusi frekuensi berikut menggunakan data dari Sta.
Dungus. Berikut merupakan table dari aplikasi pemilihan distribusi frekuensi:
Tabel 2.3 Aplikasi Pemilihan Distribusi Frekuensi

No. Tahun Xi P (Xi-X) (Xi-X)2 (Xi-X)3 (Xi-X)4


1 2 3 4 5 6 7 8
1 1992 60,67 6,25 -8 64 -512 4096
2 1993 62,67 12,5 -6 36 -216 1296
3 1994 45 18,75 -23,67 560,27 -13261,6 313901,24
4 1995 77,67 25 9 81 729 6561
5 1996 59,67 31,25 -9 81 -729 6561
6 1997 65,67 37,5 -3 9 -27 81
7 1998 71 43,75 2,33 5,43 12,65 29,47
8 1999 58 50 -10,67 113,85 -1214,77 12961,57
9 2000 94,33 56,25 25,66 658,44 16895,46 433537,44
10 2001 70,67 62,5 2 4 8 16
11 2002 74,67 68,75 6 36 216 1296
12 2003 48,33 75 -20,34 413,72 -8414,98 171160,6
13 2004 41,33 81,25 -27,34 747,48 -20436 558719,77
14 2005 76,33 87,5 7,66 58,68 449,46 3442,83
15 2006 124 93,75 55,33 3061,41 169387,8 9372224,45
Jumlah 5930,26 142887,03 10885884,37

∑ 𝑋𝑖 1030.01
X = 𝑛
= 15
= 68,67

∑(Xi−X)2 5930,26
Standar deviasi (Sd) = √ (n−1)
= √ (15−1) = 20,58

𝑛 ∑(Xi−X)3 15 (142887,03)
Koefisien skewness (Cs) = (𝑛−1)(𝑛−2)(𝑆𝑑)3 = (15−1)(15−2)(20,58)3 = 1,35

𝑆𝑑 20.58
Koefisien Variasi (Cv) = 𝑋
= 68,67
= 0,300

𝑛 ∑(Xi−X)4 15 (10885884,37)
Koefisien kurtosis (Ck) = (𝑛−1)(𝑛−2)(𝑛−3)(𝑆𝑑)4 = (15−1)(15−2)(15−3)(20,58)4 = 0,42
Kesimpulan:
No Jenis Distribusi Syarat Perhitungan Kesimpulan

1 Normal Cs=0 Cs=1,35 Tidak Memenuhi

Ck=3 Ck=0,42 Tidak Memenuhi

2 Log Normal Cs≈3Cv, bernilai positif Cs/Cv=0.3 Tidak Memenuhi

3 Gumbel Tipe I Cs≈1,1396 Cs=1,35 Tidak Memenuhi

Ck≈5,4002 Ck=0,42 Tidak Memenuhi

4 Log Person Tipe III tanpa batasan Cs=1,35 Memenuhi

tanpa batasan Ck=0,42 Memenuhi

Dari hasil pengecekkan terhadap koefisien Cs, Cs/Cv dan Ck untuk data curah hujam
maksimum tahunan stasiun didapatkan nilai Cs=1,35, nilai Cs/Cv=0.3 dan nilai Ck=0,42, maka tidak
ada yg memenuhi syarat metode tersebut diatas selain metode Log Pearson Tipe III. Sehingga, Metode
yang digunakan adalah Log Pearson Tipe III.
Untuk perhitungan curah hujan metode Log Pearson Tipe III seperti disajikan pada table 4.10,
sedangkan untuk rekapitulasi hasil perhitungan Log Pearson Tipe III dapat dilihat pada table 4.11.
Untuk perhitungan curah hujan metode Log Pearson Tipe III seperti disajikan pada table 4.10,
sedangkan untuk rekapitulasi hasil perhitungan Log Pearson Tipe III dapat dilihat pada table 4.11.
Tabel 4.10 : Curah Hujan Rancangan Metode Log Pearson Tipe III

No Xi P(%) Log Xi (Log Xi - Log X) (Log Xi - Log X)2 (Log Xi - Log X)3

1 41.33 6.25 1.616 -0.221 0.049 -0.011

2 45 12.50 1.653 -0.184 0.034 -0.006

3 48.33 18.75 1.684 -0.153 0.023 -0.004

4 58 25.00 1.763 -0.073 0.005 0.000

5 59.67 31.25 1.776 -0.061 0.004 0.000

6 60.67 37.50 1.783 -0.054 0.003 0.000

7 62.67 43.75 1.797 -0.040 0.002 0.000

8 65.67 50.00 1.817 -0.019 0.000 0.000

9 70.67 56.25 1.849 0.012 0.000 0.000

10 71 62.50 1.851 0.014 0.000 0.000

11 74.67 68.75 1.873 0.036 0.001 0.000

12 76.33 75.00 1.883 0.046 0.002 0.000

13 77.67 81.25 1.890 0.053 0.003 0.000

14 94.33 87.50 1.975 0.138 0019 0.003

15 124 93.75 2.093 0.257 0.066 0.017

Total 27.305 -0.247 0.211 -0.001

Rerata 1.820

∑ 𝑋𝑖 27.305
Rerata Log Xi = Log = Log 15
= 1,820
𝑛

∑(Log Xi−Log X)2 0,211


Simpangan Baku (Sd) = √ = √(15−1) = 0.123
(n−1)

𝑛 ∑(Log Xi−Log X)3 15 (−0.001)


Koefisien Skweness (Cs) = = (15−1)(15−2)(0,123)3 =-0.04
(𝑛−1)(𝑛−2)(𝑆𝑑)3

Persamaan Log Pearson III


Log XT = Log Xi + Sd . G

Kala ulang
Cs
2 5 20 25 50 100
0 0 0,842 1,282 1,751 2,054 2,326
-0,04 0,07 0,84 1,277 1,755 2,032 2,296
-0,1 0,017 0,836 1,27 1,761 2 2,252
Tabel 4.11 : Curah Hujan Rancangan Untuk Berbagai Kala Ulang
Tr
Pt (%) G Sd G*Sd Log XT (mm) XT (mm)
(Tahun)
1 2 3 4 5 6 7
2 50 0.07 0.123 0.0086 1.8286 67.39
5 20 0.84 0.123 0.1033 1.9233 83.81
10 10 1.277 0.123 0.1571 1.9771 94.86
25 4 1.755 0.123 0.2159 2.0359 108.61
50 2 2.032 0.123 0.2499 2.0699 117.46
100 1 2.296 0.123 0.2824 2.1024 126.59

Keterangan:
Kolom(1) = Periode Ulang
Kolom(2) = Probabilitas Tr/100(%)
Kolom(3) = Lihat table nilai G Distribusi Log Pearson III
Kolom(4) = Nilai simpangan baku
Kolom(5) = (3)*(4)
Kolom(6) = Rerata LogXi + (5)
Kolom(7) = 10^(6)
2.4 Aplikasi Uji Kesesuaian Pemilihan Distribusi
Untuk mengetahui apakah data sesuai dengan jenis sebaran teoritis yang dipilih, maka
diperlukan pengujian atau analisis keseuaian pemilihan distribusi. Pengujian atau analisis kesesuaian
pemilihan distribusi dapat menggunakan Uji Chi-Square.

Tabel 2.4.1 Uji Chi-Square untuk Log Pearson Tipe III


TABEL UJI CHI-SQUARE UNTUK LOG PEARSON TIPE III
Kelas P (%) G Log Rt Rt Batas Kelas Ej Oi (Oi-Ej)^2/Ej
1 50 0.07 1.8286 67.39 0 – 67.39 3 8 8.33
2 20 0.84 1.9233 83.81 67.39 – 83.81 3 5 1.33
3 10 1.277 1.9771 94.86 83.81 – 94.86 3 1 1.33
4 4 1.755 2.0359 108.61 94.86 – 117.46 3 0 3
117.46 – Tak
5 2 2.032 2.0699 117.46 3 1 1.33
Terhingga
Jumlah 15 15 15.33

Keterangan :
Banyak kelas = 1 + 3,3 log 15 = 4,8811 = 5 kelas
Maka setiap kelas P = 20%
Cs = -0,04
S = 0,123
Log Xr = 1,820
Frekuensi Teoritis Ej = 20% x 15 = 3
Dari data diketahui n = 15
 Untuk Δ maksimal = 15.33
 Untuk Δ cr (5%) = 24,9956

Kesimpulan :
Karena Δ maksimal < Δ cr, maka distribusi diterima
HIDROLOGI

Dosen Pengampu :
Ir. Suwignyo MT

Disusun oleh :

SYAHRUL IBAD :
201610340311015

JURUSAN TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2017