Anda di halaman 1dari 13

KEPERAWATAN MATERNITAS

SATUAN ACARA PENYULUHAN


TANDA – TANDA BAHAYA SELAMA KEHAMILAN
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Keperawatan Maternitas

Dosen Pengampu:
Hj. Zainab, S.SiT, M.Kes

Disusun Oleh:
Kelompok 2 A

Desy Aprilia P07120216052


Eka Yulia Rizki Nasution P07120216056
Habibah P07120216060
Liya Firnanda P07120216064
Eva Sasmita P07120213049

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
JURUSAN D IV KEPERAWATAN
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

TANDA-TANDA BAHAYA SELAMA KEHAMILAN

Topik : Tanda – tanda bahaya selama kehamilan


Sub Topik : Pengertian kehamilan, Pengertian tanda bahaya kehamilan, dan macam-
macam tanda bahaya selama kehamilan
Sasaran : Masyarakat Desa Kelurahan Tanjung Rema
Tempat : Puskesmas Martapura 1
Hari/Tanggal : Rabu, 26 September 2017
Waktu : 20 menit
Penyuluh : Mahasiswa/Mahasiswi Keperawatan Poltekkes Banjarmasin

I. Analisa Data
A. Kebutuhan peserta didik
Masyarakat Desa Kelurahan Tanjung Rema mempunyai karakteristik
bervariasi. Berdasarkan survey yang telah dilakukan masyarakat Desa Kelurahan
Tanjung Rema, tingginya risiko pada masa kehamilan berdasarkan dengan
banyaknya angka kejadian pada ibu hamil yang mengalami masalah, yang
dibuktikan atau ditandai dengan data yang ada di puskesmas setempat 65% ibu
hamil kurang memperhatikan kehamilan dengan tidak memeriksakan diri di
puskesmas , hanya 35% ibu hamil yang datang ke puskesmas untuk memeriksa
kehamilannya. Hal itulah yang kemungkinan menjadi penyebab tingginya risiko
kejadian yang dialami ibu pada masa kehamilan di Desa Kelurahan Tanjung Rema,
maka dari itu perlu diadakan penyuluhan. Penyuluhan dilakukan dalam rangka
memberikan pengetahuan kepada masyarakat yang belum mengetahui hal tentang
pentingnya tanda-tanda bahaya selama kehamilan.
B. Karakteristik peserta didik
Desa Kelurahan Tanjung Rema yang rata-rata berpendidikan SMP/SMA.

II. Tujuan Instruksional Umum


Setelah dilakukan penyuluhan, 80 persen masyarakat Desa Kelurahan Tanjung Rema
mampu memahami tentang tanda-tanda bahaya selama kehamilan dengan bantuan
penyuluh.
III. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan tentang pentingnya tanda-tanda bahaya selama
kahemilan, selama 1 x 60 menit, diharapkan masyarakat Desa Kelurahan Tanjung Rema
dengan risiko pada masa kehamilan mampu:
a. Menjelaskan pengertian kehamilan dengan benar
b. Menjelaskan pengertian tanda bahaya kehamilan dengan benar
c. Menyebutkan macam-macam tanda bahaya kehamilan dengan benar
IV. Materi (terlampir)
a. Pengertian Kehamilan
b. Pengertian tanda bahaya kehamilan
c. Macam-macam tanda bahaya kehamilan

V. Metode
Ceramah dan diskusi

VI. Media
Leaflet

VII. Kegiatan Penyuluhan

No. Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta


1. Pembukaan 5  Memberikan salam  Menjawab salam
menit  Perkenalan  Mendengarkan dan
 Menjelaskan TIU dan TIK memperhatikan
 Menyebutkan materi yang
akan diberikan
2. Inti 45 menit Menanyakan (review) kepada  Mendengarkan dan
bapak-bapak dan ibu-ibu tentang memperhatikan
pentingnya tanda-tanda bahaya  Menjawab
selama kehamilan dan tanda-tanda pertanyaan
bahaya dalam masa nifas menurut penyuluh
pengetahuan masyarakat  Bertanya kepada
Menjelaskan materi tentang: penyuluh
a. Pengertian Kehamilan
b. Pengertian tanda bahaya
kehamilan
c. Macam-macam tanda bahaya
kehamilan

3. Penutup 10  Evaluasi  Menjawab


menit  Menyimpulkan pertanyaan dari
 Mengucapkan salam penutup penyuluh
 Bertanya pada
penyuluh bila
masih ada yang
belum jelas
 Memperhatikan
 Menjawab salam

VIII. Evaluasi
Peserta mampu menjawab 80% pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh pada saat
evaluasi secara lisan dengan pertanyaan sebagai berikut :
a. Pengertian Kehamilan
b. Pengertian tanda bahaya kehamilan
c. Macam-macam tanda bahaya kehamilan

IX. Referensi
Agustini, Sri. 2012. Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan
Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Cimandala Kecamatan Sukaraja Kabupaten
Bogor Tahun 2012. Skripsi. Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Depok

Pantiawati, Ika dan Saryono. 2012. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan).Yogyakarta : Muha


Medika

MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian Kehamilan
Kehamilan adalah masa dimulai dari saat konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya
hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama
haid terakhir, kehamilan dibagi dalam 3 triwulan/trimester, yaitu triwulan/trimester
pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan, trimester kedua dari bulan keempat sampai
6 bulan, triwulan/trimester ketiga dari bulan ketujuh sampai bulan kesembilan (Depkes
RI, 2007). Kehamilan adalah suatu kondisi seorang wanita memiliki janin yang tengah
tumbuh dalam tubuhnya. Waktu hamil pada manusia sekitar 40 minggu atau 9 bulan.
Istilah – istilah yang terkait dengan kehamilan antara lain: (1) primigravida: wanita yang
hamil untuk pertama kalinya, (2) secondigravida: wanita yang hamil untuk kedua kalinya,
(3) multigravida; wanita hamil untuk beberapa kali (Manuaba, 2007).
B. Pengertian Tanda Bahaya Kehamilan
Tanda bahaya kehamilan adalah suatu kehamilan yang memiliki suatu tanda
bahaya atau risiko lebih besar dari biasanya (baik bagi ibu maupun bayinya), akan
terjadinya penyakit atau kematian sebelum maupun sesudah persalinan (Tiran, 2007).

Tanda-tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda-tanda yang terjadi pada seorang
Ibu hamil yang merupakan suatu pertanda telah terjadinya suatu masalah yang serius
pada Ibu atau janin yang dikandungnya.Tanda-tanda bahaya ini dapat terjadi pada awal
kehamilan Sedangkan menurut uswhaya 2009, Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah
gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya.

C. Macam - Macam Tanda Bahaya Kehamilan


a. Sakit kepala yang hebat
Sakit kepala bisa terjadi selama kehamilan, dan seringkali merupakan
ketidaknyamanan yang normal dalam kehamilan. Sakit kepala yang menunjukkan
suatu masalah yang serius adalah sakit kepala hebat yang menetap dan tidak hilang
dengan beristirahat. Kadang-kadang dengan sakit kepala yang hebat tersebut,
ibu mungkin menemukan bahwa penglihatannya menjadi kabur atau berbayang.
Sakit kepala yang hebat dalam kehamilan adalah gejala dari pre-eklampsia.
b. Penglihatan Kabur Secara Tiba-Tiba
Penglihatan kabur adalah gangguan paling umum terjadi pada ibu hamil.
Mata kabur sewaktu hamil dapat disebabkan karena adaya perubahan hormonal yang
terjadi selama masa hamil ini atau bahkan menjadi pertanda dari beberapa masalah
kesehatan yang menjadi penyebabnya, penglihatan kabur ini dapat menimbulkan
gejala pre eklamsi.
c. Bengkak pada wajah, kaki dan tangan
Memasuki masa kehamilan beberapa perubahan tubuh pada ibu hamil
antara lain adalah kenaikan berat badan dan sedikit pembengkakan pada bagian
tubuh seperti tangan, kaki dan wajah. Namun waspada bila terjadi pembengkakan
pada bagian tubuh tersebut dan diikuti dengan nyeri tengkuk, nyeri ulu hati dan
pusing kepala bahkan kejang-kejang mendadak dan disertai pertambahan berat
badan yang berlebihan selama hamil. Semua tanda tersebut mengarah pada
keadaan keracunan kehamilan atau disebut dengan preeklampsia dan eklampsia
bila kejang. Ibu hamil dengan kondisi bengkak, pusing kepala, nyeri tengkuk dan
ulu hati, mata berkunang kunang wajib segera memeriksakan diri ke bidan dan
tenaga kesehatan
d. Gerakan janin tidak ada atau kurang (minimal 10 kali dalam 12jam)
Ibu mulai merasakan gerakan bayi selama bulan ke-5 atau ke-6.
Beberapa ibu dapat merasakan gerakan bayinya lebih awal jika bayi tidur
gerakannya akan melemah. Bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam 1
jam jika ibu berbaring atau beristirahat dan jika ibu makan dan minum
dengan baik.
e. Nyeri perut yang hebat
Nyeri abdomen yang tidak berhubungan dengan persalinan normal
adalah tidak normal. Nyeri abdomen yang mungkin menunjukkan masalah yang
mengancam keselamatan jiwa adalah yang hebat, menetap dan tidak hilang
setelah istirahat. Hal ini bisa berarti appendiksitis, kehamilan ektopik, aborsi,
penyakit radang pelviks, persalinan preterm, gastritis, penyakit kantong empedu,
iritas uterus, abrupsi placenta, infeksi saluran kemih atau infeksi lainnya.
f. Keluar darah dari jalan lahir

Perdarahan vagina dalam kehamilan adalah jarang yang normal. Pada


masa awal sekali kehamilan, ibu mungkin akan mengalami perdarahan yang sedikit
atau spotting disekitar waktu pertama haidnya. Perdarahan ini adalah pendarahan
implantasi, dan ini normal terjadi. Pada waktu yang lain dalam kehamilan,
perdarahan ringan mungkin pertanda dari servik yang rapuh atau erosi. Perdarahan
semacam ini mungkin normal atau mungkin suatu tanda adanya infeksi.Pada
awal kehamilan, perdarahan yang tidak normal adalah yang merah, perdarahan
yang banyak, atau perdarahan dengan nyeri. Perdarahan ini dapat berarti abortus,
kehamilan mola atau kehamilan ektopik. Pada kehamilan 7-9 bulan, meskipun
hanya sedikit, tetap merupakan ancaman bagi ibu dan janin, karena mengindikasikan
bahwa sesuatu telah terjadi, seperti adanya pelepasan plasenta sebelum waktunya
(solusio plasenta) atau indikasi plasenta menutupi jalan lahir (plasenta previa).

g. Keluar air ketuban sebelum waktunya

Yang dinamakan ketuban pecah dini adalah apabila terjadi sebelum


persalinan berlangsung yang disebabkan karena berkurangnya kekuatan membran
atau meningkatnya tekanan intrauteri atau oleh kedua faktor tersebut, juga
karena adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina dan servik dan
penilaiannya ditentukan dengan adanya cairan ketuban di vagina.
Penentuan cairan ketuban dapat dilakukan dengan tes lakmus (nitrazintest)
merah menjadi biru (Saifuddin, 2002).