Anda di halaman 1dari 19

PEDOMAN PELAKSANAAN

LOMBA MENULIS PENDIDIKAN INKLUSIF


TINGKAT NASIONAL
TAHUN 2018

Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus


Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT karena, atas rahmat dan karuniaNya, Pedoman Pelaksanaan
Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional Tahun 2018 bisa diselesaikan. Lomba
menulis ini diselenggarakan untuk membudayakan tradisi literasi di kalangan guru, terutama
para guru di mana satuan pendidikan tempatnya bertugas menyelenggarakan pendidikan
inklusif. Selain itu, lomba ini juga dimaksudkan untuk menggali praktik baik (best practice)
yang ditemui di dalam dunia pendidikan guna peningkatan mutu pendidikan inklusif secara
nasional.

Pedoman ini dibuat sebagai panduan bagi panitia dan peserta lomba dalam melaksanakan
dan mengikuti lomba menulis pendidikan inklusif. Ucapan terima kasih kepada semua pihak
yang telah terlibat dalam penyusunan pedoman ini. Semoga dapat bermanfaat bagi
pengembangan budaya menulis sebagai tradisi literasi di kalangan guru. Untuk perbaikan
penyelenggaaan di masa akan datang, diharapkan masukan dari semua pihak.
Terima kasih.

Jakarta, 10 Agustus 2018


Direktur Pembinaan Guru
Pendidikan Menengah
dan Pendidikan Khusus

Ir. Sri Renani Pantjastuti, MPA


NIP 196007091985032001

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................................... i

DAFTAR ISI......................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ......................................................................................................4


A. Latar Belakang ............................................................................................... 4
B. Dasar Hukum ................................................................................................. 4
C. Tujuan Kegiatan ............................................................................................. 5
D. Hasil Kegiatan ................................................................................................ 5
E. Pembiayaan .................................................................................................... 6

BAB II KETENTUAN UMUM............................................................................................7


A. Pengertian ...................................................................................................... 7
B. Tema .............................................................................................................. 7
C. Materi Tulisan ................................................................................................ 7
D. Ketentuan Lomba ........................................................................................... 8
E. Isi Tulisan....................................................................................................... 8
F. Peserta ............................................................................................................ 9
G. Waktu dan Tempat ......................................................................................... 9
H. Mekanisme dan Alur Perlombaan Menulis.................................................... 9
I. Jadwal Kegiatan ........................................................................................... 10
J. Sosialisasi Lomba Menulis .......................................................................... 10

BAB III RUANG LINGKUP LOMBA MENULIS .........................................................11


A. Sistematika Penulisan .................................................................................. 11
1. Batasan/Definisi Operasional....................................................................... 11
2. Kriteria/Prinsip Praktik Baik........................................................................ 11
3. Ruang Lingkup Subyek Kajian Praktik Baik ............................................... 11
4. Analisa Perumusan Praktik Baik ................................................................. 12
5. Format Penulisan ......................................................................................... 12
B. Penilaian ....................................................................................................... 13

ii
BAB IV PENUTUP .............................................................................................................14
LAMPIRAN-LAMPIRAN ................................................................................................ 15

Lampiran 1. Biodata Guru .................................................................................... 16


Lampiran 2. Pernyataan Aktif Mengajar .............................................................. 17
Lampiran 3. Pernyataan Penulisan Best Practice ................................................. 18

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, guru
mempunyai kedudukan sebagai tenaga professional yang berfungsi untuk meningkatkan
martabat dan peran guru dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Selain itu, guru
mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi diri secara
terus menerus sesuai dengan perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, ilmu
pengetahuan dan teknologi sehingga dapat bersaing dalam lingkup daerah, nasional maupun
internasional.

Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak mendapatkan promosi dan


penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja. Salah satu prestasi kerja yang dapat
dihargai menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan
Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 yaitu menghasilkan invensi dan inovasi pembelajaran
serta menghasilkan karya tulis. Hal ini sejalan dengan kegiatan unsur utama yang harus
dilakukan guru sebagai jabatan fungsional tertentu adalah pengembangan keprofesian
berkelanjutan, yaitu melalui pengembangan diri, publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif.

Saat ini, kemampuan guru dalam berkarya tulis ilmiah belum optimal. Hal ini disebabkan
karena guru kurang mengakses informasi literatur, jurnal, dan bahan bacaan berkualitas. Para
guru sebenarnya memiliki bahan empiris yang banyak dan kuat, hanya saja pemanfaatan
referensi memang masih lemah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat
Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mempunyai tanggung jawab untuk membina dan
mengembangkan profesi guru. Didasari dari belum optimalnya upaya mengakomodasi
potensi-potensi guru dalam menulis khususnya yang bertemakan pendidikan inklusif, maka
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus melalui
Subdirektorat Kesejahteraan, Penghargaan, dan Pelindungan melaksanakan Lomba Menulis
Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional Tahun 2018. Program ini diharapkan menjadi
semangat dan motivasi awal guru untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan.

B. Dasar Hukum

Landasan hukum pelaksanaan Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional

4
Tahun 2018 adalah:

1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;


2. Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah
Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas Peratuan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
5. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 32 Tahun 2008 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus;
9. Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor
16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 72 Tahun 2013 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Layanan Khusus; dan
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2018 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

C. Tujuan Kegiatan

Tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut:

1. Membudayakan menulis sebagai tradisi literasi di kalangan guru berkaitan dengan


pendidikan inklusif;
2. Menggali dan menuliskan praktik baik (best practices) tentang penyelenggaraan
pendidikan inklusif.

D. Hasil Kegiatan

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan hal-hal sebagai berikut:

1. Penulis terbaik dari kalangan guru Indonesia;

5
2. Tulisan terbaik di bidang pendidikan inklusif dari para guru.

E. Pembiayaan

Biaya kegiatan ini dibebankan kepada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan
Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2018
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Tahun Anggaran 2018 Nomor: SP DIPA. 023.16.1.361153/2018 tanggal 5
Desember 2017.

6
BAB II
KETENTUAN UMUM

A. Pengertian

1. Lomba Menulis adalah kompetisi menulis bagi guru tentang pendidikan inklusif.
Tulisan dibuat dalam bentuk essay yang bersumber dari hasil praktik baik dan hasil
penelitian dalam pembelajaran. Karya tersebut diseleksi guna mendapatkan 3 (tiga)
pemenang.
2. Pendidikan inkusif adalah system layanan pendidikan yang mengatur agar difabel
dapat dilayani di sekolah terdekat, di kelas regular bersama-sama teman seusianya,
tanpa harus dikhususkan kelasnya. Siswa dapat belajar besama dengan aksesibilitas
yang mendukung untuk semua siswa tanpa terkecuali difabel.
3. Pendidikan Khusus adalah pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat
kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional,
mental, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.
4. Pendidikan Layanan Khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah
terpencil atau terbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan/atau mengalami
bencana alam, bencana sosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.

B. Tema

Tema dalam Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional Tahun 2018
adalah “Peduli Mutu Pendidikan Inklusif”.

C. Materi Tulisan

Materi tulisan merupakan best practices yang berorientasi pada peningkatan mutu yang
membahas hal-hal yang terkait dengan Pendidikan Inklusif, dengan mengaitkan satu atau
lebih aspek-aspek sebagai berikut:

1. Pendidikan Karakter
2. Literasi Abad 21
3. Kearifan Lokal

7
D. Ketentuan Lomba

Ketentuan dalam Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tahun 2018:

1. Lomba dibuka dari 10 Agustus sampai dengan 12 Oktober 2018.


2. Mengisi formulir keikutsertaan lomba yang ditetapkan oleh panitia dengan
mengakses laman www.kesharlindungdikmen.id.
3. Naskah diunggah ke laman yang sama dengan pendaftaran.
4. Karya yang diajukan dalam lomba ini belum pernah dipublikasikan, belum
pernah terpilih sebagai juara dalam lomba serupa, dan tidak sedang diikutkan
dalam lomba sejenis.
5. Naskah yang masuk ke panitia menjadi hak milik Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
6. Keputusan dewan juri tidak dapat digugat.

E. Isi Tulisan

Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tahun 2018 mengacu pada prinsip:

1. Kreativitas dan obyektivitas

Berisi gagasan yang kreatif dan atau inovatif sebagai solusi atas kebutuhan,
masalah yang terjadi di dunia pedidikan khusus, pendidikan layanan khusus, dan
inklusif serta:
a. Memiliki kebaharuan (novelty)
b. Asli dan bukan plagiasi atau duplikasi (tulisan akan diperiksa dengan
menggunakan software validasi)

2. Logis dan Sistematis

a. Logis adalah mengikuti azas kepatutan dan kelayakan yang didukung oleh
data dan informasi yang akurat.
b. Sistematis adalah mengikuti urutan yang logis mulai dari identifikasi
kebutuhan/masalah, analisis, sintesis, pembahasan, kesimpulan, dan saran.

3. Isi naskah ditulis berdasar praktik baik yang didukung data dan kajian pustaka.

8
F. Peserta

Peserta Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tahun 2018 adalah perorangan yang
memiliki kualifikasi sebagai guru, yang bertugas di sekolah negeri maupun swasta, PNS
maupun non-PNS di seluruh Indonesia. Adapun ketentuannya adalah sebagai berikut:
1. Guru SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK dan Guru SLB yang terdaftar
di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
2. Terdaftar di laman www.kesharlindungdikmen.id;
3. Guru yang akan ikut dalam lomba ini harap menyertakan surat pernyataan sebagai
guru dengan diketahui secara resmi oleh kepala sekolah, dengan menyertakan kop
surat dan berstempel resmi sekolah.

G. Waktu dan Tempat

Pelaksanaan Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tahun 2018 dimulai pada tanggal 10
Agustus 2018 dengan tahapan awal adalah pendaftaran dan pengiriman naskah melalui
laman www.kesharlindungdikmen.id, dan akan diakhiri dengan penetapan pemenang
lomba pada bulan Desember 2018.

H. Mekanisme dan Alur Perlombaan Menulis

Persiapan Pelaksanaan Hasil

• Arahan Kebijakan
Direktorat
• Bimbingan Teknis
• Penyusunan Bahan
Sosialisasi • Seleksi 3 Karya • Pengumuman
Terbaik • Penyerahan
• Juri
• Penggandaan Pedoman Penghargaan
• Penetapan
Tempat/Waktu

9
I. Jadwal Kegiatan

No Kegiatan Waktu
Sosialisasi
1 Pendaftaran 10 Agustus – 12 Oktober 2018
Pengiriman Tulisan
2 Seleksi 50 terbaik 15 Oktober – 22 November 2018
3 Pengumuman 50 Naskah Terbaik 23 November 2018
4 Bimbingan Teknis 50 Penulis Terbaik 30 November – 3 Desember 2018
Penetapan Pemenang Lomba
5 3 Desember 2018
Pengumuman dan Penyerahan Hadiah

J. Sosialisasi Lomba Menulis

Sosialisasi Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tahun 2018 dilakukan dengan berbagai
media seperti brosur, poster, surat edaran, dan media sosial.

10
BAB III
RUANG LINGKUP LOMBA MENULIS

A. Sistematika Penulisan

1. Batasan/Definisi Operasional

Praktik baik (Best Practice) adalah karya tulis guru yang berisi pengalaman terbaik
dalam proses pembelajaran bidang pendidikan inklusif.
Secara teknis, praktik baik merupakan metode, teknik, atau prosedur yang ditetapkan
berdasarkan hasil penelitian atau pengalaman yang telah dilakukan dalam kurun waktu
tertentu untuk mewujudkan hasil yang maksimal dan telah teruji mencapai hasil yang
diinginkan dan dijadikan sebagai acuan yang diadopsi atau diadaptasi secara luas.

2. Kriteria/Prinsip Praktik Baik

Praktik baik memenuhi kriteria sebagai berikut:


a. Inovatif/kreatif (Innovative/creative/novelty)
b. Relevan/responsif (Relevant/responsive)
c. Efektif (Effective)
d. Efisien (Efficient)
e. Partisipatori (Participatory)
f. Etis (Ethical)
g. Keberlanjutan (Sustainable)
h. Dapat direplikasi (Replicable)

3. Ruang Lingkup Subyek Kajian Praktik Baik

a. Hasil telaah berdasarkan pengalaman tentang pengembangan mutu proses


pembelajaran dan materi ajar berkaitan dengan 6 sasaran literasi nasional
(gln.kemdikbud.go.id), yaitu:
1) Literasi Baca dan Tulis
2) Literasi Numerasi
3) Literasi Sains
4) Literasi Digital
5) Literasi Finansial

11
6) Literasi Budaya dan Kewargaan
b. Peningkatan partisipasi keluarga dan masyarakat dalam pengembangan mutu
pembelajaran pendidikan inklusif.

4. Analisa Perumusan Praktik Baik

a. Analisis isu; hal-hal yang melatar belakangi (data permasalahan)


b. Solusi; pendekatan, model, pola, strategi, metode, teknik dan tindakan,
intervensi, mobilisasi sumber, dan implementasi
c. Hasil; pencapaian hasil (indikator output)
d. Implikasi potensial; kunci keberhasilan dan lessons learned.
e. Tantangan dan aktivitas selanjutnya; dampak, sustainabilitas, dan replikasi

5. Format Penulisan

a. Format Dasar
1) Ditulis di atas kertas A4
2) Huruf Times New Roman font 12
3) Penulisan 1,5 spasi
4) Margin kiri dan atas 3 cm; margin kanan dan bawah 2,5 cm
5) Jumlah halaman 10 – 15 halaman (tidak termasuk cover, abstrak, daftar isi,
daftar rujukan, dan lampiran)

b. Format Penulisan Praktik Baik


1) Bagian Awal, terdiri dari halaman judul; lembar persetujuan; kata pengantar;
daftar isi; daftar tabel; daftar gambar; lampiran; dan abstraksi atau ringkasan.
2) Bagian Isi, umumnya terdiri dari beberapa bab, yakni:
a) Bab Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang masalah,
perumusan masalah, tujuan, dan manfaat.
b) Bab Kajian/Tinjauan Pustaka.
c) Bab Pembahasan Masalah yang didukung fakta, opini pakar yang relevan
atau data pengalaman guru yang bersangkutan yang berasal dari satuan
pendidikannya, cara pemecahan masalah yang menguraikan langkah-
langkah atau cara-cara dalam memecahkan masalah, termasuk hambatan-
hambatan yang harus diatasi yang dituangkan secara rinci.

12
Uraian pada bab ini merupakan inti tulisan Best Practice.

3) Bab Kesimpulan.
4) Bagian Penunjang, memuat daftar pustaka dan lampiran data yang
digunakan dalam melakukan tinjauan atau gagasan ilmiah.

B. Penilaian

Komponen penilaian karya tulis praktik baik terdiri atas 2 (dua) komponen penilaian,
yaitu komponen penilaian naskah dan penilaian presentasi lisan. Komponen penilaian
naskah memiliki unsur-unsur penilaian antara lain:

1. isi (kesesuaian tema, kecemerlangan ide, orisinalitas)


2. organisasi (struktur teks, kejelasan penyampaian gagasan)
3. penggunaan bahasa (tata kalimat)
4. refleksi (kebermanfaatan praktik baik)
5. mekanik (jumlah typo, info grafis, menarik atau tidaknya tampilan).

13
BAB IV
PENUTUP

Demikian pedoman ini disusun untuk dapat dijadikan sebagai acuan/pedoman bagi pihak-
pihak yang terkait dalam pelaksanaan Lomba Menulis Pendidikan Inklusif Tingkat Nasional
Tahun 2018.

Keberhasilan dalam menjalankan sebuah program senantiasa harus dilandasi dengan


komitmen, dedikasi, dan integritas yang tinggi dalam menjalankan program demi
tercapainya mutu guru yang memiliki daya kreatif yang tinggi dalam menghasilkan karya-
karyanya.

Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif dari semua pihak dalam mendukung
terselenggaranya program. Semoga pedoman kegiatan yang singkat dan padat ini memiliki
manfaat yang tinggi sehingga dapat memandu kegiatan secara optimal.

14
LAMPIRAN-LAMPIRAN

15
Lampiran 1. Biodata Guru

Biodata Guru
Judul Karya :
Nama :
Tempat Tanggal Lahir :
Alamat Rumah :
Email :
Nomor HP :
Program Studi S1 :
Tahun Lulus S1 :
Daerah Tugas :
Sekolah Tugas :

……………., ……….………. 2018

Hormat Saya,

___________________

16
Lampiran 2. Pernyataan Aktif Mengajar

KOP SEKOLAH

SURAT PERNYATAAN
Nomor: ……/ …../ …../ 2018

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : ………………………………………………….
NIP/ No. Pegawai : ………………………………………………….
Jabatan : ………………………………………………….

dengan ini menyatakan bahwa:


Nama : ………………………………………………….
NIP/ No. Pegawai : ………………………………………………….
Jabatan : ………………………………………………….

adalah benar sebagai guru ………………………..* yang masih aktif mengajar pada tahun
ajaran 2018/2019 di satuan pendidikan ………………………..**

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya.

................................................ 2018

Yang Menyatakan

Materai ***
Rp. 6000

…......................................................

*) tuliskan mata pelajaran yang diampu


**) tuliskan nama satuan pendidikan tempat bertugas
***) diberi cap/stempel basah sekolah

17
Lampiran 3. Pernyataan Penulisan Best Practice

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:


Nama : ………………………………………………….
Tempat & Tanggal Lahir : ………………………………………………….
Alamat email : ………………………………………………….
Judul Karya : ………………………………………………….
Alamat Sekolah : …………………………………………………
…………………………………………………

menyatakan bahwa penulisan best practice ini adalah benar hasil karya saya sendiri, bukan
jiplakan karya orang lain, belum pernah diikutkan dalam segala bentuk perlombaan serta
belum pernah dipublikasikan.
Apabila di kemudian hari ternyata karya saya tidak sesuai dengan pernyataan ini, maka
secara otomatis karya saya dianggap gugur. Demikian pernyataan ini dibuat dengan
sebenarnya.
................................................ 2018
Yang Menyatakan

Materai
Rp. 6000

.........................................................

18