Anda di halaman 1dari 111

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE) RENCANA INDUK PENGENDALIAN PENDUDUK DI PROVINSI (3331.001) SATKER PERWAKILAN BKKBN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2013

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI SATKER PROGRAM HASIL KEGIATAN

SUB-Output Indikator Kinerja Kegiatan

Satuan Ukur dan Jenis Keluaran

Volume

: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Program Kependudukan dan Keluarga Berencana : Tercapainya Penduduk Tumbuh Seimbang : Pengelolaan Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi : Rencangan Induk Pengendalian Penduduk di Provinsi. : Jumlah Rancangan Induk Pengendalian Penduduk Di

Provinsi

: Dokumen dan dokumen

:

8 Dokumen

1. LATAR BELAKANG

a. Dasar Hukum 1) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;

Undang-Undang nomor 17 Tahun 2007 tentang Penetapan Dokumen RPJMN 2005-2025

3) Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Pengembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

4) SEB antara Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dengan Menteri Keuangan tanggal 19 Juni 2009 No.0142/MPN/06/2009 dan No. SE- 1848/MK/2009 perihal Pedoman Reformasi Perencanaan dan Pembangunan.

2)

5)

Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2010 tentang Kedudukan Kelembagaan BKKBN;

b. Gambaran Umum Singkat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) mencakup pembangunan manusia sebagai subyek (human capital) dan obyek (human resources) secara garis besar meliputi 5 (lima) aspek penting, yaitu :

1) Berkaitan dengan kuantitas penduduk, antar lain jumlah, struktur dan komposisi penduduk, laju pertumbuhan penduduk, serta persebaaran penduduk; 2) Berkaitan dengan kualitas penduduk yang berkaitan dengan status kesehatan dan angka kemiskinan:

3) Berkaitan dengan mobilitas penduduk, seperti tingkat migrasi yang mempengaruhi persebaran pendduduk antar wilayah, baik antar pulau maupun antar perkotaan dan pedesaan:

4) Berkaitan dengan data dan informasi penduduk; 5) Berkaitan penyerasian kebijakan kependudukaan; Permasalahan kependudukan di Provinsi Maluku Utara dari tahun ke tahun semakin kompleks. Dengan demikian Pembangunan Kependudukan memerlukan penyerasian kebijakan antar lintas sektor, sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau saling bertolak belakang. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menghindari ketidakselarasan kebijakan pembangunan seperti peningkatan kualitas data dan informasi kependudukan serta pengarahan mobilitas penduduk. Keberhasilan pembangunan kependudukan dalam rangka menurunkan angka fertilitas dan peningkatan usia harapan hidup di Indonesia selama ini telah menghasilkan Transisi Demografi. Dari aspek pengendalian kuantitas penduduk, program keluarga berencana (KB) telah berhasil menurunkan angka kelahiran dan laju pertumbuhan penduduk sehingga dapat memperlambat pertambahan dan pertumbuhan penduduk secara signifikan.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan Saat ini masalah kependudukan di Provinsi Maluku Utara memerlukan perhatian lebih. Dengan semakin banyaknya kegiatan sosialisasi, deseminasi, workshop, advokasi, bimbingan, Fasilitasi, rapat koordinasi, seminar, pertemuan/konsultasi, dan Pembinaan yang berkaitan dengan aspek-aspek kependudukan, maka diharapkan semakin meningkat pula pengetahuan, sikap dan perilaku para stakeholder, Toma, Toga, LSM/LSOM dan seluruh masyarakat dalam mendukung upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk.

2.

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

a. Uraian Kegiatan

1. Inventarisasi Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan Tk. Kab/Kota

2. Penyusunan Profil Kependudukan

3. Sosialisasi dan Desiminasi Kebijakan dan Strategi Pengendalian Penduduk Tk. Kab/Kota

4. Sosialisasi dan Desiminasi Kebijakan dan Strategi Pengendalian Penduduk Tk. Kecamatan

5. Fasilitasi Penyusunan Grand Design Pengendalian Kuantitas Penduduk Tk. Kab/Kota

6. Inventarisasi Parameter Kependudukan Tk. Provinsi dan Kabupaten/Kota

7. Penyusunan Proyeksi Penduduk dan Parameter Kependudukan

8. Capacity Building Parameter Kependudukan & Proyeksi Kependudukan bagi Tenaga Pengelola Tk. Nasional

9. Pemantapan Program Perencanaan Pengendalian Penduduk di Kab/Kota

10.Analisis Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan Tk. Kab/Kota 11.Advokasi & Sosialisasi Hsl. Penyerahan Kebijakan Pembangunan Sektor dengan Pembangunan KKB 12.Fasilitas Penyerasian Kebijakan Kependudukan Ke Kab/Kota 13.Pertemuan Pengurus Koalisi Tingkat Propinsi 14.Koordinasi Dengan Stakeholder Dan Mitra Kerja Dalam Penyelerasian Kebijakan Kependudukan 15.Inventarisasi Data Analisis Dampak Kependudukan (Kuantitas, Kualitas dan Mobilitas) Tk. Provinsi 16.Penyusunan Kebijakan dan Strategi Materi Analisis Dampak Kependudukan (Kuantitas, Kualitas dan Mobilitas) Tk. Kab/Kota dan Provinsi 17.Fasilitasi Analisis Dampak Kependudukan di Kab/Kota 18.Publikasi Hasil Indikator Kependudukan dlm bentuk Policy Brief di Kab/Kota 19.Koordinasi Dengan Mitra Kerja Dalam Pengintegrasian Pendidikan Kependudukan ke Dalam Kurikulum 20.Lomba Kreatifitas Penulisan Materi, Penulisan Ilmiah Materi dan Penulisan Artikel Pendidikan Kependudukan 21.Lomba Pidato Kependudukan

22.Batasan Kegiatan Penyerasian Kebijakan Pengendalian Penduduk adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk menggali, mengkaji, mengevaluasi dan mensosialiasikan kebijakan pengendalian penduduk di daerah melalui kegiatan advokasi/KIE, seminar dan workshop sehingga stakeholder memiliki kepedulian dan kepekaan untuk menserasikan kebijakan pengendalian penduduk dalam upaya untuk mencapai penduduk tumbuh seimbang.

3. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud Kegiatan Mewujudkan komitmen pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam penyerasian kebijakan pengendalian penduduk untuk tercapainya penduduk tumbuh seimbang (PTS) di Provinsi Maluku Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

b. Tujuan Kegiatan

1)

Tujuan Umum

2)

Meningkatnya komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Maluku Utara. Tujuan Khusus (a) Meningkatnya kebijakan pengendalian penduduk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Maluku utara. (b) Meningkatnya pengetahuan tentang parameter kependudukan di kalangan pemangku kebijakan yang akan dijadikan acuan dalam penyusunan rencana dan pelaksanaan program pembangunan daerah. (c) Meningkatnya pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat, serta komitmen lintas

sektor tentang pembangunan berwawasan kependudukan. (d) Meningkatnya kepekaan stakeholder, toma, toga, LSM/LSOM dan seluruh masyarakat tentang dampak perkembangan penduduk yang tidak terkendali terhadap berbagai sektor kehidupan dan pembangunan di daerah, sehingga mendukung upaya-upaya pengendalian penduduk secara holistik.

4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN

a. Terlaksananya penyusunan Parameter Kependudukan di tingkat provinsi.

b. Terlaksananya Parameter Kependudukan di tingkat kabupaten/kota.

d.

Meningkatnya kerjasama pendidikan kependudukan.

e. Tersedianya dokumen Analisis Dampak Pertumbuhan Penduduk terhadap Sektor Sosial Ekonomi di Prov. Maluku Utara.

5. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

a.

Metode Pelaksanaan:

 

1)

Fasilitasi

2)

Sosialisasi

3)

Deseminasi

4)

Workshop

5)

Advokasi

6)

Bimbingan

7)

Rapat Koordinasi.

8)

Seminar

9)

Pemantapan Teknis/Konsultasi .

10)

Penyediaan Materi

b.

Tahapan Kegiatan

1)

Rapat persiapan dengan pihak-pihak terkait.

2)

Pelaksanaan Penyerasian Kebijakan Pengendalian Penduduk.

3) Monitoring dan evaluasi melalui kegiatan radalgram, rapim, dan evaluasi Program Kependudukan dan KB

6. TEMPAT KEGIATAN

a. Kegiatan penyusunan, Workshop, Rapat Koordinasi, Seminar, Analisis, dan Penyediaan Materi dilaksanakan di tingkat provinsi.

b. Kegiatan Sosialisasi dan Deseminasi, Advokasi , Bimbingan dilaksanakan di 9 kabupaten/kota seluruh Propinsi Maluku Utara.

c. Kegiatan Pertemuan/Konsultasi di laksanakan di luar Provinsi Maluku Utara.

7. PENANGGUNGJAWAB DAN PELAKSANA KEGIATAN

a. Penanggung jawab kegiatan adalah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara

b. Pelaksana Kegiatan adalah Kepala Bidang Kependudukan.

8.

JADWAL KEGIATAN

No

Kegiatan

 

Bulan Pelaksanaan Tahun 2013

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Inventarisasi Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan Tk. Kab/Kota

 

X

                   

2

Penyusunan Profil Kependudukan

   

X

       

X

       

3

Sosialisasi dan Desiminasi Tk. Kab/Kota

     

X

               

4

Sosialisasi dan Desiminasi Tk. Kecamatan

       

X

             

5

Fasilitasi Penyusunan Grand Design Pengendalian Kuantitas Penduduk Tk. Kabupaten/Kota

         

X

           

6

Penyusunan Parameter Kependudukan Tk. Provinsi dan Kabupaten/Kota

           

x

         

7

Capacity Building Parameter Kependudukan dan Proyeksi Penduduk bagi tenaga Pengelola Tk. Nasional

   

X

       

X

       

8

Pemantapan Program Perencanaan Pengendalian Penduduk di Kab/Kota

         

X

           

9

Analisis Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan Tk. Kab/Kota

       

X

             

10

Advokasi & Sosialisasi Hsl. Penyerahan Kebijakan Pembangunan Sektor dengan Pembangunan KKB

       

X

             

11

Fasilitasi Penyerasian Kebijakan Kependudukan ke Kab/Kota

     

X

               

12

Pertemuan Pengurus Koalisi Tk. Provinsi

           

x

 

X

     

13

Koordinasi Dengan Stakeholder Dan Mitra Kerja Dalam Penyelerasian Kebijakan Kependudukan

         

X

           

14

Inventarisasi Data Analisis Dampak Kependudukan (Kuantitas, Kualitas dan Mobilitas) Tk. Provinsi

     

X

     

X

       

15

Penyusunan Kebijakan dan Strategi Materi Analisis Dampak Kependudukan (Kuantitas, Kualitas dan Mobilitas) Tk. Kab/Kota dan Provinsi

           

x

         

16

Fasilitasi Analisis Dampak Kependudukan di Kab/Kota

   

X

                 

17

Publikasi hasil indikator Kependudukan dalam Bentuk Policy Brief

     

X

       

X

     

18

Koordinasi Dengan Mitra Kerja Dalam Pengintegrasian Pendidikan Kependudukan ke Dalam Kurikulum

       

X

             

19

Lomba Kreatifitas Penulisan Materi, Penulisan Ilmiah Materi dan Penulisan Artikel Pendidikan Kependudukan

       

X

             

20

Lomba Pidato Kependudukan

   

X

     

X

   

X

   

9. BIAYA

Perkiraan Total Biaya untuk melaksanakan kegiatan/sub-kegiatan Penyerasian Pengendalian

Penduduk sebesar Rp 808.761.000,-, Rincian lebih lanjut atas beaya tersebut seperti terlampir

pada Rencana Anggaran Beaya (RAB).

Batam, 1 Nopember 2012

Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara

Batam, 1 Nopember 2012 Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713

Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713 199003 1 001

1KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE) PEMBINAAN KESERTAAN BER-KB PROVINSI (3331.02) SATKER PERWAKILAN BKKBN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2013

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI SATKER PROGRAM KEGIATAN

SUB-OUTPUT Indikator Kinerja Kegiatan

Satuan Ukur dan Jenis Keluaran

Volume

: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Program Kependudukan dan Keluarga Berencana : Pengelolaan Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi : Kesertaan ber-KB. : Jumlah Pembinaan Kesertaan ber KB di Provinsi

: Orang dan Peserta KB

: 140.280

1. LATAR BELAKANG

a. Dasar Hukum

1) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;

2)

3) Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Pengembangan Kependudukan dan

Pembangunan Keluarga; 4) SEB antara Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dengan Menteri Keuangan tanggal 19 Juni 2009 No.0142/MPN/06/2009 dan No. SE- 1848/MK/2009 perihal Pedoman Reformasi Perencanaan dan Pembangunan.

5)

Undang-Undang nomor 17 Tahun 2007 tentang Penetapan Dokumen RPJMN 2005-2025

Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2010 tentang KedudukanKelembagaan BKKBN;

b. Gambaran Umum Singkat Dalam rangka mengimplementasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

(RPJMN) 2010 - 2014. Rencana Strategis BKKBN tahun 2010-2014 telah disusun dengan

mengacu pada perencanaan program dan kegiatan strategis berbasis kinerja (PBK), Kerangka

Pengeluaran

Jangka

Menengah

(KPJM)

dan

anggaran

terpadu

(Unified

Budgeting).

Disamping itu penyusunan perencanaan program dan anggaran BKKBN telah menggunakan

suatu instrumen yaitu Balanced Score Card (BSC) dan hasil restrukturisasi.

Berdasarkan pedoman penyusunan restrukturisasi program dan kegiatan dari Kementrian

Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

(BAPPENAS)

dan

Departemen

Keuangan

tahun

2009,

BKKBN

yang

termasuk

kategori

Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) hanya diperbolehkan mempunyai 1 (satu)

program teknis. Sedangkan program generik berlaku sama dengan Kementrian/Lembaga

lainnya. Berdasarkan ketentuan tersebut BKKBN memmpunyai 1 program teknis yaitu

Program Kependududukan dan KB; dan 4 (empat) program generik yaitu: 1). Program

pelatihan dan pengembangan BKKBN, 2). Program dukungan manjemen dan tugas teknis

lainnya BKKBN, 3). Program sarana prasarana aparatur BKKBN, dan 4).Program Pengawasan

dan peningkatan akuntabilitas aparatur BKKBN

Masih belum sinerginya antara kebijakan kuantitas, kualitas, dan mobilitas, baik secara

vertikal maupun horizontal, serta masih terdapatnya kebijakan pembangunan lainnya yang

kurang mendukung kebijakan kuantitas penduduk. Hal ini berdampak pada melambatnya

pencapaian

sasaran

pembangunan

kependudukan

dan

pembangunan

nasional

pada

beberapa tahun terakhir karena terjadi in-efisiensi dalam pembangunan. Oleh karena

penanganan masalah kependudukan melibatkan banyak sektor dan pemangku kepentingan,

maka para pemangku kepentingan tersebut harus dapat berbagi visi, satu tujuan, dan satu

tekad,

menuju pembentukan SDM berkualitas dan berdaya saing. Untuk itu, harus ada

upaya

bersama

yang

saling

bersinergi

(concerted

efforts)

antara

semua

pemangku

kepentingan.

Upaya

tersebut

seharusnya

dikoordinasikan

oleh

sebuah

lembaga

yang

mempunyai tugas antara lain menyerasikan kebijakan kependudukan secara konsisten dan

berkesinambungan, mengingat keberhasilan kebijakan kependudukan baru terlihat hasilnya

beberapa dekade mendatang, yakni adanya peningkatan kualitas SDM.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan Dengan semakin banyaknya kegiatan sosialisasi, diseminasi, workshop, advokasi, bimbingan, dialog interaktif, rapat koordinasi, seminar, pertemuan/konsultasi, analisis dan pengadaan sarana KIE yang berkaitan dengan aspek-aspek kependudukan, maka semakin meningkat pula pengetahuan, sikap dan perilaku para stakeholder, Toma, Toga, LSM/LSOM dan seluruh masyarakat yang mendukung upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk.

2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

a. Uraian Kegiatan 1) Sosialisasi Kebijakan, Strategi Operasional dan Materi tentang Akses & Kualitas Pembinaan Kesertaan KB Jalur Pemerintah, Galciltas, Wilayah Khusus

2)

Pertemuan Pembina Tim Jaga Mutu

3)

Bhaksos Tim Gerak PKK

4)

Bhaksos Tim TNI Manunggal KB-Kes

5)

Pelayanan TKBK tingkat Kab/Kota

6)

Penggerakan dan Pelayanan MKJP

7)

Pelayanan Komplikasi Berat

8)

Pelayanan Ayoman Kegagalan

9)

Pencabutan Implant

10)

Penyediaan Side Effect

11)

Penyediaan Kelengkapan Klinik

12)

Penyediaan Kelengkapan Kel. KB Pria

13)

Koordinasi Teknis dengan Mitra Kerja

14)

Pelayanan KB Mobile di Wilayah Khusus

15)

Penyusunan Peta Kerja Pelayanan KB Mobile di Wilayah Khusus

16)

Peningkatan KB Perusahaan

17)

Penggerakan Kesertaan ber KB Pria

18)

Pembentukan Kelompok KB Pria

19)

Pelayanan TKBK Tingkat Propinsi

20)

Koordinasi Program KB/KR tingkat Nasional

21)

Rapat Persiapan dan Evaluasi Bhaksos dengan Mitra Kerja

22)

Penggerakan Mobil Unit Pelayanan (MUYAN) KB

23)

Peningkatan Kompetensi Operator MUPEL

24)

Pelayanan KB Mobile di Wilayah Galciltas

25)

Dukungan Kendaraan Fungsional Pelayanan KB

26)

Koordinasi Pelayanan KB Mobile di Wilayah Galciltas

27)

Penyusunan Grand Design KB Galcitas Prop. Malut

28)

Capacity Building Pelayanan KB Wilayah Galcitas Tk. Nasional

29)

Sosialisasi KB Pria/ Vaseltomi bg Tokoh Agama & Mitra Kerja

30)

Pelayanan KB Mobile di Wilayah Kepulauan

31)

Pemantapan dan Pengembangan Tim JKK Tk. Kab/Kota

32)

Bhaksos KB-KES Muslimat NU

33)

Tim Kesatuan Gerak KB-KES IBI

34)

Pencanangan Bhaksos TNI-KES TK. NASIONAL di Morotai

35)

Pennyediaan Lembar Informed Concet

36)

Penggerak Klinik KB Melalui Petugas Lapangan

37)

Promosi Program Khiba & PMKR di Klinik Pelayanan

38)

Pelayanan Pemeriksaan Pasmer di Rumah Sakit

39)

Lomba Bidan Praktek Swasta, dan Klinik KB Pemerintah/Puskesmas

40)

Pertemuan Teknis Medis

41)

Lomba RAP

42)

Workshop KKB bagi Bidan Praktek Swasta

43)

Workshop KKB bagi Pengelola Klinik PKBRS

44)

Lomba Kelompok KB Pria

45)

Pembinaan Pasca Pelayanan KB di Kab/Kota

46)

Pembinaan Petugas Klinik KB

47)

Operasional & Evaluasi Pelayanan KB di Kab/Kota

48) Sosialisasi Kebijakan/Pedoman/Juklak/Kegiatan Khiba dan PMKR (Pelayanan KB Pasca Kehamilan & Keguguran Melalui Jampersal

49)

Sosialisasi Pencegahan Kanker Alat Reproduksi dan Penanggulangan Invertilitas

50)

Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tentang Kesehatan Reproduksi

51)

Penggandaan Formulir Laporan Jampersal

b. Batasan Kegiatan Penyerasian Kebijakan Pengendalian Penduduk adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk menggali, mengkaji, mengevaluasi dan mensosialiasikan kebijakan pengendalian penduduk di daerah melalui kegiatan advokasi/KIE, seminar dan workshop

sehingga stakeholder memiliki kepedulian dan kepekaan untuk menserasikan kebijakan pengendalian penduduk dalam upaya untuk mencapai penduduk tumbuh seimbang.

3. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud Kegiatan Mewujudkan komitmen pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam penyerasian kebijakan pengendalian penduduk untuk tercapainya penduduk tumbuh seimbang (PTS) di Provinsi Maluku Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

b. Tujuan Kegiatan

1)

Tujuan Umum

2)

Meningkatnya komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Maluku Utara. Tujuan Khusus (a) Meningkatnya kebijakan pengendalian penduduk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Maluku utara. (b) Meningkatnya pengetahuan parameter kependudukan di kalangan pemangku kebijakan yang akan dijadikan acuan dalam penyusunan rencana dan pelaksanaan program pembangunan sektor. (c) Meningkatnya pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat, serta komitmen lintas sektor tentang pembangunan berwawasan kependudukan.

4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN

a. Meningkatnya Pembinaan Kesertaan ber-KB di Klinik KB Pemerintah dan Swasta

b. Meningkatnya operasional penggerakan kesertaan ber KB Pria

c. Meningkatnya Pelayanan KB di wilayah khsusus

d. Meningkatnya Pelayanan KB Mobile di wilayah Galcitas

5. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

a. Metode Pelaksanaan:

1)

Penyusunan

2)

Sosialisasi

4)

Pelayanan

5)

Pertemuan/konsultasi

6)

Pengadaan barang/jasa

b. Tahapan Kegiatan

1)

Rapat persiapan dengan pihak-pihak terkait

2)

Pelaksanaan Penyerasian Kebijakan Pengendalian Penduduk

3)

Pelayanan

6. TEMPAT KEGIATAN

a. Di wilayah Provinsi Maluku Utara

b. Kegiatan Pertemuan/Konsultasi di laksanakan di luar Provinsi Maluku Utara

7. PENANGGUNGJAWAB DAN PELAKSANA KEGIATAN

a. Penanggungjawab kegiatan adalah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara

b. Pelaksana Kegiatan adalah Kepala Bidang KB

8. JADWAL KEGIATAN

No

Kegiatan

Bulan Pelaksanaan Tahun 2013

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Sosialisasi Kebijakan, Strategi Operasional dan Materi tentang Akses & Kualitas Pembinaan Kesertaan Kb Jalur Pemerintah, Galciltas, Wilayah Khusus

   

x

                 

2

Pertemuan Tim Jaga Mutu

   

X

                 

3

Bhaksos Tim Kesatuan Gerak PKK

     

x

               

4

Bhaksos Tim TNI Manunggal KB Kes

     

x

               

5

Pelayanan TKBK Tk Kabupaten/Kota

     

x

               

6

Penggerkan dan Pelayanan MKJP

       

x

             

7

Pelayanan Komplikasi Berat

       

X

             

8

Pelayanan Ayoman Kegagalan

         

x

           

9

Pencabutan Implant

 

x

 

x

 

x

 

x

 

x

 

X

10

Penyediaan Side Effect

       

X

             

11

Penyediaan Kelengkapan Klinik

         

x

           

12

Penyediaan Kelengkapan Kel. KB Pria

         

X

           

13

Koordinasi Teknis dgn Mitra Kerja

 

x

x

 

X

 

x

 

x

 

X

 

14

Pelayanan KB Mobile di Wilayah Khusus

         

X

           

15

Penyusunan Peta Kerja Pelayanan KB Mobile Wilayah Khusus

   

x

                 

16

Peningkatan KB Perusahaan

     

X

               

17

Pennggerakan Kesertaan Ber- KB Pria

       

X

             

18

Pembentukan Kelompok KB Pria

     

X

               

19

Pelayanan TKBK Tingkat Provinsi

 

x

x

 

X

 

x

 

X

 

X

 

20

Koordinasi Program KB Tk. Nasional

         

x

           

21

Rapat Persiapan Evaluasi Bhaksos dgn Mitra Kerja

   

x

   

x

   

x

   

X

22

Penggerakan Mobile Unit Pelayanan Muyan KB

     

X

               

23

Peningkatan Kompetensi Operator Mupel

     

X

                 

24

Pelayanan KB Mobile di wilayah Galcitas

           

x

           

25

Dukungan Kendaraan Fungsional Pelayanan KB

 

x

 

X

 

x

x

x

 

X

   

26

Koordinasi Pelayanan KB di Wilayah Galcitas

                       

27

Penyusunan Grand Design KB wilayah Galcitas Prop. Malut

                       

28

Capacity Building Pelayanan KB Wilayah Galcitas Tk. Nasional

       

X

       

x

   

29

Sosialisasi KB Pria Vasektomi bg Tokoh Agama & Mitra Kerja

X

 

x

 

X

 

x

 

x

x

 

X

30

Pelayanan KB Mobile di Wilayah Kepulauan

         

X

             

31

Pemantapan dan Pengembangan Tim JKK Tk. Kabupaten/Kota

X

x

x

X

X

x

x

x

x

x

x

X

32

Bhaksos KB-KES Muslimat NU

   

x

x

X

x

x

x

x

x

x

x

X

33

Tim Kesatuan Gerak KB-KES IBI

                         

34

Pencanangan Bhaksos TNI-KES Tk. Nasional di Morotai

   

x

                 

35

Penyediaan Lembar Informed Concet

         

X

             

36

Penngerakan

Klinik

KB

Melalui

Petugas

     

X

               

Lapangan

37

Promosi Program Khibah & PMKR di Klinik pelayanan

     

X

               

38

Pelayanan

Pemeriksaan

Pasmer

di

Rumah

   

X

                 

sakit

39

Lomba Bidan Praktek Pemerintah/Puskesmas

Swasta &

Klinik KB

     

X

               

40

Pertemuan Teknis Medis

                 

x

     

41

Lomba RAP

   

X

                 

42

WorkShop KKB Bagi Pengelola Klinik PKBKS

         

X

             

43

Workshop KKB Bidan Praktek Swasta

           

X

           

44

Lomba Kelompok KB Pria

           

X

           

45

Pembinaan Pasca Pelayanan KB di Kab/Kota

             

X

         

46

Pembinaan Petugas klinik KB

             

X

         

47

Operasional

&

Evaluasi

Pelayanan

KB

di

             

X

       

Kab/Kota

48

Sosialisasi Kebijakan/Pedoman/Juklak/Kegiatan Khibah dan PMKR (Pelayanan KB Pasca Kehamilan & Keguguran Melalui Jampersal

             

X

       

49

Sosialisasi Pencegahan Kanker Alat reproduksi dan Penanggulangan Invertilitas

       

X

             
50 Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tentang X Kesehatan Reproduksi 51 Penggandaan Formulir Laporan Jampersal x
50
Rapat
Koordinasi
Lintas
Sektor
Tentang
X
Kesehatan Reproduksi
51
Penggandaan Formulir Laporan Jampersal
x
9.
BIAYA

Perkiraan Total Biaya untuk melaksanakan Sub Output Pembinaan Kesertaan ber KB di Provinsi

sebesar Rp 4.176.108.000,-, Rincian lebih lanjut atas biaya tersebut seperti terlampir pada

Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Batam, 01 November 2012

Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara

Batam, 01 November 2012 Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713

Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713 199003 1 001

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE) PEMBINAAN KELUARGA SEJAHTERA DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA (3331.004) SATKER PERWAKILAN BKKBN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2013

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA

SUB-OUTPUT

: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

UNIT ORGANISASI

: Perwakilan BKKBN Provinsi

MALUKU UTARA

SATKER

: Perwakilan BKKBN Provinsi

MALUKU UTARA

PROGRAM KEGIATAN

: Program Kependudukan dan Keluarga Berencana : Pengelolaan Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi : Pembinaan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan

Indikator Kinerja Kegiatan

Keluarga : Jumlah Pembinaan Ketahanan dan Pemberdayaan

Keluarga di Provinsi

Satuan Ukur dan Jenis Keluaran

: Kelompok

Volume

: 4 Kelompok

1. LATAR BELAKANG

a. Dasar Hukum 1) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;

2)

3) Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Pengembangan Kependudukan dan

Undang-Undang nomor 17 Tahun 2007 tentang Penetapan Dokumen RPJMN 2005-2025

4)

Pembangunan Keluarga; SEB antara Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas

5)

dengan Menteri Keuangan tanggal 19 Juni 2009 No.0142/MPN/06/2009 dan No. SE- 1848/MK/2009 perihal Pedoman Reformasi Perencanaan dan Pembangunan. Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2010 tentang KedudukanKelembagaan BKKBN;

b. Gambaran Umum Singkat Dalam rangka mengimplementasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

(RPJMN) 2010 - 2014. Rencana Strategis BKKBN tahun 2010-2014 telah disusun dengan

mengacu padaperencanaan program dan kegiatan strategisberbasiskinerja(PBK), Kerangka

Pengeluaran

Jangka

Menengah

(KPJM)

dan

anggaran

terpadu

(Unified

Budgeting).

Disamping itu penyusunan perencanaan program dan anggaran BKKBN telah menggunakan

suatu instrumen yaitu Balanced Score Card (BSC) dan hasil restrukturisasi.

Masih belum sinerginya antara kebijakan kuantitas, kualitas, dan mobilitas, baik secara

vertikal maupun horizontal, serta masih terdapatnya kebijakan pembangunan lainnya yang

kurang mendukung kebijakan kuantitas penduduk. Hal ini berdampak pada melambatnya

pencapaian

sasaran

pembangunan

kependudukan

dan

pembangunan

nasional

pada

beberapa tahun terakhir karena terjadi in-efisiensi dalam pembangunan. Oleh karena

penanganan masalah kependudukan melibatkan banyak sektor dan pemangku kepentingan,

maka para pemangku kepentingan tersebut harus dapat berbagi visi, satu tujuan, dan satu

tekad,

menuju pembentukan SDM berkualitas dan berdaya saing. Untuk itu, harus ada

upaya bersama yang saling bersinergi

(concerted efforts) antara semua pemangku

kepentingan. Upaya tersebut

seharusnya dikoordinasikan oleh sebuah lembaga yang

mempunyai tugas antara lain menyerasikan kebijakan kependudukan secara konsisten dan

berkesinambungan, mengingat keberhasilan kebijakan kependudukan baru terlihat hasilnya

beberapa dekade mendatang, yakni adanya peningkatan kualitas SDM.

Pentingnya pemberdayaan dalam keluarga dalam rangka menuju masyarakat yang sejahtera

tidak terlepas dari penanganan masalah kependudukan itu sendiri. Bagaimana pola asuh

dalam keluarga akan mempengaruhi perilaku dalam mencapai keluarga yang sejahtera.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan Untuk meningkatkan pengetahuan pemahaman sikap dan perilaku keluarga tentang pentingnya pola asuh dalam keluarga dan pemberdayaan ekonomi keluarga, dalam rangka kelestarian dan kelangsungan ber KB bagi PUS dan Peserta KB.

2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

a. Uraian Kegiatan

1. Sosialisasi Program Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Tk. Provinsi

2. Rapat Koordinasi Pengembangan Kelompok Tribina dengan mitra kerja

3. Jambore PIK Mahasiswa Tk. Nasional

4. Workshop Prog. PKBR Lingkungan Pramuka

5. Sosialisasi Prog Ketahanan Keluarga & Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Tk. Kab/Kota

6. Lokakarya Pusat Layanan Keluarga Sejahtera Terpadu Tk. Nasional

7. Sosialisasi Panduan Pembentukan BKB Percontohan Tk. Kab/Kota

8. Pembinaan Kelompok BKB

9. Pendampingan Kelompok BKB

10.Sosialisasi BKB Holistik Integratif 11.Pemilihan Kader BKB Tk.Propinsi dan Tk. Nasional 12.Penyediaan Materi dan Media Bagi Kelompok BKB 13.Konsultasi Pengembangan Kelompok BKB Terpadu Tk. Nasional 14.Pembentukan Kelompok BKB Paripurna 15.Hari Keluarga Tk. Kab/Kota Propinsi dan Nasional

16.Peningkatan Kompetensi Pengelola Aplikasi Data Basis Tribina Online Tk. Nasional 17.Peningkatan Kapasitas Manajemen dan Teknis Ketahanan Keluarga Tk. Nasional

18. Pelaksanaan TOT Bg Tenaga Pengelola Prog Pembinaan Ketahanan Keluarga Kab/Kota Tk. Nasional

19. Evaluasi Data Basis Bina Keluarga Balita dan Anak Tk. Nasional

20. Pengembangan Kemitraan Ketahanan Keluarga Bg Kepala UPTD Di Sulawesi Selatan

21. Pemantapan Teknis KSPK Di Kab/Kota

22.Tukar Pengalaman PIK Remaja Tk. Nasional 23.Lomba Keluarga Harmonis & Sejahtera Tk. Kab/Kota Tk. Prov dab Tk. Nasional 24.Ajang Ngumpul Kreatif Remaja Tahap Tumbuh, Tegak & Tegar Tk. Provinsi 25.Pengembangan Pelayanan Terpadu (BKB, PAUD, POSYANDU) 26.Evaluasi Pelaksanaan Program KSPK

27.Pengembangan Kelompok BKB Terpadu 28.TOT Bagi Pelatih dan Pengelola Prog. Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak Tk. Kab/Kota 29.Pengembangan Kompetensi Program PKBR Bg Mitra Kerja Tk. Provinsi 30.Orientasi Pengembangan Kelompok BKB, BKR, BKL Tk. Kab/Kota 31.Sosialisasi Program Kesehatan Reproduksi Bagi PIK Remaja Tk. Kab/Kota 32.Inventarisasi Sasaran Tenaga Pengelola 33.TOT Bagi Tenaga Pelatih Ketahanan Keluarga Tk. Nasional 34.TOT Bagi Mitra Kerja PIK Remaja/Mahasiswa 35.Evaluasi Pelaksanaan TOT 36.Sosialisasi Panduan Pembentukan BKR Percontohan Tk. Kab/Kota 37.Pendampingan Kelompok BKR 38.Pembinaan Kelompok BKR 39.Pengembangan Kemitraan PIK bg Remaja/Mahasiswa Tk. Provinsi 40.Penyediaan Materi dan Media Bg Kelompok BKR 41. Lomba Pidato KKB Bg Remaja Genre 42.Pembentukan Kelompok BKR Paripurna 43.Wokshoop Center of Excelent (COE) Tk. Nasional 44.Pemilihan Pengelola BKR Paripurna Terbaik 45.Rakor Pengembangan PIK Remaja 46.Pembentukan dan Pengembangan PIK Remaja Mahasiswa 47.Orientasi Pendidik Sebaya 48.Pengembangan PIK Remaja/Mahasiswa di Kab/Kota 49.Pembinaan PIK Remaja di Kab/Kota 50.Perkemahan Bhakti Saka Kencana Tk. Propinsi & Tk. Nasional 51.Ajang Kumpul PIK Remaja/Mahasiswa 52.Ajang Kreasi Remaja (Ngerap) Tk. Provinsi dan Tk. Nasional 53.Pemilihan Duta Mahasiswa Tk. Provinsi dan Tk. Nasional 54.Pemilihan PIK Remaja Tk. Provinsi dan Tk. Nasional 55.Jambore BKR Paripurna Tk. Nasional 56. Sosialisasi Panduan Pembentukan BKL Paripurna Di Kab/ Kota 57.Pembinaan Kelompok BKL 58.Pendampingan Kelompok BKL 59.Pengembangan Materi dan Media Bg Kelompok BKL 60.Pembentukan Kelompok BKL Paripurna

61.Pengembangan Kelompok BKL di Kab/Kota 62.Temu Kader BKL Tk. Nasional 63.Pengembangan Model Pelayanan Terpadu 64.Gebyar Kelompok UPPKS Unggulan Tk. Nasional 65.Gelanggang Dagang & Pasar Murah 66.Pembinaan dan Pengembangan Kelompok UPPKS 67.Temu Kader UPPKS Tk. Nasional 68.Penyusunan/Updating Profil Tk. Nasional 69.Penilaian Kelompok UPPKS Tk. Propinsi 70.Pendampingan Kelompok UPPKS

71. Pengembangan Kelompok UPPKS

72. Pembinaan Kelompok UPPKS

73.Orientasi Kelompok UPPKS dgn Mitra Kerja Tk. Propinsi di Kab/Kota

74.Pembentukan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera di Kab/Kota 75.Pembinaan Pelayanan Pusat Keluarga Sejahtera 76.Pengembangan P2KS Yk. Provinsi

Batasan Kegiatan Kegiatan Pembinaan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk membina dan memberdayakan keluarga dalam pembinaan kesertaan dan kelangsungan ber KB.

3. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud Kegiatan Mewujudkan komitmen pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam penyerasian kebijakan pengendalian penduduk untuk tercapainya penduduk tumbuh seimbang (PTS) di Provinsi Maluku Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

b. Tujuan Kegiatan

1)

Tujuan Umum

2)

Meningkatnya komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Maluku Utara. Tujuan Khusus

(a) Meningkatnya kualitas SDM pengelola program KS dan PK (b) Meningkatnya Perilaku sikap dan pengetahuan masyarakat umumnya dan Peserta KB khususnya tentang pentingnya KB dalam mencapai keluarga sejahtera.

4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN

a. Meningkatnya Pembinaan ketahanan dan pemberdayaan keluarga

b. Meningkatnya pembentukan dan pembinaan kelompok BKR percontohan

c. Meningkatnya pembentukan dan pembinaan kelompok BKL percontohan

d. Meningkatnya PUS anggota kelompok UPPKS yang ber KB

5. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

a.

Metode Pelaksanaan:

 

1)

Penyusunan

2)

Sosialisasi

3)

Operasional

4)

Pertemuan/Konsultasi

5)

Pendampingan

b.

Tahapan Kegiatan

 

1)

Rapat persiapan

2)

Pelaksanaan Kegiatan

3)

Monitoring dan evaluasi

6. TEMPAT KEGIATAN

a. Di wilayah Provinsi Maluku Utara

b. Kegiatan Pertemuan/Konsultasi di laksanakan di luar Provinsi Maluku Utara.

7. PENANGGUNGJAWAB DAN PELAKSANA KEGIATAN

a. Penanggungjawab kegiatan adalah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara

b. Pelaksana Kegiatan adalah Kepala Bidang KSPK

8.

JADWAL KEGIATAN

No

Kegiatan

 

Bulan Pelaksanaan Tahun 2013

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Sosialisasi Program Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Tk. Provinsi

   

X

                 

2

Sosialisasi Prog Ketahanan Keluarga & Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Tk. Kab/Kota

   

X

                 

3

Sosialisasi Panduan Pembentukan BKB Percontohan Tk. Kab/Kota

   

X

                 

4

Pembinaan Kelompok BKB

       

x

             

5

Pendampingan Kelompok BKB

     

x

               

6

Sosialisasi BKB Holistik Integratif

         

X

           

7

Pemilihan Kader BKB Tk.Propinsi dan Tk. Nasional

       

X

             

8

Penyediaan Materi dan Media Bagi Kelompok BKB

     

x

               

9

Pengembangan Kelompok BKB Terpadu Tk. Nasional

       

X

             

10

Pembentukan Kelompok BKB Paripurna

         

X

           

11

Hari Keluarga Tk. Kab/Kota Propinsi dan Nasional

       

X

             

12

Peningkatan Kompetensi Pengelola Aplikasi Data Basis Tribina Online Tk. Nasional

   

X

X

   

X

         

13

Peningkatan Kapasitas Manajemen dan Teknis Ketahanan Keluarga Tk. Nasional

   

X

                 

14

Pelaksanaan TOT Bg Tenaga Pengelola Prog Pembinaan Ketahanan Keluarga Kab/Kota Tk. Nasional

       

X

             

15

Evaluasi Data Basis Bina Keluarga Balita dan Anak Tk. Nasional

     

x

               

16

Peningkatan SDM bagi Pengelola PPKS

       

x

             

17

Pemantapan Teknis KSPK Di Kab/Kota

       

x

             

18

Tukar Pengalaman PIK Remaja Tk. Nasional

           

X

         

19

Lomba Keluarga Harmonis & Sejahtera Tk. Kab/Kota Tk. Prov dab Tk. Nasional

     

X

               

20

Ajang Ngumpul Kreatif Remaja Tahap Tumbuh, Tegak & Tegar Tk. Provinsi

       

x

             

21

Pengembangan Pelayanan Terpadu (BKB, PAUD, POSYANDU)

         

X

           

22

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program KSPK

     

X

               

23

Rapat Koordinasi Pengembangan Kelompok Tribina dengan Mitra Kerja

   

X

                 

24

TOT Bagi Pelatih dan Pengelola Prog. Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak Tk. Kab/Kota

       

x

             

25

Pengembangan Kompetensi Program PKBR Bg Mitra Kerja Tk. Provinsi

     

x

               

26

Orientasi Pengembangan Kelompok BKB, BKR, BKL Tk. Kab/Kota

       

x

             

27

Orientasi Konselor Sabaya Tk. Kab/Kota

         

X

           

28

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi

                       

29

Jambore PIK Mahasiswa Tk. Nasional

                       

30

Lokakarya Pusat Layanan Keluarga Sejahtera

                       
 

Terpadu Tk. Nasional

         

31

Workshop Prog. PKBR bagi Pramuka

     

X

 

32

Inventarisasi Sasaran Tenaga Pengelola

X

       

33

TOT Bagi Tenaga Pelatih Ketahanan Keluarga Tk. Nasional

     

X

 

34

TOT Bagi Mitra Kerja PIK Remaja/Mahasiswa

     

X

 

35

Evaluasi Pelaksanaan TOT

 

X

     

36

Sosialisasi Panduan Pembentukan BKR Percontohan Tk. Kab/Kota

   

X

   

37

Pendampingan Kelompok BKR

     

X

 

38

Pembentukan Kelompok Percontohan BKR

   

X

   

39

Pembinaan Kelompok BKR

 

X

     

40

Pengembangan Kemitraan PIK bg Remaja/Mahasiswa Tk. Provinsi

   

X

   

41

Penyediaan Materi dan Media Bg Kelompok BKR

     

X

 

42

Lomba Pidato KKB Bg Remaja Genre

 

x

     

43

Pembentukan Kelompok BKR Paripurna

X

       

44

Wokshoop Center of Excelent (COE) Tk. Nasional

 

x

     

45

Pemilihan Pengelola BKR Paripurna Terbaik

     

X

 

46

Rakor Pengembangan PIK Remaja

   

X

   

47

Pembentukan dan Pengembangan PIK Remaja Mahasiswa

 

X

     

48

Orientasi Pendidik Sebaya

     

X

 

49

Pengembangan PIK Remaja/Mahasiswa

   

X

   

50

Pembinaan PIK Remaja di Kab/Kota

X

       

51

Perkemahan Bhakti Saka Kencana Tk. Propinsi & Tk. Nasional

   

X

   

52

Ajang Kumpul PIK Remaja/Mahasiswa

X

       

53

Ajang Kreasi Remaja (Ngerap) Tk. Provinsi dan Tk. Nasional

 

x

     

54

Pemilihan Duta Mahasiswa Tk. Provinsi dan Tk. Nasional

 

x

     

55

Pemilihan PIK Remaja Tk. Provinsi dan Tk. Nasional

   

X

   

56

Jambore BKR Paripurna Tk. Nasional

   

X

   

57

Sosialisasi Panduan Pembentukan BKL Paripurna di Kab/Kota

         

57

Pembinaan Kelompok BKL

     

X

 

58

Pendampingan Kelompok BKL

   

X

   

59

Pengembangan Materi dan Media Bg Kelompok BKL

     

X

 

60

Pembentukan Kelompok BKL Paripurna

 

X

     

61

Pengembangan Kelompok BKL di Kab/Kota

X

       

62

Temu Kader BKL Tk. Nasional

   

X

   

63

Pengembangan Model Pelayanan Terpadu

     

X

 

64

Gebyar Kelompok UPPKS Unggulan Tk. Nasional

       

x

65

Gelanggang Dagang & Pasar Murah

       

x

66

Pembinaan dan Pengembangan Kelompok UPPKS

 

X

     

67

Temu Kader UPPKS Tk. Nasional

X

       

68

Penyusunan/Updating Profil Tk. Nasional

 

x

 

69

Penilaian Kelompok UPPKS Tk. Propinsi

X

   

70

Pendampingan Kelompok UPPKS

X

   

71

Pengembangan Kelompok UPPKS di Kab/ Kota

X

   

72

Pembinaan Kelompok UPPKS

   

X

73

Orientasi Kelompok UPPKS dgn Mitra Kerja Tk. Propinsi dan Kab/Kota

 

x

 

74

Pembentukan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera di Kab/Kota

X

   

75

Pembinaan Pelayanan Pusat Keluarga Sejahtera

x

   

76

Pengembangan PPKS Tk. Propinsi

   

X

9.BIAYA

sebesar

Rp4.238.917.000,-, Rincian lebih lanjut at as biaya t ersebut sepert i t erlampir pada Rencana

Anggaran Biaya (RAB).

Perkiraan

Total

Biaya

untuk

melaksanakan

kegiatan/ sub-output

tersebut

Batam, 1 Nopember 2012

Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713 199003 1 001
Sekretaris BKKBN Perwakilan
Provinsi Maluku Utara
Drs. TAMRIN M. NUR
NIP. 19590713 199003 1 001

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE) PENINGKATAN PEMBINAAN ADVOKASI DAN KIE PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB PROVINSI (3331.05) SATKER PERWAKILAN BKKBN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2013

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI SATKER PROGRAM KEGIATAN

SUB-OUTPUT

Indikator Kinerja Kegiatan

Satuan Ukur dan Jenis Keluaran

Volume

1. LATAR BELAKANG

: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Program Kependudukan dan Keluarga Berencana : Pengelolaan Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana : Peningkatan Pembinaan Advokasi dan KIE Program Kependudukan dan KB Di Provinsi : Jumlah Pembinaan Advokasi dan KIE Program

Kependudukan dan KB di Provinsi

: Media dan Media

: 3 Media

a. Dasar Hukum 1) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional; Undang-Undang nomor 17 Tahun 2007 tentang Penetapan Dokumen RPJMN 2005-2025

2)

3) Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Pengembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga; 4) SEB antara Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas

5)

dengan Menteri Keuangan tanggal 19 Juni 2009 No.0142/MPN/06/2009 dan No. SE- 1848/MK/2009 perihal Pedoman Reformasi Perencanaan dan Pembangunan. Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2010 tentang Kedudukan Kelembagaan BKKBN;

b. Gambaran Umum Singkat

Komitmen pemerintah terhadap Pembangunan Kependudukan dan KB Nasional sangat tinggi, hal ini tercermin dengan dikeluarkannnya Undang-Undang nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sebagai pengganti Undang-Undang nomor 10 tahun 1992 tentang perkembangan kependudukan dan keluarga sejahtera. Dengan adanya UU tersebut, diharapkan persoalan-persoalan yang terkait dengan masalah Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dapat teratasi dan dikelola dengan lebih baik yang akan dapat membawa perubahan mendasar bagi penyelenggaraan perkembangan kependudukan dan program KB nasional. Terbitnya Undang-Undang nomor 52 tahun 2009 diikuti dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2010 tentang Perkembangan Kependudukan dan Keluarga, yang menetapkan BKKBN mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana.

Berdasarkan Undang undang yang dikuatkan dengan Perpres tersebut diatas, sesungguhnya pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga diarahkan untuk menjadikan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas melalui upaya pengendalian angka kelahiran, penurunan angka kematian, pengerahan mobilitas penduduk, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, penyiapan dan pengaturan perkawinan, serta kehamilan sehingga penduduk menjadi sumber daya manusia yang tangguh bagi pembangunan dan ketahanan nasional.

Pembangunan kependudukan dan program keluarga berencana bersifat multisektor yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, diperlukan komitmen dan sinergitas dalam pengelolaannya baik di pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar seluruh potensi yang ada di wilayah masing-masing dapat dioptimalkan dalam mewujudkan amanat Undang- undang no.52 tahun 2009. Agar hal tersebut dapat terwujud, diperlukan dukungan penyelenggaraan advokasi dan KIE, penggerakan masyarakat, serta penyediaan data dan informasi kependudukan dan keluarga berencana yang dalam pelaksanaannya sehari-hari di bawah kendali Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi (Adpin).

Untuk meningkatkan gaung KKB sehingga menggema ke seluruh pelosok nusantara, menguatnya komitmen politis dan operasional dalam pengelolaan dan pelaksanaan program KKB di lapangan, serta terlaksananya pengelolaan kinerja program KKB berbasis data dan informasi dengan pemanfaatan sistem teknologi, informasi, komunikasi yang mutakhir, maka diperlukan dukungan manajemen dalam bentuk penetapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten/Kota serta Norma, Standar, Pedoman, dan Kriteria (NSPK) pelaksanaan SPM.

2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

a. Uraian Kegiatan

1)

Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKB Melalui Pencanangan Bhaksos KB Tk. Provinsi

2)

Media Elektronik

3)

Media Masa Cetak

4)

Penayangan KKB Melalui Media Luar Ruang

5)

Promosi Program KKB Melalui Pameran Tk. Nasional

6)

Pemantapan Advokasi Kelembagaan Tk. Nasional

7)

KIE KKB Melalui Seni Budaya GENRE

8)

Konferensi Pers Program KKB

9)

Grebek KIE KKB Pasar Tradisional (penggerakan Tk. Propinsi)

10)

Sosialisasi Kebijakan & Stategi Program KKB bagi PLKB/PKB Kota Melalui Vicom LIP4

11)

Penyediaan Materi KIE Program KKB

12)

Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKB Melalui Penutupan Bhaksos KB Tk. Nasional

13)

Penyusunan Bahan Publikasi Lainnya

14)

Capacity Building Advokasi KIE

15)

KIE melalui MUPEN

16)

Sosialisasi Program KKB bagi Wartawan Tk. Provinsi

17)

Pemantauan Advokasi & KIE Program KKB di Kab/Kota

18)

Penyediaan/Penggandaan Materi KIE Program KKB Nasional

19)

Langganan Koran

20) Pencanangan Bhaksos TNI Tingkat Nasional di Morotai

b. Batasan Kegiatan Kegiatan Pembinaan Advokasi dan KIE program Kependudukan dan KB adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk mensosialiasikan mempromosikan serta

mempublikasikan program KKB di daerah melalui kegiatan advokasi/KIE, seminar dan workshop.

3. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud Kegiatan Mewujudkan komitmen pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam

penyerasian kebijakan pengendalian penduduk untuk tercapainya penduduk tumbuh seimbang (PTS) di Provinsi Maluku Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

b. Tujuan Kegiatan

1)

Tujuan Umum

2)

Meningkatnya komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Maluku Utara. Tujuan Khusus

(a)

Menghidupkan kembali gaung program KKB di lapangan.

(b)

Meningkatnya Advokasi kepada stakeholder tentang pentingnya revitalisasi program KKB.

(c)

Meningkatnya KIE Program KKB kepada masyarakat terutama PUS dan peserta KB .

4. INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN

a. Meningkatnya Pembinaan Advokasi dan KIE

b. Meningkatnya Jumlah jenis media yang melaksanakan advokasi dan KIE KKB

c. Meningkatnya klinik KB yang mendapatkan materi KIE pembangunan KKB

5. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

a. Metode Pelaksanaan:

1)

Penyusunan materi

2)

Sosialisasi

3)

Operasional

4)

Pelayanan

5)

Pertemuan/Konsultasi .

6)

Advokasi

b. Tahapan Kegiatan

1)

Rapat persiapan dengan pihak-pihak terkait.

2)

Pelaksanaan Advokasi dan KIE.

3)

Monitoring dan evaluasi

6. TEMPAT KEGIATAN

a. Di wilayah Propinsi Maluku Utara

b. Kegiatan Pertemuan/Konsultasi di laksanakan di luar Provinsi Maluku Utara.

7. PENANGGUNGJAWAB DA NPELAKSANA KEGIATAN

a. Penanggungjawab kegiatan adalah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara

b. Pelaksana Kegiatan adalah Kepala Bidang Adpin.

8. JADWAL KEGIATAN

No

Kegiatan

 

Bulan Pelaksanaan Tahun 2013

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Advokasi dan KIE Pembangunan KKB Kepada SKPD Tk. Kab/Kota

   

X

                 

2

Media Elektronik

   

X

X

X

x

X

x

x

x

   

3

Media Masa Cetak

   

X

X

X

x

X

x

x

X

   

4

Penayangan KKB Melalui Media Luar Ruang

x

X

X

X

X

x

X

x

x

x

x

X

5

Promosi Program KKB Melalui Pameran Tk. Nasional

         

x

           

6

Pemantapan Advokasi Kelembagaan Tk. Nasional

   

X

     

X

         

7

KIE KKB Melalui Seni Budaya GENRE Tk. Provinsi

       

X

             

8

Konferensi Pers Program KKB

   

X

X

X

 

X

 

x

     

9

Grebek KIE KKB Pasar Tradisional (penggerakan Tk. Propinsi)

     

X

               

10

Sosialisasi Kebijakan & Stategi Program KKB

                       

bagi PLKB/PKB Kota Melalui Vicom LIP4

11

Penyediaan Materi KIE Program KKB

     

X

               

12

Penyusunan Bahan Publikasi Lainnya

           

X

         

13

Sosialisasi Advokasi & Program KKB Melalui Penutupan Bhaksos KB Ting. Nasional

       

X

             

14

Capacity Building Advokasi KIE

                       

15

KIE melalui MUPEN

     

X

     

x

       

16

Sosialisasi Program KKB bagi Wartawan Media Cetak Tk. Propinsi

       

X

             

17

Pemantapan Advokasi & KIE Prog. KKB di Kab/Kota

       

X

             

18

Penyediaan/Penggandaan materi KIE

 

X

X

X

X

x

X

X

x

x

x

X

 

Program KKB Nasional

                       

19

Langganan Koran

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

X

20

Pencanangan Bhaksoss TNI Tingkat Nasional di Morotai

       

x

             

9. BIAYA

Perkiraan Total Biaya untuk melaksanakan kegiatan/sub-output tersebut sebesar 952.123.000,-,

Rincian lebih lanjut atas beaya tersebut seperti terlampir pada Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Batam, 1 Nopember 2012

Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara

Batam, 1 Nopember 2012 Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713

Drs. TAMRIN M. NUR NIP. 19590713 199003 1 001

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE) PENINGKATAN KERJASAMA DENGAN MITRA KERJA PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB PROVINSI (3331.006) SATKER PERWAKILAN BKKBN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2013

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI SATKER PROGRAM KEGIATAN

SUB-OUTPUT

Indikator Kinerja Kegiatan

Satuan Ukur dan Jenis Keluaran

Volume

: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Perwakilan BKKBN Provinsi MALUKU UTARA : Program Kependudukan dan Keluarga Berencana : Pengelolaan Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana : Peningkatan Kerjasama Dengan Mitra Kerja Program Kependudukan dan KB Provinsi : Jumlah Mitra kerja yang aktif melakukan pendampingan

Dalam Pembangunan KKB Di Provinsi

: Mitra Kerja Dan Mitra Kerja

:

5 Mitra Kerja

1. LATAR BELAKANG

a. Dasar Hukum 1) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;

Undang-Undang nomor 17 Tahun 2007 tentang Penetapan Dokumen RPJMN 2005-2025

3) Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Pengembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

4) SEB antara Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dengan Menteri Keuangan tanggal 19 Juni 2009 No.0142/MPN/06/2009 dan No. SE- 1848/MK/2009 perihal Pedoman Reformasi Perencanaan dan Pembangunan.

2)

5)

Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2010 tentang KedudukanKelembagaan BKKBN;

b. Gambaran Umum Singkat

Dari sisi penggerakan program terdapat dua hal yang menjadi isu sentral dalam meningkatkan pencapaian program KKB, yaitu belum menguatnya komitmen kemitraan

dengan stakeholder dan mitra kerja di tingkat Kabupaten/Kota dan menurunnya jumlah dan kapasitas infrastruktur petugas dan kader lini lapangan. Keberhasilan program KB selama kurun waktu lebih dari 30 tahun yang berhasil mencegah kelahiran sekitar 80 juta bayi, disebabkan oleh tingginya dukungan berbagai komponen bangsa mulai dari para politisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, LSOM, TNI, Polri, Departemen/Kementerian, serta Lembaga/Badan dan swasta. Hampir tidak ada satupun komponen bangsa yang tertinggal untuk mengambil peran dalam mensukseskan Program Nasional tersebut.

Program KB sebagai Program Nasional diintegrasikan dengan berbagai program di semua sektor, sehingga wajar adanya bila korelasinya cukup signifikan dalam menekan laju pertumbuhan penduduk. Kuatnya jaringan kemitraan dengan berbagai pihak, membuahkan hasil melembaganya Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera dengan slogan “Cukup Dua Anak, Laki-laki dan perempuan sama saja”.

Dalam kurun waktu sepuluh tahun belakangan ini, norma tersebut sudah mulai pudar, jaringan kemitraan dengan berbagai pihak melemah, bahkan ada slogan baru “masih adakah program KB”, Program KB nyaris tak terdengar dan slogan-slogan lain yang mempertanyakan keberadaan program KB. Kondisi ini dirasakan sebagai fakta betapa menurunnya komitmen politis dan operasional sebagai akibat dari semakin melemahnya jejaring kemitraaan dengan berbagai pihak komponen bangsa termasuk swasta.

Kondisi lain yang ikut memberikan andil adalah adanya perubahan lingkungan strategis yang belum dapat diatasi secara optimal dalam kurun waktu pasca otonomi daerah, dimana rentang jaringan yang semakin jauh dan panjang. Dampak dari era desentralisasi KB Nasional yang ditandai dengan bervariasinya komitmen para penentu kebijakan utamanya di tingkat kabupaten/kota menyebabkan upaya program KB Nasional yang diharapkan menjadi basis upaya berbagai bidang pembangunan nampaknya belum menjadi prioritas utama di Pemerintahan kab/kota dan lintas sector. Dan hasilnya jumlah penduduk hasil Sensus tahun 2010 melebihi jumlah proyeksi.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan Keberhasilan program KKB selama ini tidak lepas dari peran serta mitra kerja BKKBN. Untuk itu perlunya strategi program untuk menghidupkan kembali komitmen politis dan jejaring dengan mitra kerja terkait.

2.

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

a. Uraian Kegiatan

1)

Sosialisasi Kebijakan & Strategi Program KKB bagi PLKB/PKB KAB. Melalui Vicom LIP4

2)

Lomba Poster Genre Tk. Provinsi

3)

Pemantapan Kelembagaan & Lini Lapangan Tk. Nasional

4)

Pertemuan IpeKB & IPKB Tk.Nasional

5)

Pembutan Profil Penghargaan PLKB & KB Lestari

6)

Rakornis Program KKB TK. Provinsi

7)

Jambore PLKB/PKB dan IMP Tk. Nasional

8)

Promosi Program KKB Bhaksos Hari Keluarga TK. Provinsi

9)

Pendampingan Promosi Program KKB Melalui Pameran TK. Nasional

10)

Penilaian KB Lestrari TK. Nasional

11)

Penilaian IMP & PLKB/PKB TK. Nasional

b. Batasan Kegiatan Kegiatan Peningkatan kerjasama dengan mitra kerja KKB adalah kegiatan memperkuat jejaring dengan mitra kerja terkait melalui rapat koordinasi dan sosialisasi.

3. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud Kegiatan Mewujudkan komitmen pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam penyerasian kebijakan pengendalian penduduk untuk tercapainya penduduk tumbuh

seimbang (PTS) di Provinsi Maluku Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

b. Tujuan Kegiatan

1)

Tujuan Umum

2)

Meningkatnya komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya-upaya penyerasian pengendalian penduduk dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Maluku Utara. Tujuan Khusus

(a)

Meningkatkan komitmen politis dengan stakeholder

(b)

Menghidupkan kembali peran mitra kerja lintas sektor terkait dalam program KKB

(c)

Menghidupkan kembali peran mitra kerja di lini lapangan

4.

INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN

a. Meningkatnya jejaring kemitraan dalam pembangunan KKB di Provinsi

b. Meningkatnya kualitas mekanisme operasional di lini lapangan

5. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

a.

Metode Pelaksanaan:

 

1)

Penyusunan

2)

Sosialisasi

3)

Operasional

4)

Pelayanan

5)

Pertemuan/Konsultasi .

6)

Pembuatan Profil

b.

Tahapan Kegiatan

1)

Rapat persiapan dengan pihak-pihak terkait.

2)

Pelaksanaan Kegiatan.

3)

Monitoring dan evaluasi

6. TEMPAT KEGIATAN

a. Di wilayah Propinsi Maluku Utara

b. Kegiatan Pertemuan/Konsultasi di laksanakan di luar Provinsi Maluku Utara.

7. PENANGGUNGJAWAB DA NPELAKSANA KEGIATAN

a. Penanggungjawab kegiatan adalah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara

b. Pelaksana Kegiatan adalah Kepala Bidang Advokasi.

8. JADWAL KEGIATAN

No

Kegiatan

 

Bulan Pelaksanaan Tahun 2012

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Sosialisasi kebijakan & strategi program KKB bagi PLKB/PKB kab. Melalui Vicom LIP4

x

                     

2

Lomba Poster Genre Tk. Provinsi

   

X

                 

3

Pemantapan Kelembagaan & Lini Lapangan Tk. Nasional

     

x

               

4

Pertemuan IPeKB & IPKB Tk.Nasional

     

x

               

5

Pembutan Profil Penghargaan PLKB & KB

       

X

             
 

Lestari

         

6

Rakornis Program KKB TK. Provinsi

X

       

7

Jambore PLKB/PKB dan IMP Tk. Nasional

 

x

X

   

8

Promosi Program KKB Bhaksos Hari Keluarga TK. Provinsi